Tag: iga bakar

  • Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah


    Jakarta

    Penggemar iga bakar wajib mampir ke ‘food truck’ satu ini. Tempat makan ini menawarkan iga bakar Australia berukuran besar dengan harga terjangkau.

    Akhir-akhir ini menu iga bakar menjadi sensasi kuliner terbaru di media sosial. Bermunculannya tempat makan iga modern sampai yang tradisional membuat makanan satu ini tengah dicari para foodies.

    Di kawasan Kelapa Gading, muncul food truck yang menjual iga bakar sapi yang 100% menggunakan iga sapi dari Australia. Nama tempat makannya Atu Dua Iga.


    Menu yang ditawarkan di sini tak neko-neko, hanya ada iga bakar dengan menu pelengkap seperti kentang goreng, nasi sampai corn ribs. Harganya masih terbilang terjangkau untuk menu iga sapi.

    Berikut beberapa menu yang laris manis di Atu Dua Iga.

    Detail Informasi Atu Dua Iga Sapi Semuanya
    Nama Tempat Makan Atu Dua Iga Sapi Semuanya
    Alamat JL. Raya Kelapa Hybrida No. 17 Blok RB 1.
    Kelapa Gading, Jakarta Utara.
    Instagram @atuduaigasapi
    Jam Operasional Jam Buka: 12.00 – 23.00
    Estimasi Harga Rp 65.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Iga Bakar.
    Fasilitas
    • Cashless
    • Parking Area
    • Outdoor

    1. Iga Bakar Konsep Food Truck

    Atu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs RenyahAtu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah Foto: detikFood

    Meski baru dibuka pada bulan Januari lalu, tempat makan Atu Dua Iga yang berlokasi di Jalan Kelapa Hibrida Raya, Jakarta Utara berkembang dengan pesat. Awalnya tempat makan ini mengusung konsep street food atau makanan kaki lima, lengkap dengan food truck atau mobil makanan sebagai dapur mereka.

    Menu utama di Atu Dua Iga tentunya ada iga bakar yang disajikan dengan saus olesan pilihan. Kalau suka rasa iga bakar yang gurih manis dan sedikit asam, Atu Dua Iga punya bumbu Barbeque yang medok.

    Sementara untuk cita rasa lokal, ada olesan bumbu rendang yang tak kalah berempah dan cocok dipadukan dengan empuknya iga bakar yang berasal dari Australia. Oh ya, harga makanan di sini tetap terjangkau. Kisaran harganya dari Rp 79.000 sudah dapat paket dua potong iga bakar dengan menu pelengkap.

    2. Iga Bakar dengan Bumbu Pilihan

    Atu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs RenyahAtu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah Foto: detikFood

    Tempat makan yang cukup viral di media sosial ini dalam hitungan bulan sudah pindah ke ruko di alamat yang sama, lalu membuka cabang terbaru mereka di Sunter. Rupanya alasan mengapa orang-orang kembali lagi untuk makan di Atu Dua Iga, terletak pada kualitas iga sapi yang tak main-main.

    Potongan iga sapinya cukup besar dan bagian dagingya pun tak alot. Karena sebelum dibakar, iga sapi lebih dulu direbus sampai teksturnya empuk dan matang.

    Baru setelah itu iga dibakar di atas arang lalu diolesi bumbu BBQ atau bumbu rendang hingga medok selama 10-15 menit, sampai bumbu benar-benar menyerap ke daging. Aroma semerbak daging panggang langsung tercium saat makanan disajikan.

    Atu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs RenyahAtu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah Foto: detikFood

    Tak ketinggalan ada Corn Ribs, yaitu camilan jagung manis yang dipotong secara vertikal dan digorneg sampai garing. Menu pelengkap ini jarang ditemukan di tempat makan iga lainnya di Jakarta, yang kebanyakan hanya menyediakan nasi atau kentang.

    3. Iga Paket Regular

    Atu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs RenyahAtu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah Foto: detikFood

    Kalau mau makan iga bakar yang puas dan mengenyangkan, bisa pilih menu ‘Paket Regular (Rp 99.000). Paket ini terdiri dari tiga iga bakar impor Austalia, kemudian disajikan dengan pilihan kentang goreng atau nasi putih. Serta tambahan Corn Ribs dengan saus BBQ atau rendang.

    Walau pembelinya banyak tapi makanan disajikan cukup cepat. Satu potong daging iga beratnya sekitar 150 gram, jadi di menu ini ada 750 gram daging iga sapi yang bisa dilahap. Jika memilih saus BBQ, olesan sausnya ini menyerap sempurna ke daging iga.

    Atu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs RenyahAtu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah Foto: detikFood

    Selain itu tekstur dagingnya sangat empuk dan lembut sampai mudah terlepas dari tulang. Tak perlu tenaga untuk mengunyahnya. Rasa saus BBQ-nya lebih gaya saus BBQ Amerika yang sedikit asam segar. Justru rasa asam segar ini yang justru menyempurnakan gurihnya daging iga bakar.

    4. Iga Paket Small

    Atu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs RenyahAtu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah Foto: detikFood

    Selain paket regular, ada Paket Small Rendang (Rp 79.000). Perbedaannya ada pada porsi iga, di paket ini hanya mendapatkan dua potong iga dengan total berat 300 gram. Bisa pilih mau dimakan pakai nasi atau kentang goreng.

    Walau sekilas tampilan iga bakar ini mirip dengan menu yang pertama, tapi jika diperhatikan lebih dalam olesan saus rendang menambah tekstur dari permukaan kulit iga sapi yang lumayan garing tapi tetap lembut.

    Atu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs RenyahAtu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah Foto: detikFood

    Rasa olesan saus rendangnya juga tak asal, mirip seperti makan rendang khas Minang. Ada sensasi rempah gurih dari bumbu rendang dan sedikit pedas di ujung suapan. Menu ini cocok untuk penggemar pedas, karena di Atu Dua Iga tidak menyediakan sambal, hanya ada tambahan saus (Rp 5.000).

    Jangan lupa makan iganya dengan Corn Ribs yang bikin nagih. Tekstur garing dan renyah di luar, tapi rasa manis jagungnya bikin tak bisa berhenti ngunyah. Porsinya pun tak pelit.

    Atu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs RenyahAtu Dua Iga : Empuk Juicy! Iga Bakar Australia Bareng Corn Ribs Renyah Foto: detikFood

    Selain menu di atas, Atu Dua Iga menawarkan paket iga bakar a la carte. Dari harga Rp 65.000 saja untuk dua iga bakar ukuran 300 gram. Semua makanan dan minuman di sini halal dan pembayaran bisa menggunakan non-tunai.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!


    Jakarta

    Iga bakar ini disebut sebagai iga bakar paling enak di Rawamangun. Untuk menikmatinya harus rela antre panjang bahkan sampai berjam-jam saking larisnya.

    Di tengah gempuran tempat makan iga bakar yang bermunculan di Jakarta, ada satu tempat makan iga bakar di kawasan Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Namanya Iga Bakar Rawamangun yang sudah banyak diliput dan diulas oleh food vlogger hingga acara kuliner di stasiun televisi.

    Sekilas tempat makan yang satu ini tampak sederhana dengan gerobak besar di depannya. Tapi jangan salah, orang-orang rela antre berjam-jam demi bisa menyantap iga bakar kaki lima ini dengan nasi uduk kebulinya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.


    Harganya yang terjangkau dan ukuran iga sapinya yang jumbo membuat tempat makan ini tak pernah sepi. Bahkan dapat julukan sebagai iga bakar terenak di Rawamangun.

    1. Iga Bakar Kaki Lima yang Viral

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Iga Bakar Rawamangun pertama kali didirikan di era pandemi sekitar pertengahan tahun 2021. Saat itu konsepnya memang masih makanan rumahan dengan menu utama iga bakar yang disajikan dengan nasi kebuli.

    Menurut Gilang, salah satu pegawai yang bekerja di sini dari awal Iga Bakar Rawamangun dibuka konsepnya memang tempat makan kaki lima.

    “Kita buka memang pas pandemi, tapi belakangan pembelinya semakin banyak sejak masuk TikTok, Instagram dan YouTube. Kalau dulu pelanggan kami orang-orang yang tinggal di Rawamangun, tapi sekarang pengunjung datang dari mana-mana,” ungkap Gilang yang bertugas membakar iga bakar.

    2. Laku Ratusan Porsi Iga Bakar

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Kalau mau makan di sini memang harus sabar menunggu, karena semua makanan disajikan secara fresh. Panjangnya antrean semakin mengular dari jam buka yaitu jam 11.00 dan puncaknya di jam makan siang, pengunjung harus sabar menunggu makanan mereka 1-2 jam.

    “Kebanyakan pelanggan sudah pesan via WhatsApp dari pagi hari, jadi pas mereka datang ke sini makanannya sudah siap. Cuma memang antreannya panjang dari jam buka, jam makan siang terus nanti ramai lagi di jam makan malam,” sambung Gilang.

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Setiap harinya Iga Bakar Rawamangun menyiapkan 300 porsi iga bakar, dengan potongan iga sapi 250gr per porsinya. Meski tutup di jam 9 malam, tapi biasanya Iga Bakar Rawamangun tutup lebih cepat karena iga bakarnya sudah habis dari sore hari.

    3. Iga Bakar Empuk Terenak di Rawamangun

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Julukan iga bakar terenak di Rawamangun ini muncul dari para pelanggan yang ketagihan dengan iga bakar di sini. Meski seporsi iga bakar harganya Rp 40.000, tapi sepadan dengan ukuran iga 20 cm lebih, daging iga yang banyak dan teksturnya yang lembut dan mudah lepas dari tulang.

    Ternyata ada teknik sendiri yang membuat iga bakar di sini sangat lembut. Sebelumnya semua iga dipresto selama 10-15 menit hingga bagian dalam daging matang dan empuk. Kemudian baru iga dibakar dengan olesan bumbu kecap berempah yang sedikit encer, dengan racikan rahasia khas Iga Bakar Rawamangun.

    “Pas dibakar itu sebenarnya iga sudah matang karena dipresto. Jadi kita bakar iga gak lama, cuma sekitar lima menit saja sambil oles saus bumbunya,” lanjut Gilang.

    4. Nasi Uduk Kebuli Istimewa

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Salah satu ciri khas lainnya yang tidak bisa ditemukan di tempat lain adalah iga bakar disajikan dengan nasi uduk kebuli, dengan bumbu kebuli yang medok namun sudah menyesuaikan dengan selera orang Indonesia.

    “Alasan kenapa di sini iga bakarnya pakai nasi uduk kebuli, karena kita ingin punya ciri khas sendiri yang membedakan Iga Bakar Rawamangun dengan tempat makan iga bakar lainnya. Nasi uduk kebuli di sini jadi yang paling cepat habis. Setiap harinya itu kita buat 12 liter nasi kebuli dan selalu habis dari siang,” ungkap Gilang.

    5. Iga Bakar dan Nasi Kebuli

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Harga seporsi nasi uduk kebuli di sini Rp 10.000. Cocok dipadukan dengan potongan iga bakar yang besar. Iga bakar di sini konsepnya iga bakar tradisional, jadi rasa dagingnya cendrung manis gurih. Disajikan dengan dua sambal kecap dan sambal tomat bawang yang cukup pedas.

    Nasi uduk kebulinya juga menambah cita rasa gurih sedap saat disantap dengan iga bakarnya yang aromanya menggugah selera. Jangan lupa pesan juga kuah sop iga dan tambahan tahu tempe seharga Rp 5.000 untuk jadi pelengkap nasi uduk kebuli dengan iga bakar jumbo ini.

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Bagi yang tertarik untuk mencicipi Iga Bakar Rawamangun, disarankan untuk datang sebelum jam makan siang agar antreannya tak terlalu panjang, selain itu menu makanannya masih lengkap. Tak hanya iga bakar, di sini ada menu lainnya seperti iga goreng, sop iga dan ayam bakar.

    Iga Bakar Rawamangun
    JL. Tawes No. 14 Rawamangun, Jakarta Timur.
    No Telp: 0811-933-299
    Jam Buka: 11.00 – 21.00 (Minggu tutup)
    Instagram: @igabakarrawamangun

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang


    Jakarta

    Nama Iga Panggang Panglima viral sejak tahun lalu. Tempat makan ini ternyata sudah ada sejak 20 tahun lalu dan kini memiliki belasan cabang

    Menu iga bakar belakangan sedang ngetren di media sosial. Banyak video kulineran yang merekomendasikan tempat makan iga bakar di berbagai kota salah satunya di Jakarta.

    Kalau membicarakan iga bakar yang sedang viral, orang akan langsung teringat nama Iga Panggang Panglima. Beberapa waktu lalu iga bakar ini sempat viral di media sosial dan membuat pembeli rela mengantre hingga berjam-jam lamanya.


    Ternyata Iga Panggang Panglima ini terbilang legendaris karena sudah berjualan sejak tahun 2004. Berikut kisah di balik viralnya Iga Panggang Panglima.

    1. Sudah Ada Sejak Tahun 2004

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    Awalnya Iga Panggang Panglima berlokasi di kawasan Gandaria, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Namun beberapa bulan terakhir, Iga Panggang Panglima ini pindah ke kawasan Taman Langsat, tak jauh dari lokasi utama.

    Ke detikFood, salah satu pegawai di Iga Panggang Panglima bernama Rudi menceritakan awal mula berdirinya Iga Panggang Panglima. Tempat ini dulunya dirintis oleh mendiang Budi Marsanto, yang mulai berjualan dari tahun 2004.

    Ciri khasnya dari 20 tahun tak pernah berubah, Iga Panggang Panglima konsisten menyajikan menu iga bakar kelas restoran dengan harga kaki lima yang cukup terjangkau.

    “Saya bekerja di sini baru sekitar dua tahun, tapi saya sudah kenal mendiang Pak Budi cukup lama. Semenjak Pak Budi tak ada, sekarang bisnis ini dilanjutkan oleh generasi kedua yaitu anaknya Pak Budi,” jelas Rudi.

    2. Habis 2,5 Kwintal Iga Sapi Per Hari

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    Jauh sebelum viral di media sosial, memang Iga Panggang Panglima ini sudah terkenal. Apalagi mendiang Pak Budi menciptakan racikan saus oles dasar yang rasanya asam manis dan komposisinya masih terjaga kerahasiaannya sampai sekarang.

    “Setiap harinya kita bisa habis 500 porsi, kalau di akhir pekan atau hari libur bisa ludes terjual 600 porsi iga. Kisaranya kita habiskan 2,5 kuintal iga sapi per harinya,” lanjut Rudi.

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    Seporsi iga bakar di sini kisaran harganya Rp 108.000, terdiri dari tiga potong iga ukurannya sekitar 500 gram per porsi. Sudah dilengkapi dengan jagung manis rebus dan kentang goreng wedges yang menggunakan kentang fresh bukan frozen.

    Kini Iga Panggang Panglima sudah memiliki sekitar 12 cabang yang tersebar di Jakarta, menggunakan sistem franchise. Namun gerai pusatnya tetap yang di sini.

    3. Viral di Media Sosial

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    Rudi mengakui bahwa semenjak viral di media sosial, Iga Panggang Panglima memang jadi lebih laris manis. Bahkan di akhir pekan, 500-700 porsi iga bisa terjual dalam hitungan jam saja.

    “Ciri khas kami memang ada di saus rahasianya yang rasanya asam manis. Dari dulu Pak Budi memang menciptakan iga bakar yang berkiblat ke arah ribs atau iga panggang ala Amerika, karena rasa saus asam manisnya yang mirip dengan BBQ. Jadi berbeda dengan iga bakar tradisional yang biasanya bumbunya kecap dan pakai sambal,” tutur Rudi

    Alasan pindah ke tempat baru juga semata-mata karena tempat mereka yang lama, kontrak sewanya sudah habis dan tidak bisa diperpanjang. Tapi meski pindah ke tempat baru, Iga Panggang Panglima tetap diminati dan laris seperti dulu.

    4. Iga Bakar Juicy Andalan

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    “Menu yang kami jual memang hanya iga bakar saja, seporsi dapat tiga potong iga, yang membedakan cuma di saus olesan tambahannya. Ada blackpepper, lemon hot dan saus original,” sambungnya.

    Butuh waktu lama untuk mendiang Pak Budi menyempurnakan kreasi iga bakarnya sampai bisa disukai orang. Tekstur dagingnya lepas dengan mudah karena lebih dulu direbus selama 3 jam, selain itu bumbunya meresap karena saus olesannya medok dan sampai ke sela-sela tulang iga.

    Isian daging iganya juga tak sedikit dan satu porsi bisa dinikmati 1-2 orang. Di tempat yang baru, Iga Panggang Panglima menyediakan tempat makan indoor dan outdoor yang lebih modern dan nyaman.

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    “Kalau mau makan ke sini di akhir pekan, disarankan datangnya sebelum sore. Karena biasanya kita sore itu iga sudah habis semua,” pungkas Pak Rudi.

    Bagi yang tertarik untuk makan di Iga Panggang Panglima di cabang pusat, setiap harinya tempat makan ini buka dari jam 11.30 – 22.00 malam.

    Iga Panggang Panglima
    Jl. Langsat depan taman langsat No.6.
    Jam: 11.30 – 22.00
    Telp: 0812-2284-9945

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurih Meresap! Iga Bakar Sambal Bawang Pakai Nasi Daun Jeruk


    Jakarta

    Di dekat Stasiun MRT Blok A ada tempat makan aneka sambal bakar yang patut dicoba. Suguhan iga bakar, lidah bakar, hingga sate kulit ayamnya yang juicy bisa dipadukan sambal pilihan.

    Hidangan tradisional seolah tak pernah gagal memanjakan selera, termasuk untuk dinikmati saat buka puasa. Jika sedang melintas di kawasan Darmawangsa, kamu bisa mampir ke rumah makan nyaman di ruko ini.

    Namanya Sambal Ambu yang terkenal sebagai penyaji sambal bakar khas Sunda dengan berbagai lauk goreng dan bakar. Jenis sambalnya ada 5 dan bisa disandingkan dengan pilihan lauk serta 3 jenis nasi.


    Detail Informasi (Sambal Ambu)
    Nama Tempat Makan Sambal Ambu
    Alamat Jalan Darmawangsa Raya Nomor 125, Dekat Stasiun MRT Blok A
    Instagram sambal__ambu
    Jam Operasional 10.00-24.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 18 ribu
    Tipe Kuliner sambal bakar
    Fasilitas
    • area makan nyaman di tempat

    5 pilihan sambal dan 3 jenis nasi yang sedap

    Sambal AmbuSambal Ambu di dekat Stasiun MRT Blok A bisa jadi pilihan tempat buka puasa enak. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Sambal Ambu mudah dikenali dari papan nama berwarna merah cerah. Menempati bangunan ruko, area santapnya ada di lantai 1. Terasa cukup nyaman untuk santap di tempat karena ada pendingin udara.

    Tempat makan yang buka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 24.00 ini menawarkan sambal bakar sebagai primadona. Jadi aneka sambal akan dibakar di atas wadah tembikar bersama lauk bakar/goreng, sebelum disajikan ke pelanggan.

    Sambalnya ada 5 pilihan yaitu sambal kecombrang, sambal bawang, sambal terasi, sambal teri Medan pedas, dan sambal tomat. Sambal ini gratis jika kamu beli paket nasi dan lauk. Kalau mau ekstra pedas, bisa tambah Rp 2.000.

    Menariknya, Sambal Ambu juga menawarkan 3 jenis nasi. Ketiganya adalah nasi putih, nasi kencur, dan nasi jeruk. Untuk 2 jenis nasi terakhir, ada biaya ekstra Rp 3.000 per porsi.

    Pilihan lauk goreng dan bakarnya juga banyak, bisa menyesuaikan selera pelanggan. Kamu bisa pilih olahan ayam, paru, bebek, iga sapi, bebek, kulit ayam, babat, lidah, terong, hingga tahu tempe.

    Harga yang ditawarkan cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp 18.000 sudah dapat nasi lauk tahu tempe goreng. Untuk lauk termahalnya berupa paket nasi iga bakar seharga Rp 59.500.

    Iga bakar sambal bawang dan nasi jeruk yang mantap

    Sambal AmbuIga bakar (tengah) menjadi lauk favorit di Sambal Ambu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    detikfood mencicipi menu andalan Sambal Ambu, Nasi + Iga Sapi Sambal Bawang (Rp 59.500). Kami pilih menyandingkannya dengan Nasi Jeruk (Rp 3.000).

    Seporsi iga bakar disajikan di wadah tembikar dengan sambal royal yang mengalasinya. Jumlah iganya sekitar 2 potong dengan tulang yang besar. Jadi, kami hanya bisa mendapatkan sedikit daging iga bakar.

    Tekstur daging iganya empuk dengan jejak juicy di bagian lemaknya. Bumbu marinasi yang manis gurih juga meresap sampai ke serat-serat daging. Tercecap juga sedikit rasa smokey bekas pembakaran.

    Untuk sambal bawangnya, teksturnya masih agak basah meski sudah dibakar. Jadi tetap enak untuk dicocolkan ke daging. Namun, menurut kami rasa pedasnya kurang kuat dan sedikit kurang gurih. Kalau rasa pedas dan gurihnya ditambah, sepertinya akan lebih nikmat.

    Untuk nasi jeruk, warnanya agak kehijauan karena dicampur daun jeruk yang ditumbuk halus. Aroma wanginya cukup tercium, tapi menurut kami rasanya sedikit hambar. Tekstur nasinya juga agak kering, bukan tipe yang pulen.

    Di Sambal Ambu juga ada nasi kencur dan aneka lauk lain. Lihat halaman selanjutnya.

    Pulennya nasi kencur berpadu ayam goreng sambal terasi

    Sambal AmbuBagi penyuka olahan ayam bisa mencicipi ayam goreng di Sambal Ambu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Selain daging sapi, olahan ayam juga jadi favorit. Di Sambal Ambu ada paket Nasi + Paha Ayam (Rp 35.000) yang layak dicoba. Kami pilih memadukannya dengan sambal terasi.

    Ayam gorengnya tipe yang empuk juicy seperti ayam goreng bacem, bukan yang kering. Jadi enak untuk digerogoti sampai ke tulang. Sementara pendamping sambal terasinya terasa cukup pedas. Seperti level 2 dari skala 5.

    Sambal ini punya aroma terasi yang cukup kuat, mengingatkan kami akan aroma khas terasi udang. Jejak rasa terasi juga lumayan tertinggal di mulut usai dimakan.

    Sebagai paduannya, nasi kencur sangat kami rekomendasikan. Tekstur nasinya terasa lebih pulen dibanding nasi jeruk. Tercium wangi khas kencur dengan rasa khas yang nikmat. Cocok dimakan bersama sambal dan lauk favorit.

    Lauk lidah sapi dan kulit ayam goreng yang mantap

    Sambal AmbuLidah sapi enak dipadukan dengan sambal kecombrang. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Masih penasaran dengan lauk lain di Sambal Ambu, kami mencicipi Nasi + Lidah Sapi (Rp 43.000). Seporsinya terdiri dari sekitar 3 lembaran lidah dengan warna cokelat gelap, bahkan menyerupai gosong. Namun, tenang saja, tak ada rasa gosong pada lidah ini.

    Rasanya justru nikmat dengan bumbu marinasi manis gurih dominan terjejak pada lidah sapi. Teksturnya empuk, tapi pada beberapa masih sedikit alot.

    Untuk nasi lidah sapi goreng, kami memesannya bersama sambal kecombrang yang jadi favorit. Tampak irisan kecombrangnya lumayan besar-besar di antara ulekan cabai.

    Penambahan kecombrang memberikan sensasi wangi dan rasa harum segar yang khas. Cita rasa pedasnya menurut kami lebih kuat dari sambal lain, seperti skala 3 dari 5.

    Kami juga mencicipi menu murah meriah di sini. Nasi + Kulit Ayam Goreng (Rp 23.000) disajikan dengan 2 tusuk sate kulit ayam. Bagian favorit dari ayam ini digoreng sampai kering luarnya, tapi tetap juicy di dalam.

    Sambal AmbuKulit ayam goreng dan sambal tomat, menu enak dan murah di Sambal Ambu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Agaknya marinasi kulit ayam ini menggunakan bumbu kuning dengan jejak rasa gurih asin yang kuat. Enak dicocol ke sambal tomat yang pedasnya lembut.

    Sambal Ambu bisa jadi pilihan untuk kamu yang mau buka puasa dengan sambal bakar nikmat aneka lauk. Lokasinya juga strategi di Jalan Darmawangsa Raya, dekat Stasiun MRT Blok A. Mampir yuk!

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per Hari


    Jakarta

    Di Tebet ada tempat makan yang baru buka dan populer menawarkan ayam goreng hingga iga bakar. Namanya Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan yang punya menu komplet dan sedap.

    Tebet sudah terkenal sebagai tempat berkumpul sejak zaman dahulu. Seiring berkembangnya zaman, banyak kuliner viral yang meramaikan kawasan Tebet.

    Mulai dari camilan hingga menu makanan berat yang mengenyangkan. Salah satunya kedai spesialis ayam bakar dan iga bakar yang baru buka.


    Racikan sambal dua jenis dengan pelengkap kangkung goreng yang gurih jadi andalannya. Saat menyambangi Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan, tim detikfood mencicipi beberapa menu-menu andalannya di sana.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan
    Alamat Jalan Tebet Raya No.76, Tebet, Jakarta Selatan
    Instagram @ayamigabakarandalan
    Jam Operasional Setiap hari, 24 jam
    Estimasi Harga Rp 13.000 – Rp 78.000
    Tipe Kuliner Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Parkir
    • Pembayaran Non-tunai
    • Pembayaran Tunai
    • dll
    Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per HariPadat saat jam makan siang dan malam, iga bakar di sini bisa laris 30 kilogram per hari. Foto: Tim detikfood

    Laris 30 Kilogram per Hari

    Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan baru buka pertengahan tahun ini. Menempati sebuah bangunan kios yang berlokasi di Jalan Tebet Raya, pada waktu-waktu tertentu tempat makan ini ramai pengunjung.

    Salah satu pekerja di sana mengungkapkan biasanya waktu makan siang dan menjelang makan malam pelanggan akan datang berbondong-bondong. Untuk iga bakarnya saja, tempat makan ini menghabiskan hingga 30 kilogram dalam sehari.

    Selain racikan bumbunya, ada dua jenis sambal yang pedasnya bikin makan ketagihan. Pelengkap berupa kangkung goreng yang tak ditemukan di tempat lain membuat sensasinya terasa berbeda.

    Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per HariSelain iga bakar, ayam goreng dengan dua jenis sambalnya juga tak kalah enak. Foto: Tim detikfood

    Ayam Goreng yang Empuk Gurih

    Harga makanan yang dibanderol murah meriah dan aman di kantong. Mulai dari Rp 13.000an saja sudah bisa memesan lauknya yang sedap. Sesuai namanya, ayam goreng yang disajikan di sini tak boleh ketinggalan.

    Seporsi ayam goreng dengan nasi putih dan lauk pauk sambal lengkap dibanderol Rp 27.000. Potongan ayamnya besar, bagian dada mendapat 1/4 bagian dari seekor ayam.

    Penyajian ayam goreng di sini cocok untuk penikmat ayam goreng yang renyah dan kering. Sambalnya disajikan terpisah berupa sambal merah dan sambal hijau.

    Menikmatinya tak boleh lupa menyampur sepotong ayam, dua jenis sambal, serta kangkung goreng diaduk bersama dengan nasi lalu disuap ke dalam mulut. Perpaduan rasa gurih pedas dengan tekstur kangkung yang renyah semakin menambah selera makan.

    Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per HariAda aroma smoky dan caramilsed dari iga bakar yang disajikan. Foto: Tim detikfood

    Iga Bakar yang Smoky

    Salah satu menu unggulan yang tak boleh ketinggalan adalah iga bakar. Ada dua jenis iga bakar yang dibedakan berdasarkan ukuran porsinya, yakni iga bakar sedang dan jumbo.

    Menu iga bakar sedang dengan nasi putih dibanderol Rp 47.000. Potongan iganya tebal dan minim tulang, dagingnya dan bagian uratnya kenyal sehingga tak butuh tenaga kuat untuk mengunyahnya.

    Iga bakarnya gurih dengan kecap yang pekat. Namun rasanya tak hanya manis karena iganya benar-benar dibakar di atas piring gerabah hingga caramelised.

    Menyantapnya selagi hangat dengan nasi putih memberikan rasa yang paling maksimal. Jika suka dengan rasa pedas yang lebih segar dapat memadukan sambal hijau dalam setiap suapannya.

    Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per HariBebek penyetnya juga tak alot maupun amis, bumbunya gurih meresap hingga ke bagian dekat tulang. Foto: Tim detikfood

    Bebek Penyet yang Tak Kalah Enak

    Selain ayam dan iga, di sini juga ada menu bebek penyet. Bebek yang digunakan adalah bebek hibrida dengan daging yang tebal dan empuk.

    Bebek penyetnya seolah sudah dipresto terlebih dahulu, sebab dagingnya tak alot maupun berbau amis. Teksturnya cukup kenyal karena bagian kulit bebek yang tebal.

    Pada menu bebek penyet yang dilengkapi nasi putih seharga Rp 37.000 di bagian atasnya sudah dilumuri sambal hijau dan sambal merah. Tak lupa ada kangkung goreng sebagai pelengkap seperti menu lainnya.

    Rasa bebeknya gurih hingga ke bagian dekat tulang. Bebek yang sebelumnya dimasak terlebih dahulu dipertahankan tekstur juicy pada dagingnya yang memberikan rasa gurih khas daging bebek alami.

    Selain lauk pauk utamanya, beberapa menu tambahan juga dapat dipesan untuk menambah momen makan di sini makin lengkap. Seperti sate kulit yang per tusuknya dibanderol Rp 6.000 dengan tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ngiler! Ini 7 Iga Bakar Paling Juicy dan Hits di Jakarta


    Jakarta

    Akhir pekan jadi waktu tepat untuk berburu kuliner istimewa di Jakarta. Salah satu menu yang tak pernah gagal menggugah selera adalah iga bakar.

    Dari restoran ternama hingga warung sederhana, ada banyak pilihan tempat makan yang menawarkan olahan iga dengan cita rasa khas. Potongan daging yang empuk, bumbu gurih manis yang meresap, hingga paduan nasi hangat atau sop segar menjadikan iga bakar menu yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun kerabat.

    Mulai dari Tebet, Rawamangun, hingga Ciledug, setiap kawasan punya tempat makan iga bakar andalan tersendiri. Dengan harga yang bervariasi, kamu bisa menemukan iga bakar smoky, berempah, hingga yang berpadu sambal pedas.


    Berikut 7 rekomendasi tempat makan iga bakar paling maknyus di Jakarta versi detikFood:

    1. Iga Bakar Andalan

    Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per HariBaru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per Hari Foto: Tim detikfood

    Rekomendasi kuliner iga bakar enak di Tebet bisa ditemukan di Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan, Jalan Tebet Raya No. 76, Jakarta Selatan. Restoran 24 jam ini menawarkan menu komplet dengan harga ramah kantong, mulai Rp 13.000 – Rp 78.000. Menu andalannya iga bakar smoky yang laris hingga 30 kg per hari.

    Seporsi iga bakar sedang dengan nasi putih Rp 47.000, sementara porsi jumbo lebih mengenyangkan dengan daging tebal dan juicy. Selain itu, ada ayam goreng empuk Rp 27.000 per porsi lengkap dengan sambal merah dan hijau, serta bebek penyet gurih Rp 37.000.

    Jangan lewatkan sate kulit Rp 6.000 per tusuk dan kangkung goreng khasnya. Kombinasi rasa pedas, gurih, dan smoky bikin kuliner ini wajib dicoba.

    2. Iga Bakar Rawamangun

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Di kawasan Jalan Tawes, Pulo Gadung, Jakarta Timur, ada Iga Bakar Rawamangun yang populer dengan menu iga ukuran jumbo super empuk. Daging iga bakarnya mudah lepas dari tulang. Hal ini menjadi ciri khas dan keunggulan dari iga bakar di kedai yang tak pernah sepi pengunjung ini.

    Sajian ini semakin istimewa karena dipadukan dengan nasi uduk kebuli yang gurih berempah. Perpaduan nasi beraroma rempah dengan iga bakar juicy menciptakan harmoni rasa yang unik.

    Seporsinya dibanderol sekitar Rp 40.000, sudah termasuk sambal kecap dan sambal merah pedas segar. Bagi yang ingin variasi lain, tersedia juga iga bakar dengan kuah sop hangat.

    3. Kedai Lilie Singkawang

    Kedai Lilie Singkawang: Viral Iga Bakar Empuk Juicy yang Sehari Laku 100 KgKedai Lilie Singkawang: Viral Iga Bakar Empuk Juicy yang Sehari Laku 100 Kg Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Berlokasi di belakang Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kedai Lilie Singkawang sudah lama dikenal sebagai tempat berburu iga bakar lezat. Menu andalannya adalah iga bakar premium dengan harga sekitar Rp 58.000 per porsi. Dalam satu sajian, pengunjung akan mendapatkan 3 potong iga empuk yang juicy.

    Menariknya, jika ada bagian iga terlalu banyak tulang, pihak restoran akan menggantinya dengan tambahan daging. Cita rasa bumbunya begitu kental, meresap hingga ke dalam serat daging.

    Saat dipotong, dagingnya terlihat lembut dengan warna merah muda yang menggoda. Sop iga juga tersedia di sini, menambah pilihan hidangan untuk pengunjung yang ingin variasi rasa lebih segar.

    4. Iga Bakar Gayatri

    Bergeser ke Cipete Utara, Jakarta Selatan, ada Iga Bakar Gayatri yang menawarkan sensasi berbeda. Iga bakar di sini dimasak menggunakan tembikar sesaat sebelum disajikan, menghasilkan aroma khas yang unik.

    Tekstur dagingnya lembut, bisa dipadukan dengan sambal sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan. Tambahan bawang goreng melimpah menjadi penyempurna rasa. Harga seporsi iga bakar reguler dibanderol Rp 39.000, sementara ukuran jumbo dihargai Rp 75.000.

    Selain itu, tersedia menu lain seperti soto kuah susu yang cukup populer di kalangan pengunjung. Restoran ini juga memiliki cabang di Bintaro dan Bogor.


    5. Iga Bakar Panglima

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    Nama Iga Bakar Panglima belakangan semakin populer karena menyajikan iga bakar dengan porsi melimpah. Berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tempat ini selalu ramai oleh pelanggan yang tergoda aroma daging dibakar langsung di depan restoran.

    Potongan iga yang disajikan berukuran besar dengan tekstur daging yang empuk. Setelah dibakar, iga disiram saus BBQ yang gurih dan sedikit manis, menambah kaya cita rasa. Seporsi iga bakar di sini dihargai sekitar Rp 100.000 berisi tiga potong.

    Meski harganya cukup mahal, kualitas rasa dan besarnya porsi membuat banyak orang rela datang kembali untuk menikmati sajian istimewa ini terutama di tanggal muda setelah gajian.

    6. Iga Bakar IBB

    Meski hanya bermodalkan waurng tenda sederhana, tapi Iga Bakar IBB di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur ini punya rating yang tinggi di Google Review, dan menu makannannya semua enak. Meski tempatnya sederhana, pilihan bumbunya cukup beragam dan menarik.

    Pengunjung bisa mencicipi iga bakar klasik atau mencoba varian lain seperti iga madu pedas, iga teriyaki, iga lada hitam, hingga iga bumbu desa. Potongan dagingnya memang tidak terlalu besar, tetapi tebal dan tetap juicy saat disantap.

    Harga seporsi iga bakar mulai Rp 30.000. Tempat ini menjadi salah satu alternatif favorit bagi mereka yang mencari kuliner kaki lima dengan rasa memuaskan.

    7. Iga Bakar Caplin

    Iga bakar madu di LumajangIga bakar. Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Untuk yang berada di kawasan Ciledug, Iga Bakar Caplin bisa menjadi destinasi kuliner favorit. Warung sederhana ini selalu dipadati pengunjung karena menyajikan iga yang tebal, empuk, serta kaya rasa.

    Sebelum dibakar, iga direbus terlebih dahulu dengan berbagai bumbu sehingga menghasilkan rasa gurih yang meresap sempurna.

    Harganya juga sangat ramah di kantong. Seporsi iga bakar lengkap dengan nasi putih hanya dibanderol Rp 30.000-an. Meski murah, cita rasa iga bakarnya tidak kalah dengan restoran besar. Tekstur dagingnya lembut dan pas dipadukan dengan sambal pedas khas warung ini.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com