Tag: indonesia crypto outlook

  • Indonesia Crypto Outlook 2025: Transformasi dan Inovasi Tokocrypto di Era Baru

    Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto No.1 di Indonesia, sukses menyelenggarakan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2025 pada 7 Februari 2024 di Ganara Art FX Sudirman, Jakarta. Mengusung tema “Leading the Way #ExchangeIndonesia for Shaping the Next Era of Digital Assets,” acara ini adalah ajang tahunan Tokocrypto sejak 2024 yang fokus membahas perkembangan pasar kripto di Indonesia serta memberikan pandangan ke depan mengenai tren dan potensi industri ini.

    ICO 2025 ICO 2025 sukses dihadiri oleh lebih dari 500 peserta yang mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem aset kripto, mulai dari regulator, KOL, komunitas, hingga media. Diharapkan, ICO dapat menjadi platform yang inklusif untuk berbagi wawasan, informasi, serta membangun kolaborasi guna mendukung perkembangan ekosistem aset kripto di Indonesia.

    Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif Tokocrypto dalam menyelenggarakan ICO 2025 sebagai wadah diskusi dan kolaborasi bagi para pemangku kepentingan di industri aset kripto. Menurutnya, acara seperti ini berperan penting dalam mendorong inovasi dan menciptakan ekosistem yang lebih sehat serta berkelanjutan di Indonesia.

    “Acara ini merupakan langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan inovasi di sektor aset digital dan blockchain. Pemerintah hadir dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan inovasi di sektor aset digital dan blockchain melalui berbagai inisiatif dan regulasi yang mendukung perkembangan ekosistem ini,” kata Irene dalam sambutannya di acara Indonesia Crypto Outlook 2025 yang diselenggarkan Tokocrypto, Jumat (7/2).

    Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar. Sumber: Tokocrypto.
    Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tahun 2024, tercatat sebanyak 22,91 juta investor aset kripto di Indonesia. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 23,77% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai transaksi aset kripto juga melonjak tajam hingga mencapai Rp650,61 triliun, atau naik sebesar 335,91% (year-on-year) dari tahun 2023 yang hanya sebesar Rp149,25 triliun. Hal ini menandakan bahwa industri aset kripto di Indonesia masih memiliki potensi ekonomi yang sangat kuat.

    Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya, mengatakan langkah Bappebti ini merefleksikan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengintegrasikan inovasi aset digital dengan tatanan regulasi yang kokoh. Tujuannya tidak hanya untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang aman dan terpercaya, tetapi juga untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.

    “Indonesia memiliki potensi besar dalam ekosistem aset digital. Perdagangan aset kripto dapat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mempercepat, menciptakan, dan mendorong upaya pengembangan ekonomi digital Indonesia,” kata Tirta.

    Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya. Sumber: Tokocrypto.
    Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya. Sumber: Tokocrypto.

    Dalam kesempatan tersebut Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan, Dino Milano Siregar, menyampaikan OJK berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan dan penguatan penyelenggaraan perdagangan Aset Keuangan Digital dengan tetap menjaga stabilitas di sektor keuangan dan pelindungan konsumen.

    “OJK berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kripto pascatransisi melalui kolaborasi yang mendorong inovasi berkelanjutan, penguatan regulasi yang adaptif, serta peningkatan literasi dan perlindungan bagi investor guna menciptakan lingkungan investasi yang lebih aman dan transparan,” kata Dino.

    Dalam riset Indonesia Crypto and Web3 Industry Report 2024 yang dilakukan oleh Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (ABI – Aspakrindo) bersama ICN – Coinvestasi menyoroti Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan signifikan, naik ke posisi ketiga dalam indeks adopsi global pada 2024, memposisikannya sebagai negara terdepan di Asia Tenggara, diikuti oleh Vietnam di posisi kelima dan Filipina di posisi kedelapan.

    Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan, Dino Milano Siregar. Sumber: Tokocrypto.
    Kepala Departemen Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan, Dino Milano Siregar. Sumber: Tokocrypto.

    Investor kripto di Indonesia datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Menurut survei Coinvestasi pada Desember 2024, sekitar 83% dari total investor kripto berasal dari wilayah Jawa dan Bali, dengan Jawa Barat menjadi provinsi dengan konsentrasi tertinggi mencapai 24,6%, sementara yang lainnya berasal dari provinsi lainnya.

    Total kapitalisasi pasar kripto naik +45,7% (US$1,07 triliun) hingga menutup Q4 2024 di angka $3,40 triliun. Meskipun pasar kehilangan momentum di Q3, pasar berhasil menemukan titik terendah lokal, sebelum bangkit kembali di pertengahan Q4 menyusul kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat dan derasnya arus masuk investor institusional melalui ETF Bitcoin spot di AS. 

    Kuartal IV 2024 merupakan kuartal penting bagi Bitcoin (BTC), karena melampaui US$100.000 untuk pertama kalinya pada tanggal 9 Desember 2024. Harga mencapai titik tertinggi US$108.135 sebelum sedikit menurun dan mengakhiri tahun di US$93.508. Ini merupakan peningkatan +121,5% dari awal tahun.

    Sementara itu, menurut data Social Media Monitoring Dataxet Sonar, melihat perbincangan terkait kripto di media sosial meningkat sebesar 419% sepanjang tahun 2024. Percakapan tentang kripto mengalami pasang surut sepanjang tahun, dengan lonjakan pada Maret, Juli, dan Oktober-Desember. Tren ini dipicu oleh edukasi influencer, Bitcoin sebagai alat transaksi Rusia, serta investasi MicroStrategy hingga kenaikan signifikan terjadi setelah terpilihnya Donald Trump.

    Laporan tersebut juga menunjukan netizen semakin menekankan pentingnya memahami aset kripto, terutama Bitcoin yang dinilai stabil dan berpotensi menguntungkan. DOGE menjadi meme coin yang paling banyak diperbincangkan, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin meme coin dengan jumlah kapitalisasi pasar terbesar.

    Kuatkan Pertumbuhan dan Kolaborasi

    Sebagai #ExchangeIndonesia nomor 1, Tokocrypto menunjukkan komitmen penuh untuk membentuk masa depan industri aset digital di Indonesia. Sebagai salah satu bagian transformasi, Tokocrypto melakukan perubahan posisi CEO yang kini diemban oleh Calvin Kizana yang memiliki berbagai pengalaman memimpin dan mendirikan startup

    Perubahan ini dapat menguatkan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan terbaik bagi para penggunanya. Dengan latar belakangnya yang kuat di dunia teknologi dan startup, Calvin diharapkan mampu membawa Tokocrypto ke level berikutnya, memperluas ekosistem Web3, serta mempercepat pertumbuhan perusahaan dan industri aset digital secara keseluruhan.

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

    “Industri aset kripto terus berkembang dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang signifikan. Tokocrypto telah membuktikan diri sebagai salah satu exchange terdepan di Indonesia yang berhasil meraih profitabilitas. Fokus utama kami adalah pertumbuhan berkelanjutan dengan strategi bisnis yang matang. Kami berkomitmen untuk mendorong inovasi, memperkuat ekosistem kripto di Indonesia, serta membangun perusahaan yang lebih kuat dan kompetitif,” ujar CEO Tokocrypto, Calvin Kizana.

    Sebagai pemain terkemuka di industri aset kripto Indonesia, Tokocrypto menegaskan komitmennya terhadap pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Pada tahun 2024, Tokocrypto mencatatkan peningkatan nilai transaksi yang signifikan, mencapai tiga kali lipat dengan lebih dari 4 juta pengguna. Platform ini menyediakan akses ke lebih dari 380 jenis token dan koin, dengan berbagai fitur unggulan: Staking, DCA, Beli/Jual, Passkey, TKO Megadrop dan masih banyak lagi.

    Untuk mendukung inovasi, Tokocrypto menjalin kolaborasi strategis dengan blu by BCA Digital, bank digital modern yang menghadirkan berbagai kemudahan layanan perbankan. Kolaborasi ini semakin memperkuat hubungan kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi finansial yang lebih praktis dan aman bagi pengguna.

    Sebagai pelopor industri aset kripto di Indonesia, Tokocrypto terus menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Pada tahun 2024, platform ini mencatat lonjakan signifikan dalam nilai transaksi, meningkat tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Dengan lebih dari 4 juta pengguna, Tokocrypto menyediakan akses ke lebih dari 380 jenis token dan koin, serta berbagai fitur unggulan seperti Staking, DCA, Beli/Jual instan, Passkey, dan program eksklusif TKO Megadrop yang terus menarik minat investor.

    Ke depan, Tokocrypto akan terus menghadirkan inovasi, memperluas fitur, serta menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem investasi aset kripto. Dengan memanfaatkan teknologi canggih dan kemitraan dengan berbagai sektor, seperti perbankan, e-commerce, F&B, e-commerce, wellness/healthcare, Tokocrypto berkomitmen untuk memberikan pengalaman investasi yang lebih aman, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tak hanya itu, Tokocrypto juga aktif mendukung literasi keuangan digital di Indonesia, membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memahami dan memanfaatkan potensi aset kripto secara bijak.

    “Melalui strategi yang adaptif dan proaktif, Tokocrypto siap menghadapi dinamika pasar kripto global dan terus menjadi platform pilihan utama bagi investor di Indonesia,” tutup Calvin.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ternyata Ini 3 Hal Paling Dicari Investor Kripto Indonesia

    Dalam Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 terdapat hasil survei nasional terhadap 1.851 responden dari berbagai daerah di Indonesia. Dari laporan tersebut terungkap bahwa investor kripto Indonesia cenderung memilih Bitcoin dan Stablecoin, diikuti oleh aset-aset dengan kapitalisasi pasar besar seperti Solana, Ethereum, BNB, dan XRP.

    Sumber: Indonesia Crypto & Web3 Industry Report

    Menurut Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar Dewayani, investor kripto Indonesia sebenarnya tidak didominasi oleh perilaku spekulatif yang ekstrem, walaupun dalam prakteknya ada segmen ritel yang berani mengambil risiko lebih tinggi dan tertarik pada aset dengan kapitalisasi pasar kecil, namun secara umum preferensi pasar masih menunjukkan pendekatan yang rasional.

    Industri kripto selama bertahun-tahun, memang sering diasosiasikan dengan keuntungan cepat dan instan seperti persepsi; masuk cepat, keluar cepat, kejar momentum, dan raih keuntungan. Namun data terbaru ini menunjukkan bahwa narasi tersebut mulai bergeser.

    Lebih lanjut, Niki juga menjelaskan bahwa dalam memilih platform kripto, investor Indonesia justru menunjukkan sikap yang cukup konservatif. Berdasarkan hasil survei, ada tiga faktor utama yang paling dicari investor kripto saat memilih platform, yaitu kemudahan penggunaan (user friendly), keamanan, dan tingkat kepercayaan terhadap platform itu sendiri.

    Sumber: Indonesia Crypto & Web3 Industry Report

    Kemudahan Penggunaan (User Friendly): 23,0%

    Di posisi teratas, 23,0% responden menyebut bahwa kemudahan atas penggunaan platform menjadi alasan utama mereka memilih dalam platform kripto. 

    Mayoritas investor kripto Indonesia kini yang kini didominasi Gen Z dan milenial, sudah akrab betul dengan teknologi, tapi mereka tidak mau ribet. Mereka menginginkan aplikasi yang intuitif, navigasi jelas, dan proses transaksi yang smooth

    Keamanan Platform: 20,4%

    Tak jauh di bawahnya, 20,4% investor menempatkan keamanan platform sebagai prioritas utama. Angka ini menjadi salah satu indikator bahwa investor kripto Indonesia sudah makin sadar perihal risiko.

    Setelah berbagai insiden global, mulai dari peretasan hingga runtuhnya platform besar, pengguna kini jauh lebih selektif. Laporan ini juga menegaskan karakter investor lokal yang risk-aware. Alih-alih spekulatif, mereka cenderung berhitung dan memilih platform dengan sistem keamanan kuat, sejalan dengan regulasi yang semakin ketat di Indonesia.

    Reputasi Brand: 11,7%

    Menariknya, reputasi atau kepercayaan terhadap brand (11,7%) tetap menjadi faktor kunci, meskipun banyak pilihan aset kripto justru berada di angka lebih tinggi, yaitu 14,9%, dan biaya transaksi rendah di 11,3%.

    Ini menunjukkan bahwa meskipun variasi aset tetap penting, namun kepercayaan terhadap brand tetap menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan investor, terutama di pasar yang sudah teregulasi dan semakin dewasa.

    Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Hal ini juga ditegaskan langsung oleh Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar Dewayani:

    “Dalam konteks memilih platform kripto, ternyata user memilih; pertama kepercayaan terhadap brand, kemudian kemudahan, dan keamanan—baru jika ketiga ini sudah terpenuhi komunitas Web3 lah yang akan menjadi retensi dan edukasinya.”

    Temuan mengenai tiga faktor utama dalam memilih platform kripto di atas bukan satu-satunya data penting yang disampaikan dalam ICO 2026 kemarin.

    Laporan Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 juga memuat beragam insight lain, termasuk ke mana arah pasar kripto Indonesia di 2026 serta bagaimana tren adopsi kripto di Asia terus berkembang seiring meningkatnya regulasi dan partisipasi institusional.

    Kalau kamu ingin melihat riset dan insight kripto Indonesia yang lebih lengkap dan mendalam, kamu bisa dapatkan materi riset resminya secara gratis di sini: Riset & Materi Indonesia Crypto Outlook 2026 – Tokocrypto


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Sukses Gelar ICO 2026, Catat Pertumbuhan Signifikan

    Tokocrypto, pedagang aset kripto No.1 di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid dan berkelanjutan sepanjang 2025. Kinerja positif ini ditandai dengan peningkatan jumlah pengguna, ekspansi produk, serta penguatan ekosistem industri kripto nasional. Capaian tersebut diperkuat dengan suksesnya penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026 yang didukung penuh oleh Xendit sebagai mitra strategis.

    Hingga akhir 2025, Tokocrypto telah melayani lebih dari 4,8 juta pengguna, dengan pertumbuhan pengguna aktif tahunan (YoY) mencapai 75%. Dari sisi produk, Tokocrypto kini menghadirkan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis rupiah (IDR pairs), menjadikannya salah satu exchange kripto dengan pilihan IDR pair terbanyak di Indonesia.

    Selain itu, Tokocrypto telah menjalin lebih dari 100 kemitraan brand strategis serta secara aktif mendorong edukasi kripto nasional melalui 168+ inisiatif literasi yang menjangkau lebih dari 125 ribu peserta di 50+ kota, termasuk menjadi exchange pertama yang menggelar kegiatan literasi kripto secara offline di Papua.

    Pertumbuhan Bisnis Didorong Inovasi dan Edukasi

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana di acara Indonesia Crypto Week 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan strategi perusahaan yang fokus pada kepercayaan, inovasi, dan tata kelola yang kuat. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk memposisikan diri sebagai pemimpin pasar.

    “Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis. Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, serta patuh terhadap regulasi. Saat ini, Tokocrypto menjadi salah satu dari sedikit startup dan exchange kripto resmi di Indonesia yang memiliki pondasi keuangan yang solid dan berkelanjutan,” ujar Calvin.

    Dari sisi pengembangan produk, Tokocrypto terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mulai dari layanan staking dengan lebih dari 80 aset kripto, fitur AI Analysis untuk analisis sentimen pasar, Rewards Hub, hingga pengembangan fitur lanjutan seperti QRIS Deposit dan Futures atau Derivatif yang akan segera hadir di tahun ini. Seluruh inovasi ini dibangun di atas standar keamanan dan kepatuhan regulasi yang ketat untuk melindungi pengguna.

    Head of Insights Dataxet Sonar, Prasetyo Katon di acara Indonesia Crypto Week 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    Head of Insights Dataxet Sonar, Prasetyo Katon di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Monetisasi Konten di Web3: Peluang Baru Content Creator lewat Tokocrypto Angels

    Indonesia Crypto Outlook 2026 Dorong Arah Industri Kripto Nasional

    Momentum pertumbuhan Tokocrypto juga tercermin dalam keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026, sebuah forum tahunan yang mempertemukan pelaku industri, regulator, dan komunitas kripto. Acara ini didukung oleh Xendit yang juga memaparkan “Journey, Milestone dan Industry Revolution” 

    Salah satu sorotan utama ICO 2026 adalah pemaparan Dataxet Sonar tentang “2025 Social Media Crypto Insight”, yang menunjukkan bahwa percakapan media sosial terkait kripto, Web3, dan blockchain di Indonesia sepanjang 2025 mengalami peningkatan signifikan. Data tersebut juga mencatat volume percakapan kripto meningkat hampir 30% dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya minat dan diskursus publik terhadap aset digital.

    Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Selain itu, Indonesia Crypto Network (ICN) dan Coinvestasi memaparkan laporan “2025 Indonesia Crypto & Web3 Industry Report” yang mengungkap fakta penting terkait profil investor kripto nasional. Salah satu temuan paling mencolok adalah dominasi Generasi Z sebagai tulang punggung investor kripto Indonesia, khususnya pada rentang usia 18–34 tahun. Bagi generasi ini, kripto telah menjadi bagian dari percakapan finansial sehari-hari melalui konten digital, komunitas, dan jejaring sosial.

    ICO 2026 turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Dr. Arief Wibisono, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal; Subani, Direktur Utama Bursa CFX; Robby, Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia; Sandiaga Uno, Co-Founder Saratoga sekaligus Indonesia Strategic Investor; Rifai Taberi, Direktur Government Relations Xendit; Prasetyo Katon, Head of Insights Dataxet Sonar; serta Niki Sekar Dewayani, Head of Community Coinvestasi. Kehadiran para pemangku kepentingan lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri, regulator, investor, dan komunitas dalam membangun ekosistem kripto Indonesia yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

    Direktur Government Relations Xendit, Rifai Taberi, di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.
    Direktur Government Relations Xendit, Rifai Taberi, di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

    Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan yayasan, sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi komunitas. Pada kesempatan yang sama, Sandiaga menyampaikan apresiasi atas perhatian Tokocrypto terhadap program-program yayasan, serta menilai penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook 2026 sebagai ruang dialog dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk membaca arah industri, memperluas literasi publik, dan memperkuat ekosistem industri kripto di Indonesia.

    “Terima kasih atas dukungan Tokocrypto untuk program-program Yayasan Indonesia Setara. Kolaborasi seperti ini penting agar dampak sosial bisa lebih luas, sekaligus memperkuat literasi publik dan sinergi lintas pemangku kepentingan melalui Indonesia Crypto Outlook 2026 demi mendorong ekosistem industri kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Sandiaga.

    Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Sumber: Tokocrypto.
    Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan kinerja bisnis yang solid dan peran aktif dalam pengembangan ekosistem, Tokocrypto menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam mendorong pertumbuhan industri kripto Indonesia menuju fase yang lebih matang dan berkelanjutan.

    Baca juga: Kolaborasi DRX dan Tokocrypto: Mengulik Adopsi Web3 di Yogyakarta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com