Tag: hari pahlawan

  • Brand Kami Rilis Koleksi Terbaru dengan Pesan Kekuatan Wanita & Inovasi Kain

    Jakarta

    Kami. merillis koleksi terbarunya bertajuk Katla di gelaran Senayan City Fashion Nation pada 27 September 2025. Fashion show yang juga menghadirkan penampilan dari grup band Ten2fiveband dan Dea Rizkita ini mengusung pesan yang kuat, menemukan cahaya saat hidup terasa paling gelap. Koleksi ini diharapkan dapat menjadi penggerak perspektif baru bagi para pelanggan setia Kami. yang dikenal sebagai Kami. People.

    Didirikan oleh Nadya Karina, Istafiana Candarini, dan Afina Candarini, brand Kami. dikenal dengan ciri khas busana modest yang nyaman untuk dipakai sehari-hari. Istafiana Candarini, atau akrab disapa Irin, mengungkapkan bahwa koleksi Katla mengangkat penggunaan bahan dasar yang nyaman seperti katun, sesuai dengan signature Kami.

    Brand hijab dan modest fashion, Kami. mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Katla di Senayan Fashion Nation.Brand hijab dan modest fashion, Kami. mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Katla di Senayan Fashion Nation. Foto: Gresnia/Wolipop.

    “Makna filosofis di balik nama Katla yang secara harfiah terinspirasi dari gunung berapi dan ungkapan perasaan. Katla menyimbolkan bahwa setiap kehidupan manusia memiliki sisi kerapuhan, dan apa yang ditampilkan oleh manusia hanyalah sebatas permukaannya,” kata Irin.


    Irin menjelaskan koleksi Katla dibagi menjadi tiga fragmen yang akan diluncurkan secara bertahap, yaitu Katla Linear, Katla Mahika, dan Katla Dara. Filosofi ini menarik benang merah dari pesan kampanye Katla, kehidupan berat akan jadi lebih baik.

    Ia menuturkan koleksi ini mengajak untuk menerima dan merayakan kerapuhan tersebut, membentuk perspektif yang baru tentang kehidupan. Momen kebangkitan dan sisi gelap-terang yang diangkat adalah cerminan dari kisah bangkitnya seseorang setelah berulang kali menghadapi titik terendah.

    Peluncuran koleksi Katla ini direncanakan berlangsung secara bertahap pada September, Oktober, dan November 2025. Fragmen pertama, Katla Linear, yang ditampilkan di Fashion Nation Senayan City merupakan awal dari perjalanan Katla, menampilkan gaya yang lebih silent and expression dalam menyikapi kehidupan dengan harapan.

    Brand hijab dan modest fashion, Kami. mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Katla di Senayan Fashion Nation.Brand hijab dan modest fashion, Kami. mempersembahkan koleksi terbaru bertajuk Katla di Senayan Fashion Nation. Foto: Dok. Kami.

    Sementara itu, Katla Mahika dijadwalkan rilis pada Oktober 2025. Puncak koleksi, Katla Dara, akan hadir pada November 2025 bertepatan dengan Hari Pahlawan. Harapannya, koleksi ini akan memproyeksikan wanita sebagai pahlawan yang tetap kuat dan sesuai dengan brand value Kami.

    Koleksi terbaru Kami. ini mencakup berbagai jenis pakaian mulai dari kerudung, tunik, kemeja, hingga dress, dengan rentang harga yang terjangkau, dimulai dari Rp 379.000 untuk kerudung hingga Rp 949.000 untuk dress termahal. Untuk koleksi Katla Linear, terdiri dari dua dress, satu tunik, sembilan top, dan dua celana. Kami. juga memperkenalkan pembaruan material seperti bahan menyerupai polo dengan pattern linear yang akan dirilis sekitar minggu kedua Oktober 2025.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Kondisi Terkini Hotel Yamato, Tempat Insiden Perobekan Bendera Belanda


    Jakarta

    Hotel Yamato, yang kini dikenal sebagai Hotel Majapahit, adalah tempat yang menyimpan jejak sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    Saat ini, hotel tersebut masih eksis dan beroperasi. Menariknya, gaya bangunannya tetap mempertahankan infrastruktur klasik dan elegan dari masa kolonial.

    Sebelum mengetahui beragam fasilitas hotel mewah ini, mari kita napak tilas kronologi peristiwa Hotel Yamato yang terjadi pada 19 September 1945 lalu.


    Peristiwa Hotel Yamato

    Peristiwa yang terjadi di Hotel Yamato adalah insiden perobekan warna biru pada bendera Belanda atau disebut het vlag incident. Insiden Hotel Yamato di latar belakangi oleh amarah masyarakat Surabaya, yang tidak terima terhadap pengibaran bendera Belanda di atas hotel tersebut.

    Pasalnya, pengibaran bendera Belanda itu dianggap telah menghina kedaulatan bangsa Indonesia dan kemerdekaan Indonesia yang telah diproklamasikan pada 17 Agustus, tepat beberapa bulan yang lalu.

    Mengutip buku Sejarah Indonesia Kelas XI Kemdikbud oleh Sardiman AM dan Amurwani Dwi Lestariningsih, ketika di Surabaya, orang-orang Inggris dan Belanda yang berhubungan dengan Jepang menginap di Hotel Yamato atau Hotel Oranye pada zaman Belanda.

    Pada 19 September 1945, seorang bernama Mr. Ploegman dibantu kawan-kawannya mengibarkan bendera Belanda berwana merah, putih, biru di atap menara Hotel Yamato.

    Dikutip dari buku Surabaya di Mana Kau Sembunyikan Nyali Kepahlawananmu? karya Ady Setyawan, pada pukul 09.00 WIB bendera Belanda itu dikibarkan. Aksi ini kemudian mengundang arek-arek Suroboyo berkumpul di depan hotel.

    Ada beberapa pemuda yang berhasil memanjat atap hotel dan menurunkan bendera merah putih biru, kemudian merobek bagian warna birunya. Kusno Wibowo dan Onny Manuhutu adalah tokoh pemuda yang merobek bendera Belanda di Hotel Yamato.

    Setelah warna biru bendera Belanda dirobek, bendera tersebut dikibarkan kembali sebagai bendera dengan warna merah putih. Dengan berkibarnya bendera Sang Merah-Putih, para pemuda Surabaya satu per satu meninggalkan Hotel Yamato dengan penuh semangat dan menjaga kewaspadaan.

    Dampak insiden di Hotel Yamato melatar belakangi berbagai pertempuran di Surabaya, termasuk penyebab terjadinya “Pertempuran Surabaya”.

    Sejarah dan Kondisi Terkini Hotel Majapahit Surabaya

    Hotel Majapahit dibangun oleh Sarkies Family atau Sarkies Brothers pada tahun 1910. Awalnya, hotel ini dikenal sebagai “Hotel Oranje atau Hotel Oranye.

    Saat Jepang menjajah dan menguasai Indonesia, nama hotel ini berganti menjadi Hotel Yamato. Kala itu, hotel ini juga digunakan head porter atau base camp saat pertempuran.

    Kemudian sekitar tahun 1969, setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, hotel Yamato berganti nama menjadi Hotel Majapahit.

    hotel majapahit surabayaHotel Majapahit Surabaya. (Deny Prastyo Utomo)

    Executive Assistant Manager Hotel Majapahit, Benny Wijaya, menyebut bahwa pada 10 September 1945, hotel ini sempat bernama Merdeka.

    “Tahun 1945 sampai 1946 berganti Lucas Martin Sarkies yakni kembali pada keluarga pendiri, tahun 1969 dijual ke Men Trust Holding. Nah, sampai sekarang, namanya tetap, yakni Hotel Majapahit,” ujar Benny kepada detikJatim, pada (23/04/2022) lalu.

    Tim detikJatim pernah diajak berkeliling di hotel bersejarah yang berdiri di atas lahan seluas 2 hektar ini.

    Hotel MajapahitHotel Majapahit (Praditya Fauzi Rahman/detikcom)

    Terlihat pondasi, cat, hingga struktur bangunan masih kokoh. Namun, tetap ada tambahan, seperti beberapa aksesoris untuk mempercantik dan menambah modern tatanan.

    Hotel MajapahitHotel Majapahit. (Lena Ellitan/dtravelers)

    Sementara itu, General Manager Hotel Majapahit Surabaya, Kahar Salamun, menyebut salah satu satu bukti keaslian bangunan terlihat dari ubin marmer yang diimpor langsung dari Belanda.

    Menurutnya, selain untuk menjaga keaslian hal tersebut juga jadi karakter bagi bagunan vintage Majapahit.

    Hotel MajapahitHotel Majapahit (Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)

    Penamaan Majapahit sendiri bukan diambil asal-asalan. Nama ini diambil karena sejalan dengan visi misi Kerajaan Majapahit, yang jadi salah satu kerajaan jaya dan tertua pada eranya. Maka dari itu, Majapahit dipakai dengan harapan seperti namanya.

    Hotel Majapahit ini juga telah mengalami beberapa kali perombakan kepemilikan, nama, hingga peremajaan. Tapi, tidak demikian dengan keorisinilan bangunan secara keseluruhan.

    Lokasi Hotel Majapahit Surabaya

    Hotel Majapahit Surabaya beralamat di Jalan Tunjungan Nomor 65, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Lokasi hotel ini juga sangat strategis, yakni di jantung kota Surabaya.

    Fasilitas Hotel Majapahit Surabaya

    Hotel Majapahit adalah hotel bintang 5 berkelas internasional dengan fasilitas yang lengkap. Menariknya, hotel ini masih mempertahankan beberapa elemen klasik era kolonial.

    Arsitektur di Hotel Majapahit Surabaya.Arsitektur di Hotel Majapahit Surabaya. (dok. Instagram @hotelmajapahitsby)

    Tidak hanya memberikan suasana yang kaya akan sejarah, namun tetap menawarkan kenyamanan modern. Hotel Majapahit memiliki sekitar 139 kamar.

    Berikut adalah fasilitas yang ada di Hotel majapahit Surabaya:

    • Kolam renang
    • Restoran
    • Tempat parkir
    • Pusat kebugaran
    • Ruangan ber AC
    • Room service
    • Akses untuk kursi roda
    • Sarapan (breakfast)
    • Spa
    • Bar
    • Area hijau
    • Piano dan meja biliar
    • Area bermain anak-anak
    • Bak mandi air panas/Whirlpool
    • Tempat untuk pernikahan dan ruang pertemuan
    • Wifi gratis.

    Mengingat hotel ini jadi tempat bersejarah, makna setiap ada event sejarah kemerdekaan tahunan yang biasa diselenggarakan. Di antaranya peringatan perobekan bendera Belanda menjadi Merah Putih pada bulan September, dan Parade Surabaya Juang di bulan November.

    Teatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit SurabayaTeatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit Surabaya (Aprilia Devi)

    Dari catatan detikJatim, teatrikal yang digelar setiap tahun ini bertujuan mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda tentang sejarah Kota Pahlawan.

    Acara-acara tersebut juga termasuk dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 November yang telah rutin digelar sejak tahun 2009. Hotel ini juga masih digandrungi para wisatawan lokal maupun internasional.

    (khq/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Tugu Pahlawan Surabaya 2024


    Jakarta

    Ada banyak tempat wisata edukasi yang berada di Surabaya, salah satunya yang terkenal adalah Tugu Pahlawan. Tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan maupun masyarakat lokal, khususnya saat peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November.

    Sedikit membahas tentang sejarahnya, Tugu Pahlawan Surabaya didirikan pada 10 November 1951 dan diresmikan oleh Presiden Soekarno pada 10 November 1952.

    Mengutip situs resmi Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya, tujuan utama pembangunan Tugu Pahlawan Surabaya adalah untuk mengenang sejarah perjuangan para pahlawan bangsa Indonesia dalam pertempuran sengit pada 10 November 1945 di Surabaya.


    Bagi kamu yang tertarik untuk berkunjung ke Tugu Pahlawan Surabaya, sebaiknya cek dahulu jam buka dan harga tiket masuknya. Untuk lebih jelasnya, simak dalam artikel ini.

    Daya Tarik Tugu Pahlawan Surabaya

    Daya tarik utama dari Tugu Pahlawan Surabaya adalah bentuk monumennya yang mirip seperti paku terbalik. Monumen tersebut memiliki ketinggian sekitar 40,15 meter.

    Selain itu, ada juga museum bernama Museum Sepuluh Nopember. Museum tersebut dibangun pada 10 November 1991 di area Kompleks Tugu Pahlawan. Museum itu resmi dibuka oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 19 Februari 2000.

    Menariknya, bangunan Museum Sepuluh Nopember berada di bawah tanah (basement), sehingga hanya terlihat atapnya saja dari kejauhan. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu pemandangan Tugu Pahlawan yang menjadi ikon Kota Surabaya.

    Di dalam museum, travelers dapat melihat ratusan koleksi foto, senjata rampasan penjajah, dan artefak dari peninggalan pertempuran di Surabaya.

    Lalu, terdapat fasilitas pendukung lainnya seperti diorama elektronik dan diorama statis. Hal ini dapat mempermudah pengunjung yang ingin mempelajari sejarah perjuangan rakyat Surabaya melawan penjajah.

    Fasilitas di Tugu Pahlawan Surabaya

    Fasilitas yang tersedia di Tugu Pahlawan Surabaya cukup lengkap, sehingga pengunjung tak perlu khawatir saat berwisata ke museum ini. Beberapa fasilitas yang dimiliki di antaranya:

    • Toilet
    • Mushola
    • Area parkir kendaraan
    • Lapangan luas
    • Ruang diorama elektronik
    • Ruang diorama statis
    • Ruang auditorium
    • Perpustakaan
    • Kidzone dan laktasi.

    Harga Tiket Masuk Tugu Pahlawan Surabaya

    Bagi travelers yang ingin berkunjung ke Tugu Pahlawan Surabaya akan dikenakan tiket masuk. Dilansir situs resmi Tiket Wisata Surabaya, untuk harga tiket masuk (HTM) Tugu Pahlawan sebesar Rp 8.000 per orang.

    Bagi pengunjung yang merupakan pelajar, tidak dikenakan biaya tiket masuk sama sekali alias gratis. Menyenangkan bukan?

    Nah, untuk pembelian tiketnya bisa dilakukan secara online lewat situs tiketwisata.surabaya.go.id. Untuk metode pembayarannya tersedia secara tunai dan QRIS.

    Lokasi dan Jam Buka Tugu Pahlawan Surabaya

    Tugu Pahlawan Surabaya beralamat di Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Tempat wisata ini buka setiap Selasa-Minggu mulai pukul 08.00-15.00 WIB.

    Jika detikers berkunjung ke Tugu Pahlawan, sempatkan juga untuk mampir ke Museum Sepuluh Nopember. Usahakan datang sejak pagi hari agar bisa puas berkeliling museum.

    Itu dia jam buka dan harga tiket masuk Tugu Pahlawan Surabaya 2024. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Hari Pahlawan 10 November, Ini 6 Objek Wisata Sejarah di Jakarta



    Jakarta

    Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November sejak tahun 1961. Berikut objek wisata di Jakarta yang lekat dengan perjuangan pahlawan.

    Pada peringatan Hari Pahlawan itu menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan.

    Salah satu cara terbaik untuk memperdalam makna perjuangan tersebut adalah dengan mengunjungi berbagai objek wisata sejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan mereka.


    Di Jakarta, terdapat sejumlah tempat yang memiliki nilai sejarah tinggi dan menyimpan banyak cerita dari masa-masa perjuangan para pahlawan.

    Dirangkum oleh detikTravel, berikut beberapa destinasi bersejarah di Jakarta yang layak dikunjungi untuk meresapi semangat heroisme dan mengenang jasa para pahlawan.

    1. Museum Sumpah Pemuda

    Pengunjung berfoto bersama saat mengunjungi Museum Sumpah Pemuda di Jakarta, Senin (28/10/2024). Museum tersebut menyelenggarakan Sumpah Pemuda Youth Fest dalam rangka peringatan 96 tahun Sumpah Pemuda yang diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan, termasuk pertunjukan seni, serta atraksi budaya yang melibatkan sekitar 700 peserta dari berbagai kalangan. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/aww.Pengunjung berfoto bersama saat mengunjungi Museum Sumpah Pemuda di Jakarta, Senin (28/10/2024).

    Museum Sumpah Pemuda adalah tempat bersejarah yang terkait erat dengan peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, sebuah momentum penting yang menjadi dasar persatuan dan identitas nasional Indonesia.

    Berdirinya Museum Sumpah Pemuda merupakan hasil gagasan dari para pelaku Kongres Pemuda Kedua berikrar. Dalam ikrar tersebut, para pemuda berjanji untuk bertumpah darah satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu, bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

    Sumpah ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, karena menegaskan semangat persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat yang beragam, yang ingin menjaga semangat persatuan itu tetap hidup di kalangan generasi muda. Museum ini dulunya adalah rumah milik Sie Kong Lian, seorang tokoh Tionghoa pada abad ke-20, yang kini dialihfungsikan menjadi tempat wisata sejarah.

    Destinasi ini sangat cocok untuk menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme abadi di hati pemuda Indonesia,berlokasi di Jl. Kramat Raya No. 106 Jakarta Pusat menjadi ruang untuk mengenang serta menghargai komitmen para pemuda bangsa, dalam memperjuangkan kemerdekaan dan persatuan Indonesia.

    2. Monumen Nasional

    Manuver Tim Jupiter TNi AU bentuk love sign di langit MonasMonas (Wildan Noviansah/detikcom)

    Sebagai ikon Jakarta, Monumen Nasional (Monas) tidak hanya menjadi simbol perjuangan bangsa, tetapi juga menyimpan berbagai diorama yang menggambarkan perjalanan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

    Di dalam Monas, terdapat ruang pameran sejarah yang menampilkan peristiwa-peristiwa penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan, menjadikannya sebagai destinasi edukatif yang sarat makna bagi para pengunjung.

    Salah satu spot menarik yang bisa dijelajahi adalah ruang museum yang berada di bawah Monas, sekitar 3 meter di bawah permukaan tugu, dengan 51 jendela peragaan (diorama) yang mengabadikan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dari berbagai zaman.

    Selain itu, terdapat Ruang Kemerdekaan yang menampilkan peta kepulauan Indonesia, bendera Sang Saka Merah Putih, lambang negara Bhineka Tunggal Ika, dan pintu gapura dengan naskah Proklamasi.

    Di sekeliling monumen, relief sejarah Indonesia menggambarkan perjalanan bangsa mulai dari masa penjajahan Belanda, perjuangan rakyat Indonesia, hingga era pembangunan modern.

    Pada bagian pelataran puncak Monas yang berada di ketinggian 115 meter, dengan luas 11 x 11 meter dan mampu menampung hingga 50 orang, pengunjung dapat menikmati pemandangan Jakarta dari ketinggian, lengkap dengan fasilitas teropong untuk melihat lebih jelas sejauh mata memandang Ibu Kota Jakarta. Untuk harga tiket masuk Monas, pengunjung dewasa dikenakan tarif Rp 24.000, mahasiswa Rp 13.000, dan anak-anak Rp 6.000.

    3. Taman Makam Pahlawan Kalibata

    Sejarah Taman Makam Pahlawan Kalibata dikenal sebagai lokasi peristirahatan terakhir para pahlawan maupun tokoh-tokoh penting di Indonesia. Ini ulasannya.Sejarah Taman Makam Pahlawan Kalibata dikenal sebagai lokasi peristirahatan terakhir para pahlawan maupun tokoh-tokoh penting di Indonesia. Ini ulasannya. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

    Tempat ini memiliki luas mencapai 247.423 meter persegi (24,7 hektare) dan meskipun bukan museum, ia memiliki peran yang sangat penting untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur lebih dari 7.000 orang korban militer dan veteran, termasuk deretan tokoh-tokoh penting, mulai dari pejabat tinggi negara hingga anggota militer bersemayam disini.

    Didirikan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa mereka bagi bangsa dan negara, tempat ini juga berfungsi sebagai sarana pelestarian nilai-nilai yang diwariskan oleh para pahlawan dan perintis bangsa, serta menanamkan semangat kesetiakawanan sosial bagi masyarakat.

    Selain menjadi objek studi dan tempat ziarah wisata, tempat ini dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 06.00 hingga 18.00 dan berlokasi di Jalan Raya Kalibata No. 14, RT 14/RW 1, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

    4. Monumen Pancasila Sakti

    Hari Kesaktian Pancasila 2021: Tema dan Pedoman UpacaraMonumen Pancasila Sakti (Agung Pambudhy/detikcom)

    Tempat ini sangat cocok bagi para traveler yang ingin mempelajari lebih dalam tentang sejarah pahlawan bangsa, berlokasi di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, dan dibangun untuk mengenang tujuh pahlawan revolusi yang gugur dalam tragedi Gerakan 30 September (G30S) sebagai upaya pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

    Monumen ini mulai dibangun pada Agustus 1967 dan diresmikan pada 1 Oktober 1969 oleh Presiden Soekarno. Di area ini terdapat sebuah sumur tua yang menyimpan sejarah kelam bangsa Indonesia, menjadi saksi bisu dari kejadian tragis yang menimpa para pahlawan revolusi.

    Dikutip dari buku ‘Mengenal Lebih Dekat: Bangunan Bersejarah Indonesia karya Nunung Marzuki,’ terdapat tujuh pahlawan yang gugur dalam peristiwa ini, yaitu Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani, Mayjen TNI R. Suprapto, Mayjen TNI M.T. Haryono, Mayjen TNI Siswondo Parman, Brigjen TNI D.I. Panjaitan, Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Pierre Tendean. Bagi traveler yang berminat bisa mengeluarkan sebesar Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk pelajar dan mahasiswa buka dari pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.

    5. Museum Kebangkitan Nasional

    Pameran bertajuk 'Kita Serumpun' digelar di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa (13/8/2024).Museum Kebangkitan Nasional. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

    Berlokasi di Jalan Abdul Rachman Saleh No. 26, Jakarta, museum ini menampilkan sejarah pergerakan Budi Utomo yang diprakarsai oleh delapan pelajar STOVIA (School Tot Opleiding Van Inlandsche Artsen) yang belajar ilmu kedokteran pada tanggal 20 Mei 1908, yang kemudian menjadi tonggak awal pergerakan nasional Indonesia.

    Di dalam museum ini, pengunjung dapat menemukan beberapa spot menarik yang menggambarkan kehidupan dan perjuangan para pelajar STOVIA, seperti ruang yang memamerkan alat-alat kedokteran, alat racikan untuk ramuan obat, ruang belajar, ruang asrama STOVIA, serta Memorial Hall Budi Utomo yang penuh dengan informasi mengenai sejarah berdirinya organisasi ini.

    Museum itu buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan tiket masuk sebesar Rp 5.000 untuk dewasa, Rp 3.000 untuk anak-anak, dan Rp 25.000 untuk turis.

    6. Museum Nasional

    Museum Nasional di Jakarta resmi dibuka kembali untuk pengunjung pada Selasa (15/10/2024) setelah penutupan sementara akibat kebakaran yang melanda Gedung A.Museum Nasional di Jakarta resmi dibuka kembali untuk pengunjung pada Selasa (15/10/2024) setelah penutupan sementara akibat kebakaran yang melanda Gedung A. (Hilalia Kani Juliana)

    Museum Nasional Indonesia kembali dibuka untuk umum pada tanggal 15 Oktober 2024, setelah sebelumnya ditutup akibat kebakaran yang terjadi pada 16 September 2023.

    Dikenal juga sebagai Museum Gajah, museum ini kini menampilkan penataan koleksi yang lebih rapi serta beberapa area baru, seperti pameran khusus pasca kebakaran dan area repatriasi melihat benda-benda warisan budaya hasil diplomasi dari 1949 hingga saat ini.

    Pengunjung juga dapat menikmati pameran menarik yang memungkinkan mereka melihat kemiripan wajah pribadi dengan karakteristik paras suku dan daerah di Indonesia.

    Museum Nasional buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dengan harga tiket masuk Rp 25.000 untuk dewasa, Rp 15.000 untuk anak-anak, dan Rp 50.000 untuk wisatawan asing (WNA).

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata di Kota Pahlawan, 10 Jejak Sejarah Kemerdekaan Indonesia di Surabaya

    Lokasi: Jl. Pemuda Nomor 39, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur

    Mulai dibuka untuk umum pada 1998, Monkasel adalah bukti sejarah dahsyatnya perang laut yang dihadapi Indonesia untuk mempertahakankan kedaulatan. Monumen ini sebelumnya adalah kapal selam KRI Pasopati yang mulai diistirahatkan pada 26 Januari 1990.

    Sebelumnya, KRI Pasopati 410 berpartisipasi dalam Operasi Trikora untuk mengembalikan Papua ke pangkuan Ibu Pertiwi. Tugas utamanya adalah mengangkut senjata dan personel militer ke garis tempur tanpa diketahui musuh. KRI juga bertugas memberikan serangan balik, melindungi konvoi kapal, dan menjalankan misi rahasia. Setelah 28 tahun bertugas sejak 1962 dan mengalami kerusakan parah, KRI Pasopati 410 dipensiunkan.

    Lokasi: Jl. Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya, Jawa Timur

    Monumen setinggi 41,15 meter ini adalah bentuk penghargaan dan menghormati jasa Arek-arek Surabaya saat perang 10 November 1945. Perang usai proklamasi kemerdekaan tersebut melawan sekutu dan Belanda yang ingin menaklukkan Indonesia.

    Perang ini menewaskan 20 ribu pejuang Indonesia, serta korban luka dan hilang yang tidak terdata. Selama dua minggu berperang, rakyat Surabaya menunjukkan keberanian dan semangat meski dengan perlengkapan minim. Dipimpin Bung Tomo, Komandan BKR Mayjen Sungkono, dan KH Hasyim Asy’ari yang mengeluarkan resolusi jihad, para pejuang mengangkat senjata serta melakukan taktik gerilya hingga sekutu menyerah.

    Lokasi: Jl. Jembatan Merah, Krembangan Selatan, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, Jawa Timur

    Jembatan Merah adalah spot penting dalam Pertempuran Surabaya 10 November. Komandan tentara sekutu Jenderal AWS Mallaby tewas dekat Jembatan Merah yang kemudian memicu perang. Jembatan Merah juga menjadi titik pertempuran pejuang Surabaya melawan sekutu dan Belanda.

    Fisik jembatan yang memang berwarna merah ini dibangun VOC sekitar tahun 1809 untuk mempermudah jalur perdagangan di Sungai Kalimas. Jembatan awalnya berbahan kayu yang terus diperbaiki hingga menggunakan besi, sesuai kebutuhan sekarang. Hingga saat ini, Jembatan Merah di Kota Lama Surabaya masih digunakan masyarakat.

    Lokasi: Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur

    Bangunan ini adalah saksi bisu kejamnya era kolonialisme terhadap kehidupan rakyat Indonesia. Sejumlah Pahlawan Nasional pernah merasakan dindingnya yang dingin dan kejamnya neraka di atas bumi tersebut. Mereka adalah WR Soepratman, HOS Tjokroaminoto, dan dr Mustopo dari BKR.

    Para napi Penjara Kalisosok dirantai dengan bandul bola besi di pergelangan kaki dan memperoleh stempel G (Gevangene=napi) pada tangan. Tekanan fisik, mental, dan penyebaran penyakit kolera serta pes mengakibatkan para tahanan mati lalu dikubur di Makam Peresan.

    Lokasi: Jl. Pahlawan 120, Krembangan Selatan, Krembangan

    Bangunan cagar budaya ini dulunya adalah perusahaan NV Lindetes Stokvis yang menguasai bisnis, jasa, industri, dan perdagangan. Gedung yang dibangun pada 1913 ini sempat digunakan sebagai bengkel kendaraan perang dan gudang senjata semasa pendudukan Jepang. Gedung ini menjadi Kitahama Butai karena luas dan pernah jadi pabrik konstruksi baja.

    Selanjutnya, bangunan beberapa kali beralih fungsi di era usai kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1993, gedung pernah digunakan untuk operasional Bank Niaga dan Bank Dagang Negara (BDN). Sejak tahun 2001, gedung digunakan Bank Mandiri Cabang Surabaya Pahlawan hingga kini. Bangunan ini menjadi landmark Surabaya karena unik dan terletak di posisi strategis.

    Lokasi: Jl. Tunjungan Nomor 1, Genteng, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur

    Dulu, Gedung Siola adalah adalah bangunan toserba asal Inggris bernama Whiteaway Laidlaw di bawah perusahaan Whiteaway Laidlaw & Co. Di tahun 1900an, Whiteaway menjadi pusat pertokoan terbesar di Hindia Belanda dan bikin pengunjung yang sempat datang sangat terkesan.

    Selepas proklamasi, gedung ini sempat jadi area bertahan Arek-arek Surabaya saat perang 10 November 1945. Seiring waktu, gedung berubah fungsi hingga mendapatkan namanya sebagai Siola. Nama tersebut adalah kependekan dari tiga nama Soemitro, Ing Wibisono, Ong Liem Ang yang membuat gedung ini sebagai landmark Jalan Tunjungan. Gedung Siola sempat jadi mall pelayanan publik sebelum jadi Museum Surabaya yang berisi koleksi terkait sosial budaya Kota Surabaya.

    Lokasi: Jl. Jayengrono, dekat Jembatan Merah Plaza, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jawa Timur

    Gedung dengan nama lengkap Internationale Crediten Handelvereeninging dulunya adalah perusahaan investasi dan pengelolaan perdagangan untuk menarik pebisnis Hindia Belanda. Bangunan yang mulai berdiri tahun 1927 dan selesai pada 1931 ini menjadi saksi awal meletusnya Pertempuran 10 November.

    Ketika sekutu datang pada 25 Oktober 1945, Gedung Internatio menjadi markas pasukan sekutu yang dipimpin Mayor V Gopal. Bangunan ini menjadi saksi tewasnya Mallaby dalam keadaan chaos di halaman Gedung Internatio. Ketika itu, warga Surabaya tidak yakin dengan komitmen sekutu yang mengklaim datang tidak untuk perang. Apalagi, tiba-tiba meletus tembakan yang mengarah pada kerumunan warga Surabaya yang dilanjutkan dengan lemparan granat pada mobil Mallaby.

    Lokasi: Jl. Tunjungan Nomor 65, Genteng, Kecamaatn Genteng, Surabaya, Jawa Timur

    Hotel bintang lima yang berdiri sejak tahun 1942 ini masih aktif hingga sekarang. Berdiri sejak 1942, hotel ini menyaksikan sendiri era pendudukan Belanda, Jepang, hingga berhasil merdeka. Di tahun-tahun pertama berdiri, hotel ini bernama Oranje yang dikelola Sarkies Family.

    Selanjutnya, hotel ini berganti nama menjadi Yamato yang menjadi hotel sekaligus headporter atau base camp saat pertempuran. Hotel ganti nama menjadi Merdeka selepas proklamasi, lalu Majapahit sekitar tahun 1969 hingga kini. Kendati melewati berbagai era, pengelola mempertahankan tampilan fisik dan keramik yang menjadi ciri khasnya sebagai bangunan Belanda.

    Lokasi: Jl. Rajawali Nomor 7, Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jawa Timur

    Seperti namanya, gedung ini punya menara yang mirip cerutu saat dibakar. Awalnya, gedung ini adalah kantor perusahaan gula NV Maatschappij Tot Exploitatie van Het Bureau Gebroeders Knaud. Selanjutnya, bangunan yang berlokasi depan Gedung Internatio ini sempat jadi kantor Said bin Oemar Bagil dan Bank Bumi Daya. Sejak tahun 2009, gedung menjadi cagar budaya hingga kini.

    Lokasi: Jl. Gubernur Suryo, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur

    Tempat bersejarah di Surabaya ini menyimpan cerita perundingan antara Ir Soekarno dengan Jenderal DC Hawthorn dari sekutu. Presiden pertama RI ini berusaha mendorong sekutu berdamai dan menghentikan gencatan senjata. Gedung ini berdiri sejak 1975 dengan gaya Romawi.

    Simak Video “Video: Melihat Teatrikal Parade Surabaya Juang Peringati Hari Pahlawan
    [Gambas:Video 20detik]



    Sumber : travel.detik.com

  • Khutbah Jumat Hari Pahlawan 10 November yang Menginspirasi


    Jakarta

    Peringatan Hari Pahlawan tiap 10 November dapat dimanfaatkan oleh khatib atau pemuka agama dengan menyampaikan khutbah Jumat dengan tema yang bernafaskan kepahlawanan. Pasalnya, peringatan tahun ini bertepatan dengan hari Jumat.

    Hari Pahlawan 2023 diketahui mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan.” Berkenaan dengan panduan peringatannya, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sudah menerbitkan pengumuman bernomor S-697/MS/PB.06.00/10/2023.

    Bagi muslim, peringatan Hari Pahlawan dapat diusung melalui penyampaian khutbah Jumat tentang pahlawan sekaligus mengingat kembali perjuangan mereka. Berikut salah satu teks khutbah Jumat yang dapat dicontoh dari Ustaz M Subkhi Al Bughury melalui laman Masjid Istiqlal.


    Contoh Teks Khutbah Jumat Hari Pahlawan 10 November

    Hadirin jemaah Jumat yang dirahmati Allah SWT,

    Tanggal 10 November merupakan hari yang bersejarah dan diperingati sebagai Hari Pahlawan, peringatan ini karena peristiwa dibaliknya yang amat bersejarah, pertempuran 10 November Surabaya.

    Sedikit khatib singgung pernyataan founding fathers kita di dalam pembukaan UUD 1945 bahwa kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh karena itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

    Perjuangan rakyat Surabaya mempertahankan NKRI adalah bentuk melawan kezaliman dalam rupa penjajahan fisik. Perjalanan dari ‘jihad’ mempertahankan bangsa dan kemenangan untuk mengusir penjajah telah menjadi memori yang menyejarah.

    Peristiwa 10 November 1945 dengan tempat di Surabaya mengindikasikan bahwa bangsa ini adalah bangsa yang bersyukur akan karunia negeri yang kaya akan hasil alam, sehingga bentuk kesyukurannya adalah memperjuangkan kemerdekaan dan sekaligus mempertahankannya dari bangsa-bangsa asing yang ingin menguasaiya kembali.

    Setelah merebut kemerdekaan tugas bagi penerus bangsa adalah mempertahankan eksistensi sebagai bangsa yang merdeka. Hal ini tidaklah mudah, terbukti pertempuran 10 November adalah sebagai usaha penjajah yang ingin Kembali menancapkan kuku-kuku imperialismenya di Bumi Pertiwi.

    Sekarang usia negeri ini telah melampaui 75 tahun lebih, saatnya para pahlawan abad ini terus berupaya menjaga, merawat, mempertahankan zamrud di Khatulistiwa ini terus menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur. Aamiin.

    Pahlawan sebagai sosok yang lahir dan menjadi momen yang dibakukan sebagai perjalanan sejarah. Tentu menjadi penting kita memberikan apresiasi dan tempat terhormat bagi mereka para pejuang bersenjata untuk mengorbankan jiwa dan raganya dan bahkan nyawanya demi Republik Indonesia/ NKRI. Tentunya dengan memohon rida Allah subhanahu wata’ala semoga arwah para pahlawan kusuma bangsa mendapatkan tempat yang layak di surga jannatun naim.

    Pahlawan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; atau pejuang yang gagah berani, namun secara derivasi kebahasaan atau turunan kata, bersinggungan dengan kata pahala, dan akhiran -wan (yang menunjukan seseorang) mereka orang-orang yang tidak memikirkan, ataupun mendapatkan balasan di dunia yang serba material, melainkan hanya balasan di akhirat. Dan bagi mereka yang diberikan kehidupan setelah berjuang, balasan di dunia dalam bentuk penghargaan selain menjadi bagian tentara, veteran atau kembali kepada masyarakat biasa.

    Bagi para pahlawan yang gugur sebagai martir, veteran perang, sumbangsih mereka adalah jembatan emas, bagi setiap komponen bangsa untuk membangun negeri Indonesia sebagaimana yang dicita-citakan menciptakan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Kemerdekaan negara Indonesia pada bulan Agustus 1945 telah melahirkan banyak syuhada, para pahlawan, dan hero. Mereka yang telah berjasa akan terus hidup sebagaimana janji Allah subhanahu wata’ala dalam Surah Ali Imran ayat 169:

    وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَمْوَاتًا ۗ بَلْ اَحْيَاۤءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُوْنَۙ

    Artinya: “Jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. Sebenarnya, mereka itu hidup dan dianugerahi rezeki di sisi Tuhannya.” (QS. Ali Imran [3]: 169)

    Tafsir Al-Wajiz/Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah, memberikan tafsiran bahwa: Wahai Nabi dan setiap orang yang mendengar, jangan sampai kamu mengira bahwa orang-orang yang mati syahid di perang Uhud dan perang lainnya itu mati, melainkan mereka itu hidup di alam khusus, yang mana tidak ada yang mengetahui kehidupan di alam itu kecuali Allah subhanahu wata’ala.

    Hal ini disebutkan dalam hadits bahwa ruh para syuhada berada di atas sungai yang berkilau di pintu surga di kubah berwarna hijau. Sesungguhnya mereka di surga itu diberi rezeki dan makan.

    Nabi mengabarkan hal itu untuk para syuhada Uhud, lalu Allah menurunkan ayat ini {Wa laa tahsabanna ladziina qutiluu …} Penghargaan Allah SWT terhadap para syuhada, dalam kasus Perang Uhud ini dapat menjadi suatu ganjaran bagi para pahlawan kusuma bangsa.

    Mereka telah memberikan nafas kehidupannya di alam kemerdekaan, untuk kehidupan manusia setelahnya dengan tujuan kemerdekaan hanya sebagai cita-cita dan impian ratusan tahun. Mereka para pahlawan menghentikan denyut jantungnya, menjadi tameng dan martir yang harus berhadapan dengan senjata mesin yang canggih, peluru-peluru dari moncong senapan, meriam, granat tangan, selongsong bom yang berhulu ledak mematikan.

    Tubuh-tubuh mereka yang lemah yang hanya dibalut kulit, tulang dan daging rela menerima terpaan, dentuman peluru yang meledak. Kematian mereka pada hari-hari yang ditentukan, pada hari-hari yang dihitung oleh mereka yang hidup sebagai kepulangan yang memilukan.

    Namun, di mata Allah subhanahu wata’ala, mereka diangkat derajat dan martabatnya. Mereka hidup dalam keabadian waktu, dengan ganjaran kenikmatan di alam barzakh, dan nantinya di surga-Nya Allah subhanahu wata’ala.

    Lalu bagaimana dengan kita, sebagai generasi penerus kemerdekaan..? Bagi kita yang saat ini menikmati kemerdekaan atas jasa pahlawan, hendaknya kita menyikapi ayat Al Qur’an di atas dapat meneladani dan mampu mengambil pelajaran. Jiwa kepahlawanan para syuhada kusuma bangsa tidak boleh mati, akan tetapi terus hidup. Kegiatan menghidupkan kembali jiwa dan rasa kepahlawanan ini dengan memperingati peristiwa 10 November sebagai hari pahlawan.

    Berikutnya adalah perjuangan fisik bersenjata memang telah usai, akan tetapi perjuangan nonfisik terus berlanjut. Penjajahan akan berubah dalam rupa rupa kehidupan, wujudnya adalah kemalasan, kebodohan, keserakahan, korupsi, kolusi dan disintegrasi bangsa. Tidak berlebihan, bahwa perjuangan akan semakin berat dan terjal.

    Sekali lagi kita sebagai umat Islam, kaum muslimin untuk waspada dan mawas diri. Kaum muslimin begitu lekat diajarkan untuk mensyukuri segala macam nikmat. Termasuk nikmat kemerdekaan yang telah susah payah digapai oleh para syuhada, para pahlawan kusuma bangsa.

    Mawas diri dari masing-masing pribadi sebagaimana peringatan dari Allah subhanahu wata’ala dalam Surah Ibrahim ayat 7:

    وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

    Artinya: “Dan (Ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat pedih.”

    Kesadaran sebagai perasaan senasib sepenanggungan yang telah menjadikan suku-suku bangsa ini sebagai negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi pesan yang harus selalu diingat. Persatuan dan kesatuan bangsa menjadi kata kunci bagi siapapun yang akan memimpin negeri ini, bagi para pemuda-pemudi Indonesia, dan bagi kita semua.

    Bentuk kesyukuran menjadi pemandu arah berkehidupan dan bernegara agar kita mampu mengelola kekayaan alam Indonesia ini sebagai sumber daya yang dapat memberikan output kemaslahatan.

    Bukan malah sebaliknya kekayaan sumber daya alam menjadi semacam mantra yang meninabobokkan kehidupan dengan semena-mena, penggunaan melampaui batas, dalam kalimat satir, kekayaan sumber daya alam Indonesia hanya menjadi polemik, rebutan, dan malah dikuasai oleh korporat, kepentingan asing, ataupun kepentingan segelintir orang dan golongan saja, oleh karena kita tidak dimampukan untuk mengolah dengan segala keterbatasan akses ilmu dan ketiadaan peralatan.

    Di tangan lintas generasi, baik generasi tua dan generasi muda, untuk berkiprah menjadi pahlawan-pahlawan iptek, saintis, aristokrat, politikus, ekonom, untuk memotong mata rantai dari siklus negatif.

    Point penting selanjutnya adalah menghidupkan ruh kepahlawanan. Jiwa kepahlawanan dalam masyarakat di Indonesia juga jangan sampai hilang tergerus oleh sikap egoisme, hal ini menjadi refleksi bagi kita semua. Sikap sikap gotong royong, sikap menolong sesama, sikap guyub dan kebersamaan. Kultur bangsa ini telah dikenal dunia sebagai bangsa yang ramah, murah senyum.

    Hal ini diakui oleh orang-orang luar negeri namun kita tidak menjadi ramah dengan tetangga sendiri, teman sejawat, dengan bangsa sendiri. Bangsa kita Indonesia memiliki ragam kebudayaan, ragam agama dan kepercayaan namun saat ini ada kelompok yang menanamkan kebencian untuk tidak menghargai perbedaan.

    Hal ini menjadi refleksi bagi kita semua, keragaman dan kemajemukan telah lama ada dan berkembang di bumi Indonesia, lalu kita dihadapkan pada pemaksaaan untuk menihilkan kebudayaan, menihilkan tradisi, menihilkan kebhinekaan. Ini menjadi tugas kita semua dengan momentum hari dan bulan pahlawan ini kita melihat kembali dan menghargai jasa para pahlawan founding fathers termasuk ulama di dalamnya, kita yang telah berupaya mencari jalan tengah sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945 sebagai pegangan dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menghargai ahlul Badr (Pahlawan perang Badar) yang ‘meskipun’ melakukan kesalahan yang fatal. Kita tentu mengingat kisah Hathib Bin Abi Baltaah, Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

    Ia melakukan kesalahan yang fatal karena membocorkan rahasia ‘negara’ tentang rencana penundukan Kota Makkah oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam maka Hathib menulis surat kepada Abu Sufyan tentang rencana tersebut, setelah rasul mendapatkan berita dari ‘langit’ maka diutuslah Sayyidina Ali untuk mencegat wanita yang membawa surat tersebut.

    Sahabat Umar bin Al-Khattab adalah sahabat nabi yang siap memenggal kepada Hathib karena ‘pengkhianatannya’. Namun, saat Hathib menjelaskan sebab kelakuannya karena keluarganya yang masih ada di Kota Makkah, kemudian rasul memaafkan Hathib karena Hathib adalah Sahabat yang ikut berperang dalam Gozwatu Badrin, sehingga sebagai pahlawan Badar, mendapatkan keistimewaan dari Allah subhanahu wata’ala, dalam hadits disebutkan:

    حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ عَبْدًا لِحَاطِبٍ جَاءَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَشْكُو حَاطِبًا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَيَدْخُلَنَّ حَاطِبٌ النَّارَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَذَبْتَ لَا يَدْخُلُهَا فَإِنَّهُ شَهِدَ بَدْرًا وَالْحُدَيْبِيَةَ

    Artinya: “Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa’id]; Telah menceritakan kepada kami [Laits]; Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rumh]; Telah mengabarkan kepada kami [Al Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] bahwa bahwa seorang budak Hathib datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengadukan tentang pribadi Hathib seraya berkata; “Ya Rasulullah, Sungguh Hathib pasti akan masuk Neraka.” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Kamu telah berdusta, dia tidak akan masuk ke neraka, karena dia pernah ikut serta dalam perang Badar dan perjanjian Hudaibiyah.’” (HR Muslim)

    Dari kisah di atas kita dapat mengambil hikmah dari seseorang yang sudah melakukan kesalahan yang fatal saja, mendapat ampunan Allah dan maaf dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, karena telah berjuang dalam perang Badar, kita pun harus memberikan penghormatan dan penghargaan yang tinggi kepada para pahlawan, para pejuang yang telah bertaruh nyawa, demi kemerdekaan ataupun demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, berdoa untuk mereka, dan melanjutkan pembangunan negeri ini, dan menjaga setiap jengkal tanahnya dari ancaman musuh negara.

    Semoga Allah SWT memberi mereka tempat terbaik di surga dan memberikan kekuatan kepada pemimpin bangsa dan seluruh rakyatnya untuk dapat mengisi kemerdekaan dalam berbagai aspek, sesuai dengan bidang dan lapangan perjuangannya masing-masing, dan kita menjadi pahlawan-pahlawan abad ini yang juga akan mendapatkan kemuliaan yang serupa dengan para pejuang dan pahlawan bangsa ini. Aamiin.

    (rah/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Contoh Doa Upacara Hari Pahlawan 2023 pada 10 November



    Jakarta

    Upacara Hari Pahlawan 2023 akan jatuh pada 10 November. Salah satu rangkaiannya diisi dengan pembacaan doa.

    Pedoman penyelenggaraan peringatan Hari Pahlawan 2023 telah diterbitkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Menurut pengumuman bernomor S-697/MS/PB.06.00/10/2023 tersebut, pembacaan doa dilakukan setelah amanat pembina upacara.

    Hari Pahlawan 2023 diketahui mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan.” Upacara Hari Pahlawan 2023 di pusat akan digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata pukul 08.00 WIB.


    Di samping itu, Kemensos sudah merilis pedoman upacara di daerah maupun luar negeri. Sebagai panduannya, detikHikmah sudah merangkum sembilan contoh doa upacara Hari Pahlawan 2023 yang bisa diamalkan.

    9 Contoh Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    Contoh 1 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    Mengutip dari buku Doa-doa dalam Acara Resmi, Keagamaan, dan Kemasyarakatan karya Ali Chasan Umar, doa ini bisa dibaca untuk akhiran doa yang teksnya sudah disiapkan oleh panitia upacara dalam memperingati Hari Pahlawan atau Kesaktian Pancasila.

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

    اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَشُهَدَاءَنَا وَأَبْطَالَنَا وَلِجَمِيعِ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ اللَّهُمَّ أَعِزّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ. وَانْشُرْ جُيُوْشَ الْمُوَحِدِيْنَ، وَأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَالظَّالِمِينَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، وَالْفَسَقَةَ وَالشُّيُوْعِيَيْنَ، وَالْمُبْتَدِعَةَ وَالْمُنَافِقِينَ. اللَّهُمَّ نَكِّسُ أَعْلَامَهُمْ وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ وَشَلَّتْ جُمُوْعَهُمْ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرُ اللَّهُمَّ انْصُرْ سُلْطَانَنَا وَأُمَرَاءَنَا وَعُلَمَاءَنَا وَزُعَمَاءَنَا وَوُزَرَاءَنَا إِمَامَ الْمُسْلِمِيْنَ نَصْرًا عَزِيزًا دَائِمًا، اَللَّهُمَّ قَهَرْ اَعْدَاءَنَا وَأَعْدَاءَ الدِّينِ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ. وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

    Arab-latin: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Allaahummaghfir lanaa wa syuhadaa’anaa wa abthaalanaa wa li- jamii’il-mukminiina wal-mukminaat wal-muslimiina wal-muslimaatil-ahyaa’i minhum wal-amwaat, inna- ka qariibun mujiibud-da’awaati yaa rabbal-‘aalamiin. Allaahumma a’izzil-islaama wal-muslimiin, wansyur juyuusyal-muwahhidiin. Wa ahlikil-kafarata wazhzhaalimiin wal-musyrikiin. Wal-fasaqata wasy-syu- yuu’iyyiina. Wal-mubtadi’ata wal-munaafiqiin. Allaa-humma nakkis a’laamahum. Wa zalzil aqdaamahum wa syattit jumuu’ahum. Innaka ‘alaa kulli sya’in qadiir. Allaahummanshur sulthaananaa wa umaraa’anaa wa ‘ulamaa’anaa wa zu’amaa’anaa wa wuzaraa’anaa imaamal-muslimiina nashran ‘aziizan daa’iman. Allaahumma qahhir a’daa’anaa wa a’daa’ad-diini. Subhaana rabbika rabbil-‘izzati ‘ammaa yashifuun. Wa salaamun ‘alal-mursaliin. Walhamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin.

    Artinya: Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, ampunilah kami, para syuhada dan pahlawan kami serta seluruh orang-orang yang beriman dan beragama Islam laki-laki dan perempuan, yang masih hidup dan yang sudah mati, sungguh bahwa Engkau adalah dekat lagi mengabulkan segala doa, wahai Tuhan semesta alam. Ya Allah, muliakanlah (kuatkanlah) Islam dan kaum muslimin, bentangkanlah kesatuan tentara, hancurkanlah orang-orang kafir, zalim dan musyrik, orang-orang fasik, dan orang-orang komunis, orang-orang yang berbuat bid’ah dan munafik. Ya Allah, balikkanlah pengertian mereka, guncangkan perlawanan mereka, dan ceraikanlah perlawanan mereka, sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tolonglah penguasa-penguasa kami, ulama-ulama kami, pemimpin-pemimpin kami dan para menteri kami sebagai pemimpin kaum muslimin dengan pertolongan yang kuat (banyak) lagi abadi. Ya Allah, kalahkanlah musuh-musuh kami dan musuh- musuh agama. Mahasuci Tuhanmu Tuhan yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan, dan keselamatan dilimpahkan atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.”

    Contoh 2 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

    اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلْدَتَنَا انْدُوْنِيْسِيَا هَذِهِ بَلْدَةً طَيِّبَةً، رَاحِيَةً مَرْحِيَّةً. رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً أَمِنَةٌ مُطْمَئِنَّةً تَجْرِى فِيْهَا أَحْكَامُكَ وَسُنَّةُ رَسُولِكَ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ يَا الْهَنَا وَإِلَهَ كُلَّ شَيْءٍ. هَذَا حَالُنَا يَا اللَّهُ لَا يَخْفَى عَلَيْكَ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا أَمِنَّا وَارْزُقُ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ أمَنَ مِنْهُمْ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

    Arab-latin: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Allaahummajal baldatanaa indonesia haadzihi baldatan thayyibah, raahiyatan marhiyyah, raadhiyatan mardhiyyah, aaminatan muthma’innah tajrii fiihaa ahkaamuka wa sunnatu rasuulik, yaa hayyu yaa qayyuum, yaa ilaahanaa wa ilaaha kulli syai’in. Haadzaa haalunaa yaa allaahu laa yakhfaa ‘alaika, rabbij’al haadzaa baladan aaminaw warzuq ahlahuu minats-tsamaraati man aamana minhum billaahi wal-yaumil-aakhiri, rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa in lam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal-khaasiriin. Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa hasanataw wa fil-aakhirati hasanataw wa qinaa ‘adzaaban-naar. Wal-hamdu lillaahi rabbil-aalamiin.

    Artinya: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, jadikanlah negara kami Indonesia ini negara yang baik, menyenangkan, memuaskan lagi diridai, aman dan tenang, berlaku hukum-hukum Engkau dan ajaran Rasul-Mu, wahai Dzat yang Mahahidup lagi berdiri sendiri, ya Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu. Inilah keadaan kami ya Allah, tiada samar bagi-Mu, ya Tuhan kami, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dan buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

    Contoh 3 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

    الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا شَاكِرِينَ حَمْدًا يُوَافِي نِعْمَهُ وَيُكَافِي مَزِيْدَهُ

    يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

    Bismillahirrahmanirrahim

    Alhamdulillahi rabbil alamin, hamdan syakirin hamdan yuwafini’mahu wayukafi mazidah yaa rabbana lakal hamdu kamaa yan bagi lijalali wajhikal karimi wa azimi sulthonik. Allahumma a innaka aladzikrika wa syukrika wa husnil ibadatik.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa,

    Segala puji dan syukur kami persembahkan hanya untuk-Mu, atas izin dan perkenan-Mu pada hari ini kami dapat menyelenggarakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Semoga acara ini senantiasa mendapat curahan rahmat dan rida-Mu.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,

    Kami mohon kepada-Mu ya Allah, terimalah persembahan dharma bhakti para pahlawan kesatria kusuma bangsa yang telah gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa kami, ampunilah mereka, lipat gandakanlah pahala atas keikhlasan mereka, dan tempatkanlah mereka di surga Mu bersama para suhada dan para nabi dan rasul- Mu.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa,

    Jadikan keteladanan para pahlawan, sebagai modal kami merawat bangsa Indonesia dan landasan untuk menjaga, memellara dan memperkokoh persatuan dan semangat kami dalam membangun negeri ini. Curahkanlah kami keikhlasan, sebagaimana para pahlawan meniaga martabat bangsa Indonesia. Hiasi diri kami dengan perilaku terpuji dan nilai-nilai pengabdian dan kepahlawanan, serta jauhkan diri kami dari sifat dan perilaku yang tercela.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memberi Petunjuk,

    Sadarkan hati kami sebagai generasi penerus, bahwa kemerdekaan yang kami nikmati hari ini adalah hasil jerih payah, cucuran keringat dan tetesan air mata serta tumpahan darah para pahlawan. Oleh karena itu ya Allah, tunjukkan kami jalan yang benar, jalan yang telah ditempuh oleh para pahlawan kami dan berilah kami kekuatan dan petunjuk-Mu dalam melanjutkan perjuangan mereka untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sejahtera lahir batin di bawah maghfirah dan rahmat-Mu.

    Ya Allah, jadikanlah Upacara Hari Pahlawan ini sebagai momentum membangkitkan semangat pahlawan di dada kami untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa kami.

    Ya Allah, Yang Maha Pengampun,

    Ampunilah segala kesalahan dan dosa kami, dosa orang tua kami, guru-guru kami, para pemimpin kami, serta para pahlawan kami, Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

    رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

    Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar. Wa sholallahu ala syaiidina muhammadin wa ala alihi wa syohbihi ajmain walhamdulillahi rabbil alamin.

    Dikutip dari berbagai laman Kemenag, berikut contoh-contoh doa Upacara Hari Pahlawan 2023.

    Contoh 4 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    Ya Allah, Tuhan Alam Semesta,
    Dalam keheningan dan kesyahduan suasana, keharibaan-Mu kami persembahkan puji syukur serta doa
    Curahkanlah rahmat dan kasih-Mu kepada para pahlawan kesatria, mereka yang telah gugur sebagai kusuma bangsa
    Ampunilah mereka, lipat gandakanlah pahala atas keikhlasan pengabdian dan pengorbanan mereka, dan masukkanlah mereka ke dalam kelompok hamba-Mu yang berhak menikmati surga

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memberi,
    Berilah kami kekuatan, kesabaran, dan petunjuk-Mu penentram hati, untuk meneruskan cita-cita dan perjuangan pahlawan kami
    Berilah kami kemampuan memelihara dan mengisi kemerdekaan ini, mewujudkan masyarakat yang sejahtera mandiri, penuh rahmat-Mu yang tiada bertepi

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mengasihi,
    Jadikanlah Ziarah Nasional ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan rasa kesatuan dan persatuan bangsa kami
    Sinarilah kami dengan cahaya pengetahuan
    Agar kami selalu berkemampuan menyikapi kemajemukan dengan kearifan
    Menyikapi keragaman dengan kebijakan sebagai modal kami merawat keindonesiaan

    Contoh 5 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    Tuhan yang maha meninggikan derajat para pahlawan
    Wahai Zat yang menganugerahkan iman dan keberanian
    Wahai Maha Puji yang menciptakan para teladan
    Wahai Maha Bijaksana yang mengajarkan kesabaran
    Wahai penguasa hati yang menghadiahkan kemenangan
    Wahai Maha Damai yang mencintai kedamaian
    Wahai Maha Suci yang menitahkan persaudaraan
    Wahai Maha Mulia yang memuliakan kemanusiaan
    Wahai Maha Kalam yang menyabdakan keindahan
    Wahai Maha Cahaya yang memisahkan nur dari kegelapan

    Puja puji kami tak sebanding dengan keagungan-Mu
    Syukur kami tak bernilai di hadapan anugerah-Mu
    Ibadah kami tak menambah kemahaan-Mu
    Pun kekurangan kami tak mencederai kesucian-Mu
    Bimbinglah kami agar menjadi hamba yang tak lupa diri
    Tuntunlah kami menuju jalan yang Engkau ridai
    Kuatkan tekad kami untuk selalu berbakti
    Pada negeri, bumi pertiwi, yang kami cintai
    Ingatkan kami untuk selalu berterima kasih
    Kepada pendahulu kami yang berjuang tanpa pamrih
    Yang berkorban jiwa, raga, dan harta
    Demi kemuliaan dan kejayaan negeri tercinta

    Wahai Tuhan yang menciptakan perbedaan
    Wahai Tuhan yang menakdirkan keberagaman
    Eratkan hati kami dalam semangat persatuan
    Satukan langkah kami dalam harmoni kebersamaan

    Ya Allah, Tuhan yang Maha Baik
    Jadikan kami generasi yang kelak juga dibanggakan
    Oleh anak cucu yang akan memandang kami sebagai teladan
    Jauhkan kami dari pertikaian
    Hindarkan kami dari segala macam pertengkaran
    Tundukkan hati kami agar tak mencintai kemungkaran
    Luruskan niat kami agar terhindar dari kebodohan

    Wahai Tuhan penguasa seluruh alam
    Izinkan kami membangun peradaban
    Izinkan kami mewariskan kebahagiaan
    Anugerahi kami semangat para pahlawan
    Beri kami kekuatan menegakkan kebenaran
    Melangkah pasti menyongsong masa depan

    Contoh 6 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    Bismillahirrahmanirrahim
    Alhamdulillahirrabbil ‘aalamin
    Allahumma shalli’alaa sayyidina Muhammad waa ‘alaa aalii sayyidina Muhammad

    Wahai Tuhan yang menggariskan takdir dan kepahlawanan
    Wahai Tuhan yang menganugerahkan kemenangan melalui perjuangan
    Wahai Tuhan yang merajut nusantara dalam bingkai kebangsaan
    Rahmati para pendahulu kami dengan ridho dan ampunan
    Anugerahi kami jalan keteladanan
    Muliakan kami dalam iman
    Kuatkan hati dan langkah kami meraih kejayaan

    Agar tak sia-sia air mata dan pengorbanan
    Agar tak durhaka generasi kami yang hanya melanjutkan
    Agar bangsa ini menapak tegak mengusung harapan
    Agar hidup dan kehidupan senantiasa lekat dengan kerukunan
    Agar panjang menghela nafas hingga akhir zaman tanpa rintangan

    Wahai Tuhan yang mengajarkan kesetiaan,
    Wahai Tuhan yang menghias pribadi-pribadi mulia dengan kesabaran
    Wahai Tuhan yang memerintahkan manusia untuk bersyukur kepada sesama manusia, sebagaimana engkau perintahkan kami untuk memuja-Mu dan mencinta alam raya

    Tegur kami dengan cinta dan ampunan-Mu atas segala kekhilafan para pemimpin kami entah yang bersembunyi atau kasat mata
    Tegur kami dengan kelembutan rahmat-Mu jika kami tak pandai bersyukur atas anugerah bernama Indonesia merdeka
    Maka izinkan generasi kami mewujudkan cita-cita mereka yang berjuang memerdekakan bangsa

    Rabbanaa aatina fid-dunya hasanah
    Waa fil akhirati hasanah
    Waqinaa ‘azaban-naar
    Walhamdu lillahirabbil ‘aalamin

    Contoh 7 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, arrahmaanir rahim, laa ilaaha illallah, wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiitu wahuwa ‘alaa kulli syai’in qadiir. Wa laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil azhiim
    Allahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita ‘alaa ibrahim, wa ‘alaa aali ibrahim, fil ‘aalamiina innaka hamiidun majiid

    Ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang.

    Dalam keheningan dan kesyahduan hari pahlawan ini, kami persembahkan hormat dan bangga kami pada para pahlawan, yang jasadnya terbaring di makam pahlawan ini, yang terbaring di ribuan taman makam pahlawan lain di seluruh persada pertiwi, di laut, di puncak-puncak gunung, di lembah, atau di manapun mereka dimakamkan; bahkan yang jasadnya tidak pernah ditemukan, yang dikenal ataupun yang tidak dikenal, yang tercatat ataupun tidak tercatat.

    Merekalah syuhada-syuhada yang telah menegakkan kemerdekaan Indonesia atau mengisinya dengan perbuatan-perbuatan mulia, yang membanggakan kami semua.

    Mereka telah berjuang dengan tulus bagi ibu pertiwi, tanpa perduli dengan tetesan darah dan kehilangan nyawanya, tanpa perduli apakah namanya tercatat sebagai pahlawan atau terlupakan tanpa bekas.

    Karenanya, Ya Allah, terimalah dharma bhakti para syuhada bangsa itu. Berilah mereka sebaik-baiknya tempat di sisi-Mu karena mereka memang sangat pantas untuk mendapatkannya.

    Berkahilah pula keluarga yang mereka tinggalkan, karena keluarga itu telah rela dan ikhlas melepas orang yang dicintainya bagi sebuah cita-cita, merebut dan mengisi kemerdekaan Indonesia.

    Ya Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana.

    Bagi kami yang telah menerima nikmat kemerdekaan ini, bimbing dan ridai upaya-upaya kami untuk mengisinya, guna membawa Indonesia menjadi negara yang adil dan sejahtera, menjadi bangsa yang maju dan unggul, menjadi negara yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur.

    Ya Allah,

    Jadikan kami menjadi bangsa yang selalu mensyukuri nikmat-Mu, yang selalu bersatu, merangkai perbedaan yang ada pada kami, menjadi kekuatan solusi untuk semua persoalan bangsa.
    Ampuni kesalahan-kesalahan kami, kesalahan orantua kami, dan kesalahan para pahlawan kami.

    Rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thaaqataa lanaa bih. Ya Allah, jangan Kau pikulkan cobaan kepada kami yang kami tidak akan sanggup memikulnya
    Wa’fu ‘anna waghfir lanaa warhamna. Maafkan kami, ampuni dan rahmati kami ya Allah
    Rabbanaa aatinaa fiddunya hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar
    Subhaana rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashifuun, wa salaamun ‘alal mursaliin, wal hamdu lillahi rabbil ‘aalamiin

    Contoh 8 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa,

    Segala puji dan syukur kami persembahkan hanya untuk-Mu, atas izin dan perkenan-Mu pada hari ini kami dapat menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November 2023, semoga acara ini senantiasa mendapat curahan rahmat dan rida-Mu.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa,

    Berikan kami kekuatan, kesabaran, dan petunjuk-Mu sebagai penentram hati untuk meneruskan cita-cita dan perjuangan pahlawan kami. Karuniakan kepada kami kemampuan menjadi Pahlawan Masa Kini untuk memelihara dan mengisi kemerdekaan ini, mewujudkan bangsa yang berdaulat, berkepribadian dan berdikari dibawah naungan rahmat-Mu yang tiada bertepi.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

    Dengan semangat kepahlawanan tingkatkanlah kesadaran tanggungjawab kami dalam membangun bangsa dan negara, tingkatkan kedislplinan serta kewaspadaan kami untuk tetap menjadi bangsa yang utuh dan bersatu, menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara Indonesia yang kuat dan sejahtera di bawah lindungan dan bimbingan-Mu.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memberi Petunjuk,

    Sadarkan hati kami sebagai generasi penerus, bahwa kemerdekaan yang kami nikmati hari ini adalah hasil jerih payah, cucuran keringat dan tetesan air mata serta tumpahan darah para pahlawan. Oleh karena itu ya Allah, tunjukkan kami jalan yang benar, jalan yang telah dltempuh oleh para pahlawan kami dan berilah kami kekuatan dan petunjuk-Mu dalam melanjutkan perjuangan mereka untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sejahtera lahir bathin dibawah maghfirah dan rahmat-Mu.

    Ya Allah,

    Jadikanlah Peringatan Hari Pahlawan ini sebagai momentum membangkitkan semangat pahlawan di dada kami untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa kami.

    Ya Allah, Yang Maha Pengampun,

    Ampunilah segala kesalahan dan dosa kami, dosa orang tua kami, guru-guru kami, para pemimpin kami, serta para pahlawan kami, Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

    Contoh 9 Doa Upacara Hari Pahlawan 2023

    بسم الله الرحمن الرحيم

    * الحمـد لله رب العـالمين* حمدا يوافي نعمه ويكافي مزيده * يا ربنا لك الحمد ولك الشكر كما ينبغي لجلال وجهك الكريم وعظيم سلطانك* اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين*

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Rahim

    Puji Syukur kami panjatkan kehadirat-Mu atas segala karunia, rahmat, taufiq dan hidayah-Mu, sehingga hari ini seluruh Bangsa Indonesia dapat melaksanakan upacara bendera untuk memperingati Hari Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah gugur mendahului kami demi kejayaan Bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,

    Dengan penuh rasa ikhlas dari lubuk hati yang dalam, Engkau telah memanggil putra-putri terbaik kami untuk menghadap ke hadirat-Mu. Tempatkanlah mereka di tempat yang mulia di sisi-Mu Ya Allah, ampunilah dosa-dosa mereka yang gugur di medan juang, mereka telah mengorbankan jiwa, raga dan harta demi kemerdekaan nusa dan bangsa. Terimalah dharma bakti dan amal shaleh mereka, jadikanlah mereka sebagai syuhada dan pahlawan bangsa yang Engkau ridai.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Perkasa,

    Anugerahkanlah seluruh bangsa Indonesia kesadaran yang dalam dan tekad yang kuat agar jiwa patriotisme dan kepahlawan terus mengilhami setiap usaha kami dalam mengisi kemerdekaan dan memperkokoh persatuan serta kesatuan bangsa.

    Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih,

    Dengan semangat kepahlawanan, tingkatkanlah kesadaran tanggungjawab kami dalam membangun bangsa dan negara, tingkatkan kedisiplinan serta kewaspadaan kami untuk tetap menjadi bangsa yang utuh dan bersatu, menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara Indonesia yang kuat dan sejahtera di bawah lindungan dan bimbingan-Mu.

    Ya Allah hindarkanlah bangsa kami dari bencana dan musibah, agar kami dapat meneruskan pembangunan bangsa kami demi mewujudkan Bangsa Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur “baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur. Allahumma Ya Allah, Ya Ghaffar, Tuhan Maha Pengampun Ampunilah dosa kami, dosa para orang tua kami, para pemimpin dan pahlawan kami. Ya Allah, kabulkanlah permohonan kami, Amin.

    * ربنا آتنا فى الدنيا حسنة وفى الأخرة حسنة وقنا عذاب النار * وأدخلنا الجنة مع الأبرار

    يا عزيز يا رب العالمين * ربنا اغفرلنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولاتجعل في قلوبنا

    غلا للذين آمنوا * ربنا إنك رؤوف رحيم *سبحان ربك رب العزة عما يصفون

    وسلام على المرسلين * والحمـد لله رب العـالمين *

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Doa Ziarah Makam Pahlawan 10 November dalam Islam


    Jakarta

    Seorang muslim yang hendak pergi ke pemakaman para pahlawan untuk menghormati mereka, muslim bisa mengamalkan beberapa doa berikut.

    Hari Pahlawan bertepatan dengan hari ini yang jatuh pada Jumat (10/11/2023). Salah satu cara memperingatinya dengan mendatangi makam-makam para pahlawan yang telah gugur di medan perang dalam membela Indonesia.

    Ziarah ke makam pahlawan tidak lain bertujuan agar masyarakat Indonesia lebih bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT berupa kemerdekaan. Kemudian mengingatkan diri kepada kematian.


    Apabila seorang muslim melakukan ziarah kubur dan selalu ingat dengan kematian, maka dirinya akan menjadi bagian dari orang-orang yang beriman. Sebab, ketika menyadari kematian itu dekat, maka ia tidak akan sekalipun melakukan perbuatan maksiat dan dosa.

    Berziarah ke makam pahlawan juga dapat membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme dalam generasi penerus bangsa agar mau mempertahankan dan memajukan Indonesia.

    Ketika melakukan ziarah ke makam pahlawan ada beberapa doa yang bisa diamalkan. Berikut bacaannya.

    Pilihan Doa Ziarah Makam Pahlawan 10 November

    1. Doa Masuk Area Pemakaman Pahlawan

    Dikutip dari buku Keperawatan Spiritual Islam yang ditulis oleh Murtiningsih, doa tersebut berbunyi,

    السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

    Arab-latin: Assalamu ‘alaikum ahlad-diyaar minal mu’miniina wal muslimiin wa innaa insyaa-alloohu bikum laahiqun, nas-alullooha lanaa wa lakumul ‘aafiyah

    Artinya: Semoga keselamatan atas kamu sekalian wahai penghuni perkampungan ini, dari kaum mukminin dan muslimin, dan sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kamu sekalian. (HR Ibnu Majah)

    2. Doa untuk Jenazah Para Pahlawan

    Doa ziarah makam pahlawan berikutnya diambil dari buku Untaian Mutiara Doa Solusi Problematika Umat: Bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadits karya Ali Manshur.

    Doa tersebut berbunyi,

    اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

    Arab-latin: Allahummagfir lahuu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahuu wa wassi’ madhkhalahuu waghsilhu bil maa-i-wats-tsalji walbaradi wa naqqihii minal-khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul-abyadhu minad-danasi wa abdilhu daaran khairan min daarihii wa ahlan khairan min ahlihii wa raujan khairan min zaujihi waqihii fitnatal-qabri wa’adzaaban-naar

    Artinya: “Ya Allah ampunilah dosa-dosanya, sayangilah ia, lindungilah ia, dan maafkanlah ia, muliakanlah tempat kembalinya, lapangkanlah kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju, dan air yang sejuk, dan bersihkanlah ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan pakaian putih dari kotoran, dan gantilah rumahnya (di dunia) dengan rumah yang lebih baik (di akhirat), serta keluarganya (di dunia) dengan keluarga yang lebih baik (di akhirat), dan pasangan (di dunia) dengan yang lebih baik (di akhirat). Masukkanlah ia ke dalam surga, dan lindungilah ia dari siksa kubur juga siksa api neraka.”

    3. Surah Al Hasyr Ayat 10

    Rizem Aizid dalam bukunya yang berjudul 3 Golongan Musuh Allah pada Hari Kiamat menuliskan bahwa dalam berziarah kubur, seorang mukmin dianjurkan untuk membaca doa berikut.

    Doa berikut diambil dari surah Al Hasyr ayat 10. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    وَالَّذِيْنَ جَاۤءُوْ مِنْۢ بَعْدِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلًّا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا رَبَّنَآ اِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ ࣖ

    Arab-latin: Wal-lażīna jā’ū mim ba’dihim yaqūlūna rabbanagfir lanā wa li’ikhwāninal-lażīna sabaqūnā bil-īmāni wa lā taj’al fī qulūbinā gillal lil-lażīna āmanū rabbanā innaka ra’ūfur raḥīm(un).

    Artinya: Orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Ansar) berdoa, “Ya Tuhan kami, ampunilah kami serta saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami dan janganlah Engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com