Tag: IEO

  • Tokocrypto Luncurkan IEO SWIPE, Initial Exchange Offering Pertama di Indonesia

    Jakarta, 22 Juli 2019Tokocrypto melalui Toko Launchpad, secara resmi meluncurkan Initial Exchange Offering (IEO) pertama di Indonesia. Proyek pertama yang akan melakukan IEO di Tokocrypto adalah SWIPE pada 5-18 Agustus 2019. Saat ini, Pre-IEO sendiri telah dimulai sejak 15 Juli, dan berakhir pada 28 Juli 2019.

    Toko Launchpad merupakan salah satu dari 3 inisiatif dari Tokocrypto yang bertujuan untuk mendorong perkembangan proyek blockchain dan aset kripto di Indonesia, dan salah satunya dengan melakukan Initial Exchange Offering (IEO).

    “IEO merupakan solusi dalam hal penjualan perdana token dari sebuah proyek blockchain yang lebih aman, khususnya dari sisi pengguna. Tokocrypto melalui Toko Launchpad berkomitmen untuk menghadirkan proyek blockchain terbaik kepada pelanggan untuk terlibat dalam IEO. Dan kami bangga menjadi bursa aset kripto pertama yang secara resmi melakukan IEO di Indonesia. Tidak hanya itu, selain menggunakan aset kripto, IEO di Tokocrypto juga dapat dilakukan menggunakan Rupiah secara langsung,” ujar Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto.

    Selain memberikan rasa aman kepada para pelanggan yang menempatkan aset mereka dalam proyek blockchain karena Tokocrypto telah melakukan uji kelayakan terlebih dahulu, keunggulan IEO lainnya adalah kepastian pejualan token terkait di platform tersebut. SWIPE token sendiri dipastikan dapat diperdagangkan di Tokocrypto setelah IEO selesai.

    Perkenalkan SWIPE, Platform Monetisasi Data Melalui Blockchain

    SWIPE merupakan sebuah proyek inovasi data yang memanfaatkan teknologi blockchain sebagai landasannya dan  bertujuan untuk memberdayakan pengguna dengan lebih banyak kontrol terhadap data pribadi, yang mana pengguna bisa mendapatkan imbal balik melalui penggunaan datanya. Pengumpulan data terjadi melalui integrasi SWIPE SDK (Software Development Kits) ke berbagai aplikasi seluler.

    Data pengguna, seperti data perilaku, minat, transaksional, dan demografis dapat dikumpulkan, dengan persetujuan pengguna dan dienkripsi menggunakan sharing data protocol dan privasi SWIPE, yang memungkinkan kepemilikan penuh atas data seseorang. Ini akan memungkinkan data real-time dan berkualitas untuk dirilis di pasar terbuka, menarik lebih banyak peserta (seperti pengguna, pengembang, firma riset pasar, dan pembeli data lainnya) di ekosistem untuk melakukan hal yang sama.

    Dengan pendekatan scalable untuk membangun SDK yang dapat dengan mudah diintegrasikan ke aplikasi seluler, SWIPE siap untuk mengganggu industri data dan mendapatkan adopsi global. Saat ini, SWIPE memiliki jaringan lebih dari 20 aplikasi dan akses ke 2 juta pengguna di Asia Tenggara.

    “Banyak dari kita sadar bahwa data digital kita telah digunakan oleh pihak ketiga untuk monetisasi, dan kita sebagai pemilik data, tidak memiliki kontrol maupun mendapat keuntungan apapun ketika hal tersebut terjadi. SWIPE dengan teknologi blockchain memberikan solusi terhadap hal tersebut, sehingga pengguna juga mendapat reward ketika datanya digunakan oleh pihak ketiga,” ujar Andrew Marchen, CTO SWIPE



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Maksimalkan Cuan dengan Beli Koin Duluan

    Tren bullish dari aset kripto dari akhir tahun lalu sedikit berbeda dengan apa yang terjadi pada akhir 2017. Pada saat ini, periode bullish hanya berlangsung sesaat dan kemudian rontok diikuti dengan berbagai permsalahan yang ada, termasuk banyaknya aksi penipuan melalui ICO (Initial Coin Offering).

    Padahal, ICO merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh para penggiat aset kripto untuk mendapatkan cuan secara maksimal. Hal ini dapat terjadi karena konsep ICO mirip seperti IPO di pasar saham, dimana publik akan mendapatkan harga awal sebelum koin atau token tersebut dilepas ke pasar.

    Tapi apa mau dikata. Yang terjadi malah sebaliknya, dimana banyak proyek yang melakukan ICO pada akhirnya exit scam (penipuan) setelah memperoleh dana dan memanfaatkan trend FOMO dari aset kripto pada saat itu.

    Namun seiring waktu, berbagai perbaikan dilakukan oleh para pelaku industri aset kripto. Dimulai dengan semakin banyaknya negara yang resmi meregulasi aset kripto, termasuk Indonesia, hingga perubahan ICO menjadi IEO (Initial Exchange Offering), dimana kini para pedagang aset kripto terliat secara langsung dalam mengaudit dan memperjualbelikan aset tersebut ketika dan setelah listing.

    Dari sekian banyak platform IEO, bisa dibilang yang paling terkenal dan dinantikan publik adalah platfrom IEO dari Binance selaku pedagang aset kripto terbesar di dunia, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Binance Launchpad.

    Saat ini, ada dua metode untuk para penggiat aset kripto untuk bergabung dalam IEO di Binance Launchpad, yaitu melalui Launchpool dan Launchpad itu sendiri. Kedua mekanisme ini menawarkan sistem berbeda dalam hal bagaimana orang-orang dapat berpartisipasi.

    Berikut adalah cara-cara bagaimana orang dapat bergabung dalam program IEO di Binance Launchpad:

    Launchpool

    Farming, mungkin itulah kata-kata yang paling pas digunakan dalam penggunaan metode launchpool. Kalian hanya akan diminta untuk melakukan staking berdasarkan token tertentu selama periode yang telah ditentukan. Periode staking biasanya berlangsung selama 30 hari.

    Selama periode tersebut, kalian dapat terus memanen dalam besaran tertentu berdasarkan berapa banyak koin yang kalian stake ke dalam launchpool proyek tersebut. Walaupun lebih sederhana, keuntungan yang ditawarkan oleh launchpool tidak bisa dipandang enteng. Sebut saja proyek ALICE yang sampai saat ini masih dapat di farming oleh pengguna, sempat mengalami kenaikan hingga lebih dari 300x dari harga awalnya, dan saat ini masih berada dikisaran 125x dibandingkan awalnya.

    Berikut adalah cara kalian bergabung melalui Launcpool:

    1. Pastikan akun Binance kalian telah terverifikasi
    2. Masuk ke laman Launchpad, lalu pilih launchpool
    3. Pilih proyek yang kalian minati (apabila lebih dari satu).
    4. Kemudian pilih token yang kalian ingin stake. Biasanya akan selalu ada pilihan staking dalam BUSD dan BNB. Jadi pastikan kalian memiliki minimal salah satu dari koin ini.
    5. Klik stake, dan masukkan jumlah yang kalian ingin tempatkan.
    6. Selamat, kini kalian dapat memanen koin tersebut setiap jamnya berdaarkan besaran nomimal yang kalian stake.

    Launchpad

    Berbeda dengan launchpool yang dapat diikuti oleh siapa saja dalam rentang waktu yang cukup panjang, maka Launchpad hanya menawarkan kuota terbatas, waktu yang cukup singkat, dan tentu saja proyek yang lebih mentereng. SafePal, WazirX, dan Elrond merupakan beberapa proyek yang sukses melakukan IEO di Launchpad.

    Launchpad memiliki beberapa tahapan proses yang perlu dipahami setelah kalian memastikan diri kalian telah memiliki akun di sana, Tahapan-tahapan tersebut antara lain:

    Tahap 1: Periode penghitungan limit partisipasi nasabah

    Batas partisipasi Anda akan ditentukan oleh saldo BNB rata-rata Anda selama periode perhitungan initertentu. Anda tidak perlu melakukan stake atau melakukan aktivitas lainnya dengan BNB Anda selama periode ini. Periode ini biasanya berlangsung selama kurang lebih satu minggu, dimana awal periode sekaligus menjadi pengumuman akan berlangsungnya IEO.

    Step 2: Komit jumlah BNB

    Setelah besaran partisipasi kalian dihitung, kini Anda dapat memasukkan berapa besaran BNB yang Anda komit untuk ditukarkan dengan koin baru tersebut. Dana yang Anda komit kemudian akan dikunci oleh sistem untuk tidak dapat diperdagangkan selama periode tertentu.

    Step 3: Pengkalkulasian

    Setelah periode komitmen BNB selesai, sistem akan menghitung alokasi token setiap pengguna selama sekitar 1 jam.

    Step 4: BNB akan dipotong berdasarkan jumlah nilai token yang kalian terima

    Setelah alokasi akhir setiap pengguna ditentukan, sebagian dari BNB Anda yang terkunci akan dipotong untuk token baru. Token BNB dan token IEO Anda akan secara otomatis ditransfer ke dompet spot Anda.

    Dalam perjalanannya, tidak ada garansi bahwa kalian akan mendapatkan jumlah token sesuai dengan jumlah BNB yang Anda masukkan. Hal ini terjadi karena akan ada sistem pembagian berdasarkan jumlah total BNB yang dikunci dengan besaran suplai yang ada.

    Misalkan Anda berkomitmen untuk membeli sebanyak 1 BNB, namun pada akhirnya hanya mendapatkan token senilai 0.1 BNB, maka sisa 0.9 BNB kalian akan kembali ke wallet.

    Baca Juga: Bitcoin Mencapai Rp 1,15 Triliun Bulan Mei, Menurut Beberapa Trader Options

    Nah itu adalah langkah-langkah untuk kalian mendapatkan koin baru dengan harga murah untuk mendapatkan cuan maksimal dari aset kripto kalian. Sudahkan Anda naikkan jumlah BNB kalian hari ini?



    Sumber : news.tokocrypto.com