Tag: google home

  • 8 Tips Gunakan AC dengan Efektif Agar Tak Cepat Rusak


    Jakarta

    Banyak rumah memiliki air conditioner atau AC untuk mendinginkan ruangan. Namun, cara penggunaan yang kurang tepat bisa membuat AC tidak bekerja optimal, bahkan cepat rusak.

    Sebagian orang suka menyalakan AC untuk jangka waktu yang lama dengan suhu sangat rendah. Hal ini membuat AC bekerja terlalu keras, sehingga bisa cepat rusak.

    Lantas, bagaimana cara agar AC awet dan bekerja dengan efektif? Yuk, simak tipsnya berikut ini, dilansir dari Better Homes & Gardens.


    Tips Gunakan AC Agar Awet dan Efektif

    Inilah beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat menggunakan AC agar tidak cepat rusak.

    1. Naikkan Suhu Ruangan

    Mengatur suhu ruangan beberapa derajat lebih tinggi dari suhu yang diinginkan berarti AC tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menjaga suhu yang diinginkan. Misalnya, kamu ingin suhu ruangan 20 derajat Celcius, maka naikkan suhunya menjadi 23 derajat Celcius.

    “Sebagai aturan umum, perbedaan yang lebih kecil antara suhu di dalam dan di luar ruangan akan memberikan cara yang paling hemat biaya untuk mendinginkan rumah,” kata Manajer Umum Thermostat dan Sensor di Johnson Controls Rob Munin dikutip dari Better Homes & Gardens.

    2. Pasang Termostat Pintar

    Untuk memaksimalkan efisiensi AC, kamu bisa pertimbangkan memasang termostat pintar. Perangkat yang dapat diprogram ini terhubung ke jaringan Wi-Fi rumah dan kamu dapat mengontrolnya melalui aplikasi atau perangkat asisten suara, seperti Google Home dan Alexa.

    Sebagai informasi, menurut KBBI, termostat adalah alat untuk mengatur suhu secara otomatis yang bekerja karena perubahan suhu.

    Termostat pintar memungkinkan kamu menjadwalkan perubahan suhu berdasarkan waktu dan menyesuaikan termostat bahkan saat kamu jauh dari rumah. Beberapa perangkat juga menyertakan teknologi geofencing, yang dapat mendeteksi saat kamu tidak di rumah dan menyesuaikan termostat yang sesuai.

    3. Letakkan Termostat di Tempat yang Pas

    Penempatan termostat dapat berdampak signifikan pada fungsi AC sepanjang hari. Misalnya, termostat di dinding yang menerima banyak panas dari jendela akan terpicu untuk menyala lebih sering. Menempatkan termostat kamu di tempat yang lebih dingin, sebaliknya, akan memastikan AC tidak beroperasi lebih dari yang diperlukan.

    4. Batasi Penggunaan Alat yang Menghasilkan Panas

    Berbagai alat dapur dan cuci menghasilkan hawa panas saat digunakan. Hal ini bisa memicu AC untuk bekerja lebih keras. Rencanakan jadwal untuk menggunakan mesin pengering hingga oven pada pagi atau sore hari dibandingkan pada siang hari.

    5. Sesuaikan Suhu pada Malam Hari

    Mungkin kamu sulit tidur di malam hari karena udara panas, makanya suhu AC diturunkan. Untuk memastikan AC tidak menyala sepanjang malam, ada baiknya memprogram termostat untuk menyesuaikan kembali suhu setelah anggota keluarga tidur.

    “Untuk suhu malam hari, dinginkan dulu kamar tidur kamu sebelum tidur, lalu program termostat Anda pada 2-4 derajat lebih tinggi sementara kamu tidur,” saran Munin.

    6. Rapatkan Jendela

    Merapatkan jendela dapat mencegah hawa panas masuk ke dalam rumah. Selain itu juga mencegah udara sejuk yang keluar dari AC keluar dari ruangan atau rumah.

    7. Pasang Penghalang cahaya

    Memasang penghalang cahaya, seperti tirai, bisa meminimalisir panas yang masuk ke dalam rumah. Kamu juga bisa memasang kaca film untuk meminimalkan paparan sinar matahari dan melindungi dari sinar UV.

    Selain itu, menanam pohon di sekitar rumah juga bisa membuat hawa sejuk dan mengurangi beban AC di dalam rumah.

    8. Rutin Bersihkan AC

    AC memerlukan perawatan teratur agar bisa berfungsi dengan baik. Salah satu perawatan yang paling bagus adalah mengganti filter AC secara teratur. Selain itu, AC juga perlu dibersihkan bagian dalam dan luarnya secara rutin.

    “Secara umum, filter udara harus diganti setiap dua hingga tiga bulan, tetapi mungkin memerlukan perhatian lebih sering jika AC digunakan secara konsisten, di lingkungan berdebu, atau jika kamu memiliki hewan peliharaan di rumah,” kata Munin.

    Itulah beberapa tips menggunakan AC supaya bisa bekerja secara efisien. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Menggunakan Google Home, Aplikasi Canggih Pengatur Perabotan Rumah

    Jakarta

    Di era ‘Internet of Things’ yang serba canggih ini sangat mungkin semuanya diatur dalam sebuah perangkat smartphone. Konsep smart home (rumah pintar) misalnya.

    Dilansir dari TechTarget (13/6/2024), smart home adalah tempat tinggal berbasis teknologi yang terhubung dengan internet dalam sebuah sistem. Teknologi ini memungkinkan pemilik rumah, untuk melakukan pemantauan dan pengelolaan jarak jauh pada perabotan sebagai perangkat smart home.

    Salah satu aplikasi pengatur smart home yang diluncurkan Google adalah Google home. Selain mengatur perabotan rumah, aplikasi ini juga membuatmu merasa seperti memiliki asisten virtual pribadi yang mengatur urusan rumah.


    Apa Itu Google Home?

    Jika kamu membayangkan Tony Stark di film Avengers yang memiliki asisten virtual pribadi, seperti itukah kira-kira konsep Google home ketika menjadi asisten pribadimu saat mengatur rumah.

    Tetapi aplikasi Google Home yang tersedia di HP hanyalah penghubung dengan perangkat ketiga pada smart home. Mengutip dari laman resmi Google (13/6/20204), Google Home digunakan untuk perangkat Google seperti Google Nest atau Nest Thermostat.

    Dari catatan detikInet, Google Nest merupakan speaker pintar yang bisa kamu jadikan semacam asisten rumah tangga cerdas. Sementara itu Nest Thermostat adalah termostat pintar, yang digunakan untuk mengatur suhu ruangan di rumah.

    Google Nest HomeGoogle Nest Home Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

    Selain itu kamu juga bisa menghubungkan Google Home dengan perangkat dari perusahaan lain seperti lampu, kamera, layar, router Wi-Fi, dan berbagai perangkat smart home lain.

    Syaratnya perangkat tersebut kompatibel dengan google home, untuk memeriksa kompatibilitas perangkat, carilah badge kompatibel dengan Google Home atau Matter.

    Cara Menggunakan Google Home

    Setelah kamu menyiapkan perangkat yang kompatibel dengan Google Home, langkah selanjutnya adalah menghubungkan perangkat tersebut dengan Google Home.

    Berikut langkah-langkah menggunakan Google Home:

    1. Unduh aplikasi Google Home pada Play Store atau App Store di smartphone.
    2. Buka aplikasi Google Home.
    3. Ketuk bagian ‘Perangkat’ lalu ketuk logo ‘+’ atau tambahkan.
    4. Kemudian ikuti langkah-langkah dalam aplikasi untuk menyelesaikan persiapan.
    5. Setelah perangkat terhubung, kamu bisa mengatur seluruh perangkat yang terhubung meliputi pengaturan jadwal, menggunakan perintah suara, atau dengan aplikasi Google Home.

    Fitur Google Home

    Mengutip dari laman Google, Google Home dapat mengontrol lebih dari 50.000 perangkat smart home yang tersedia. Berikut penjelasan mengenai fitur kontrol perangkat pada Google Home.

    • Speaker dan layar Google Nest dan Home: Mengontrol volume speaker dan EQ (ekualisasi), atau mengakses setelan. Kamu juga dapat memutar, menjeda, melewati atau mengulangi bagian lagu, podcast, atau buku audio, atau menghentikan transmisi.
    • Pixel Tablet (khusus mode hub): Mengontrol volume dok speaker Pengisi Daya dan menghentikan transmisi.
    • Kamera: Melihat streaming video live dari kamera yang kompatibel. Kamera yang lebih baru juga memungkinkan kamu mengubah setelan dan histori tampilan.
    • Termostat: Menyesuaikan suhu termostat yang kompatibel, mengubah mode, dan memeriksa suhu ruangan. Bergantung pada model termostat, kamu mungkin dapat mengubah setelan lainnya.
    • Perangkat Chromecast: Mengontrol volume layar atau mengakses setelan. Pengguna juga bisa memutar, menjeda, melewati, atau mengulangi bagian video, film, atau acara TV, atau menghentikan transmisi.
    • Lampu: Menyalakan dan mematikan lampu smart yang kompatibel serta menyesuaikan kecerahannya, jika didukung.
    • Steker smart: Menyalakan dan mematikan steker smart yang kompatibel.

    Perangkat tersebut juga bisa dikontrol oleh semua penghuni rumah, dan dikontrol jarak jauh melalui aplikasi Google Home.

    Itu dia ulasan mengenai kecanggihan Google Home yang memudahkanmu dalam mengatur perabotan rumah. Semoga bermanfaat.

    (khq/khq)



    Sumber : inet.detik.com