Tag: ikan herring

  • 4 Makanan Ini Punya Asam Lemak Omega-3 Lebih Tinggi dari Salmon


    Jakarta

    Punya kandungan asam lemak omega-3 lebih tinggi dibandingkan ikan salmon, beberapa makanan ini bermanfaat untuk kesehatan otak jantung.

    Ikan salmon dikenal sebagai sumber asam lemak omega-3 terbaik. Asam lemak omega-3 adalah jenis lemak esensial yang memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan.

    Ikan salmon kerap dipilih untuk memenuhi asupan minyak esensial tersebut. Dalam 100 gramnya, terdapat 2,1 gram yang terdiri dari EPA dan DHA.


    Namun, ada beberapa makanan lain yang kandungan asam lemak omega-3nya lebih tinggi dari ikan salmon. Manfaatnya dapat meningkatkan kesehatan otak dan jantung.

    Dikutip dari Eating Well (05/03/25) berikut 4 makanan tersebut:

    1. Biji Chia

    Kopi dicampur biji chiaBiji chia kaya akan asam lemak omega-3. Foto: iStock

    Biji chia merupakan jenis biji-bijian yang berasal dari Meksiko dan Guatemala. Biji-bijian berwarna hitam ini merupakan sumber asam lemak omega-3 berbasis nabati.

    Dalam 100 gram biji chia mengandung sekitar 12.8 gram asam lemak omega-3 khususnya jenis ALA (Alpha-Linelenic Acid). Manfaatnya dapat mencerdaskan otak hingga mengontrol kolesterol dan lemak darah.

    Selain itu, biji chia juga kaya akan serat, magnesium, dan fosfor yang berperan untuk meningkatkan kesehatan jantung dan kesehatan mental.

    2. Makarel

    Makarel merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik dan bahkan jumlahnya lebih tinggi dibandingkan ikan salmon. Dalam 100 gram ikan makarel terdapat sekitar 4.58 gram asam lemak omega-3.

    JUmlah tersebut terdiri dari EPA dan DHA. Menariknya lagi, harga ikan makarel juga jauh lebih terjangkau dari ikan salmon. Hal ini membuat ikan makarel dapat jadi pilihan terbaik.

    Apalagi jenis ikan ini memiliki rasa yang kaya dan bisa dinikmati dengan cara dipanggang atau diasap. Mengonsumsi ikan makarel dapat meningkatkan kesehatan jantung, otak, dan sistem saraf.

    Makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 lebih dari salmon ada di halaman selanjutnya.

    3. Ikan Herring

    Fish dishIkan herring ilustrasi. Foto: ilustrasi/thinkstock

    Ikan yang umum ditemukan di Samudra Atlantik dan Pasifik ini juga kaya akan asam lemak omega-3. Ikan ini mungkin tidak sepopuler salmon, tetapi kandungan asam lemak omega-3nya lebih tinggi.

    Dalam 100 gram ikan herring mengandung asam lemak omega-3 sebanyak 1,7 gram yang terdiri dari EPA dan DHA. Selain itu, ikan ini juga dikemas dengan antioksidan seperti vitamin E.

    Vitamin tersebut berperan melindungi sel dari kerusakan oksidatif, meningkatkan kesehatan otak, jantung, dan membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

    4. Walnut

    Selain biji chia, kacang walnut juga menjadi pilihan asam lemak omega-3 berbasis nabati terbaik. Dalam 100 gramnya mengandung sekitar 2,6 gram asam lemak omega-3 jenis ALA.

    Tak hanya bagus untuk kesehatan otak dan jantung, kandungan minyak esensial pada walnut tersebut juga berperan dalam pembentukan sel tubuh.

    Dengan nutrisi yang terkandung pada walnut, membuat kacang ini juga bermanfaat membantu menurunkan berat badan dan menurunkan risiko diabetes.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan yang Ampuh Tingkatkan Libido Pria, Bikin Stamina Makin Membara


    Jakarta

    Hormon testosteron memegang peran penting dalam menjaga fertilitas atau kesuburan, fungsi seksual, kesehatan tulang, dan otot pada pria. Kadar hormon ini pada umumnya bisa mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya umur.

    Namun, faktor lain seperti kondisi medis, gaya hidup, dan pola makan juga bisa turut menyebabkan penurunan atau ketidakseimbangan hormon ini. Faktor lain, seperti stres dan berat badan yang berlebih atau obesitas juga bisa menjadi penyebab penurunan produksi hormon testosteron.

    Selain mengonsultasikan pada dokter, ada sejumlah cara alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satunya adalah dengan memperbaiki pola makan dan gaya hidup.


    Berikut adalah 5 makanan yang bisa bantu tingkatkan produksi hormon testosteron dalam tubuh, dikutip dari Medical News Today.

    1. Jahe

    Jahe telah dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan herbal sejak dahulu. Riset di era modern telah membuktikan bahwa rempah ini bisa meningkatkan fertilitas pada laki-laki.

    Sebuah riset pada 2012 menunjukkan bahwa konsumsi jahe secara rutin selama tiga bulan terbukti dapat meningkatkan kadar hormon testosteron hingga 17,7 persen pada laki-laki dengan permasalahan kesuburan. Dalam riset yang sama, jahe dinilai bermanfaat dalam meningkatkan kualitas dan kesehatan sperma.

    2. Oyster

    Oyster atau tiram memiliki kandungan zinc yang melimpah. Zinc adalah kandungan yang memegang peran penting dalam meningkatkan kesehatan sperma dan organ reproduksi.

    Pria dengan kondisi kekurangan zinc lebih rentan terhadap kondisi hipogonadisme, yaitu kondisi tubuh yang tidak bisa memproduksi hormon testosteron dalam jumlah yang seharusnya. Hal ini juga bisa menyebabkan kemandulan.

    3. Buah delima

    Buah delima telah menjadi simbol dari fertilitas atau kesuburan sejak lama. Selain itu, kadar antioksidan yang terkandung dalam buah ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesehatan jantung dan meredakan stres yang berlebih.

    Berdasarkan riset pada 2012, konsumsi buah delima dapat meningkatkan kadar hormon testosteron pada pria dan wanita. Sebanyak 60 partisipan mengonsumsi jus delima murni selama dua minggu dan hasilnya memperlihatkan adanya peningkatan kadar testosteron dalam liur hingga 24 persen.

    4. Ikan dan minyak ikan

    Ikan, terutama ikan yang berlemak baik, memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang baik untuk tubuh. Beberapa contoh ikan yang mengandung lemak yang baik bagi tubuh adalah salmon, sarden, ikan herring, dan ikan trout.

    Sebuah studi pada 2016 mengungkap bahwa minyak yang dihasilkan dari ikan bisa meningkatkan kualitas air mani dan peningkatan kadar testosteron pada hewan.

    5. Extra-virgin olive oil

    Minyak zaitun memiliki segudang manfaat baik bagi tubuh, termasuk menurunkan risiko terhadap penyakit jantung dan kanker. Selain itu, minyak ini juga kaya akan vitamin E dan antioksidan yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan organ reproduktif pria.

    Dalam sebuah penelitian, konsumsi minyak ini terbukti dapat memicu produksi hormon testosteron pada pria dewasa dan menstimulasi testis untuk memproduksi hormon tersebut.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Makanan Pendongkrak Testosteron, Bikin Pria Moncer di Ranjang


    Jakarta

    Hormon testosteron memegang peran penting dalam menjaga fertilitas atau kesuburan, fungsi seksual, kesehatan tulang, dan otot pada pria. Kadar hormon ini pada umumnya bisa mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya umur.

    Namun, faktor lain seperti kondisi medis, gaya hidup, dan pola makan juga bisa turut menyebabkan penurunan atau ketidakseimbangan hormon ini. Faktor lain, seperti stres dan berat badan yang berlebih atau obesitas juga bisa menjadi penyebab penurunan produksi hormon testosteron.

    Selain mengonsultasikan pada dokter, ada sejumlah cara alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satunya adalah dengan memperbaiki pola makan dan gaya hidup.


    Berikut adalah 5 makanan yang bisa bantu tingkatkan produksi hormon testosteron dalam tubuh, dikutip dari Medical News Today.

    1. Jahe

    Jahe telah dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan herbal sejak dahulu. Riset di era modern telah membuktikan bahwa rempah ini bisa meningkatkan fertilitas pada laki-laki.

    Sebuah riset pada 2012 menunjukkan bahwa konsumsi jahe secara rutin selama tiga bulan terbukti dapat meningkatkan kadar hormon testosteron hingga 17,7 persen pada laki-laki dengan permasalahan kesuburan. Dalam riset yang sama, jahe dinilai bermanfaat dalam meningkatkan kualitas dan kesehatan sperma.

    2. Oyster

    Oyster atau tiram memiliki kandungan zinc yang melimpah. Zinc adalah kandungan yang memegang peran penting dalam meningkatkan kesehatan sperma dan organ reproduksi.

    Pria dengan kondisi kekurangan zinc lebih rentan terhadap kondisi hipogonadisme, yaitu kondisi tubuh yang tidak bisa memproduksi hormon testosteron dalam jumlah yang seharusnya. Hal ini juga bisa menyebabkan kemandulan.

    3. Buah delima

    Buah delima telah menjadi simbol dari fertilitas atau kesuburan sejak lama. Selain itu, kadar antioksidan yang terkandung dalam buah ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesehatan jantung dan meredakan stres yang berlebih.

    Berdasarkan riset pada 2012, konsumsi buah delima dapat meningkatkan kadar hormon testosteron pada pria dan wanita. Sebanyak 60 partisipan mengonsumsi jus delima murni selama dua minggu dan hasilnya memperlihatkan adanya peningkatan kadar testosteron dalam liur hingga 24 persen.

    4. Ikan dan minyak ikan

    Ikan, terutama ikan yang berlemak baik, memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang baik untuk tubuh. Beberapa contoh ikan yang mengandung lemak yang baik bagi tubuh adalah salmon, sarden, ikan herring, dan ikan trout.

    Sebuah studi pada 2016 mengungkap bahwa minyak yang dihasilkan dari ikan bisa meningkatkan kualitas air mani dan peningkatan kadar testosteron pada hewan.

    5. Extra-virgin olive oil

    Minyak zaitun memiliki segudang manfaat baik bagi tubuh, termasuk menurunkan risiko terhadap penyakit jantung dan kanker. Selain itu, minyak ini juga kaya akan vitamin E dan antioksidan yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan organ reproduktif pria.

    Dalam sebuah penelitian, konsumsi minyak ini terbukti dapat memicu produksi hormon testosteron pada pria dewasa dan menstimulasi testis untuk memproduksi hormon tersebut.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy