Tag: hari kemerdekaan

  • 6 Ide Dekorasi Rumah Merah Putih buat Sambut 17 Agustus!


    Jakarta

    Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia semakin dekat. Biasanya masyarakat mulai memasang bendera merah putih di depan rumah untuk menyambut 17 Agustus.

    Pada momen seperti ini masyarakat bisa menggelorakan semangat kemerdekaan dengan mendekorasi rumah. Dekorasi 17 Agustus identik dengan nuansa merah-putih.

    Lantas, bagaimana cara mendekorasi rumah menjelang 17-an? Simak ide dekorasi rumah berikut ini.


    Ide Dekorasi Rumah buat Rayakan 17 Agustus

    Inilah beberapa inspirasi untuk mendekorasi rumah untuk menyambut 17 Agustus.

    1. Lampion dari Botol Bekas

    Penghuni rumah bisa mendekor rumah dengan lampion merah putih terbuat dari botol air mineral bekas. Caranya buatnya dengan menyayat permukaan botol lalu bentuk hingga menjadi lampion.

    Selanjutnya, cat lampion dengan warna merah dan putih serta tambahkan bola lampu ke dalamnya. Penghuni rumah dapat memasang lampion di sudut-sudut rumah.

    2. Pot Bunga dari Galon Bekas

    Jika punya galon bekas, penghuni rumah bisa mengubahnya menjadi pot bunga bernuansa perayaan kemerdekaan. Siapkan beberapa buah galon bekas sekali pakai dan potong menjadi dua bagian.

    Rekatkan dua potongan botol bagian atas tepat pada bagian mulut botolnya. Lalu, cat galon dengan warna merah dan putih. Setelah cat kering, galon sudah siap diisi tanah dan ditanami bunga.

    3. Balon Helium

    Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun)Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun) Foto: Dekorasi 17 Agustus. (Pinterest/Dekorasi Balon Ulang Tahun)

    Dekorasi rumah bakal semakin semarak kalau ada balon berwarna merah dan putih. Siapkan beberapa balon dan isi gas helium. Balon tersebut bisa ditempelkan pada berbagai bagian rumah atau dibiarkan melayang memenuhi plafon.

    4. Bendera Plastik

    Dekorasi ruang kelas 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper)Dekorasi 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper) Foto: Dekorasi ruang kelas 17 Agustus. Pinterest (Foto: 2K Wallpaper)

    Selain itu, bendera plastik juga bisa menjadi pilihan buat mendekor rumah, terutama bagian luar. Bendera ini dapat digunakan di lapangan terbuka, lorong-lorong perumahan, hingga di pagar rumah.

    5. Lampu LED Merah Putih

    Rumah bisa tampak meriah di malam hari dengan menggunakan lampu LED berwarna merah dan putih. Lampu tersebut dapat dilingkarkan di pohon atau beberapa bagian rumah.

    6. Origami Merah Putih

    Dikutip dari buku Origami yang Menyenangkan karya Budi Lesmono, origami adalah kesenian melipat kertas yang berasal dari Jepang. Penghuni bisa membuat berbagai bentuk origami dengan kertas berwarna merah dan putih di rumah. Salah satu cara paling sederhana adalah origami berbentuk segitiga yang diuntai menggunakan tali.

    Itulah beberapa cara memeriahkan Hari 17 Agustus dengan mendekorasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat

    Gresnia Arela Febriani – wolipop

    Rabu, 20 Agu 2025 14:30 WIB





    Anda menyukai artikel ini

    Sejumlah selebriti merayakan HUT RI ke-80 dengan mengenakan busana daerah di lapangan padel.
    Foto: Dok. Instagram @dianayulestari.

    Jakarta
    Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, para selebriti seperti Dian Ayu, Fitri Tropica hingga Fenita Arie bermain padel. Mereka memadukan hijab dengan kebaya, kain tenun, hingga aksesori khas Nusantara seperti kalung emas besar dan hiasan kepala etnik. Meski mengenakan busana tradisional, gaya mereka tetap terasa sporty dan fungsional, berkat pemilihan celana longgar, sneakers, dan hijab yang simpel serta praktis.

    Kebaya, kain songket, batik, hingga aksesoris khas daerah dikenakan serasi dengan hijab simpel dan sepatu olahraga. Perpaduan ini bukan hanya sekadar gaya, tapi juga bentuk kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

    Gaya ini bisa menjadi inspirasi untuk merayakan hari kemerdekaan dengan cara yang kreatif dan bermakna. Seperti apa gaya Fitrop, Dian Ayu hingga Fenita Arie saat main padel pakai baju adat?

    Pakai baju daerah adat di lapangan padel

    Halaman 2 dari 9

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”2″ dtr-id=”8070106″ dtr-ttl=”Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat”>

    Pakai baju daerah adat di lapangan padel

    Sejumlah selebriti merayakan HUT RI ke-80 dengan mengenakan busana daerah di lapangan padel.

    Foto: Dok. Instagram @dianayulestari.

    Para selebriti seperti Dian Ayu, Fitri Tropica, dan Fenita Arie bermain padel dengan balutan busana adat dari berbagai daerah. Perpaduan hijab simpel dan busana adat seperti kebaya, kain nusantara, hingga aksesori tradisional memberi kesan stylish dan tetap sporty.

    Momen kompak selebriti beserta rekan di lapangan padel

    Halaman 3 dari 9

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”3″ dtr-id=”8070106″ dtr-ttl=”Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat”>

    Momen kompak selebriti beserta rekan di lapangan padel

    Sejumlah selebriti merayakan HUT RI ke-80 dengan mengenakan busana daerah di lapangan padel.

    Foto: Dok. Instagram @dianayulestari.

    Para artis memadukan hijab netral dengan motif etnik, membuat tampilan tetap aktif tapi penuh budaya. Terlihat Fitri Tropica mengenakan hijab cream dan atasan coral.

    Ide unik dalam rangka HUT RI ke-80

    Halaman 4 dari 9

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”4″ dtr-id=”8070106″ dtr-ttl=”Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat”>

    Ide unik dalam rangka HUT RI ke-80

    Sejumlah selebriti merayakan HUT RI ke-80 dengan mengenakan busana daerah di lapangan padel.

    Foto: Dok. Instagram @dianayulestari.

    Hijab polos bernuansa earth-tone dipadukan dengan vest tenun layer dan kalung aksen emas tradisional, cocok untuk gaya aktif tapi tetap elegan.

    Bergaya di net

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”5″ dtr-id=”8070106″ dtr-ttl=”Unik! Fitrop & Fenita Arie Main Padel Pakai Hijab dan Baju Adat”>

    Terlihat Lulu Elhasbu, Dian Ayu dan dua orang rekannya tampil percaya diri berpose dengan outfit adat unik yang tetap stylish untuk bermain padel. Sentuhan hijab warna hitam tampil selaras dengan outfit adat dari berbagai daerah, memberi kesan anggun namun tetap fleksibel.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Resep Bubur Merah Putih buat Rayakan Kemerdekaan RI

    Jakarta

    Dalam memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, bubur merah putih biasa disajikan. Paduan beras ketan dengan tambahan santan dan gula merah yang manis membuat rasanya nikmat.

    Bubur merah putih merupakan kreasi bubur manis khas Jawa yang legit rasanya. Bubur ini terbuat dari beras ketan sebagai bahan utamanya.

    Selain itu, beras ketan tersebut dicampurkan gula merah yang legit. Karena itu warnanya kecokelatan, tapi dianggap sebagai ‘merah’ karena dari bahan utamanya gula merah.


    Penyajian bubur merah putih ini bisa disajikan setengah bubur merah dan setengah lagi bubur putih. Bisa juga disajikan di atas piring dengan isian bubur merah di bagian luar dan bubur putih pada bagian tengah.

    Berikut resep dan cara memasak bubur merah putih:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Sedang 3
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Bubur

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih beras ketan terlebih dahulu, tiriskan.
    2. Rebus gula merah bersama daun pandan hingga mendidih, angkat dan saring, lalu sisihkan.
    3. Didihkan santan, air, daun pandan, garam, dan masukkan beras serta ketan. Masak dengan api kecil hingga menjadi bubur yang kental.
    4. Bagi bubur menjadi dua bagian. Satu bagian dimasak dengan larutan gula merah, satu lagi biarkan putih saja.
    5. Buat kuah santan dengan mencampurkan semuanya, masak hingga mendidih dan mengental.
    6. Sajikan bubur merah putih di atas piring saji dengan kuah santan yang gurih.

    Tips memasak:

    1. Sebelum beras ketan dimasak, rendam terlebih dahulu selama beberapa jam agar teksturnya lembut dan kental.
    2. Agar tak mudah hangus, rebus bubur dengan api kecil.

    Simak Video “Santai Bareng Keluarga di Rumah Makan dengan Suasana Perkampungan
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Doa Upacara Bendera 17 Agustus, Bisa Dibaca Umat Muslim



    Jakarta

    Umat muslim dianjurkan membaca doa kapanpun, termasuk ketika perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Ada doa yang bisa dibaca umat muslim saat pelaksanaan upacara bendera.

    Dalam Al-Qur’an surah Al Mu’minun ayat 60 dijelaskan, Allah SWT menganjurkan hamba-Nya untuk selalu memanjatkan doa.

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖࣖࣖ – ٦٠


    Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembahKu akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”

    Contoh Doa Upacara Bendera 17 Agustus

    Teks Doa Upacara Bendera 17 Agustus versi 1

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih,
    Pagi ini, kami,
    Para pemimpin dan seluruh rakyat bangsa ini,
    Bersimpuh, tengadahkan tangan, persembahkan puja-puji,
    Kami bersyukur, atas 78 tahun kemerdekaan bangsa dan negara kami, serta anugerah yang tak terbilang dan tercurah di bumi pertiwi.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,
    Beri kami petunjuk agar peringatan proklamasi kemerdekaan ini bisa menjadi
    momentum merekatkan kesatuan dan persatuan.
    Anugerahi kami kebeningan hati dan kejernihan pikir, dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah
    Negeri ini punya cita, mudahkanlah dalam menggapainya
    Hindarkanlah nusantara kami dari bencana dan marabahaya.

    Teguhkan rasa cinta tanah air, tumbuh-suburkan tenggang rasa, solidaritas antar sesama, dan gotong royong dalam membangun bangsa.
    Sehingga, Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh dapat diwujudkan segera

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa
    Jangan tinggalkan kami dalam kesendirian dan ketidakberdayaan.
    Beri kami petunjuk serta kekuatan untuk membawa negeri ini ke arah kemajuan.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun
    Ampunilah semua dosa kami
    Dosa orangtua dan guru-guru kami.
    Ampuni para tokoh bangsa dan para pemimpin kami.
    Terimalah amal dan perjuangan para syuhada bangsa kami,
    Mereka yang telah korbankan jiwa raga, darah dan air mata dalam upaya
    memerdekakan negeri ini,
    Masukkan mereka ke surgaMu, muliakan kedudukan mereka di sisiMu.

    Ya Allah
    Kami terus berharap limpahan rahmatMu
    Kami terus meminta keluasan ampunanMu
    Kiranya Engkau juga mengabulkan doa hamba-hambaMu.
    Aamiin

    Teks Doa Upacara Bendera 17 Agustus versi 2

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
    حَمْدًا شَاكِرِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ
    يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِ
    اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Esa,

    Dengan penuh kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia mempersembahkan puji syukur kehadirat-Mu. Engkaulah Sang Pencipta alam semesta ini, Engkau-lah Dzat yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pulalah yang menentukan segala-galanya. Oleh karena itu, hanya kepada-Mu kami berserah diri dan memohon pertolongan.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Rahim,

    Atas segala rahmat dan karunia-Mu, hari ini kami seluruh bangsa Indonesia, kembali dapat memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.

    Tambahkanlah curahan kasih sayang-Mu sebagai berkah bagi kami mengisi kemerdekaan menuju negeri yang adil dan makmur di bawah ridho-Mu.

    Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu,

    Jadikanlah peringatan upacara proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah bangsa kami dari buruk sangka, percekcokan, perselisihan, dan perpecahan.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Bijaksana,

    Masih panjang perjuangan bangsa kami dan masih jauh pula perjalanan sejarah bangsa kami, oleh karena itu hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya. Mantapkan tekad kami untuk membangun negara dan bangsa, agar menjadi bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlaq mulia, adil, makmur, dan sejahtera.

    Ya Allah Tuhan yang Maha Pengampun,

    Ampunilah dosa-dosa kami, dosa ibu bapak kami, para pemimpin dan para pejuang kami. Terimalah amal dan perjuangan mereka, karena Engkau dzat Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang,

    Kabulkanlah permohonan dan doa kami, agar kami semua tergolong hamba-hamba-Mu yang beruntung. Aamiin

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
    وَصَلَى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Teks Doa Upacara Bendera 17 Agustus versi 3

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِيءُ مَزِيْدَهُ يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ اللَّهُمَّ صَلَّ وَسَلّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنِ

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Esa,

    Dengan segala kerendahan hati, kami seluruh bangsa Indonesia bersimpuh, dan mengangkat tangan mempersembahkan puji dan syukur kehadirat-Mu atas karunia dan nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke-78 tahun 2023.

    Engkaulah Maha Pencipta alam semesta ini. Oleh karena itu hanya kepada-Mu kami berserah diri dan beriman, dan hanya kepada-Mu pula kami bertawakkal.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Kuasa

    Dengan semangat proklamasi kemerdekaan Indonesia yang ke-78 ini, berikanlah kami inspirasi yang tak putus-putus untuk mengiringi langkah kami dalam menjadikan Indonesia maju, Indonesia yang mampu untuk memperkokoh kedaulatan, persatuan dan kesatuan serta berkarya tanpa batas, mampu mengungguli dengan bangsa-bangsa di dunia.

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Pemersatu,

    Jadikanlah detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini, sebagai momentum untuk dapat merekatkan rasa kesatuan dan persatuan bangsa kami dengan sepenuh jiwa, jauhkan kami dari perpecahan dan permusuhan.

    Ya Allah Tuhan yang Maha Pengampun,

    Ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa-dosa ibu bapak kami, guru-guru kami, dan para pemimpin kami. Terimalah amal dan perjuangan para syuhada kami, yang telah berjuang dengan tetesan keringat, darah dan air mata, karena kami tahu Engkau maha pengampun lagi maha penyayang.

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنِ

    Itulah beberapa contoh teks doa yang bisa dibaca bagi umat muslim saat Upacara Bendera 17 Agustus 2023.

    (dvs/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Malam Tirakatan 17 Agustus, Ini Contoh Bacaannya


    Jakarta

    Tirakatan adalah tradisi masyarakat Indonesia, khususnya Jawa, dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI). Tradisi ini digelar pada malam 17 Agustus setiap tahunnya untuk mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan bangsa yang salah satunya melalui pembacaan doa malam tirakatan 17 Agustus.

    Dikutip dari laman Repository Universitas Gadjah Mada (UGM), malam tirakatan 17 Agustus dapat mencakup serangkaian kegiatan seperti doa bersama, ceramah sejarah, pertunjukan seni, hingga momen untuk pemberian hadiah kepada pemenang lomba-lomba 17 Agustus yang telah diselenggarakan sebelumnya. Pada dasarnya, rangkaian acara sesuai dengan kesepakatan panitia yang menggelar.

    Menurut tulisan ilmiah dari Indonesia Moslem Tradition and Nationality (Case Study of Malam Tirakatan in Yogyakarta) yang terbit dalam Jurnal Al Qalam UIN Banten, malam tirakatan adalah bentuk akulturasi antara tradisi muslim di Indonesia dan rasa nasionalisme.


    Berdasarkan studi tersebut, melalui malam tirakatan, umat Islam Indonesia dan masyarakat senantiasa menjaga negaranya dan mengingat sejarah nenek moyang mereka yang telah mengorbankan diri untuk kemaslahatan.

    Doa yang bisa diamalkan ketika melakukan doa bersama salah satunya adalah doa seperti yang dikutip dari laman MTSN 2 Kudus, laman Kementerian Agama Karanganyar, dan situs Pemerintah Kota Salatiga.

    3 Contoh Bacaan Doa Malam Tirakatan 17 Agustus

    1. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Versi Pertama

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

    الحمدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ * حَمْداً شَاكِرِيْنَ حَمْدًا حَمْدًا النَّاعِمِيْنَ يُ وَافِي

    نِعَمَوُ وَ يُكَافِئُ مَزِيْدَهُ * يَا رَبَّ نَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَ نْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَ

    عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ * اللّّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِوِ

    وَصَحْبِوِ اَجْمَعِيْن

    Arab Latin: “Bismillāhirraḥmānirraḥīm Alḥamdu lillāhi rabbilʿālamīn * ḥamdan shākhirīn ḥamdan ḥamdan an-nāʿimīn yu wāfīniʿamahu wa yukāfīʾu mazīdahu * yā rabbana lakal-ḥamdu kamā yanbaghī lijālali wajhika waʿaẓīmi sulṭānik * Allāhumma ṣalli wa sallim ʿalā sayyidinā Muḥammadin wa ʿalā ālihi wa ṣaḥbihi ajmaʿīn”

    Ya Allah Tuhan yang Maha Kuasa

    Puji syukur kami panjatkan ke hadirat-Mu, atas nikmat tidak terhingga yang Engkau berikan pada bangsa kami. Atas rida dan kuasa-Mu Engkau bebaskan kami dari belenggu penjajahan.

    Karenanya, perkenankanlah kami pada hari ini dengan penuh rasa syukur dan suka cita, memperingati hari proklamasi kemerdekaan bangsa kami yang ke-78.

    Ya Allah Tuhan yang Maha Bijaksana

    Dengan semangat proklamasi kemerdekaan yang ke-78 ini, berikanlah inspirasi yang tak terputus pada kami, untuk mengiringi langkah kami, dalam membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju, sejajar dan berkompetisi dengan bangsa-angsa maju lainnya di dunia.

    Teguhkan persatuan dan kesatuan kami, agar kami dapat menapak dengan kokoh kuat dalam membangun bangsa tercinta ini.

    Ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih

    Curahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu kepada para pahlawan kami, yang telah mengorbankan jiwa dan raganya bagi tegaknya negara kesatuan republik indonesia.

    Ampunilah segala kesalahan mereka, dan terimalah budi baik dan keikhlasan pengorbanan mereka, serta tinggikan derajat dan muliakan mereka, dalam golongan hamba-hamba-Mu yang syuhada.

    Ya Allah Tuhan yang Maha Melindungi

    Pasca diterjang wabah COVID-19 yang pernah merajalela, semakin menyadarkan kami, bahwa betapa lemahnya kami tanpa pertolongan-Mu.

    Karenanya ya Allah, dengan qudrat dan iradah-Mu mohon Engkau berkenan mengangkat segala wabah yang mungkin akan datang dari negeri tercinta ini. Sehat, kuatkan, dan tabahkan kami dalam menghadapinya.

    Ya Tuhan yang Maha Pengampun

    Dengan sifat afuwun ghofur-Mu, ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan para pahlawan kami, serta dosa dan kesalahan para pemimpin kami. Perkenankan doa kami.

    رَبَّ نَا اَتِناَ فِى الدُّنْ يَا حَسَنَةً وَفِى الَْْخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ * وصَلَّى

    اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِوِ وَصَحْ بِوِ اَجْمَعِيْنَ * بِفَضْلِ سُبْحَانَ رَبِّكَ

    رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عِلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Arab Latin: “Rabbana atina fid-dunya yā ḥasanatan wa fil-ākhirati ḥasanatan wa qinā ʿadhāba an-nār * waṣalla Allāhu ʿalā sayyidinā Muḥammadin wa ʿalā ālihi wa ṣaḥbihi ajmaʿīn * bifaḍli subḥāna rabbika rabbil-ʿizzati ʿammā yaṣifuun * wa salāmun ʿalal-mursalīn wa al-ḥamdu lillāhi rabbil-ʿālamīn.”

    2. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Versi Kedua

    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

    Bismillahirrohmanirrohim, alhamdulillahi robbil ‘alamin wash-sholatu wassalamu ‘ala asrofil anbiya wal mursalin wa’ala alihi washohbihi ajma’iin. Warhamnaa ma’ahum birohmatika ya arhamar rohimiin.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa pada saat ini kami seluruh bangsa Indonesia sedang bertafakur, memuji kebesaran-Mu memanjatkan doa syukur kehadirat-Mu atas nikmat kemerdekaan yang telah Engkau anugerahkan kepada bangsa kami yang telah genap berusia 78 tahun. Untuk itu terimalah doa dan rasa syukur kami ini.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa

    Berkat rahmat dan karunia-Mu serta semangat persatuan dan kesatuan yang membara, bangsa kami dapat mengusir penjajah dari bumi pertiwi Indonesia, untuk itu Ya Allah, dengan kekuasaan-Mu jua, berilah kemampuan kepada bangsa Indonesia untuk mampu mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana

    Hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya, jauhkan kami dari permusuhan dan perpecahan. Sadarkanlah kepada seluruh bangsa kami akan pentingnya persatuan dan kesatuan, kuatkan jiwa kami untuk tetap bersatu padu dalam kebersamaan dan jauhkan kami dari sifat iri dan dengki serta mementingkan diri sendiri, yang akan dapat menumbuhkan benih perpecahan dan disintegrasi.

    Ya Allah, Tuhan Penentu Masa Depan

    Masa depan adalah milik anak cucu kami. Jadikanlah generasi masa kini dan generasi mendatang sebagai generasi yang penuh Iman dan Taqwa, generasi yang hormat kepada orang tua dan menghargai jasa para pahlawan. Jadikanlah kami dan anak cucu kami manusia yang dapat membawa bangsa dan negara kami ke tingkat kemajuan dan keadilan yang kami cita-citakan, serta terciptanya masyarakat yang saling menghormati dan penuh sayang.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun

    Ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa dan kesalahan para pemimpin kami. Para pahlawan dan syuhada yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah. Terimalah doa permohonan kami.

    Rabana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqinaa ‘azzabannar.

    3. Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Versi Ketiga

    Bismillahirrahmanirrahim

    Alhamdulillahirobbil ‘alamin washolatu wassalamu ala asrofil anbiyai wal mursalin sayyidina muhammadin waala alihi wasohbihi ajmain,

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah

    Dengan segala kerendahan hati, kami mempersembahkan puji syukur kehadirat-Mu, karena Engkaulah Maha Pencipta Alam Semesta ini, Engkaulah yang mengatur dan Engkau pulalah yang menentukan segala-galanya, kepada-Mu kami berserah diri dan kepada- Mu kami tawakal, kehadirat-Mu semua akan kembali.

    Atas segala rahmat dan karunia-Mu, pada hari ini kami dapat berkumpul di tempat ini untuk menyambut peringatan Kemerdekaan Ke- 78 Republik Indonesia Tahun 2022.

    Ya Allah, Ya Tuhan Kami,

    Dengan semangat Proklamasi 1945, berikanlah kepada kami hidayah-Mu, sehingga dapat memperkokoh persatuan dan kebersamaan menuju Indonesia yang aman, demokratis dan sejahtera.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

    Perjuangan bangsa kami belum selesai, perjalanan sejarah bangsa kami masih jauh, oleh sebab itu, Ya Allah, hindarkanlah bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya.

    Jauhkanlah kami dari perpecahan dan permusuhan, berilah kami jalan keluar atas segala krisis, dan mantapkan tekad kami untuk membangun negara dan bangsa kami.

    Jadikanlah bangsa kami bangsa yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu,

    Jadikanlah peringatan menyambut Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia ini, sebagai momentum untuk dapat merekatkan rasa kesatuan, persatuan dan kegotong-royongan di antara kami.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun,

    Ampunilah para syuhada pahlawan bangsa kami, serta terimalah amal perjuangannya, karena Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mengetahui.

    Ampuni pula semua kesalahan dan dosa kami, dosa orang tua kami, dan kabulkanlah permohonan dan doa kami. Aamiin ya rabbal alamin.

    Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina adzabannar.

    Demikian pembahasan mengenai contoh doa malam tirakatan 17 Agustus. Semoga bermanfaat dan selamat merayakan Hari Kemerdekaan.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com