Tag: healthline

  • Paksu Wajib Paham, Ini 5 Cara Sederhana untuk Tingkatkan Kualitas Sperma

    Jakarta

    Kualitas sperma merupakan salah satu faktor penting dalam kesuburan pria. Ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti gaya hidup, pola makan, dan kesehatan secara keseluruhan.

    Meningkatkan kualitas sperma tidak hanya bermanfaat bagi peluang pembuahan, tetapi juga penting untuk kesehatan reproduksi jangka panjang. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas sperma:

    1. Jaga Berat Badan Ideal

    Menjaga berat badan yang ideal merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas sperma. Beberapa penelitian menunjukkan naiknya indeks massa tubuh dikaitkan dengan penurunan jumlah dan pergerakan dari sperma.


    Menjaga berat badan ideal dapat dilakukan melalui diet yang tepat dan berolahraga. Pilihlah makanan seperti sayur dan buah yang kaya antioksidan. Kandungan antioksidan dapat ikut membantu meningkatkan kualitas sperma.

    Sedangkan untuk olahraga sendiri dapat meningkatkan kadar enzim antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi sperma.

    2. Menjaga Tingkat Stres

    Masalah stres rupanya dapat berpengaruh signifikan pada kualitas sperma seseorang. Stres dapat menurunkan fungsi seksual dan mengganggu hormon yang dibutuhkan untuk produksi sperma.

    Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga tingkat stres meliputi olahraga teratur, mencari teknik relaksasi, menjaga kualitas tidur, makan makanan sehat, dan luangkan waktu untuk melakukan hobi atau hal apapun yang disukai.

    Infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore dapat menjadi masalah yang mengganggu kesuburan pria. Hindari perilaku seks berisiko dan bila memungkinkan gunakan kondom ketika berhubungan intim.

    Selain itu, pencegahan infeksi menular seksual bisa diminimalisir dengan pemeriksaan kesehatan rutin. Ini membantu mendeteksi dan mengobati infeksi menular seksual sejak dini dan lebih cepat.

    4. Kurangi Rokok dan Alkohol

    Seorang pria yang memiliki kebiasaan merokok cenderung memiliki jumlah sperma yang lebih rendah. Lakukan cara untuk berhenti merokok sama sekali atau dengan melakukan terapi tertentu.

    Konsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat memengaruhi produksi testosteron dan penurunan produksi sperma. Sebaiknya perhatikan asupan alkohol jangan sampai dapat mengganggu kesuburan.

    5. Jaga Asupan Vitamin C dan D

    Dikutip dari Healthline, beberapa bukti menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen antioksidan dapat membantu meningkatkan kesuburan pria. Lebih khusus lagi, suplemen vitamin C dapat membantu meningkatkan kualitas pria dan tingkat kehamilan pasangan.

    Selain itu, penelitian lain juga menunjukkan adanya hubungan antara kadar vitamin D rendah dengan testosteron rendah yang bisa memengaruhi kesuburan pria.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Kaleng-kaleng, Begini Khasiat Bawang Putih untuk Dongkrak Performa Seks

    Jakarta

    Bawang putih adalah salah satu bumbu dapur yang paling sering digunakan untuk masakan. Tak hanya itu, bawang putih juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan.

    Beberapa penelitian menunjukkan bawang putih dapat membantu mengatasi peradangan dalam tubuh, menurunkan kadar kolesterol, dan melindungi tubuh dari risiko penyakit kronis.

    Tak hanya itu, bawang putih juga disebut dapat membantu meningkatkan libido atau gairah seksual, serta mengatasi sejumlah gangguan fungsi seksual.


    Dikutip dari Healthline, berikut sederet manfaat bawang putih untuk mendongkrak performa seksual.

    1. Meningkatkan Sirkulasi Darah

    Sirkulasi darah memainkan peran yang penting dalam fungsi seksual. Aliran darah yang lancar dapat mempermudah mencapai orgasme. Pada pria, sirkulasi darah yang baik juga dapat meningkatkan kualitas ereksi.

    Sejumlah penelitian pada manusia dan hewan menunjukkan senyawa tertentu pada yang terkandung dalam bawang putih dapat meningkatkan aliran darah serta fungsi pembuluh darah.

    Asupan bawang putih juga dapat meningkatkan kadar asam nitrat dalam tubuh. Asam nitrat adalah zat yang dapat membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga memungkinkan darah mengalir lebih lancar dan menurunkan tekanan darah.

    Penelitian yang dilakukan pria lanjut usia menemukan ekstrak bawang putih dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi.

    2. Mendongkrak Fertilitas Pria

    Selain meningkatkan aliran darah, bawang putih juga dapat mendongkrak fertilitas pada pria. Sebuah tinjauan studi menunjukkan bawang putih dapat meningkatkan produksi sperma.

    Studi juga menemukan senyawa S-allyl cysteine yang ada dalam bawang putih dapat meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. Testosteron merupakan hormon yang memengaruhi libido dan ketahanan energi.

    3. Menangkal Efek Radikal Bebas

    Bawang putih termasuk bahan makanan yang mengandung antioksidan tinggi. Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi makanan yang kaya antioksidan dapat menangkal efek radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan beragam gangguan pada fungsi seksual, seperti penurunan libido dan fertilitas.

    Tak hanya itu, S-allyl cysteine yang ada pada bawang putih dapat menghambat pembentukan radikal bebas dan meningkatkan fungsi ereksi.

    Studi yang dilakukan pada 100 orang pria juga menemukan suplementasi antioksidan dapat menambah jumlah sperma, sehingga meningkatkan fertilitas.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Ingin Tetap Bercinta saat Hamil? Aman Kok, Ini Bukti Risetnya


    Jakarta

    Selama kehamilan, mungkin sebagian pasutri khawatir jika ingin berhubungan intim. Pasutri takut jika penetrasi dapat membahayakan janin di dalam kandungan. Akhirnya, suami harus menjadi ‘puasa’ bercinta. Benarkah seks saat hamil berbahaya?

    Dikutip dari Healthline, hubungan seks selama kehamilan umumnya aman bagi suami, ibu, dan bayi. Jika dokter atau bidan menyarankan untuk tidak berhubungan di trimester tertentu, patuhi saran tersebut.

    Menurut konselor seks di bidang urologi dan kesehatan wanita Aleece Fosnight, seks saat hamil membawa beberapa manfaat. Wanita yang mengalami orgasme selama kehamilan mendapat hormon yang menenangkan dan meningkatkan aliran darah kardiovaskular. Manfaat tersebut diturunkan juga ke bayi.


    “Selama penetrasi, rahim mungkin bergerak sedikit dan Anda merasakannya. Orang-orang ketakutan ada sesuatu yang terjadi pada bayi itu. Faktanya, rahim lebih bisa digerakkan selama kehamilan,” kata Fosnight.

    “Bayi sangat terlindungi dan memiliki sistem filternya sendiri yang sangat selektif tentang apa yang masuk dan keluar. Kecuali Anda telah diinstruksikan untuk mengistirahatkan panggul, seks tidak apa-apa,” sambungnya

    Pasutri juga tidak perlu takut dengan pemikiran bahwa seks menyebabkan keguguran. Keguguran terjadi akibat janin tidak berkembang secara normal. Sebuah studi pada 2011 menyimpulkan seks tidak menyebabkan persalinan dini pada kehamilan berisiko rendah. Justru, seks di trimester terakhir dapat membantu persalinan.

    Selama kehamilan, beberapa wanita mungkin merasa alat kelamin dan organ tubuh lainnya lebih sensitif. Payudara dan puting lebih sensitif hingga terasa nyeri. Klitoris juga menjadi sensitif karena banyaknya aliran darah dan hormon ke alat kelamin. Akibatnya, seks terasa tidak terlalu nyaman.

    Oleh sebab itu, Fosnight menyarankan untuk meluangkan lebih banyak waktu melakukan foreplay atau ciuman sebelum penetrasi. Seks juga dapat dilakukan tanpa penetrasi sama sekali.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Makanan Ini Bantu Jaga Kesehatan Miss V, Perempuan Wajib Tahu


    Jakarta

    Kesehatan organ intim memiliki banyak pengaruh bagi tubuh, khususnya pada sistem reproduksi. Bila tak dijaga dengan baik, dapat menyebabkan berbagai permasalahan, seperti ketidaksuburan hingga berbagai penyakit atau infeksi pada organ intim.

    Untuk itu, menjaga kebersihan vagina merupakan hal yang penting dan tak boleh terlewatkan. Namun, di luar itu, mengatur pola makan yang baik dan seimbang juga dibutuhkan oleh vagina.

    Layaknya bagian tubuh yang lain, organ intim juga membutuhkan asupan nutrisi dan gizi yang sesuai untuk dapat bekerja secara optimal. Apa yang kita konsumsi juga dapat berpengaruh pada kesehatan organ intim.


    Berikut adalah tujuh makanan yang bermanfaat bagi kesehatan vagina, dikutip dari berbagai sumber.

    1. Air

    Air adalah salah satu asupan terpenting bagi tubuh, tak terkecuali bagi organ intim. Mengonsumsi air yang cukup dapat menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, termasuk pada vagina. Asupan air juga dapat membantu menjadi pelumas alami bagi vagina.

    2. Alpukat

    Dikutip dari Healthline, alpukat mengandung lemak sehat, vitamin B6, dan potasium, di mana ketiga kandungan ini memiliki manfaat baik bagi organ intim. Buah ini dapat meningkatkan lubrikasi dan kadar estrogen dan memperkuat dinding vagina.

    3. Jus kranberi

    Jus kranberi mengandung komponen asam yang mampu melawan bakteri-bakteri jahat. Mengonsumsi jus ini juga dipercayai dapat membantu mencegah dan meringankan gejala infeksi saluran kemih.

    4. Probiotik

    Probiotik mengandung bakteri baik yang dibutuhkan vagina untuk mempertahankan keseimbangan pHnya. Produk-produk probiotik, seperti yogurt, kimchi, kombucha,dan acar, mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh.

    5. Bawang putih

    Bawang putih dikenal akan kemampuan antimikrobanya. Mengonsumsi bawang putih mentah dipercayai dapat membantu tubuh melawan infeksi, termasuk salah satunya adalah infeksi jamur pada vagina.

    6. Telur

    Telur merupakan salah satu contoh makanan yang memiliki kandungan asam lemak yang baik untuk tubuh. Kandungan ini dapat memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, termasuk di antaranya adalah membantu meningkatkan dan melancarkan sirlukasi serta aliran darah dalam tubuh.

    7. Kedelai

    Kedelai memiliki kandungan fitoestrogen yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan organ intim. Kandungan ini dapat berperan sebagai pelumas alami bagi vagina. Selain itu, fitoestrogen juga dapat membantu menangani sejumlah permasalahan, seperti permasalahan menstruasi hingga meringankan gejala menopause.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 3 Pelumas Alami untuk Wanita yang Sudah Menopause, Bikin Auto Basah


    Jakarta

    Pelumas alami untuk wanita yang sudah menopause kerap kali dicari oleh banyak orang. Pasalnya, ketika wanita mulai memasuki masa menopause, seks mungkin tidak terasa senikmat dulu. Masalah pada umumnya adalah karena keringnya vagina sehingga membuat berhubungan seksual terasa menyakitkan.

    Menopause menandai berakhirnya siklus menstruasi seseorang. Setelah 12 bulan tidak haid, mereka yang sebelumnya merasakan haid akan dinyatakan menopause. Rata-rata hal ini terjadi di sekitar usia 40-an atau 50-an.

    Dikutip dari Healthline, pada masa menopause tubuh mengalami perubahan hormon secara signifikan. Secara khusus, kadar esterogen dan progesterone menurun. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk salah satunya kekeringan pada vagina.


    Kekeringan vagina bisa menjadi masalah bagi banyak wanita menopause. Kekeringan adalah tanda khas dari sindrom genitourinari menopause, juga dikenal sebagai vaginitis atrofi atau atrofi vagina. Dengan kondisi ini, jaringan vagina menjadi lebih tipis dan lebih mudah teriritasi. Kondisi ini diakibatkan penurunan alami kadar estrogen tubuh selama menopause.

    Dinding vagina biasanya memiliki lapisan tipis yang lembab. Kelembaban ini disekresikan oleh sel-sel dinding vagina dan membantu sperma bertahan dan berjalan. Ini pula yang mengurangi gesekan selama berhubungan seksual.

    Ketika produksi estrogen mulai menurun, sekresi dan kelembaban vagina berkurang sehingga menyebabkan kekeringan pada vagina.

    Gejala kekeringan vagina

    • Iritasi, terbakar, atau gatal
    • Gairah seks menurun
    • Pendarahan pasca-seks
    • Infeksi saluran kemih berulang

    Penyebab kekeringan vagina

    • Merokok
    • Depresi
    • Tingkat stress tinggi
    • Beberapa pengobatan kanker

    Pelumas Alami untuk Wanita yang Sudah Menopause

    Terdapat beberapa pengobatan alami atau rumahan untuk meringankan rasa tidak nyaman ketika bercinta, di antaranya

    1. Minyak kelapa

    Penelitian telah membuktikan bahwa minyak kelapa murni adalah perawatan yang baik untuk kekeringan pada kulit karena memiliki sifat pelembab dan antibakteri. Secara umum, mengolesi minyak kelapa ke kulit luar dianggap aman. Meskipun begitu, bicarakanlah kepada dokter sebelum menggunakan minyak ini sebagai pelumas vagina.

    2. Air Kelapa

    Kelapa memang buah yang kaya manfaat. Selain minyaknya yang baik untuk kulit, air kelapa juga bagus untuk diminum guna menghilangkan bakteri. Air kelapa juga dapat membantu meredakan dehidrasi yang dapat memperburuk gejala kekeringan vagina. Bukan dioles ya, tapi diminum.

    3. Vitamin E

    Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak yang memiliki fungsi ganda sebagai antioksidan penangkal penyakit. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin E bermanfaat untuk meningkatkan pelumasan dan mengurangi kekeringan pada vagina.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Seperti Olahraga, 5 Posisi Bercinta Ini Bisa Bakar Banyak Kalori


    Jakarta

    Berolahraga seperti lari, bersepeda, hingga angkat beban menjadi salah satu olahraga yang banyak membakar kalori. Lantas, bagaimana dengan bercinta? Sebab, seks sering kali dikaitkan dengan pembakaran kalori yang mirip seperti berolahraga di pagi hari.

    Jumlah rata-rata kalori yang terbakar saat bercinta mirip seperti seseorang berolahraga di pusat kebugaran. Dikutip dari Healthline, banyaknya kalori yang dikeluarkan saat bercinta setara dengan jala kecepatan sedang atau 2,5 mil per jam.

    Sebuah ‘kalkulator’ seks bernama Sexercise Kalkulator yang dikutip dari From Mars, menunjukkan posisi terbaru yang cenderung membakar kalori paling banyak. Ini diambil dari jumlah menit yang dihabiskan dalam posisi seksual dan mengalikannya dengan jumlah kalori yang dibakar pada tiap posisi.


    1. Butter Churner

    Butter Churner merupakan posisi seks yang paling banyak membakar kalori. Posisi ini dapat menghabiskan sekitar 211 kalori dalam 30 menit berhubungan seks, yang setara dengan tujuh kalori per menit. Butter Churner kerap dikenal sebagai ‘squat thruster’, yang melibatkan wanita berbaring telentang dengan kaki diangkat di atas dan di belakang kepalanya, dengan pria yang melakukan penetrasi ke tubuhnya dari atas.

    2. Standing

    Posisi seks kedua yang paling banyak membakar kalori adalah standing. Posisi ini menghabiskan sekitar 99 kalori dalam 15 menit berhubungan seks, atau sekitar 198 menit yang setara dengan 30 menit berhubungan seks.

    3. Doggy Style

    Doggy style merupakan posisi atau gaya bercinta yang menyerupai doggy atau anjing. Ternyata posisi ini berada pada peringkat ketiga sebagai posisi yang paling banyak membakar kalori sekitar 182 kalori dalam 30 menit berhubungan seksual.

    4. The Kneeling Wheelbarrow

    Posisi ini seperti mendorong gerobak, posisi wanita akan lebih nyaman dengan memeluk pinggul pria yang berdiri. Namun, di sisi lain, sang wanita harus menyeimbangkan berat badan dengan mengeluarkan tangan ke depan sebagai tumpuan. Posisi ini juga disebut posisi yang bagus untuk membuang banyak kalori dalam tubuh. Diketahui, posisi kneeling wheelbarrow mampu membakar 168 kalori tiap 30 menit berhubungan seks.

    5. Lotus

    Peringkat selanjutnya adalah posisi lotus. Posisi ini mampu membakar sekitar 148 kalori tiap 30 menit berhubungan seks. Posisi berhubungan seksual di mana pria dan wanita saling berhadapan dan pria melakukan penetrasi ke vagina wanita.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Terungkap Kedalaman Miss V saat ‘Terangsang’ Menurut Studi


    Jakarta

    Vagina atau Miss V adalah salah satu organ tubuh wanita yang memiliki banyak manfaat. Vagina berfungsi sebagai jalan keluarnya bayi dan darah menstruasi. Saat bercinta, vagina berfungsi sebagai jalan masuk sperma ke rahim dan tempat menyalurkan hasrat seksual.

    Vagina ternyata bersifat elastis. Panjang vagina mampu berubah pada situasi dan kondisi tertentu. Ketika sesuatu dimasukkan ke dalam Vagina seperti penis, jari, tampon, atau mainan seks, dinding vagina mengembang melebar menyesuaikan benda asing tersebut.

    Dikutip dari Men’s Health, penelitian dalam British Journal of Obstetrics & Gynaecology menemukan rata-rata kedalaman vagina adalah 3,77 inci atau 9,6 cm dalam kondisi normal.


    Sama seperti penis, saat terangsang vagina bisa melebar antara 4,25-4,75 inci atau setara 10,8-12 cm. Menurut Go Ask Alice di Universitas Columbia, selama bergairah, darah mengalir ke area genital yang menyebabkan rahim dan leher rahim naik dua pertiga bagian atas vagina yang memanjang.

    Saat melahirkan, ukuran vagina akan berubah sebentar sebelum kembali normal. Untuk mengakomodasi jalan lahir bayi, serviks, saluran vagina, dan vulva melebar hingga berdiameter sekitar 10 cm. Dikutip dari Healthline, beberapa wanita yang melahirkan mungkin mengalami vagina yang terasa longgar, kering, hingga nyeri. Vagina menjadi lebih kencang dalam beberapa hari setelah melahirkan dan kembali ke bentuk semula sekitar 6 bulan pascamelahirkan.

    Seiring berjalannya waktu, elastisitas vagina dapat berkurang. hal ini terjadi karena wanita mulai memasuki masa menopause yang melemahkan otot vagina. Sering menjalani persalinan juga dapat mengurangi elastisitas vagina. Beberapa faktor lain yang memengaruhi elastisitas vagina misalnya operasi dan mengejan akibat sembelit atau penambahan berat badan.

    (Celine Kurnia/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 10 Ciri Menopause Awal yang Paling Banyak Dialami Wanita


    Jakarta

    Menopause adalah masa berakhirnya siklus menstruasi pada wanita secara alami. Dikutip dari Healthline, masa ini biasanya dimulai ketika seorang wanita sudah tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut. Umumnya, kondisi ini dialami oleh wanita berusia 45 sampai 55 tahun, meski tak menutup kemungkinan bisa terjadi lebih awal pada kasus tertentu.

    Setiap wanita memiliki pengalamannya sendiri dalam menghadapi menopause. Pada umumnya, gejala menopause semakin terlihat atau terasa bila menopause terjadi dalam periode waktu yang singkat atau secara tiba-tiba.

    Kondisi tertentu yang bisa berdampak pada kesehatan ovarium atau tempat penyimpanan telur dan penghasil hormon pada wanita, seperti kanker, biasanya mempengaruhi gejala yang muncul. Gaya hidup seperti kebiasaan merokok juga bisa berdampak.


    Ciri-ciri awal menopause yang paling umum terjadi atau dirasakan adalah sebagai berikut.

    1. Menstruasi yang lebih sedikit

    Kadar darah saat menstruasi yang lebih tinggi atau rendah dari yang biasanya dirasakan.

    2. Gejala vasomotor atau VMS

    Pada umumnya meliputi hot flashes, night sweats, dan flushing. Hot flashes atau sensasi panas yang muncul secara tiba-tiba pada tubuh bagian atas. 75 persen wanita mengalami gejala ini saat memasuki masa menopause.

    3. Night sweats atau berkeringat di malam hari

    Night sweats adalah keringat yang sering muncul saat malam hari. Biasanya datang secara tiba-tiba dan bisa disertai dengan gejala lain, seperti demam atau menggigil. Flushing adalah kondisi kemerahan pada wajah tanpa adanya infeksi atau peradangan tertentu.

    4. Kesehatan mental yang terganggu

    Gangguan pada kesehatan dan kestabilan mental seseorang juga seringkali dirasakan saat memasuki masa menopause, seperti depresi, kecemasan, insomnia atau kesulitan tidur, dan kesulitan untuk berkonsentrasi.

    5. Gangguan pada pertumbuhan rambut

    Menopause juga seringkali menyebabkan kerontokan atau penipisan pada rambut. Selain itu, menopause juga bisa memicu pertumbuhan rambut di area lain tubuh, seperti pada wajah, leher, dada, dan punggung.

    6. Peningkatan berat badan

    Banyak wanita yang memasuki masa ini mengeluhkan adanya peningkatan berat badan secara signifikan.

    7. Permasalahan pada organ reproduksi

    Vagina kering juga bisa menjadi salah satu permasalahan yang timbul akibat menopause. Menurunnya produksi hormon pada tubuh bisa menyebabkan vagina menjadi kering. Vagina yang kering bisa menimbulkan rasa gatal dan sakit. Tak hanya pada vagina, infeksi saluran kemih juga kerap dialami oleh banyak wanita.

    8. Menurunnya gairah seksual

    Perubahan kadar hormon pada tubuh memegang peran besar dalam fungsi seksual seseorang. Ketika mengalami penurunan kadar hormon estrogen dan testosteron, wanita bisa mengalami kesulitan dalam terangsang.

    9. Rasa sakit atau nyeri

    Wanita yang mengalami menopause biasanya mengalami rasa sakit di bagian kepala, sendi, maupun payudara.

    10. Kulit terasa lebih kering

    Tak hanya vagina yang mengalami kering, kulit tubuh juga seringkali menjadi lebih kering. Selain itu, area sekitar mulut dan mata juga mengalami hal yang sama.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bentuk Penis Sehat Menurut Medis dan yang Terkena Penyakit


    Jakarta

    Penis merupakan organ pria yang memiliki fungsi meliputi reproduksi dan buang air kecil. Tak ada orang yang memiliki bentuk penis yang sama.

    Sebagai salah satu organ vital, kesehatan penis tentu harus diperhatikan. Sebab, kondisi penis yang tak sehat bisa mengakibatkan terganggunya fungsi penis itu sendiri.

    Bentuk Penis

    Penis yang berbentuk melengkung atau lurus merupakan kondisi yang normal. Pada umumnya, organ vital ini memang cenderung melengkung atau bengkok ke salah satu arah.


    Menurut Healthline, asalkan penis tidak melengkung lebih dari 15 derajat, kondisi ini masih sangat normal. Akan tetapi, jika melengkung lebih dari 15 derajat dan mengganggu penetrasi seksual, maka, kamu perlu periksa ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

    Setiap orang memiliki bentuk penis yang berbeda. Menurut Medical News Today, perkiraan tentang panjang penis rata-rata bisa bervariasi.

    Begitu pula dengan ketebalan atau lingkar yang juga berbeda. Bagi sebagian orang, lingkar pangkal batang penis sama dengan lingkar kepala penis.

    Bagi yang lain, beberapa mungkin memiliki kepala penis dengan ketebalan lebih dari pangkal batangnya, ataupun sebaliknya. Jadi, asalkan semua masih berfungsi dengan normal dan tak ada keluhan sakit atau nyeri, tak perlu khawatir.

    Mengutip situs Healthline, adapun beberapa bentuk penis antara lain:

    1. Melengkung ke Atas

    Bentuk pertama adalah melengkung ke atas. Seperti pisang, penis ini melengkung sedikit ke atas, setidaknya saat ereksi.

    2. Melengkung ke Bawah

    Selain melengkung ke atas, ada bentuk penis yang membentuk sedikit lengkungan ke bawah. Jika digambarkan, maka seperti pisang terbalik.

    3. Berbentuk C

    Ada pula penis yang berbentuk C. Jenis ini memiliki lekukan yang mencolok ke kanan.

    4. Lurus

    Bentuk ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Penis lurus memiliki bentuk yang hampir sama dari batang ke kepala.

    5. Kerucut

    Penis dengan bentuk ini lebih tebal di pangkal dan menyempit saat mendekati kepala. Hal ini membuatnya membentuk kerucut.

    Ukuran dan Warna Penis

    Ukuran penis ditentukan oleh faktor genetik yang dibawa. Saat berada di udara yang dingin, penis akan menyusut, hal ini pun merupakan kondisi yang normal. Penis akan mengembang ke bentuk semula ketika kembali ke suhu normal.

    Akan tetapi, kebiasaan merokok ternyata bisa membuat ukuran penis menyusut. Zat beracun yang ada di dalam rokok bisa menyebabkan terhambatnya aliran darah, sehingga mempengaruhi kemampuan organ ini melakukan ereksi dan mempertahankannya.

    Sementara itu, penis yang sehat memiliki warna yang sama dengan rona kulit pemiliknya. Bisa juga 1 sampai 2 tingkat lebih gelap atau lebih terang.

    Namun, warnanya bisa sedikit gelap saat seorang pria mengalami ereksi, sehingga warnanya sedikit kemerahan. Meski begitu, apabila ada bercak pada penis dan tak kunjung menghilang disertai sakit, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter.

    Penyakit Kelengkungan Penis yang Tak Normal

    Menurut Medical News Today, kelengkungan penis yang tidak normal bisa menjadi tanda dari penyakit Peyronie. Berikut gejalanya:

    1. Area yang menebal atau plak di batang penis
    2. Kelengkungan penis saat ereksi
    3. Nyeri pada penis
    4. Disfungsi ereksi.

    Para ilmuwan tak mengetahui dengan pasti apa yang menyebabkan penyakit Peyronie. Namun umumnya, kondisi ini disebabkan oleh trauma ringan dan berulang pada penis. Hal ini terjadi selama berhubungan seksual atau masturbasi. Selain itu, faktor genetik juga bisa berhubungan pada perkembangan kondisi ini.

    Sehingga, bagi siapapun yang mencurigai bahwa mereka menderita penyakit Peyronie harus segera memeriksakan diri ke medis. Dalam beberapa kasus, dokter bisa merekomendasikan operasi untuk menghilangkan plak atau mengurangi kelengkungan pada penis.

    Itulah informasi mengenai bentuk penis yang sehat. Menjaga kesehatan penis penting dilakukan agar tidak memunculkan masalah penyakit. Biasakan gaya hidup dan aktivitas seksual yang sehat!

    (elk/row)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy