Tag: gendut

  • Tetap Makan Nasi, Sesimpel Ini Diet Wanita Lombok Pangkas BB Lebih dari 40 Kg


    Jakarta

    Kata siapa diet harus sepenuhnya menghindari nasi? Pemilik akun TikTok @isatanrodiah berhasil membuktikan keberhasilan diet bahkan bobot tubuhnya menyusut hingga lebih dari 40 kg. Sebagai mantan obesitas, Isa sempat tidak menyangka kini berhasil mencapai berat badan ideal di 54 kg.

    Pasalnya, selama dinyatakan obesitas, wanita di Lombok itu kerap mendapat ejekan bahkan hinaan tak akan pernah kurus semasa hidupnya. Adapun gendut yang dialami Isa sempat dikaitkan dengan genetik.

    Isa memilih tidak menghindari nasi, untuk tetap mendapatkan asupan karbo di kegiatan sehari-harinya. Berikut pola makan Isa yang memilih diet intermittent fasting:


    “Jadi aku 16 jam puasa, delapan jam bebas makan,” terang dia.

    06:00: minum air putih
    06:30: jalan kaki 30 menit
    12:00: makan siang, nasi, sayur, sumber protein, minum air putih
    13:00: camilan buah dan snack rendah kalori, minum air putih
    18:00 makan malam nasi, sayur, sumber protein.
    19:00: camilan buah

    “Tidak boleh begadang, kualitas tidur harus teratur, jangan lupa sebelum tidur juga minum air putih. Aku sehari minum 2 liter air putih,” terangnya.

    BACA JUGA:

    Wanita berusia 21 tahun itu menyebut tantangan besar selama diet adalah godaan makanan tinggi tepung dan gula. Ia kerap harus menahan, meskipun sesekali masih menyempatkan waktu ‘cheating day’ satu hari dalam sepekan.

    “Tantangan terbesar aku itu pas lihat teman-teman makan gorengan dan lain-lain, sama kadang juga ada waktunya bosen ngejalanin diet, tapi balik lagi ke tujuan awal aku,” tuturnya.

    “Dan selama aku diet, orangtuaku juga mengontrol apa yang aku makan,” pungkas dia.

    BACA JUGA:

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Wanti-wanti Dokter Gizi, Kesalahan Ini Bisa Bikin Gendut Usai Lebaran


    Jakarta

    Rayuan dari opor ayam dan rendang di Hari Raya Idul Fitri agaknya sulit untuk ditolak. Tidak sedikit yang termakan rayuannya dan memilih untuk los-losan mencicipi piring demi piring.

    Gurihnya kuah santan dari opor dan lembutnya daging sapi di rendang membuat seseorang kadang lupa diri. Tanpa disadari sudah habis lebih dari tiga piring dalam satu hari. Rasa takut akan berat badan naik pun datang bersamaan dengan perut yang kenyang.

    Tapi, apakah memang bisa berat badan tiba-tiba naik hanya karena los-losan makan di Hari Raya Idul Fitri yang hanya beberapa hari tersebut?


    Menjawab hal ini, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan bahwa ‘kalap’ saat Lebaran bisa memengaruhi berat badan seseorang.

    “Pengaruh kalau kalap. Kan makanan yang kita konsumsi itu ada beratnya, kalau dalam jumlah besar itu akan menambah ke berat badan kita, pasti itu,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/3/2025).

    dr Oki menambahkan bahwa los-losan makan di Hari Raya Idul Fitri meskipun hanya beberapa hari saja, itu bisa merusak program diet selama satu bulan selama Ramadan.

    “Iya, kita ada penelitian di RSCM kira-kira selama bulan puasa seseorang bisa turun satu sampai dua kilogram. Nah, ketika respondennya dipanggil lagi dua minggu setelah puasa, itu berat badan mereka kembali lagi kayak sebelum puasa. Beberapa bahkan lebih tinggi,” katanya.

    Sebenarnya, opor ayam, rendang, atau makanan lain yang selalu ada di meja makan saat Lebaran bisa-bisa saja dinikmati tanpa takut akan berat badan naik.

    “Terutama di opor itu kan kalorinya banyak di kuah atau santannya. Jadi kuahnya jangan terlalu banyak, ayamnya dimakan nggak papa, kulitnya kalau bisa nggak dimakan,” kata dr Oki.

    “Karena kulit itu kan ada lemaknya. Terus kuahnya jangan terlalu banyak, apalagi sampai disruput. Kalau nasinya ya disesuaikan porsi biasanya lah,” tutupnya.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Saran Dokter agar Opor-Ketupat Lebaran Tak Bikin Gendut


    Jakarta

    Lebaran selalu identik dengan makanan enak seperti opor ayam, rendang, hingga ketupat sayur. Meskipun menu makanan Lebaran sangat menggoda, para pejuang diet kerap takut menikmatinya karena takut berat badan naik.

    Padahal, makanan-makanan khas Lebaran ini aman-aman saja dicicipi. Namun, perlu adanya penyesuaian agar kalori yang masuk ke tubuh tetap dalam batas aman.

    Spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) membagikan trik bagi para pejuang diet yang ingin tetap makan enak di momen Hari Raya Idul Fitri tanpa takut berat badan naik.


    “Terutama di opor itu kan kalorinya banyak di kuah atau santannya. Jadi kuahnya jangan terlalu banyak, ayamnya dimakan nggak papa, kulitnya kalau bisa nggak dimakan,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/3/2025).

    “Karena kulit itu kan ada lemaknya. Terus kuahnya jangan terlalu banyak, apalagi sampai disruput. Kalau nasinya ya disesuaikan porsi biasanya lah,” lanjutnya.

    dr Oki menambahkan bahwa pemilihan sumber karbohidrat juga penting dipertimbangkan. Seperti yang diketahui, biasanya di meja makan tersedia nasi dan ketupat.

    “Pasti mending nasi, karena kan ketupat makanan olahan ya,” tutupnya.

    (dpy/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Lakukan 7 Cara Ini untuk Cegah Perut Buncit dan Bergelambir

    Jakarta

    Perut buncit disebabkan oleh penumpukan lemak berlebih. Lemak yang dibiarkan menumpuk di perut, dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung.

    Di sisi lain, perut buncit cukup mengganggu penampilan bagi sebagian orang. Kepercayaan diri mereka bahkan bisa menurun akibat perut melebar yang identik bergelambir itu. Jika tak ingin perut membuncit, ada sejumlah cara mudah yang dapat dilakukan. Apa saja?

    Cara Mencegah Perut Buncit

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan agar perut tidak buncit. Dilansir Healthline, berikut beberapa cara cegah perut buncit:


    1. Makan Menggunakan Piring Kecil

    Makan dengan piring kecil dapat mencegah perut buncit. Hal ini karena penggunaan piring kecil dapat mengelabui otak sehingga membuat porsi hidangan terlihat penuh dan banyak padahal hanya makan sedikit.

    Sebaliknya, piring besar membuat porsi makan terlihat sedikit sehingga mendorong untuk mengambil lebih banyak makanan.

    2. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

    Makanan tinggi serat terutama serat larut cegah penumpukan lemak di perut. Serat larut menyerap air dan membentuk gel yang bantu memperlambat makanan saat melalui sistem pencernaan. Jenis serat ini membuat kenyang lebih lama sehingga makan berikutnya akan lebih sedikit.

    Serat larut banyak terkandung dalam kacang polong, buncis, brokoli, apel, jeruk, dan wortel.

    3. Perbanyak Asupan Protein

    Konsumsi protein tinggi meningkatkan pelepasan hormon peptida YY sehingga nafsu makan menurun, asupan minim, dan rasa lapar berkurang. Menurut penelitian, orang yang makan lebih banyak protein cenderung memiliki lebih sedikit lemak perut dibandingkan mereka yang konsumsi rendah protein.

    Makanan kaya protein seperti daging, ikan, telur, susu, dan kacang polong. Jadi, jangan lupa sertakan sumber protein di setiap makan, ya.

    4. Konsumsi Probiotik

    Probiotik bantu mengurangi perut buncit pada sebagian orang dengan kandungan bakteri baiknya yang dukung kesehatan usus. Probiotik cegah pertumbuhan organisme berbahaya, memperkuat usus, dan memulihkan bakteri sehat setelah terkena penyakit atau penggunaan antibiotik.

    Probiotik dapat ditemukan pada makanan fermentasi seperti yogurt, asinan, kimchi, dan kefir. Bisa juga diperoleh dari suplemen probiotik yang dapat dibeli di apotek.

    Sebagian orang menyarankan konsumsi probiotik saat perut kosong, sekitar 30 menit sebelum makan. Sementara lainnya mengatakan probiotik bagus disantap bersama makanan lain. Meski begitu, konsisten dalam mengkonsumsi probiotik lebih penting daripada perdebatan kapan waktu yang tepat memakannya.

    5. Hindari Makanan Manis dan Berlemak Trans

    Makanan minuman manis serta berlemak trans dapat menyebabkan penumpukan lemak di perut. Selain itu, asupan lemak dan gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes jika dikonsumsi berlebihan.

    Sebab itu, batasi kalau bisa hindari makanan minuman manis dan berlemak trans agar perut tidak buncit dan berat badan naik.

    6. Aktif Bergerak

    Aktif bergerak di sini bisa berupa rutin berolahraga atau meningkatkan aktivitas harian yang bantu membakar kalori secara menyeluruh. Dengan begitu, lemak di tubuh hilang, otot menguat, tubuh lebih segar, bahkan berat badan menurun.

    Olahraga yang bisa dilakukan seperti berjalan kaki, lari, bersepeda, naik turun tangga, maupun workout.

    7. Kelola Stres dengan Baik

    Stres dapat membuat perut menjadi buncit dengan memicu kelenjar adrenal menghasilkan hormon kortisol. Kortisol yang tinggi meningkatkan nafsu makan dan mendorong lemak menumpuk di perut.

    Kelola stres dengan melakukan aktivitas yang disukai sehingga mampu meredakannya seperti yoga, membaca buku, atau membuat tulisan diari.

    Nah, itu tadi sederet cara agar perut buncit tidak buncit yang dapat dilakukan

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • 8 Cara Ini Mampu Kecilkan Perut Buncit Tanpa Harus Diet Ekstrem

    Jakarta

    Memiliki perut buncit membuat sebagian orang jadi tidak percaya diri. Hal itu umumnya disebabkan oleh penumpukan lemak di bagian perut. Lemak yang menumpuk tersebut bisa disebabkan oleh pola makan tidak sehat atau kurang aktivitas fisik.

    Meski begitu, perut buncit dapat dihilangkan dengan mudah tanpa harus menjalani diet ekstrem. Sebab, diet ekstrem juga tidak baik untuk kesehatan dan justru memicu sejumlah penyakit, seperti malnutrisi hingga menurunnya sistem imun tubuh.

    Lantas, bagaimana cara mengecilkan perut buncit? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Mengecilkan Perut Buncit

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut buncit tanpa harus diet ekstrem. Dilansir laman Medical News Today dan Healthline, berikut sejumlah caranya:

    1. Kurangi Minuman Manis

    Mengkonsumsi minuman manis memang begitu nikmat di mulut. Namun, terlalu sering mengkonsumsinya dapat menyebabkan berat badan naik.

    Sebab, terlalu banyak mengkonsumsi gula dapat meningkatkan asupan kalori tanpa memberikan rasa kenyang yang berkelanjutan. Selain itu, konsumsi gula berlebih juga memicu peningkatan kadar gula dan insulin.

    Meski begitu, sah-sah saja jika ingin mengkonsumsi minuman yang manis karena dapat meningkatkan mood. Tetapi, jangan terlalu sering dan batasi jumlah gulanya.

    2. Konsumsi Makanan Berkalori Rendah

    Selain mengurangi konsumsi gula, kurangi juga makanan yang berkalori tinggi. Agar perut buncit cepat kempis, cobalah untuk mengkonsumsi makanan yang jumlah kalorinya lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh.

    Ketika mengkonsumsi makanan lebih sedikit kalori daripada yang dibutuhkan oleh tubuh, hal ini menciptakan defisit kalori. Kondisi tersebut memaksa tubuh untuk menggunakan cadangan energi yang tersimpan, yang sering kali berasal dari lemak, untuk memenuhi kebutuhan energinya.

    Jika terus mempertahankan defisit kalori lewat kombinasi diet dan aktivitas fisik yang teratur, secara perlahan lemak di perut bisa berkurang dan perut buncit bisa hilang.

    3. Pola Makan Seimbang

    Menerapkan pola makan yang seimbang juga penting dilakukan untuk mengecilkan perut buncit. Selain mengkonsumsi makanan rendah kalori, imbangi juga dengan makanan yang mengandung serat tinggi karena dapat mengendalikan nafsu makan, sehingga menimbulkan efek kenyang lebih lama.

    Kurangi juga konsumsi makanan yang digoreng atau dibakar. Sebaiknya perbanyak makan-makanan sehat, seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan putih telur. Hal ini agar tubuh memperoleh gizi yang seimbang dari karbohidrat, protein, dan vitamin.

    4. Pilih Makanan yang Mengandung Lemak Sehat

    Cukup banyak makanan yang mengandung lemak tinggi tapi tetap sehat, seperti alpukat, almond, kenari, hingga berbagai jenis ikan seperti salmon, sarden, serta trout.

    Mengkonsumsi makanan lemak sehat dapat membantu mengurangi lemak tubuh secara menyeluruh. Soalnya, lemak sehat merupakan bagian penting dalam proses mengecilkan perut buncit.

    Selain itu, lemak sehat juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan memberikan efek kenyang yang lebih lama.

    5. Mengunyah Makanan dengan Perlahan

    Tak hanya soal kandungan gizinya saja, tetapi cara makannya juga harus diperhatikan. Disarankan untuk mengunyah makanan secara perlahan sampai lembut, baru setelah itu ditelan.

    Cara tersebut dilakukan agar makanan yang masuk ke lambung dapat dicerna dengan sempurna. Selain itu, mengunyah makanan sampai lembut juga turut memberikan efek kenyang lebih lama. Soalnya, otak juga membutuhkan waktu dalam memproses bahwa kamu sudah cukup makan.

    6. Selalu Sarapan

    Banyak orang yang memilih tidak sarapan agar berat badan bisa cepat turun sekaligus menghilangkan perut buncit. Padahal, cara tersebut salah.

    Justru, sarapan menjadi sangat penting dalam menurunkan berat badan. Hal ini karena sarapan dapat membantu tubuh dalam mengontrol porsi makan siang agar tidak berlebihan.

    Oh ya, pilih makanan yang sehat, bergizi, dan mengeyangkan ketika sarapan, seperti jus buah segar, buah potong, putih telur, atau susu murni.

    7. Rutin Olahraga

    Selain mengkonsumsi makanan sehat, dianjurkan juga untuk rutin berolahraga demi mengecilkan perut buncit. Olahraga merupakan salah satu cara yang efektif untuk membakar lemak tubuh secara menyeluruh, termasuk di sekitar perut.

    Beberapa jenis olahraga yang dapat membakar lemak perut secara efektif di antaranya jogging, bersepeda, atau kardio. Untuk hasil yang maksimal, lakukan secara rutin minimal dua kali dalam seminggu.

    Selain itu, latihan kekuatan atau resistance training juga penting, seperti angkat beban atau latihan body weight. Cara ini dapat membantu membangun otot dan meningkatkan metabolisme tubuh dalam jangka panjang.

    8. Hindari Stres

    Stres bisa jadi pemicu berat badan bertambah sekaligus menyebabkan perut buncit, lho. Soalnya, stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol.

    Jika hormon kortisol tidak terkendali, hal itu bisa meningkatkan tekanan darah serta kadar gula dalam darah, yang mana bisa memicu penyakit diabetes.

    Oleh sebab itu, disarankan untuk mengelola stres sebaik mungkin demi menjaga kesehatan fisik dan mental. Cara mudah untuk menghilangkan stres bisa melakukan yoga atau meditasi.

    Jadi, mengecilkan perut buncit bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus diet ekstrem hingga menyiksa diri. Lakukan cara di atas secara perlahan dan tetap konsisten agar hasilnya maksimal.

    (ilf/inf)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark