Tag: ikhlas

  • 30 Ucapan Idul Adha 2025 yang Puitis dan Islami

    Jakarta

    Hari Raya Idul Adha 2025 membawa pesan tentang ketulusan, keikhlasan, dan pengorbanan. Dalam momen suci ini, umat Muslim di seluruh dunia memperingati kisah agung Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS sebagai lambang ketaatan kepada Allah SWT.

    Untuk menyambut Idul Adha dengan penuh suka cita, berikut ini 40 ucapan Idul Adha 2025 yang puitis, Islami, dan penuh makna. Cocok dibagikan kepada orang terdekat, keluarga, pasangan, sahabat, hingga rekan kerja, baik melalui media sosial, kartu ucapan, maupun pesan pribadi.

    Ucapan Idul Adha 2025 yang Puitis:

    1. Seperti embun pagi yang jatuh perlahan, semoga rahmat-Nya membasahi hatimu dengan ketenangan.


    2. Idul Adha mengajarkan bahwa cinta pada Allah adalah cinta yang tak bersyarat.

    3. Mari menundukkan ego seperti Ibrahim menundukkan cinta dunia demi surga.

    4. Di setiap takbir yang kita kumandangkan, terselip doa dan harap yang ingin dikabulkan.

    5. Semoga Idul Adha ini membuka jalan hijrah hati, menuju kedekatan yang hakiki dengan Ilahi.

    6. Langit bersaksi atas takbir yang menggema, Bumi pun tersenyum pada hamba yang rela berqurban.

    7. Ada cinta yang tak terlihat, tapi tercurah dalam pengorbanan. Itulah makna Idul Adha yang sejati.

    8. Mari rayakan Idul Adha bukan hanya dengan daging, tapi dengan kelembutan hati dan ketulusan memberi.

    9. Keikhlasan tidak harus disuarakan, cukup ditunjukkan. Selamat Hari Raya Idul Adha 2025.

    10. Semoga Allah SWT menerima setiap pengorbanan dan mengangkat derajat kita di sisi-Nya.

    11. Semoga setiap takbir yang dilantunkan membawa ketenangan dalam hatimu. Semoga setiap kurban yang disembelih menjadi saksi atas cinta dan ketaatan kita kepada-Nya.

    12. Idul Adha datang bukan hanya dengan daging dan darah, tapi juga pesan bahwa keikhlasan selalu menang atas keterikatan.

    13. Hari raya ini bukan sekadar perayaan, tapi panggilan untuk kembali. Kembali pada yang Maha Memiliki, dengan hati yang lebih jernih, dan niat yang lebih suci.

    14. Idul Adha mengajarkan bahwa cinta sejati pada Allah adalah tentang rela melepaskan, walau sulit. Semoga kita selalu dimampukan untuk taat, ikhlas, dan sabar.

    15. Dalam gemuruh takbir, semoga setiap hari kita menjadi amal terbaik, dan setiap ujian menjadi jalan kembali pada-Nya dengan hati yang lebih lapang dan jiwa yang lebih tenang.

    16. Semoga Idul Adha ini tak hanya menjadi perayaan, tapi juga pengingat bahwa cinta sejati adalah tentang melepaskan dengan percaya, bukan menggenggam dengan cemas.

    17. Di hari yang penuh berkah ini, mari kita belajar dari keikhlasan Nabi Ibrahim, ketaatan Nabi Ismail, dan kesabaran Hajar. Semoga keluarga kita pun diberi kekuatan yang sama dalam menjalani hidup.

    18. Idul Adha mengingatkan bahwa tak ada cinta yang lebih suci dari cinta kepada Sang Pencipta. Semoga hati kita tetap terjaga dalam keimanan yang lurus dan kuat.

    19. Takbir yang bergema bukan sekadar lantunan lisan, tapi juga seruan agar kita kembali pada fitrah sebagai hamba yang taat dan berserah. Selamat Idul Adha, semoga keberkahan menyertai setiap harimu.

    20. Tak semua pengorbanan terlihat, tak semua keikhlasan terdengar. Tapi Allah Maha Melihat. Semoga hidupmu selalu dalam naungan kasih-Nya. Selamat Idul Adha.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 40 Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram yang Penuh Doa

    Jakarta

    Tahun Baru Islam 2025 jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025. Ini diperingati pada 1 Muharram 1447 H. Kamu bisa merayakan momen istimewa ini dengan mengirim ucapan selamat Tahun Baru Islam yang penuh doa untuk orang-orang tersayang.

    Tahun Baru Islam 1 Muharram menjadi momen bagi umat Muslim untuk merenung, memperbaiki diri, dan menyambut lembaran baru dengan penuh harapan. Di Indonesia, peringatan ini sering diwarnai dengan berbagai tradisi religius, seperti doa bersama, tausiyah, hingga berbagi ucapan penuh makna kepada keluarga dan sahabat.


    Mengirimkan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram yang penuh doa bisa menjadi cara untuk menebarkan semangat hijrah, memotivasi menjadi pribadi lebih baik. Ucapan-ucapan ini tak sekadar kata manis, melainkan juga berisi harapan dan doa untuk keberkahan hidup di tahun yang baru.

    Selain mempererat tali silaturahmi, berbagi ucapan Tahun Baru Islam juga menjadi bentuk refleksi spiritual. Kita diajak untuk mengingat kembali perjalanan hidup, memperbanyak istighfar, dan memohon kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalani hari-hari ke depan.

    Kamu mencari referensi ucapan Tahun Baru Islam? Berikut unspirasi ucapan Tahun Baru Islam 1 Muharram yang Penuh Doa:

    1. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram. Mari hijrahkan hati menuju cahaya, semoga setiap langkah kita diridhoi Ilahi, dan setiap doa dihantarkan oleh angin yang penuh rahmat.

    2. Muharram datang membawa harap, menghapus gelap masa silam.Semoga Allah lapangkan rezeki, kuatkan iman, dan penuhi hati kita dengan kedamaian.

    3. Tahun baru Islam bukan sekadar pergantian waktu, melainkan undangan untuk hijrah, dari lalai menuju taat, dari gelisah menuju damai bersama-Nya.

    4. Di awal Muharram ini, mari kita tulis cerita baru. Dengan tinta doa dan lembaran takwa, semoga hidup kita selalu berada di jalan yang dirahmati-Nya.

    5. Selamat menyambut 1 Muharram. Semoga setiap detik di tahun baru ini dipenuhi dengan doa-doa yang terkabul dan langkah-langkah yang diridhai.

    6. Muharram adalah nafas awal untuk jiwa yang ingin berubah. Mari buka lembaran baru dengan sabar, ikhlas, dan keyakinan bahwa Allah selalu menyertai.

    7. Bersama datangnya 1 Muharram, ku panjatkan doa agar hidupmu selalu damai dalam lindungan-Nya, dan bahagia dalam pelukan takdir terbaik dari Allah SWT.

    8. Tahun baru Islam, saatnya membersihkan hati dan menguatkan niat. Semoga hijrah kita diterima, dan hidup kita semakin dekat dengan surga.

    9. Di awal bulan Muharam yang penuh berkah ini, semoga setiap langkah menjadi amal, setiap kata menjadi zikir, dan setiap harapan menjadi kenyataan.

    10.Selamat Tahun Baru Islam. Semoga cahaya 1 Muharram menerangi hari-harimu dengan doa yang lembut, harapan yang kuat, dan iman yang teguh.

    Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram yang Penuh Doa

    11. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H. Semoga langkah kita senantiasa dalam lindungan-Nya, dan setiap niat baik dijawab dengan kemudahan dan keberkahan.

    12. Satu Muharram bukan hanya awal kalender hijriah, tetapi juga awal untuk jiwa yang ingin kembali. Kembali kepada Allah, kepada fitrah, kepada damai yang hakiki.

    13. Tahun baru Islam adalah waktu terbaik untuk bermuhasabah. Menata ulang hati, memaafkan yang telah lalu, dan menjemput masa depan dengan harapan yang bersandar pada doa.

    14. Selamat menyambut Tahun Baru Hijriah. Semoga Allah tumbuhkan dalam hati kita rasa syukur yang tak henti, dan semangat hijrah yang tak pernah padam.

    15. Muharram adalah pintu menuju kebaikan. Mari isi tahun ini dengan amal yang tulus, zikir yang khusyuk, dan doa-doa yang penuh keyakinan akan kasih sayang-Nya.

    16. Di awal tahun ini, aku berdoa untukmu. Semoga segala luka terobati, segala harap diberi jalan, dan segala lelah diganti dengan ketenangan dari Allah.

    17. Hijrah itu tak selalu pindah tempat, kadang cukup dengan mengubah niat. Semoga di tahun baru ini, niat kita dipenuhi keikhlasan dan langkah kita diberkahi.

    18. Tahun baru Islam hadir sebagai pengingat. Bahwa waktu terus berjalan, dan hidup terlalu singkat untuk diisi dengan kelalaian. Mari perbaiki, mari kembali.

    19. Selamat Tahun Baru 1 Muharram. Semoga kita termasuk dalam golongan hamba yang senantiasa diperbaharui imannya, diteguhkan hatinya, dan diterima segala amalnya.

    20. Tak perlu menunggu sempurna untuk memulai hijrah. Cukup dengan hati yang tulus dan doa yang terus mengalir, Allah akan tunjukkan jalan yang terbaik.

    Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram

    21. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H! Semoga tahun ini menjadi awal yang penuh berkah, hijrah menuju kebaikan, dan hati yang semakin dekat dengan Allah SWT.

    22. Satu Muharram, saatnya muhasabah diri. Mari kita buka lembaran baru dengan niat yang lurus dan semangat hijrah untuk menjadi insan yang lebih baik. Barakallah di tahun yang baru!

    23. Tahun Baru Hijriah adalah momen hijrah hati dan amal. Semoga kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya dan istiqamah di jalan kebaikan. Aamiin.

    24. Selamat menyambut 1 Muharam 1447 Hijriah! Doaku, semoga damai menyelimuti hati, rezeki dilapangkan, dan iman dikuatkan sepanjang tahun ini.

    25. Tahun baru, semangat baru, iman yang diperbarui. Mari sambut 1 Muharam dengan penuh rasa syukur dan tekad untuk terus mendekatkan diri pada Allah SWT.

    26. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tapi juga memperbaiki niat dan memperkuat taat. Selamat Tahun Baru Islam 1447 H, semoga kita senantiasa diberi petunjuk dalam setiap langkah.

    27. Satu Muharam, saatnya memperbaiki diri dan memperbanyak amal. Semoga Allah limpahkan rahmat dan maghfirah-Nya untuk kita semua sepanjang tahun ini.

    28. Tahun Baru Islam bukan hanya perayaan, tapi refleksi atas perjalanan iman. Mari jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk menjadi hamba yang lebih taat.

    29. Bismillah di awal Muharam, semoga setiap langkah kita lebih diberkahi dan lebih bermakna. Selamat Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.

    30. Dengan semangat hijrah, mari kuatkan niat untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga tahun ini penuh kebaikan, kesehatan, dan keberkahan dari Allah SWT.

    Ucapan Selamat Tahun Baru Islam dalam Bahasa Inggris

    31. Happy Islamic New Year 1447 H! May this new beginning bring peace, blessings, and endless faith into your life. (Selamat Tahun Baru Islam 1447 H! Semoga awal yang baru ini membawa kedamaian, keberkahan, dan keimanan yang tak terputus dalam hidupmu.)

    32. As the Hijri year begins, may our hearts be filled with gratitude and our lives with purpose and piety. (Saat tahun Hijriah dimulai, semoga hati kita dipenuhi rasa syukur dan hidup kita dipenuhi tujuan serta ketakwaan.)

    33. May Allah guide us to walk in His light and bless us with strength to become better Muslims this new year. (Semoga Allah membimbing kita untuk berjalan dalam cahaya-Nya dan memberi kekuatan untuk menjadi Muslim yang lebih baik di tahun ini.)

    34. A new year, a new chance to purify the soul and strengthen our faith. Happy 1st Muharram! (Tahun baru adalah kesempatan baru untuk menyucikan jiwa dan menguatkan iman. Selamat 1 Muharam!)

    35. Let’s welcome the Islamic New Year with sincere hearts and a renewed spirit of devotion. (Mari sambut Tahun Baru Islam dengan hati yang tulus dan semangat ibadah yang diperbarui.)

    36. Hijrah reminds us that change begins with intention. May this year bring us closer to Allah. (Hijrah mengingatkan kita bahwa perubahan dimulai dari niat. Semoga tahun ini membawa kita lebih dekat kepada Allah.)

    37. Wishing you and your family a peaceful and blessed Islamic New Year filled with mercy and joy. (Semoga kamu dan keluargamu diberi tahun baru Islam yang damai dan penuh berkah, rahmat, serta kebahagiaan.)

    38. May the spirit of 1st Muharram inspire us to leave what’s bad behind and embrace goodness ahead. (Semoga semangat 1 Muharam menginspirasi kita untuk meninggalkan keburukan dan menyambut kebaikan di masa depan.)

    39. As the crescent moon of Muharram rises, may it light up your life with hope and faith. (Saat bulan sabit Muharam terbit, semoga ia menerangi hidupmu dengan harapan dan keimanan.)

    40. Here’s to a year of spiritual growth, sincere prayers, and meaningful deeds. Happy Hijri New Year! (Semoga tahun ini menjadi tahun pertumbuhan spiritual, doa yang tulus, dan amal yang bermakna. Selamat Tahun Baru Hijriah!)

    Itulah kumpulan ucapan selamat Tahun Baru Islam yang cocok dibagikan di media sosial, status WhatsApp, maupun sebagai pesan pribadi yang menginspirasi dan menyentuh hati. Semoga kita selalu dalam lindungan dan rahmat-Nya.

    (eny/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Rae Lil Black Jawab Tudingan Masuk Islam untuk Cari Sensasi



    Jakarta

    Mantan pemeran film dewasa, Rae Lil Black, menceritakan bagaimana pertemuannya dengan agama Islam. Perempuan berusia 28 tahun itu mengaku jika dirinya tidak serta-merta memilih islam untuk dia peluk. Ia menyebut butuh beberapa saat hingga akhirnya dirinya memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.

    Sejumlah tempat ia datangi untuk meredakan hatinya yang gaduh. Mulai dari Bali, Kuala Lumpur, hingga Thailand Selatan. Seluruh lokasi itu menyuguhkan satu hal, keramahan orang-orang muslim.

    Keramahan ini tercermin dari cara mereka memperlakukan dirinya. Rae merasa sangat dihargai. Bahkan hanya untuk menyentuh, orang-orang yang ditemuinya harus meminta izin terlebih dahulu. Tentu saja, ini adalah hal yang baru baginya, bagi dunianya yang jelas-jelas berbeda.


    “Saya bertemu dengan banyak orang yang sangat baik, sangat menghormati, dan ramah sekali. Saya pikir, ‘Wah, saya belum pernah ketemu banyak orang Muslim seperti ini dalam hidup saya.’” Kata Rae.

    Pengalaman itu dirasakan terlalu dalam oleh perempuan yang bernama asli Asakura Kaede ini. Ia berniat untuk mengetahui alasan di balik kebaikan-kebaikan mereka. Rae ingin mengenal Islam.

    “Sepertinya semua ini terjadi karena suatu alasan. Ada sesuatu yang mendorong saya untuk mengenal Islam. Karena saya bertemu banyak orang baik, saya merasa harus belajar Islam supaya bisa mengerti mereka. Jadi saya mulai mempelajari Islam, untuk mengerti kenapa mereka bisa begitu baik dan penuh kasih,” lanjutnya.

    Ia membeli Al-Quran terjemahan bahasa Jepang. Itulah hal pertama yang ia lakukan usai menyebut dua kalimat syahadat. Ia kemudian menjerumuskan diri ke dalam kitab barunya itu. Rae menantang dirinya sendiri, membaca setidaknya 15 hingga 20 lembar halaman per hari. Hal yang tidak ia bayangkan sebelumnya, Rae Lil Black tuntas membaca Al-Quran terjemahan bahasa Jepang.

    Rasa ingin tahu tentang ilmu Islam kian tumbuh dalam dirinya. Rae ingin belajar bahasa Arab. Ia mengakui, bukan hal yang mudah, bahkan hanya untuk membacanya.
    “Baca bahasa Arab itu susah banget. Saya sampai bilang, ‘Wah, baca itu susah banget’. Pengucapannya susah banget, serius deh. Apalagi aku hampir 30 tahun, kan? Semua masih baru dan aku gampang lupa,”

    Sepuluh bulan hidup sebagai mualaf, ada banyak perubahan di dalam dirinya. Rae Lil Black menjadi lebih bijaksana dalam melihat hidup. Kini, ia tidak mengeluh dengan kendala belajar bahasa. Sebab menurutnya, ada jalan dari seluruh kesulitan yang dihadapinya, asal hidup taat kepada sang pencipta.

    “Mengikuti Islam itu artinya taat kepada Allah dan lingkungan sekitar. Kamu menyerahkan semuanya kepada Allah. Kalau kamu benar-benar menyerahkan dirimu dan taat pada-Nya, nggak ada yang sulit. Karena itu yang kita ikuti. Jadi ya, nggak ada yang terlalu berat,” akunya.

    “Tentu ada banyak tantangan setiap hari, tapi itu ujian. Saya merasa, “Oke, ini ujian.” Dan bagaimana saya menerima dan merespon ujian itu, itulah yang membentuk iman saya jadi lebih kuat. Kalau saya bisa melewati, iman saya akan makin kuat. Jadi saya malah menikmati tantangan itu,” tutur Rae.

    Kini ia tak lagi dekat dengan dunianya yang lama. meski banyak jejak digital di internet, Rae tidak pernah merasa jijik dengan dirinya sendiri. Sebaliknya, ia menerima dengan ikhlas hal-hal kelam yang ia lakukan di masa lalu.

    Ia ingin membuka lembaran baru di atas tumpukan kisah lamanya yang usang. Ia mengganti namanya menjadi Nuray Istiqbal, yang berarti ‘cahaya bulan di awal yang baru’. Hal ini ia terima sebagai nama seseorang yang baru memulai hidup sebagai seorang muslim.

    Dengan agak tersipu, Nuray menceritakan bagaimana nama tersebut ia temukan.

    “Aku mencarinya lewat ChatGPT,” kata Nuray.

    Bukan sekedar nama, Nuray mengakui perangainya pun berubah usai dekat dengan ilmu agama. Berbeda dengan pribadinya sebagai Rae Lil Black, Nuray lebih sering berkomunikasi dengan ibunya.

    Maka, dirinya pun menampik saat seseorang menyebut jika pilihannya untuk memeluk Islam hanya untuk mencari sensasi. Namun, dengan tegas ia mengatakan jika ada hal-hal yang tidak banyak orang ketahui. Ia menanggalkan popularitasnya sebagai bintang film dewasa.

    “Banyak orang tanya saya setiap hari, bilang ini cuma bisnis, cuma cari engagement, atau cuma buat dapat perhatian. Tapi kenyataannya, saya malah kehilangan followers setiap hari. Setiap hari, ribuan orang berhenti mem-follow saya. Dari analisa saya di media sosial, saya memang kehilangan followers. Saya bahkan nggak tahu kalau Islamophobia itu sebesar ini,” katanya.

    Atas banyaknya kesan negatif yang ia dapatkan dari orang lain, ada satu petikan kalimat dalam Al-Quran yang terus ia tambatkan dalam hati. Baginya, kata-kata itu berpengaruh besar dalam perjalanannya selama menyelami hidup sebagai seorang muslim.

    “Ayat Al-Quran yang paling berkesan buat aku, yang paling aku suka itu yang tertulis, ‘Allah itu satu-satunya yang bisa menghakimi’.”

    (vys/vys)



    Sumber : www.detik.com

  • Menag Sebut Masyarakat Anggap ASN Kemenag Seperti Malaikat, Jadi Penjaga Moral



    Jakarta

    Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkap pandangan masyarakat terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Menurut Menag, publik kerap membayangkan mereka seperti malaikat yang tak boleh buat salah.

    Hal itu diungkapkan Menag saat membuka pelatihan dasar Calon PNS dan orientasi PPPK Kemenag, di Jakarta. Ia menyebut, ASN di Kemenag harus bisa menjaga sikap dan bertugas secara profesional.

    “ASN Kemenag sangat mulia karena kita tidak hanya terikat oleh aturan formal yang diterapkan oleh undang-undang, tetapi juga oleh posisi Kemenag sebagai penjaga moral bangsa,” ujar Nasaruddin Umar, Senin (14/7/2025).


    “Sebagai penjaga moral, kita harus menjadi contoh,” lanjutnya.

    Menag Nasaruddin menggambarkan posisi ASN Kemenag sebagai gambaran ideal publik terhadap keteladanan yang bersih dan luhur. Mengutip intelektual Muslim Dr. Hamka, Kemenag diibaratkan sebagai latar putih, di mana setetes noda hitam akan sangat terlihat.

    “Masyarakat membayangkan ASN Kemenag seperti malaikat. Tidak boleh berbuat salah, padahal kita manusia biasa. Ini adalah pekerjaan rumah yang paling berat,” imbuhnya.

    Ia menambahkan, nilai-nilai ASN pada umumnya seperti akhlak, akuntabilitas, dan kompetensi, masih belum cukup. ASN Kemenag, kata Menag, memerlukan nilai tambahan yang lebih tinggi secara moral dan spiritual.

    “ASN Kemenag harus ikhlas, sabar, tawadu (rendah hati), qanaah (merasa cukup), amanah, beradab, dan bahkan mampu melemparkan senyum di saat duka. Ini sifat-sifat ilahiah yang idealnya dimiliki,” tegasnya.

    Nasaruddin juga menyoroti beratnya tugas ASN Kemenag yang tidak hanya terikat jam kantor. Setelah pulang, mereka kerap memiliki tanggung jawab tambahan dalam dimensi keagamaan di tengah masyarakat.

    “Bisa menjadi muazin, imam, penceramah, bahkan tempat konsultasi masyarakat. Beban moral dan sosialnya berat,” paparnya.

    Lebih lanjut, Menag Nasaruddin mengingatkan pentingnya menjaga citra dan etika berpakaian sebagai bagian dari menjaga martabat ASN Kemenag. Ia memberikan contoh bahwa pakaian sederhana seperti celana pendek atau kaus oblong, yang mungkin lumrah bagi orang biasa, menjadi persoalan “muruah” atau kehormatan bagi ASN Kemenag, terutama saat berada di tempat ibadah.

    “Kalau orang biasa ke pasar pakai celana pendek, itu mungkin tidak masalah. Tapi bagi ASN Kemenag, itu soal muruah. Pergi ke masjid dengan jeans dan kaus oblong juga tidak pantas,” tukas pria yang menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

    (hnh/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisah Tom Lembong dari Balik Jeruji Belajar Tawakal dengan Tahanan Muslim


    Jakarta

    Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong akan menjalani sidang vonis kasus dugaan korupsi importasi gula pada Jumat, 18 Juli 2025 mendatang. Selama menanti persidangan, pria kelahiran 4 Maret 1971 ini ternyata belajar tentang tawakal dengan seorang tahanan muslim.

    Tom Lembong mengaku inilah untuk pertama kalinya dia diajarkan oleh seorang tahanan yang beragama Islam tentang kata tawakal. “Tadi saya juga menyampaikan dalam tahanan pertama kalinya diajarkan sama tahanan yang beragama Islam, kata baru buat saya, yaitu tawakal, kita sudah berupaya semaksimal mungkin, sudah berjuang maksimal sehormat-hormatnya dan selebihnya kita serahkan ke Yang Maha Kuasa,” kata Tom Lembong usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (14/7/2025) kemarin seperti dilansir dari detikNews.

    Mendapat pelajaran tentang tawakal dari seorang tahanan Muslim membuat Tom Lembong pun mengakui siap menghadapi sidang vonis nanti. “Terlepas apa putusannya, terlepas apa hasil di persidangan, bagi saya, kita sudah mencapai sebuah kemenangan, yaitu tim saya luar biasa, ya memang luar biasa dan saya sangat terharu, sangat bersyukur ya itu yang bisa kita harapkan,” kata Tom Lembong.


    Pengertian Tawakal

    Di dalam Islam Tawakal adalah salah satu ajaran untuk berserah diri kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar atau berusaha sekuat tenaga. Menurut Imam Al-Ghazali seperti dikutip dari Kitab Ihya Ulumuddin arti tawakal adalah keteguhan hati dalam menyerahkan diri kepada Allah setelah berikhtiar dengan sebaik-baiknya.

    Dalam arsip detikHikmah mengutip Abdul Syukur al-Aziz dalam buku Dahsyatnya Sabar, Syukur, Ikhlas, dan Tawakal, secara harfiah tawakal berasal dari kata wakala yang berarti menyerahkan, mempercayakan atau mewakilkan urusan kepada orang lain.

    Dalil tentang Tawakal di dalam Alquran dan Hadits

    Ada sejumlah ayat di dalam Alquran yang menjelaskan tentang tawakal, berikut ini di antaranya:

    1. Surat Ali Imran ayat 159

    فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ

    Artinya: Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.

    2. Surat At-Talaq ayat 3

    وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا

    Artinya: Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

    3. Surat Al-Anfal ayat 2

    إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

    Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

    Rasulullah Muhammad SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Umar bin Khattab dalam Riwayat Imam Tirmidzi bersabda, “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Allah akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung: pergi pagi dalam keadaan lapar, dan pulang sore dalam keadaan kenyang.”

    Manfaat Tawakal

    Ada sejumlah manfaat tawakal yang bisa dirasakan oleh seorang muslim. Seperti mendapatkan ketenangan dan kedamaian, meningkatkan keimanan, meningkatkan kualitas hidup, senantiasa bersyukur, meningkatkan kemampuan mengatasi masalah, meningkatkan motivasi hidup, serta memperbaiki kesehatan mental.

    (erd/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Sedekah Paling Mudah Tapi Bernilai Pahala Besar


    Jakarta

    Sedekah merupakan salah satu amalan ringan yang sangat dianjurkan dalam Islam dan bisa dikerjakan oleh setiap muslim. Keutamaan bersedekah telah disebutkan dalam beberapa ayat suci Al-Qur’an serta hadits Rasulullah SAW.

    Lantas, apa saja bentuk sedekah yang bisa mendatangkan pahala melimpah?


    Makna Sedekah dalam Islam

    Bersedekah pada dasarnya adalah upaya seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengeluarkan sebagian hartanya, sebagaimana dijelaskan dalam buku 100 Kesalahan dalam Sedekah karya Reza Pahlevi Dalimuthe.

    Namun, penting untuk dipahami bahwa sedekah tidak selalu terbatas pada harta benda. Ada banyak bentuk sedekah lain yang juga sangat bernilai di sisi Allah SWT.

    Anjuran bersedekah pun secara tegas disebutkan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah Al-Baqarah ayat 254:

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ ٢٥٤

    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum datang hari (Kiamat) yang tidak ada (lagi) jual beli padanya (hari itu), tidak ada juga persahabatan yang akrab, dan tidak ada pula syafaat. Orang-orang kafir itulah orang-orang zalim.”

    Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga menekankan pentingnya sedekah dalam berbagai hadits. Salah satu sabda beliau yang diriwayatkan oleh Hudzaifah menyebutkan:

    “Setiap yang baik itu sedekah.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Abi Syaibah. Hadits shahih, Al Albani men-shahihkan hadits ini dalam Al Misykat, Shahih at-Targhib, dan Silsilah Ahadits Ash-Shahihah)

    Dua Bentuk Sedekah dengan Pahala Berlimpah

    Di antara beragam bentuk sedekah, ada dua amalan yang digolongkan sebagai sunnah muakkad atau sangat dianjurkan, karena pahalanya yang berlimpah: wakaf dan salat Dhuha.

    1. Wakaf: Sedekah Jariyah yang Tak Terputus Pahalanya

    Wakaf dikenal sebagai sedekah jariyah. Artinya, pahala dari amalan ini akan terus mengalir meskipun seorang muslim telah wafat.

    Konsep ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Muslim yang dinukil dari kitab Syarah Riyadhus Shalihin Jilid 3 oleh Imam Nawawi, diterjemahkan oleh Misbah:

    “Apabila anak Adam (manusia) telah wafat, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakannya.” (HR Muslim)

    Menurut kitab Hadyul Islami Fatawi Mu’ashirah oleh Yusuf Al-Qardhawi (terjemahan Abdul Hayyie al-Kattani), wakaf tergolong sedekah jariyah karena harta yang diwakafkan tetap digunakan untuk kebaikan umum meskipun pewakafnya telah tiada.

    Pengertian wakaf sendiri adalah memberikan sesuatu dengan cara menahannya dan menjadikannya bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Maksud “menahan” di sini adalah memastikan barang tersebut tidak diperjualbelikan, dihibahkan, digadaikan, diwariskan, disewakan, atau sejenisnya, seperti yang dijelaskan dalam buku Hukum Perwakafan di Indonesia oleh Hujriman.

    Contoh wakaf sangat beragam, seperti tanah untuk pembangunan masjid, musala, pesantren, atau sekolah. Wakaf juga bisa berupa perkebunan, pertokoan, atau aset lain yang hasilnya didedikasikan untuk membiayai dakwah, pendidikan, atau sarana ibadah.

    2. Salat Dhuha: Pahala Setara Ibadah Umrah

    Selain wakaf, salat Dhuha juga termasuk amalan sunnah muakkad yang menjanjikan pahala melimpah. Salat sunnah ini memiliki keutamaan luar biasa, bahkan mampu mencukupi kewajiban sedekah setiap hari. Sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW dari Abu Dzar RA:

    “Pada setiap ruas tulang seseorang di antara kalian di setiap pagi ada kewajiban sedekah. Setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, tiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Namun, semua itu dapat dicukupi dengan salat dua rakaat yang dikerjakan seseorang di waktu Dhuha.” (HR Muslim)

    Lebih jauh lagi, salat Dhuha juga disebutkan dapat menggantikan pahala umrah. Dalam buku Amalan Pembuka Rezeki karya Haris Priyatna dan Lisdy Rahayu, dijelaskan sebuah hadits Rasulullah SAW:

    “Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk melaksanakan salat wajib, pahalanya adalah seperti pahala haji, dan barang siapa melakukan salat Dhuha, pahalanya adalah seperti pahala umrah, dan melaksanakan salat setelah salat tanpa ada kesia-siaan antara keduanya, ia akan mendapat tempat yang tinggi.” (HR Abu Dawud)

    Adab dalam Bersedekah

    Agar sedekah kita diterima dan berbuah pahala maksimal, penting untuk memperhatikan adab-adab bersedekah. Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada dalam Mausuatul Adab al-Islamiyyah (diterjemahkan Abu Ihsan Al-Atsari) menjelaskan beberapa adab penting ini:

    • Ikhlas bersedekah semata-mata untuk mencari rida Allah SWT.
    • Mendahulukan sedekah wajib (zakat) sebelum sedekah sunnah.
    • Tidak menunda sedekah wajib tanpa alasan syar’i.
    • Bersedekah kepada orang yang paling membutuhkan.
    • Mendahulukan sedekah kepada orang terdekat, seperti keluarga atau tetangga.
    • Memastikan sedekah berasal dari hasil yang baik dan halal.
    • Merahasiakan sedekah untuk menghindari riya’ (pamer).
    • Tidak mengungkit sedekah yang telah dikeluarkan.

    Dengan memahami dan mengamalkan bentuk-bentuk sedekah serta adabnya, kita dapat meraih pahala besar yang terus mengalir, baik di dunia maupun di akhirat. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan kita dalam berbuat kebaikan.

    Wallahu a’lam.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Menag Prihatin Guru Madrasah Dibayar Rp 100 Ribu Sebulan, Bahkan Tak Digaji



    Jakarta

    Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan fakta memilukan tentang nasib guru madrasah di Indonesia. Menurutnya, masih banyak guru yang hanya mendapatkan upah Rp 100 ribu per bulan, bahkan tak sedikit yang mengajar tanpa digaji sama sekali.

    Hal ini disampaikan Nasaruddin usai menghadiri acara Silaturahmi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Lembaga Keagamaan 2025 di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/8/2025).

    “Iya, bahkan banyak yang nggak digaji,” kata Nasaruddin Umar kepada wartawan.


    Namun, guru-guru tersebut masih tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Menurut Nasaruddin Umar, mereka ikhlas mengajar kerena Allah SWT.

    “Tetap jalan karena lillahi ta’ala,” tuturnya.

    Maka dari itu, pemerintah hadir untuk mengatasi permasalahan tersebut. Nasaruddin Umar mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap kesejahteraan rakyat.

    Menurutnya, kepedulian tersebut terlihat dari berbagai program yang diluncurkan. Seperti sekolah rakyat, makanan gratis, koperasi merah putih, perumahan rakyat, dan cek kesehatan gratis.

    Nah, inilah tugasnya pemerintah. Kita bersyukur, berterima kasih. Pak Prabowo sangat aktif membaca sesuatu yang hidup dalam masyarakat kita,” ujarnya.

    “Hasil pembacaan beliau maka lahirlah sekolah rakyat, makanan gratis, koperasi merah putih, lahirlah perumahan rakyat, lahirlah cek kesehatan gratis. Luar biasa, itu sangat memihak kepada rakyat,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

    Nasaruddin berharap, program-program tersebut dapat terus berlanjut dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Terutama para guru madrasah yang selama ini berjuang tanpa imbalan yang layak.

    “Kita doakan ya, semoga program-program ini berlanjut dan menyentuh semua lapis bawah,” pungkasnya.

    (hnh/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tata Cara dan Niat Sholat Hajat Lengkap dengan Doanya


    Jakarta

    Tata cara dan niat sholat hajat perlu dipahami muslim sebelum mengerjakannya. Sebagaimana diketahui, sholat hajat adalah amalan agar Allah SWT mengabulkan hajat seseorang.

    Menukil dari kitab Al Wajiz fi Fiqh As-Sunnah Sayyid Sabiq susunan Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al Faifi terjemahan Tirmidzi, dalil terkait sholat hajat bersandar pada riwayat dari Abu Darda RA.

    “Barang siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian dia sholat dua rakaat dan disempurnakannya, maka Allah akan memberikan kepadanya apa yang dia inginkan, baik segera atau ditunda.” (HR Ahmad)


    Selain itu, para ulama menguatkan dalil tentang sholat hajat sesuai dengan firman Allah SWT pada surah Al Baqarah ayat 45.

    وَٱسْتَعِينُوا۟ بِٱلصَّبْرِ وَٱلصَّلَوٰةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلْخَٰشِعِينَ

    Artinya: “Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.”

    Tata Cara Mengerjakan Sholat Hajat

    Menurut buku Kitab Lengkap Panduan Shalat yang ditulis M Khalilurrahman Al Mahfani dan Abdurrahim Hamdi, cara pengerjaan sholat hajat mengacu pada hadits dari At Tirmidzi. Sholat sunnah ini dapat dilaksanakan dua hingga dua belas rakaat dengan salam setiap dua rakaat.

    Berikut tata cara mengerjakannya,

    1. Berniat sholat hajat dua rakaat
    2. Takbiratul ihram
    3. Membaca doa iftitah
    4. Membaca surah Al Fatihah dan surah pendek, dianjurkan surah Al Kafirun dan surah Al Ikhlas satu kali
    5. Rukuk
    6. I’tidal dan tuma’ninah
    7. Lakukan sujud sambil membaca tasbih tiga kali
    8. Duduk di antara dua sujud
    9. Sujud kedua kalinya dengan bacaan yang sama
    10. Bangun dari sujud dan lakukan rakaat kedua seperti cara di atas
    11. Salam untuk mengakhiri sholat
    12. Membaca doa setelah sholat hajat

    Niat Sholat Hajat: Arab, Latin dan Artinya

    Berikut bacaan niat sholat hajat yang dikutip dari buku Shalat Tahajud dan Shalat Hajat oleh Mahmud asy-Syafrowi.

    اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

    Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillahi ta’ala.

    Artinya: “Aku berniat sholat hajat sunnah hajat dua raka’at karena Allah Ta’ala.”

    Doa setelah Sholat Hajat yang Dapat Diamalkan

    Usai mengerjakan sholat hajat, ada bacaan yang bisa diamalkan muslim. Menukil dari buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW yang ditulis ustaz Arif Rahman, muslim bisa membaca zikir dan istighfar terlebih dahulu sampai 100 kali.

    Berikut bacaannya,

    أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَأَتُوبُ إِلَيْه

    Astaghfirullahal ‘azhim rabbi min kulli dzanbin wa atubu ilaih

    Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dari setiap dosa dan aku bertobat kepada-Nya.”

    Setelah itu, lanjutkan dengan membaca sholawat kepada Rasulullah SAW minimal 100 kali. Lafaznya sebagai berikut,

    اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاةَ الرِّضا وَارْضَ عَنْ اَصْحَابِه رِضَاءَ الرِّضا

    Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammadin shalatar-ridha wardha’an ashhabihir riddhar-ridha

    Artinya: “Wahai Tuhanku, limpahkan kesejahteraan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, kesejahteraan yang diridai, dan ridailah sahabat-sahabat beliau semuanya.”

    Lalu, baca doa sebagaimana diriwayatkan Tirmidzi dan Ibnu Abu Aufa. Berikut bunyinya,

    لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

    Laa ilaaha illallaahul haliimul kariim. Subhaanallahi rabbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin. As aluka muujibaati rahmatika wa ‘aazaaima maghfiratika wal ghaniimata min kulli birri wassalaamata min kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghafartah walaa hamman illaa farajtah walaa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitah yaa arhamar raahimiin.

    Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Ini 6 Perkara Sebab Tidak Diterimanya Sedekah Seseorang



    Jakarta

    Sedekah adalah pemberian sesuatu dari seorang muslim kepada yang berhak menerimanya dan mengharap ridha Allah SWT. Dalam bersedekah, tentu harus ikhlas saat mengeluarkannya.

    Mengeluarkan sebagian harta untuk bersedekah tidak akan membuat seseorang miskin. Bahkan, selain mendapat pahala, Allah SWT juga akan mengganti harta yang disedekahkan lebih banyak dan lebih baik.

    Selain itu, sedekah disebut melapangkan rezeki siapapun yang mengerjakan amalan tersebut. Ini sesuai firman Allah SWT dalam surat Saba’ ayat 39,


    قُلْ اِنَّ رَبِّيْ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ وَيَقْدِرُ لَهٗ ۗوَمَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهٗ ۚوَهُوَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya.” Sesuatu apa pun yang kamu infakkan pasti Dia akan menggantinya. Dialah sebaik-baik pemberi rezeki,”

    Perintah sedekah sendiri disebutkan oleh Allah dalam ayat-ayat Al-Qur’an, salah satunya Al Baqarah ayat 254,

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

    Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum datang hari (Kiamat) yang tidak ada (lagi) jual beli padanya (hari itu), tidak ada juga persahabatan yang akrab, dan tidak ada pula syafaat. Orang-orang kafir itulah orang-orang zalim,”

    Meski begitu, apabila sedekah tidak dilakukan sesuai etika dan syariat, maka sedekahnya berpotensi tidak diterima. Hasilnya, apa yang sudah dikeluarkan menjadi sia-sia.

    Lantas, apa saja perkara yang menyebabkan tidak diterimanya sedekah seseorang?

    Perkara yang Menyebabkan Tidak Diterimanya Sedekah

    Mengutip dari buku Al-Jami’ fii Fiqhi An-Nisa’ tulisan Syaikh Kamil Muhammad ‘Uwaidah dan buku Fiqh al-Ibadah bi Adillatiha fii al-Islam oleh Syaikh Hasan Muhammad Ayyub, berikut beberapa penyebab tidak diterimanya sedekah seseorang.

    1. Sedekah dari Harta yang Haram

    Sedekah juga disebut sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Terlebih, tidak semua orang dapat bersedekah, contohnya seperti mereka yang masih kekurangan. Maka dari itu, saat bersedekah berikan harta yang paling baik untuk yang membutuhkan.

    2. Ingin Riya

    Tanda selanjutnya ialah apabila seseorang bersedekah tanpa dilandasi niat ikhlas dan berujung hanya sekadar sarana untuk riya atau pamer. Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab tidak diterimanya sedekah.

    Dalam surat Al Baqarah ayat 264, Allah SWT berfirman:

    يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُوالَاتُبْطِلُواصَدَقَاتِكُمْبِالْمَنِّوَالْأَذَىٰكَالَّذِييُنْفِقُمَالَهُرِئَاءَالنَّاسِوَلَايُؤْمِنُبِاللَّهِوَالْيَوْمِالْآخِرِ

    Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima),seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian,”

    3. Mengungkit-ungkit Sedekah

    Setelah bersedekah, hendaknya seseorang tidak mengungkit-ungkit apa yang telah dikeluarkan. Hal ini bisa melukai perasaan si penerima sedekah, ini juga dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 264.

    4. Sedekah dari Hasil Curian

    Menyedekahkan harta hasil curian juga tidak diperbolehkan. Namun, apabila tetap disedekahkan, maka Allah SWT tidak akan menerimanya.

    … وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ …

    Artinya: “… Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu tidak mau mengambilnya,…” (QS Al-Baqarah: 267)

    5. Tidak Ikhlas

    Terakhir ialah sedekah yang dikeluarkan tanpa rasa ikhlas. Dijelaskan dalam buku Ensiklopedia Adab Islam Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah oleh Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada, seorang muslim yang bersedekah harus berniat dan ikhlas semata karena mengharap ridha Allah.

    Jika tidak ikhlas dalam bersedekah, maka gugur pula pahala yang diberikan dan tidak akan diterima sedekahnya.

    6. Sedekah karena Terpaksa

    Mengutip dari buku Mukjizat Sedekah Lipat Ganda Sampai 700 Kali karya Aleeya Syaquila, rasa keterpaksaan dekat dengan ketidak ikhlasan. Karenanya, ketika bersedekah hendaknya umat Islam menghindari perasaan tersebut.

    Sebaiknya, seseorang bersedekah atas kemauan dan niat dari diri sendiri, bukan karena perintah atau permintaan orang lain. Sedekah muncul dari nurani setiap manusia dan tidak bisa dipaksa.

    Itulah beberapa penyebab yang mendasari tidak diterimanya sedekah seseorang. Semoga kita senantiasa dihindari dari sifat-sifat tersebut, nauzubillah min zalik.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Keistimewaan Sedekah Subuh, Amalan Pelancar Rezeki


    Jakarta

    Sedekah subuh termasuk ke dalam amalan pembuka pintu rezeki. Dinamakan sedekah subuh karena waktu pelaksanaannya selepas salat Subuh.

    Dalam Al-Qur’an, perintah bersedekah tercantum pada surat Al Baqarah ayat 245 yang berbunyi,

    مَّن ذَا ٱلَّذِى يُقْرِضُ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَٰعِفَهُۥ لَهُۥٓ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَٱللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۜطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ


    Artinya: “Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.”

    Mengutip buku Jika Sedekah Menjadi Lifestyle oleh Ustaz H Bagenda Ali, sedekah dikatakan sebagai amalan yang memiliki sejumlah tujuan serta manfaat. Salah satunya ialah rasa syukur atas rezeki yang Allah SWT limpahkan.

    Adapun, terkait bentuk sedekah subuh bisa berupa zikir, berinfak di masjid, maupun berdonasi di lembaga sosial pada waktu subuh. Sedekah subuh juga bisa dilakukan di rumah dengan memasukkan uang ke dalam kotak yang nantinya jika sudah terkumpul diserahkan kepada yang membutuhkan.

    Masih dari buku yang sama, sedekah subuh yang dilakukan secara rutin dapat melatih kekonsistenan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, memupuk rasa rendah hati dan ikhlas, serta semakin yakin akan karunia Allah SWT.

    Lantas, apa saja keistimewaan yang terkandung dalam sedekah subuh?

    Keistimewaan yang Terkandung dalam Sedekah Subuh

    1. Membuka Pintu Rezeki

    Mengutip buku Shalat Subuh dan Shalat Dhuha susunan Muhammad Khalid, menunaikan sedekah, rajin berinfak dan menaati kewajiban zakat termasuk ke dalam bisnis dengan Allah SWT. Maksudnya, janji Allah terhadap seseorang dengan ikhlas menyedekahkan hartanya demi kepentingan orang lain yang lebih membutuhkan akan diganjar berkali-kali lipat.

    2. Disaksikan dan Didoakan oleh Malaikat

    Dalam sebuah hadits diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘

    “Tidak ada satu Subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak”, sedangkan yang satu lagi berdoa, “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya).” (HR Bukhari)

    Pada waktu Subuh, para malaikat mendoakan agar rezeki kaum muslimin terus mengalir dan lancar. Karenanya, berbagi rezeki dengan sedekah subuh menjadi cara terbaik mengawali hari.

    3. Mendapat Ridha Allah SWT

    Keistimewaan lainnya dari sedekah subuh ialah mendapat ridha Allah SWT. Dia menjamin bagi siapa pun yang memberikan harta di jalan-Nya dengan ikhlas dan semata-mata mengharap ridha-Nya, sebagaimana dikatakan dalam surah Al Baqarah ayat 245.

    4. Doa Lebih Cepat Terkabul

    Mengutip buku Saat Jalur Langit Diusahakan Allah Mudahkan Segalanya tulisan Salwa Shalihah, sedekah di waktu subuh mampu membuat doa yang dipanjatkan lebih cepat terkabul. Mengapa? Sebab, subuh menjadi waktu terbaik atau mustajab. Karenanya, segala permintaan dari hamba-Nya akan dikabulkan.

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com