Tag: HBAR

  • AI Select Token Hari Ini: HBAR dan KERNEL Altcoin Paling Panas

    Pasar crypto hari ini dipenuhi volatilitas tinggi, tapi AI Select token menunjukkan beberapa altcoin yang menonjol dengan tren positif kuat.

    Berikut tiga koin yang sedang menjadi sorotan menurut data Binance:

    1. KERNEL/USDT: Breakout Didukung Volume
    KERNEL melonjak 11,2% ke $0,1926. AI menilai tren koin ini sebagai Strong Positive dengan momentum overbought. Indikator teknikal menunjukkan Golden Cross, menandakan potensi kenaikan berkelanjutan. Volatilitas tinggi dan volume yang mendukung membuat KERNEL menjadi koin yang wajib diperhatikan hari ini.

    2. HBAR/USDT: Siap Menembus Level Bullish
    HBAR mencatat lonjakan 16,82% ke $0,21122. AI rating menempatkannya pada Strong Positive dengan tren bullish dan momentum overbought. Sinyal akumulasi pada volume harga menegaskan potensi kenaikan lanjutan. HBAR hari ini menjadi koin paling agresif dalam daftar AI Select.

    3. PHB/USDT: Kekuatan Uptrend Terlihat Jelas
    PHB naik 5,05% ke $0,582, dengan rating Positive. Munculnya Golden Cross dan indikasi volume-price divergence menunjukkan potensi tren positif masih berlanjut. Meskipun kenaikannya tidak setinggi HBAR, PHB tetap menarik bagi trader yang mencari peluang di pasar volatil.

    Selain itu, altcoin lain seperti ALGO/USDT dan HEI/USDT juga menunjukkan tren positif, meskipun dengan momentum yang lebih moderat.

    AI Select hari ini menyoroti koin-koin dengan tren bullish kuat dan volume yang mendukung, terutama HBAR dan KERNEL. Trader yang agresif mungkin akan fokus pada HBAR, sementara KERNEL dan PHB tetap menjadi peluang menarik untuk strategi swing trading.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HBAR Berpotensi Picu Likuidasi US$4,9 Juta, Trader Short Terancam Terjepit

    Hedera (HBAR) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan terbatas di tengah pasar kripto yang masih dibayangi ketidakpastian. Meski pergerakan harga belum agresif, data derivatif mengindikasikan potensi volatilitas besar jika HBAR berhasil menembus level resistance penting dalam waktu dekat.

    Berdasarkan data Coinglass, posisi short di pasar futures HBAR saat ini tergolong dominan. Peta likuidasi menunjukkan potensi likuidasi sekitar US$4,9 juta apabila harga HBAR mampu melewati level US$0,1143. Kondisi ini dapat memicu short squeeze, yakni lonjakan harga cepat akibat trader short terpaksa menutup posisi mereka, sehingga meningkatkan tekanan beli secara signifikan.

    Indikator Penting HBAR

    Dari sisi arus modal, indikator Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan tren naik meski masih berada di sekitar garis nol. Kenaikan CMF pada level tersebut mengindikasikan bahwa arus keluar mulai berkurang dan peluang masuknya inflow mulai meningkat. Jika inflow mulai mendominasi, HBAR berpotensi memperoleh dorongan tambahan untuk menguat dalam jangka pendek.

    Sementara itu, korelasi HBAR dengan Bitcoin juga tercatat menurun tajam. Koefisien korelasi kini berada di level 0,09, yang mengindikasikan HBAR semakin bergerak independen dari Bitcoin. Kondisi ini bisa menjadi keuntungan bagi altcoin tersebut, karena pergerakan harga HBAR dapat lebih dipengaruhi oleh permintaan spesifik investor dibanding sentimen pasar Bitcoin yang masih fluktuatif.

    Baca juga: HBAR Terancam Ambruk 30%? TVL Anjlok 50% dan ETF Masih Sepi

    Dilaporkan BeInCrypto, secara teknikal, HBAR saat ini diperdagangkan di kisaran US$0,1019 dan masih bertahan di atas support kunci US$0,0961 yang berada pada level Fibonacci 38,2%. Namun, harga masih tertahan oleh resistance US$0,1035 yang selaras dengan Fibonacci 50%. Jika level US$0,1035 berhasil ditembus dan berubah menjadi support, HBAR berpotensi naik menuju target berikutnya di US$0,1109.

    Analisis Harga HBAR

    Apabila HBAR mampu melewati US$0,1109 dan menembus US$0,1143, tekanan terhadap trader short diperkirakan meningkat. Jika skenario likuidasi terjadi, harga berpeluang melanjutkan reli ke area US$0,1215 hingga US$0,1349 untuk memulihkan kerugian sejak awal tahun.

    Namun, jika sinyal bullish gagal berkembang dan outflow tetap tinggi, HBAR berpotensi kembali bergerak sideways. Penurunan di bawah support US$0,0961 dapat membuka peluang koreksi lebih dalam menuju level US$0,0870, sekaligus membatalkan prospek pemulihan jangka pendek.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan korelasi dengan BTC memberikan ruang bagi HBAR untuk bergerak independen berdasarkan permintaan spesifik investor.

    “Jika resistensi psikologis di /usr/bin/bash,1035 berhasil diubah menjadi support, likuidasi posisi short akan menjadi bahan bakar bagi reli pemulihan cepat menuju target /usr/bin/bash,13,” analisanya.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HBAR Terancam Ambruk 30%? TVL Anjlok 50% dan ETF Masih Sepi

    Harga Hedera (HBAR) masih berada dalam tekanan kuat di tengah pelemahan pasar kripto global. Dalam tiga bulan terakhir, HBAR tercatat turun hampir 47% dan kembali melemah sekitar 6% dalam 24 jam terakhir seiring koreksi terbaru Bitcoin. Tren penurunan ini bukan hanya terjadi dalam jangka pendek, karena sejak September HBAR terus bergerak turun secara bertahap dan telah kehilangan sekitar 67% dari level tertingginya.

    Pelemahan HBAR dipicu oleh masalah yang lebih dalam, yakni menyusutnya likuiditas jaringan, lemahnya permintaan institusional, serta memudarnya partisipasi investor ritel. Data terbaru menunjukkan bahwa tekanan jual berpotensi semakin besar karena Total Value Locked (TVL) terus mengalami penurunan tajam, sementara arus dana dari ETF masih belum terlihat. Kondisi tersebut membuat HBAR berisiko mengalami penurunan lanjutan dalam waktu dekat.

    TVL Hedera Anjlok Lebih dari 50%, Likuiditas Keluar Sejak Berbulan-bulan

    Dilaporkan BeInCrypto, tren turun HBAR mulai terlihat sejak pertengahan September ketika harga mulai bergerak di bawah garis tren menurun dan kemudian membentuk pola falling channel, ditandai dengan lower high dan lower low yang terus berulang. Sejak saat itu, setiap reli harga semakin melemah dan setiap breakdown mendorong HBAR menuju level yang lebih rendah.

    Pola ini selaras dengan kondisi likuiditas on-chain Hedera. Pada September, TVL jaringan Hedera berada di sekitar 122,5 juta dolar AS, namun kini turun menjadi sekitar 56 juta dolar AS. Artinya, TVL telah merosot lebih dari 50%. Penurunan TVL umumnya menunjukkan bahwa pengguna menarik dana dari protokol DeFi, sehingga aktivitas jaringan melemah dan aliran modal mengering.

    Dengan berkurangnya modal yang terkunci di ekosistem, HBAR dinilai kehilangan daya dorong untuk mengalami pemulihan yang kuat. Jika TVL tetap lemah, potensi kenaikan harga HBAR diperkirakan akan tetap terbatas secara struktural.

    Ada Sinyal Akumulasi, Tapi ETF dan Investor Ritel Belum Ikut Masuk

    Meski mayoritas indikator terlihat bearish, terdapat satu sinyal yang memberi sedikit harapan. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan kenaikan sejak pertengahan Desember meskipun harga terus turun. Kondisi ini membentuk bullish divergence yang mengindikasikan adanya akumulasi dari sebagian investor besar.

    Namun, CMF masih berada di bawah level nol, yang berarti arus keluar dana masih mendominasi. Di sisi lain, data menunjukkan spot ETF HBAR belum mencatat inflow dalam dua minggu terakhir. Ketiadaan arus dana ETF dinilai membatasi peluang reli karena ETF biasanya menjadi pintu masuk utama bagi investor institusional.

    Sementara itu, indikator On-Balance Volume (OBV) terus menurun sejak Oktober dan bahkan baru saja menembus garis support turunannya. Penurunan OBV mencerminkan berkurangnya partisipasi pasar dan melemahnya keyakinan investor, terutama dari sisi ritel. Kondisi ini menandakan tekanan jual bisa semakin meningkat karena pembeli semakin jarang masuk bahkan pada harga yang lebih rendah.

    Baca juga: HBAR Masih Downtrend, Break US$0,112 Berisiko Likuidasi US$2,7 Juta

    Support $0,080 Jadi Penentu, Jika Jebol HBAR Bisa Meluncur ke $0,043

    Secara teknikal, struktur harga Hedera memperlihatkan kondisi rapuh karena masih terjebak dalam falling channel sejak September. Jika harga menembus garis bawah channel tersebut, proyeksi penurunan dapat mencapai sekitar 30%.

    Support utama HBAR saat ini berada pada zona $0,080 hingga $0,076 yang terbentuk sejak crash pada 10 Oktober. Jika harga ditutup harian di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi semakin kuat. Setelah itu, support berikutnya berada di sekitar $0,062 berdasarkan Fibonacci extension. Jika level ini kembali gagal bertahan, proyeksi penurunan dapat mengarah ke $0,043, yang menjadi target breakdown utama sesuai pola falling channel.

    Di sisi lain, peluang pemulihan masih cukup berat. HBAR perlu merebut kembali level $0,107 sebagai tahap awal. Untuk keluar dari pola bearish channel, harga harus mampu menembus area $0,134. Namun, reli tersebut dinilai sulit terjadi tanpa pemulihan TVL yang konsisten dan masuknya inflow ETF secara berkelanjutan.

    Dengan kondisi TVL yang terus turun dan minimnya dukungan institusional, analis menilai setiap upaya rebound HBAR masih rentan gagal dan berpotensi kembali tertekan dalam waktu dekat.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, korelasi antara penurunan TVL dan harga HBAR sangat kuat. Tanpa adanya program insentif baru atau narasi adopsi institusional yang segar, sulit bagi HBAR untuk membalikkan tren bearish struktural ini dalam waktu dekat.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HBAR Masih Downtrend, Break US$0,112 Berisiko Likuidasi US$2,7 Juta

    Tekanan jual terhadap Hedera (HBAR) tercatat berada pada level tertinggi sepanjang 2026. Data pasar menunjukkan momentum bearish masih mendominasi pergerakan harga, meningkatkan risiko likuidasi bagi trader dengan posisi long jika level support utama gagal dipertahankan.

    HBAR hingga kini masih terjebak dalam tren turun yang telah berlangsung hampir dua bulan. Upaya pemulihan harga terus tertahan oleh aksi jual berkelanjutan, sementara struktur pasar tetap lemah. Pada saat penulisan, HBAR diperdagangkan di kisaran US$0,117, hanya sedikit di atas area support krusial US$0,114.

    Indeks Harga Hedera

    Indikator Money Flow Index (MFI) memperkuat sinyal bearish tersebut. MFI tercatat berada di bawah level netral 50, menandakan arus modal keluar lebih besar dibandingkan arus masuk. Kondisi ini mencerminkan rendahnya minat beli dan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap potensi pemulihan jangka pendek.

    Tekanan makro juga menambah risiko penurunan lanjutan. Data peta likuidasi menunjukkan posisi long berada dalam kondisi rentan. Jika harga HBAR menembus support US$0,114, sekitar US$1,07 juta posisi long berpotensi terlikuidasi. Tekanan jual diperkirakan akan meningkat seiring dengan terjadinya likuidasi paksa tersebut.

    Baca juga: HBAR Terancam Turun ke US$0,080? Support US$0,102 di Ujung Tanduk

    Risiko Harga HBAR

    Risiko akan semakin besar jika harga turun di bawah US$0,112. Pada level tersebut, potensi likuidasi posisi long diperkirakan dapat mencapai lebih dari US$2,71 juta, yang berpotensi mempercepat pelemahan harga dan memperburuk sentimen pasar.

    Selama tren turun masih bertahan, HBAR berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area US$0,109. Namun demikian, skenario pemulihan masih terbuka jika tekanan jual mulai mereda. Kenaikan berkelanjutan di atas US$0,120 dapat memperbaiki sentimen pasar, sementara penembusan level US$0,125 akan membatalkan pandangan bearish dan mengindikasikan pembalikan tren jangka pendek.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penumpukan posisi likuidasi di bawah harga saat ini menciptakan risiko “efek domino” yang mematikan, di mana penurunan harga sedikit saja dapat memicu penjualan otomatis massal yang akan memperdalam kejatuhan pasar secara instan.

    “Bagi investor, kondisi indikator teknikal yang sangat lemah ini merupakan peringatan keras untuk menghindari pembelian spekulatif saat harga sedang jatuh (catching a falling knife) sebelum adanya tanda pembalikan arah yang valid,” ungkapnya.

    Untuk saat ini, pasar masih menunggu sinyal kuat apakah HBAR mampu mempertahankan support penting atau justru memasuki fase penurunan yang lebih dalam.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HBAR Terancam Turun ke US$0,080? Support US$0,102 di Ujung Tanduk

    Harga aset kripto Hedera (HBAR) berada dalam tekanan kuat setelah mencatat penurunan lebih dari 10% dalam sepekan terakhir. Pelemahan ini dinilai bukan sekadar koreksi biasa, melainkan didorong oleh memburuknya struktur harga, arus modal keluar, serta sentimen pasar yang jatuh ke level terendah dalam beberapa bulan.

    Kombinasi faktor tersebut meningkatkan risiko koreksi lanjutan hingga 20%, meski peluang pemulihan masih terbuka jika HBAR mampu bertahan di level krusial.

    Pola Head-and-Shoulders Picu Ancaman Penurunan Tajam

    Dari sisi teknikal, pergerakan harga HBAR mendekati penyempurnaan pola head-and-shoulders, yang secara historis sering menjadi sinyal pembalikan bearish. Garis leher (neckline) pola ini berada di kisaran US$0,102.

    Jika harga HBAR mencatat penutupan harian di bawah level tersebut, potensi penurunan lebih dari 20% menuju area US$0,080 dinilai semakin terbuka.

    Sinyal ini diperkuat oleh indikator Chaikin Money Flow (CMF) yang kini turun di bawah level nol dan menembus garis dukungan menurun. Kondisi tersebut menunjukkan adanya arus modal keluar yang signifikan, menandakan tekanan jual nyata, bukan sekadar pergerakan harga dengan volume rendah.

    Situasi serupa terakhir terjadi pada awal Desember, yang kala itu diikuti penurunan harga HBAR hampir 25%.

    Baca juga: AI Select Token Hari Ini: HBAR dan KERNEL Altcoin Paling Panas

    Sentimen Positif Merosot ke Level Terendah

    Dilaporkan BeInCrypto, tekanan teknikal juga sejalan dengan memburuknya sentimen pasar. Data sentimen menunjukkan tingkat pembicaraan positif terhadap Hedera turun ke titik terendah sejak akhir Oktober.

    Secara historis, pelemahan sentimen semacam ini kerap mendahului penurunan harga lanjutan. Pada November lalu, penurunan sentimen diikuti koreksi harga dari sekitar US$0,17 ke US$0,13 dalam waktu dua pekan.

    Kondisi saat ini dinilai memiliki pola serupa, di mana sentimen melemah lebih dulu sementara harga masih bertahan di atas area support utama.

    Aksi Beli Saat Koreksi dan Data Derivatif Beri Harapan

    Meski tekanan bearish menguat, sejumlah data menunjukkan masih adanya minat beli di level bawah. Dalam dua hari terakhir, tercatat net outflow dari bursa spot saat harga HBAR terkoreksi hampir 5%.

    Pada 24 Januari, arus keluar bersih tercatat sekitar US$1,41 juta, meningkat menjadi US$1,60 juta sehari kemudian. Kondisi ini mengindikasikan aksi beli saat harga turun atau akumulasi jangka menengah.

    Dari pasar derivatif, data perpetual HBAR di Bitget menunjukkan eksposur likuidasi posisi short mencapai sekitar US$7,40 juta, jauh lebih besar dibanding potensi likuidasi posisi long sebesar US$4,28 juta. Ketimpangan ini mencerminkan dominasi posisi bearish di kalangan trader.

    Dalam kondisi seperti ini, kenaikan harga yang relatif kecil berpotensi memicu short squeeze, yang dapat mendorong pemulihan harga secara cepat.

    Level Kunci yang Menentukan Arah HBAR

    Ke depan, pergerakan HBAR akan sangat ditentukan oleh beberapa level penting. Di sisi bawah, area US$0,100–US$0,102 menjadi penopang krusial. Penutupan harian di bawah zona ini berpotensi mengonfirmasi kelanjutan tren turun.

    Sebaliknya, untuk meredam tekanan bearish, HBAR perlu merebut kembali level US$0,105 sebagai tanda stabilisasi awal. Ujian utama berada di US$0,112, yang bertepatan dengan resistance teknikal dan level Fibonacci penting.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, data ini menyoroti fenomena “Divergensi Sentimen-Harga”. Ketika kepercayaan kerumunan (crowd confidence) runtuh sebelum harga benar-benar jatuh, itu biasanya adalah tanda bahaya bahwa pembeli potensial (dip buyers) sedang menyingkir.

    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    “Pasar kehilangan “bantalan” psikologisnya. Jika level $0,10 gagal bertahan, ini bisa memicu cascade liquidation dari posisi long yang tersisa, mempercepat penurunan menuju target $0,08,” ujarnya.

    Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas US$0,112, pola bearish berpotensi gagal dan membuka jalan kenaikan menuju area US$0,128.

    Untuk saat ini, posisi HBAR masih berada di persimpangan. Tekanan jual dan sentimen negatif mendominasi, namun aksi beli saat koreksi serta posisi short yang menumpuk membuat peluang rebound belum sepenuhnya tertutup. Beberapa penutupan harian ke depan akan menjadi penentu arah selanjutnya.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hedera (HBAR) Lampaui Performa Bitcoin di 2026? Ini Datanya!

    Performa Hedera (HBAR) sepanjang 2026 menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan Bitcoin di tengah tekanan pasar kripto. Meski tidak mengalami kenaikan signifikan, HBAR hanya turun sekitar 13% sejak awal tahun, sementara Bitcoin mencatat penurunan lebih dalam hingga sekitar 20%.

    Dilaporkan BeInCrypto, perbedaan ini dinilai bukan kebetulan, melainkan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti arus dana ETF, sentimen pasar, dan struktur teknikal yang berbeda.

    Arus ETF Jadi Pembeda Utama

    Salah satu faktor yang menopang kinerja HBAR adalah konsistensi arus masuk dana ke ETF-nya. Sejak diluncurkan pada akhir 2025, HBAR ETF tidak pernah mencatat arus keluar bersih bulanan, meskipun jumlah inflow terus menurun dari sekitar 44,39 juta dolar AS menjadi 2,12 juta dolar AS pada Maret 2026.

    Sebaliknya, ETF Bitcoin justru mengalami beberapa periode arus keluar bersih, yang mencerminkan berkurangnya keyakinan dari investor institusional terhadap BTC dalam jangka pendek.

    Kondisi ini memberikan dukungan sentimen yang lebih stabil bagi HBAR dibandingkan Bitcoin.

    Sentimen HBAR Lebih Tahan Dibanding Bitcoin

    Data sentimen pasar juga menunjukkan perbedaan signifikan. Sentimen positif terhadap Bitcoin mengalami penurunan tajam hingga sekitar 95% dalam tiga bulan terakhir, sementara HBAR hanya turun sekitar 57% dalam periode yang sama.

    Penurunan sentimen yang lebih terbatas ini menunjukkan bahwa kepercayaan pasar terhadap HBAR masih relatif terjaga, meskipun kondisi pasar secara keseluruhan sedang tidak stabil.

    Faktor ini menjadi salah satu alasan mengapa HBAR mampu mempertahankan performa lebih baik dibandingkan Bitcoin.

    Sinyal Teknikal Tunjukkan Potensi Pemulihan

    Dari sisi teknikal, HBAR menunjukkan sinyal positif melalui bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI). Dalam dua pekan terakhir, pola ini muncul dua kali dan sebelumnya sempat mendorong kenaikan harga hingga sekitar 12%.

    Divergensi terbaru juga telah memicu kenaikan sekitar 8%, yang menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah, meskipun tren belum sepenuhnya berbalik.

    Selain itu, indikator Smart Money Index (SMI) menunjukkan bahwa investor berpengalaman mulai mengambil posisi, memperkuat indikasi potensi pemulihan harga.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Untuk melanjutkan tren kenaikan, HBAR perlu menembus level resistensi di sekitar 0,101 dolar AS, dan konfirmasi yang lebih kuat akan terjadi jika harga mampu bertahan di atas area 0,107–0,110 dolar AS.

    Jika level tersebut berhasil ditembus, potensi kenaikan menuju 0,124 hingga 0,146 dolar AS terbuka. Namun, jika harga turun di bawah support 0,088 dolar AS, risiko penurunan ke 0,072 dolar AS masih perlu diwaspadai.

    Baca juga: HBAR Berpotensi Picu Likuidasi US$4,9 Juta, Trader Short Terancam Terjepit

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kinerja HBAR yang relatif lebih baik dibandingkan Bitcoin mencerminkan adanya rotasi minat investor ke aset dengan narasi dan fundamental yang lebih spesifik.

    Menurut mereka, konsistensi inflow ETF dan stabilitas sentimen menjadi faktor penting yang menjaga ketahanan harga HBAR di tengah tekanan pasar.

    Namun, Tim Research Tokocrypto juga mengingatkan bahwa outperform dalam fase koreksi tidak selalu berarti tren bullish yang kuat telah dimulai. Pergerakan harga masih sangat bergantung pada kondisi makro dan likuiditas pasar secara keseluruhan.

    Mereka menambahkan bahwa konfirmasi tren baru membutuhkan breakout yang jelas di level resistensi utama, serta dukungan volume dan arus dana yang berkelanjutan.

    Pasar Masih Uji Kekuatan Altcoin

    Dengan kombinasi faktor teknikal, sentimen, dan arus dana, HBAR menunjukkan potensi untuk menjadi salah satu altcoin yang diperhatikan di fase pasar saat ini.

    Namun, arah selanjutnya masih akan ditentukan oleh kemampuan aset ini mempertahankan momentum di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif dan penuh ketidakpastian.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com