Tag: idul fitri

  • Harga Tiket Ragunan Lebaran 2025, Lengkap dengan Jam Operasionalnya


    Jakarta

    Liburan Lebaran tak perlu mahal! Taman Margasatwa Ragunan menawarkan harga tiket masuk yang ramah kantong, serta berbagai fasilitas menarik untuk pengunjung dari segala usia. Yuk, jelajahi 2.000 satwa di kebun binatang legendaris ini!

    Taman Margasatwa Ragunan merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jakarta yang selalu ramai dikunjungi, terutama saat libur Lebaran. Kebun binatang yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta ini, telah berdiri sejak era penjajahan Belanda pada 1864.


    Ragunan dikenal punya banyak satwa dan fasilitas yang membuat pengunjung senang dan merasa nyaman. Kebun binatang ini punya luas 147 hektar, berpenghuni lebih dari 2.000 ekor satwa, serta ditumbuhi lebih dari 50.000 pohon.

    Sebagai kebun binatang milik pemerintah provinsi, Ragunan menawarkan harga tiket masuk yang sangat terjangkau agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.

    Harga Tiket Masuk dan Parkir Ragunan Lebaran 2025

    Kalau kamu berencana berkunjung ke Ragunan selama Lebaran 2025, berikut informasi mengenai harga tiket masuk dan fasilitas yang tersedia. Dilansir dari laman resminya, per Maret 2025 harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan adalah sebagai berikut:

    • Dewasa: Rp 4.000 per orang
    • Anak-anak: Rp 3.000 per orang.

    Harga tiket tersebut berlaku untuk hari biasa maupun akhir pekan. Pada akun instagram @ragunanzoo, diberitahukan dalam kolom komentar bahwa tidak ada perubahan harga tiket masuk sampai akhir Maret nanti.

    Tiket masuk dapat dibeli langsung di lokasi secara offline, atau online melalui aplikasi Taman Margasatwa Ragunan. Pembayaran tiket dilakukan menggunakan kartu Jakcard dari Bank DKI. Jika belum memiliki kartu tersebut, pengunjung bisa membelinya di loket yang tersedia di area kebun binatang.

    Selain tiket masuk, adapun tarif parkir yakni:

    • Bus besar, truk besar, dan mobil box besar: Rp 15 ribu per hari
    • Bus kecil, truk kecil, mobil box kecil, dan pick up besar: Rp 12.500 per hari
    • Mobil sedan, minibus/sejenis, termasuk dalam bentuk pickup kecil: Rp 6 ribu per hari
    • Sepeda motor, dan kendaraan roda tiga: Rp 3 ribu per hari
    • Sepeda: Rp 1.000 per hari.

    Jam Operasional Taman Margasatwa Ragunan Lebaran 2025

    Kebun Binatang Ragunan berlokasi di Jl. Harsono Rm Dalam No.1, Ragunan, Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan. Dalam akun instagram resminya, @ragunanzoo, pada kolom komentar diberitahukan bahwa Ragunan tutup pada hari H lebaran.

    Ragunan buka kembali sehari setelahnya, yakni pada Selasa, 1 April 2025 pukul 06.00-16.00 WIB. Ragunan buka setiap hari, kecuali hari Senin yang menjadi hari libur satwa.

    Fasilitas di Taman Margasatwa Ragunan

    Taman Margasatwa Ragunan menawarkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, antara lain:

    • Pusat Informasi
    • Area Parkir Luas
    • Toilet Umum
    • Mushola
    • Taman Bermain Anak
    • Penyewaan Sepeda
    • Kereta Wisata
    • Pusat Kuliner.

    Adapun fasilitas wahana atau fauna lainnya, Ragunan menyediakan dengan tarif tambahan di luar harga tiket masuk sebagai berikut:

    • Taman satwa anak: Rp. 2.500 satu kali keliling
    • Perahu Angsa: Rp 18 ribu satu kali keliling
    • Kereta keliling: Rp 10 ribu satu kali keliling
    • Sepeda tunggal: Rp 10 ribu per orang
    • Sepeda ganda: Rp 15 ribu per orang.

    Nah, itulah tadi informasi tentang harga tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan. Semoga membantu dan selamat berlibur!

    (aau/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Info Tenant di Jakarta Lebaran Fair 2025, Tiket Masuk, dan Jam Buka


    Jakarta

    Jakarta Lebaran Fair 2025 bisa menjadi pilihan destinasi libur Lebaran, bagi warga yang tidak mudik. Pameran, wisata kuliner, hingga hiburan dapat ditemukan di sana.

    Perhelatan Jakarta Lebaran Fair 2025 digelar pada 19 Maret-6 April 2025 di JIExpo Kemayoran. Artinya, momen ini juga bisa menjadi alternatif wisata jelang Hari Raya Idul Fitri pada 31 Maret-1 April 2025.

    Ingin berkunjung ke Jakarta Lebaran Fair 2025? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.


    Ada Apa Saja di Jakarta Lebaran Fair 2025?

    Dikutip dari situs resminya, berikut berbagai tenant di JLF 2025:

    1. Pameran

    Tenant berbagai produk bisa dijumpai di JLF 2025, mulai dari otomotif, barang elektronik, fashion, peralatan rumah tangga, kosmetik, produk jasa, hingga kerajinan tangan. Banyak promo dan diskon menarik yang ditawarkan sehingga sangat disayangkan jika dilewatkan.

    2. Wisata Kuliner

    Booth makanan juga banyak ditemukan di Jakarta Lebaran Fair 2025. Bukan hanya berbelanja, traveler dapat berwisata kuliner di sana.

    Terdapat banyak kedai makanan yang menyajikan berbagai hidangan lezat maupun booth camilan kemasan. Karena eventnya juga digelar selama Ramadan, tersedia takjil gratis yang diberikan.

    3. Tempat Bermain Anak

    Jakarta Lebaran Fair ramah anak. Ada sejumlah wahana permainan yang dapat dimainkan pengunjung anak, salah satunya dari Fun World. Anak-anak pastinta akan senang selama berada di sana.

    4. Konser Musik

    Konser musik turut memeriahkan Jakarta Lebaran Fair 2025. Sejumlah musisi dan grup musik yang hadir untuk menghibur para pengunjung antara lain Wijaya 80, Adrian WST, Start Koplo, hingga Coconut Treez. Untuk menikmati konser, pengunjung perlu membeli tiket terpisah.

    Di akhir periode event, akan diselenggarakan pesta kembang api di area Open Space dan Kios FNB sebagai penutupan JLF 2025.

    5. Doorprize dan Gratisan

    Di Jakarta Lebaran Fair 2025 juga bakal ada pengundian doorprize. Selain itu, traveler bisa berburu banyak gratisan di sana. Produk gratisan dapat diperoleh dengan menukarkan kupon tiket masuk di berbagai booth.

    Gratisan bisa pula diklaim dengan mengikuti sederet ketentuan yang ditetapkan booth, seperti upload foto dan follow akun media sosial produk. Sejumlah diskon produk juga akan didapatkan dengan menukarkan tiket masuk.

    Kembang api di Jakarta Lebaran Fair 2025Jakarta Lebaran Fair 2025 Foto: (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Jam Buka-Tutup Jakarta Lebaran Fair 2025

    Jakarta Lebaran Fair 2025 beroperasi setiap hari selama periode 19 Maret-6 April 2025. Gelaran ini bahkan tetap buka pada hari sebelum Lebaran (malam takbiran) dan Idul Fitri hari pertama.

    Adapun jam operasional JLF 2025 sebagai berikut:

    • Tanggal 19 – 21 Maret 2025: Pukul 15.00 – 22.00 WIB
    • Tanggal 22 – 23 Maret 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB
    • Tanggal 24 – 28 Maret 2025: Pukul 15.00 – 22.00 WIB
    • Tanggal 29 Maret 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB
    • Tanggal 30 Maret 2025: Pukul 11.00 – 18.00 WIB
    • Tanggal 31 Maret 2025: Pukul 14.00 – 22.00 WIB
    • Tanggal 1 – 6 April 2025: Pukul 11.00 – 22.00 WIB

    * Malam takbiran: Pukul 11.00 – 18.00 WIB

    * Lebaran hari pertama: Pukul 14.00 – 22.00 WIB.

    Harga Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025

    Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025 dibanderol seharga Rp 25.000 saat kunjungan Senin-Jumat (weekday) dan Rp 35.000 untuk kunjungan Sabtu-Minggu (weekend) dan hari libur nasional.

    Tiket dapat dibeli langsung di lokasi event (on the spot) atau secara online melalui laman resmi Jakarta Lebaran Fair 2025.

    Cara Beli Tiket Jakarta Lebaran Fair 2025 Online

    • Buka situs resmi Jakarta Lebaran Fair 2025.
    • Pilih jenis tiket masuk berdasarkan waktu kunjungan, lalu ketuk “Beli Tiket”.
    • Pilih waktu kedatangan dan masukkan jumlah tiket yang akan dibeli.
    • Klik “Pesan Sekarang” lalu isi data diri.
    • Ceklis kotak persetujuan, lalu ketuk “Lanjut”.
    • Pilih metode pembayaran, klik “Lanjut”.
    • Selesaikan proses pembayaran.
    • Tiket akan dikirim ke email setelah pembayaran berhasil.

    Khusus pengunjung lansia di atas 60 tahun dan anak-anak dengan tinggi kurang dari 1 meter maka tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Diharapkan menunjukkan KTP di loket masuk bagi lansia dan pemberian tiket gratis hanya berlaku sekali kunjungan. Pengukuran tinggi anak juga akan dilakukan di loket.

    Loket masuk Jakarta Lebaran Fair 2025 terdapat di 3 titik: Loket GPN (melalui Pintu 9 dan Pintu 1), Loket D (melalui Pintu 2 dekat Halte TransJakarta), dan Loket i (melalui Pintu 6A).

    Jakarta Lebaran Fair 2025 dapat dijangkau dengan menaiki transportasi umum seperti KRL dan bus TransJakarta. Dilansir akun Instagram resminya, berikut cara menuju JLF 2025 menggunakan kendaraan umum:

    1. Menggunakan TransJakarta

    • Naik TransJakarta koridor 14 (JIS – Pasar Senen) lalu turun di Halte JIExpo Kemayoran. Berjalan kaki menuju Pintu 2 JIExpo di mana Loket D berada.
    • Naik TransJakarta koridor 12 (Sunter Boulevard Barat – Penjaringan) lalu transit di Halte Landasan Pacu dan lanjut naik TransJakarta koridor 14 (Pasar Senen – JIS). Turun di Halte JIExpo Kemayoran, lanjut berjalan kaki menuju Pintu 2 JIExpo tempat Loket D berada.

    2. Menggunakan KRL

    • Naik KRL dari stasiun keberangkatan lalu turun di Stasiun Rajawali. Naik Mikrotrans Jaklingko 120 atau bus Transjakarta koridor 2M lalu turun di bus stop Jalan Industri Raya. Lanjut berjalan kaki menuju Pintu 8 di mana Loket GPN berada.
    • Naik KRL dari stasiun keberangkatan lalu turun di Stasiun Kemayoran. Lanjut naik transportasi online menuju venue Jakarta Lebaran Fair 2025 di JIExpo Kemayoran.

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Harga Tiket Water Kingdom Lebaran 2025, Lengkap dengan Fasilitasnya


    Jakarta

    Water Kingdom Mekarsari merupakan salah satu destinasi wisata air terbesar di Asia yang terletak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dipastikan pada libur Lebaran 2025, banyak wisatawan yang tertarik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di tempat ini.

    Setelah sempat tutup operasional pada bulan puasa lalu, per tanggal 29 Maret 2025 Water Kingdom Mekarsari kembali buka. Berikut informasi mengenai harga tiket masuk dan fasilitas yang tersedia di Water Kingdom Mekarsari selama Lebaran 2025.

    Harga Tiket Masuk Water Kingdom Mekarsari Lebaran 2025

    Sekedar informasi, pengunjung Water Kingdom hanya perlu membayar biaya parkir & Tiket Masuk Water Kingdom, tanpa membeli tiket masuk ke Taman Buah Mekarsari. Pada periode high season seperti libur Lebaran, harga tiket masuk Water Kingdom Mekarsari mengalami penyesuaian.


    Harga tiket reguler yang biasanya Rp 70 ribu per orang, naik selama masa liburan tersebut. Berikut detail harganya:

    • Harga normal Senin-Jumat: Rp 65 ribu
    • Harga normal Sabtu-Minggu dan Libur Nasional: Rp 85 ribu
    • Harga Lebaran dan High Season: Rp 100 ribu.

    Anak-anak dengan tinggi badan di bawah 80 cm mendapatkan akses gratis. Meski ada perubahan harga, terdapat promo tiket presale atau dengan membeli tiket masuk secara online.

    Caranya, cukup beli tiket melalui laman resminya www.waterkingdom.id. Promo presale tiket dapat dibeli pada 16-28 Maret 2025, dapat dibeli untuk kunjungan tanggal 29 Maret – 13 April 2025. Tiket berlaku 1x pemakaian hingga 90 hari ke depan dari tanggal transaksi.

    Lokasi dan Jam Operasional

    Water Kingdom Mekarsari terletak di Jl. Raya Cileungsi – Jonggol No.km 3, Mekarsari, Kec. Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam laman dan instagram resminya @mywaterkingdom.new, jam operasional yakni buka pukul 08.00-17.00 WIB.

    Fasilitas di Water Kingdom Mekarsari

    Water Kingdom Mekarsari menawarkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan dan keseruan pengunjung, antara lain:

    • Aneka Wahana Air
    • Kolam Area Bermain Anak
    • Cabin dan Cabana
    • Loker Penyimpanan
    • Ruang Bilas dan Toilet
    • Area Piknik
    • Pusat Kuliner
    • Mushola.

    Water Kingdom Mekarsari juga menyediakan beberapa arena bermain atau wahana yang berbayar, di luar harga tiket masuk. Adapun daftar dan harganya sebagai berikut:

    • ATV / ATV Mini: Rp 40 ribu
    • MaxBound: Rp 35 ribu
    • KidsBound: Rp 35 ribu khusus pengunjung 5-12 th
    • Perahu Naga: Rp 20 ribu
    • Perahu Sepeda Bebek: Rp 20 ribu
    • Berkuda: Rp 20 ribu
    • Panahan (Archery): Rp 20 ribu
    • Waterball: Rp 20 ribu
    • Becak Mini: Rp 15 ribu
    • Fish Therapy: Rp 15 ribu
    • Feeding D’Farm: Rp 15 ribu
    • Istana Balon: Rp 15 ribu
    • Trampolin: Rp 15 ribu
    • 3D Trick Art Museum: Rp 15 ribu.

    Nah, itulah tadi daftar harga tiket lengkap dengan jam operasional dan fasilitas yang terdapat pada Water Kingdom Mekarsari. Semoga membantu dan selamat berlibur!

    (aau/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Membuat Undangan Bukber dan Open House Lebaran Pakai Canva

    Jakarta

    Memasuki pekan kedua Ramadhan 2025, ajakan untuk buka bersama (bukber) dengan teman, keluarga, atau rekan bisnis mulai ramai bermunculan. Tak ketinggalan, momen Lebaran yang semakin dekat juga menjadi waktu yang tepat untuk merencanakan acara Open House.

    Untuk mempermudah kamu menciptakan undangan yang menarik dan penuh makna, Canva bisa dijadikan solusi praktis dengan koleksi template spesial Ramadhan yang kaya akan nuansa budaya.

    Canva baru-baru ini memperkenalkan lebih dari 20.000 template Ramadhan yang dirancang khusus untuk membantu pengguna membuat desain indah dan relevan secara budaya dengan mudah. Koleksi ini menawarkan berbagai pilihan, mulai dari grafis media sosial, kartu ucapan meriah, materi promosi, hingga undangan acara seperti bukber dan Open House Lebaran.


    Setiap desain mencerminkan semangat Ramadhan yang autentik dengan pola rumit, palet warna hangat, dan elemen simbolis yang kental akan tradisi.

    Untuk pertama kalinya, Canva juga menghadirkan template lokal yang dirancang khusus untuk menangkap sentimen komunitas Indonesia. Ada template untuk acara buka puasa, undangan Open House Idul Fitri, hingga kegiatan ngabuburit-aktivitas khas masyarakat Indonesia untuk mengisi waktu sebelum berbuka puasa.

    “Kami berkomitmen untuk merayakan momen penting – baik secara global maupun lokal. Koleksi Ramadhan kami mencerminkan komitmen ini, didesain secara cermat dengan mempertimbangkan keaslian budaya,” ujar pihak Canva dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Sabtu (15/3/2025).

    Cara bikin undangan bukber dan open house Lebaran Pakai Canva

    1. Buka Canva dan Pilih Template

    Kunjungi situs Canva atau aplikasi mobile-nya, lalu masuk atau daftar secara gratis. Di halaman utama, ketik “Bukber” atau “Open House Lebaran” pada kolom pencarian. Kamu akan langsung disuguhkan berbagai template lokal dan internasional yang sesuai dengan tema Ramadhan.

    2. Sesuaikan Desain

    Pilih salah satu template yang Anda sukai, misalnya desain dengan motif islami atau palet warna emas dan hijau yang hangat. Klik template tersebut, lalu mulailah mengedit sesuai kebutuhan.

    Ganti teks dengan informasi acara kamu, seperti tanggal, waktu, lokasi, dan pesan khusus. Canva memungkinkan kita mengubah font, warna, dan ukuran teks dengan mudah.

    3. Tambahkan Elemen Pribadi

    Untuk sentuhan lebih personal, kamu bisa mengunggah foto atau logo. Canva juga menyediakan elemen dekoratif seperti gambar lentera, bulan sabit, atau bintang yang bisa ditambahkan untuk mempercantik undangan.

    Unduh dan Bagikan

    Setelah puas dengan desainnya, klik tombol “Bagikan” atau “Unduh” di pojok kanan atas. Anda bisa menyimpannya dalam format PDF untuk dicetak, atau langsung membagikannya melalui WhatsApp, email, dan media sosial dalam format gambar (JPG/PNG).

    “Dengan menggabungkan elemen bermakna yang selaras dengan komunitas yang beragam, kami bertujuan memberdayakan semua orang untuk berbagi dan merayakan waktu khusus ini dengan cara yang hangat dan tulus,” tambah pihak Canva.

    (afr/hps)



    Sumber : inet.detik.com

  • Resep dan Cara Membuat Opor Ayam Lebaran Sederhana

    Jakarta

    Lebaran tinggal menghitung hari. Suguhan opor ayam pasti menjadi menu andalan untuk disuguhkan ke keluarga, saudara, dan tamu yang berkunjung ke rumah. Tak perlu khawatir, sebab cara membuat opor ayam sebetulnya sederhana kok!

    Tahukah kamu? Sejarah opor di Indonesia ternyata sudah dimulai sejak ratusan tahun lalu. Dijelaskan oleh Fadly Rahman, Sejarawan Kuliner dari Universitas Padjadjaran (Unpad) pada detikFood, bahwa sejarah opor berbeda dengan kari dan gulai yang lebih dominan di Sumatera.

    Opor mulai muncul di Jawa sekitar abad ke-15 hingga ke-16 Masehi dan tidak lepas dari modifikasi kari yang telah ada lebih dulu di Nusantara. Opor murni muncul karena selera orang Jawa yang tidak terlalu suka dengan rempah terlalu kuat.


    Proses pembuatan opor melibatkan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, kemiri, dan kunyit yang ditumis, kemudian dicampurkan dengan santan untuk memberikan rasa gurih. Opor memiliki santan yang lebih encer dibandingkan dengan gulai dan kari yang memiliki kuah lebih kental.

    Warna kuah opor juga berbeda-beda, ada yang berwarna putih dan ada juga yang berwarna kuning. Opor yang berwarna kuning dipengaruhi oleh kunyit yang biasa digunakan dalam masakan India, yang kemungkinan besar mempengaruhi kuliner di Indonesia. Sementara itu, opor yang berwarna putih lebih didominasi oleh santan.

    Resep dan Cara Membuat Opor Ayam

    Nah, kalau ingin membuat opor ayam yang enak, pastikan masak menggunakan ayam kampung, bisa ayam jantan atau ayam negeri. Sesuaikan waktu memasak dengan jenis ayam yang dipilih.

    Saat memasak, gunakan selalu api kecil dan masak perlahan hingga bumbu meresap. Sajian wajib saat Lebaran ini harus disajikan dengan rasa yang gurih dan enak. Simak berikut cara membuatnya berikut ini:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 menit 8
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Ayam

    Bahan Bahan

    • 1 ekor ayam kampung
    • 3 sdm minyak sayur
    • 2 lembar daun salam
    • 2 lembar daun jeruk purut
    • 1 batang serai, memarkan
    • 2 cm lengkuas, memarkan
    • 1 liter santan segar
    • 500 ml santan kental segar
    • 5 buah belimbing sayur, belah dua

    Bumbu, haluskan:

    • 3 butir bawang merah
    • 5 siung bawang putih
    • 2 cm kunyit
    • 2 cm kencur
    • 1 cm jahe
    • 1/2 sdt jintan
    • 1 sdt ketumbar
    • 1 sdt merica
    • 1 sdt gula pasir
    • 1 sdm garam.

    Cara Memasak:

    1. Potong-potong ayam menjadi 8 bagian. Cuci bersih dan tiriskan.
    2. Masak 1 liter santan dalam panci hingga mendidih.
    3. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Angkat. Tuangkan ke dalam panci berisi santan.
    4. Tambahkan daun salam, lengkuas, daun jeruk, serai dan potongan ayam. Kecilkan api dan masak hingga ayam hampir lunak.
    5. Tuangi santan kental dan masukkan belimbing sayur.
    6. Masak hingga daging ayam empuk dan kuah susut.
    7. Angkat dan sajikan hangat.

    Nah, itulah tadi resep opor ayam lebaran yang sederhana tapi lezat. Selamat mencoba!

    Simak Video “Resep Kurma Cake dengan Siraman Toffee Sauce
    [Gambas:Video 20detik]
    (aau/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Membludak

    Jakarta

    Umat muslim yang berpuasa sebulan penuh Ramadhan menahan makan dan minum dari waktu fajar hingga matahari terbenam saat azan Maghrib. Waktu makan yang berkurang seharusnya membuat pengeluaran juga menurun.

    Namun fakta berbicara sebaliknya. Hasil kajian Febriyanto dkk (2019) memperlihatkan konsumsi rumah tangga justru meningkat selama bulan puasa, antara 10-30% hingga 100-150%. Kira-kira mengapa pengeluaran di bulan puasa malah membludak?

    Alasan Pengeluaran di Bulan Puasa Justru Bertambah

    Kebiasan lebih konsumtif hingga inflasi menjadi alasan mengapa pengeluaran di bulan Ramadhan justru makin boros dan bukannya menurun. Mengutip pemberitaan detikcom, berikut penjelasannya:


    1. Kalap saat Membeli Makanan

    Saat berpuasa di siang hari tak sedikit yang membayangkan ingin menyantap sejumlah makanan dan minuman untuk berbuka nanti. Setelah dibeli dan berbuka puasa, makanan yang dibeli ternyata lebih dari yang dibutuhkan karena kita sudah kenyang. Akhirnya, sisa makanan tidak termakan atau malah dibuang.

    Jika dihitung harian, nilai uangnya mungkin tidak seberapa. Namun jika hal tersebut terjadi setiap hari, total hitungan uang yang dikeluarkan ternyata besar juga. Padahal, sejumlah uang tersebut bisa digunakan untuk pengeluaran yang lain. Jadi, penting menghindari untuk beli hidangan buka puasa yang berlebihan.

    2. Acara Buka Bersama di Luar

    Tradisi buka bersama alias bukber pasti banyak diadakan selama bulan puasa. Bukber dengan teman sekolah hingga rekan kantor menjadi ajang silaturahmi sekaligus reuni.

    Acara bukber dilakukan di suatu tempat dan biasanya membutuhkan biaya untuk konsumsi buka puasa, sering kali biayanya patungan. Belum lagi perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk menuju lokasi.

    Dengan banyaknya agenda bukber, pengeluaran pasti akan membengkak. Solusinya, detikers mungkin bisa mengusulkan tempat yang tidak terlalu mahal jika acaranya direncanakan bersama.

    3. Belanja Pakaian Baru

    Kebiasaan menggunakan pakaian baru saat Lebaran juga membuat pengeluaran meroket. Apalagi di bulan Ramadhan banyak sekali diskon dan penawaran lainnya yang diberikan toko-toko. Hal inilah yang membuat tergiur untuk beli pakaian meski tidak terlalu dibutuhkan.

    Karena itu, ada baiknya tidak membeli pakaian baru untuk Idul Fitri jika memiliki baju lama yang masih bagus.

    4. Tradisi Mudik

    Mudik alias pulang kampung termasuk tradisi lain yang paling ditunggu saat bulan puasa hingga momen Lebaran. Pergi ke rumah famili yang paling dituakan, berkumpul bersama sanak saudara, hingga membagikan amplop Lebaran.

    Pulang kampung tentunya membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit. Mulai dari biaya transportasi, kebutuhan selama di kampung, hingga amplop Lebaran. Oleh karena itulah, pengeluaran justru bertambah.

    5. Inflasi

    Mengutip situs BPS Sumatera Selatan, inflasi terjadi hampir setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Harga kebutuhan pokok merangkak naik karena meningkatnya permintaan barang oleh masyarakat. Hal ini juga yang membuat pengeluaran di bulan puasa lebih boros dibanding bulan-bulan lainnya.

    (azn/row)



    Sumber : finance.detik.com

  • Berapa Angpau Lebaran untuk Keponakan dan Tetangga?

    Jakarta

    Angpau Lebaran adalah sebutan untuk sejumlah uang yang diberikan pada saudara dan kerabat saat Idul Fitri. Tradisi angpau Lebaran biasa diterapkan pada anak-anak atau remaja yang belum bekerja.

    Besaran angpau Lebaran biasanya bergantung pada kebijakan pemberi uang. Namun, pemberi biasanya ingin angpau Lebaran diberikan dalam jumlah yang tidak terlalu besar atau kecil.

    Berapa Angpau Lebaran untuk Keponakan dan Tetangga?

    Besarnya uang angpau bergantung pada beberapa faktor, misal usia kedekatan dengan pemberi. Semakin dekat keponakan dan tetangga pada pemberi, biasanya angpau makin besar.


    • Keponakan jauh: Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu.
    • Keponakan dekat: Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.
    • Tetangga: Rp 2 ribu hingga Rp 20 ribu.

    Tentunya jumlah ini bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial pemberi serta jumlah tetangga dan keponakan yang hendak diberi angpau. Jangan sampai tradisi angpau memberatkan pihak yang ingin memberi uang Lebaran.

    Tips Membagi Angpau Lebaran

    Bagi detikers yang masih bingung soal jumlah angpau Lebaran, tips dari penjelasan Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari Asad, dan Perencana keuangan Andy Nugroho ini mungkin bisa membantu.

    1. Jumlah Terbesar untuk Orang Tua

    Pemberian kepada orang tua bisa dalam bentuk apa saja, salah satunya adalah uang. Jika memberikan uang untuk orang tua, tentu jumlahnya paling besar. Baru setelahnya bisa dibagi untuk keponakan dan lain-lain.

    “Pertama kita biasanya kasih orang tua, nah itu biasanya yang paling gede. Terus yang kedua siapa nih? misalnya kakak-adik sudah pada kerja ngapain dikasih? jadi kasih ke yang belum kerja, biasanya keponakan sih. Atau misalnya punya adik yang masih kecil belum kerja, mau dikasih boleh. Jadi berdasarkan level keluarga aja,” kata Teja berdasarkan catatan detikcom.

    2. Sesuaikan Kebiasaan di Kampung

    Soal nominal, sebetulnya tidak ada aturan yang mengikat. Hal ini bisa disesuaikan dengan kebiasaan di kampung. Sebab kebiasaan di kota besar bisa berbeda dengan di desa.

    “Misalnya kasih keponakan Rp 50 ribu pantes nggak? Tapi ternyata di kalau di kampung kasih Rp 5 ribu sudah cukup, kasih Rp 20 ribu sudah cukup, gimana tuh? Jadi tergantung situasi,” terang Teja.

    3. Beri Berdasarkan Usia dan Kedekatan

    Selanjutnya, detikers bisa memberikan angpau berdasarkan usia, misalnya dibedakan sesuai jenjang sekolah. Selain itu, juga dibedakan berdasarkan kedekatan, misalnya paling besar untuk anak sendiri, kemudian keponakan, sedangkan anak tetangga paling sedikit.

    “Itu juga kadang ada yang serba salah tuh, ada yang masih TK, SD, SMP, SMA. Kalau TK dikasih Rp 1.000 dua puluh biji (Rp 20 ribu) seneng tuh, kalau SMA dikasih Rp 1.000 dua puluh biji marah-marah nanti,” tambahnya.

    4. Sesuaikan Budget

    Terakhir dan terpenting adalah detikers harus menyesuaikan dengan budget. Angpau ini biasanya diberikan dari uang THR pemberi yang hendak dihabiskan atau diambil sebagian.

    Disarankan agar jumlah pemberian tidak berdasarkan gengsi. Hal ini justru bisa melebihi anggaran, bahkan malah harus berutang untuk menutup kekurangan tersebut.

    (bai/row)



    Sumber : finance.detik.com

  • Prediksi Awal Puasa Ramadan 2026 di Indonesia dan Arab Saudi


    Jakarta

    Puasa Ramadan 2026 akan tiba sekitar empat bulan lagi. Astronom telah mengungkap perhitungan awal puasa.

    Menurut prediksi berdasarkan perhitungan astronomi, ada kemungkinan awal puasa di Indonesia, khususnya warga Muhammadiyah, dan negara-negara Arab akan berbeda. Namun, ketetapan pastinya akan menunggu pengamatan hilal pada hari ke-29 Syaban.

    Prediksi Awal Puasa di Indonesia

    Pemerintah belum menetapkan tanggal awal puasa Ramadan 1447 H/2026 M. Ketetapan biasanya disampaikan setelah sidang isbat pada 29 Syaban. Jadwal sidang isbat juga belum rilis.


    Sementara itu, PP Muhammadiyah yang menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) menetapkan awal puasa Ramadan 2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Puasa akan berlangsung 30 hari dan Idul Fitri 2026 akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

    Selain Muhammadiyah, sejumlah organisasi Islam di Indonesia biasanya juga menetapkan awal puasa berdasarkan metode masing-masing, termasuk ada yang mengacu pada keputusan pemerintah.

    Prediksi Awal Puasa di Arab Saudi

    Di wilayah Arab, perhitungan astronomi mengungkapkan awal puasa Ramadan 2026 kemungkinan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Presiden Masyarakat Astronomi Emirates Ibrahim al-Jarwan mengatakan bulan sabit Ramadan 1447 H akan muncul pada Selasa, 17 Februari dan menghilang satu menit setelah matahari terbenam. Sehingga, kemungkinan besar hilal tidak akan terlihat dengan mata telanjang pada malamnya.

    “Kamis, 19 Februari, akan menjadi hari pertama Ramadan, dan Jumat, 20 Maret, akan menandai hari pertama Syawal dan Idul Fitri,” lapor Al Arabiya mengutip al-Jarwan.

    Komite penampakan bulan di Arab Saudi diperkirakan menentukan tanggal awal puasa usai pengamatan hilal pada Rabu, 18 Februari 2026.

    Jika mengacu pada perhitungan astronomi tersebut, Lebaran di Indonesia dan negara Arab akan serentak pada Jumat, 20 Maret 2026.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisah Wafatnya Imam Bukhari, Akhir Perjalanan Sang Penjaga Hadits


    Jakarta

    Imam Al-Bukhari adalah salah satu ulama hadis terbesar dalam sejarah Islam. Namanya begitu masyhur di dunia Islam karena karyanya yang monumental, Shahih al-Bukhari, menjadi rujukan utama setelah Al-Qur’an dalam hal keotentikan hadits Rasulullah SAW.

    Merujuk Sirah Nabawiyah Riwayat Imam Bukhari karya Riyadh Hasyim Hadi, Imam Bukhari memiliki nama lengkap Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah Al-Bukhari. Semasa hidupnya, Imam Bukhari mengalami ujian dan cobaan hidup yang berat hingga akhir hayatnya.

    Masa Kecil Imam Bukhari

    Dikutip dari buku Metode Imam Bukhari dalam Menshahihkan Hadits karya Nanang Ponari ZA, dijelaskan bahwa Imam Bukhari lahir pada 13 Syawal 194 H (19 Juli 810 M) di kota Bukhara, wilayah Transoxiana (sekarang Uzbekistan).


    Disebutkan dalam riwayat, bahwa ayahnya meninggal saat Imam Bukhari masih kecil sehingga ia menjadi yatim dan dibesarkan dalam asuhan ibunya. Disebutkan juga bahwa Imam Bukhari mengalami kebutaan saat masih kecil, lalu Allah SWT memberinya anugerah dengan memulihkan penglihatannya.

    Sejak kecil, ia telah menunjukkan kecerdasan luar biasa dalam bidang hadits. Di saat usia 6 tahun, Imam Bukhari telah mempelajari karya-karya yang terkenal di zaman itu, terutama kitab-kitab yang berkaitan dengan hadits.

    Di usia yang masih sangat kecil, Imam Bukhari sudah berhasil menghafal 70 ribu hadits. Ia juga berhasil menelaah kitab-kitab terkenal saat usianya 16 tahun.

    Semangatnya membawanya mengembara ke berbagai negeri seperti Makkah, Madinah, Kufah, Basrah, Baghdad, Mesir, dan Syam demi mencari sanad hadits yang shahih.

    Karya terbesarnya, Shahih al-Bukhari, disusun selama 16 tahun dan hanya memuat hadits-hadits paling sahih, dari sekitar 600.000 hadits yang ia hafal. Namun, menjelang akhir hayatnya, Imam Bukhari tidak luput dari fitnah.

    Fitnah yang Menimpa Imam Bukhari

    Sekitar tahun 250 H, Imam Bukhari kembali ke tanah kelahirannya, Bukhara, setelah puluhan tahun mengembara dan mengajar di berbagai kota besar. Namun, kedatangannya disambut dengan kedengkian oleh sebagian kalangan ulama dan pejabat.

    Gubernur Bukhara saat itu, Khalid bin Ahmad Adz-Dzuhli, meminta Imam Bukhari untuk mengajar anak-anaknya secara privat di istana. Namun, permintaan itu ditolak secara halus oleh Imam Bukhari. Ia berkata bahwa majelis ilmunya terbuka untuk umum dan siapa pun boleh hadir.

    Penolakan itu menyulut amarah gubernur, yang kemudian menyebarkan fitnah dan memprovokasi masyarakat agar membenci Imam Bukhari. Tuduhan sesat dan menyimpang mulai diarahkan kepadanya.

    Setelah terusir dari Bukhara, Imam Bukhari memilih tinggal di sebuah daerah terpencil bernama Khartank, yang terletak di antara Samarkand dan Bukhara. Di sana, ia tinggal bersama keluarga ibunya dan beberapa muridnya yang masih setia.

    Imam Bukhari berkata kepada muridnya, “Semoga Allah melapangkan bagiku waktu saat aku bertemu dengan-Nya.”

    Itu adalah ungkapan rindu kepada kematian yang penuh ketenangan setelah menghadapi ujian dunia yang begitu berat.

    Wafatnya Imam Bukhari

    Imam Bukhari wafat pada malam Idul Fitri, 1 Syawal 256 H (31 Agustus 870 M), dalam usia 62 tahun, di desa Khartank.

    Sebelum wafat, beliau sempat berdoa, “Ya Allah, dunia telah menjadi sempit bagiku dengan segala fitnahnya. Maka panggillah aku kepada-Mu.”

    Tak lama setelah doa itu, Imam Bukhari jatuh sakit. Di malam yang penuh berkah, di hari yang penuh kemenangan, ia menghembuskan nafas terakhirnya. Jenazah Imam Bukhari dimakamkan di Khartank.

    (dvs/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Ivan Gunawan Akui 43 Tahun Tak Pernah Sholat Jumat, Dapat Hidayah ketika Umrah



    Jakarta

    Dalam hidup ini, hidayah adalah anugerah terbesar dari Allah SWT. Tak semua orang mendapatkannya sejak awal, namun ketika datang, ia mampu mengguncang hati dan mengubah arah hidup seseorang secara drastis. Begitu pula yang dialami oleh seorang publik figur Indonesia, Ivan Gunawan, yang secara terbuka membagikan kisahnya.

    Dalam tayangan podcast di channel YouTube Daniel Mananta Network, Ivan Gunawan membagikan pengalaman hijrahnya. Pria kelahiran 31 Desember 1981 ini mengakui dirinya tidak pernah mendirikan sholat Jumat.

    “Gue 43 tahun hampir nggak pernah sholat Jumat. Peran gue selama ini kan kemayu. Jadi kalau mau sholat Jumat, gue ngerasa sisi gue cewek, jadi nggak perlu sholat Jumat,” kata pria yang akrab disapa Igun ini.


    Dalam obrolan bersama Daniel Mananta, Igun juga menceritakan bahwa ia mendapatkan hidayah usai menjalani umrah.

    Lebih dari sekadar sholat Jumat, dalam video berdurasi 1 jam 6 menit ini juga Igun mengaku dirinya tidak pernah puasa. Ia mengaku bahwa selama bertahun-tahun tidak pernah berpuasa Ramadhan. Meski demikian, Igun mengaku tetap mendapat limpahan rezeki yang luar biasa.

    “Segitu nikmatnya Allah kasih, gue dikasih program sahur, program buka puasa. Tapi gue nggak puasa. Masuk Lebaran, gue bangun jam 9. Sholat Idul Fitri pun nggak. Gue ke rumah nyokap cuma karena nyokap masak ketupat sayur. Nggak ada makna Idul Fitri,” beber Ivan Gunawan menceritakan kisah masa lalunya.

    Pengakuan ini menunjukkan betapa Allah SWT masih melimpahkan rezeki kepada hamba-Nya, bahkan saat hamba itu belum menunaikan kewajiban dasarnya.

    Titik Balik: “Gue Minta, Allah Kasih”

    Perubahan hati Ivan Gunawan dimulai dari momen penting ketika permintaan sederhananya dikabulkan Allah SWT.

    Ketika umrah, Igun memanjatkan doa yang spesifik. Ia berharap diberi kemudahan untuk membeli tanah yang lokasinya berada bersebelahan dengan butiknya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Melalui doa yang dikabulkan inilah, Igun memantapkan diri untuk berusaha menjalani perintah Allah SWT.

    “Ternyata gue minta sendiri bisa. Gue minta, Allah kasih. Sadarnya tuh di situ. Allah denger gue, Allah kasih gue.”

    Dari situ, Ivan mulai memahami bahwa meski dirinya jauh dari ibadah, Allah tidak pernah jauh darinya. Allah Maha Mendengar, Maha Pengasih, dan Maha Menerima Tobat.

    (dvs/inf)



    Sumber : www.detik.com