Tag: hidrasi

  • 6 Buah Penurun Panas, Cocok Buat Kamu yang Sedang Demam

    Jakarta

    Ketika badan terasa panas atau demam, suhu tubuh berada di atas normal atau di atas 38 derajat celcius. Dalam kondisi ini, tubuh bisa kehilangan cairan dan menghabiskan energi lebih dari biasanya.

    Saat demam, orang umumnya akan meminum obat medis untuk meredakannya. Namun, konsumsi buah-buahan tertentu juga bisa bantu meringankan gejala demam.

    Dengan sejumlah kandungan nutrisi sehat yang dikandungnya, buah-buah ini membantu sistem imun untuk menyerang infeksi virus, kuman, dan bakteri penyebab demam. Serta mengganti cairan tubuh yang hilang.


    Karena itu, buah-buahan dapat menjadi alternatif yang bagus untuk meredakan demam. Lantas, apa saja buah penurun panas yang bisa dikonsumsi?

    Buah Penurun Panas

    Berikut sejumlah buah yang bisa dimakan untuk bantu menurunkan panas.

    1. Beri

    Dilansir laman Eat This Not That, buah beri seperti stroberi, bluberi, raspberry, dan cranberry kaya akan serat dan vitamin C. Senyawa antosianin yang membuat warna-warni buah beri juga memiliki manfaat dalam melawan virus pernapasan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga cocok dikonsumsi ketika demam.

    2. Mangga

    Saat demam, penting bagi tubuh untuk tetap terhidrasi. Buah seperti mangga direkomendasikan ketika mengalami kondisi tersebut karena memiliki kandungan air yang tinggi sehingga memberi hidrasi yang baik.

    Biasanya orang juga mengalami masalah perut saat demam. Buah mangga yang empuk bisa dengan mudah dicerna oleh sistem pencernaan. Selain itu, mangga juga merupakan sumber vitamin C yang dapat memelihara daya tahan tubuh.

    3. Kelapa

    Mengutip Medical News Today, bagian kelapa yang bagus dikonsumsi ketika panas adalah airnya. Air kelapa bagus untuk menjaga tubuh agar terhidrasi. Ini karena air kelapa mampu bantu mengisi kembali cairan tubuh dan elektrolit penting yang hilang akibat demam.

    Untuk meredakan panas, pastikan meminum air kelapa murni tanpa tambahan gula maupun perasa.

    4. Buah Citrus

    Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruit mengandung flavonoid dan vitamin C dalam jumlah tinggi. Buah-buahan ini dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bisa mengatasi demam.

    5. Semangka

    Menurut data pangan dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram semangka mengandung 91 persen air. Buah ini dapat mengurangi dehidrasi dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang hilang akibat suhu badan yang meningkat. Semangka dapat dikonsumsi langsung atau dijadikan jus.

    6. Tomat

    Tomat tinggi akan vitamin B9 atau yang dikenal dengan folat. Kandungan vitamin ini bisa bantu menurunkan infeksi virus atau bakteri yang jadi penyebab demam. Tomat juga menyimpan kandungan magnesium yang bersifat antiinflamasi.

    Itu dia sejumlah buah penurun panas yang dapat dikonsumsi ketika demam melanda.

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Air Putih setelah Bangun Tidur Dianjurkan, Ahli Gizi Ungkap Manfaatnya

    Jakarta

    Air putih adalah minuman yang paling disarankan untuk dikonsumsi sepanjang hari. Tetapi, para ahli menilai segelas air pertama yang diminum di pagi hari dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

    Ahli gizi Amy Shapiro menjelaskan tubuh kehilangan cairan saat tidur karena bernapas dan berkeringat. Itulah sebabnya minum air setelah bangun tidur membantu memulihkan hidrasi yang mendukung energi dan fokus.

    Kebiasaan ini juga membantu fungsi pencernaan, mencegah makan berlebihan, hingga mengurangi gangguan tidur. Jika asupan cairan di malam hari tidak berlebihan, risiko sering terbangun untuk buang air kecul juga lebih kecil.


    Air putih sendiri berperan penting untuk membawa nutrisi ke seluruh tubuh, mengatur suhu, dan melumasi sendi. Jika menggantinya dengan teh, kopi, atau jus di pagi hari membuat manfaat tersebut tidak optimal.

    Dikutip dari Economic Times, berikut beberapa manfaat yang didapatkan jika rutin minum air putih setiap pagi:

    1. Manfaat untuk Otak

    Sejumlah studi menunjukkan hubungan antara hidrasi dan fungsi kognitif. Tinjauan tahun 2019 menemukan tren bahwa orang terhidrasi cenderung memiliki performa mental lebih baik, meski data belum cukup kuat untuk kesimpulan signifikan.

    Studi pada mahasiswa juga menunjukkan dehidrasi menurunkan daya ingat dan perhatian jangka pendek, serta membaik setelah kembali minum air. Minum air di pagi hari dapat membantu fungsi otak di jam-jam awal.

    Studi lain pada tahun 2019 menyebut dehidrasi dapat memperburuk suasana hati, sementara minum air dapat meningkatkan mood dan mengurangi rasa lelah. Tetapi, para ahli tetap menegaskan hidrasi sepanjang hari adalah kunci manfat terbaik.

    2. Mendukung Penurunan Berat Badan

    Beberapa penelitian menemukan kaitan antara minum air dan manajemen berat badan. Studi tahun 2019 menunjukkan orang dewasa muda yang minum lebih banyak air cenderung memiliki berat badan lebih sehat.

    Dalam sebuah studi pada 2022 juga menyebut minum air sebelum makan, termasuk sarapan, dapat membantu rasa kenyang hingga asupan kalori berkurang. Selain itu, mengganti minuman manis dengan air putih dapat membantu menurunkan berat badan ringan, dan proses tubuh menghangatkan air dingin juga membakar kalori atau termogenesis.

    Sebuah studi tahun 2013 yang dilakukan pada 50 remaja putri menemukan konsumsi 500 ml air tiga kali sehari sebelum makan selama delapan minggu, membantu menurunkan berat badan. Tetapi, peneliti menegaskan bahwa hasul tersebut tidak membuktikan bahwa air putih adalah satu-satunya faktor, dan minum air hanya di pagi hari tidak cukup untuk menurunkan berat badan.

    3. Baik untuk Kulit

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2024, peningkatan asupan air putih dapat memperkuat lapisan luar kulit. Stdusi tahun 2018 juga menemukan hidrasi bisa membantu kulit tampak lebih lembab, meski efeknya cenderung terbatas pada orang lanjut usia.

    Para ahli sepakat, air putih dapat membantu menjaga hidrasi kulit. Tetapi, tidak bisa mencegah kerutan akibat usia, paparan matahari, atau faktor genetik.

    Asupan air putih yang cukup membantu menjaga kesehatan saluran kemih dan menurunkan risiko infeksi. Studi tahun 2019 juga menemukan dehidrasi berkaitan dengan peningkatan tekanan darah dan gangguan kesehatan pembuluh darah.

    Air juga bisa berfungsi sebagai cairan pelumas sendi dan tulang yang dapat diisi ulang dengan hidrasi yang cukup.

    Meski bermanfaat, konsumsi air putih yang terlalu banyak dapat menyebabkan mual, kebingungan, hingga muntah. Para ahli menekankan kebutuhan cairan sebaiknya dipenuhi bertahap sepanjang hari, bukan langsung dalam jumlah besar.

    Infuse water berisi buah sangat aman dikonsumsi, asalkan tanpa tambahan gula. Karena tubuh mengalami dehidrasi saat tidur, minum air putih di pagi hari membantu mencukupi cairan tubuh dengan porsi yang tepat dan konsisten.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Diklaim Sudah Siap Minum, Bolehkah Air Mineral Direbus?


    Jakarta

    Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) diklaim sudah siap minum, tidak perlu dimasak. Namun ada kalanya butuh menghangatkan, atau bahkan merebusnya sampai mendidih.

    Harus diakui, AMDK sudah jadi bagian dari gaya hidup modern. Praktis, mudah didapat, dan dianggap lebih aman dibanding air isi ulang atau air keran. Tapi di tengah kebiasaan serba instan, masih banyak orang yang memilih menghangatkan atau bahkan merebus air mineral sebelum diminum.

    Alasannya sangat beragam, agar lebih bersih, lebih hangat, atau sekadar kebiasaan. Lalu, pertanyaannya sederhana: perlukah air mineral dalam kemasan dipanaskan? Atau, apakah pemanasan itu justru mengubah kandungan alami dan manfaat AMDK?


    AMDK Bisa Langsung Diminum

    Air mineral kemasan tidak diambil begitu saja dari sumber air dan langsung dibotolkan. Sebelum sampai ke tangan konsumen, air ini telah melewati serangkaian proses penyaringan dan sterilisasi yang ketat. Proses tersebut memastikan tidak ada mikroorganisme patogen, logam berat, atau bahan kimia berbahaya yang tertinggal di dalam air.

    Dengan kata lain, air mineral sudah layak diminum langsung tanpa harus direbus lagi. Inilah yang membedakannya dengan air sumur atau air keran yang mungkin masih mengandung bakteri atau partikel lain sehingga perlu proses perebusan terlebih dahulu.

    Namun, sebagian orang tetap memilih untuk memanaskan air kemasan karena ingin merasa lebih aman. Tindakan ini sebenarnya tidak salah, tetapi bisa sedikit memengaruhi kandungan mineral alami di dalamnya.

    Apa Saja Perubahan yang Terjadi?

    Meskipun air mineral tampak stabil, ternyata pemanasan bisa menimbulkan sedikit perubahan pada komposisi kimianya. Penelitian yang terbit dari Water Journal tahun 2025 menunjukkan bahwa proses perebusan dapat mengurangi kadar mineral seperti kalsium dan magnesium. Hal ini terjadi karena pemanasan menyebabkan gas karbon dioksida (CO₂) di dalam air lepas, lalu sebagian kalsium dan magnesium bereaksi menjadi endapan kalsium karbonat. Fenomena ini dikenal dengan istilah precipitation of hardness minerals yaitu reaksi yang juga sering menyebabkan kerak putih pada teko air.

    Meski demikian, dari sisi gizi, penurunan kadar mineral akibat pemanasan ini tergolong sangat kecil dan tidak mengubah manfaat air mineral secara signifikan. Tubuh manusia masih bisa mendapatkan asupan mineral penting dari makanan sehari-hari, seperti sayuran, susu, atau kacang-kacangan.

    Perubahan rasa air yang sebelumnya terasa lembut atau berisi bisa terasa sedikit lebih hambar setelah dipanaskan. Itu terjadi karena beberapa ion yang memberi sensasi rasa seperti kalsium, magnesium, dan bikarbonat ada yang sedikit mengendap. Proses ini merupakan reaksi alami kalsium karbonat akibat suhu tinggi. Meskipun tidak berbahaya, endapan tersebut menandakan bahwa sebagian mineral dalam air telah berubah bentuk dan tidak lagi larut sempurna.

    Sementara itu, studi lain dalam Jurnal Environmental Monitoring and Assessment tahun 2021 juga mengonfirmasi bahwa suhu tinggi dapat mengubah pH air dan sedikit meningkatkan total zat terlarut atau Total Dissolved Solids (TDS). Namun, perubahan ini masih dalam rentang aman untuk dikonsumsi.

    Apakah Berarti Pemanasan Mengurangi Kualitas?

    Selama proses pemanasan dilakukan dalam durasi wajar, misalnya untuk membuat air hangat atau mendidihkan sekali, kualitas air mineral tetap terjaga. Tidak ada perubahan signifikan yang membuat air jadi berbahaya atau kehilangan manfaatnya.

    Pemanasan berulang atau terlalu lama justru bisa mempercepat pengendapan mineral. Akibatnya, kandungan mineral dalam air bisa berkurang lebih banyak dan rasa segarnya semakin berkurang.

    Selain itu, penting juga memastikan wadah yang digunakan untuk memanaskan air yang berasal dari AMDK bersih dan bebas logam berat. Jika menggunakan teko logam yang sudah berkarat atau ketel yang jarang dibersihkan, justru risiko kontaminasi bisa meningkat.

    Hal yang Perlu Diperhatikan:

    • Air mineral dengan kandungan kalsium dan magnesium tinggi lebih mungkin membentuk endapan dibanding air dengan kandungan mineral rendah.
    • Pemanasan bisa memunculkan endapan halus berwarna putih di dasar wadah. Itu bukan tanda air rusak, melainkan sisa kalsium karbonat dari mineral alami yang bereaksi saat dipanaskan.
    • Tidak perlu merebus terlalu lama atau berulang kali karena justru bisa mempercepat pengendapan mineral.

    Kesimpulan

    Memanaskan atau merebus air mineral dalam kemasan boleh dan aman dilakukan, selama dilakukan sewajarnya. Proses ini memang dapat menimbulkan sedikit perubahan pada komposisi mineral, terutama kalsium dan magnesium, tetapi jumlahnya sangat kecil dan tidak berpengaruh terhadap keamanan maupun manfaat air.

    Jadi, jika tujuannya hanya untuk membuat air hangat atau merasa lebih nyaman, langkah ini tetap tergolong aman. Namun jika ingin mempertahankan rasa segar dan kandungan mineral alaminya, sebaiknya AMDK diminum langsung sesuai fungsinya karena air telah siap konsumsi, murni, dan menyehatkan.

    Air mineral sudah melalui perjalanan panjang sebelum sampai konsumen, dari sumber mata air, proses penyaringan, hingga pengemasan yang higienis. Jadi, tidak perlu lagi diragukan kebersihannya. Yang terpenting, simpan di tempat sejuk dan hindari paparan panas secara langsung agar kualitasnya tetap terjaga.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Ini Cara Mudah Hindari Ngidam Makanan Berlebihan Saat Diet


    Jakarta

    Salah satu rintangan terberat saat diet adalah rasa ngidam untuk mengonsumsi makanan tertentu. Ahli diet ini bagikan cara mudah untuk menghindarinya.

    Proses penurunan berat badan atau diet bisa dibilang cukup sulit bagi sebagian besar orang yang susah untuk mengontrol nafsu makan. Karena sering kali orang makan berlebihan tanpa mereka sadari sama sekali.

    Banyak orang yang ingin diet tapi mengaku tak bisa berhenti makan bahkan ngidam makanan secara terus menerus. Hal ini bisa dibilang normal karena fase ini cukup sering dialami banyak orang.


    Ini Cara Mudah Hindari Ngidam Makanan Berlebihan Saat DietIni Cara Mudah Hindari Ngidam Makanan Berlebihan Saat Diet Foto: Ilustrasi iStock

    Dilansir dari Mirror UK (18/12), salah satu ahli diet bernama Shayne Rowland kerap membagikan tips diet lewat akun TikTok miliknya @proflex.health.

    “Ketika sedang ngidam makanan, biasanya ini terjadi karena tubuh kita mengirimkan sinyal untuk memberitahu kita bahwa mungkin ada sesuatu yang kurang,” jelas Shayne.

    “Ini bisa jadi pertanda bahwa tubuh kurang tidur atau istirahat. Kita tahu bahwa ketika tubuh kurang tidur, akan menghasilkan hormon bernama ghrelin. Hormon ini bisa meningkatkan hormon lapar pada tubuh, sehingga kita merasa lapar dan ngidam makanan tertentu,” tutur Shayne.

    Ini Cara Mudah Hindari Ngidam Makanan Berlebihan Saat DietIni Cara Mudah Hindari Ngidam Makanan Berlebihan Saat Diet Foto: Ilustrasi iStock

    Lebih lanjut Shayne menambahkan faktor yang sering memicu rasa ngidam adalah karena tubuh kita kekurangan cairan atau sedikit dehidrasi.

    “Mungkin sebenarnya kita tidak merasa lapar tapi hanya butuh minum air putih saja. Karena sedikit saja tubuh mengalami dehidrasi bisa disalah artikan sebagai rasa lapar yang kemudian memicu ngidam makanan,” ungkapnya.

    Agar rasa ngidam hilang saat diet, Shayne menekankan pentingnya mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi, vitamin dan mineral untuk tubuh. Termasuk menyantap makanan yang kaya akan protein sehingga orang tidak mudah merasa lapar.

    Ini Cara Mudah Hindari Ngidam Makanan Berlebihan Saat DietIni Cara Mudah Hindari Ngidam Makanan Berlebihan Saat Diet Foto: Ilustrasi iStock

    Rasa ngidam makanan bisa muncul walau sebenarnya tidak berkaitan pada makanan sama sekali. Sehingga Shayne menyarankan istirahat yang cukup.

    “Jadi kalau kalian mengalami ngidam makanan tertentu, pastikan kalian meninjau hal-hal ini dulu sebelum memutuskan untuk langsung makan,” pungkasnya.

    Di akhir video, Shayne menambahkan bahwa tidak masalah sesekali ngemil saat diet asal porsinya tidak berlebihan.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • 6 Manfaat Minum Air Kelapa Murni, Bikin Langsing!


    Jakarta

    Air kelapa mengandung manfaat yang baik untuk tubuh. Kalorinya yang rendah cocok untuk menurunkan berat badan sekaligus menghidrasi tubuh.

    Sama dengan minuman sehat lainnya, air kelapa juga memberikan manfaat untuk tubuh. Konsumsi air kelapa murni secara rutin dapat membuat khasiatnya lebih optimal.

    Air kelapa mengandung elektrolit yang mampu menjaga keseimbangan cairan agar tubuh tetap terhidrasi. Air kelapa juga rendah kalori yang baik mengontrol berat badan.


    Dilansir dari Vogue (14/5/2025), berikut 6 manfaat air kelapa menurut U.S. Department of Agriculture:

    1. Tinggi Antioksidan

    Air kelapa mudaAir kelapa muda Foto: Getty Images/SrdjanPav

    Zat antioksidan diketahui memiliki manfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Antioksidan dapat dikonsumsi secara rutin sebab terkandung secara alami dalam bahan makanan dan minuman, seperti air kelapa.

    Samantha Dieras, ahli diet, menjabarkan apa saja yang terkandung dalam air kelapa. Di antaranya ada asam amino, peptida antimikroba, karbohidrat, enzim, elektrolit, vitamin C, dan beberapa kandungan antioksidan.

    Dilansit dari Verywellfit.com, (5/6/2024), dalam 240 mililiter air kelapa mengandung 44 kalori, 10,4 gram karbohidrat, dan 0,5 gram protein. Selain itu, terkandung juga 24,3 miligram vitamin C dan 404 miligram potassium.

    2. Sumber Hidrasi

    Air kelapa mengandung 95% air yang menjadikannya sebagai sumber hidrasi terbaik selain air putih. Asupan ini ocok dikonsumsi saat merasa haus atau kekurangan energi.

    Dieras mengatakan air kelapa dapat mencegah dehidrasi yang disebabkan aktivitas sehari-hari maupun penyakit seperti diare. Namun, fungsi air kelapa hanya sebagai pendukung bukan pengganti menyeluruh.

    3. Menurunkan Berat Badan

    Air kelapa yang menyegarkan juga berpotensi sebagai minuman diet. Menurut Elizabeth Sharp, dokter dan pendiri Health Meets Wellness, air kelapa rendah kalori dan bebas lemak. Sehingga konsumsinya lebih disarankan dibandingkan dengan jus buah atau smoothies.

    Dieras juga menjelaskan air kelapa tak mengandung pemanis buatan. Air kelapa dapat meningkatkan hidrasi sekaligus mengurangi rasa lapar.

    4. Menyehatkan Pencernaan

    Salah satu kandungan nutrisi yang ada di dalam air kelapa adalah magnesium. Mineral ini membantu meningkatkan kesehatan pencernaan pada usus.

    Kandungan lain dari air kelapa yang menyehatkan sistem pencernaan adalah kalium. Dalam hasil penelituan ahli, dibuktikan minum air kelapa baik untuk meningkatkan metabolisme dan memulihkan bakteri usus yang sehat.

    5. Sumber Elektrolit Alami

    Air kelapa dikenal sebagai sumber elektrolit alami. Hal ini sangat membantu jika tubuh kehilangan banyak cairan, apalagi ketika berolahraga.

    Elektrolit sendiri merupakan mineral bermuatan listrik yang larut dalam cairan tubuh. Sehingga ketika cairan tubug berkurang maka kadar elektrolit juga ikut terdampak.

    Menurut Sharp, ketika tubuh mengeluarkan keringat yang banyak, air kelapa membantu menyeimbangkannnya. Elektrolit pada air kelapa di antaranya berupa natrium, kalium, dan magnesium.

    6. Mencegah Batu Ginjal

    Sharp juga menjelaskan air kelapa berpotensi baik dalam mencegah pembentukan batu ginjal. Batu ginjal dapat terbentuk ketika kalsium dan senyawa lain mengkristal dalam urine.

    Hal ini telah diuji dalam sampel kecil yang menunjukkan air kelapa dapat mengurangi kemungkinan terbentuknya kristal karena meningkatnya kadar sitrat, kalium, dan klorida dalam urine.

    (yms/dfl)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Anti Haus! 5 Minuman Ini Bantu Tubuh Tetap Terhidrasi Saat Puasa


    Jakarta

    Puasa sepanjang hari bisa membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Karenanya, penting mengonsumsi minuman yang dapat menjaga hidrasi tubuh sepanjang hari, seperti 5 minuman ini.

    Puasa Ramadan melibatkan seseorang lebih dari 12 jam tanpa makan atau minum. Oleh karena itu, tubuh bisa mengalami dehidrasi akibat kehilangan cairan, tetapi tidak bisa mengisinya kembali karena berpuasa.

    Dalam kondisi seperti ini, penting bagi tubuh untuk memiliki pola makan dan gaya hidup yang sehat. Salah satu aspek penting yaitu memastikan tubuh terhidrasi sepanjang hari.


    Dr Aftab Ahmed, konsultan senior di Rumah Sakit Apollo, Secunderabad merekomendasikan minuman-minuman sehat yang bisa dikonsumsi selama bulan Ramadan. Selain menawarkan nutrisi sehat, minuman pilihan ini juga bisa menjaga tubuh terhidrasi sepanjang hari.

    Melansir onlymyhealth.com (06/04/2024), berikut rekomendasi minumannya:

    1. Air kelapa

    Ilustrasi air kelapa mudaKandungan elektrolit tinggi dan mineral lain di dalam air kelapa bisa bantu tubuh terhidrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

    Minuman alami ini kaya elektrolit yang bisa mengisi kembali cairan dan mineral yang hilang selama puasa. Pasalnya, kandungan elektrolit dalam air kelapa lebih banyak dibandingkan air putih.

    Minum air kelapa dapat menghidrasi tubuh, rendah kalori, dan menyediakan nutrisi penting lainnya, seperti kalium dan magnesium.

    Penelitian yang disebut situs Only My Health juga meneliti kandungan karbohidrat dan elektrolit air kelapa. Mereka mengungkap air kelapa menunjukkan indeks rehidrasi dan respon glukosa darah yang sangat baik.

    Air kelapa aman saja dikonsumsi sebagian besar orang jika diminum dalam batas wajar. Namun, sebaiknya jangan dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, pengidap tekanan darah tinggi, pasca operasi, maupun mengidap penyakit ginjal.

    2. Jus semangka

    Ilustrasi jus semangkaKandungan air tinggi di dalam jus semangka juga menjadi pilihan minuman hidrasi tepat. Foto: Getty Images/Moncherie

    Opsi lain yang tidak kalah menyegarkan adalah jus semangka. Di dalamnya terdapat kadar air tinggi dan kandungan mineral sampai 90%.

    Menurut data yang diunggah United States Department of Agriculture (USDA), semangka merupakan buah dengan kandungan air tinggi, vitamin, mineral, dan antioksidan yang menjadi pilihan tepat untuk menghilangkan dahaga dan mengisi kembali nutrisi.

    Selain air dan mineral, di dalam jus semangka juga ada kandungan karbohidrat yang terdiri atas serat pangan. Kandungan tersebut membuat minum jus semangka mampu menambah energi atau menambah stamina.

    Rekomendasi minuman yang mampu menghidrasi lainnya bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Infused water

    Ilustrasi infused water jeruk nipisSelain segar, infused water juga bisa menjaga hidrasi tubuh. Foto: Getty Images/Rocky89

    Tidak hanya menyegarkan, tetapi infused water atau air putih yang diinfus dengan potongan buah atau bahan lain ini juga menjadi pilihan minuman yang menarik.

    Karena dicampur dengan buah-buahan atau sayuran, infused water mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan elektrolit yang bermanfaat untuk tubuh.

    Melansir rri.co.id, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition and Metabolism menyatakan bahwa infused water mampu meningkatkan asupan cairan harian.

    Hasil penelitian ini menemukan bahwa individu yang mengonsumsi infused water mengalami peningkatan hidrasi signifikan dibandingkan mereka yang hanya minum air biasa.

    4. Susu

    Alternatif Susu Pengganti Susu SapiMinum susu juga menjadi pilihan tepat untuk hidrasi tubuh. Foto: Getty Images

    Susu juga menjadi salah satu yang dapat memenuhi cairan tubuh. Sebab, susu mengandung 90% air sekaligus elektrolit dan natrium yang bisa membantu tubuh menahan lebih banyak cairan.

    Menurut penelitian di Kanada tahun 2014 dalam jurnal “Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism” yang dipublikasikan menemukan susu lebih baik ketimbang minuman isotonik kemasan atau air putih dalam hal menghidrasi tubuh saat ditempa panas matahari.

    Di dalam susu juga terkandung protein, karbohidrat, dan sedikit lemak yang bisa membuat tubuh kembali berenergi dan bersemangat.

    5. Hindari minuman mengandung gula dan kafein

    Terlepas dari keempat minuman yang direkomendasikan sebelumnya, Dr Aftab Ahmed juga menyerukan menghindari minuman manis dan berkafein.

    Minuman manis dengan banyak tambahan gula bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan menyebabkan energi menurun.

    Begitu juga dengan minuman berkafein yang harus dikonsumsi secukupnya saat puasa. Sebab, jika berlebihan bisa menyebabkan dehidrasi dan mengganggu pola tidur.

    Menjalani puasa dengan sehat membutuhkan perhatian ekstra terhadap asupan cairan dalam tubuh. Selama lebih dari 12 jam menahan haus dan lapar, tubuh kehilangan banyak cairan serta mineral esensial yang berperan dalam menjaga keseimbangan metabolisme.

    Le Minerale, dengan kandungan mineral esensial alaminya, membantu menggantikan elektrolit yang hilang, menjaga keseimbangan cairan, serta membuat tubuh tetap segar dan berenergi sepanjang hari.

    Minum Le Minerale saat sahur membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama, sementara saat berbuka, membantu mengembalikan kesegaran setelah seharian berpuasa. Dengan asupan cairan yang cukup dan berkualitas, puasa terasa lebih ringan, tubuh tetap bugar, dan aktivitas harian tetap optimal.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 5 Fakta Air Putih, Berapa Banyak untuk Kebutuhan Per Hari?

    Jakarta

    Konsumsi air putih yang cukup setiap hari sangat penting bagi kesehatan. Sederhana namun esensial, ia merupakan sumber hidrasi utama tubuh.

    Pasalnya, air membantu menjaga setiap sistem dalam tubuh berfungsi dengan baik. Simak fakta-fakta mengenai air putih di bawah ini.

    1. Manfaat Minum Air Putih

    Menurut Laporan Kesehatan Khusus Harvard Medical School tentang 6-Week Plan for Health Eating , mencatat bahwa air memiliki banyak fungsi penting. Berikut adalah manfaat dari air putih:


    • Membawa nutrisi dan oksigen ke sel-sel tubuh.
    • Membantu membuang bakteri dari kandung kemih.
    • Membantu pencernaan.
    • Mencegah sembelit.
    • Membantu menormalkan tekanan darah.
    • Sebagai bantalan sendi.
    • Melindungi organ dan jaringan.
    • Mengatur suhu tubuh.
    • Menjaga keseimbangan elektrolit (natrium).

    2. Kebutuhan Air Putih Setiap Hari

    Dilansir situs Harvard Health Publishing, kebanyakan orang membutuhkan sekitar 4-6 gelas air putih setiap hari. Aturan 4-6 gelas air putih per hari berlaku untuk orang yang umumnya sehat.

    Hal tersebut juga tergantung pada sumber cairan lain seperti kopi, teh, jus, buah, dan sayuran. Makannya, jumlah asupan air putih setiap orang bisa berbeda-beda.

    Pada dasarnya, asupan air bersifat individual, sehingga tidak ada jawaban yang cocok untuk semua orang.

    Kebutuhan air individu bergantung pada kesehatan, seperti dilihat dari seberapa aktif dirinya dan iklim tempat tinggalnya. Kamu perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai jumlah yang tepat dirimu.

    3. Ciri-ciri Orang Kurang Minum

    Jika seseorang tidak minum cukup air setiap hari, maka ia berisiko mengalami dehidrasi. Tanda-tanda peringatan dehidrasi seperti:

    • Urin berwarna kuning tua
    • Lemas
    • Tekanan darah rendah
    • Pusing
    • Kebingungan.

    4. Akibat Kurang Minum Air Putih

    Dehidrasi merupakan kondisi kekurangan air dalam tubuh. Umumnya, gejala dehidrasi meliputi sakit kepala, kelelahan, atau pusing.

    Mengutip Cleveland Clinic, berikut adalah tanda keadaan tubuh jika kekurangan air:

    Pada anak-anak:

    • Lidah kering dan bibir kering.
    • Tidak ada air mata ketika menangis.
    • Kurang dari 6 popok basah per hari (untuk bayi), dan tidak ada popok basah atau buang air kecil selama 8 jam (pada balita).
    • Titik lunak yang cekung pada kepala bayi Anda.
    • Mata cekung.
    • Kulit kering dan keriput.
    • Bernapas dalam dan cepat.
    • Tangan dan kaki dingin dan berbintik-bintik.

    Sementara, untuk gejala dehidrasi pada orang dewasa mungkin termasuk:

    • Sakit kepala.
    • Kebingungan.
    • Kelelahan (fatique).
    • Pusing.
    • Lemas.
    • Mulut kering dan/atau batuk kering.
    • Denyut jantung tinggi tetapi tekanan darah rendah.
    • Kehilangan selera makan, tapi mungkin menginginkan gula.
    • Kulit memerah.
    • Kaki bengkak.
    • Kram otot.
    • Tidak tahan panas atau kedinginan.
    • Sembelit .
    • Kencing (urin) berwarna gelap (Kencing seharusnya berwarna pucat dan bening).

    Cara terbaik mengatasi dehidrasi yaitu dengan minum sebelum merasa haus.

    5. Waktu Terbaik Minum Air

    Menurut laman WebMD yang telah ditinjau secara medis oleh Jabeen Begum, MD, berikut adalah waktu terbaik untuk minum air:

    • Ketika kita berpikir lapar.
    • Saat bangun tidur.
    • Sebelum, selama, dan setelah olahraga.
    • Kapan pun jika berkeringat.
    • Saat sedang sakit, seperti demam, muntah dan diare.
    • Ketika sedang ada di pesawat.
    • Sebelum makan.
    • Ketika ingin menurunkan berat badan.
    • Ketika mendapatkan pijatan atau sebelum pijat tubuh.
    • Sebelum dan selama menstruasi.
    • Saat sedang lesu di siang hari.
    • Saat sedang sakit kepala.

    (khq/fds)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Air Kelapa Muda Bisa Cegah Dehidrasi saat Puasa, Baik Diminum Kapan?

    Jakarta

    Minum air kelapa saat menghadapi puasa bisa memberikan manfaat tersendiri bagi tubuh. Terutama dalam menghidrasi tubuh.

    Selain menghidrasi, air kelapa juga kaya akan berbagai nutrisi penting. Sari kelapa kaya elektrolit dan mineral, tapi rendah gula serta kalori. Untuk itu, ketahui manfaat minum air kelapa muda berikut ini.

    Manfaat Air Kelapa Muda saat Puasa

    Biasanya, air kelapa berasal dari kelapa muda yang berumur sekitar 6-7 bulan. Tapi, air kelapa juga bisa ada pada buah yang sudah matang.


    Mengkonsumsi air kelapa saat berbuka atau sahur bisa jadi pilihan minum yang menyegarkan dan sehat. Berikut adalah beberapa manfaat minum air kelapa muda saat puasa:

    1. Membantu Tubuh untuk Tetap Terhidrasi

    Dilansir laman kesehatan WebMD, manfaat minum air kelapa saat buka puasa atau sahur akan membantu menghidrasi tubuh.

    Pasalnya, air kelapa muda sendiri merupakan minuman alami yang kaya elektrolit (mineral dalam tubuh yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan).

    Sangat penting untuk tetap terhidrasi karena ini bisa menjaga sendi tetap terlumasi, mengatur suhu tubuh, menyalurkan nutrisi ke sel, hingga meningkatkan kualitas tidur dan suasana hati.

    2. Punya Sifat Antioksidan

    Hasil penelitian tahun 2016 oleh Geetha V, dkk, dari Central Food Technological Research Institute India, melakukan penelitian pada hewan dan menunjukkan bahwa air kelapa mengandung antioksidan. Kandungan tersebut bisa membantu mengubah radikal bebas sehingga tidak lagi menyebabkan kerusakan.

    Dalam hal ini, saat terlalu banyak radikal bebas, tubuh akan memasuki kondisi stres oksidatif. Ini bisa merusak sel-sel dan meningkatkan risiko penyakit.

    Meskipun telah ada beberapa penelitian mengenai manfaat ini, tapi penting dicatat kalau belum ada penelitian yang melibatkan manusia dan kekuatan antioksidan air kelapa sampai saat ini. Di mana, masing-masing penelitian pada hewan juga menggunakan dosis dan parameter yang berbeda.

    3. Membantu Meningkatkan Fungsi Otot

    Kandungan kalium pada kelapa merupakan mineral dan elektrolit penting yang dibutuhkan tubuh manusia untuk fungsi otot.

    Minum air yang mengandung elektrolit bisa membantu mencegah dan mengurangi kram otot, terutama saat berolahraga.

    Salah satu merek air kelapa yang terkenal bisa mengandung 509 miligram kalium dalam satu cangkir (atau sekitar 240 mililiter atau 8 ons). Jumlah tersebut setara dengan 15% dari nilai harian (DV) atau jumlah harian yang direkomendasikan untuk nutrisi ini.

    Waktu Terbaik Minum Air Kelapa Saat Puasa

    Kapan bagusnya minum air kelapa muda? Air kelapa muda saat puasa baik diminum pada waktu saat sahur, berbuka puasa, maupun setelah tarawih atau sebelum tidur.

    Jadi, air kelapa muda bisa diminum kapan saja selama waktu berbuka sampai sahur.
    Tidak ada pedoman pasti mengenai berapa banyak air kelapa yang harus diminum. Namun, umumnya kamu bisa minum air kelapa 1-2 cangkir per hari.

    Minum Air Kelapa yang Bagus

    Air kelapa alami rasanya sedikit manis dengan sedikit rasa kacang. Akan lebih baik jika air kelapa segar langsung diambil dari buahnya.

    Kamu juga bisa dengan mudah mendapatkan produk air kelapa di pasaran. Tapi, pastikan membaca bahan-bahannya untuk memastikan kandungan air kelapanya 100%. Pasalnya, beberapa merek air kelapa kemasan ada yang mengandung gula atau perasa tambahan.

    Efek Samping

    Perlu diingat juga, jangan konsumsi secara berlebihan agar tidak menyebabkan efek samping. Kadar kalium yang tinggi dalam air kelapa juga akan membantu menurunkan tekanan darah dengan menyebabkan kamu mengeluarkan lebih banyak natrium melalui urine.

    Kalau sudah mengkonsumsi obat penurun tekanan darah, sebaiknya kamu perlu konsultasikan dengan dokter mengenai tentang berapa banyak air kelapa yang aman untuk diminum.

    (khq/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Tips Diet Saat Bulan Puasa agar Berat Badan Turun Maksimal


    Jakarta

    Bulan puasa bisa jadi momen yang tepat untuk diet. Puasa dari subuh hingga magrib membantu usaha penurunan berat badan jika dibarengi dengan tips diet ini.

    Berpuasa di bulan Ramadan akan memudahkan diet karena tidak mengonsumsi makanan selama lebih dari 12 jam. Namun, di sisi lain, diet saat bulan puasa juga memiliki tantangan tersendiri karena banyak godaan makan yang datang setelah berbuka puasa.

    Agar diet berhasil, ada beberapa tips diet yang bisa dilakukan ketika bulan puasa. Mulai dari mengurangi konsumsi kalori hingga minum air yang cukup.


    Berikut 7 tips diet saat bulan puasa:

    1. Kurangi konsumsi kalori

    Hitung Kalori Makanan Ternyata Lebih Ampuh Turunkan BB Dibandingkan PuasaKurangi kalori untuk membantu menurunkan berat badan. Foto: Ilustrasi iStock

    Kunci diet menurunkan berat badan adalah mengurangi asupan kalori. Anda dapat mengurangi asupan 300-500 kalori per hari untuk menurunkan berat badan di bulan bulan puasa.

    Kalori bisa dikurangi dengan mengurangi porsi makanan saat buka dan sahur serta tidak mengonsumsi camilan. Kunci diet menurunkan berat badan adalah mengurangi asupan kalori. Anda dapat mengurangi asupan 300-500 kalori per hari untuk menurunkan berat badan di bulan bulan puasa.

    2. Pastikan asupan nutrisi terpenuhi

    Walaupun kalori dikurangi, pastikan asupan nutrisi tetap terpenuhi dengan baik. Selama diet di bulan puasa tubuh tetap membutuhkan nutrisi yang cukup dan bergizi seimbang.

    Pastikan nutrisi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral tercukupi selama bulan puasa walaupun kalori dikurangi. Pilihlah makanan yang tinggi nutrisi dan rendah kalori. Serta perbanyak makanan yang mengandung serat dan protein seperti sayuran, buah-buahan, ikan, tahu, dan tempe.

    3. Hindari makanan olahan

    5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk DikonsumsiHIndari makanan olahan. Foto: Getty Images/iStockphoto/agrobacter

    Hindari mengonsumsi makanan olahan seperti makanan cepat saji karena mengandung tinggi gula, garam, dan lemak. Makanan ini rendah nutrisi dan juga tinggi kalori yang dapat meningkatkan berat badan. Sebaiknya konsumsi makanan sehat saat sahur dan berbuka puasa.

    Tips diet selama Ramadan ada di halaman selanjutnya.

    4. Kurangi camilan saat buka

    Aneka makanan dan minuman menggugah selera saat berbuka puasa. Namun, tahan diri agar tak mengonsumsi makanan tersebut secara berlebihan. Makanan-makanan ini tinggi gula yang dikaitkan dengan penambahan berat badan dan obesitas sehingga dapat menggagalkan diet.

    5. Olahraga

    Girl making exercises with dumb-bells in the park. Shalow depth of field.Ilustrasi olahraga. Foto: Getty Images/Mixmike

    Walaupun sedang di bulan Ramadan, luangkan waktu untuk tetap berolahraga. Berolahraga membantu diet di bulan puasa berjalan lebih efektif. Lakukan olahraga ringan di sore hari menjelang berbuka puasa atau di malam hari setelah berbuka maupun setelah salat tarawih.

    6. Cukup istirahat

    Istirahat yang cukup dikaitkan dengan program diet yang sukses. Di bulan puasa, pastikan Anda tetap tidur yang cukup 7-9 jam setiap hari. Jika perlu, tambah waktu tidur di siang hari untuk memenuhi kebutuhan istirahat.

    7. Minum air yang cukup

    Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?Minum air putih yang cukup. Foto: Getty Images/KTStock

    Asupan air juga harus terpenuhi selama bulan puasa. Asupan air yang cukup akan membantu menurunkan berat badan. Setiap orang dewasa disarankan mengonsumsi air minum 2 liter setiap hari. Di bulan puasa, bagi konsumsi air minum dalam beberapa waktu misalnya saat berbuka, setelah salat, menjelang tidur, sebelum sahur, dan sebelum imsak.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Cara Diet di Bulan Puasa yang Bantu Turunkan Berat Badan”

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Tips Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh di Bulan Ramadan


    Jakarta

    Walaupun berpuasa di bulan ramadan, penting menjaga tubuh terhidrasi. Ada beberapa cara dan tips yang bisa dilakukan guna menghindari dehidrasi saat puasa.

    Menjalani ibadah puasa di bulan ramadan bukan berarti membiarkan tubuh kelaparan dan kehausan seharian penuh. Sebaik-baiknya menjalankan puasa ialah harus tetap memenuhi kecukupan nutrisi dan hidrasi tubuh.

    Ada banyak saran yang diberikan oleh ahli gizi agar Muslim tetap dapat menjalankan puasa dengan lancar. Salah satunya memerhatikan hidrasi atau asupan air yang cukup untuk tubuh.


    Agar tak dehidrasi walaupun tanpa minum seharian ada tips yang bisa ditiru. Mulai dari menghitung kebutuhan air minum hingga membagi sesi minum sejak berbuka hingga sahur.

    Baca juga: Jalani Ramadan Pertama Tanpa Ibu, Netizen Ini Punya Siasat Khusus

    Berikut ini 5 tips mencukupi kebutuhan cairan tubuh saat berpuasa di bulan ramadan:

    5 Tips Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh di Bulan RamadanDalam upaya mencukupi kebutuhan hidrasi, penting untuk menghitung takaran konsumsi air mineral yang direkomendasikan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Irina Kononova

    1. Menghitung kebutuhan air

    Kebutuhan air minum setiap individu sangat berbeda-beda. Salah satu faktor terbesarnya ialah perbedaan berat badan maupun jenis kelamin. Tentunya perbedaan ini dapat dihitung.

    Melansir Indonesia Baik, ada beberapa cara untuk menghitung kebutuhan air baik dengan rumus Watson maupun rumus yang sederhana. Untuk sehari-hari orang awam dapat menghitung kebutuhan air minumnya dengan rumus Berat Badan x 30 mililiter air.

    Hasil perhitungan tersebut adalah takaran sederhana yang harus dicukupi agar tubuh tak dehidrasi termasuk ketika berpuasa. Namun asupan air tak hanya semata-mata terhitung dari konsumsi air mineral saja tetapi juga datang dari makanan dan asupan lainnya.

    2. Konsumsi makanan tinggi air

    Dr. Kushal Bangar selaku ahli gizi berlisensi mengatakan ada beberapa cara memenuhi kecukupan air tubuh. Salah satunya mengandalkan asupan makanan tinggi air, terutama dari buah.

    Saat menjalankan ibadah puasa, sempatkan untuk mengonsumsi buah tinggi air pada waktu berbuka maupun sahur. Seperti beberapa potong semangka atau mengonsumsi timun yang dapat dicampur dalam makanan.

    Buah jeruk yang tak hanya tinggi air tetapi juga padat akan vitamin C-nya termasuk salah satu yang disarankan untuk dikonsumsi saat sahur. Alasannya kadar air dengan vitamin yang mengimbangi dapat membantu memperkuat imunitas selama berpuasa.

    Tips mencukupi kebutuhan hidrasi saat berpuasa berlanjut di halaman berikutnya.

    3. Hindari kafein

    Ada beberapa kebiasaan yang dilakukan orang Indonesia baik saat sahur maupun berbuka puasa. Ialah mengonsumsi minuman berkafein seperti teh dan kopi dengan kepercayaan untuk mendorong energi.

    Faktanya konsumsi teh dan kopi yang berlebihan saat bulan ramadan dapat mengganggu kelancaran puasa. Teh dan kopi memiliki kadar kafein yang bersifat sebagai diuretik sehingga mengeluarkan cadangan air dari dalam tubuh.

    Konsumsi teh saat berbuka puasa masih boleh dilakukan, namun minum teh saat sahur tidak begitu dianjurkan. Sebagai alternatif, konsumsi teh dan kopi selama bulan ramadan dapat diganti menjadi seduhan minuman herbal.

    4. Pilih minuman elektrolit saat berbuka

    5 Tips Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh di Bulan RamadanSelain air mineral, memilih minuman tinggi elektrolit juga dianjurkan saat berbuka puasa. Foto: Getty Images/iStockphoto/Irina Kononova

    Mengutip MedlinePlus, elektrolit bukan sekadar minuman biasa tetapi juga mengandung muatan listrik. Elektrolit memiliki banyak pengaruh besar pada tubuh dalam mencegah terjadinya hidrasi.

    Mulai dari mencukupi asupan air, mengendalikan pH dalam darah, hingga menjaga fungsi saraf dan otot. Minuman yang mengandung elektrolit artinya memiliki kandungan kalsium, klorida, magnesium, fosfor, potasium, dan sodium di dalamnya.

    Banyak produk di pasaran yang menawarkan minuman tinggi elektrolit, biasanya minuman ini disarankan bagi pelaku olahraga namun juga cocok dikonsumsi ketika berpuasa. Misalnya seperti minuman isotonik atau air kelapa kemasan.

    5. Membagi waktu minum

    Cara paling mudah untuk mencukupi kebutuhan hidrasi selama bulan ramadan adalah dengan membaginya ke dalam 8 gelas air minum. Tetapi tidak semuanya harus dikonsumsi dalam waktu yang bersamaan.

    Minum air mineral untuk mencukupi kebutuhan hidrasi harus dilakukan secara bertahap. Konsumsi air mineral yang terlalu banyak dalam satu waktu justru dapat membahayakan tubuh hingga risiko terparahnya adalah mengancam nyawa.

    Saat berpuasa, membagi porsi air mineral dapat dilakukan 1 gelas setiap waktu. Satu gelas setelah bangun sahur, setelah makan sahur, saat berbuka puasa, setelah solat maghrib, setelah makan malam, setelah solat isya, setelah tarawih, dan sebelum tidur malam.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com