Tag: health

  • Studi Ungkap Sering Bercinta dengan Suami Bisa Bikin Wanita Panjang Umur


    Jakarta

    Bercinta merupakan momen yang penting untuk pasangan suami istri. Selain meningkatkan keharmonisan, nyatanya bercinta juga dapat meningkatkan kesehatan, lho.

    Sebuah studi belum lama ini mengungkapkan keterkaitan frekuensi bercinta dengan manfaatnya untuk kesehatan jantung wanita. Penelitian baru-baru ini dipublikasikan dalam Journal of Psychosexual Health menemukan wanita berusia 20-59 tahun yang jarang berhubungan intim, meningkatkan risiko kematian dengan sebab apapun sebanyak 70 persen.

    Jarang berhubungan intim yang dimaksud dalam penelitian tersebut adalah bercinta kurang dari sekali seminggu.


    Peneliti Walden University Minnesota melakukan analisis data survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional dari 14.542 orang dewasa di atas 20 tahun. Mereka menyimpulkan bahwa wanita bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari bercinta apabila melakukannya lebih dari sekali dalam seminggu.

    “Aktivitas seksual penting untuk kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan. Mungkin karena pengurangan variabilitas detak jantung dan peningkatan aliran darah,” kata peneliti dikutip dari NY Post, Rabu (31/7/2024).

    Mereka juga menemukan ketika kurangnya bercinta ini juga disertai dengan depresi, maka dapat mengakibatkan risiko kematian yang lebih tinggi. Peneliti utama Dr Srikanta Banerjee menuturkan depresi yang dialami oleh seseorang yang rutin bercinta, memiliki dampak kesehatan yang lebih kecil.

    Dr Srikanta berteori bahwa depresi dapat memengaruhi pria dan wanita dengan cara yang berbeda.

    “Depresi adalah sesuatu yang menyebabkan peningkatan kematian karena dampak kesehatan. Jadi mungkin seks lebih efektif karena tingkat keparahan dampak depresi wanita,” katanya.

    Namun, mereka juga menemukan temuan unik lainnya. Frekuensi seks yang berlebihan pada pria justru menunjukkan adanya peningkatan risiko kematian hingga enam kali pada pria hingga enam kali lipat, dibandingkan dengan wanita.

    Oleh karena itu, peneliti menyarankan pasangan suami istri untuk menemukan frekuensi terbaik bercinta dalam kehidupan rumah tangga mereka.

    “Implikasinya adalah bahwa dengan mengatasi frekuensi seksual, kesenjangan kesehatan lainnya dapat diatasi secara lebih langsung,” tandasnya.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu! Ini Cara Menemukan G-spot Istri, Bikin Orgasme Lebih Intens

    Jakarta

    Titik G-spot pada wanita wanita memang nyata adanya. Namun, ini bukan sebuah ‘tombol ajaib’ yang bisa ditekan, sehingga wanita bisa langsung mendapatkan orgasme instan.

    Laki-laki harus mencari keberadaan g-spot di area vagina. Jika area ini ditemukan dan disentuh, menurut banyak wanita dapat menimbulkan sensasi nikmat, bahkan orgasme. Hal ini disampaikan Jordan Rullo, PhD, psikolog kesehatan klinis di Utah, Amerika Serikat.

    “Tempat yang jika disentuh akan menimbulkan orgasme. Siapa yang tidak menginginkannya. Jika ada titik yang mudah menyebabkan orgasme, hal ini akan mengurangi rasa frustasi banyak orang tentang bagaimana membantu pasangan wanitanya mencapai klimaks,” ujar Jordan Rullo dikutip dari Everyday Health.


    Ternyata, masih banyak orang yang belum mengetahui seperti apa sebenarnya bentuk klitoris pada wanita. Dosen kehormatan di Universitas Manchester, Fiona Reid MD mengatakan hal ini karena fungsi seksual wanita sangat kompleks.

    “Fungsi seksual wanita sangat kompleks dan mungkin kurang mendapat perhatian dalam penelitian atau pengobatan klinis,” kata Fiona Reid.

    Megan Pollock, terapis seks yang disertifikasi oleh American Association of Sexuality Educators, Counselors, and Therapist mengatakan wanita tidak akan memiliki G-spot jika bukan karena klitoris. G-spot adalah jaringan yang memisahkan dinding vagina dari klitoris.

    Sedangkan Rachel Needle, PsyD direktur Modern Sex Therapy Institutes mengatakan rangsangan pada G-spot mungkin juga akan merangsang setidaknya 8.000 syaraf bagian dari klitoris.

    Di mana Letak G-spot?

    Zona ini terletak di bagian depan dinding vagina. Untuk menemukannya, masukkan jari yang sudah terlumasi (satu atau dua jari) ke dalam vagina. Letak G-spot sekitar dua inci di atas vagina, dan ketika ditemukan tekstur dinding (vagina) akan menjadi sedikit berenda.

    Area tersebut juga sering digambarkan sebagai ‘spons’. Sisa dinding akan terasa halus, sampai jari menyentuh area ini.

    “Area ini padat dengan saraf dan mengembang ketika gairah seksual meningkat,” kata Rullo.

    Saat area tersebut dirasa sudah ditemukan, maka bisa distimulasi dengan melakukan gerakan pada jari dengan perlahan. Selain mencarinya dengan jari, beberapa posisi seks tertentu seperti woman on top, karena penis kemungkinan akan bisa menyentuh area tersebut saat penetrasi.

    Bagaimana Rasanya Orgasme G-spot?

    Orgasme G-spot adalah hasil interkoneksi antara klitoris, uretra, dan dinding anterior vagina. Wanita mungkin menganggap jenis orgasme ini lebih kompleks daripada rangsangan klitoris langsung.

    Ahli menyebut kebanyakan wanita melaporkan orgasme G-spot terasa lebih dalam, internal, dan menyeluruh. Namun, tidak terfokus pada area klitoris saja.

    “Jika Anda penasaran dan ingin menjelajahi rangsangan G-spot, dekati pengalaman tersebut tanpa tekanan atau ekspektasi. Pahami bahwa Anda mungkin tidak menemukan apa yang Anda cari, dan itu tidak masalah,” kata Rullo.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Manfaat Orgasme usai Bercinta, Termasuk Tingkatkan Suasana Hati hingga Kualitas Tidur


    Jakarta

    Orgasme tidak hanya memberikan rasa nikmat dalam bercinta. Faktanya, tersimpan beragam manfaat orgasme untuk kesehatan, mulai dari memperbaiki suasana hati, mengurangi rasa sakit, hingga meningkatkan kesehatan jantung.

    “Orgasme adalah puncak gairah seksual dan menyebabkan perasaan nikmat yang intens,” kata Monique De Four Jones, MD, kepala asosiasi persalinan dan persalinan di Rumah Sakit Wanita Katz di New York.

    Dikutip dari Everyday Health, berikut sederet manfaat yang bisa didapatkan oleh seseorang ketika mengalami orgasme rutin.


    1. Membuat suasana hati lebih baik

    Saat orgasme, tubuh akan melepaskan dopamin yang juga dikenal sebagai hormon ‘bahagia’ atau ‘merasa senang’. Hal ini bisa dipicu oleh apa saja yang membuat seseorang bahagia, salah satunya orgasme.

    “Dopamin bekerja di area otak untuk memberi Anda perasaan senang, puas, dan motivasi. Ini juga mengaktifkan jalur penghargaan di otak yang menyebabkan kita lebih menginginkan aktivitas ini,” kata De Four Jones.

    Dopamin dan hormon peningkat suasana hati lainnya yang dilepaskan saat berhubungan seks, termasuk serotonin , vasopresin , dan oksitosin (hormon ‘cinta’) juga dapat membantu menurunkan kadar kortisol, hormon stres utama tubuh.

    2. Meningkatkan kualitas tidur

    Sebuah survei kecil yang terbit pada Mei 2023 di jurnal Sleep, ditemukan 75 persen peserta melaporkan tidur malam yang lebih baik setelah mereka berhubungan seks atau orgasme menjelang waktu tidur.

    “Karena orgasme dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengurangi stres, hal ini diyakini membantu meningkatkan kualitas tidur,” kata De Four Jones.

    3. Memperkuat dasar panggul

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine pada Mei 2022 mengamati 55 wanita yang telah melahirkan satu anak dan menjalani persalinan normal tanpa komplikasi.

    Sekitar setengahnya disarankan untuk melakukan senam Kegel setiap hari (metode yang dikenal untuk memperkuat dasar panggul). Sementara separuh lainnya diinstruksikan untuk memulai orgasme melalui stimulasi diri sendiri atau pasangan bersamaan dengan senam kegel.

    Para peneliti menilai partisipan setiap bulan, selama enam bulan dan menemukan bahwa fungsi seksual dan kemampuan untuk mengendurkan dasar panggul secara signifikan lebih tinggi pada kelompok orgasme.

    “Saya tidak yakin apakah ada cukup data yang secara kuat mendukung penguatan orgasme pada dasar panggul. Tapi saya yakin itu tidak ada salahnya,” kata De Four Jones.

    4. Meningkatkan kesehatan jantung

    Orgasme yang teratur ternyata memiliki dampak yang baik bagi kesehatan jantung. Hal ini dibuktikan lewat studi observasional yang diterbitkan pada Maret 2022 di European Journal of Preventive Cardiology.

    Para peneliti mewawancarai 495 penyintas serangan jantung berusia 65 tahun ke atas tentang aktivitas seksual mereka selama masa pemulihan. Ditemukan bahwa kembali ke aktivitas seksual normal atau meningkat selama enam bulan pertama dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sebesar 35 persen selama dua dekade berikutnya.

    5. Meredakan sakit

    “Diyakini bahwa sejumlah besar endorfin yang dilepaskan saat orgasme dapat memengaruhi reaksi tubuh terhadap rasa sakit,” jelas De Four Jones.

    Dalam sebuah studi observasi terhadap 304 orang penderita migrain dan 96 orang dengan cluster headaches, 60 persen penderita migrain melaporkan nyeri berkurang dengan aktivitas seksual selama serangan. Sedangkan, 37 persen penderita cluster headaches, 37 persen merasa lebih baik.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Kondisi yang Bisa Muncul usai Bercinta, Termasuk Sakit Kepala

    Jakarta

    Bercinta tak selalu menyenangkan. Bagi sebagian orang, seks justru memicu sejumlah keluhan fisik yang dirasa mengganggu.

    Beberapa kondisi atau keluhan yang dirasakan merupakan reaksi alami yang dikeluarkan tubuh setelah bercinta. Meski terasa tidak nyaman, reaksi-reaksi yang muncul tersebut sebenarnya normal.

    Lantas, apa saja kondisi atau gejala klinis yang bisa terjadi pascaseks, dan bagaimana cara mengatasinya? Dikutip dari Everyday Health, berikut penjelasannya.


    1. Sakit kepala

    Percaya atau tidak, seks memang bisa menyebabkan sakit kepala. Gejala ini bisa muncul baik saat berhubungan seks maupun orgasme.

    National Headache Foundation menjelaskan saat tubuh menegang dan bergairah selama berhubungan seksual, otot di kepala dan leher dapat menyebabkan kepala berdenyut. Sakit kepala hebat juga bisa terjadi tepat sebelum klimaks, kemungkinan sebagai respons terhadap peningkatan tekanan darah dan detak jantung.

    Cara mengatasi:

    Profesor neurologi dari Fakultas Kedokteran Connecticut University, Brian Grosberg, MD, mengatakan sakit kepala saat berhubungan seks dapat diatas dengan cara menghentikan aktivitas seksual atau mengambil peran yang lebih pasif saat bercinta.

    “Anda (juga) dapat mengobatinya dengan pereda nyeri, antiradang, atau pengobatan khusus migrain jika Anda mengalami migrain. Jika sakit kepala terjadi secara rutin, periksakan diri ke dokter,” ujarnya.

    2. Asma kambuh

    Bagi beberapa pengidap asma, seks dapat memicu kambuhnya serangan asma. Direktur Asthma and Allergy Associates di Pennsylvania, Sandra Gawchik, DO, mengatakan seks adalah aktivitas fisik yang intensitasnya serupa dengan jalan cepat.

    “Selama berhubungan seks, gejala-gejala seperti sesak dada, kesulitan bernapas, batuk, atau mengi dapat muncul tiba-tiba,” ucapnya.

    Studi kecil yang diterbitkan dalam BMJ Open Respiratory Research menemukan asma parah dapat secara signifikan memengaruhi keintiman pada pasangan. Kelelahan luar biasa yang dialami banyak penderita asma, serta kekhawatiran orgasme dapat menyebabkan serangan asma, berkontribusi terhadap performa seksual dan memengaruhi hubungan dengan pasangan.

    Cara mengatasi:

    Untuk mencegah asma saat berhubungan seks, pastikan asma terkontrol dengan baik sesuai dengan pengobatan yang dianjurkan dokter.

    Menggunakan inhaler sebelum bercinta, dan mengubah posisi seks juga dapat membantu mengurangi kekambuhan.

    “Posisi di bawah dapat menyebabkan masalah karena dada Anda akan tertekan, cobalah untuk berada di atas atau di samping,” kata Gawchik.

    3. Mood swing

    Pernah merasa sedih atau cemas setelah bercinta? Ternyata, hal ini cukup normal terjadi. Kondisi ini dikenal dengan istilah post-coital dysphoria (PCD), atau kesedihan pascaseks.

    Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Sexual Medicine, peneliti mengamati 230 wanita dan menemukan 46 persen di antara mereka mengalami PCD pada beberapa titik kehidupan. Bahkan, 5 persen dari mereka mengaku sering mengalami hal tersebut.

    “Kesedihan, kecemasan, atau kegelisahan pasca-seks dapat terasa membingungkan dan tidak nyaman, terutama bagi mereka yang terbiasa merasakan kenikmatan dan kedekatan dengan pasangannya setelah aktivitas seksual,” kata profesor psikologi di Weill Medical College, Cornell University, New York, Elizabeth A Grill, PsyD.

    Cara mengatasi:

    Kabar baiknya, PCD hanya berlangsung singkat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketidaknyamanan emosional antara lain dengan melakukan latihan pernapasan, mendengarkan musik, atau berbicara dengan pasangan tentang perasaan yang dirasakan.

    Jika PCD terus berlanjut, berkonsultasilah dengan psikolog untuk mengetahui faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab serta cara mengatasinya.

    4. Honeymoon Cystitis

    Honeymoon cystitis istilah untuk menggambarkan infeksi saluran kemih yang dapat dialami oleh pasangan baru menikah.

    Kondisi ini disebabkan oleh perpindahan berbagai jenis bakteri yang ada di penis ke dalam uretra. Honeymoon cystitis cenderung dialami oleh wanita ketimbang pria, lantaran wanita memiliki bentuk uretra yang lebih pendek.

    Cara mengatasi:

    Honeymoon cystitis dapat dicegah dengan penggunaan kondom saat berhubungan seks. Selain itu, buang air kecil setelah seks juga dapat membantu mengeluarkan bakteri yang mungkin hinggap di saluran kemih.

    Menghindari seks anal juga dapat mengurangi risiko honeymoon cystitis. Sebab, bakteri di anus bisa berpindah ke lubang kemih melalui penis sebagai perantara.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Catat, 3 Jurus Ampuh Bikin Istri Mudah Orgasme saat Bercinta

    Jakarta

    Seks sejatinya adalah aktivitas yang menyenangkan untuk pasangan. Namun, wanita kerap mendapat lebih sedikit kepuasan saat bercinta lantaran sulit mencapai orgasme.

    Orgasme wanita memang cenderung lebih rumit dibanding pria. Umumnya, orgasme wanita melibatkan proses yang cukup panjang dan saksama agar bisa merangsang titik-titik sensitif pada tubuh wanita hingga mencapai orgasme.

    Tak hanya itu, orgasme wanita juga kerap membutuhkan teknik-teknik yang sulit, seperti menyentuh G-spot saat seks penetrasi. Bagi para suami yang masih kesulitan membuat istri orgasme, berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan.


    1. Habiskan lebih banyak waktu untuk foreplay

    Tak sedikit pasangan yang meremehkan foreplay. Padahal, foreplay yang baik bisa memberikan perubahan besar terhadap kualitas hubungan intim.

    Ada banyak cara untuk melakukan foreplay, mulai dari mengucapkan kata-kata romantis, memberikan sentuhan lembut, mencium, memijat, hingga menonton film erotis. Kuncinya adalah terus mencoba sampai menemukan apa yang benar-benar bekerja untuk pasangan.

    “Satu-satunya cara untuk mengetahui apa yang berhasil bagi pasangan Anda adalah dengan bertanya, dan jangan lupa untuk berbagi apa yang Anda suka juga. Mungkin perlu latihan untuk merasa nyaman, tetapi melatih komunikasi seksual, baik di dalam maupun di luar kamar tidur, adalah kunci keintiman yang langgeng,” ujar pakar kesehatan seksual Lyndsey Harper, MD, dikutip dari Everyday Health.

    2. Temukan titik sensitifnya

    Menyentuh titik sensitif dapat memberikan rangsangan yang luar biasa bagi wanita. Hal ini tentunya akan memudahkan mencapai orgasme saat sedang bercinta.

    Setiap wanita memiliki titik sensitif yang berbeda-beda. Sebagian sensitif terhadap rangsangan di area intim, seperti klitoris dan bibir vagina. Namun, ada juga wanita yang memiliki titik sensitif di area yang tak terduga, seperti belakang lutut, ketiak, telinga, dan lain sebagainya.

    Satu-satunya cara menemukan titik sensitif tersebut adalah dengan terus mencoba. Jangan lupa untuk selalu berkomunikasi agar bisa saling mengetahui apa yang membuat terangsang saat di ranjang.

    3. Coba posisi yang ramah wanita

    Beberapa posisi memungkinkan wanita untuk lebih leluasa dalam mengeksplorasi apa yang dia sukai saat bercinta. Misalnya, posisi woman on top atau cowgirl. Pada posisi ini, wanita bisa menentukan kedalaman sudut penetrasi agar bisa mencapai G-spot di dalam vagina.

    Lalu, bercinta dengan posisi duduk dapat memberikan rangsangan yang lebih besar pada klitoris, sehingga membuat wanita lebih cepat mencapai orgasme.

    Selain itu, ada juga posisi bercinta yang memudahkan pria merangsang sejumlah titik sensitif wanita secara bersamaan, seperti spooning, doggy style, elevated missionary, dan masih banyak lagi.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Manfaat Rutin Bercinta, Jantung Lebih Sehat hingga Bikin Awet Muda


    Jakarta

    Rutin bercinta ternyata tidak hanya membuat hubungan dengan pasangan semakin harmonis, tetapi sejumlah riset mengaitkannya dengan kesehatan tubuh, bahkan organ-organ vital. Hal ini dibenarkan oleh dokter spesialis kandungan Amy Wetter.

    “Seks dapat bermanfaat bagi kesehatan karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya termasuk tidur yang lebih nyenyak, stres yang lebih rendah, peningkatan harga diri, penurunan tekanan darah, dan pereda nyeri,” ujarnya, dikutip dari Everyday Health.

    Berikut adalah deretan manfaat untuk kesehatan tubuh bagi pasangan suami istri yang rutin bercinta.


    1. Peningkatan kesehatan jantung

    Sebuah studi berbasis populasi longitudinal yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiology menemukan pria yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kardiovaskular seperti stroke atau serangan jantung dibandingkan mereka yang berhubungan seks sebulan sekali atau kurang.

    Sebuah studi observasional yang diterbitkan pada 2020 menemukan bahwa seks dapat meningkatkan pemulihan jangka panjang setelah serangan jantung. Orang-orang yang lebih sering berhubungan seks memiliki risiko kematian 35 persen lebih rendah dalam dua dekade berikutnya.

    Seks sebenarnya dianggap sebagai bentuk olahraga yang baik. Sebuah penelitian kecil menunjukkan bahwa pria membakar rata-rata 4 kalori per menit selama sesi seks rata-rata 25 menit, dan wanita membakar 3 kalori.

    2. Meringankan rasa sakit

    Dalam sebuah penelitian, orang-orang yang berada dalam sembilan bulan pertama hubungan romantis terkena nyeri termal di laboratorium. Mereka diperlihatkan foto-foto pasangan dan momen romantis mereka, serta permainan kata sebagai selingan.

    Peserta melaporkan bahwa melihat pasangan romantis secara signifikan mengurangi rasa sakit, dan pencitraan otak menunjukkan bahwa hal itu juga meningkatkan aktivitas di area yang terkait dengan sistem penghargaan otak.

    3. Mengurangi stres dan menurunkan tekanan darah

    “Seks dapat membantu menghilangkan stres dengan meningkatkan endorfin dan hormon lain yang meningkatkan suasana hati,” kata Wetter.

    Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan di Sexual Medicine menemukan bahwa berhubungan seks pada malam sebelum pembacaan tekanan darah menyebabkan penurunan tingkat tekanan darah sistolik.

    4. Mengurangi risiko kanker prostat

    Sebuah studi yang melibatkan 32.000 pria di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa mereka yang mengalami ejakulasi lebih dari 21 kali per bulan, dibandingkan mereka yang melakukannya hanya empat sampai tujuh kali per bulan memiliki kemungkinan 20 persen lebih kecil terkena kanker prostat.

    5. Tidur lebih nyenyak

    Seks yang baik akan memberikan pengaruh kepada kualitas tidur seseorang. Hal ini karena adanya pelepasan beberapa hormon.

    “Seks dapat meningkatkan kualitas tidur dengan pelepasan hormon yang disebut oksitosin, prolaktin, dan endorfin,” kata Wetter.

    6. Suasana hati yang lebih bahagia

    Setelah berhubungan seks, seseorang cenderung akan memiliki pandangan yang lebih positif. Ada alasan biokimia untuk mengalami peningkatan suasana hati sebagai manfaat seks, mulai dari neurotransmiter yang mungkin dilepaskan selama hubungan seks yang sehat hingga peningkat suasana hati yang terkandung dalam air mani itu sendiri.

    Selain itu, seks yang baik juga bisa memberikan perasaan senang dan mampu membantu menjalin ikatan yang lebih baik dengan pasangan.

    7. Kulit bercahaya dan tampak lebih muda

    Pada saat bercinta, detak jantung akan meningkat dan menyebabkan adanya peningkatan aliran darah ke wajah. Sehingga, ini akan membuat wajah seseorang menjadi lebih cerah. Meskipun ini hanya bersifat sementara.

    “Hal ini menyebabkan pembuluh darah membesar dan membuat tampak cerah,” jelas Wetter.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu, Ini 5 Minuman Ajaib Biar Stamina Makin ‘Gaspol’ saat Bercinta

    Jakarta

    Stamina menjadi salah satu elemen yang penting bagi para suami ketika bercinta. Pasalnya, performa yang prima dapat membuat kehidupan seksual pasangan suami istri menjadi lebih baik.

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan stamina seksual bagi laki-laki. Salah satunya adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

    Dikutip dari For Men Health, beberapa jenis minuman diketahui dapat memberikan efek positif terkait stamina saat bercinta. Sederet minuman ini dapat membantu agar seseorang bertahan lebih lama di atas ranjang.


    Berikut adalah 5 minuman alami yang dapat membantu para pria meningkatkan performa seksual.

    1. Jus Aloe Vera

    Aloe vera diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Salah satunya dapat merangsang produksi testosteron pada pria guna meningkatkan libido dan stamina seksual.

    Jus ini penuh dengan nutrisi sehat yang mampu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan memberi energi pada tubuh. Jus aloe vera mungkin dapat meningkatkan rutinitas dengan cara yang akan bermanfaat bagi kesehatan umum dan vitalitas seksual.

    2. Jus Semangka

    Semangka kaya akan asam amino yang disebut citrulline. Ini dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke area genital.

    Aliran darah yang lebih baik dapat membantu pria mencapai dan mempertahankan ereksi, sekaligus meningkatkan kenikmatan seksual bagi kedua pasangan.

    3. Air Kelapa

    Air kelapa dikenal sebagai minuman menyegarkan dan menghidrasi yang dapat memberikan dorongan energi alami. Hal ini karena air kelapa kaya akan elektrolit seperti kalium, magnesium, dan natrium, yang membantu mengisi kembali kadar hidrasi tubuh dan menjaga fungsi otot yang tepat.

    Tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat memengaruhi performa seksual seseorang. Air kelapa sendiri dapat membantu mencegah dehidrasi, kelelahan, dan kram otot.

    4. Teh Jahe

    Jahe sendiri diketahui dapat meningkatkan libido seseorang. Pasalnya, rempah tradisional ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan panas tubuh, sehingga meningkatkan gairah dan performa seksual.

    Mengonsumsi teh jahe secara rutin dapat mendatangkan efek yang bagus terkait performa seksual. Teh jahe dapat memberikan rasa yang segar, membangkitkan gairah, dan menambah bumbu pada momen-momen yang intim.

    5. Jus Delima

    Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan yang ada dalam jus buah delima membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Sirkulasi darah yang lebih baik sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang kuat dan tahan lama.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ternyata Wanita Bisa Alami 10 Jenis Orgasme, Apa Saja?


    Jakarta

    Beberapa pasangan meyakini orgasme sebagai puncak kenikmatan dalam aktivitas seksual. Dikutip dari Health, menurut Sherry Ross, MD, OB-GYN orgasme adalah refleks fisik yang terjadi ketika otot menegang selama gairah seksual. Kemudian, mengendur melalui serangkaian kontraksi berirama.

    Pada wanita, ada 10 jenis orgasme. Setiap jenisnya memiliki titik rangsangan dan sensasi yang berbeda. Berikut ini 10 jenis orgasme yang bisa dialami wanita.

    1. Orgasme Klitoris

    “Klitoris adalah bagian yang sangat sensitif dari anatomi wanita, terdiri dari jutaan ujung saraf yang mirip dengan penis,” ungkap Dr Ross.


    Rangsangan pada klitoris secara langsung atau menyentuh labia yang mengelilingi klitoris dapat mendorong peningkatan aliran darah ke area tersebut. Klitoris pun membesar dan mampu melepaskan orgasme.

    Studi pada 2018 menemukan bahwa memainkan klitoris secara intens dapat memicu orgasme. Sebanyak 36,6 persen orang mengatakan mereka membutuhkan rangsangan klitoris untuk orgasme saat berhubungan seks. 36 persen lainnya mengatakan orgasme terasa lebih baik dengan rangsangan klitoris meskipun mereka bisa mencapai orgasme tanpa itu.

    2. Orgasme G-spot

    Merangsang G-spot adalah cara lain untuk mencapai orgasme melalui seks penetrasi. G-spot terletak di dinding depan vagina sekitar setengah jalan antara lubang vagina dan leher rahim.

    Menyentuh G-spot dengan jari, penis, atau mainan seks dapat menyebabkan orgasme G-spot. Beberapa orang juga melaporkan orgasme G-spot terasa sangat intens dibandingkan jenis orgasme lainnya.

    “Saat Anda terangsang secara seksual, G-spot akan terisi darah dan membengkak,” kata Dr Ross.

    3. Orgasme Squirting

    Selama orgasme, beberapa wanita mengeluarkan semburan cairan bening (urine) yang disebut sebagai squirting. Stimulasi G-spot dan merangsang area di sekitar uretra dapat menghasilkan squirting.

    “Kadang-kadang ketika wanita terangsang atau dirangsang secara seksual, ada pengeluaran cairan dari kelenjar di sekitar uretra atau permukaan anterior vagina selama atau sebelum orgasme,” kata Dr Ross .

    4. Orgasme Vagina

    Orgasme dari seks penetrasi yang tidak sengaja merangsang klitoris dan G-spot dianggap sebagai orgasme vagina. Selain klitoris, vagina memiliki zona sensitif seksual tambahan. A-spot atau forniks anterior terletak di bagian depan dinding vagina. Area ini bisa memicu orgasme vagina yang dalam jika disentuh dengan cara yang benar. Beberapa orang mungkin juga orgasme karena menyentuh leher rahim itu sendiri.

    “Itu bisa menyebabkan seluruh rahim berkontraksi selama orgasme dengan kontraksi masif di seluruh area karena area ini mengandung ligamen dengan saraf yang sangat sensitif,” ujar Dr. Prudence Hall, MD, seorang ginekolog asal California Selatan.

    5. Orgasme Anal

    Seks anal dapat membantu wanita cepat mencapai klimaks dengan merangsang daerah sensitif seksual di sekitarnya secara tidak langsung. Ini karena anus dan rektum sangat dekat dengan vagina serta klitoris.

    Untuk mengalami orgasme anal, rangsang anus dengan jari atau mainan seks. Sebelum penetrasi, oleskan banyak pelumas dan minta pasangan memasuki Anda secara perlahan. Anda harus mengomunikasikan apa yang terasa enak dan menemukan ritme yang tepat untuk mencapai orgasme.

    6. Orgasme Puting

    Payudara dan puting adalah zona sensitif seksual utama. Menurut Dr. Ross, wanita bisa mengalami orgasme dengan merangsang area tersebut. Puting terutama bereaksi terhadap sentuhan karena memiliki ujung saraf dan kulit sensitif. Beberapa orang mengatakan bahwa puting yang dibelai, dicium, atau dihisap dapat menghasilkan orgasme yang kuat. Penelitian menemukan stimulasi puting mengaktifkan bagian otak yang mengontrol stimulasi genital.

    7. Orgasme Campuran

    Orgasme campuran adalah klimaks yang terjadi ketika lebih dari satu zona sensitif seksual dirangsang secara bersamaan. Misalnya klitoris dengan G-spot, klitoris dengan vagina, dan lainnya.

    Jika ingin mengalami orgasme campuran, cobalah posisi seks woman on top. Pada posisi tersebut, tangan pasangan bisa leluasa menyentuh klitoris atau payudara selama penetrasi.

    8. Orgasme Berulang

    Wanita dapat mengalami orgasme berkali-kali karena mereka tidak membutuhkan banyak waktu istirahat antara orgasme dan gairah yang kembali bangkit.

    Untuk mengalami orgasme berulang, Dr. Hall menyarankan untuk mengontraksikan otot panggul (dengan meremas dan melepaskan seperti menahan aliran urin). Ini membuat aliran darah tetap tinggi yang meningkatkan kepekaan dan membuat orgasme kedua lebih mudah dicapai.

    9. Coregasm

    Orgasme ini terjadi pada wanita ketika berolahraga. Sebuah studi dari Universitas Indiana menemukan 370 dari 530 wanita mengalami orgasme atau kenikmatan seksual saat berolahraga, biasanya dari core exercise.

    “Jika seseorang memiliki otot dasar panggul yang sangat berkembang dan selama latihan mereka benar-benar mulai berkontraksi, saya pikir orgasme sangat mungkin terjadi selama itu,” jelas Dr Hall.

    10. Orgasme Nokturnal

    Serupa dengan ‘mimpi basah’ yang dialami pria, wanita mungkin mengalami orgasme saat tidur. Orgasme ini kemungkinan besar dimulai dengan mimpi erotis yang menyebabkan peningkatan aliran darah ke alat kelamin dan lubrikasi sehingga membuat tubuh orgasme saat tidur.

    Studi pada 1950-an menemukan 37 persen wanita mengalami orgasme nokturnal saat mereka berusia 45 tahun.

    (Celine Kurnia/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy