Tag: Idul Adha

  • 10 Rekomendasi Tempat Wisata Malang saat Libur Idul Adha, Seru Lho!


    Jakarta

    Bingung mau menghabiskan waktu libur Idul Adha? Cobalah berkunjung ke Kota Malang. Soalnya, ada banyak tempat wisata seru yang bisa dikunjungi saat liburan Idul Adha, lho.

    Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024. Selain itu, ditetapkan juga cuti bersama setelah Idul Adha pada Selasa, 18 Juni 2024.

    Nah, momen tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur. Sebab, tanggal 17-18 Juni dihitung sebagai long weekend karena tanggal 15-16 Juni adalah Sabtu dan Minggu. Jadi, kamu punya waktu empat hari untuk jalan-jalan.


    Ingin jalan-jalan ke Malang tapi bingung mau pergi ke mana? Jangan khawatir, simak rekomendasi tempat wisata Malang yang seru dalam artikel ini.

    Rekomendasi Tempat Wisata Malang saat Libur Idul Adha

    Ada banyak tempat wisata di Malang yang patut kamu kunjungi. Namun perlu diingat, saat momen libur Idul Adha mungkin ada sedikit perbedaan jam operasional dan harga tiket masuk.

    Daripada penasaran, simak rekomendasi tempat wisata Malang di bawah ini:

    1. Malang Dreamland

    Rekomendasi tempat wisata yang pertama adalah Malang Dreamland. Bagi detikers yang belum tahu, Malang Dreamland adalah tempat wisata keluarga yang menawarkan berbagai wahana menarik, mulai dari seluncuran pelangi, ayunan sultan, hingga spot foto balon udara layaknya di Cappadocia.

    Selain itu, travelers juga bisa berkemah di camping ground. Kalau datang saat sore, kamu juga bisa menikmati udara malang yang sejuk sekaligus disuguhi pemandangan sunset yang cantik.

    • Lokasi: Ngadireso, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
    • Harga tiket masuk: Rp 10.000/orang (setiap wahana harus membayar tiket lagi).
    • Jam buka: 11.00-19.00 WIB.

    2. Kampung Warna Warni Jodipan

    Tempat wisata yang satu ini sempat viral beberapa waktu lalu. Kalau travelers belum pernah datang ke sini, cobalah mampir saat liburan Idul Adha.

    Sebab, rumah-rumah di sana begitu unik karena dicat beraneka warna, sehingga terlihat estetik dan colorfull. Kamu bisa berfoto dengan latar belakang rumah warna-warni tersebut.

    • Lokasi: Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
    • Harga tiket masuk: Rp 3.000/orang.
    • Jam buka: 07.00-18.00 WIB.

    3. Pantai Ngliyep

    Pantai NgliyepPantai Ngliyep (Hendra Soetantyo/d’Traveler)

    Ingin menikmati suasana pantai dan laut yang biru? Cobalah mampir ke Pantai Ngliyep. Sebagai informasi, kata ‘Ngliyep’ merujuk pada rasa mengantuk atau tertidur. Konon, orang yang melihat pantai ini akan merasa nyaman dan tenang sampai mengantuk.

    Di sekeliling pantainya terdapat tebing curam dan hamparan hutan tropis yang hijau. Di pantai Ngliyep, detikers dapat melakukan berbagai aktivitas seperti berenang, bermain pasir, mengunjungi Teluk Putri, hingga berkemah.

    • Lokasi: Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.
    • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang.
    • Jam buka: 24 jam.

    4. Happy Durian

    Destinasi wisata yang satu ini sedang hits di kalangan warga Malang. Sesuai nama tempatnya, travelers bisa menikmati durian yang rasanya manis dan legit di mulut.

    Uniknya lagi, Happy Durian mengusung konsep kafe, sehingga bisa menikmati durian sambil bercengkrama dengan keluarga. Bahkan ada kolam renang dan arena playground juga, lho.

    Rasa durian yang ada di Happy Durian tidak usah diragukan lagi karena dipastikan kualitasnya terbaik. So, tempat ini sangat cocok untuk kulineran durian sembari berwisata bersama keluarga.

    • Lokasi: Jl. Cerme No.1, Karangduren, Kendalpayak, Kec. Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
    • Harga tiket masuk: –
    • Jam buka: 10.00-21.00 WIB.

    5. Hawai Waterpark

    Hawai Waterpark MalangHawai Waterpark (Muhammad Aminudin/detikcom)

    Ingin bermain air bareng si kecil? Cobalah ajak mereka ke Hawai Waterpark. Berada di lahan seluas 2,8 hektare, waterpark ini menyuguhkan berbagai wahana menarik, seperti Kolam Ombak Tsunami dan Jet Coaster Water Slide.

    Kalau perut mulai lapar, jangan khawatir. Soalnya, ada banyak tenant makanan dan minuman yang tersedia di Hawai Waterpark.

    • Lokasi: Jalan Graha Kencana Utara V, Karanglo, Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
    • Harga tiket masuk: Rp 110.000/orang (weekend dan hari libur) dan Rp 85.000/orang (weekday).
    • Jam buka: 09.00-17.00 WIB.

    6. Malang Night Paradise

    Malang Night ParadiseMalang Night Paradise (Aisa Marisa/d’Traveler)

    Kalau liburan ke Malang, sempatkan waktu untuk mampir ke Malang Night Paradise. Di tempat wisata ini, travelers akan disuguhkan Hutan Menyala.

    Selain itu, ada juga Taman Dino dan Taman Lampion yang sangat menarik untuk dikunjungi bersama keluarga dan anak-anak.

    Di Taman Dino terdapat berbagai replika dinosaurus. Sementara di Taman Lampion, pengunjung seolah-olah diajak pergi ke negeri dongeng.

    • Lokasi: Jl. Graha Kencana Raya, Karanglo, Balearjosari, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
    • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 90.000/orang.
    • Jam buka: 17.45-23.00 WIB.

    7. Alun-alun Malang

    Ingin menikmati suasana Kota Malang? Cobalah datang ke Alun-alun Malang. Oh ya, terdapat dua alun-alun yang bisa dikunjungi, yakni Alun-alun Merdeka dan Alun-alun Bunder. Jarak keduanya sekitar 700 meter.

    Alun-alun Merdeka memiliki fasilitas area skateboard, playground, air mancur menari, dan Masjid Jami’. Sementara Alun-alun Bunder memiliki Monumen Tugu dan lokasinya dekat dengan Balai Kota Malang.

    • Lokasi: Alun-Alun Merdeka di Jalan Merdeka Selatan, Alun-alun Bunder di Jalan Tugu, Kecamatan Klojen, Malang.
    • Harga tiket masuk: Gratis
    • Jam buka: 24 jam.

    8. Jatim Park

    jatim park 1Jatim Park (M Bagus Ibrahim)

    Kurang lengkap rasanya kalau pergi ke Malang namun tak mampir ke Jatim Park. Memang lokasi tepatnya berada di Kota Batu, namun jaraknya masih mudah dijangkau dari Malang, yakni sekitar 40 menit dengan berkendara motor.

    Jatim Park memiliki 3 tempat yang berbeda, yakni Jatim Park 1, 2, dan 3. Apa saja yang ada di dalamnya?

    Jatim Park 1 yang berisi taman bermain anak dan dewasa, serta taman edukasi sains. Lokasinya di Jl. Kartika No 2, Kota Wisata Batu, Jawa Timur.

    Sedangkan di Jatim Park 2 terdapat kebun binatang yang mengusung konsep interaktif. Ada tiga zona, yaitu Batu Secret Zoo, Museum Satwa, dan Eco Green park. Lokasinya di Jalan Oro-oro Ombo No. 9, Desa Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Malang, Jawa Timur

    Lalu, Jatim Park 3 memiliki beberapa zona yang wajib dikunjungi, yaitu Dino Park, The Legend Star, Museum Musik Dunia, Funtech Plaza, Millennial Glow Garden, dan Predator Fun Park. Lokasinya di Jalan Raya Ir. Soekarno No.144, Beji, Kota Batu, Jawa Timur.

    Berikut harga tiket masuk Jatim Park:

    • Jatim Park 1: Rp 140.000/orang
    • Jatim Park 2: Rp 150.000/orang
    • Jatim Park 3: mulai dari Rp 55.000/orang.

    9. Museum Angkut

    Tempat wisata yang satu ini juga tak boleh dilewatkan oleh travelers. Soalnya, di Museum Angkut terdapat beragam koleksi kendaraan, mulai dari mobil klasik, transportasi tradisional, sampai helikopter.

    Salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung adalah mobil dinas milik Presiden Pertama RI, Soekarno, yaitu Chrysler Windsor Deluxe 1952. Ada juga helikopter dinas milik Soekarno saat dahulu masih menjabat, yaitu Bell 47J Si Walet.

    Selain melihat kendaraan, travelers juga bisa melihat pertunjukan menarik pada jam-jam tertentu, seperti Man On Fire, Vehicle Live Action, serta Cars and Costume Parade.

    • Lokasi: Jalan Terusan Sultan Agung, Nomor 2, Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur.
    • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 100.000/orang.
    • Jam buka: 12.00 – 20.00 WIB.

    10. Pantai Teluk Asmara

    Pantai Teluk AsmaraPantai Teluk Asmara (Rayhan Denazan/detikcom)

    Rekomendasi tempat wisata Malang yang terakhir adalah Pantai Teluk Asmara. Tempat wisata ini begitu terkenal karena disebut mirip seperti Raja Ampat di Papua.

    Daya tarik utama dari Pantai Teluk Asmara yaitu terdapat karang besar hijau, pasirnya yang bersih dan putih, serta birunya air laut. Hal ini membuat banyak wisatawan merasa betah berlama-lama di pantai tersebut.

    Untuk menuju ke pantai, kamu harus menuruni anak tangga dari atas bukit. Pantai ini cocok buat detikers yang ingin berenang atau snorkeling.

    • Lokasi: Tambak, Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
    • Harga tiket masuk: Rp 15.000/orang.
    • Jam buka: 24 jam.

    Itu dia 10 rekomendasi tempat wisata Malang saat libur Idul Adha. Tertarik berkunjung ke tempat wisata yang mana nih travelers?

    (ilf/inf)



    Sumber : travel.detik.com

  • Tradisi Unik Sambut Idul Adha di Pasuruan: Manten Sapi



    Pasuruan

    Ada beragam tradisi unik menyambut Idul Adha di Indonesia. Di Pasuruan, Jawa Timur warga menggelar acara Manten Sapi alias Pengantin Sapi. Seperti apa ya?

    Tradisi Manten Sapi biasanya dilakukan sehari sebelum waktu Idul Adha tiba. Warga melakukan tradisi ini sebagai simbol penghormatan kepada hewan yang akan dikurbankan.

    Untuk menghormati hewan kurban, biasanya masyarakat akan memandikan mereka dengan air kembang dan merias hewan tersebut. Sapi-sapi ini akan dirias serupa pengantin, diberi kalung kembang tujuh rupa, dan diselimuti kain putih.


    Penampilannya setelah dirias sangat cantik dan tampan menyerupai pengantin menjadi alasan tradisi ini disebut sebagai manten sapi atau pengantin sapi.

    Sesudah dihias, sapi-sapi tersebut kemudian diarak berkeliling oleh masyarakat, sebelum akhirnya diserahkan ke panitia penyembelihan hewan kurban di masjid.

    Tak hanya rombongan sapi yang tampil meriah dan anggun, warga masyarakatnya pun tak ketinggalan. Mereka yang ikut arak-arakan manten sapi akan membawa berbagai bahan pangan. Seperti minyak goreng, beras, bumbu masak, hingga kayu bakar.

    Bahan pangan tersebut nantinya akan diberikan kepada warga yang tidak mampu bersama dengan daging kurban yang telah dipotong pada hari Idul Adha. Hal ini dilakukan masyarakat untuk membantu warga tersebut agar tak kesulitan untuk mengolah daging sembelihan.

    Selain sebagai tradisi yang menarik untuk menjadi tontonan, kebiasaan turun-temurun di masyarakat ini juga dilakukan sebagai bagian dari syiar Islam.

    Adanya tradisi manten sapi ini diharapkan supaya masyarakat memiliki keinginan untuk berkurban di momen Idul Adha tahun berikutnya.

    Meskipun hanya sapi yang diarak, tetap saja hal ini diharapkan memotivasi masyarakat untuk bersemangat kurban dengan hewan apapun yang diperbolehkan. Antara lain kambing, domba, sapi, bahkan unta.

    Masyarakat yang mengikuti manten sapi juga merasa bangga sebab di tengah banyaknya tradisi lokal yang hilang, kebiasaan ini masih terus dilakukan di masyarakat. Selain itu, manten sapi juga dilakukan sebagai bentuk komunikasi untuk menjaga tradisi setempat.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJatim.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Tips Foto Kurban Pakai Smartphone Biar Estetik dan Aman


    Jakarta

    Penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha menjadi momen menarik untuk dijepret. Darah kental yang berwarna merah dan rasa pasrah hewan kurban, pisau jagal yang super tajam dan tetesan keringat petugas saat membekap hewan pada detik-detik eksekusi.

    Semuanya menjadi momen yang sangat menarik, penuh drama dan menggugah emosi. Setidaknya secara visual, semuanya bisa dieksplorasi menjadi foto yang teatrikal. Akan tetapi, sebagai fotografer tentu terikat asas kepatutan.

    Beberapa foto yang pernah dihasilkan sampai memperlihatkan lelehan darah merah segar dan menyulut kontroversi. Juga wajah iba dan memelas hewan korban yang di-capture begitu close up sehingga menimbulkan tafsiran berbeda-beda.


    Apalagi kalau foto tersebut diunggah ke media sosial dan menjadi konsumsi publik, maka persoalan kepatutan tersebut perlu diperhatikan. Yakni bagaimana memotret proses ritual tersebut dengan wajar dan tidak dilebih-lebihkan.

    Pertama, juru potret bisa mengesampingkan emosi pembantaian dan kekerasan dalam foto-foto yang dihasilkan. Meski pada praktiknya tidak ada sama sekali praktik sadisme bahkan hewan tersebut disembelih di bawah kalimat takbir, namun bahasa foto mempunyai keterbatasan dan multitafsir.

    Sehingga, tanpa menghilangkan fakta, ada baiknya memotret hewan kurban tanpa perlu mengeksploitasi secara berlebihan. Buatlah foto-foto yang soft. Tidak secara vulgar memotret eksekusi dengan menampilkan tetesan darah yang mempunyai kesan berbeda bagi tiap-tiap individu.

    Kedua, kalaupun itu perlu ditampilkan, ada baiknya membuatnya menjadi format Hitam-Putih. Sehingga darah merah menjadi tidak begitu mencolok.

    Ketiga, pergunakan bahasa simbol yang relevan. Misalkan dengan foreground pisau jagal yang masih bersih dengan foreground hewan korban yang masih berdiri tegak. Atau bisa dengan memotret tanduknya saja setelah semua prosesi selesai.

    Keempat, hindari ekpresi foto yang sadistik. Misalkan wajah memelas hewan korban dengan anak-anak kecil yang bersorak-sorai. Beberapa foto di social media bahkan bisa bernilai sadis yakni menenteng kepala hewan. Kalaupun perlu dipotret, simpanlah untuk konsumsi pribadi saja.

    Kelima, jangan lupa pasca penyembelihan itu penting. Yakni proses kebersamaan saat memotong-motong daging, membagi dan memasaknya. Kalau perlu, kebersamaan kuliner yang ditonjolkan. Banyak sekali variasi kuliner dari daging sapi, kerbau atau kambing yang diwariskan dari nenek moyang. Tidak melulu sate dan sate.

    Dampak positifnya bisa membuat kesan bahwa Idul Adha merupakan proses berbagi dan bersyukur sebagai umat manusia. Selamat Hari Raya Idul Adha.

    (fyk/fyk)



    Sumber : inet.detik.com

  • Resep Bumbu Sate Sapi Pakai Ketumbar yang Gurih Harum

    Jakarta

    Sate sapi berbumbu ketumbar bisa menjadi pilihan nikmat untuk sajian Idul Adha. Bumbunya simpel, terasa gurih dan harum memanjakan lidah. Yuk, ikuti resepnya!

    Idul Adha identik dengan memasak sate ketika mendapatkan jatah hewan kurban, salah satunya daging sapi. Kamu pun bisa membuat kreasi sate sapi yang nikmat dengan bumbu sederhana.

    Bumbu ketumbar bisa jadi pilihan utama. Bahan utamanya bawang dan ketumbar yang dihaluskan, kemudian dijadikan marinasi untuk sate.


    Bumbu ketumbar membuat cita rasa sate sapi lebih gurih dan harum. Untuk pelengkapnya bisa menggunakan sambal kacang atau kecap manis.

    Berikut resep dan cara membuat sate sapi bumbu ketumbar:

    Resep Sate Sapi Bumbu Ketumbar

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Standar 3
    Daerah Asal Masakan : Jawa Barat
    Kategori Masakan : Daging

    Cara Memasak Sate Sapi Bumbu Ketumbar:

    1. Potong-potong daging sapi seukuran 2-3 cm.
    2. Campurkan bumbu ketumbar halus dengan air jeruk dan minyak sayur, aduk sampai rata.
    3. Masukkan potongan daging ke dalam bumbu ketumbar. Aduk hingga tercampur dan diamkan selama 1 jam.
    4. Tusuk daging sapi yang sudah dimarinasi ke tusukkan sebanyak 3-4 potong.
    5. Bakar sate di atas api arang hingga matang. Lalu, angkat dan sajikan.
    6. Sajikan sate sapi bumbu ketumbar dengan sambal kacang atau sambal kecap.

    Tips memasak sate sapi bumbu ketumbar:

    1. Pastikan ketumbar disangrai terlebih dahulu agar aromanya keluar.
    2. Marinasi bumbu minimal 1 jam agar bumbu ketumbar meresap hingga ke bagian dalam.
    3. Jika ingin hasil maksimal gunakan api arang untuk proses pembakaran. Sate sapi juga bisa dibakar di atas grill pan.

    Simak Video “Bolehkah Daging yang Sudah Dimasak Dipanaskan Berulang Kali?
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Krengsengan Daging Sapi yang Manis Gurih Buat Lauk Nasi

    Jakarta

    Krengsengan menjadi pilihan lauk praktis yang dapat dibuat saat mendapatkan jatah daging kurban. Hidangan daging khas Jawa Timur ini terasa manis gurih dan agak pedas.

    Saat mendapatkan jatah daging kurban Idul Adha, tak perlu bingung mengolahnya. Olahan daging khas Jawa Timur bernama krengsengan ini bisa menjadi pilihan pas.

    Tampilan krengsengan daging sapi ini berwarna cokelat pekat karena menggunakan kecap manis. Di Surabaya, racikan asli krengsengan daging sapi biasanya ditambahkan petis udang sehingga rasanya lebih gurih.


    Krengsengan yang manis gurih ini juga bisa ditambahkan irisan cabe untuk sensasi pedas. Tambahkan juga sedikit merica agar makin nendang di lidah.

    Waktu untuk membuat krengsengan daging juga tak begitu lama. Cocok sekali dinikmati bersama nasi hangat, dijamin bikin ketagihan.

    Berikut resep dan cara membuat krengsengan daging sapi:

    Resep Krengsengan Daging Sapi

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Tidak begitu sulit 1
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Daging

    Bahan Bahan

    • 500 gram daging sapi

    • 5 sdm minyak sayur
    • 1 cabe merah besar (iris serong)
    • 2 sdm petis udang (opsional)
    • 150 ml / 10 sdm kecap manis
    • 250 ml air

      Bumbu halus:

    • 5 siung bawang putih
    • 7 siung bawang merah
    • 4 butir kemiri
    • 1/2 sdt merica
    • 2sdt garam

      Pelengkap:

    • Bawang goreng

    Cara Memasak:

    1. Daging sapi diiris melintang dari seratnya. Ukurannya sedang saja.
    2. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak yang panas, masak sampai wangi.
    3. Tambahkan irisan cabe merah besar dan aduk hingga layu.
    4. Masukkan irisan daging, aduk sampai warnanya pucat.
    5. Tuangkan kecap manis dan air, serta petis udang jika ada.
    6. Aduk sampai merata dan masak daging dengan api kecil dan tutup.
    7. Masak daging sampai teksturnya empuk dan kuahnya mengental agak keluar minyak.
    8. Sajikan krengsengan daging sapi saat masih hangat dan berikan taburan bawang goreng.

    Tips memasak krengsengan daging:

    1. Jika tak suka petis, bisa dilewatkan. Pakai gula aren kalau ingin rasanya lebih manis.

    2. Tambahkan merica yang banyak kalau dirasa kurang pedas. Bisa juga mengganti irisan cabe merah besar dengan cabe rawit utuh.

    Simak Video “Menikmati Masakan Rumahan Enak Khas Jatim di Kuluk Kuluk Rumahan
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Asem-asem Iga Kambing yang Kuahnya Bening Segar

    Jakarta

    Iga kambing bisa diolah menjadi santapan lezat berkuah bening. Salah satunya dijadikan asem-asem iga yang kuahnya menyegarkan. Berikut resep dan tipsnya!

    Daging kambing kerap dibagikan saat momen Idul Adha. Biasanya juga ditambahkan dengan potongan iga kambing atau jeroan.

    Kalau bingung ingin mengolah iga kambing, kreasinya bisa dijadikan asem-asem yang kuahnya bening. Hidangan ini populer di Jawa Tengah, biasanya diolah dari potongan daging sapi atau kambing.


    Dominasi rasa asam segar dari kuahnya berasal dari larutan asam Jawa dan irisan tomat hijau. Cita rasanya juga agak pedas, karena biasanya ditambahkan irisan cabe merah maupun cabe rawit utuh.

    Cara membuat asem-asem iga kambing ini terbilang mudah dan tak memakan waktu lama. Karenanya cocok dinikmati sebagai santapan Idul Adha.

    Berikut resep dan cara membuat asem-asem iga kambing:

    Resep Asem-asem Iga Kambing

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Cukup sulit 1
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Daging

    Bahan Bahan

    • 500 gram iga atau tulangan kambing
    • 1 liter air
    • 2 lembar daun salam
    • 2 cm lengkuas (memarkan)
    • 3 siung bawang merah (iris kasar)
    • 3 siung bawang putih (iris kasar)
    • 1 cabe merah besar (iris menyerong)
    • 1 cabe hijau besar (iris menyerong)
    • 6 cabe rawit utuh (opsional)
    • 4 buah tomat hijau
    • 3 sdm kecap manis
    • 1/2 sdm kaldu jamur
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1/2 sdm garam

    Cara Memasak:

    • Cuci bersih iga atau tulangan kambing, potong kecil lalu tiriskan.
    • Masak air sampai mendidih lalu rebus iga kambing hingga berbuih dan kotorannya mengapung. Angkat buihnya untuk menghilangkan aroma prengus.
    • Tumis daun salam, lengkuas, bawang merah, bawang putih, cabe merah, dan cabe hijau. Setelah layu, masukkan ke rebusan iga kambing.
    • Setelah daging pada iga empuk, masukkan cabe rawit merah, tomat, dan bumbu tambahan, seperti kecap manis, kaldu jamur, merica, dan garam.
    • Rebus terus hingga daging benar-benar empuk.
    • Pindahkan ke mangkuk dan sajikan selagi panas.

    Tips memasak:

    1. Agar iga kambing tak beraroma prengus, tambahkan daun salam dan lengkuas ketika merebusnya. Buang juga buihnya.

    2. Rebus dengan api kecil agar kuah kaldunya tetap bening dan daging lebih empuk.

    Simak Video “Bolehkah Daging yang Sudah Dimasak Dipanaskan Berulang Kali?
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Kuah Bakso Sapi yang Gurih Sedap Buat Suguhan

    Jakarta

    Bakso juga kerap dijadikan santapan Idul Adha. Apalagi jika mendapatkan jatah kurban berupa tulang sapi, maka bisa dimanfaatkan untuk membuat kuah berkaldu gurih.

    Kuah kaldu bakso terasa gurih jika direbus lama menggunakan tulangan sapi. Beberapa penjual bakso biasanya menggunakan tulang kaki sapi yang banyak sumsumnya untuk membuat kuah berkaldu.

    Penting mengetahui resep dan tips membuat kuah bakso yang enak. Karena, salah satu kunci kelezatan bakso ada pada kuahnya. Selain berkaldu, kuah bakso juga harus harum menggugah selera.


    Berikut resep kuah bakso dan cara membuatnya:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 mudah 10-15
    Daerah Asal Masakan : Jawa
    Kategori Masakan : Kuah kaldu

    Cara Memasak:

    1. Haluskan bumbu rempah dan sisihkan.
    2. Panaskan 3,5 liter air sampai mendidih dan masukkan tulang kaki beserta tetelan.
    3. Diamkan sampai rebusan tulang dan tetelan mengeluarkan buih. Buang buih yang kecokelatan agar tak bau dan kuahnya bening.
    4. Masukkan bumbu halus, tambahkan seledri, daun bawang, dan kaldu bubuk ke dalam kaldu.
    5. Rebus semuanya sampai tetelan menjadi empuk.
    6. Setelah itu, rebus bakso terpisah. Sajikan dalam mangkuk bersama mie atau bihun dan pelengkap lainnya.
    7. Sajikan bakso dengan kuah berkaldu dan nikmati selagi panas.

    Tips membuat kuah bakso:

    1. Jangan gunakan banyak lemak saat membuat kuah bakso. Lemak bisa menyebabkan kuah berubah keruh.

    2. Rebus bakso secara terpisah dari kuah kaldu.
    3. Hindari juga kuah yang tidak disaring, karena juga bisa menyebabkan kuah tidak bening.

    Simak Video “Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Memanaskan Ulang Makanan
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Sate Kambing Khas Solo yang Maknyus Pakai Sambal Kecap

    Jakarta

    Sate kambing yang empuk dan tak prengus menggugah selera banyak orang ketika Idul Adha. Berikut resep meracik sate kambing khas Solo yang maknyus.

    Idul Adha identik dengan sajian sate kambing. Setiap orang yang mendapatkan jatah daging kurban, biasanya akan langsung membuat sate tersebut.

    Resep sate kambing khas Solo bisa menjadi pilihan menarik untuk santapan Idul Adha. Racikan sate kambing ini berbumbu gurih dengan tambahan merica yang melimpah sehingga memberikan sensasi hangat ketika menyantapnya.


    Sate kambing khas Solo juga umumnya disajikan dengan sambal kecap yang manis pedas. Tak lupa ditambahkan pelengkap irisan kol, bawang merah, cabe rawit, dan tomat.

    Berikut resep sate kambing khas solo yang maknyus:

    Resep Sate Kambing Khas Solo

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    060 Sulit 5
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Daging

    Bahan Bahan

    • 500 gram daging kambing

    • 100 gram lemak
    • Tusuk sate
    • 2sdm air jeruk nipis

      Bumbu halus

    • 3 siung bawang putih
    • 5 butir bawang merah
    • 1/2 sdt merica butiran
    • 3 kemiri sangrai
    • 1 sdt ketumbar sangrai
    • 1/2 sdt jintan
    • 2 cm jahe
    • 2 cm lengkuas
    • 1sdt garam

      Pelengkap

    • Kecap manis

    • Lada / merica bubuk
    • Kol iris
    • 1 buah tomat, iris
    • 2 butir bawang merah, iris
    • 2 buah cabe rawit, iris

    Cara Memasak:

    1. Potong daging kambing seukuran dadu, lumuri dengan air jeruk nipis.
    2. Haluskan bumbu untuk lumuran daging kambing. Diamkan minimal 1 jam agar bumbu meresap.
    3. Tusukkan daging yang telah didiamkan 1 jam ke tusuk sate. Kemudian bakar di atas arang api.
    4. Bumbui dengan kecap di sela-sela membakar sate kambing.
    5. Masak hingga matang merata dengan membolak-balikkan daging berkala.
    6. Sajikan sate kambing dengan pelengkap sambal kecap, irisan kol, tomat, cabe rawit, dan bawang merah. Taburkan lada bubuk ke atasnya secara merata.

    Tips memasak sate kambing khas Solo:

    1. Jangan lupa lumuri dengan air jeruk nipis dan tambahan rempah agar aroma prengus tak tercium. Aroma amis dan prengus daging yang dilumuri garam juga akan hilang.

    2. Rendam tusuk sate terlebih dahulu ke dalam air jika ingin daging kambing empuk. Selain itu, tusukan yang direndam bisa membuat tusuk sate tidak mudah terbakar ketika dipanggang.

    3. Bumbu lada menjadi ciri khas Solo. Berikan taburan yang melimpah agar memberikan sensasi hangat dan harum pada sajian.

    Simak Video “Bolehkah Daging yang Sudah Dimasak Dipanaskan Berulang Kali?
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Bumbu Kacang Sate Sapi yang Gurih Lezat Beserta Tipsnya

    Jakarta

    Sate sapi bumbu kacang bisa jadi pilihan menu pas untuk sajian Idul Adha. Cara membuat bumbu kacang untuk pelengkap sate ini juga mudah lho!

    Daging sapi yang didapatkan dari jatah kurban Idul Adha bisa dijadikan sate yang lezat. Selain bumbu ketumbar dan sambal kecap, sate sapi juga dapat disandingkan dengan bumbu kacang yang gurih legit.

    Bumbu kacang dengan rasa gurih, manis, dan agak pedas bisa menggugah selera sajian sate daging sapi. Bumbu ini bisa dijadikan bumbu bakar sate atau pelengkapnya.


    Karakteristik bumbu kacang untuk sate sapi berbeda dengan sajian gado-gado atau ketoprak. Rasanya lebih gurih dengan paduan manis dari kecap.

    Berbeda dengan bumbu kacang yang disajikan untuk pecel, karena terlalu aromatik ada tambahan daun jeruk. Bumbu kacang untuk sate juga lebih kental, karena harus menyelimuti seluruh permukaannya.

    Resep Bumbu Kacang untuk Sate Sapi

    Resep Bumbu Kacang untuk Sate Sapi

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Sulit 5
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Bumbu dan Daging

    Cara Memasak:

    1. Campurkan bahan untuk membuat bumbu kacang dan haluskan.
    2. Tambahkan air lalu masak sebentar hingga tercampur rata dan mengental.
    3. Setelah itu, kucuri air jeruk limau dan aduk rata. Biarkan bumbu kacang dingin.
    4. Bumbu kacang ini bisa ditambahkan sambal lagi untuk penyajian sate jika menyukai rasa yang pedas.
    5. Simpan terlebih dahulu bumbu kacang, lalu bakar sate yang telah dimarinasi dengan bumbu halus di atas arang.
    6. Bakar sate di arang sampai matang di kedua sisinya.
    7. Sate sapi yang masih panas bisa disajikan dengan bumbu kacang gurih lezat.

    Tips membuat bumbu kacang untuk sajian sate sapi:

    1. Goreng Kacang Terlebih Dulu

    Dalam proses pembuatan sate, sebaiknya kacang tanah digoreng terlebih dahulu. Fungsi menggoreng kacang ini untuk memudahkannya ketika dihaluskan.

    Saat menggorengnya, perhatikan konsistensi tampilannya. Pastikan kacang matang sempurna berwarna kecokelatan, jangan sampai gosong karena akan memengaruhi rasanya.

    2. Tambahkan Sambal Jika Kurang Pedas

    Pada sajian sate sapi berbumbu kacang, umumnya bercita rasa manis dan gurih. Namun, jika menyukai rasa yang lebih pedas, cabe merah keriting bisa ditambahkan. Juga bisa menggantinya dengan cabe rawit.

    Selain cabe yang diulek, irisan cabe rawit pada saat penyajian juga bisa menambahkan cita rasa pada sate sapi. Di beberapa restoran, ada bumbu kacang yang memang disajikan lebih pedas dan warnanya kemerahan.

    3. Konsistensinya Agak Kental

    Menyoal konsistensi dari bumbu kacang pada sajian sate sapi, umumnya disajikan agak kental. Kekentalannya masih seimbang, tak begitu cair dan tak begitu kental. Jika sambal kacang dirasa masih kental, bisa mencairkannya dengan menambahkan air panas sedikit demi sedikit.

    Simak Video “Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Memanaskan Ulang Makanan
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Sop Daging Sapi Khas Jawa yang Harum Pakai Biji Pala

    Jakarta

    Ide olahan daging sapi berkuah gurih lainnya adalah sop daging. Kamu bisa membuat kreasi khas Jawa yang berbumbu gurih dan harum khas pala. Ini resepnya!

    Sop daging sapi termasuk hidangan yang populer di Indonesia. Salah satu yang dapat dibuat adalah kreasi sop daging sapi khas Jawa.

    Bumbu yang digunakan untuk membuat sajian sop daging khas Jawa ini terbilang sederhana. Hidangannya semakin nikmat karena ditambahkan biji pala yang membuat sop ini harum berempah.


    Sop daging sapi bisa menjadi santapan Idul Adha yang nikmat. Selain daging sapi, padukan juga dengan kentang dan wortel.

    Mengutip resep yang telah tayang di detikFood sebelumnya, berikut cara membuat sop daging sapi khas Jawa.

    Resep Sop Daging Sapi Khas Jawa

    Resep Sop Daging Sapi Khas Jawa

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Mudah 5-8
    Daerah Asal Masakan : Jawa
    Kategori Masakan : Sop dan Daging

    Bahan Bahan

    • 500 gram daging sapi

    • 1.5 liter air
    • 3 sdm minyak sayur
    • 5 butir bawang merah, iris kasar
    • 2 buah kentang, kupas, potong-potong
    • 2 buah wortel, kupas, potong-potong
    • 1 buah tomat merah, potong-potong
    • 1 batang daun bawang, iris kasar
    • 1 tangkai seledri, iris kasar

      Haluskan:

    • 4 siung bawang putih
    • 1/4 butir pala
    • 1 sdt merica butiran
    • 2 sdt garam

    Cara Memasak:

    • Potong daging sapi dengan ukuran sesuai selera. Kemudian rebus dalam air sampai mendidih dan daging empuk.
    • Haluskan bumbunya menggunakan ulekan atau blender. Setelah itu, tumis dengan sedikit minyak sampai agak kecokelatan dan harum.
    • Masukkan bumbu ke dalam rebusan daging sapi dan diamkan beberapa saat.
    • Lalu, masukkan wortel dan kentang. Rebus dengan api kecil sampai semuanya melunak.
    • Terakhir masukkan irisan daun bawang, seledri, dan tomat.
    • Sajikan sop daging sapi dengan taburan bawang goreng.

    Tips memasak:

    1. Bumbu sop daging sapi harus ditambahkan biji pala. Karena, rempah satu ini membuat aroma harum pada kuah sop.
    2. Kamu bisa menambahkan sayuran lain, seperti brokoli, kembang kol, buncis, atau kacang kapri.
    3. Pelengkap lain juga bisa ditambahkan emping melinjo, jeruk nipis, dan sambal.

    Simak Video “Bolehkah Daging yang Sudah Dimasak Dipanaskan Berulang Kali?
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com