Tag: huma

  • Huma Finance Naik 12%, Tak Hanyut Arus Volatilitas

    Ketika beberapa token populer seperti Bitcoin, Dogecoin, hingga Shiba Inu yang tengah merosot, pasar kripto kembali memberikan kejutan dengan munculnya lonjakan harga pada aset digital berkapitalisasi menengah.

    Kali ini giliran Huma Finance (HUMA) yang menjadi sorotan setelah mencatat kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir.

    Harga HUMA saat ini di Tokocrypto berada di kisaran $0.031653 per token, dengan kapitalisasi pasar $71.01 juta dan volume perdagangan harian mencapai $84.12 juta.

    Pergerakan ini menandai perubahan positif setelah periode konsolidasi yang cukup panjang, menjadikan HUMA salah satu aset dengan performa paling menonjol di segmen altcoin minggu ini.

    Baca Juga: 5 Airdrop Kripto Teratas yang Layak Dicoba Minggu Ini

    Lonjakan Harga yang Mengejutkan

    Dalam 24 jam terakhir, HUMA berhasil mencatat kenaikan +8.7%, sementara dalam hitungan harian tercatat lebih tinggi, yakni +12.03%.

    Bahkan, tren mingguan menunjukkan penguatan harga sebesar +27.31%. Ini adalah salah satu performa paling impresif di tengah kondisi pasar kripto yang masih cenderung fluktuatif.

    Jika ditarik ke belakang, data 30 hari terakhir memperlihatkan kenaikan +17.81%, meski dalam jangka menengah sempat mengalami tekanan dengan penurunan -17.74% dalam 60 hari terakhir dan -6.5% dalam 90 hari terakhir.

    Artinya, meskipun volatilitas tinggi masih menjadi ciri khas, tren jangka pendek menunjukkan adanya momentum positif bagi HUMA.

    Faktor Pendorong Kenaikan Harga HUMA

    Beberapa faktor diyakini mendorong reli harga Huma Finance belakangan ini:

    1. Kenaikan Volume Perdagangan
      Lonjakan volume perdagangan harian yang mencapai lebih dari $84 juta menjadi sinyal jelas bahwa likuiditas HUMA semakin meningkat. Hal ini mengindikasikan adanya minat baru dari investor maupun trader yang melihat peluang jangka pendek.
    2. Momentum Pasar Altcoin
      Saat Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) berada dalam fase konsolidasi, sebagian investor beralih ke altcoin berkapitalisasi menengah seperti HUMA untuk mencari potensi keuntungan yang lebih besar. Rotasi kapital ini mendorong HUMA naik lebih cepat dibanding aset utama.
    3. Sentimen Positif dari Ekosistem Huma Finance
      Huma Finance dikenal sebagai protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang fokus pada solusi pendanaan dan stablecoin berbasis blockchain. Perkembangan terbaru dalam proyek atau kemitraan potensial sering kali menjadi katalis kenaikan harga, meski detail spesifik seringkali belum diumumkan secara luas.
    4. Struktur Tokenomics yang Menarik
      Dengan suplai beredar sekitar 2.24 miliar token dari total maksimum 10 miliar, masih ada ruang besar untuk pertumbuhan nilai. Kapitalisasi pasar yang relatif kecil dibanding proyek besar lainnya juga menjadikan HUMA sebagai target spekulatif bagi investor berisiko tinggi.
    Pergerakan harga Huma Finance (HUMA/USDT) pada Selasa, 23 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Huma Finance (HUMA/USDT) pada Selasa, 23 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dari Risiko ke Peluang

    Kenaikan harga HUMA memang memberi optimisme, namun volatilitas tetap perlu diperhatikan. Riwayat harga menunjukkan bahwa meskipun terjadi lonjakan tajam, HUMA masih rentan terhadap aksi ambil untung.

    Investor yang masuk di level bawah mungkin memanfaatkan momentum ini untuk menjual sebagian aset mereka, yang bisa memicu koreksi jangka pendek.

    Namun, jika volume perdagangan terus terjaga dan sentimen pasar altcoin tetap positif, HUMA memiliki peluang untuk mempertahankan tren naiknya.

    Level resistensi terdekat diperkirakan berada di kisaran $0.035–$0.037, sementara support kuat terlihat di level $0.028.

    Proyeksi ke Depan

    Dalam jangka pendek, kenaikan harga HUMA bisa terus berlanjut jika didukung oleh faktor fundamental, seperti pengumuman pengembangan ekosistem baru atau peningkatan adopsi DeFi yang lebih luas.

    Sementara itu, dalam jangka menengah hingga panjang, keberhasilan Huma Finance bergantung pada konsistensi proyek dalam menghadirkan utilitas nyata yang relevan di industri blockchain.

    Investor yang mempertimbangkan untuk masuk ke HUMA sebaiknya memantau perkembangan roadmap proyek, serta tren makro pasar kripto, khususnya pergerakan Bitcoin yang masih menjadi penggerak utama.

    Baca Juga: Huma Finance Naik 12%, Tak Hanyut Arus Volatilitas

    Reli Huma Finance menjadi salah satu bukti bagaimana altcoin berkapitalisasi menengah mampu mencuri perhatian di tengah pasar kripto yang volatil.

    Dengan kenaikan harian mencapai dua digit, HUMA menegaskan dirinya sebagai aset yang layak diperhatikan, meski risiko koreksi tetap membayangi.

    Lonjakan ini membuka babak baru bagi Huma Finance untuk memperluas adopsi dan memperkuat posisinya dalam ekosistem DeFi.

    Bagi investor, momen ini bisa menjadi peluang emas, namun tetap memerlukan strategi cermat agar tidak terjebak dalam volatilitas ekstrem yang menjadi ciri khas altcoin.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Bergairah, Huma Finance (HUMA) Melesat Lebih dari 10%

    Harga Huma Finance (HUMA) hari ini mencatatkan penguatan signifikan di tengah pasar kripto yang cenderung fluktuatif.

    Berdasarkan data terbaru, HUMA diperdagangkan di level $0,030151 per USD, naik sekitar 11,18% dalam 24 jam terakhir.

    Lonjakan ini menarik perhatian pelaku pasar, terutama karena dibarengi dengan volume perdagangan yang relatif solid dan tren jangka menengah yang masih positif.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $78,16 juta dan volume perdagangan 24 jam sebesar $26,39 juta, HUMA saat ini berada di peringkat ke-321 aset kripto terpopuler.

    Angka ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap proyek Huma Finance, khususnya di tengah narasi kebangkitan sektor decentralized finance (DeFi).

    Baca Juga: Riset Kripto 17-21 Nov 2025: Bitcoin Terus Melemah, Kapan Usai?

    Kinerja Harga HUMA: Momentum Jangka Pendek Menguat

    Dalam 24 jam terakhir, harga HUMA mencatat kenaikan sekitar $0,003035, atau lebih dari 11%, menunjukkan adanya dorongan beli yang cukup kuat.

    Secara mingguan, HUMA juga masih berada di jalur positif dengan kenaikan sekitar 9,07%, menandakan momentum jangka pendek yang relatif stabil.

    Jika ditarik lebih panjang, performa HUMA menunjukkan dinamika yang menarik. Dalam 30 hari terakhir, harga HUMA naik 21,91%, mencerminkan sentimen bullish jangka menengah.

    Meski sempat terkoreksi 3,24% dalam 60 hari, HUMA kembali menguat dalam 90 hari terakhir dengan kenaikan 16,44%, sebuah sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda.

    Pergerakan ini mengindikasikan bahwa HUMA tengah berada dalam fase konsolidasi sehat, dengan peluang melanjutkan tren naik jika sentimen pasar tetap mendukung.

    Pergerakan harga Huma Finance (HUMA/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Huma Finance (HUMA/USDT) pada Minggu, 14 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Volume Perdagangan dan Likuiditas

    Salah satu faktor penting yang mendukung kenaikan harga HUMA hari ini adalah rasio volume terhadap kapitalisasi pasar yang cukup tinggi he Dengan volume harian mencapai sekitar sepertiga dari market cap, aktivitas transaksi menunjukkan minat aktif dari trader jangka pendek maupun spekulan.

    Likuiditas yang memadai ini penting untuk menjaga stabilitas harga, terutama bagi aset dengan suplai besar seperti HUMA.

    Saat ini, jumlah suplai beredar HUMA mencapai 2,59 miliar token, atau sekitar 25,91% dari total suplai maksimum 10 miliar token.

    Artinya, masih ada potensi dilusi di masa depan, namun dalam jangka pendek, suplai yang beredar relatif terkendali.

    Fundamental Huma Finance dan Sentimen Pasar

    Huma Finance dikenal sebagai proyek DeFi yang berfokus pada inovasi pembiayaan berbasis blockchain.

    Kenaikan harga HUMA hari ini tidak hanya didorong oleh faktor teknikal, tetapi juga oleh sentimen pasar yang mulai kembali melirik proyek-proyek DeFi dengan utilitas nyata.

    Di tengah meningkatnya minat terhadap sektor real-world assets (RWA) dan solusi pembiayaan terdesentralisasi, Huma Finance dipandang memiliki posisi strategis.

    Optimisme ini tercermin dari pergerakan harga yang cenderung responsif terhadap sentimen positif, meskipun pasar kripto secara keseluruhan masih bergerak hati-hati.

    Risiko yang Perlu Diperhatikan

    Meski performa harga HUMA hari ini terlihat menjanjikan, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko.

    Kapitalisasi pasar yang masih relatif kecil membuat HUMA rentan terhadap volatilitas tinggi. Selain itu, suplai maksimum 10 miliar token berarti potensi tekanan jual dapat muncul seiring bertambahnya token yang beredar.

    Perubahan sentimen global, kebijakan regulasi kripto, serta kondisi pasar Bitcoin dan Ethereum juga dapat memengaruhi pergerakan harga HUMA secara signifikan.

    Baca Juga: Huma Finance Naik 12%, Tak Hanyut Arus Volatilitas

    Harga HUMA hari ini mencerminkan kombinasi antara momentum teknikal positif, volume perdagangan yang sehat, dan optimisme terhadap sektor DeFi.

    Kenaikan dua digit dalam 24 jam terakhir menjadi sinyal bahwa minat pasar terhadap Huma Finance masih terjaga.

    Namun, bagi investor, penting untuk tetap waspada terhadap volatilitas dan potensi risiko suplai di masa depan.

    Jika momentum pasar dapat dipertahankan dan fundamental proyek terus berkembang, HUMA berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ayu Dyah Andari Hadirkan Warisan Batik Benang Bintik Kalteng ke Panggung JFW

    Jakarta

    Jakarta Fashion Week (JFW) menghadirkan sinergi budaya dan mode. Melangkah di panggung JFW 2026, Provinsi Kalimantan Tengah dengan keindahan budaya Dayak, membawa warisan leluhur mereka melalui sentuhan karya desainer Ayu Dyah Andari.

    Ayu Dyah Andari dikenal karena adibusananya yang puitis dan mengangkat budaya Indonesia. Kali ini Ayu Dyah mengangkat seni tekstil Kalimantan Tengah melalui pagelaran Huma Betang, Lantunan Meniti Kenangan.

    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    Koleksi terbarunya ini adalah wujud nyata komitmen Ayu Dyah Andari untuk merayakan warisan Indonesia dalam setiap karyanya. “Alhamdulillah bisa menyelesaikan semua baju bahkan melebihi jumlah harapan kita,” tutur Ayu Dyah Andari saat ditemui di Jakarta Fashion Week 2026, Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).


    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    Bekerja sama dengan Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, Ayu Dyah Andari mengangkat motif khas seperti batang garing dan aneka flora. Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025-2030, Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengaku antusias melihat warisan daerahnya diangkat ke panggung nasional.

    “Ayu Dyah Andari bersedia untuk berkolaborasi dengan Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, yang dimana kita juga mengangkat motif dari Kalimantan Tengah itu sendiri. Motif batang jaring dan aneka flora yang kita angkat,” jelas Aisyah Thisia Agustiar Sabran.

    Koleksi ‘Huma Betang’ yang berarti rumah khas Kalimantan Tengah diinterpretasikan Ayu sebagai ‘kampung halaman.’ Dia menampilkan 33 karya dalam fashion show di JFW 2026. Mulai dari ready-to-wear, couture, hingga busana pesta, memastikan setiap warga Kalimantan Tengah dapat mengenakan identitas budaya mereka di setiap kesempatan.

    Ayu Dyah Andari menggandeng sederet selebriti ternama untuk merepresentasikan koleksinya di panggung JFW, antara lain Kimmy Jayanti, Aurel Hermansyah dan Ameena, Okky Asokawati hingga Paula Verhoeven.

    Kekayaan Benang Bintik dan Detail Khas Dayak

    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    Ayu Dyah Andari tidak hanya merancang busana, tetapi juga mengolah kain benang bintik khas Kalimantan Tengah, menggambar empat motif batik yang kaya makna. Ayu menuturkan beda utama batik khas Dayak ini adalah penekanan pada motif flora seperti tanaman pakis yang melambangkan ketahanan, anggrek langka yaitu anggrek hitam, dan buah khas Kalimantan, buah ketiau, yang semuanya diintegrasikan ke dalam busana.

    “Saya menggunakan elemen tersebut ke dalam busana dan juga burung enggang perisai dayak dan begana juga,” tuturnya.

    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah, Aisyah dan putri tercinta. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    Warna-warna yang digunakan, yaitu hijau, merah, putih, kuning, dan hitam, diolah menjadi palet modern seperti pink, sage, dan cream, untuk menjadikannya lebih dapat diterima di kancah internasional. Bahkan, siluet baju adat Sangkarut dan Ewah pun diadaptasi menjadi koleksi ready-to-wear yang stylish dan syarat akan budaya khas Kalimantan Tengah.

    Puncaknya, koleksi pesta menampilkan bordir penuh motif batang garing dan burung enggang yang sangat detail, dipercantik dengan batu-batu khas Kalimantan Tengah, seperti batu kecubung ungu sebagai warna utama, yang memancarkan kekayaan budaya yang tak terlukiskan.

    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Ayu Dyah Andari Hadirkan Warisan Batik Benang Bintik Kalteng ke Panggung JFW

    Jakarta

    Jakarta Fashion Week (JFW) menghadirkan sinergi budaya dan mode. Melangkah di panggung JFW 2026, Provinsi Kalimantan Tengah dengan keindahan budaya Dayak, membawa warisan leluhur mereka melalui sentuhan karya desainer Ayu Dyah Andari.

    Ayu Dyah Andari dikenal karena adibusananya yang puitis dan mengangkat budaya Indonesia. Kali ini Ayu Dyah mengangkat seni tekstil Kalimantan Tengah melalui pagelaran Huma Betang, Lantunan Meniti Kenangan.

    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    Koleksi terbarunya ini adalah wujud nyata komitmen Ayu Dyah Andari untuk merayakan warisan Indonesia dalam setiap karyanya. “Alhamdulillah bisa menyelesaikan semua baju bahkan melebihi jumlah harapan kita,” tutur Ayu Dyah Andari saat ditemui di Jakarta Fashion Week 2026, Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).


    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    Bekerja sama dengan Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, Ayu Dyah Andari mengangkat motif khas seperti batang garing dan aneka flora. Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025-2030, Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengaku antusias melihat warisan daerahnya diangkat ke panggung nasional.

    “Ayu Dyah Andari bersedia untuk berkolaborasi dengan Dinas Provinsi Kalimantan Tengah, yang dimana kita juga mengangkat motif dari Kalimantan Tengah itu sendiri. Motif batang jaring dan aneka flora yang kita angkat,” jelas Aisyah Thisia Agustiar Sabran.

    Koleksi ‘Huma Betang’ yang berarti rumah khas Kalimantan Tengah diinterpretasikan Ayu sebagai ‘kampung halaman.’ Dia menampilkan 33 karya dalam fashion show di JFW 2026. Mulai dari ready-to-wear, couture, hingga busana pesta, memastikan setiap warga Kalimantan Tengah dapat mengenakan identitas budaya mereka di setiap kesempatan.

    Ayu Dyah Andari menggandeng sederet selebriti ternama untuk merepresentasikan koleksinya di panggung JFW, antara lain Kimmy Jayanti, Aurel Hermansyah dan Ameena, Okky Asokawati hingga Paula Verhoeven.

    Kekayaan Benang Bintik dan Detail Khas Dayak

    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    Ayu Dyah Andari tidak hanya merancang busana, tetapi juga mengolah kain benang bintik khas Kalimantan Tengah, menggambar empat motif batik yang kaya makna. Ayu menuturkan beda utama batik khas Dayak ini adalah penekanan pada motif flora seperti tanaman pakis yang melambangkan ketahanan, anggrek langka yaitu anggrek hitam, dan buah khas Kalimantan, buah ketiau, yang semuanya diintegrasikan ke dalam busana.

    “Saya menggunakan elemen tersebut ke dalam busana dan juga burung enggang perisai dayak dan begana juga,” tuturnya.

    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah, Aisyah dan putri tercinta. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    Warna-warna yang digunakan, yaitu hijau, merah, putih, kuning, dan hitam, diolah menjadi palet modern seperti pink, sage, dan cream, untuk menjadikannya lebih dapat diterima di kancah internasional. Bahkan, siluet baju adat Sangkarut dan Ewah pun diadaptasi menjadi koleksi ready-to-wear yang stylish dan syarat akan budaya khas Kalimantan Tengah.

    Puncaknya, koleksi pesta menampilkan bordir penuh motif batang garing dan burung enggang yang sangat detail, dipercantik dengan batu-batu khas Kalimantan Tengah, seperti batu kecubung ungu sebagai warna utama, yang memancarkan kekayaan budaya yang tak terlukiskan.

    JFW 2025 Kalimantan TengahAyu Dyah Andari berkolaborasi dengan Provinsi Kalimantan Tengah bertajuk, Huma Betang: Lantunan Meniti Kenangan di JFW 2026. Foto: Ari Saputra/Detikcom.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com