Tag: halalnya

  • Diskon 80% Bazar GlamLocal di Halal Indo Expo 2025, ICE BSD

    Tangerang Selatan

    Bagi kamu pencinta modest fashion, siapkan dirimu! Bazar modest fashion terbesar di Tanah Air, GlamLocal, kembali hadir. Mengusung tema “Back Two Warehouse Sale!”, kali ini GlamLocal berkolaborasi dengan Halal Indo Expo 2025.

    50 brand modest fashion pilihan siap membawamu ke dalam surga belanja dengan diskon menggiurkan dan koleksi eksklusif. Bazar GlamLocal yang bisa didatangi secara gratis, digelar mulai dari 25-28 September 2025 di Hall 6, ICE BSD City.

    Bazar modest fashion GlamLocal berkolaborasi dengan Halal Indo Expo 2025, 50 brand modest yang memberikan diskon menggiurkan dan koleksi eksklusif yang hanya bisa kamu temukan di sini. Bazar mulai dari 25-28 September 2025 di Hall 6, ICE BSD City.Bazar modest fashion GlamLocal berkolaborasi dengan Halal Indo Expo 2025, 50 brand modest yang memberikan diskon menggiurkan dan koleksi eksklusif yang hanya bisa kamu temukan di sini. Bazar mulai dari 25-28 September 2025 di Hall 6, ICE BSD City. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop


    “Saat ini GlamLocal bekerja sama dengan Halal Indo Expo 2025 dan Kementerian Perindustrian untuk menghadirkan brand fashion lokal. Kita bawa produk yang sesuai terjamin halalnya secara targetnya kan sama muslimah,” ujar Rizky Azhar sebagai koordinator GlamLocal saat ditemui Wolipop, Jumat (26/9/2025).

    Puluhan brand lokal turut serta dalam kemeriahan ini, menjanjikan berbagai promo menarik yang sulit untuk dilewatkan. Sebut saja Giyomi yang menawarkan semua item seharga 100 ribuan, atau Cottonary dengan diskon hingga 20% dan defect sale hanya Rp 98 ribu.

    Meskipun persiapannya hanya sekitar tiga minggu, kurasi untuk 50 brand modest fashion yang terlibat telah matang. Rizky menjelaskan bahwa keterlibatan kementerian bukan hal baru; Kemendag dan Kemenperin sebelumnya sudah pernah mengunjungi bazar GlamLocal.

    “Akhirnya kita sepakat untuk GlamLocal yang handle brand modest. Ada 50 modest dan sesuai dengan target marketnya di BSD dan ada juga Jakarta dan sekitarnya,” tambahnya.

    Bazar modest fashion GlamLocal berkolaborasi dengan Halal Indo Expo 2025, 50 brand modest yang memberikan diskon menggiurkan dan koleksi eksklusif yang hanya bisa kamu temukan di sini. Bazar mulai dari 25-28 September 2025 di Hall 6, ICE BSD City.Bazar modest fashion GlamLocal berkolaborasi dengan Halal Indo Expo 2025, 50 brand modest yang memberikan diskon menggiurkan dan koleksi eksklusif yang hanya bisa kamu temukan di sini. Bazar mulai dari 25-28 September 2025 di Hall 6, ICE BSD City. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    GlamLocal sangat memperhatikan dinamika pasar. Dari total 370 brand yang pernah bergabung, kurasi kali ini dilakukan bersama Halal Indo untuk memilih top seller yang produknya benar-benar sesuai dengan target pasar di lokasi acara.

    GlamLocal edisi kali ini tetap menjadi ajang pesta diskon. Pengunjung akan disajikan full bazar, lucky draw, dan promosi ‘warehouse sale’ hingga 80%. Item yang ditawarkan beragam mulai dari hijab, ciput, dan aksesori dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 300.000.

    Wolipop melihat masing-masing brand menyuguhkan promo yang tak ada dalam penjualan online. Seperti brand Jaszy yang menawarkan diskon hingga 53% dan promo buy 1 get 1. Sementara itu, brand Davelline tak mau kalah dengan promo buy 250k get 3 pieces dan semua item seharga Rp 99 ribu.

    Tak hanya brand besar, kamu juga bisa menemukan berbagai koleksi menawan dari merek-merek yang sedang naik daun seperti WMD Fashion, Yeppuoutfit, dan Atkey. Para hijabers yang mencari mukena baru bisa mampir ke Tuscany, yang memberikan diskon Rp 100 ribu untuk mukena dan promo 3 Paris Jepang seharga Rp 100 ribu.

    Bazar modest fashion GlamLocal berkolaborasi dengan Halal Indo Expo 2025, 50 brand modest yang memberikan diskon menggiurkan dan koleksi eksklusif yang hanya bisa kamu temukan di sini. Bazar mulai dari 25-28 September 2025 di Hall 6, ICE BSD City.Bazar modest fashion GlamLocal berkolaborasi dengan Halal Indo Expo 2025, 50 brand modest yang memberikan diskon menggiurkan dan koleksi eksklusif yang hanya bisa kamu temukan di sini. Bazar mulai dari 25-28 September 2025 di Hall 6, ICE BSD City. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop

    Untuk kamu yang suka tampil sederhana namun elegan, ada Nueta dengan soft launching koleksi Pashmina Ayeesha terbarunya. Sementara OMYKA dan brand Lizahrani siap melengkapi lemari pakaianmu dengan koleksi busana santai hingga formal.

    Bwbyaz memberikan semua item seharga Rp 100 ribu. Dan ODECA yang menawarkan berbagai paket hemat, mulai dari Rp 300 ribu dapat 2 hingga Rp 150 ribu dapat 3.

    Target marketing utama GlamLocal adalah wanita, dengan 80% di antaranya berada di usia produktif 25-35 tahun. Kerjasama ini juga didukung oleh pemerintah daerah (Pemda) dan support dari artis, yang menunjukkan keragaman market yang dijangkau.

    Namun, ia tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi brand lokal. Menurutnya, masih banyak brand yang memerlukan upgrade, terutama dalam hal desain.

    “Sebenarnya kalau desain mereka mungkin harus lebih, DNA brand harus lebih kuat, tidak general dan keunikannya ada berbeda dengan yang lain,” ucapnya.

    Selain desain, standar kualitas produk juga menjadi perhatian. GlamLocal berharap kementerian dapat memberikan pelatihan, penyuluhan, dan stand untuk memuluskan jalan para brand menuju pasar global.

    “Pengrajinnya belum ada standar yang ketat mulai dari pola kebanyakan masih home industry. Di sini kita butuh pemerintah,” ujarnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • BPJPH Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Wajib Halal 2026



    Jakarta

    Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham menegaskan pentingnya kesiapan pelaku industri kosmetik dalam menghadapi implementasi kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026. Hal itu untuk mendorong kesadaran pentingnya produk halal bagi masyarakat.

    Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber Indo Beauty Expo 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (08/08/2025) dalam sesi bertema ‘2026 Wajib Halal: Strategi Praktis untuk Industri Kosmetik’ bersama LPH LPPOM.

    Muhammad Aqil Irham mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap produk halal, termasuk kosmetik, kini semakin tinggi.


    “Konsumen saat ini memiliki awareness halal yang sangat tinggi. Pemerintah memberikan insentif melalui pembiayaan (sertifikasi halal) untuk pelaku UMK. Nah, bagi yang tidak patuh, ada sanksi berat juga berupa sanksi mekanisme pasar yakni ditinggalkan oleh konsumen,” kata Aqil dalam keterangan tertulis, Minggu (10/8/2025).

    Dia menjelaskan bahwa insentif yang diberikan tidak hanya bersifat anggaran (budget), tetapi juga non-anggaran melalui program fasilitasi kemudahan sertifikasi halal.

    “Pemerintah hadir dengan memudahkan proses, menyediakan pendampingan, hingga memangkas biaya sertifikasi. Tinggal kemauan pelaku usaha untuk menyiapkan diri,” tuturnya.

    Aqil juga menyoroti masih adanya produk kosmetik yang beredar secara online tanpa sertifikat halal. Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak.

    “Produk kosmetik bukan hanya soal isinya, tapi juga prosesnya harus halal. Begitu pula aspek logistiknya, sehingga ketertelusurannya terjaga dari hulu hingga hilir,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Auditing LPH LPPOM Mulyorini Rahayuningsih dalam sesi yang sama menjelaskan bahwa industri kosmetik perlu memahami titik kritis kehalalan di seluruh rantai produksi. Mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi.

    “Sertifikasi halal kosmetik tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga meningkatkan daya saing produk di pasar global yang permintaan kosmetik halalnya terus tumbuh,” tutup Mulyorini.

    (akn/akn)



    Sumber : www.detik.com

  • BPJPH Dorong Desainer Lokal Lirik Produksi Seragam Batik Haji



    Jakarta

    Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) mendorong para desainer lokal yang sudah bersertifikat halal melirik pasar baju seragam batik untuk jemaah haji. Hal ini ditujukan agar lebih banyak lagi produksi kain baju seragam batik jemaah haji yang mengantongi sertifikat halal untuk digunakan jemaah.

    “Saya kira itu pasar bagi para desainer ini untuk mengutamakan batik-batik haji kita, kan 200 ribuan per tahun. Kalau diproduksi ramai-ramai oleh para desainer ini, batik untuk jemaah haji itu lumayan, itulah tugas BPJPH menemukan produsen dengan konsumen,” kata Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham Media Gathering Indonesia Global Halal Fashion (IGHF) di Dapur Solo Matraman, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2024).

    “Yang dalam negeri sudah banyak, seperti kain ihram, itu sudah ada ada kain ihram yang bersertifikasi halal. Kemudian kaos kaki, ada yang sudah bersertifikasi halal lalu ada sepatu yang saya sebut tadi, sudah bersertifikasi halal,” sambungnya.


    Aqil juga menyebut, Indonesia menjadi pelopor di kancah internasional yang memberikan sertifikat halal pada barang gunaan, seperti kain halal.

    “Kita makanya menjadi pelopor di dunia internasional, kita baru satu-satunya. Malaysia termasuk ingin belajar dengan Indonesia bagaimana sih kok kain bisa bersertifikasi halal. Karena di luar negeri di Malaysia sekalipun tetap belum mandatori halalnya. Walaupun halal, mereka masih prioritas ke makanan dan minuman,” ujar Aqil.

    “Kita di situ lebih maju ke barang kegunaan. Saya kira momen ini kita ingin mendorong semua produksi dalam negeri yang barang gunaan ini juga segera bersertifikasi halal seperti yang sudah dilakukan oleh kain halal oleh (PT) Milangkori,” katanya lagi.

    Selain untuk memprioritaskan makanan dan minuman halal untuk jemaah haji, Aqil mengatakan pihak BPJPH akan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kemenag untuk mempertimbangkan kerja sama dengan tender pengadaan haji yang sudah bersertifikasi halal.

    Salah satunya tujuan utamanya untuk memfasilitasi pelaku usaha yang sudah melakukan sertifikasi halal agar bisa turut berkontribusi memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga luar negeri.

    “Kita ingin membuktikan dengan bersertifikat halal itu bisa naik kelas, bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, bisa ekspor, daya saingnya tinggi dan seterusnya. Ini bisa menjadi satu hal, makanya kita membantu memfasilitasi untuk mempertemukan produsen dengan buyer itu,” ujar dia.

    (rah/kri)



    Sumber : www.detik.com