Tag: hedera

  • Harga Hedera (HBAR) Melonjak 100% Dalam Sehari, Kenapa?

    Volume perdagangan harian untuk Hedera (HBAR) melonjak secara mengejutkan sebesar 5.440% mencapai level tertinggi US$2,3 miliar. Harga HBAR mencapai level tertinggi dalam dua tahun dan mengincar lebih banyak reli di masa depan.

    HBAR, aset kripto asli Hedera Hashgraph, melonjak 100% hingga $0,18. Pada hari Selasa (23/4), raksasa keuangan BlackRock mengumumkan bahwa mereka akan memanfaatkan Hedera Blockchain untuk memberi token pada money market fund (MMF). Hal ini memberikan arus bawah yang kuat bagi harga HBAR untuk naik melampaui harga tertinggi bulan April sebelumnya.

    BlackRock Memicu Reli Harga Hedera (HBAR)

    Dalam pengembangan inovatif untuk sektor real-world assets (RWA), Archax, bursa aset digital, broker, dan kustodian yang berbasis di London, telah memberi token pada money market fund (MMF) BlackRock ICS US Treasury di blockchain Hedera (HBAR) .

    Pencapaian ini dicapai melalui kolaborasi antara Archax, HBAR Foundation, dan Ownera, platform aset digital tingkat institusi.

    Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan tokenisasi MMF-nya di blockchain Hedera tahun lalu. abrdn berdiri sebagai pengelola kekayaan aktif terbesar di Inggris, yang semakin menekankan pentingnya langkah ini di dunia kripto.

    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.

    Baca juga: Kinerja Token Bitcoin Layer 2 Ungguli BTC Pasca Halving

    Nah, perkembangan ini cukup menciptakan arus bawah yang kuat bagi Hedera (HBAR). Volume perdagangan harian untuk HBAR telah meroket secara mengejutkan sebesar 5.440% hingga US$2,3 miliar. Selain itu, ini adalah pertama kalinya dalam dua tahun harga Hedera (HBAR) melonjak melewati US$0,15. Jika kenaikan terus mempertahankan momentum ini, kita bisa melihat reli berlanjut ke level tertinggi sepanjang masa.

    Aksi Harga HBAR ke Depan

    Relative Strength Index (RSI) sejalan dengan prospek bullish, menunjukkan momentum pertumbuhan yang dapat mendorong harga HBAR naik.

    Mengingat potensi kenaikan lebih lanjut, setelah puncak intraday di US$0,1817, HBAR dapat naik lebih tinggi, menargetkan pencapaian psikologis seperti US$0,2000 atau bahkan US$0,3000 dalam skenario yang sangat bullish. Namun, lintasan ini bergantung pada pengendalian kecenderungan ambil untung di kalangan pembeli HBAR.

    Sebaliknya, lonjakan profit-booking dapat menyebabkan penurunan harga altcoin. Khususnya, tekanan jual yang signifikan juga kemungkinan besar terjadi di sekitar $0,1096, di mana profil volume berbayang putih yang meningkat menunjukkan kehadiran penjual yang besar.

    Penembusan di bawah Smooth Moving Average (SMMA) 21 hari di US$0,1038 akan menantang narasi bullish. Skenario seperti itu mungkin mendorong lintasan ke bawah untuk HBAR, mencari dukungan di sekitar level US$0,0815.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hedera (HBAR) Naik 10 Persen, Namun Sinyal Bearish Masih Dominan

    Harga Hedera (HBAR) mencatatkan lonjakan lebih dari 10 persen dalam 24 jam terakhir, di tengah munculnya sinyal teknikal yang bertentangan. Meskipun indikator BBTrend menunjukkan potensi awal pemulihan, sinyal bearish dari Ichimoku Cloud dan garis EMA masih mendominasi.

    Dilaporkan BeInCrypto, BBTrend atau Bollinger Band Trend HBAR berbalik positif setelah tujuh hari berturut-turut berada di wilayah negatif. Saat ini BBTrend berada di angka 3,96, naik signifikan dari titik terendah -17,12 yang tercatat pada 1 April lalu. Nilai di atas 0 menandakan momentum bullish, yang dapat membuka peluang pemulihan harga jika tren ini berlanjut.

    Ichimoku Cloud Masih Dominan Bearish

    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Selasa, 8 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, indikator lain memberikan pandangan berbeda. Grafik Ichimoku Cloud masih menunjukkan struktur bearish. Harga HBAR tetap berada di bawah awan (Kumo), dengan garis Tenkan-sen dan Kijun-sen yang keduanya menurun dan berperan sebagai resistance. Awan merah tebal di depan juga memperkuat tekanan jual, meskipun candle bullish terbaru mulai mendorong harga ke arah Tenkan-sen.

    Tekanan bearish juga terlihat dari indikator Exponential Moving Average (EMA). Rata-rata jangka pendek HBAR masih berada di bawah rata-rata jangka panjang, mengisyaratkan bahwa tren penurunan belum berakhir. Jika tekanan jual berlanjut, harga diperkirakan dapat menguji level support di US$0,124. Penurunan lebih lanjut berisiko membawa HBAR ke level terendahnya sejak November 2024.

    Peluang Pemulihan Tetap Terbuka

    Sebaliknya, jika HBAR berhasil membalikkan tren saat ini dan menembus resistance di US$0,155, potensi kenaikan lanjutan menuju US$0,168 hingga US$0,20 dapat terbuka. Persilangan garis EMA jangka pendek di atas garis jangka panjang akan menjadi konfirmasi penting bagi pembalikan tren ke arah bullish.

    Untuk saat ini, pasar masih menantikan kejelasan arah berikutnya, di tengah tarik-menarik antara momentum pemulihan dan tekanan bearish yang kuat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Grayscale Ajukan Proposal ETF untuk Hedera (HBAR) di Nasdaq

    Grayscale Investments, salah satu manajer aset kripto terbesar di dunia, mengajukan proposal baru untuk meluncurkan exchange-traded fund (ETF) bagi token asli Hedera Network, HBAR.

    Dailyhodl menyebutkan bahwa langkah ini terlihat dalam pengajuan dokumen 19b-4 oleh Nasdaq kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk mencatatkan dan memperdagangkan Grayscale Hedera Trust.

    Apa Itu ETF Kripto?

    ETF adalah instrumen investasi yang memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap aset seperti logam mulia dan kripto tanpa harus membelinya secara langsung.

    SEC telah menyetujui ETF berbasis Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) pada tahun 2024, sekaligus membuka jalan bagi aset kripto lainnya untuk memasuki pasar ETF.

    Hedera (HBAR) Masuk dalam Daftar ETF Altcoin

    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 6 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sebagai pesaing Ethereum, Hedera menjadi salah satu aset kripto yang sedang diupayakan untuk masuk dalam ETF oleh Grayscale.

    Harga HBAR saat ini diperdagangkan di kisaran $0,24, mengalami kenaikan 7,4% dalam 24 jam terakhir.

    Ekspansi Grayscale ke Aset Kripto Lainnya

    Selain Hedera, Grayscale juga telah mengajukan ETF untuk Cardano (ADA), yang jika disetujui akan menjadi ETF pertama untuk pesaing Ethereum tersebut.

    Perusahaan ini juga sedang mengupayakan ETF untuk Solana (SOL) dan konversi Grayscale XRP Trust menjadi ETF berbasis spot.

    Dukungan Regulasi dari Pemerintah AS

    Aktivitas pengajuan ETF oleh Grayscale semakin meningkat seiring dengan janji Presiden AS Donald Trump untuk menciptakan lingkungan regulasi yang lebih ramah terhadap aset digital.

    Paul Atkins, yang dikenal sebagai pendukung industri kripto, telah ditunjuk untuk memimpin SEC menggantikan Gary Gensler yang sebelumnya dianggap anti-kripto.

    Dengan tren positif ini, pasar ETF kripto berpotensi semakin berkembang, memberikan investor lebih banyak pilihan untuk mendapatkan eksposur terhadap aset digital tanpa harus memilikinya secara langsung.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hedera (HBAR) Melonjak 30%: Akankah Mencapai $1?

    Hedera (HBAR) tengah mencuri perhatian setelah mengalami lonjakan harga lebih dari 30% dalam 48 jam terakhir. Kenaikan ini memicu optimisme di kalangan pelaku pasar, menandakan potensi dimulainya tren bullish yang lebih besar.

    Jika momentum ini terus berlanjut, Hedera berpeluang untuk menembus level tertinggi tahunannya dan masuk ke dalam daftar 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

    HBAR Menjadi Kripto Terbesar ke-11 di Pasar

    Sejak awal, Hedera telah dikenal sebagai proyek blockchain yang menjanjikan. Dengan lonjakan harga terbarunya, HBAR berhasil melampaui beberapa kripto besar seperti Chainlink, Stellar, dan Litecoin, menjadikannya aset kripto terbesar ke-11 di pasar.

    Kekuatan fundamental serta meningkatnya sentimen bullish di kalangan investor dapat menjadi katalis untuk reli lebih lanjut, dengan target ambisius mencapai $1.

    Apa yang Mendorong Kenaikan Harga HBAR?

    Salah satu faktor utama di balik lonjakan harga HBAR adalah kemitraan strategisnya. Dalam pembaruan terbaru, Swift, jaringan pembayaran global yang banyak digunakan bank untuk transfer internasional, mengumumkan kemitraannya dengan Hedera.

    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Minggu, 2 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Integrasi blockchain Hedera ke dalam sistem Swift di Amerika Utara, Eropa, dan Asia diperkirakan akan meningkatkan adopsi institusional secara signifikan.

    Dengan ekspansi ini, Hedera berpotensi menjadi pemimpin dalam solusi pembayaran lintas batas. Kepercayaan dari institusi besar seperti Swift dapat meningkatkan permintaan untuk HBAR, yang pada akhirnya mendorong harga lebih tinggi.

    Potensi HBAR Mencapai $1

    Secara teknikal, harga HBAR telah menembus tren menurun 5 minggu terakhir, menunjukkan bahwa investor kembali mengambil alih kendali. Beberapa indikator utama juga mendukung potensi tren naik ini:

    • Golden Cross Mingguan: Grafik mingguan menunjukkan bahwa HBAR akan mengalami Golden Cross pertama, sebuah sinyal bullish yang menandakan momentum kenaikan kuat.
    • RSI Bullish Divergence: Relative Strength Index (RSI) mingguan menunjukkan divergensi bullish sebelum mencapai level rata-rata, menandakan adanya potensi reli besar.
    • Level Fibonacci 0,5 di $0,289: Jika bulls dapat mengamankan level ini, maka harga Hedera kemungkinan besar akan terus naik menuju level lebih tinggi dan mempertahankan tren bullishnya.

    Kesimpulan

    Lonjakan harga HBAR baru-baru ini tidak hanya didukung oleh faktor teknikal tetapi juga oleh perkembangan fundamental yang kuat, terutama kemitraannya dengan Swift.

    Menurut laporan Coinpedia, dengan meningkatnya adopsi institusional dan sentimen bullish yang menguat, HBAR memiliki peluang besar untuk terus naik dan mencapai target $1 dalam waktu dekat.

    Namun, seperti biasa dalam investasi kripto, volatilitas tetap menjadi faktor utama. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan pasar dan melakukan analisis lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Koreksi Token HBAR Mengintai Dekat Titik Pembalikan

    Harga token Hedera Hashgraph (HBAR) mengalami tekanan pada Selasa, 15 Juli 2025, setelah momentum bullish yang sempat mengangkat nilainya mulai memudar. HBAR turun ke level terendah $0,2290, atau merosot sekitar 12% dari puncak bulanan. Penurunan ini sejalan dengan pelemahan harga Bitcoin (BTC) dan sebagian besar altcoin lainnya.

    Lonjakan Sebelumnya Didukung Pasokan Stablecoin

    Meski terkoreksi, HBAR sebenarnya termasuk salah satu aset kripto dengan kinerja terbaik dalam reli pasar terbaru. Dari titik terendah bulanannya, harga HBAR sempat melesat lebih dari 100%, didorong oleh lonjakan signifikan dalam pasokan stablecoin di ekosistem Hedera.

    Menurut data dari DeFi Llama, pasokan stablecoin di jaringan Hedera melonjak 292% dalam 30 hari terakhir, mencapai lebih dari $160 juta, mendekati rekor tahunan di $212 juta. Kenaikan pasokan ini mencerminkan kekuatan dan utilitas jaringan, karena stablecoin banyak digunakan dalam transaksi di aplikasi-aplikasi terdesentralisasi (dApps).

    Pergerakan harga Hedera Hashgraph (HBAR/USDT) pada Jumat, 18 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera Hashgraph (HBAR/USDT) pada Jumat, 18 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Grayscale Ajukan Proposal ETF untuk Hedera (HBAR) di Nasdaq

    Ekosistem Hedera Semakin Aktif

    Tak hanya stablecoin, indikator lain seperti Total Value Locked (TVL) juga menunjukkan pertumbuhan positif. TVL di jaringan Hedera meningkat lebih dari 55% dalam sebulan terakhir, dengan protokol seperti Stader, SaucerSwap, dan Bonzo Finance memimpin pertumbuhan.

    Aktivitas di bursa terdesentralisasi (DEX) turut mencatatkan peningkatan. Volume bulanan di SaucerSwap dan HbarSuite pada bulan Juli menembus angka $123 juta, hanya sedikit di bawah rekor bulan sebelumnya sebesar $131 juta.

    Di sisi lain, terdapat spekulasi bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) akan menyetujui ETF HBAR spot, yang dapat membuka pintu masuk dana institusional lebih besar dari Wall Street.

    Risiko Pembalikan Harga HBAR

    Secara teknikal, HBAR sebelumnya menunjukkan pola falling wedge yang bullish dan pola double bottom di level $0,1236 dengan neckline di $0,2290 — keduanya merupakan sinyal positif dalam analisis harga.

    Namun, kini terdapat risiko pembalikan karena harga HBAR sudah berjarak sekitar 30% di atas rata-rata pergerakan (MA) 50 hari dan 100 hari. Hal ini mengindikasikan potensi reversal menuju rata-rata historis, yang dikenal sebagai mean reversion.

    Jika skenario ini terwujud, HBAR berisiko turun ke kisaran $0,1740, yang merupakan MA 50 hari, sebelum kemungkinan melanjutkan tren naiknya kembali.

    Baca juga: Hedera (HBAR) Naik 10 Persen, Namun Sinyal Bearish Masih Dominan


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HBAR Terancam Ambruk 30%? TVL Anjlok 50% dan ETF Masih Sepi

    Harga Hedera (HBAR) masih berada dalam tekanan kuat di tengah pelemahan pasar kripto global. Dalam tiga bulan terakhir, HBAR tercatat turun hampir 47% dan kembali melemah sekitar 6% dalam 24 jam terakhir seiring koreksi terbaru Bitcoin. Tren penurunan ini bukan hanya terjadi dalam jangka pendek, karena sejak September HBAR terus bergerak turun secara bertahap dan telah kehilangan sekitar 67% dari level tertingginya.

    Pelemahan HBAR dipicu oleh masalah yang lebih dalam, yakni menyusutnya likuiditas jaringan, lemahnya permintaan institusional, serta memudarnya partisipasi investor ritel. Data terbaru menunjukkan bahwa tekanan jual berpotensi semakin besar karena Total Value Locked (TVL) terus mengalami penurunan tajam, sementara arus dana dari ETF masih belum terlihat. Kondisi tersebut membuat HBAR berisiko mengalami penurunan lanjutan dalam waktu dekat.

    TVL Hedera Anjlok Lebih dari 50%, Likuiditas Keluar Sejak Berbulan-bulan

    Dilaporkan BeInCrypto, tren turun HBAR mulai terlihat sejak pertengahan September ketika harga mulai bergerak di bawah garis tren menurun dan kemudian membentuk pola falling channel, ditandai dengan lower high dan lower low yang terus berulang. Sejak saat itu, setiap reli harga semakin melemah dan setiap breakdown mendorong HBAR menuju level yang lebih rendah.

    Pola ini selaras dengan kondisi likuiditas on-chain Hedera. Pada September, TVL jaringan Hedera berada di sekitar 122,5 juta dolar AS, namun kini turun menjadi sekitar 56 juta dolar AS. Artinya, TVL telah merosot lebih dari 50%. Penurunan TVL umumnya menunjukkan bahwa pengguna menarik dana dari protokol DeFi, sehingga aktivitas jaringan melemah dan aliran modal mengering.

    Dengan berkurangnya modal yang terkunci di ekosistem, HBAR dinilai kehilangan daya dorong untuk mengalami pemulihan yang kuat. Jika TVL tetap lemah, potensi kenaikan harga HBAR diperkirakan akan tetap terbatas secara struktural.

    Ada Sinyal Akumulasi, Tapi ETF dan Investor Ritel Belum Ikut Masuk

    Meski mayoritas indikator terlihat bearish, terdapat satu sinyal yang memberi sedikit harapan. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan kenaikan sejak pertengahan Desember meskipun harga terus turun. Kondisi ini membentuk bullish divergence yang mengindikasikan adanya akumulasi dari sebagian investor besar.

    Namun, CMF masih berada di bawah level nol, yang berarti arus keluar dana masih mendominasi. Di sisi lain, data menunjukkan spot ETF HBAR belum mencatat inflow dalam dua minggu terakhir. Ketiadaan arus dana ETF dinilai membatasi peluang reli karena ETF biasanya menjadi pintu masuk utama bagi investor institusional.

    Sementara itu, indikator On-Balance Volume (OBV) terus menurun sejak Oktober dan bahkan baru saja menembus garis support turunannya. Penurunan OBV mencerminkan berkurangnya partisipasi pasar dan melemahnya keyakinan investor, terutama dari sisi ritel. Kondisi ini menandakan tekanan jual bisa semakin meningkat karena pembeli semakin jarang masuk bahkan pada harga yang lebih rendah.

    Baca juga: HBAR Masih Downtrend, Break US$0,112 Berisiko Likuidasi US$2,7 Juta

    Support $0,080 Jadi Penentu, Jika Jebol HBAR Bisa Meluncur ke $0,043

    Secara teknikal, struktur harga Hedera memperlihatkan kondisi rapuh karena masih terjebak dalam falling channel sejak September. Jika harga menembus garis bawah channel tersebut, proyeksi penurunan dapat mencapai sekitar 30%.

    Support utama HBAR saat ini berada pada zona $0,080 hingga $0,076 yang terbentuk sejak crash pada 10 Oktober. Jika harga ditutup harian di bawah level tersebut, tekanan jual berpotensi semakin kuat. Setelah itu, support berikutnya berada di sekitar $0,062 berdasarkan Fibonacci extension. Jika level ini kembali gagal bertahan, proyeksi penurunan dapat mengarah ke $0,043, yang menjadi target breakdown utama sesuai pola falling channel.

    Di sisi lain, peluang pemulihan masih cukup berat. HBAR perlu merebut kembali level $0,107 sebagai tahap awal. Untuk keluar dari pola bearish channel, harga harus mampu menembus area $0,134. Namun, reli tersebut dinilai sulit terjadi tanpa pemulihan TVL yang konsisten dan masuknya inflow ETF secara berkelanjutan.

    Dengan kondisi TVL yang terus turun dan minimnya dukungan institusional, analis menilai setiap upaya rebound HBAR masih rentan gagal dan berpotensi kembali tertekan dalam waktu dekat.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, korelasi antara penurunan TVL dan harga HBAR sangat kuat. Tanpa adanya program insentif baru atau narasi adopsi institusional yang segar, sulit bagi HBAR untuk membalikkan tren bearish struktural ini dalam waktu dekat.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HBAR Masih Downtrend, Break US$0,112 Berisiko Likuidasi US$2,7 Juta

    Tekanan jual terhadap Hedera (HBAR) tercatat berada pada level tertinggi sepanjang 2026. Data pasar menunjukkan momentum bearish masih mendominasi pergerakan harga, meningkatkan risiko likuidasi bagi trader dengan posisi long jika level support utama gagal dipertahankan.

    HBAR hingga kini masih terjebak dalam tren turun yang telah berlangsung hampir dua bulan. Upaya pemulihan harga terus tertahan oleh aksi jual berkelanjutan, sementara struktur pasar tetap lemah. Pada saat penulisan, HBAR diperdagangkan di kisaran US$0,117, hanya sedikit di atas area support krusial US$0,114.

    Indeks Harga Hedera

    Indikator Money Flow Index (MFI) memperkuat sinyal bearish tersebut. MFI tercatat berada di bawah level netral 50, menandakan arus modal keluar lebih besar dibandingkan arus masuk. Kondisi ini mencerminkan rendahnya minat beli dan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap potensi pemulihan jangka pendek.

    Tekanan makro juga menambah risiko penurunan lanjutan. Data peta likuidasi menunjukkan posisi long berada dalam kondisi rentan. Jika harga HBAR menembus support US$0,114, sekitar US$1,07 juta posisi long berpotensi terlikuidasi. Tekanan jual diperkirakan akan meningkat seiring dengan terjadinya likuidasi paksa tersebut.

    Baca juga: HBAR Terancam Turun ke US$0,080? Support US$0,102 di Ujung Tanduk

    Risiko Harga HBAR

    Risiko akan semakin besar jika harga turun di bawah US$0,112. Pada level tersebut, potensi likuidasi posisi long diperkirakan dapat mencapai lebih dari US$2,71 juta, yang berpotensi mempercepat pelemahan harga dan memperburuk sentimen pasar.

    Selama tren turun masih bertahan, HBAR berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area US$0,109. Namun demikian, skenario pemulihan masih terbuka jika tekanan jual mulai mereda. Kenaikan berkelanjutan di atas US$0,120 dapat memperbaiki sentimen pasar, sementara penembusan level US$0,125 akan membatalkan pandangan bearish dan mengindikasikan pembalikan tren jangka pendek.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, penumpukan posisi likuidasi di bawah harga saat ini menciptakan risiko “efek domino” yang mematikan, di mana penurunan harga sedikit saja dapat memicu penjualan otomatis massal yang akan memperdalam kejatuhan pasar secara instan.

    “Bagi investor, kondisi indikator teknikal yang sangat lemah ini merupakan peringatan keras untuk menghindari pembelian spekulatif saat harga sedang jatuh (catching a falling knife) sebelum adanya tanda pembalikan arah yang valid,” ungkapnya.

    Untuk saat ini, pasar masih menunggu sinyal kuat apakah HBAR mampu mempertahankan support penting atau justru memasuki fase penurunan yang lebih dalam.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • HBAR Terancam Turun ke US$0,080? Support US$0,102 di Ujung Tanduk

    Harga aset kripto Hedera (HBAR) berada dalam tekanan kuat setelah mencatat penurunan lebih dari 10% dalam sepekan terakhir. Pelemahan ini dinilai bukan sekadar koreksi biasa, melainkan didorong oleh memburuknya struktur harga, arus modal keluar, serta sentimen pasar yang jatuh ke level terendah dalam beberapa bulan.

    Kombinasi faktor tersebut meningkatkan risiko koreksi lanjutan hingga 20%, meski peluang pemulihan masih terbuka jika HBAR mampu bertahan di level krusial.

    Pola Head-and-Shoulders Picu Ancaman Penurunan Tajam

    Dari sisi teknikal, pergerakan harga HBAR mendekati penyempurnaan pola head-and-shoulders, yang secara historis sering menjadi sinyal pembalikan bearish. Garis leher (neckline) pola ini berada di kisaran US$0,102.

    Jika harga HBAR mencatat penutupan harian di bawah level tersebut, potensi penurunan lebih dari 20% menuju area US$0,080 dinilai semakin terbuka.

    Sinyal ini diperkuat oleh indikator Chaikin Money Flow (CMF) yang kini turun di bawah level nol dan menembus garis dukungan menurun. Kondisi tersebut menunjukkan adanya arus modal keluar yang signifikan, menandakan tekanan jual nyata, bukan sekadar pergerakan harga dengan volume rendah.

    Situasi serupa terakhir terjadi pada awal Desember, yang kala itu diikuti penurunan harga HBAR hampir 25%.

    Baca juga: AI Select Token Hari Ini: HBAR dan KERNEL Altcoin Paling Panas

    Sentimen Positif Merosot ke Level Terendah

    Dilaporkan BeInCrypto, tekanan teknikal juga sejalan dengan memburuknya sentimen pasar. Data sentimen menunjukkan tingkat pembicaraan positif terhadap Hedera turun ke titik terendah sejak akhir Oktober.

    Secara historis, pelemahan sentimen semacam ini kerap mendahului penurunan harga lanjutan. Pada November lalu, penurunan sentimen diikuti koreksi harga dari sekitar US$0,17 ke US$0,13 dalam waktu dua pekan.

    Kondisi saat ini dinilai memiliki pola serupa, di mana sentimen melemah lebih dulu sementara harga masih bertahan di atas area support utama.

    Aksi Beli Saat Koreksi dan Data Derivatif Beri Harapan

    Meski tekanan bearish menguat, sejumlah data menunjukkan masih adanya minat beli di level bawah. Dalam dua hari terakhir, tercatat net outflow dari bursa spot saat harga HBAR terkoreksi hampir 5%.

    Pada 24 Januari, arus keluar bersih tercatat sekitar US$1,41 juta, meningkat menjadi US$1,60 juta sehari kemudian. Kondisi ini mengindikasikan aksi beli saat harga turun atau akumulasi jangka menengah.

    Dari pasar derivatif, data perpetual HBAR di Bitget menunjukkan eksposur likuidasi posisi short mencapai sekitar US$7,40 juta, jauh lebih besar dibanding potensi likuidasi posisi long sebesar US$4,28 juta. Ketimpangan ini mencerminkan dominasi posisi bearish di kalangan trader.

    Dalam kondisi seperti ini, kenaikan harga yang relatif kecil berpotensi memicu short squeeze, yang dapat mendorong pemulihan harga secara cepat.

    Level Kunci yang Menentukan Arah HBAR

    Ke depan, pergerakan HBAR akan sangat ditentukan oleh beberapa level penting. Di sisi bawah, area US$0,100–US$0,102 menjadi penopang krusial. Penutupan harian di bawah zona ini berpotensi mengonfirmasi kelanjutan tren turun.

    Sebaliknya, untuk meredam tekanan bearish, HBAR perlu merebut kembali level US$0,105 sebagai tanda stabilisasi awal. Ujian utama berada di US$0,112, yang bertepatan dengan resistance teknikal dan level Fibonacci penting.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, data ini menyoroti fenomena “Divergensi Sentimen-Harga”. Ketika kepercayaan kerumunan (crowd confidence) runtuh sebelum harga benar-benar jatuh, itu biasanya adalah tanda bahaya bahwa pembeli potensial (dip buyers) sedang menyingkir.

    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hedera (HBAR/USDT) pada Kamis, 29 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    “Pasar kehilangan “bantalan” psikologisnya. Jika level $0,10 gagal bertahan, ini bisa memicu cascade liquidation dari posisi long yang tersisa, mempercepat penurunan menuju target $0,08,” ujarnya.

    Jika harga mampu menembus dan bertahan di atas US$0,112, pola bearish berpotensi gagal dan membuka jalan kenaikan menuju area US$0,128.

    Untuk saat ini, posisi HBAR masih berada di persimpangan. Tekanan jual dan sentimen negatif mendominasi, namun aksi beli saat koreksi serta posisi short yang menumpuk membuat peluang rebound belum sepenuhnya tertutup. Beberapa penutupan harian ke depan akan menjadi penentu arah selanjutnya.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hedera (HBAR) Lampaui Performa Bitcoin di 2026? Ini Datanya!

    Performa Hedera (HBAR) sepanjang 2026 menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan Bitcoin di tengah tekanan pasar kripto. Meski tidak mengalami kenaikan signifikan, HBAR hanya turun sekitar 13% sejak awal tahun, sementara Bitcoin mencatat penurunan lebih dalam hingga sekitar 20%.

    Dilaporkan BeInCrypto, perbedaan ini dinilai bukan kebetulan, melainkan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti arus dana ETF, sentimen pasar, dan struktur teknikal yang berbeda.

    Arus ETF Jadi Pembeda Utama

    Salah satu faktor yang menopang kinerja HBAR adalah konsistensi arus masuk dana ke ETF-nya. Sejak diluncurkan pada akhir 2025, HBAR ETF tidak pernah mencatat arus keluar bersih bulanan, meskipun jumlah inflow terus menurun dari sekitar 44,39 juta dolar AS menjadi 2,12 juta dolar AS pada Maret 2026.

    Sebaliknya, ETF Bitcoin justru mengalami beberapa periode arus keluar bersih, yang mencerminkan berkurangnya keyakinan dari investor institusional terhadap BTC dalam jangka pendek.

    Kondisi ini memberikan dukungan sentimen yang lebih stabil bagi HBAR dibandingkan Bitcoin.

    Sentimen HBAR Lebih Tahan Dibanding Bitcoin

    Data sentimen pasar juga menunjukkan perbedaan signifikan. Sentimen positif terhadap Bitcoin mengalami penurunan tajam hingga sekitar 95% dalam tiga bulan terakhir, sementara HBAR hanya turun sekitar 57% dalam periode yang sama.

    Penurunan sentimen yang lebih terbatas ini menunjukkan bahwa kepercayaan pasar terhadap HBAR masih relatif terjaga, meskipun kondisi pasar secara keseluruhan sedang tidak stabil.

    Faktor ini menjadi salah satu alasan mengapa HBAR mampu mempertahankan performa lebih baik dibandingkan Bitcoin.

    Sinyal Teknikal Tunjukkan Potensi Pemulihan

    Dari sisi teknikal, HBAR menunjukkan sinyal positif melalui bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI). Dalam dua pekan terakhir, pola ini muncul dua kali dan sebelumnya sempat mendorong kenaikan harga hingga sekitar 12%.

    Divergensi terbaru juga telah memicu kenaikan sekitar 8%, yang menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah, meskipun tren belum sepenuhnya berbalik.

    Selain itu, indikator Smart Money Index (SMI) menunjukkan bahwa investor berpengalaman mulai mengambil posisi, memperkuat indikasi potensi pemulihan harga.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Untuk melanjutkan tren kenaikan, HBAR perlu menembus level resistensi di sekitar 0,101 dolar AS, dan konfirmasi yang lebih kuat akan terjadi jika harga mampu bertahan di atas area 0,107–0,110 dolar AS.

    Jika level tersebut berhasil ditembus, potensi kenaikan menuju 0,124 hingga 0,146 dolar AS terbuka. Namun, jika harga turun di bawah support 0,088 dolar AS, risiko penurunan ke 0,072 dolar AS masih perlu diwaspadai.

    Baca juga: HBAR Berpotensi Picu Likuidasi US$4,9 Juta, Trader Short Terancam Terjepit

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kinerja HBAR yang relatif lebih baik dibandingkan Bitcoin mencerminkan adanya rotasi minat investor ke aset dengan narasi dan fundamental yang lebih spesifik.

    Menurut mereka, konsistensi inflow ETF dan stabilitas sentimen menjadi faktor penting yang menjaga ketahanan harga HBAR di tengah tekanan pasar.

    Namun, Tim Research Tokocrypto juga mengingatkan bahwa outperform dalam fase koreksi tidak selalu berarti tren bullish yang kuat telah dimulai. Pergerakan harga masih sangat bergantung pada kondisi makro dan likuiditas pasar secara keseluruhan.

    Mereka menambahkan bahwa konfirmasi tren baru membutuhkan breakout yang jelas di level resistensi utama, serta dukungan volume dan arus dana yang berkelanjutan.

    Pasar Masih Uji Kekuatan Altcoin

    Dengan kombinasi faktor teknikal, sentimen, dan arus dana, HBAR menunjukkan potensi untuk menjadi salah satu altcoin yang diperhatikan di fase pasar saat ini.

    Namun, arah selanjutnya masih akan ditentukan oleh kemampuan aset ini mempertahankan momentum di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif dan penuh ketidakpastian.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com