Tag: harga tertinggi

  • Inilah Tren Harga Bitcoin di Desember Tahun 2020

    Jika Anda tertarik dengan dunia investasi Anda mungkin perlu mempertimbangkan jenis investasi yang satu ini, yaitu Bitcoin. Bitcoin adalah cryptocurrency atau mata uang digital yang kini popularitasnya tengah naik daun. Selain Bitcoin, ada beberapa mata uang digital lainnya seperti Ethereum, Litecoin, Ripple, dan Monero. Menempati urutan teratas, Bitcoin menjadi mata uang digital yang paling digandrungi saat ini karena nilainya yang tinggi. Seperti apakah tren harga Bitcoin dari tahun ke tahun? Sebelum itu, mari kita melihat sejarah singkat perjalanan Bitcoin.

    Pada Januari 2009, seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto pertama kali menciptakan Bitcoin. Menganut sistem peer to peer, Bitcoin disebut sebagai alat transaksi langsung yang tidak membutuhkan perantara layaknya bank konvensional. Namun, Anda tidak perlu ragu dengan keamanan bertransaksi dengan Bitcoin. Bitcoin menggunakan kriptografi sebagai fungsi keamanan dasar, misalnya memastikan bahwa penggunaannya hanya dapat digunakan oleh pemiliknya dan tidak boleh dilakukan lebih dari satu kali. 

    Dewasa ini banyak orang yang memperjualbelikan Bitcoin sebagai salah satu kegiatan berinvestasi dan memperoleh profit yang cukup banyak. Hal ini dikarenakan harga Bitcoin yang melejit hingga ratusan juta rupiah pada tahun 2017 silam. Seperti apa perjalanan Bitcoin dari tahun ke tahun? Mari kita simak ulasannya.

    Tren Harga Bitcoin dari Tahun ke Tahun

    Pada awal kemunculannya di tahun 2010, satu keping Bitcoin atau satu BTC terhadap rupiah dihargai senilai Rp. 451. Tiga tahun kemudian, harganya berubah menjadi Rp. 800 ribu per koin. Dapat disimpulkan bahwa dalam tiga tahun nilai Bitcoin melonjak sebesar 177.383% atau naik 1.773,83 kali dari nilai awalnya. 

    Selang satu tahun kemudian, harga BTC mencapai lebih dari Rp. 266 juta per keping. Artinya, dalam empat tahun Bitcoin kembali naik sebesar 33.250% atau 332,5 kali lipat dari nilainya pada tahun 2013 yaitu Rp. 800 ribu.  

    Di tahun 2017, Bitcoin mencapai puncak tertingginya sebesar $20.000 atau senilai Rp. 285.71 juta rupiah. Harga yang sangat menggiurkan. Tidak hanya itu, Bitcoin pun telah mendorong lebih dari 1.600 mata uang digital lainnya untuk memasuki pasar. 

    Namun, sangat disayangkan pertumbuhan nilai Bitcoin yang terus melejit terhenti sampai di situ dikarenakan China melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran untuk transaksi. Saat itu Bitcoin terhadap rupiah diperjualbelikan seharga kisaran Rp. 58 juta per satu BTC. 

    Tren Harga Bitcoin pada Tahun 2020

    Di tahun 2020, pertumbuhan nilai Bitcoin kembali menggeliat. Di bulan Mei 2020, harga Bitcoin diperjualbelikan senilai $9.040 per satu BTC atau setara dengan Rp. 135,6 juta dan relatif stagnan di kisaran $9000-$9.500. Lalu, pada bulan Juli 2020 nilai Bitcoin mengalami kenaikan di kisaran antara $10.200 dan $11.800 dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 15%. Untuk pertama kalinya harga Bitcoin kembali melewati angka $11.000 sejak 2019. 

    Di bulan November 2020, harga Bitcoin kembali meningkat senilai $15.002 per satu BTC. Nilai tersebut dianggap sebagai nilai tertinggi sejak pencapaian rekor tertingginya di akhir tahun 2017 lalu. Kenaikan harga tersebut dikarenakan pasar mulai menganggap aset investasi lain terlalu tinggi sehingga aset kripto menjadi tujuan utama. 

    Harga Bitcoin Desember 2020

    Di akhir tahun 2020, harga Bitcoin menyentuh $28,990. Hal ini berkaitan dengan adanya rencana halving. Halving adalah proses di mana pendapatan berupa Bitcoin yang didapatkan penambang dari proses mengurai algoritma matematika berkurang setengahnya. Proses ini bertujuan mengurangi pasokan Bitcoin yang masuk ke pasar sehingga bisa mendongkrak harga.

    Prediksi ini sejalan dengan perkiraan Jeth Soetoyo selaku pendiri dan CEO bursa aset kripto Pintu. Ia memprediksi di akhir tahun ini harga Bitcoin berpeluang naik menjadi $15.000 atau setara dengan Rp. 222 juta. Menurutnya hal itu sangat mungkin terjadi bergantung pada permintaan pasar. 

    Setelah menyimak ulasan di atas Anda mungkin berpikir berinvestasi Bitcoin adalah investasi yang menjanjikan. Namun Anda tetap harus berhati-hati dan jangan mudah tergiur. Pastikan Anda memilih bursa yang tepat dan aman untuk bertransaksi. Kunjungi Tokocrypto untuk melihat tren harga Bitcoin dan kemudahan berinvestasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Data Harga Bitcoin yang Naik dari Tahun Pertama Pembuatan

    Sejak kemunculannya pada Januari 2009, harga Bitcoin terus mengalami perubahan di tiap tahunnya. Di awal kemunculannya, Bitcoin masihlah belum berharga sama sekali. Namun, seiring berjalannya waktu harga Bitcoin mengalami peningkatan. Nah, seperti apa sih harga Bitcoin dari tahun ke tahun? Yuk, simak ulasannya.

    Investasi Kripto Khususnya Bitcoin yang Makin Diminati Investor

    Akhir tahun 2020 menjadi sejarah penting bagi perjalanan aset kripto di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bagaimana tidak? Nilai mata uang kripto khususnya Bitcoin sempat meroket hingga ke angka $19.891 atau sekitar Rp 281 juta per kepingnya dan menjadikannya sebagai harga tertinggi sepanjang masa.  

    Melompatnya harga Bitcoin yang hampir menyentuh angka tertinggi ini disebabkan karena  tingginya permintaan. Apalagi saat ini, masyarakat sudah paham bahwa Bitcoin menjadi aset investasi pelindung terkhusus di tengah pandemi seperti sekarang ini. Dilihat dari harga Bitcoin pada 2020, ia tetap memiliki performa dengan baik dibandingkan dengan aset investasi lainnya seperti deposito, saham, maupun logam mulia dan hal ini menjadikan Bitcoin sebagai investasi yang makin diminati oleh investor.

    Harga Kenaikan Bitcoin dari Tahun ke Tahun

    Harga Bitcoin yang sudah terlihat baik pada tahun 2020 membuatnya menarik untuk melihat perjalanan harganya dari awal kemunculannya. Inilah perjalanan harga bitcoin dari tahun ke tahun.

    Bitcoin ditemukan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2008 yang kemudian dirilis secara umum pada awal tahun 2009. Transaksi pertama yang dilakukan antara Nakamoto dengan pengguna awal Bitcoin terjadi pada bulan Januari 2009. Di tahun 2010 untuk pertama kalinya Bitcoin memiliki harga berdasarkan mata uang USD dan memiliki harga sekitar $0,0008 yang kemudian berubah menjadi $0,08 untuk satu koinnya di Juli 2010.  

    Di awal 2011, Bitcoin memiliki harga $1 untuk satu koinnya yang lalu harga tersebut memiliki perubahan harga yang naik menjadi $10 per koinnya. Sedangkan untuk di tahun 2012 harga Bitcoin masih cenderung tetap dan memiliki angka yang cukup kecil.

    Di tahun 2013 harga Bitcoin benar-benar menunjukkan peningkatannya. Dimulai dengan harga sekitar $13,50 per Bitcoin-nya. Harga rally pada awal April  2013 pun sempat mencapai $220 sebelum akhirnya turun kembali di kisaran harga $70 pada pertengahan April. Di bulan Oktober dan November 2013 harga Bitcoin mulai rally yang dihargai sekitar $100 pada awal Oktober hingga mencapai puncaknya sekitar $195 di akhir bulannya dan harga berubah kembali dari $200 menjadi lebih dari $1.075 di bulan November.    

    Di Januari 2014 harga Bitcoin berada di rentang $750-$1.000, sempat melonjak menjadi $1.000 sebentar lalu turun kembali dan menetap di kisaran $800. Bulan berikutnya harga Bitcoin kembali jatuh ke angka $600-$700 yang kemudian harga Bitcoin stabil berada di rentang $500-$800 hingga sampai musim panas tahun 2015.

    Pada tahun 2015 terdapat lonjakan besar tepatnya di awal November harga Bitcoin berubah dari sekitar $75 pada 23 Oktober menjadi sekitar $460 pada 4 November. Sedangkan selama tahun 2016 Bitcoin terus mengalami peningkatan harga dan mampu menembus harga $1.000 di awal tahun 2017. 

    Tahun 2017 merupakan tahun fenomenal bagi Bitcoin karena merupakan puncak kejayaan bagi Bitcoin itu sendiri. Pada bulan Oktober 2017, harga Bitcoin menembus $5.000 dan terus berlipat hingga pada bulan November menjadi $10.000. Tak hanya sampai situ, pada 17 Desember, harga satu Bitcoin mencapai $19.783.

    Setelah mengalami harga tertingginya di tahun 2017, harga Bitcoin di tahun 2018 mengalami penurunan yang sangat cepat, yakni jatuh di bawah $7.000 pada April 2018 dan di bawah $3.500 pada November 2018. Di tahun ini, harga Bitcoin pun kembali mengalami turun naik, bahkan tidak menyentuh harga dua digit. 

    Di tahun 2019, Bitcoin mengalami kebangkitan baru, baik dari harga dan volume. Ia mampu naik secara tiba-tiba menjadi $10.000 pada bulan Juni. Tetapi, harga Bitcoin menjadi turun kembali menjadi sekitar $7.000 pada akhir tahun.

    Untuk tahun 2020 walaupun sempat mengalami penurunan di bulan Maret ke kisaran $4.000, harga Bitcoin berhasil naik kembali. Dari $6000, $10.000, $12.000, $16.000 hingga di 31 November, Bitcoin berhasil meraih harga $19.891.

    Apakah Anda menjadi tertarik dengan investasi Bitcoin setelah melihat ulasan perjalan harga Bitcoin dari tahun ke tahun ini? Namun pastikan Anda melakukannya di platform exchange terpercaya, yaitu Tokocrypto. Kunjungi www.tokocrypto.com untuk melihat harga Bitcoin dan kemudahan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com