Tag: Hong Kong

  • Indah Nada Puspita Rilis Koleksi Busana Modest Terinspirasi Wisata Hong Kong

    Jakarta

    Brand hijab dan busana muslim Nada Puspita menghadirkan koleksi liburan dengan mengangkat tema keindahan Hong Kong. Seperti apa koleksinya?

    Indah Nada Puspita sebagai Founder & Creative Director dari brand Nada Puspita, mengungkapkan Nada Puspita kali ini berkolaborasi dengan Hong Kong Tourism Board. Kolaborasi tersebut menghasilkan koleksi bertajuk The Orient.

    “Inspirasi koleksi dari Hong Kong ini untuk Np Woman. Menyatukan dengan DNA Nada Puspita. Nama The Orient dari sebutan Hong Kong. Banyak banget hidden gem di Hong Kong dari mulai budaya, kota, tradisional dan menggambarkan lewat elemen-elemen yang ada di scarf dengan ciri khas anggun, feminin dan elemen bunga peony sebagai lambang keanggunan,” kata Indah Nada Puspita di peluncuran saat ditemui di Aroem, Jakarta Pusat.


    Koleksi kolaborasi Nada Puspita bersama Hong Kong Tourism BoardKoleksi kolaborasi Nada Puspita bersama Hong Kong Tourism Board Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Koleksi The Orient hadir dalam 10 warna hijab dan busana ready-to-wear. Pilihan warna koleksi ini mulai dari mauve, putih, beige, hitam dan warna yang identik dengan Hong Kong, yaitu merah.

    “Semua sudah dipikirkan untuk bisa di mix and match. Mulai dari pemilihan bahan, cuttingan dan travel friendly. Mostly unsur katun, sehingga nyaman dipakai untuk liburan rok dengan dress yang travel friendly,” jelasnya.

    Indah Nada menuturkan menggunakan bahan yang berbeda untuk koleksi busana dan hijab terbarunya ini. Biasanya Nada Puspita mengeluarkan koleksi satin, kali ini dengan bahan katun.

    Koleksi kolaborasi Nada Puspita bersama Hong Kong Tourism BoardKoleksi kolaborasi Nada Puspita bersama Hong Kong Tourism Board Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Influencer dengan followers lebih dari 1 juta ini mengungkapkan apa saja detail pada koleksi The Orient. “Selain bunga Peony, di bagian frame geometri yang oriental. Bahan hijabnya premium voal,” lanjutnya.

    Koleksi hijab Nada Puspita terbaru dibanderol Rp 375 Ribu dengan pilihan ukuran reguler. Sedangkan untuk baju kisaran Rp 400 Ribu hingga Rp 1 juta.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 10 Negara yang Warganya Paling Rajin Berdoa, Indonesia Teratas


    Jakarta

    Pew Research Center melakukan survei terhadap tingkat doa harian di berbagai negara. Menurut data terbaru, Indonesia menempati posisi pertama untuk kategori ini.

    Dalam laporan yang dilihat pada Minggu (3/8/2025), 95 persen penduduk Indonesia mengatakan berdoa setiap hari. Angka ini disusul Kenya dan Nigeria yang 84 persen warganya berdoa setidaknya setiap hari.

    Negara tetangga yang mayoritas berpenduduk muslim, Malaysia, menempati posisi keempat dengan persentase mencapai 80 persen. Selanjutnya disusul Filipina (79 persen), Brasil (76 persen), Bangladesh (75 persen), Ghana (73 persen), Sri Lanka (72 persen), dan Kolombia (71 persen).

    10 Negara Paling Rajin Berdoa

    1. Indonesia (95 persen)
    2. Kenya (84 persen)
    3. Nigeria (84 persen)
    4. Malaysia (80 persen)
    5. Filipina (79 persen)
    6. Brazil (76 persen)
    7. Bangladesh (75 persen)
    8. Ghana (73 persen)
    9. Sri Lanka (72 persen)
    10. Kolombia (71 persen)

    Berikut 20 teratas selengkapnya:

    Indonesia Jadi Negara Paling Religius di Dunia

    Survei-survei kategori serupa yang dipublikasikan Pew Research Center mendapuk Indonesia sebagai negara paling religius di dunia. Hampir seluruh warga Indonesia mengatakan agama penting bagi mereka.

    Dalam laporan pada 6 Agustus 2024, doa harian cukup umum di Asia Timur dan Eropa dengan Indonesia sebesar 95 persen. Peringkat ini disusul Nigeria, Senegal, Irak, Niger, Chad, Kamerun, Djibouti, Guatemala, dan Guinea-Bissau.

    Negara paling religius di dunia, survei dipublikasikan 2024.Negara paling religius di dunia, survei dipublikasikan 2024. Foto: Pew Research Center

    Data memperlihatkan tak satu pun negara di Asia Timur yang disurvei menunjukkan lebih dari 21 persen orang dewasa mengaku berdoa setiap hari. Ini termasuk 13 persen warga Hong Kong dan 19 warga Jepang.

    Sementara itu, menurut survei majalah CEOWORLD pada 2024, negara paling religius di dunia diduduki oleh Somalia dengan stok 99,8. Setelahnya disusul Niger (99,7), Bangladesh (99,5), Ethiopia (99,3), dan Yaman (99,1). Indonesia sendiri menempati posisi ketujuh dengan skor 98,7.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Rata-rata Ukuran Mr P di RI Lebih Panjang dari Negara Tetangga


    Jakarta

    Sebagian orang mungkin suka membanding-bandingkan ukuran penisnya dengan orang lain. Hal ini kadang kala dapat menimbulkan kecemasan di antara laki-laki. Pasalnya, tak jarang ukuran penis dijadikan patokan kepuasan pasangan di ranjang. Namun, tak perlu khawatir, sebuah penelitian mengungkap bahwa rata-rata ukuran penis orang Indonesia berada di atas negara-negara tetangga.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh From Mars mengungkap ukuran penis rata-rata dari berbagai negara di seluruh dunia. Namun, sebelum mengungkap data tersebut, tim peneliti menekankan bahwa studi ini dilakukan dengan mengandalkan data yang dilaporkan sendiri sehingga sangat mungkin banyak responden yang mungkin sedikit mengubah ukuran asli mereka. Meskipun demikian, penelitian ini dapat memberi gambaran dasar tentang ukuran rata-rata di seluruh dunia.

    Hasil riset menunjukkan bahwa rata-rata ukuran penis orang Indonesia adalah 11,67 cm ketika ereksi. Menariknya, Indonesia menjadi negara ASEAN dengan rata-rata ukuran penis tertinggi dibandingkan negara tetangga lainnya, seperti Singapura dan Malaysia.


    Dari 87 negara, Indonesia menduduki peringkat ke-77, disusul oleh Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Bangladesh, Hong Kong, Sri Lanka, Filipina, Myanmar, dan di peringkat terakhir yaitu Kamboja.

    Ekuador menduduki puncak daftar negara dengan ukuran penis yakni 17,61 cm saat ereksi. Negara-negara Afrika menempati mayoritas dari sepuluh besar, dengan Belanda menjadi satu-satunya negara Eropa yang berhasil masuk ke peringkat 7 teratas.

    Sementara itu, tidak ada negara dari Asia yang berhasil masuk ke peringkat atas. Bahkan, Kamboja berada di urutan terakhir dengan rata-rata ukuran penis 10,04 cm ketika ereksi.

    Mungkin hasil riset ini menimbulkan tanya, apakah ukuran penis menjadi sesuatu yang penting? Jawabannya adalah mungkin iya, mungkin tidak. Jika khawatir akan ukuran penis dalam hal performa seksual, penting untuk diingat bahwa masing-masing orang berbeda, tidak hanya ukurannya, tetapi juga preferensinya.

    Preferensi ukuran penis sama halnya dengan preferensi saat tertarik pada pasangan dengan tipe tubuh, warna rambut, dan ciri kepribadian. Beberapa perempuan mungkin lebih tertarik pada penis yang lebih besar dari rata-rata. Namun, ada pula yang lebih suka penis yang lebih kecil dari rata-rata.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy