Tag: health

  • 4 Cara Cek Kondisi Baterai HP Android, Bocor Gak Ya?


    Jakarta

    Kondisi kesehatan baterai pada HP Android perlu untuk dicek secara berkala. Hal tersebut menjadi penting karena seperti diketahui, baterai merupakan komponen utama pada HP.

    Baterai pada HP umumnya akan mengalami penurunan kapasitas seiring berjalannya waktu. Nah, Anda dapat mengecek berkala kondisi baterai, serta apakah ada indikasi kebocoran pada baterai tersebut.

    Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengecek kondisi baterai:


    1. HP Samsung

    Pengguna HP Samsung dapat mengecek kesehatan baterai dengan mengunduh aplikasi Samsung Members. Aplikasi ini tersedia di Galaxy Store atau Play Store.

    2. Menu ‘Settings’

    Pengguna Android dapat menggunakan menu ‘settings’ untuk melihat kondisi baterai dengan cara memilih opsi ‘Battery’ dan ‘Battery usage’.

    3. Dial Code

    Berikut cara melihat kondisi baterai melalui dial code:

    • Buka ponsel dan masukkan kode “#*#4636#*# – Berikutnya akan terbuka menu terkait beberapa informasi, pilih Battery Information.
    • Namun jika menu itu tidak terlihat, artinya HP Anda tidak bisa menggunakan metode tersebut.
    • Battery Information akan memperlihatkan informasi seperti level charge, health dan suhu.

    4. Aplikasi Pihak Ketiga

    Jika metode yang sudah diuraikan di atas tidak memberikan informasi yang Anda butuhkan, maka Anda memiliki masih punya cara lain, yaitu dalam bentuk aplikasi pihak ketiga. Aplikasi yang dinilai bagus untuk tugas mengecek kondisi baterai HP Android ini antara lain AccuBattery dari Digibites, CPU-Z dari CPUID, dan Battery dari MacroPinch.

    Aplikasi-aplikasi tersebut akan menampilkan detail termasuk kapasitas baterai, suhu, dan informasi penggunaan. Itulah cara melihat kondisi baterai untuk pengguna Android. Jangan lupa cek berkala kondisi baterai kamu ya detikers!

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fyk/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Cek Baterai Health di Xiaomi & Tips Menjaganya Agar tidak Drop


    Jakarta

    Kesehatan baterai merupakan salah satu indikator yang penting untuk di cek secara berkala oleh pengguna smartphone. Pasalnya, dengan memeriksa kesehatan baterai, pengguna bisa mengetahui apakah kondisi baterai masih aman atau sudah saatnya diganti.

    Saat ini hampir semua merk ponsel bisa dipantau kesehatan baterainya, termasuk HP Xiaomi. Lantas, bagaimana cara cek baterai health Xiaomi? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

    Cara Cek Baterai Health Xiaomi

    Dilansir dari laman Gizchina, Dejibattery, dan Randomtechs, berikut sederet cara yang bisa detikers coba untuk mengetahui baterai health di ponsel merk Xiaomi:


    1. Cek Baterai Health Xiaomi Melalui Dial Pad

    • Buka menu telepon di ponsel Xiaomi kamu.
    • Ketikkan kode telepon *#*#6485#*#*.
    • Setelah beberapa saat akan muncul menu rahasia bertuliskan ‘Battery and Charger info’ yang berisi informasi tentang parameter kesehatan baterai.
    • Gulir ke bawah dan lihat kode MB_06 untuk kesehatan baterai.
    • Jika tertera keterangan ‘good’ artinya baterai ponsel kamu masih dalam keadaan baik.

    Selain mengakses kode telepon di atas, ada kode lagi yang dapat kamu hubungi untuk mengecek kesehatan baterai di HP Xiaomi. Berikut kode dan tata caranya:

    • Buka menu telepon di smartphone Xiaomi kamu.
    • Pada dial pad, masukkan kode telepon *#*#284#*#*.
    • Kode telepon tersebut akan menampilkan sebuah file zip bertuliskan ‘bugreport-xxxxx.zip’ (contoh: bugreport-2021-09-18-213630.zip). Klik untuk mengekstrak file.
    • Buka file yang telah diekstrak sebelumnya. Pastikan kamu membuka file dengan format nama ‘bugreport-raphael-xxxxx.zip’. Jika nama filenya berbeda, cari file zip yang bertuliskan ‘bugreport’ lalu ekstrak file lagi.
    • Buka file berjudul ‘bugreport-raphael-xxxxx.txt’ lalu cari kata kunci ‘healthd’ untuk mengetahui informasi terkait baterai ponsel.
    • Pada layar, akan terlihat sejumlah kode tulisan angka dan huruf. Untuk mengetahui kesehatan baterai, bagilah fc (sisa kapasitas baterai) dengan kapasitas asli baterai HP Xiaomi kamu. Misalnya, total kapasitas baterai asli adalah 4000 mAh dan Fc = 3528 mAh. Maka, 3528/4000: 88,2%

    2. Cek Baterai Health Xiaomi Melalui Pengaturan

    Metode ini berlaku khusus untuk HP Xiaomi yang sudah didukung dengan sistem MIUI Versi 14 ke atas. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka menu pengaturan atau ‘settings’ di HP Xiaomi kamu.
    • Cari opsi ‘battery status’.
    • ‘Battery status’ akan menampilkan parameter kesehatan baterai dalam empat level, mulai dari level general (umum), normal, good (baik), hingga excellent (sangat baik).

    Apabila kamu memiliki HP Xiaomi dengan sistem MIUI yang berbeda, tak usah khawatir. Karena kamu bisa mengecek kesehatan baterai dengan mengikuti cara berikut ini:

    • Buka pengaturan atau ‘settings’ di HP Xiaomi kamu.
    • Klik menu ‘My device’ dan pilih ‘all specs’ atau keseluruhan spesifikasi. Kemudian, tekan informasi CPU sebanyak 5 kali.
    • Perangkat akan menampilkan file laporan bug. Kamu bisa mengakses file melalui kolom status.
    • Cari dan ekstrak file zip laporan bug yang bertuliskan ‘bug report’ disertai tanggal file dibuat.
    • Buka file zip yang sudah diekstrak tadi lalu klik file dengan format TXT.
    • Cari kata kunci ‘healthd’ dalam teks file.
    • Setelah itu, kamu akan melihat tulisan ‘fc’ yang menampilkan jumlah kapasitas baterai ponsel Xiaomi kamu saat ini. Misalnya, fc = 5,160,000 maka kapasitas baterai adalah 5,160 mAh.

    3. Cek Baterai Health Xiaomi Melalui ADB/LADB

    Cara berikutnya untuk mengecek kesehatan baterai Xiaomi adalah menggunakan ADB (Android Debug Bridge) atau aplikasi LADB dengan menghubungkan ponsel dan PC. Meski cukup merepotkan dari metode sebelumnya, tak ada salahnya untuk mencoba alternatif cara ini. Berikut panduannya:

    • Buka command prompt CMD pada perangkat PC kamu.
    • Ketik ‘ADB Shell’ lalu sambungkan ponsel Xiaomi dengan PC. Perangkat PC akan mendeteksi ponsel jika sudah terinstall dengan benar. Selain itu akan terlihat pula nomor kode perangkat HP pada command prompt di PC.
    • Ketik ‘dumpsys battery’ dan klik enter. Setelah itu, bagian charge counter akan menampilkan informasi baterai health HP Xiaomi kamu.

    Penting untuk diingat bahwa cara ini harus dilakukan pada saat baterai HP dalam keadaan terisi penuh.

    4. Cara Cek Baterai Health Xiaomi Melalui Aplikasi AccuBattery

    Cara satu ini sebenarnya bisa diterapkan pada segala merk HP Android. Berikut langkah-langkah mengecek kesehatan baterai Xiaomi melalui aplikasi AccuBattery yang dirangkum dari catatan detikINET:

    • Unduh aplikasi AccuBattery melalui Google Play Store.
    • Buka aplikasi AccuBattery yang sudah terinstall di HP kamu.
    • Pastikan persentase baterai HP berada di bawah 15% atau bahkan 0%, lalu isi daya HP hingga 100%.
    • Buka kembali aplikasi AccuBattery lalu klik menu ‘Health’ di bagian bawah layar untuk mengecek informasi kesehatan baterai.
    • Cara Menjaga Baterai Health HP Xiaomi

    Setelah mengetahui cara mengecek baterai health, berikut ada beberapa tips yang bisa detikers terapkan agar baterai HP Xiaomi kamu tetap awet:

    1. Aktifkan pengaturan kecerahan adaptif atau kecerahan otomatis. Fitur ini akan menyesuaikan kecerahan layar dengan kondisi sekitar dan meminimalisir penggunaan baterai.
    2. Matikan fitur bluetooth, GPS, dan vibrate.
    3. Hindari menggunakan ponsel hingga overheating.
    4. Gunakan kabel charger asli berkualitas tinggi.
    5. Tutup tab penyegaran latar belakang atau Background App Refresh untuk aplikasi tertentu.
    6. Hindari kebiasaan mengecas HP secara berlebihan atau menggunakan HP hingga baterai habis. Ada baiknya untuk mengisi daya HP di presentase 20% dan cabut kabel charger pada persentase 80%.

    Nah, itulah tadi beberapa alternatif cara yang dapat dicoba untuk mengetahui baterai health di ponsel Xiaomi. Semoga artikel ini bermanfaat.

    (fyk/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 6 Cara Cek Baterai Health Xiaomi dan Tips Menjaganya

    Jakarta

    Kesehatan baterai merupakan salah satu indikator yang penting untuk di cek secara berkala oleh pengguna smartphone. Pasalnya, dengan memeriksa kesehatan baterai, pengguna bisa mengetahui apakah kondisi baterai masih aman atau sudah saatnya diganti.

    Saat ini hampir semua merk ponsel bisa dipantau kesehatan baterainya, termasuk HP Xiaomi. Lantas, bagaimana cara cek baterai health Xiaomi? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

    Cara Cek Baterai Health Xiaomi

    Dilansir dari laman Gizchina, Dejibattery, dan Randomtechs, berikut sederet cara yang bisa detikers coba untuk mengetahui baterai health di ponsel merk Xiaomi:


    1. Cek Baterai Health Xiaomi Melalui Dial Pad

    • Buka menu telepon di ponsel Xiaomi kamu.
    • Ketikkan kode telepon *#*#6485#*#*.
    • Setelah beberapa saat akan muncul menu rahasia bertuliskan ‘Battery and Charger info’ yang berisi informasi tentang parameter kesehatan baterai.
    • Gulir ke bawah dan lihat kode MB_06 untuk kesehatan baterai.
    • Jika tertera keterangan ‘good’ artinya baterai ponsel kamu masih dalam keadaan baik.

    Selain mengakses kode telepon di atas, ada kode lagi yang dapat kamu hubungi untuk mengecek kesehatan baterai di HP Xiaomi. Berikut kode dan tata caranya:

    • Buka menu telepon di smartphone Xiaomi kamu.
    • Pada dial pad, masukkan kode telepon *#*#284#*#*.
    • Kode telepon tersebut akan menampilkan sebuah file zip bertuliskan ‘bugreport-xxxxx.zip’ (contoh: bugreport-2021-09-18-213630.zip). Klik untuk mengekstrak file.
    • Buka file yang telah diekstrak sebelumnya. Pastikan kamu membuka file dengan format nama ‘bugreport-raphael-xxxxx.zip’. Jika nama filenya berbeda, cari file zip yang bertuliskan ‘bugreport’ lalu ekstrak file lagi.
    • Buka file berjudul ‘bugreport-raphael-xxxxx.txt’ lalu cari kata kunci ‘healthd’ untuk mengetahui informasi terkait baterai ponsel.
    • Pada layar, akan terlihat sejumlah kode tulisan angka dan huruf. Untuk mengetahui kesehatan baterai, bagilah fc (sisa kapasitas baterai) dengan kapasitas asli baterai HP Xiaomi kamu. Misalnya, total kapasitas baterai asli adalah 4000 mAh dan Fc = 3528 mAh. Maka, 3528/4000: 88,2%

    2. Cek Baterai Health Xiaomi Melalui Pengaturan

    Metode ini berlaku khusus untuk HP Xiaomi yang sudah didukung dengan sistem MIUI Versi 14 ke atas. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka menu pengaturan atau ‘settings’ di HP Xiaomi kamu.
    • Cari opsi ‘battery status’.
    • ‘Battery status’ akan menampilkan parameter kesehatan baterai dalam empat level, mulai dari level general (umum), normal, good (baik), hingga excellent (sangat baik).

    Apabila kamu memiliki HP Xiaomi dengan sistem MIUI yang berbeda, tak usah khawatir. Karena kamu bisa mengecek kesehatan baterai dengan mengikuti cara berikut ini:

    • Buka pengaturan atau ‘settings’ di HP Xiaomi kamu.
    • Klik menu ‘My device’ dan pilih ‘all specs’ atau keseluruhan spesifikasi. Kemudian, tekan informasi CPU sebanyak 5 kali.
    • Perangkat akan menampilkan file laporan bug. Kamu bisa mengakses file melalui kolom status.
    • Cari dan ekstrak file zip laporan bug yang bertuliskan ‘bug report’ disertai tanggal file dibuat.
    • Buka file zip yang sudah diekstrak tadi lalu klik file dengan format TXT.
    • Cari kata kunci ‘healthd’ dalam teks file.
    • Setelah itu, kamu akan melihat tulisan ‘fc’ yang menampilkan jumlah kapasitas baterai ponsel Xiaomi kamu saat ini. Misalnya, fc = 5,160,000 maka kapasitas baterai adalah 5,160 mAh.

    3. Cek Baterai Health Xiaomi Melalui ADB/LADB

    Cara berikutnya untuk mengecek kesehatan baterai Xiaomi adalah menggunakan ADB (Android Debug Bridge) atau aplikasi LADB dengan menghubungkan ponsel dan PC. Meski cukup merepotkan dari metode sebelumnya, tak ada salahnya untuk mencoba alternatif cara ini. Berikut panduannya:

    • Buka command prompt CMD pada perangkat PC kamu.
    • Ketik ‘ADB Shell’ lalu sambungkan ponsel Xiaomi dengan PC. Perangkat PC akan mendeteksi ponsel jika sudah terinstall dengan benar. Selain itu akan terlihat pula nomor kode perangkat HP pada command prompt di PC.
    • Ketik ‘dumpsys battery’ dan klik enter. Setelah itu, bagian charge counter akan menampilkan informasi baterai health HP Xiaomi kamu.

    Penting untuk diingat bahwa cara ini harus dilakukan pada saat baterai HP dalam keadaan terisi penuh.

    4. Cara Cek Baterai Health Xiaomi Melalui Aplikasi AccuBattery

    Cara satu ini sebenarnya bisa diterapkan pada segala merk HP Android. Berikut langkah-langkah mengecek kesehatan baterai Xiaomi melalui aplikasi AccuBattery yang dirangkum dari catatan Detikinet:

    • Unduh aplikasi AccuBattery melalui Google Play Store.
    • Buka aplikasi AccuBattery yang sudah terinstall di HP kamu.
    • Pastikan persentase baterai HP berada di bawah 15% atau bahkan 0%, lalu isi daya HP hingga 100%.
    • Buka kembali aplikasi AccuBattery lalu klik menu ‘Health’ di bagian bawah layar untuk mengecek informasi kesehatan baterai.

    Cara Menjaga Baterai Health HP Xiaomi

    Setelah mengetahui cara mengecek baterai health, berikut ada beberapa tips yang bisa detikers terapkan agar baterai HP Xiaomi kamu tetap awet:

    1. Aktifkan pengaturan kecerahan adaptif atau kecerahan otomatis. Fitur ini akan menyesuaikan kecerahan layar dengan kondisi sekitar dan meminimalisir penggunaan baterai.
    2. Matikan fitur bluetooth, GPS, dan vibrate.
    3. Hindari menggunakan ponsel hingga overheating.
    4. Gunakan kabel charger asli berkualitas tinggi.
    5. Tutup tab penyegaran latar belakang atau Background App Refresh untuk aplikasi tertentu.
    6. Hindari kebiasaan mengecas HP secara berlebihan atau menggunakan HP hingga baterai habis. Ada baiknya untuk mengisi daya HP di presentase 20% dan cabut kabel charger pada persentase 80%.

    Nah, itulah tadi beberapa alternatif cara yang dapat dicoba untuk mengetahui baterai health di ponsel Xiaomi. Semoga artikel ini bermanfaat.

    (khq/khq)



    Sumber : inet.detik.com

  • Hal yang Bikin HP Meledak dan Cara Mencegahnya, Mesti Tahu!

    Jakarta

    Sejumlah kasus HP meledak dan terbakar terjadi beberapa kali. Karena itu, kamu harus tahu apa sebabnya serta bagaimana cara mencegah HP meledak.

    Ada beberapa hal yang membuat HP meledak dan terbakar, paling utama adalah karena panas berlebih. Jika baterai yang sedang diisi daya atau prosesor yang bekerja terlalu keras menjadi terlalu panas terlalu cepat, hal itu dapat merusak susunan kimiawi komponen ponsel. Pada baterai, reaksi berantai yang disebut ‘thermal runaway’ menyebabkan baterai menghasilkan lebih banyak panas dan akhirnya terbakar atau meledak.

    Penyebab ponsel terlalu panas bisa beragam. Kerusakan fisik, misalnya karena terjatuh atau tertekuk berlebihan, dapat mengganggu kerja internal baterai. Membiarkan ponsel terlalu lama terkena sinar matahari, malware yang bekerja terlalu keras pada CPU, atau masalah pengisian daya dapat menyebabkan korsleting di dalam perangkat.


    Melansir PCMag, bisa juga karena sesuatu yang berada di luar kendali langsung pengguna. Baterai mengalami penurunan kualitas seiring waktu, jadi jika perangkat telah digunakan selama beberapa tahun, komponen internalnya mungkin memudar, yang menyebabkan pembengkakan dan panas berlebih.

    Cara Mencegah HP Meledak dan Terbakar

    1. Kenakan case HP

    Meski tidak umum, smartphone yang terjatuh mungkin saja merusak baterai ponsel. Analis Seluler PCMag terdahulu, Steven Winkelman, pernah mengalaminya. Jadi, dia menerima HP melalui pos, kemudian dia tidak sengaja menjatuhkannya dari meja dapur ke lantai. Eh, telepon tersebut mengeluarkan bau kimia dan terbakar dalam hitungan menit.

    Tapi tidak semua HP bakal mudah terbakar begitu. Cuma, tak ada salahnya kan untuk mengenakan casing HP agar smartphone selalu aman.

    2. Hindari temperatur ekstrem

    Hindari pemakaian HP di bawah sinar matahari yang menyengat, itu dapat membuat perangkat ikut memanas. Perlu dicatat juga, tak cuma kelewat panas, temperatur dingin sekali pun tak baik untuk smartphone.

    Jangan iseng sekali-kali memasukkan HP ke dalam freezer, atau meninggalkannya di dalam mobil ketika cuaca lagi dingin-dinginnya.

    3. Jangan taruh HP di bawah bantal

    Ketika mengisi daya smartphone, jangan tinggalkan HP di bawah bantal atau apapun yang dapat menutupinya. Ada banyak cerita di mana seseorang yang mengalami HP terbakar setelah melakukan hal tersebut.

    Paling benar adalah meletakkan HP di permukaan yang rata semisal meja. Ini akan menghindari HP terguling dan terlilit selimut.

    4. Jaga Battery Health

    Disarankan agar ponsel terisi daya antara 30-80%. Tidak harus sampai 100%. Kemudian, hindari pengisian daya cepat semalaman, jika memungkinkan. Untung saja smartphone modern sudah punya fitur night charging yang mengisi daya pelan-pelan selama jam tidur. Pastikan fitur ini dinyalakan untuk menjaga kesehatan baterai.

    Perlu diketahui, baterai akan rusak secara alami dalam beberapa tahun. Jika kamu mengganti ponsel setiap beberapa tahun, maka semua akan baik-baik saja.

    5. Pakai charger yang benar

    Perangkatmu memerlukan tegangan dan arus yang optimal untuk mengisi daya dengan benar, jadi disarankan untuk tetap menggunakan pengisi daya yang disertakan dalam kotak atau membeli yang langsung dari produsen ponsel. Artinya, jika kamu memiliki ponsel Samsung, belilah kabel dari Samsung dan jika kamu memiliki iPhone, belilah pengisi daya dari Apple Store.

    (ask/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Mudah Cek Battery Health HP Xiaomi Tanpa Aplikasi

    Jakarta

    Battery health atau kesehatan baterai handphone (HP) Xiaomi penting dicek agar pengguna tahu kondisi baterai ponselnya. Jika kondisinya aman normal, baterai masih bisa digunakan dan tidak mempengaruhi pemakaian HP. Jika sebaliknya, mungkin sudah saatnya untuk diganti.

    Kesehatan baterai ponsel Xiaomi dapat dipantau tanpa aplikasi tambahan. Simak cara di bawah ini untuk mengetahui caranya!

    Cara Cek Battery Health Xiaomi

    Dilansir situs Wondershare Dr.Fone, battery health ponsel Xiaomi dapat dicek menggunakan bug report atau laporan bug-nya. Selain kesehatan baterai, informasi penggunaan baterai perangkat Xiaomi lebih terperinci dapat diketahui dengan cara ini.


    Berikut langkah-langkah mengeceknya, seperti dikutip Deji Battery:

    • Akses menu Setelan > Tentang Ponsel > Semua Spesifikasi.
    • Klik CPU beberapa kali untuk membuat laporan bug.
    • Ketuk Terima pada pop-up Kebijakan Privasi untuk menyimpan log program. Tunggu proses pembuatan bug report selesai.
    • Setelah prosesnya selesai, klik laporan bug yang telah dibuat pada bilah notifikasi untuk mengunduh file zip laporannya.
    • Buka aplikasi File Manager di ponsel Xiaomi, lalu buka Penyimpanan Internal > MIUI > debug log.
    • Cari file zip berisi laporan bug yang umumnya diberi nama ‘bugreport’. Ekstrak kembali file zip tambahan yang terdapat di dalamnya.
    • Buka file bug report yang sudah diekstrak dan cari kode ‘healthd’ untuk mengetahui informasi kesehatan baterai HP Xiaomi.

    Penjelasan Kondisi Battery Health HP Xiaomi

    Setelah mencari ‘healthd’ akan ditemukan kode ‘fc’ yang menyertainya. Kode ‘fc’ menunjukkan kapasitas baterai ponsel Xiaomi yang tersisa.

    Misalnya, tertera fc= 4231000. Berarti kapasitas baterai HP Xiaomi saat ini sebesar 4231 mAh. Apabila kapasitas baterai aslinya sebesar 4500 mAh maka persentase battery health-nya dapat dihitung dengan cara berikut:

    4231 mAh (fc) / 4500 mAh X 100 = 94%.

    Jadi, kondisi battery health ponsel Xiaomi terkini sebesar 94 persen.

    Cara mengetahui kesehatan baterai HP Xiaomi di atas dapat berbeda pada jenis ponselnya. Jika memiliki ponsel Xiaomi dengan MIUI 13, langkah-langkah tersebut bisa diikuti.

    Cara Memaksimalkan Battery Health HP Xiaomi

    Mengutip situs resmi Xiaomi, berikut cara menjaga kesehatan kesehatan baterai ponsel Xiaomi:

    1. Aktifkan Fitur Baterai Adaptif

    Fitur Baterai Adaptif mempelajari pola pemakaian ponsel pengguna sehingga memprioritaskan baterai untuk aplikasi yang paling sering digunakan. Untuk mengaktifkannya, buka Setelan > Baterai > Baterai Adaptif (atau Pengoptimalan Baterai ).

    2. Gunakan Mode Hemat Baterai

    Mode Hemat Daya bisa memperpanjang masa pakai baterai dengan membatasi kinerja, mengurangi aktivitas latar belakang, dan menonaktifkan fitur ponsel yang tak penting.

    Buka Setelan > Baterai > Penghemat Baterai untuk mengaktifkannya. Pengguna juga dapat menyesuaikan mode ini agar aktif secara otomatis saat baterai HP mencapai angka tertentu, misalnya 20%.

    3. Sesuaikan Pengaturan Layar

    Layar ponsel paling menguras daya HP sehingga menyetel pengaturan layar bisa mempengaruhi masa pakai baterai. Buka Pengaturan > Layar dan kurangi kecerahan layar ke level tertentu.

    Mode Gelap atau mode Malam juga bisa diaktifkan jika tersedia. Mode ini menyedot lebih sedikit daya untuk layar OLED dengan menonaktifkan piksel untuk area hitam.

    4. Kelola Penggunaan Baterai Aplikasi

    Beberapa aplikasi bisa menghabiskan lebih banyak baterai daripada yang lain sebab fungsi atau aktivitas latar belakangnya yang berlebihan. Buka Setelan > Baterai > Penggunaan Baterai untuk mengecek aplikasi mana yang paling banyak menghabiskan baterai.

    Uninstall aplikasi yang tidak digunakan dan batasi aktivitas latar belakang untuk aplikasi yang jarang dipakai.

    5. Nonaktifkan Koneksi Tak Perlu

    Bluetooth, WiFi, dan GPS mampu menguras baterai, terutama saat tidak digunakan. Nonaktifkan koneksi tersebut saat tak dipakai. Jika membutuhkannya, bisa aktifkan dari panel Setelan Cepat atau masuk ke Setelan > Koneksi untuk menonaktifkannya.

    6. Batasi Notifikasi Aplikasi

    Notifikasi push dari aplikasi bisa menyedot baterai dengan mengaktifkan prosesor ponsel. Untuk meminimalisasi penggunaan baterainya, notifikasi setiap aplikasi dapat disesuaikan dengan membuka Setelan > Aplikasi & Notifikasi > Lihat semua aplikasi.

    7. Perbarui ke Versi Android Terbaru

    Versi Android teranyar kerap menawarkan pengoptimalan baterai, perbaikan bug, dan peningkatan kinerja. Cek apakah ponsel Xiaomi memiliki pembaruan sistem dan instal versi terbarunya jika tersedia dengan membuka Buka Setelan > Sistem > Pembaruan Sistem.

    Sebagai catatan, beda tipe handphone kemungkinan cara cek baterai health Xiaomi tidak sama. Detikers bisa menanyakannya lebih dulu pada seller sebelum membelinya, atau bertanya pada yang kompeten.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Menyoal Intermittent Fasting, Dijalani Marshanda hingga Berhasil Turun 17 Kg

    Jakarta

    Penampilan terbaru aktris Marshanda bikin pangling. Pemeran Iragita dalam serial Induk Gajah itu kini lebih langsing setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 17 kilogram.

    Kepada awak media, Marshanda mengaku mulai menjalani gaya hidup sehat karena salah satu watak yang dia perankan. Adapun salah satu metode yang dia lakukan untuk menurunkan berat badan adalah puasa intermiten atau intermittent fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya dikutip dari detikhot, Senin (29/7/2024).


    Selain melakukan intermittent fasting, Marshanda mengatakan dirinya juga rutin berolahraga di gym dan badminton setiap minggu.

    “Ada coach-nya untuk badminton, olahraga yang lain, banyak nanya-nanya ke orang lain yang lebih ngerti soal kesehatan-kesehatan, nutrisinya gimana apakah normal atau berlebihan,” imbuhnya.

    Apa Itu Metode Diet Intermittent Fasting?

    Dikutip dari Healthline, puasa intermiten atau intermittent fasting adalah metode diet yang pola makannya diatur pada jam-jam tertentu.

    Salah satu alasan mengapa puasa intermiten efektif untuk menurunkan berat badan adalah karena metode ini membantu membatasi asupan kalori harian, sehingga bisa mencapai defisit kalori.

    Sebuah analisa studi pada 2020 menunjukkan orang yang melakukan puasa intermiten dapat mengalami penurunan berat badan 0,8 hingga 13 persen. Penelitian serupa yang dikutip dari laman Harvard Health juga menemukan puasa intermiten dapat menurunkan berat badan 3,5-7 kilogram dalam 10 minggu.

    Jenis Intermittent Fasting

    Secara prinsip, puasa intermiten tidak jauh berbeda dengan puasa yang biasa dilakukan muslim selama Ramadan. Namun, perbedaannya ada pada durasi puasa dan jam makan.

    Berikut beberapa jenis puasa intermiten yang paling umum:

    1. Metode 16:8

    Seseorang diperbolehkan makan dalam periode 8 jam, dan 16 jam selanjutnya harus berpuasa atau tidak makan sama sekali.

    2. Metode 5:2

    Pada metode ini, seseorang bisa makan normal selama lima hari, kemudian mengurangi asupan kalori hingga seperempat kebutuhan harian selama satu atau dua hari seminggu.

    3. Eat Stop Eat

    Pada metode ini, seseorang harus berpuasa 24 jam penuh selama satu atau dua hari (tidak harus berturut-turut) dalam seminggu, sementara di hari lainnya boleh makan dengan normal.

    4. Puasa selang-seling

    Seseorang berpuasa setiap dua hari sekali, dan diperbolehkan untuk makan secara normal di hari tidak puasa.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Benarkah Skip Sarapan Bisa Bikin BB Cepat Turun? Begini Faktanya


    Jakarta

    Tidak sedikit yang menganggap melewatkan sarapan di pagi hari berpengaruh terhadap penurunan berat badan. Menjalani aktivitas dengan perut kosong disebut bermanfaat untuk mengenyahkan lemak.

    Faktanya terus menerus melewatkan sarapan tanpa rencana tentang apa dan bagaimana akan makan selama sisa hari itu malah bisa berpengaruh terhadap penurunan berat badan.

    “Melewatkan sarapan bukan hanya tentang merasa lapar; itu adalah kesempatan yang hilang untuk menutrisi tubuh dan pikiran Anda secara efektif,” kata Claire Rifkin M.S., RDN, ahli diet yang berbasis di New York dikutip dari Everyday Health.


    Banyak yang melewatkan sarapan menjadi cenderung lebih banyak ngemil karena tubuh mencoba mengejar target nutrisi yang mungkin terlewatkan. Tubuh akan mencari sumber energi cepat, yang mungkin muncul sebagai keinginan untuk keripik atau makanan cepat saji, yang dapat membuat seseorang bersemangat tetapi memicu lapar berlebihan.

    Tanpa sarapan, tubuh mencari energi di tempat lain, menarik cadangan dari lemak dan jaringan otot. Proses ini membutuhkan energi untuk melakukannya.

    Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients pada 2022, melewatkan sarapan dapat menyebabkan resistensi insulin dan kenaikan berat badan. Orang yang sering melewatkan sarapan juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya.

    Melewatkan sarapan mungkin membantu menurunkan berat badan minimal dalam jangka pendek, tetapi prosesnya jauh dari kata berkelanjutan dan bahkan dapat menjadi bumerang.

    “Obesitas, hipertensi, diabetes, dan konsekuensi kesehatan lainnya telah dikaitkan dengan melewatkan sarapan secara teratur,” beber Rifkin.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 8 Penyebab Berat Badan Nggak Turun-turun Meski Sudah Diet dan Olahraga

    Jakarta

    Sudah bukan rahasia lagi kalau diet dan olahraga menjadi ‘jurus jitu’ untuk menurunkan berat badan. Namun terkadang, berat badan tidak berkurang meski sudah melakukan diet ketat dan olahraga rutin.

    Hal ini bisa disebabkan sejumlah faktor, seperti pola makan yang dijalani, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga cara berolahraga. Bahkan, sesuatu yang terkesan sepele juga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap proses penurunan berat badan.

    Dikutip dari Health, berikut sederet faktor yang bisa menyebabkan berat badan tidak turun meski sudah diet dan berolahraga.


    1. Kebanyakan Latihan Kardio

    Kardio tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tapi juga dapat menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi stres.

    Namun, jika melakukan terlalu banyak kardio dan tidak cukup makan justru dapat menurunkan laju metabolisme karena tubuh merasa perlu menyimpan energi. Akibatnya, pembakaran lemak pun ikut menurun.

    2. Tidak Angkat Beban

    Sebagian orang mengira kardio dan diet saja sudah cukup untuk menurunkan berat badan. Namun, menambahkan latihan kekuatan, seperti angkat beban, sebenarnya dapat mempercepat penurunan berat badan.

    Angkat beban dapat membentuk otot. Semakin banyak otot yang dimiliki, semakin banyak pula kalori yang dibakar tubuh untuk mempertahankan otot-otot tersebut.

    3. Duduk Terlalu Lama

    Duduk dalam waktu lama bisa menjadi salah satu penyebab berat badan susah turun. Studi menunjukkan setiap dua jam duduk dapat meningkatkan risiko obesitas sebesar 5 persen.

    Para ahli menyarankan orang dewasa agar setidaknya melakukan olahraga intensitas sedang 300 menit per minggu, atau olahraga intensitas tinggi 150 menit per minggu.

    4. Tidak Mengubah Pola Makan

    Olahraga saja tidak cukup untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal. Pola makan sehat dan seimbang juga memainkan peranan yang sangat penting dalam menurunkan berat badan.

    Usahakan untuk menjalani diet seimbang yang terdiri dari buah-buahan, protein, dan kacang-kacangan. Selain itu, hindari pula makanan atau minuman yang mengandung gula, garam, lemak jenuh, dan lemak trans yang berlebihan.

    5. Membatasi Karbohidrat dan Lemak

    Beberapa orang mengira membatasi asupan nutrisi makro, seperti karbohidrat dan lemak, dan mempercepat penurunan berat badan. Padahal, asupan tersebut merupakan sumber energi yang sangat dibutuhkan tubuh.

    Alih-alih membatasi konsumsi karbohidrat dan lemak, cobalah untuk mengganti dengan sumber yang lebih sehat. Mengonsumsi karbohidrat kompleks (ubi jalar, gandum, quinoa) dan lemak sehat (alpukat, biji-bijian, ikan berlemak) dapat lebih bermanfaat untuk mendukung penurunan berat badan.

    6. Kurang Minum

    Air memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam mengelola berat badan. Karenanya, pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi, baik saat berolahraga ataupun tidak.

    7. Kurang Tidur

    Orang dewasa rata-rata membutuhkan tidur tujuh sampai sembilan jam setiap malam. Tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup dan konsisten dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk peningkatan berat badan.

    Penelitian juga menunjukkan kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin. Ghrelin merupakan hormon yang mengatur rasa lapar. Akibatnya, orang yang kurang tidur rentan makan berlebihan dan mengalami kenaikan berat badan.

    8. Sering Stres

    Stres yang berlebihan juga dapat menghambat penurunan berat badan. Stres dapat merangsang pelepasan hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol yang terlalu tinggi dapat menimbulkan efek negatif, seperti menghambat pemangkasan lemak tubuh.

    Tubuh juga dapat memproduksi kortisol berlebih jika tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan berkualitas.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Cara Diet Viral 90-30-50 Turun 8 Kg dalam 2 Bulan, Body Goals Tak Wacana Lagi

    Jakarta

    Seorang ahli gizi di Philadelphia viral setelah menciptakan metode diet 90-30-50. Pola makan ini disebut-sebut bisa menurunkan 8 kg dalam 2 bulan tanpa menyiksa.

    “Saya mengembangkan metode diet 90-30-50 setelah mengalami sendiri perjuangan saya dengan penurunan berat badan selama dua tahun, meskipun menganut filosofi konvensional ‘makan lebih sedikit, lebih banyak bergerak’,” kata pencetus diet itu sekaligus ahli gizi Courtney Kassis kepada Womens Health.

    Kata Kassis, rencana makan 90-30-50 meningkatkan keseimbangan gula darah, pengaturan hormon, mengurangi peradangan, dan secara keseluruhan, meningkatkan kesehatan metabolisme.


    Cara Diet 90-30-50

    Kassis menjelaskan metode diet ini berfokus pada mengonsumsi setidaknya 90 gram protein, 30 gram serat dan 50 gram lemak tak jenuh selama dua bulan penuh. Menjalani pola makan ini membuat Kassis berhasil turun setidaknya 8 kg dalam dua bulan pertama.

    “Bersama-sama, nutrisi ini menjaga metabolisme tetap tinggi, mengurangi keinginan makan, dan mendukung kesehatan metabolisme secara keseluruhan,” katanya.

    Namun dia berpesan tidak semua orang akan mendapatkan hasil yang sama. Diet bisa cocok untuk satu orang namun efeknya berbeda pada individu yang lain.

    Metode ini dirancang untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kesehatan dan merasa lebih baik, baik menghadapi tantangan dalam manajemen berat badan, kesehatan metabolisme, atau kondisi kronis.

    Contoh makanan yang sesuai dengan rencana tersebut meliputi:

    Protein: ayam, daging sapi, telur, yoghurt tanpa tambahan gula, keju

    Serat: sayuran berdaun hijau, brokoli, kembang kol, biji chia, kacang almond, buncis

    Lemak sehat: kacang-kacangan dan selai kacang, biji-bijian, alpukat, minyak zaitun

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 7 Kebiasaan Makan yang Tak Disadari Bikin Perut Makin Buncit

    Jakarta

    Lemak di perut atau lemak visceral ternyata tidak hanya disebabkan oleh sumber makanan yang dikonsumsi. Namun, cara makan juga bisa mempengaruhi perut menjadi buncit.

    Mungkin berbagai cara telah dilakukan untuk menghempaskan perut buncit, seperti mengganti menu makanan hingga menghitung kalorinya. Sayangnya, cara itu saja tidak cukup membuat lemak di perut menghilang.

    Ada cara atau kebiasaan makan sehari-hari yang juga perlu diperhatikan demi menghindari perut buncit. Dikutip dari berbagai sumber, berikut tujuh kebiasaan makan yang membuat perut buncit:


    1. Makan sambil main ponsel

    Dikutip dari WebMD, salah satu kebiasaan yang sering dilakukan adalah makan sambil bermain smartphone. Ternyata, kebiasaan ini dapat membuat seseorang tanpa sadar makan secara berlebihan hingga membuat perut membuncit.

    2. Makan larut malam

    Untuk mencegah terbentuknya lemak di perut, sebaiknya tidak makan terlalu larut atau di jam tidur. Maka dari itu, perlu memberikan waktu bagi sistem pencernaan untuk membakar makanan dengan cara makan lebih awal.

    Jika makan larut malam, waktu yang dimiliki tubuh untuk memproses makanan tersebut akan semakin sedikit dan tidak optimal.

    3. Skip makan

    Beberapa orang menganggap tidak makan dapat menurunkan berat badan sekaligus memangkas lemak. Padahal, cara itu akan menimbulkan hasil yang sebaliknya.

    Kebiasaan skip makan, terutama sarapan, bisa meningkatkan risiko obesitas sampai 4,5 kali lipat. Tidak makan bisa memperlambat metabolisme dan memungkinkan seseorang makan berlebihan saat merasa kelaparan.

    4. Makan dengan piring yang besar

    Ternyata ukuran alat makan, seperti piring, dapat berpengaruh pada berat badan. Kebiasaan memakai piring besar membuat seseorang cenderung mengambil makan dalam porsi yang besar, karena terlihat lebih memuaskan.

    Untuk mencegah makan berlebihan, disarankan untuk menggunakan piring yang lebih kecil. Sehingga, porsi makan yang diambil juga kecil dan tetap memuaskan.

    5. Makan terlalu cepat

    Untuk situasi tertentu, makan cepat mungkin diperlukan. Namun, hal ini bukan untuk dijadikan kebiasaan.

    Dikutip dari Orlando Health, otak memerlukan waktu setidaknya 20 menit untuk mencerna pesan yang mengatakan bahwa perut sudah kenyang.

    Saat makan terlalu cepat, membuat sinyal ini kacau dan makan bisa berlebihan. Sebaiknya, kurangi kecepatan makan dan menikmati makanan sambil otak menangkap sinyal kenyang dari perut.

    6. Tidak cukup makan protein atau serat

    Makronutrien seperti serat dan protein membuat perut kenyang lebih lama. Jadi, jika tidak cukup mengkonsumsinya, seseorang mungkin merasa lebih sering lapar.

    Baik protein maupun serat membutuhkan waktu lebih lama untuk melewati sistem pencernaan, dan energi yang dikandungnya diserap lebih lambat. Artinya, seseorang akan tetap berenergi lebih lama setelah makan.

    7. Terlalu banyak kondimen

    Beberapa menu makanan memang akan terasa lebih nikmat dengan banyak kondimen, seperti saus sambal, kecap, saus salad, dan lainnya. Namun, satu sendok kondimen saja dapat menaikkan kalori pada suatu makanan.

    Untuk mencegahnya, disarankan untuk menggunakan lebih sedikit kondimen agar konsumsi kalori tidak berlebihan dan perut tidak semakin buncit.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto