Tag: hias

  • Tanaman Berdaun Estetik Ini Bisa Bikin Ruang Tamu Naik Kelas



    Jakarta

    Tanaman dengan daun grafis atau tanaman yang keindahannya terletak pada bentuk, warna, dan corak daunnya yang unik, kini banyak dipilih untuk menjadi elemen dekorasi yang bisa mempercantik ruang tamu. Bukan karena bentuknya yang mencuri perhatian, tetapi juga karena karakter daunnya yang mampu menghadirkan kesan tropis dan artistik tanpa harus menambah banyak dekor tambahan.

    Tren tanaman berdaun besar dan bercorak ini terus meningkat karena tampilannya yang elegan dan mampu memperkaya visual ruang. Dilansir dari Elle Decor, berikut 10 inspirasi tanaman hias grafis yang bisa digunakan untuk mempercantik ruang tamu.

    Monstera Deliciosa


    Monstera Monkey Mask or Obliqua or Adansonii stands on a white pedestal. Home plants care concept. the concept of minimalism and scandi style, garden roomMonstera Monkey Mask or Obliqua or Adansonii stands on a white pedestal. Home plants care concept. the concept of minimalism and scandi style, garden room Foto: Getty Images/iStockphoto/Kseniia Soloveva

    Tanaman monstera adalah tanaman yang kerap menjadi ikon interior modern. Daunnya yang berlubang dan beralur, mampu menciptakan efek grafis natural yang kuat. Tanaman ini menyukai cahaya terang secara tidak langsung dan dapat tumbuh dengan baik di dalam pot.

    Namun, tanaman ini perlu perawatan yang rutin. Diperlukan penyiraman atau penyemprotan tanaman yang lebih sering dibandingkan tanaman yang lain, karena monstera bisa tumbuh baik di kelembapan yang tinggi.

    Anthurium Crystallinum (Kuping Gajah)

    fresh elephant ear leaffresh elephant ear leaf Foto: Getty Images/iStockphoto/kuarmungadd

    Tanaman ini memiliki daun dengan tekstur beludru dengan urat putih kekuningan yang kontras. Tampilannya cukup artistik, seperti sebuah ilustrasi botani yang hidup. Cocok ditempatkan di sudut ruangan sebagai elemen utama alami yang dapat menarik perhatian. Tanaman ini bisa ditanam di pot dan tidak membutuhkan terlalu banyak air, hanya saja pot harus memiliki drainase yang baik.

    Philo Gloriosum

    Philodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpotPhilodendron Gloriosum ,Philodendron plant in the flowerpot Foto: Getty Images/Jobrestful

    Dengan daun yang berbentuk hati dan berurat tebal, tanaman ini sangatlah cantik. Tanaman ini tumbuh merambat secara horizontal, sehingga cocok ditanam di pot yang melebar. Meskipun cocok disimpan di dalam ruangan, tanaman ini ternyata juga rentan terhadap hama. Oleh karena itu, diperlukan perawatan yang khusus seperti menyemprotnya dengan minyak hortikultura.

    Aspidistra

    A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville.A group of Aspidistra plants in the nursery area of the Alcazar gardens in Seville. Foto: Getty Images/iStockphoto/Alphotographic

    Dikenal sangat kuat dan minim perawatan, tanaman ini memiliki daun hijau yang besar dan kokoh sehingga bisa memberikan kesan rapi jika dipajang di dalam ruangan. Tanaman ini bisa menjadi pilihan yang ideal untuk ruang tamu dengan pencahayaan yang rendah.

    Ketapang Biola (Pohon Ara Daun Biola)

    Ilustrasi fiddle leaf fig treeIlustrasi fiddle leaf fig tree Foto: Getty Images/iStockphoto/Nelly Senko

    Tanaman ini juga cukup populer berkat daun lebarnya yang berbentuk seperti biola. Siluet dari corak daunnya, mampu menghadirkan nuansa modern dan elegan. Sangat cocok ditanam di pot besar sebagai hiasan tanaman di lantai.

    Peace Lily (Bunga Bakung Perdamaian)

    Evergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leavesEvergreen plant spathiphyllum. White flowers and green leaves Foto: Getty Images/iStockphoto/IKvyatkovskaya

    Tak hanya indah karena daunnya yang lebar dan hijau pekat, tanaman ini juga indah karena dilengkapi dengan bunga putih ikonik yang terlihat minimalis. Peace lily juga terkenal mampu hidup dalam cahaya rendah, sehingga cukup fleksibel untuk ditempatkan di ruang tamu.

    Alocasia Odora (Kuping Gajah Raksasa)

    Alocasia OdoraAlocasia Odora Foto: The Spruce / Michelle Becker

    Tanaman dengan daun besar menyerupai telinga gajah ini mampu menjadikan ruangan lebih dramatis secara visual. Karena tampilannya yang raksasa dan hijau segar, tanaman ini cocok untuk ruangan dengan gaya interior modern. Kuping gajah raksasa menyukai kelembapan dan butuh cahaya terang secara tidak langsung. Namun, saat ukurannya semakin membesar, perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar ataupun dipindah untuk di tanam di luar rumah dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang.

    Lidah Mertua

    Snake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior designSnake plant, Dracaena trifasciata, Devil Tongue (Sansevieria trifasciata) in clay pot on white pattern wall background, wooden table. Small evergreen houseplant for modern home decor interior design Foto: Getty Images/M.photostock

    Bentuk daunnya yang tegak dan lurus, memberi kesan grafis yang kuat dan modern. Selain tampil unik, snake plant juga sangat toleran terhadap cahaya rendah dan perawatannya minim.

    Calathea (Tanaman Meranti)

    Calathea Freddie (Calathea concinna) plant in modern interior houseCalathea Freddie (Calathea concinna) plant in modern interior house Foto: Getty Images/CoinUp

    Tanaman ini memiliki banyak jenis, dengan corak daunnya yang juga berbeda-beda setiap motifnya. Namun, kebanyakan motif daun dari tanaman ini adalah garis-garis perak yang membuatnya terlihat seperti karya seni. Tanaman ini sedikit rewel dengan setiap pagi harus terkena cahaya matahari. Oleh karena itu, jika ingin memelihara tanaman ini, perlu untuk menyimpannya di bagian ruang yang terpapar sinar matahari. Tanaman ini mampu memberi kesan mewah dan lembut pada ruangan.

    Caladium Bicolor (Tanaman Keladi)

    Caladium bicolor is the Queen of the Leafy Plants in pot on wooden tableCaladium bicolor is the Queen of the Leafy Plants in pot on wooden table Foto: Getty Images/iStockphoto/sKrisda

    Caladium memiliki warna dan pola paling mencolok, mulai dari merah muda, putih, hingga hijau gradasi. Daunnya tipis berbentuk hati, cocok untuk disimpan di ruangan untuk menambah estetika. Tanaman ini membutuhkan ruangan dengan suhu udara yang lembap.

    Itulah 10 Inspirasi tanaman hias dengan daun grafik yang bisa untuk mempercantik ruang tamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Bikin Rumah Bau, Jangan Diulangi!


    Jakarta

    Rumah yang wangi tentu menjadi idaman banyak orang. Tapi ada beberapa kebiasaan ini justru bisa bikin rumah bau.

    Ya, rumah bisa jadi bau karena kebiasaan penghuninya. Misalnya karena tidak buang sampah yang sudah menumpuk di dalam rumah.

    Selain itu, masih ada sederet kebiasaan yang bisa bikin rumah bau. Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


    1. Tidak Memandikan Hewan Peliharaan

    Jika punya hewan peliharaan di rumah, tentunya pemilik harus memandikannya. Kalau tidak dibersihkan atau dimandikan, justru bisa membuat rumah bau.

    Ketombe, bulu, dan rambut hewan peliharaan dapat menumpuk di permukaan dan lama kelamaan menimbulkan bau apek. Untuk menghilangkan bau ini, ahli kebersihan King dan Barton menyarankan untuk menggunakan pembersih berbasis enzim pada lantai dan memandikan hewan peliharaan setidaknya sebulan sekali.

    2. Ventilasi Kurang Baik

    Ventilasi yang kurang baik juga bisa menyebabkan rumah bau apek. Hal itu karena tidak ada aliran udara yang masuk. Tanpa ventilasi yang memadai, bau di rumah bisa terperangkap dan terus bertambah apalagi kalau ditambah tidak membuang sampah.

    3. Tidak Mencuci Karpet

    Apabila di rumah memakai karpet, tentu harus dicuci agar tidak berdebu dan bau. Hal itu karena karpet bisa menjadi sarang bau dari sel kulit mati, rambut hewan, maupun tumpahan air yang menumpuk.

    Setidaknya, cuci karpet setahun sekali untuk hasil yang maksimal. Mencuci karpet juga bisa membuat warna kembali hidup dan menjadi wangi.

    4. Tidak Menyiram Tanaman

    Tanaman hias bisa jadi dekorasi rumah yang menarik. Tapi kalau dibiarkan begitu saja bisa-bisa wanginya menghilang. Tanaman dan bunga yang mulai layu harus segera dibuang agar tidak menimbulkan bau.

    5. Tidak Membersihkan Kulkas

    Di kulkas bisa saja ditemukan makanan busuk. Apabila tidak dibuang, bisa-bisa bikin kulkas bau. Setelah makanan busuk atau kedaluwarsa dibuang baru bersihkan dengan air panas dan sabun.

    Cara terbaik untuk membersihkan bagian dalam kulkas adalah dengan melepas semua rak dan mengelapnya secara menyeluruh dengan sabun sebelum membilasnya dengan air panas. Disarankan juga untuk menggunakan cuka putih dan soda kue saat membersihkan kulkas secara menyeluruh untuk mendisinfeksi dan meningkatkan kualitas udara.

    Itulah beberapa kebiasaan yang bisa bikin rumah bau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Menelusuri Taman Aglaonema Sleman, Surga Tanaman Hias di Lereng Merapi


    Jakarta

    Merapi dengan tanahnya yang subur, keindahan alam, dan hawa sejuk menyimpan pesona bagi siapa saja yang bertandang. Pesona inilah yang dikelola warga Desa Tridadi hingga mengundang wisatawan dari Yogyakarta dan sekitarnya untuk liburan. Salah satunya di Taman Aglaonema Sleman.

    Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar meresmikan Aglaonema Park di Tridadi, Sleman, Sabtu (22/6/2024).Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) 2019-2024 Abdul Halim Iskandar meresmikan Aglaonema Park di Tridadi, Sleman (dok. Jauh Hari Wawan/detikJogja)

    Dengan kurang lebih 90 ribu koleksi aglaonema, taman ini penuh keindahan daun tanaman yang berwarna-warni. Tanaman ini ditata rapi dalam pot di lahan seluar kurang lebih satu hektare. Tiap sudut Taman Aglaonema adalah spot foto Instagramable yang sangat cocok untuk update status medsos.

    “Surganya para pecinta keindahan alam terutama tanaman aglaonema. Di sini ada banyak nama dan jenis aglaonema juga yang pastinya menarik bagi hobiis tanaman hias, atau para pemula. Selain itu, ada berbagai patung lucu di sela kebun aglaonema yang tertata rapi,” tulis akun google review Puteri Linda yang mengunjungi Taman Aglaonema di awal Juli 2025.


    Sebanyak 209 spimen aglaonema adalah pemandangan yang bikin mata segar dan pastinya tidak merasa bosan. Aglaonema Park yang diklaim sebagai pertama dan terbesar di Indonesia ini bisa jadi alternatif liburan bareng keluarga ketika berada di Provinsi DI Yogyakarta.

    Jam Buka dan Harga Tiket Aglaonema Park

    Traveler yang ingin liburan dan jalan-jalan bareng keluarga di Taman Aglaonema bisa berkunjung di jadwal berikut

    • Senin-Jumat: 08.00-16.00
    • Sabtu-Minggu: 08.00-18.00

    Fasilitas dan layanan di destinasi wisata ini dapat diakses dengan harga tiket berikut:

    • Tiket Aglaonema Park: Rp 20 ribu
    • Andong: Rp 60 ribu
    • Naik kuda: Rp 30 ribu
    • Hand boat: Rp 15 ribu
    • Mobil AKI: Rp 25 ribu
    • Becak air: Rp 20 ribu

    Tiket terusan Rp 15 ribu untuk taman kelinci, kandang rusa, kebun kaktus, taman kuda, merak dan ayam pheasant. Tarif ini belum termasuk ongkos parkir motor, mobil, atau bus yang digunakan pengunjung.

    Sebelum berkunjung, jangan lupa update info lebih dulu di Instagram Aglaonema Park @aglaonemapark, untuk memastikan ketersediaan layanan. Sehingga, pengunjung benar-benar bisa memanfaatkan waktu bersama keluarga dengan menikmati layanan Taman Aglaonema Sleman.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com