Tag: ibadah haji

  • Kisah Pasutri Naik Sepeda Lintasi 7 Negara Demi Naik Haji, Endingnya Sedih

    Jakarta

    Pasangan suami istri ini nekat naik sepeda melintasi tujuh negara demi menunaikan ibadah haji. Namun saat tiba di Arab Saudi, nasibnya…

    Adalah pria bernama Ahmad Mohd Isa bersama istrinya Noradilah Mohd Shafie yang viral karena nekat pergi ke Arab Saudi untuk naik haji dengan mengayuh sepeda. Keduanya naik sepeda bersama seorang rekan mereka, Abdul Halim Talha, melintasi tujuh negara Malaysia, Thailand, India, Pakistan, Emiriah Arab Bersatu (UAE), Iran dan Arab Saudi.


    Mengayuh sepeda selama lima bulan, Ahmad, Naradilah dan Abdul Halim tiba di Madinah, Arab Saudi pada 19 April 2024. Keduanya sampai di Arab Saudi lebih awal dibandingkan jamaah haji kloter pertama.

    Namun saat sudah tiba di Arab Saudi, kabar tak mengenakan datang. Visa haji yang dia dan istrinya ajukan, ditolak. Alhasil, Ahmad dan istrinya tidak bisa menunaikan ibadah haji.

    “Kami berempat (istri dan sahabat) mendaftar visa haji, Alhamdulillah atas ijin Allah hanya satu dari kami yang disetujui visanya dan tiga lainnya tidak berangkat,” kata pria yang berasal dari Malaysia itu seperti dikutip mStar.

    Kepada Harian Metro, Ahmad mengatakan sebagai manusia biasa, pastinya dia merasa kecewa dan sedih. Perasaannya semakin campur aduk saat melihat jemaah haji melaksanakan wukuf.

    “Seharian aku duduk di depan TV menonton pawai jamaah haji dari Makkah, Mina, Arafah dan Mudzalifah. Saya berdoa, membaca Al-Quran dan menonton TV lagi. Sampai saya tertidur sendiri, ketika bangun, lanjutkan salat lagi, lihat jamaah. Seharian aku terdiam dan merenung diri. Pasti ada dosa yang belum diampuni. Pasti ada hikmah di balik cerita tersebut. Pasti ada anugerah yang Tuhan ingin berikan,” tuturnya.

    Ahmad mengaku tak mau patah semangat meskipun gagal naik haji tahun ini. “Tak dapat haji tahun ini, kita coba lagu tahun depan dan seterusnya hingga berhasil,” ucap pria 36 tahun itu.

    Ahmad mengungkapkan alasannya nekat pergi ke Arab Saudi dengan naik sepeda karena teringat pesan ibunya. Sang ibu menasihatinya agar menunaikan ibadah haji dengan cara yang betul. Oleh karena itu dia mengajukan visa secara resmi dan tak mau masuk ke Tanah Suci dengan visa ilegal, meski saat itu sudah sampai di Arab Saudi.

    “Ummi saya pesan, Allah boleh saja membiarkan kita pergi haji walaupun dengan cara yang salah, tapi takutnya Allah membiarkan bukan dengan reda-Nya tapi dengan istidraj,” demikian Ahmad mengenang ucapan ibunya.

    (eny/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Ini 6 Tips Persiapan Umrah Lancar dan Aman di Tanah Suci

    Jakarta

    Setiap umat Muslim di seluruh dunia bermimpi untuk menunaikan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci. Perjalanan yang tak ternilai ini membutuhkan persiapan yang matang dan penyelenggara terpercaya.

    Untuk itu penting kamu memilih penyelenggara umrah yang terjamin. Marketing Online GIS Travel dan Tour Leader, Dwi Hanendyo Putro (Yoyo) mengatakan ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar perjalanan umrah bisa lancar dan aman.

    “Umroh merupakan panggilan Allah semata, maka sambut panggilan tersebut dengan rasa syukur ,maka bersyukur lah atas terpilihnya kamu sebagai tamu Allah. Lakukan umrah sejak dini, artinya selagi muda dan mampu itu akan lebih maksimal dalam berumrah,” kata Dwi Hanendyo.


    Berikut ini tips umrah yang aman, nyaman dan terpercaya:

    1. Pilih Travel Umrah yang Mempunyai Izin Usaha

    Pastikan travel umrah yang dipilih memiliki izin usaha dan terdaftar di daftar Kemenag.

    2. Travel Umrah Memiliki kantor

    Travel umrah yang dipilih harus memiliki Kantor yang jelas. Kamu bisa langsung datang ke alamat kantor travel tersebut.

    3. Media Sosial Penyelenggara Umrah

    Selanjutnya kamu bisa mengunjungi akun media sosial penyelenggara umrah. Misalnya dari Instagram, website, Facebook pastikan alamatnya benar dan sesuai. Pada medis sosial tersebut pastikan ada testimoni dari jamaah yang pernah ikut.

    4. Cek Rekening Penyelenggara Umrah

    Dwi Hanendyo menjelaskan harga perjalanan umrah yang murah bisa sesuai dengan sunnah Nabi dan Al Quran. Pastikan saat melakukan transaksi keuangan dilakukan secara transfer ke rekening PT bukan perorangan.

    5. Perlengkapan yang cukup

    Dwi Hanendyo menuturkan sebaiknya kamu mempersiapkan koper untuk menyimpan pakaian. Bawa pakaian yang mudah kering dan tidak terlalu tebal. Kamu juga bisa membawa tas ransel atau tas selempang untuk dompet, charger dan perlengkapan elektronik kamu.

    6. Persiapan obat-obatan

    Dwi Hanendyo mengungkapkan jamaah yang ingin umrah lebih baik mempersiapkan obat-obat yang diperlukan, seperti vitamin, obat batuk dan pilek.

    “Selain itu perhatikan berat maksimal bagasi juga penting, amannya +- 25 kg 1 koper bagasi,” lanjut Dwi Hanendyo.

    Di akhir perbincangan, Dwi Hanendyo menyebutkan ketika menjalani ibadah umrah perbanyak doa selama berada di Tanah Suci dan minum air Zam-Zam setiap hari. “Berserah diri agar Allah mudahkan dan lancarkan ke depannya,” pungkas Dwi Hanendyo.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Biaya Haji Bisa Turun dengan Efisiensi dan Pelaksanaan Bersih



    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto memaparkan keberhasilan dalam setahun kinerjanya, salah satunya di bidang haji. Prabowo menyebut telah menurunkan biaya haji dan mengupayakan terus turun.

    “Alhamdulillah kita sudah bisa turunkan biaya haji,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna setahun pemerintahannya, di Istana Negara, Jakarta dan disiarkan daring lewat YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/10/2025).


    Prabowo minta Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf untuk terus mengupayakan penurunan biaya haji. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan dua cara.

    “Saya minta (kepada Menteri Haji) biaya haji harus terus turun. Bisa, bisa dengan efisiensi. Bisa dengan efisiensi dan pelaksanaan yang bersih,” sambungnya.

    Menurut catatan detikcom, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) mengalami penurunan tahun ini, dari Rp 93,4 juta pada 2024 menjadi Rp 89,4 juta pada 2025. Ada penurunan sebesar Rp 4 juta.

    Dari biaya tersebut, biaya yang harus dibayar jemaah atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp 55,4 juta dan sisanya ditanggung dari nilai manfaat kelolaan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Perbandingannya 62 persen Bipih dan 38 persen nilai manfaat.

    Pemerintah belum menetapkan biaya haji 2026. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf akan membahas hal tersebut dalam Rapat Panitia Kerja BPIH bulan ini. Jadwalnya masih menunggu dari DPR RI.

    “Panja mungkin ya sekitar 20 Oktoberan ini. Tapi tergantung jadwal dari DPR,” kata Gus Irfan, sapaan akrabnya, usai menghadiri acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025) lalu.

    Gus Irfan berharap pelunasan biaya haji bisa mulai dilakukan sebelum Desember akhir tahun ini. Dia mengimbau calon jemaah haji menyiapkan dana dari sekarang.

    (kri/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Saudi Rela Ubah Undang-undang agar Indonesia Bisa Punya Kampung Haji



    Jakarta

    Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangganya atas rencana pembangunan Kampung Haji di Makkah, Arab Saudi yang disebutnya sebagai momen bersejarah. Hal itu disampaikan Prabowo dalam sidang kabinet paripurna setahun pemerintahannya di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

    “Tapi alhamdulillah pemerintah Arab Saudi untuk pertama kali dalam sejarah setuju pembangunan kampung Indonesia di Kota Makkah. Jadi pemerintah Arab Saudi akhirnya saya datangi berapa kali, saya lobi terus mungkin beliau kasihan sama kita. Untuk pertama kali dalam sejarah diizinkan negara asing memiliki lahan, memiliki tanah di kota suci,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyebutkan bahwa pemerintah bahkan kerajaan Saudi bahkan sampai mengubah undang-undangnya agar Indonesia bisa merealisasikan proyek pembangunan tersebut.


    “… diubah undang-undangnya khusus untuk kita. Kita negara pertama ya sesudah kita terserah yang lain menyusul ya. Tapi ini luar biasa ya,” jelas Prabowo

    Lebih lanjut, Prabowo juga menyebutkan ada sejumlah pilihan lahan Kampung Haji yang beberapa di antaranya berlokasi dekat dari Masjidil Haram.

    “Kita ditawarin kalau tidak salah ada berapa puluh lahan. Mudah-mudahan kita dapat lahan… kalau tidak salah ada beberapa lahan yang tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram, ada yang nyambung langsung ya,” terangnya.

    Adapun proyek pembangunan Kampung Haji akan diserahkan kepada Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan. Sementara itu, sumber dana proyek ini akan diperoleh dari Danantara.

    “Dan mudah-mudahan Menteri Agama sudah rintis dan sudah lihat terus. Nanti saya serahkan saja. Dan Kepala Danantara yang juga merintis. beliau bolak-balik ke situ sampai kepalanya botak,” jelas Prabowo.

    Prabowo berharap, dengan dibangunnya Kampung Haji di Makkah dapat mengefisienkan biaya penyelenggaraan ibadah haji Indonesia sehingga Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dapat ditekan dan pelayanan terhadap jemaah haji juga bisa dioptimalkan.

    “Mudah-mudahan tidak lama lagi kita punya kampung haji sendiri, Saudara-saudara. Berarti nanti fasilitasnya kita atur sendiri ya. Makan semuanya kita atur supaya tidak ada lagi kekurangan atau penyimpangan atau kekecewaan daripada jemaah haji kita. Ini saya kira terobosan luar biasa ya,” pungkasnya.

    (inf/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Berperan dalam Modernisasi Penyelenggaraan Haji



    Jakarta

    Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Mantan Menteri Agama RI periode 2009-2014 Drs. H. Suryadharma Ali, M.Si meninggal dunia pada hari ini, Kamis (31/7/2025) pukul 04.18 WIB di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya H. Suryadharma Ali.

    “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya, atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Agama, menyampaikan belasungkawa yang sangat mendalam atas wafatnya Bapak H. Suryadharma Ali,” ujar Menag Nasaruddin dalam keterangan tertulis yang diterima detikHikmah pada Kamis (31/7/2025).

    Nasaruddin mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki komitmen tinggi terhadap penguatan sistem keagamaan di tingkat nasional. Saat menjabat sebagai Menteri Agama, H. Suryadharma Ali dikenal gigih dalam memperkokoh lembaga-lembaga keagamaan, meningkatkan mutu layanan pendidikan di madrasah dan pesantren, serta mendorong berbagai inisiatif reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.


    “Beliau berperan penting dalam modernisasi penyelenggaraan ibadah haji, termasuk digitalisasi layanan haji yang menjadi fondasi bagi transformasi haji di masa kini. Kiprah beliau dalam membangun dialog antarumat beragama juga patut dikenang sebagai bagian dari upaya menjaga kerukunan nasional,” ungkap Menag Nasaruddin yang juga sempat menjadi Wakil Menteri Agama pada era kepemimpinan Suryadharma Ali.

    “Semoga segala amal ibadah beliau diterima Allah SWT, diampuni segala kekhilafannya, dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjut Nasaruddin Umar.

    Menag Nasaruddin juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk melaksanakan salat gaib dan mengirimkan doa terbaik bagi almarhum. “Semoga almarhum senantiasa dilimpahi rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Al-Fatihah,” tutupnya.

    (lus/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Penuhi Panggilan KPK, Bos Maktour Bicara soal Kuota Haji: Kami Hanya Mengisi



    Jakarta

    KPK memanggil sejumlah saksi terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2024. Salah satunya yang hari ini dipanggil adalah bos biro perjalanan haji dan umroh Maktour, Fuad Hasan Masyhur (FHM).

    Dikutip detikNews, Fuad datang sekitar pukul 09.55 di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (28/08/2025) dengan mengenakan kemeja putih dan jaket hitam.

    “Sebagai masyarakat yang baik, taat ya, kami dipanggil, kami harus datang,” kata Fuad sebelum memasuki kantor KPK. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus terkait pemeriksaan ini.


    Soal pembagian kuota haji tambahan yang tidak sesuai dalam kasus ini, Fuad mengatakan bahwa ini adalah kebijakan pemerintah. Pihaknya hanya diminta untuk mengisi kuota yang tersedia.

    “Kalau bicara itu (pembagian kuota) nanti kami sampaikan, karena itu kebijakan dari pemerintah. Kami hanya dimintakan untuk bisa mengisi itu aja, ya,” ujarnya.

    Saat ditanya mengenai pencegahannya ke luar negeri, Fuad menyerahkan sepenuhnya ke KPK.

    “Apa yang terbaik yang dipikirkan yang terbaik kami akan memberikan informasi, Insyaallah kami selalu menjaga integritas dan kami akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

    Ditemui secara terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Fuad Hasan hari ini.

    “Benar, saksi dimaksud untuk didalami terkait pengetahuannya dalam perkara kuota haji ini,” ucap Budi.

    Sebelumnya, penyidik juga sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief, Direktur Utama PT Annatama Purna Tour Budi Darmawan, dan Komisaris PT Ebad Al-Rahman Wisata dan Direktur PR Diva Mabruro H. Amaludin.

    Kasus Korupsi Kuota Haji

    Kasus yang tengah ditangani KPK terkait perkara kuota haji 2024 ini berawal saat Presiden Jokowi pada tahun 2023 silam ketika bertemu dengan Pemerintah Arab Saudi dan mendapatkan 20 ribu kuota tambahan haji.

    KPK menduga bahwa asosiasi travel haji yang mendengar informasi itu kemudian menghubungi pihak Kementerian Agama (Kemenag) untuk membahas masalah pembagian kuota haji.

    Dan diduga berupaya melobi agar kuota haji khusus ditetapkan lebih besar dari ketentuan yang berlaku. Menurut KPK ada ratusan agen travel yang terlibat dalam pengurusan kuota haji tambahan dengan Kementerian Agama (Kemenag).

    Seharusnya haji reguler yang semula hanya 203.320 akan bertambah menjadi 221.720 orang. Sementara haji khusus yang awalnya 17.680 akan bertambah menjadi 19.280 orang.

    Namun yang terjadi justru pembagiannya dibagi menjadi 10.000 untuk kuota haji reguler dan 10.000 untuk kuota haji khusus.

    Hal itu sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Nomor 130 Tahun 2024 yang ditandatangani Menteri Agama saat itu Yaqut Cholil Qoumas pada tanggal 15 Januari 2024.

    “Dari kuota khusus ini juga atau kuota tambahan ini, kuota tambahan yang dikelola di biro travel ya, yang artinya masuk ke kuota haji khusus gitu ya, kemudian diduga diperjualbelikan kepada pihak-pihak yang mereka bisa langsung melaksanakan ibadah haji di tahun tersebut,” kata Budi beberapa waktu lalu.

    “Artinya kan mendahului pihak-pihak atau jemaah-jemaah lain yang sudah lama menunggu,” jelas Budi.

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com