Tag: grip

  • 8 Pelapis Lantai Keramik agar Tidak Licin, Terapkan Cara Ini


    Jakarta

    Keramik kerap jadi pilihan utama untuk lantai, karena punya berbagai tampilan dan mudah dibersihkan. Tapi, salah satu kelemahan keramik yaitu permukaannya yang seringnya licin.

    Apalagi kalau terkena air atau minyak. Hal tersebut sering berpotensi menyebabkan jatuh karena terpeleset. Cara agar keramik tidak licin adalah dengan menggunakan pelapis lantai keramik agar.

    Pelapis Lantai Keramik agar Tidak Licin

    Pelapis lantai keramik merupakan material atau produk khusus yang diaplikasikan pada permukaan keramik agar tidak licin.


    Fungsinya untuk meningkatkan daya cengkeram dan mengurangi risiko tergelincir. Biasanya, produk pelapis lantai keramik berbentuk cairan, coating, ataupun lapisan khusus.

    Berikut adalah pilihan pelapis lantai keramik anti licin:

    1. Lakukan Perawatan Antiselip dengan Larutan Kimia

    Cara membuat keramik tidak licin adalah dengan melakukan perawatan antiselip. Dilansir laman Slipnomore, biasanya perawatan ini melibatkan penggunaan larutan kimia.

    Larutan kimia akan bekerja mengubah permukaan keramik untuk menciptakan tekstur yang lebih kasar dan meningkatkan daya cengkeram. Contohnya menggunakan stone grip atau polish grip.

    Nah jika bingung, detikers mungkin bisa konsultasikan dengan profesional untuk menentukan perawatan yang paling sesuai untuk jenis keramiknya.

    2. Gunakan Pelapis Antiselip yang Matte atau Bertekstur

    Pelapis antiselip lantai keramik dirancang untuk menambah daya rekat agar membuat permukaan tidak licin. Hasil akhir pelapis ini bisa seperti matte atau bertekstur.

    Salah satu contohnya menggunakan pelapis ubin antiselip deck grip. Pelapis ini membantu meningkatkan daya cengkeram pada lantai ubin dalam dan luar ruangan seperti balkon, dek kolam renang, dan dapur.

    Aplikasi bisa pada permukaan keramik dalam dan luar ruangan. Supaya bisa efektif, pelapisan dan perawatan lantai ubin yang licin mungkin memerlukan aplikasi ulang secara berkala.

    3. Menggunakan Karpet

    Keset atau karpet merupakan pilihan pelapis lantai keramik agar tidak licin. Ini jadi cara yang mudah mudah dan cenderung hemat.

    Karpet mampu mencegah terpeleset dan jatuh, karena dirancang dengan alas antiselip atau bahan yang memberikan daya tarik lebih baik. Dengan demikian, ia mampu mengurangi risiko kecelakaan.

    Berikut ini hal-hal yang perlu pertimbangkan dalam pemilihan karpet untuk melapisi lantai keramik:

    • Pilih ukuran dan penempatan yang tepat.
    • Pilih yang alasnya antiselip.
    • Ikuti pembersihan dan perawatan secara rutin untuk menjaga keefektifannya.

    4. Menggunakan Lapisan Epoxy

    Lapisan epoxy membantu membuat lantai tidak licin. Dilansir situs Collins Concrete Coatings, lantai dengan kandungan kuarsa yang lebih tinggi, seperti mika cenderung tidak licin.

    Jenis lantai kuarsa lainnya, seperti batu pasir dan travertine dan batu pasir juga bisa dipilih. Pasalnya, mereka punya tingkat porositas sangat tinggi yang bisa menyebabkan kekasaran.

    Porositas tersebutlah yang bisa mengurangi kelicinan lantai. Tapi, tidak membuat kelicinan akan sepenuhnya hilang.

    5. Memasang Lantai Mengambang di Atas Lantai

    Mengutip laman Zerorez, lantai yang mengapung bisa secara efektif mengurangi risiko terpeleset. Pemasangan lantai yang mengapung bisa dari laminasi atau kayu asli.

    Hal ini bergantung pada selera dan anggaran. Namun, memasang lantai yang mengapung juga bisa merusak lantai keramik di bawahnya.

    Sebagai catatan, tidak disarankan untuk memasang lantai apung di atas ubin yang rusak atau usang. Hal ini bisa menyebabkan lantai apung bergeser dari tempatnya.

    6. Menambahkan Bantalan Busa

    Penambahan lantai busa ideal untuk memperbaiki lantai keramik yang licin. Pasalnya, bantalan busa ini sifatnya tahan lama, lembut, tahan lembap, mudah dibersihkan dan dipasang.

    Kalau detikers memasangnya di area dengan lalu lintas tinggi, kamu mungkin harus sering menggantinya.

    7. Pakai Pelapis dari Campuran Cuka dan Air

    Dilansir laman The Spark Legang, keasaman cuka bisa membantu menghilangkan residu yang licin dan meningkatkan daya cengkeram lantai. Campuran cuka dan air bisa oleskan ke ke lantai dengan kain pel kering.

    Tapi, ada beberapa permukaan lantai tertentu yang sebaiknya tidak dioleskan campuran cuka dan air, karena bisa menyebabkan kerusakan atau perubahan warna.

    8. Pakai Sabun Cuci Piring

    Campurkan beberapa tetes sabun cuci piring di air hangat dalam ember. Lalu, oleskan campuran tersebut ke area yang licin menggunakan alat pel, kemudian bilas dengan air bersih. Sabun tersebut akan membantu menghilangkan sisa-sisa kotoran yang licin di lantai.

    Itulah beberapa pelapis lantai keramik agar tidak licin. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Memilih Sepatu Olahraga Sesuai Jenis Aktivitas


    Jakarta

    Sepatu menjadi komponen penting saat berolahraga. Jika salah memilih sepatu olahraga, dapat berakibat pada ketidaknyamanan dan dapat memicu cedera.

    Pemilihan sepatu olahraga dapat disesuaikan dengan jenis aktivitas olahraga yang dilakukan, baik itu lari, basket, sepak bola, padel, tenis, hingga badminton.

    Sayangnya, beberapa orang masih bingung dalam menentukan jenis sepatu yang cocok sesuai dengan jenis aktivitas olahraganya. Bagi detikers yang giat berolahraga, pastikan memilih sepatu dengan mengutamakan kenyaman terlebih dahulu dibanding tampilan.


    Lebih lanjut, berikut detikSport telah merangkum cara memilih sepatu olahraga sesuai jenis aktivitas. Yuk, disimak ulasannya di bawah ini.

    1. Utamakan kenyamanan dengan memilih bantalan sesuai kebutuhan

    Bantalan sepatu atau sol menjadi aspek utama yang menunjang kenyamanan saat berolahraga. Untuk olahraga seperti lari, dibutuhkan bantalan yang empuk serta responsif terhadap gerakan. Sementara untuk olahraga angkat beban, dibutuhkan sol yang tidak terlalu tebal agar membuat kaki tetap stabil dan tidak mengganggu postur tubuh.

    2. Mengetahui aktivitas fisik yang dilakukan

    Sebelum mulai membeli sepatu olahraga, detikers perlu mengetahui aktivitas fisik yang akan dilakukan. Jika detikers rutin berolahraga lari, maka jenis sepatu yang dibutuhkan adalah yang memiliki bantalan empuk dan ringan. Namun, jika rutin berolahraga angkat beban, maka dibutuhkan sepatu training yang fleksibel.

    Selain itu, untuk olahraga seperti basket atau sepak bola, dibutuhkan sepatu yang memiliki grip kuat agar kaki tetap aman saat melakukan aktivitas seperti lompatan, berlari, atau gerakan tiba-tiba.

    3. Mengetahui bentuk dan ukuran kaki

    Selain aktivitas olahraga, hal dasar yang perlu diperhatikan yaitu ukuran dan bentuk kaki. Setiap orang memiliki bentuk dan ukuran kaki yang berbeda-beda. Jika detikers memiliki bentuk kaki datar, maka pilihlah sepatu dengan dukungan tambahan untuk mengurangi tekanan dan gerakan berlebih di tengah kaki.

    Jika detikers memiliki bentuk kaki high arch, maka dibutuhkan sepatu dengan bantalan ekstra di bagian tumit dan depan kaki.

    Sebelum mulai membeli, pastikan detikers mencoba sepatu terlebih dahulu dan menyesuaikan dengan ukuran kaki. Setiap merk sepatu memiliki ukuran yang berbeda-beda meskipun pada size ditulis angka yang sama.

    4. Perhatikan bobot dan pilih sepatu yang breathable

    Bobot dan ventilasi sepatu menjadi aspek lain yang perlu diperhatikan. Bobot sepatu yang terlalu berat dapat membuat detikers cepat lelah saat beraktivitas. Untuk itu, pilihlah sepatu dengan bobot yang ringan namun tetap kuat dan stabil.

    Selain bobot, ventilasi juga harus menjadi pertimbangan. Sepatu dengan material yang breathable dapat menjaga sirkulasi udara dan mencegah panas. Hal ini penting bagi detikers yang melakukan aktivitas olahraga dalam jangka waktu yang cukup lama dan rutin.

    5. Utamakan fungsi daripada tampilan

    Tampilan sepatu memang menjadi salah satu aspek penting sebelum memutuskan untuk membelinya. Sepatu dengan tampilan menarik dan keren menjadi nilai plus, terutama bagi detikers yang ingin berolahraga namun tetap ingin terlihat fashionable.

    Namun di samping itu, fungsi dan kenyamanan perlu diperhatikan terlebih dahulu. Jangan sampai sepatu yang detikers pakai terlihat keren namun tidak nyaman saat dipakai.

    Demikianlah beberapa tips dan cara yang dapat detikers terapkan sebelum membeli sepatu olahraga. Dengan sepatu yang sesuai, aktivitas olahraga dapat dilakukan dengan optimal dan menghindari risiko cedera.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Apa Itu Padel? Olahraga Unik yang Lagi Viral di Kalangan Seleb dan Ekspat!

    Jakarta

    Terdapat beragam olahraga yang menarik dan seru untuk dimainkan di dunia. Salah satunya yang kini sedang digandrungi para selebriti dan ekspat adalah padel.

    Olahraga viral ini sekilas mirip dengan permainan tenis dan squash. Namun, perbedaannya terletak pada ukuran lapangan, sistem bermain, hingga alat yang digunakan.

    Apa sebenarnya olahraga padel? Nah, untuk memahami lebih lanjut, detikers dapat menyimak uraiannya berikut ini.


    Pengertian Olahraga Padel

    Mengutip dari Jurnal Environmental Research and Public Health, padel merupakan olahraga raket yang dimainkan di lapangan berukuran 20 x 10 meter, dipisahkan oleh net di tengah, dan dibatasi oleh kaca dan kisi-kisi tempat bola memantul.

    Meskipun dinilai mirip dengan tenis, padel memiliki ukuran lapangan sepertiga lebih kecil dari tenis. Selain itu, peralatan yang digunakan juga berbeda. Tenis menggunakan raket senar dengan pegangan lebih panjang, sementara raket padel memiliki bantalan dengan gagang pendek yang memiliki inti busa dan bagian luar berupa fiberglass.

    Selain dari segi perlengkapan, teknik bermain padel dan tenis juga berbeda. Padel merupakan olahraga yang dimainkan dengan skema ganda, berbeda dengan tenis yang bisa dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat dan Penemu Olahraga Padel

    Mengutip dari situs resmi International Padel Federation (IPF), olahraga padel sudah populer sejak tahun 1960-an. Penemu olahraga padel pertama kali adalah seorang penggemar tenis yang berasal dari Meksiko bernama Enrique Corcuera.

    Pada awalnya, Enrique mulai merancang lapangan tenis versi mini yang dikelilingi dinding setinggi 3 meter. Kemudian, ia dan istrinya mulai mengembangkan peraturan untuk olahraga tersebut yang pada masa itu dinamai “paddle Corcuera” atau raket Corcuera.

    Seiring perkembangannya, padel mulai dimainkan di berbagai negara dan memiliki ajang internasionalnya sendiri. Pada tahun 1991, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Padel Federation (IPF) di Madrid.

    Perlengkapan Olahraga Padel

    Sebelum mulai bermain, sebaiknya detikers menyiapkan segala perlengkapan olahraga padel. Berikut ketentuannya.

    1. Raket padel
      Berbeda dengan tenis, raket padel tidak menggunakan senar, melainkan bentuknya solid dan memiliki lubang-lubang kecil untuk mengurangi hambatan udara.
    2. Bola padel
      Meskipun terlihat sama dengan bola tenis, bola padel memiliki permukaan kasar agar tidak licin saat memantul ke raket atau dinding.
    3. Sepatu khusus padel
      Berbeda dengan olahraga lainnya, sepatu padel ternyata memiliki ketentuan sendiri. Sepatu padel dirancang dengan sol herringbone yang mampu menyokong kaki ketika bermain di lapangan rumput sintetis.
    4. Pastikan detikers memilih sepatu dengan bahan yang ringan dan fleksibel untuk memudahkan pergerakan selama bermain.
    5. Pakaian olahraga padel
      Pakaian olahraga yang digunakan saat bermain padel sebaiknya memilikii bahan yang ringan, lentur, dan mudah menyerap keringat.
    6. Grip untuk raket padel
      Grip atau pegangan pada raket berfungsi memberikan cengkeraman ekstra dan mampu menyerap keringat. Penggunaan grip pada raket dapat meningkatkan kenyamanan selama bermain.
    Padel Connect 2Aktivitas seru olahraga Padel. Foto: Brandcomm

    Manfaat Olahraga Padel

    Selain banyak digemari, olahraga padel ternyata juga memiliki segudang manfaat, baik untuk kesehatan hingga kerja sama tim. Berikut beberapa di antaranya:

    • Intensitas gerakan yang cukup tinggi dapat meningkatkan kesehatan jantung.
    • Membantu meningkatkan daya koordinasi tubuh, terutama mata dan tangan.
    • Melatih kerja sama tim karena dimainkan dengan skema ganda.
    • Membantu menurunkan berat badan karena pergerakannya dapat membakar kalori dengan baik.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai pengertian, sejarah, hingga manfaat bermain olahraga padel. Bagaimana, detikers tertarik untuk mencoba olahraga satu ini?

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Biar Cepat Jago, Ini 10 Tips Bermain Padel yang Harus Kamu Coba!

    Jakarta

    Olahraga padel semakin diminati di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kehadiran olahraga raket ini tidak hanya menarik perhatian para penggiat olahraga, namun juga pemula yang ingin belajar.

    Mengutip dari Jurnal Environmental Research and Public Health, padel merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua pasang pemain mengikuti sistem penilaian tenis, namun dimainkan di lapangan kaca sintetis tertutup sehingga memungkinkan bola memantul di dinding samping dan belakang.

    Bagi detikers yang baru pertama kali mencoba olahraga ini, padel bisa saja terasa sulit. Namun, dengan memahami aturan dasar, cara servis, hingga membaca arah bola, detikers dapat meningkatkan performa bermain bahkan mampu menaklukkan lawan.


    Untuk itu, berikut beberapa tips bermain padel yang wajib dicoba, khususnya bagi pemula.

    1. Memahami Aturan Dasar Padel

    Aturan dasar padel wajib dipahami dengan baik untuk mencegah kekeliruan selama bermain. Berikut beberapa aturan dasar dalam bermain padel:

    • Sistem penilaian padel sama dengan olahraga tenis, yaitu menggunakan urutan skor 15, 30, dan 40. Tim yang menang pada dua set dinyatakan berhasil dalam permainan. Jika terjadi deuce, maka pertandingan harus terus berlanjut hingga ada yang mendapatkan dua poin secara berturut-turut.
    • Teknik servis padel dimulai dari sisi kanan atau kiri lapangan. Saat melakukan servis, bola diarahkan ke kotak servis lawan dan memantul satu kali sebelum dikembalikan. Jika bola memantul dua kali, maka lawan mendapatkan poin.

    2. Gunakan Pegangan Continental Grip

    Cara memegang raket juga menjadi aspek penting untuk menaklukkan lawan dalam olahraga padel. Detikers dapat menggunakan pegangan continental grip, yaitu posisi tangan seperti berjabat tangan dengan raket. Posisi ini dinilai efektif dalam melakukan berbagai pukulan, seperti servis hingga smash.

    3. Memahami Posisi Selama di Lapangan

    Selain cara memegang raket, posisi tubuh di lapangan juga menjadi penentu kemenangan. Selama bermain, detikers perlu menghindari area tengah karena akan sulit untuk bertahan atau menyerang.

    Posisikan tubuh sedikit maju ke net setelah servis atau berhasil memukul bola. Dengan posisi ini, peluang menyerang lebih kuat dibandingkan bertahan di posisi belakang.

    4. Menguasai Pantulan Bola di Dinding

    Kondisi lapangan padel yang tertutup dengan dinding dapat dimanfaatkan dengan mempelajari pantulan bola. Pemula dapat belajar membaca pantulan bola untuk bertahan atau menyerang. Strategi ini membuat permainan lebih seru dan dinamis.

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga Padel sedang digandrungi. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    5. Andalkan Kontrol Daripada Kekuatan

    Padel merupakan olahraga yang mengandalkan kontrol dibanding kekuatan. Dalam bermain, detikers dapat lebih fokus pada akurasi dan menjaga bola tetap hidup dalam rally. Dengan begitu, olahraga padel terasa lebih efektif dan dapat meningkatkan kemampuan pemula.

    6. Menyiapkan Peralatan yang Sesuai

    Peralatan yang tepat juga menjadi aspek penting dalam bermain padel. Pastikan detikers memilih raket yang sesuai dengan gaya bermain serta sepatu yang ringan dan nyaman. Beberapa perlengkapan seperti grip dan tas padel juga dibutuhkan agar lebih praktis.

    7. Jaga Koordinasi dengan Tim

    Padel merupakan olahraga yang dimainkan secara ganda, sehingga komunikasi dan koordinasi suatu tim sangat menentukan jalannya permainan. Detikers dapat mengkoordinasikan siapa yang menerima bola tertentu agar tidak menimbulkan kebingungan. Kerja sama tim yang baik juga membantu permainan lebih lancar dan rapi.

    8. Melatih Pergerakan Kaki

    Selain teknik servis yang benar, padel juga membutuhkan respon yang sigap dan tepat. Untuk itu, detikers perlu melatih pergerakan kaki agar lebih lincah dan siap menutup ruang dan menerima pantulan dinding.

    detikcom didukung penerbit Erlangga mempersembahkan Padel Connect 2025. Bertempat di East Kemang Padel Court, Minggu (21/9/2025), Padel Connect 2025 diikuti berbagai komunitas padel populer Jakarta, yaitu Padel Disco, Casaloca Padel, GiJoe Padel, dan Tuesday Padel Club.Main padel. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    9. Latihan dengan Pelatih Profesional

    Beberapa lapangan padel biasanya menyediakan kursus atau pelatihan mengenai permainan padel, khususnya bagi pemula. Kesempatan ini dapat membantu detikers untuk meningkatkan kemampuan dan mempelajari teknik bermain secara lebih rinci.

    10. Menjaga Sportivitas Selama Bermain

    Selain koordinasi, sportivitas juga menjadi aspek utama dalam permainan padel. Detikers tetap dapat bermain dengan menyenangkan, namun tetap menjunjung tinggi aturan dan etika permainan. Sportivitas yang baik memberikan pengalaman berharga dan koneksi yang positif antar sesama pemain.

    Demikianlah beberapa tips bermain padel yang cocok bagi pemula. Semoga dapat membantu detikers dalam menyiapkan diri sebelum mulai bermain.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mau Mulai Main Padel? Ini Daftar Gear Lengkap yang Harus Kamu Punya!

    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang menekankan kelincahan, keseruan, akurasi, hingga kerja sama tim. Selain memahami aturan dasarnya, perlengkapan juga menjadi fondasi utama agar permainan dapat berlangsung secara efektif.

    Selain raket dan bola, terdapat beberapa aksesoris tambahan yang tak kalah penting dalam keberlangsungan olahraga padel.

    Beberapa gear atau perlengkapan yang perlu dipersiapkan yaitu grip tambahan, pelindung sendi, dan pelindung pergelangan tangan. Memahami apa saja gear lengkap yang harus dimiliki membantu detikers mempersiapkan diri agar lebih aman dan nyaman selama bermain padel.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut detikSport telah merangkum 7 perlengkapan yang dibutuhkan saat bermain padel.

    1. Raket padel

    Perlengkapan utama dalam bermain padel merupakan raket. Meskipun sekilas mirip dengan raket tenis, raket padel berbentuk solid tanpa menggunakan senar. Raket ini dilengkapi dengan lubang-lubang kecil pada permukaannya untuk mengurangi hambatan udara.

    Raket padel juga berbahan dasar fiberglass dan karbon. Bentuknya beragam, mulai dari bulat hingga berbentuk berlian. Bagi pemula, disarankan untuk memilih raket padel berbentuk bulat agar lebih nyaman dan mudah untuk digunakan.

    2. Bola Padel

    Berbeda dengan bola tenis, bola padel memiliki permukaan yang kasar dan tidak licin, sehingga mudah dipantulkan dari dinding atau raket. Bola padel juga memiliki tekanan udara yang rendah sehingga memicu pergerakan yang lebih lambat.

    3. Sepatu Padel

    Selain raket dan bola, sepatu juga menjadi perlengkapan utama dalam permainan padel. Sepatu khusus padel pada dasarnya memiliki sol herringbone yang memungkinkan adanya cengkraman terhadap rumput sintetis. Sepatu padel dirancang khusus menyesuaikan dengan lokasi tempat bermainnya.

    Bagi pemula, usahakan untuk memilih sepatu padel dengan bahan yang ringan untuk memudahkan pergerakan. Sepatu yang sesuai juga membantu detikers agar terhindar dari luka atau cedera.

    4. Wristbands dan Headbands

    Meskipun hanya sebagai aksesoris, wristbands dan headbands berperan penting dalam menjaga kenyamanan detikers selama bermain. Wristband atau gelang pergelangan tangan membantu penyerapan keringat lebih cepat dan melindungi sendi dari cedera.

    Headbands juga berperan penting dalam mencegah keringat jatuh ke mata sehingga dapat meningkatkan fokus. Selain bermanfaat, keduanya juga dapat menjaga kepercayaan diri detikers selama bermain.

    5. Grip Raket Padel

    Grip atau pegangan raket berfungsi meredam getaran dan membantu menyerap keringat dari permukaan kulit pada tangan. Selain itu, grip luar juga membantu genggaman lebih kuat dan nyaman.

    Selain memberikan kenyamanan, grip raket juga mampu mengontrol pukulan saat bermain padel.

    6. Pakaian Olahraga Padel

    Pakaian olahraga juga harus menyesuaikan dengan area dan teknik bermain padel. Detikers dapat memilih pakaian olahraga yang ringan dan mampu menyerap keringat dengan baik.

    Pada pria, disarankan untuk mengenakan celana pendek yang nyaman serta kaus. Sementara pada wanita, lebih baik mengenakan rok olahraga dan atasan tanpa lengan untuk membantu tangan dapat bergerak bebas.

    7. Botol Minum dan Handuk

    Botol minum dan handuk juga menjadi perlengkapan dasar yang wajib dibawa saat bermain padel. Handuk dapat membantu menyerap keringat dan mengeringkan badan setelah bermain. Botol minum juga diperlukan agar membantu detikers tetap terhidrasi selama bermain padel.

    Demikianlah daftar gear padel yang dapat membantu detikers lebih nyaman dan aman saat bermain. Semoga membantu ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ini 10 Raket Padel Terbaik 2025: Ringan, Powerfull, dan Stylish

    Jakarta

    Raket padel menjadi salah satu perlengkapan utama yang wajib diperhatikan sebelum mulai bermain padel. detikers bisa memilih raket padel sesuai dengan preferensi masing-masing.

    Namun, tetap pastikan raket padel yang digunakan sesuai dengan standar raket padel.

    Menurut International Padel Federation (FIP), raket padel tidak memiliki senar dan berbentuk solid, permukaannya memiliki lubang dan panjang maksimal 45,5 cm, serta lebar maksimal 26 cm, ketebalannya maksimal 38 milimeter.


    Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih raket padel, yaitu bahan dan beratnya, grip yang aman, hingga komposisi material karet.

    Padel artikel kali ini, detikSport telah merangkum daftar raket padel terbaik 2025 yang ringan, powerfull, dan stylish. Yuk, simak sampai akhir!

    Bagi detikers yang sudah lama bermain padel dan ingin meningkatkan performa, raket ini dapat menjadi pilihan. Adidas Metabone Carbon berbentuk diamond dan memiliki bobot sekitar 360-375 gram.

    Raket ini memiliki distribusi berat di tengah sehingga dapat memberikan stabilitas dan pukulan yang keras. Tak hanya itu, tampilannya juga stylish namun tetap mewah.

    Bullpadel XPLO 2025

    Baik pemula maupun profesional, Bullpadel sangat cocok digunakan karena memiliki titik berat tinggi yang memberikan daya pukul ekstra saat bermain.

    Raket ini memiliki bobot sekitar 360-375 gram. Tampilannya tampak elegan dengan warna hitam-merah.

    Head Speed Team 2025

    Jika detikers merupakan pemain lanjutan atau level menengah, raket padel Head Speed dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan bermain.

    Raket ini berbentuk teardrop dan memiliki berat sekitar 370 gram. Tampilannya dibuat tegas sehingga membantu pemain dapat fokus selama bertanding.

    Osaka Vision Pro Power Snap

    Bagi detikers yang rutin dan aktif bermain padel, maka Osaka Vision dapat menjadi pilihan yang menarik. Raket ini berbentuk teardrop dan memiliki titik berat yang tinggi, sehingga mampu memberikan pukulan yang kuat.

    Osaka Vision Pro Power Snap memiliki bobot sekitar 355-375 gram dan hadir dalam tampilan yang tajam dan mencolok, yaitu dominasi warna merah dan hitam.

    Wilson Bela LT

    Bagi detikers yang baru mulai menekuni olahraga ini, raket padel Wilson Bela LT menawarkan pengalaman bermain yang seru tanpa harus mengorbankan banyak tenaga.

    Raket ini memiliki distribusi yang berat di tengah, sehingga ringan, cepat, dan efisien digunakan di lapangan. Tampilannya didominasi warna merah dan hitam memberikan kesan sporty.

    Starvie Raptor Evolution

    Starvie Raptor Evolution sangat cocok digunakan bagi pemula aktif yang ingin meningkatkan kemampuan bermain.

    Raket ini berbentuk bulat dan distribusi berat di tengah, sehingga memberikan kesan nyaman dan mudah untuk dikendalikan.

    Starvie Raptor Evolution memiliki bobot 350-385 gram. Tampilannya didominasi warna putih, merah, dan hitam yang menyala.

    Babolat Air Viper

    Babolat Air Viper cocok digunakan bagi pemain profesional yang mengutamakn keseimbangan dan kontrol saat bermain.

    Raket ini berbentuk teardrop dan distribusi berat di bagian tengah. Bobotnya 335 gram dengan tampilan kombinasi biru dan hitam yang mewah.

    Dunlop Galatica

    Raket padel yang cukup populer yaitu Dunlop Galatica. Raket ini memiliki fitur khusus berupa Tri-Max Reinforcement untuk meningkatkan kontrol di setiap pukulannya.

    Dunlop Galatica memiliki bobot 365 gram dengan tampilan yang didominasi warna hitam elegan.

    Kukima PR 990 Power Head

    Raket Kukima PR 990 Power sangat cocok digunakan bagi pemain yang suka bermain dengan smash keras. Raket ini dapat menghasilkan smash sempurna dengan permukaannya yang berbahan dasar carbon fiber and Glass.

    Kukima PR 990 Head memiliki bobot 375 gram dan dapat digunakan bagi pemula hingg profesional.

    Black Crown Pytho 1.0

    Bagi detikers yang suka bermain padel dengan agresif, maka Black Crown Phyto 1.0 dapat menjadi pilihan menarik. Raket ini didesain untuk mendukung keseimbangan antara power dan kontrol. Keunggulannya terdapat pada bahan frame yang terdiri dari double tubular 80% carbon fiber sehingga memberikan bentuk kuat dan kokoh.

    Demikianlah daftar raket padel 2025 yang bisa detikers gunakan untuk meningkatkan kemampuan bermain padel. Semoga bermanfaat ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Peraturan Servis Tenis Meja: Ketentuan, Kesalahan, dan Tips

    Jakarta

    Tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga yang cukup diminati di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dalam permainannya, ketentuan terkait servis menjadi aturan yang harus dipahami oleh pemain dengan baik.

    Servis sendiri merupakan teknik mengawali pukulan dalam permainan tenis meja. Servis memiliki aturan tertentu dalam pertandingan, baik di sektor tunggal maupun ganda.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum aturan terkait ketentuan, kesalahan, hingga tips melakukan servis dalam tenis meja.


    Ketentuan Servis dalam Tenis Meja

    Mengutip dari Jurnal Master Penjas dan Olahraga, servis dalam tenis meja berarti teknik memukul untuk menyajikan bola pertama ke dalam permainan, dengan cara memantulkan terlebih dahulu bola tersebut, ke meja server, dan harus melewati atas net dan akhirnya memantul di meja lawan.

    Aturan dalam tenis meja meliputi gerakan, penentuan poin, hingga pembagian jatah servis. Dengan memahami aturan ini, detikers dapat bermain dengan sportif dan terarah.

    1. Teknik Servis dalam Tenis Meja

    Servis dalam tenis meja dimulai dengan melempar bola setinggi 16 cm ke udara dan bola harus jatuh bebas lalu dipukul dengan dan diarahkan ke area lawan.

    Hasil servis harus memantul lebih dahulu di area pemain pertama kemudian mengenai area lawan. Bola juga harus melewati net setinggi 15,25 cm.

    2. Penentuan Poin dalam Servis Tenis Meja

    Pada saat melakukan servis, jika bola mengenai net lalu jatuh ke area sendiri, poin diberikan pada lawan. Sementara jika bola menyentuh net dan berhasil masuk ke meja lawan, poin jadi milik penerima servis.

    3. Aturan Pembagian Jatah Servis

    Dalam tenis meja, setiap pemain mendapatkan kesempatan melakukan servis sebanyak dua kali. Dalam perebutan dua poin, servis berpindah ke lawan dengan jumlah yang sama.

    Dalam kondisi deuce, aturan berubah sehingga hanya satu kali servis untuk setiap pemain. Aturan ini bertujuan agar permainan berjalan efektif dan seimbang hingga salah satu unggul dua angka.

    Kesalahan Servis dalam Tenis Meja

    Terdapat beberapa kesalahan umum yang bisa terjadi pada saat servis tenis meja, yaitu:

    • Memegang tongkat terlalu erat sehingga memperlambat gerakan lengan dan membuat pukulan tersentak-sentak.
    • Berdiri terlalu dekat dengan meja sehingga kesulitan mengembalikan bola yang mendarat di area tertentu.
    • Memukul bola terlalu keras.
    • Pukulan yang tidak konsisten karena kontrol bat yang lemah.
    • Tidak memperhatikan aturan servis dengan benar.

    Tips Melakukan Servis dengan Benar

    Setelah memahami aturan servis dalam tenis meja, detikers perlu mengetahui tips melakukan servis dengan benar dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Ketahui cara memegang bet dengan benar, bisa menggunakan penholder grip atau shakehand grip.
    • Pastikan posisi tubuh sudah benar, yaitu menghadap ke arah permainan. Kemudian, pemain membuka kedua kaki sejajar dan kedua lutut agak ditekuk.
    • Ketahui pukulan yang tepat, baik itu forehand ataupun backhand.
    • Lakukan servis di belakang meja dengan jarak yang sesuai.
    • Bola diletakkan pada telapak tangan dengan jari-jari terbuka, lurus dan rapat, ibu jari terpisah.
    • Bola dilambungkan ke atas tanpa diputar dengan sudut tidak boleh lebih dari 45 derajat terhadap garis vertikal.
    • Bola yang dipukul harus melalui meja sendiri, melintasi net, kemudian jatuh di meja lawan.

    Itulah ulasan lengkap mengenai aturan servis dalam tenis meja, mulai dari ketentuan, kesalahan yang umum terjadi, hingga tips melakukannya.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • 5 Cara Ngerem Motor Matic di Turunan, Pahami Biar Nggak Nyelonong


    Jakarta

    Cara mengerem motor matic di turunan tak bisa asal. Pahami cara ngerem motor matic di turunan biar nggak nyelonong.

    Mengendarai motor matic cenderung lebih mudah. Pengendalian seluruhnya hanya ada pada tangan kiri dan kanan. Meski begitu, kamu tetap harus memahami teknik-teknik berkendara motor matic.


    Khususnya saat melintasi turunan, salah-salah bisa jadi motor nyelonong dan berujung celaka. Berikut ini teknik berkendara motor matic di turunan yang dipahami agar tetap aman, dikutip dari laman Suzuki Indonesia.

    Cara Ngerem Motor Matic di Turunan

    1. Rem Berfungsi dengan Baik

    Sebelum melakukan perjalanan, pastikan motor dalam kondisi baik. Cek kondisi rem apakah dapat berfungsi dengan baik dan pastikan tidak ada bagian yang aus atau rusak. Periksa juga kondisi cairan rem. Bila cairan rem terlalu sedikit, maka tambahkan sesuai dengan anjuran.

    2. Tak Perlu Ngebut

    Saat melintas di turunan, pastikan kecepatan motor tak melebihi ambang batas. Tak perlu ngebut-ngebut saat melintas diturunan agar kondisi motor tetap stabil. Perlu diingat juga agar tidak langsung mengosongkan gas saat melintas di turunan. Jadi saat melintas di turunan tajam, hanya perlu mengurangi kecepatan.

    3. Posisi Jari di Masing-masing tuas Rem

    Posisikan empat jari tangan kanan dan kiri di masing-masing tuas rem. Ingat, ketika mengerem di jalanan yang turun keempat jari (kelingking, jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk) harus selalu siaga di handle rem.

    Sementara itu, jari jempol harus selalu siap di grip gas untuk mengatur laju gas motor matic. Cengkeram tuas rem secukupnya, jangan terlalu dalam agar rem tidak terlalu mencengkeram yang malah bisa membuat motor kehilangan kestabilannya.

    4. Prioritas Gunakan Rem Depan

    Saat melewati jalan menurun, prioritaskan untuk menggunakan rem depan. rem depan dapat menahan daya dorong motor ke depan. Saat melintasi jalanan menurun, daya dorong motor ke depan lebih besar. Jadi dibutuhkan rem depan untuk menahan laju motor.

    Ketika dalam jalanan menurun panjang, hindari untuk mengerem secara terus menerus dalam waktu lama. Hal ini bisa membuat perangkat rem motor menjadi panas dan mengakibatkan kekuatan rem berkurang. Jika kamu merasakan kekuatan rem yang berkurang, sebaiknya berhenti sejenak untuk membiarkan suhu rem turun.

    5. Pakai Kaki untuk Membantu Menjaga Keseimbangan

    Gunakan kaki kanan untuk membantu menjaga keseimbangan motor saat melintasi turunan. Jadi saat kondisi lalu lintas padat kendaraan, kaki kanan bisa kita manfaatkan untuk menopang motor yang suka tidak suka harus sering berhenti.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Saat Keuangan Menipis, Bisakah Ganti 2 Ban Mobil Terlebih Dulu?


    Jakarta

    Ban mobil yang sudah aus harus segera diganti demi keselamatan berkendara. Jika dibiarkan, daya cengkeram ban pada permukaan jalan semakin kecil sehingga kendaraan tidak bisa langsung berhenti saat mengerem. Akibatnya, risiko kecelakaan tidak dapat dihindari.

    Namun mobil memiliki empat ban. Jika langsung mengganti keempat ban akan mengeluarkan biaya besar. Lantas, apakah boleh mengganti dua ban terlebih dahulu atau perlu keempatnya segera?

    Bisakah Ganti 2 Ban Mobil Terlebih Dulu?

    Mengutip pemberitaan detikcom, ban mobil boleh diganti dua buah terlebih dahulu. Sisa ban dapat diganti kemudian. Dan penting diingat, posisi ban yang mesti diganti duluan adalah ban belakang, bukan ban depan.


    Penggantian ban harus yang di belakang terlebih dulu untuk menghindari terjadinya oversteer, yaitu situasi ban belakang kehilangan traksi atau selip, terutama saat berbelok di jalan yang basah yang membuat mobil lebih sulit dikendalikan.

    Oversteer dapat terjadi akibat setir yang diputar tiba-tiba ketika mobil memasuki belokan dengan kecepatan tinggi. Situasi ini bisa diperparah dengan kondisi ban yang gundul.

    Maka dari itu, ban baru perlu dipasang di posisi belakang terlebih dahulu supaya meminimalisasi gejala oversteer. Di sisi lain, diharapkan mempermudah pengemudi mengendalikan ketika terjadi selip.

    Namun penting juga memperhatikan tingkat keausan ban. Dilansir Auto2000, ban yang mengalami aus paling parah mesti diganti duluan.

    Ban depan cenderung lebih cepat aus dibanding posisi belakang karena menerima beban lebih besar saat mengerem dan mengarahkan kendaraan. Direkomendasikan mengganti ban terlebih dahulu, tetapi segera ganti juga ban belakang setelahnya untuk menghindari kondisi oversteer.

    Bisakah Hanya Ganti 1 Ban Saja?

    Dalam kondisi finansial sedang benar-benar terhambat, mengganti satu ban terlebih dulu tidak dilarang tetapi lebih disarankan mengganti dua ban sekaligus. Dengan syarat, ban lainnya mesti diganti menyusul dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama.

    Sebab hanya mengganti satu ban akan mempengaruhi grip kendaraan. Jika mengganti dua ban langsung maka tapaknya akan sama. Sementara jika satu saja maka tingkat keausan bannya sudah pasti berbeda. Pemasangan satu ban juga akan menyebabkan ketidaknyamanan selama berkendara.

    Karena itu, penggantian satu ban dan lainnya bisa diberikan jeda tetapi jangan terlalu lama rentang waktunya agar tidak memberikan tingkat keausan yang jauh berbeda di antara ban.

    Perlu digarisbawahi, idealnya adalah mengganti keempat ban sekaligus. Hal ini untuk memastikan seluruh ban punya umur dan performa yang sama. Dengan begitu, risiko bahaya yang mempengaruhi keselamatan berkendara dapat dihindari.

    (azn/row)



    Sumber : oto.detik.com

  • Banyak Ditemui di Tol Trans Jawa, Ini Cara Aman Nyetir di Jalan Beton



    Jakarta

    Jalanan dengan material beton banyak ditemui bahkan di jalan tol. Namun, masih ada anggapan saat lewat jalan beton ban mobil bisa lebih cepat aus. Begini cara aman nyetir di jalan beton.

    Di jalan tol seperti Tol Trans Jawa atau Trans Sumatera banyak ditemui jalanan beton. Penggunaan beton untuk material jalan didasarkan fakta bahwa tingkat durabilitasnya lebih tinggi dibandingkan aspal yang butuh pelapisan ulang secara berkala. Pemilihan beton sebagai material pembangunan jalan juga didasarkan pada kemampuan material ini dalam menahan rembesan air yang keluar dari permukaan tanah sehingga tidak mudah lapuk dibandingkan jalan aspal.

    Karakter ini sangat menguntungkan mengingat cuaca di Indonesia yang curah hujannya tinggi disertai tingkat kelembaban tinggi dengan risiko membuat aspal lebih cepat rusak. Apalagi jika ternyata sistem drainase jalan tidak optimal sehingga mengakibatkan genangan air.

    Banyak anggapan jalan beton bikin berkendara kurang nyaman karena traksi yang diberikan tidak seoptimal bahan aspal. Sehingga, pengemudi cukup kesulitan merasakan grip ban ke permukaan beton sekaligus lebih sulit dikendalikan.


    Juga ada anggapan bahwa jalan beton bisa menyebabkan ban mobil lebih cepat aus, khususnya pada jalan beton yang alur pembuangan air hujannya melintang (cross) alias memotong arah laju kendaraan.

    Kebisingan akibat gesekan ban terhadap jalan beton pun terdengar lebih tinggi. Ada pula anggapan jalan beton lebih panas ketimbang aspal. Tapi faktanya, baik jalan aspal maupun jalan beton sama-sama menyimpan panas di tengah cuaca siang hari yang terik.

    Cara Aman Lewat Jalan Beton

    Menurut Yagimin, Chief Marketing Auto2000, sebenarnya tidak ada bedanya berkendara di jalan aspal maupun jalan beton. Yang terpenting adalah kondisi ban kendaraan harus terjaga.

    “Pada dasarnya, tidak ada perbedaan mengemudi di permukaan jalan beton maupun aspal. Syarat utamanya, ban dalam kondisi optimal. Berikutnya tentu mengatur perilaku berkendara sesuai prinsip safety driving,” kata Yagimin dikutip dari siaran persnya.

    Untuk lebih aman lewat jalan tol bermaterial beton, kamu harus lebih fokus dalam melihat marka jalan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Gunakan jarak minimal 3 detik dengan kendaraan yang ada di depan untuk mengantisipasi potensi masalah.

    Menjaga jarak bertujuan agar pengendara bisa bertindak dan berhenti tepat waktu pada jarak yang tepat bila di depan ada kejadian bahaya. Apalagi di momen libur Lebaran, jalan akan padat lantaran banyak pengguna mobil yang pergi keluar kota untuk mudik atau wisata.

    Jangan lupa pula, sekarang sudah memasuki musim hujan. Begitu hujan turun, segera kurangi kecepatan untuk menjaga fokus berkendara dan ban mobil tidak kehilangan daya cengkeram ke jalan. Meskipun bukan aspal, tetap ada potensi aquaplaning kalau mobil melewati genangan air.

    Kunci dari mengemudi aman di jalan berbahan beton adalah penggunaan ban yang layak. Seperti telapak ban yang harus tebal sesuai aturan, tidak ada masalah seperti benjol di telapak atau dinding ban, apalagi kalau sampai terlihat kawat ban. Pastikan tekanan udara ban dalam perjalanan mudik sesuai rekomendasi pabrikan.

    Jangan lupa istirahat di rest area setelah mengemudi selama 2 jam. Selain memberikan ruang bagi pengemudi untuk istirahat, mobil juga bisa cooling down. Termasuk ban mobil yang langsung bersentuhan dengan permukaan beton yang panas.

    Sebelum berangkat mudik, pastikan lakukan perawatan kendaraan. Jangan segan untuk mengganti ban jika terdeteksi sudah tidak layak, seperti alur ban tipis atau dinding ban sobek, apalagi kalau sampai anyaman kawat baja terlihat.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com