Tag: ikan sarden

  • Makan Ikan Sarden Segar Dapat Membuat Kulit Cerah Berseri


    Jakarta

    Selain konsumsi buah dan sayuran, konsumsi ikan sarden segar juga disebut-sebut dapat membuat kulit terlihat cerah berseri. Ini penjelasannya!

    Salah satu kunci utama untuk mendapatkan kulit sehat dan cerah adalah dengan mengonsumsi makanan bernutrisi. Selain konsumsi beberapa jenis sayuran dan buah, rupanya konsumsi ikan juga dapat memberi efek serupa, bahkan lebih baik.

    Salah satu jenis ikan yang dikaitkan dengan manfaat ini adalah ikan sarden segar. Ikan sarden mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Dagingnya tebal dan kaya nutrisi.


    Namun, perlu diingat, pilihan ikan sarden yang dianjurkan yaitu ikan sarden segar, bukan kalengan. Ikan sarden kalengan sudah dikemas dengan bahan pengawet dan zat berbahaya lainnya. Efek nutrisi dari ikan sarden itu sendiri bisa hilang.

    Jika ke pasar, kamu bisa memilih sarden segar dengan aroma laut yang kuat. Pilih juga yang memiliki mata melotot, bening, dan berkilau. Jangan lupa memperhatikan insangnya. Sarden segar punya insang basah dan biasanya berwarna merah muda cerah atau kemerahan. Kondisi kulitnya biasanya mengkilap dan halus.

    Amanda Nighbert, ahli diet terdaftar mengungkap, konsumsi satu porsi sarden seberat 120 gram merupakan pilihan rendah kalori dan tinggi protein. Satu porsi sudah mengandung banyak asam lemak omega-3, kebutuhan vitamin D, sekaligus B12.

    Karena itu ikan sarden disebut-sebut bisa membuat kulit lebih sehat dan glowing. Banyak yang mengklaim kalau mereka mengonsumsi sarden secara teratur dan memperoleh kulit sebening kaca.

    Namun, apakah efek ini benar-benar memberi kulit kesehatan yang sempurna, atau hanya sebatas klaim? Merangkum huffingtonpost.com (29/11), berikut penjelasannya menurut ahli nutrisi dan ahli kulit.

    1. Fungsi nutrisi dalam kesehatan kulit

    7 Tips Diet Sehat Ini Bikin Kulit Jadi Glowing dan MulusAsupan nutrisi sangat penting untuk meningkatkan kesehatan kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/seb_ra

    Dr. Angela Casey, dokter kulit bersertifikat di Ohio mengungkap, nutrisi adalah faktor utama dalam memelihara kesehatan kulit.

    Jika seseorang tidak memiliki pola makan yang baik, kulitnya pun tidak sehat. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kesehatan kulit, dokter ini menyarankan untuk mengonsumsi makanan kaya nutrisi. Misalnya, makanan dengan kandungan multivitamin, seng, asam lemak omega-3, kolagen, hingga selenium.

    Nutrisi Ini bisa ditemukan di ikan sarden, termasuk selenium dan vitamin B Dan D. Sebagai ikan berlemak, sarden benar-benar menawarkan asam lemak omega-3 yang unggul. Casey mengungkap asam lemak omega-3 berperan dalam kesehatan secara keseluruhan, serta dapat mengatur kadar glukosa.

    Oleh karena itu, Casey menegaskan untuk hindari makanan-makanan mengandung gula, karbohidrat sederhana, atau makanan dengan indeks glikemik tinggi.

    2. Nutrisi sarden dan manfaatnya untuk membuat kulit cerah berseri

    sardensarden dikenal bisa meningkatkan kesehatan kulit dan membuat kulit cerah berseri. Foto: Getty Images/iStockphoto/Olga Gagarova

    Amanda Nighbert, ahli diet terdaftar mengingatkan, untuk meningkatkan kesehatan kulit kemungkinan besar membutuhkan lebih dari sekedar mengonsumsi makanan tertentu ke dalam diet.

    “Menambahkan ikan sarden setiap hari pasti akan membantu mengisi kekosongan nutrisi penting yang kurang. Namun, untuk hasil yang baik, kamu perlu memperhatikan pola makan keseluruhan,” jelasnya.

    Nighbert mencatat penyebab umum yang dapat mempengaruhi penampilan kulit adalah makanan mengandung gula, tepung makanan olahan, hingga produk susu. Oleh karena itu, makanan ini perlu dihindari.

    Namun, jangan lupa untuk tidur yang cukup di malam hari, dan menggunakan sunblock di siang hari untuk menghindari paparan sinar ultraviolet.

    Sarden tetap bisa dimasukkan ke dalam pola makan sehat untuk mendukung kulit bercahaya. Selain sarden, Casey juga merekomendasikan makan ikan salmon atau mackerel yang kaya akan asam lemak omega-3 dan rendah merkuri.

    Rekomendasi ikan lain selain sarden bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Pilihan lain selain sarden

    5 Fakta Garis-garis Putih yang Ada pada Daging Ikan SalmonSelain sarden, kamu bisa mengganti konsumsi ke ikan salmon. Foto: iStock

    Sarden menjadi populer setelah banyak akun TikTok yang memamerkan betapa lezatnya sarden . Meskipun banyak yang suka, tetapi ada juga yang tidak.

    Tidak perlu khawatir, jika tidak bisa konsumsi ikan sarden, pertimbangkan untuk konsumsi pilihan lain yang mengandung nutrisi serupa. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kamu bisa konsumsi ikan salmon, mekerel, atau herring yang juga kaya asam lemak omega-3, vitamin D, dan B12.

    Bagi yang vegan atau vegetarian, juga bisa beralih ke makanan nabati yang menyediakan lemak dan nutrisi serupa untuk kesehatan kulit.

    Nightbert merekomendasikan untuk konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian, lemak sehat, seperti telur, minyak zaitun, dan alpukat juga sangat bermanfaat.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 6 Pilihan Ikan yang Mengandung Protein Tinggi, Cocok untuk Diet

    Jakarta

    Protein merupakan salah satu nutrisi yang berperan penting dalam penurunan berat badan. Zat ini memiliki sejumlah fungsi yang bisa mendukung penurunan berat badan, mulai dari memberi energi saat sedang diet, meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, serta membantu mempertahankan massa otot.

    Nutrisi makro ini bisa didapat dari berbagai macam makanan, salah satunya ikan. Selain punya kandungan protein tinggi, daging ikan umumnya mengandung lemak yang lebih sedikit dibandingkan daging merah.

    Meski kebanyakan ikan mengandung protein, ada beberapa jenis ikan yang kandungan proteinnya lebih tinggi dari yang lain. Apa saja jenis ikan yang mengandung protein tinggi itu? Berikut daftarnya.


    1. Ikan Teri

    Siapa sangka, ikan berukuran cilik ini ternyata termasuk jenis ikan yang mengandung protein tinggi. Dikutip dari laman Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram ikan teri mentah mengandung sekitar 20 gram protein.

    Selain itu, ikan teri juga kaya akan zat besi, kalsium, kalium, zinc, selenium, dan vitamin D.

    2. Ikan Tuna

    Tuna adalah salah satu jenis ikan yang dikenal kaya akan protein. Dalam 100 gram ikan tuna (skipjack), terdapat sekitar 28 gram protein.

    Tuna juga mengandung sejumlah kalium, zat besi, kalsium, magnesium, vitamin C, B6, dan B12.

    3. Ikan Sarden

    Ikan yang banyak tersedia dalam bentuk kalengan ini juga termasuk jenis ikan yang mengandung protein tinggi. Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram ikan sarden segar mengandung sekitar 19,9 gram protein.

    Sarden juga kaya akan vitamin A, mineral, dan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan.

    4. Ikan Kakap

    Ikan kakap juga menjadi pilihan yang ideal untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Pasalnya, 100 gram ikan kakap mengandung sekitar 20 gram protein.

    Ikan kakap juga mengandung kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan C.

    5. Ikan Patin

    Ikan asli perairan Indonesia ini juga merupakan salah satu jenis ikan yang mengandung protein tinggi. Dalam 100 gram ikan patin, terdapat sekitar 17 gram protein.

    Ikan ini juga tinggi akan kalsium, zat besi, beta karoten, dan vitamin B3.

    6. Ikan Lele

    Kabar baik untuk pencinta ikan lele. Pasalnya, ikan ini termasuk ikan yang tinggi akan protein. Dikutip dari Healthline, 100 gram ikan lele segar mengandung sekitar 18 gram protein. Hal ini menjadikan ikan lele sebagai salah satu sumber protein yang ideal untuk menurunkan berat badan.

    Tak hanya itu, ikan lele juga kaya akan vitamin B12, asam lemak omega-3, asam lemak omega-6, fosfor, kalium, dan selenium.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 6 Makanan Terbaik buat Bikin Kesuburan Makin ‘Jos’, Pasutri Boleh Cobain!


    Jakarta

    Pasutri yang tengah menantikan buah hati mungkin menjajal cara ini-itu untuk meningkatkan kesuburan. Namun dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention, diperkirakan sekitar satu dari lima orang mengalami kesulitan untuk mencapai kehamilan dalam kurun waktu satu tahun percobaan.

    Kondisi infertilitas atau ketidaksuburan dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti ketidakseimbangan hormon, kualitas sel telur yang buruk, dan kondisi sperma yang kurang sehat.

    Tenang dulu. Ada sejumlah makanan yang bisa dicoba untuk meningkatkan kesuburan. Dikutip dari Eating Well, begini penjelasannya:


    1. Ikan sarden

    Sarden adalah ikan yang sangat kaya akan kandungan omega-3 sehingga bisa menjadi pilihan yang pas bagi pasangan yang ingin meningkatkan kesuburan. Menurut penelitian pada 2018, pasangan yang mengonsumsi lebih banyak ikan memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mencapai kehamilan.

    Sarden juga memiliki kandungan merkuri yang rendah sehingga tergolong aman untuk dikonsumsi dalam masa kehamilan.

    2. Susu full fat

    Sejumlah data menunjukkan bahwa produk susu dengan lemak penuh atau full fat bisa membantu mengurangi risiko infertilitas.

    3. Daging berlemak rendah

    Daging, khususnya potongan yang berlemak rendah, memiliki kandungan protein yang sangat tinggi dan bermanfaat bagi tubuh. Daging berlemak rendah juga mengandung mineral zinc yang bermanfaat bagi kesehatan sel telur juga bagi kesehatan sel sperma.

    4. Gandum

    Oats atau gandum memiliki segudang kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Di antaranya adalah vitamin B, zat besi, dan serat-serat yang baik untuk kesehatan jantung. Gandum juga dipercayai memegang peran penting dalam menjaga kesehatan lapisan rahim agar tetap sehat dan terjaga ketebalannya.

    5. Tomat

    Kegagalan dalam kehamilan tak hanya dipengaruhi oleh faktor kesuburan wanita, tetapi juga dipengaruhi dari sisi pria. Berdasarkan sebuah survei oleh The Lancet pada 2021, menunjukkan bahwa sekitar 50 persen pasangan yang mengalami kegagalan dalam kehamilan dipengaruhi oleh faktor kesuburan pria sebagai faktor utamanya.

    Salah satu makanan terbaik untuk meningkatkan kesuburan pada pria adalah tomat. Tomat memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi kesuburan.

    6. Kacang walnut

    Sama seperti ikan sarden, kacang walnut juga memiliki kandungan omega-3 yang melimpah. Berdasarkan data pada 2019, diketahui pria yang mengonsumsi 42 gram kacang walnut setiap hari secara rutin selama 3 bulan mengalami peningkatan kesehatan sperma dibandingkan dengan mengonsumsi suplemen kesehatan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy