Tag: indonesia-rusia

  • RI Sediakan 100 Kuota Beasiswa Doktor ke Rusia, Juga Akan Padankan Gelar Akademik



    Jakarta

    Pendidikan tinggi menjadi salah satu dari empat dokumen kerja sama yang dipertukarkan Indonesia-Rusia dalam lawatan Presiden Prabowo pada Kamis (19/6/2025) lalu. Indonesia menyediakan kuota beasiswa doktor ke Rusia hingga akan memadankan gelar akademik.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan pemerintah Indonesia akan menyediakan 100 kuota beasiswa untuk mengambil gelar Doktor ke Rusia.

    “Seleksi peserta beasiswa pemerintah Rusia dapat melibatkan Kemdiktisaintek, dan menjadikan program beasiswa tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah Indonesia,” jelas Menteri Brian dilansir dari situs Kemendiktisaintek, Jumat (20/6/2025), dikutip dan ditulis Rabu (25/6/2025).


    Brian juga menegaskan gelar sarjana bagi mahasiswa yang melanjutkan studinya ke jenjang Magister, nantinya bisa diakui dan diberikan dalam bentuk ijazah Sarjana. Pengaturan, pengakuan bersama, serta kualifikasi, dan gelar akademik Indonesia-Rusia saat ini tengah dalam proses finalisasi.

    Indonesia dan Rusia, lanjut Brian, harus dapat melakukan program pendanaan riset bersama untuk para profesor.

    Rencana ini sebagai bentuk komitmen untuk implementasi kerja sama yang hendak dilakukan oleh kedua belah pihak dengan adanya payung kerja sama yang telah sah ditandatangani. Brian yang ikut dalam lawatan Prabowo ke Rusia menyampaikan hal ini setelah bertemu Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia Valery Falkov di St Petersburg.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Nikolaevich Falkov disela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025).Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Nikolaevich Falkov disela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025). Foto: Dok. Kemdiktisaintek

    “Tingkat partisipasi peserta Indonesia, atas beasiswa Pemerintah Rusia bertumbuh sangat pesat dan Saya harapkan jumlah ini akan terus bertambah,” ujar Falkov.

    Falkov juga menyampaikan agar pemerintah Indonesia dapat membuka peluang lebih besar bagi peserta beasiswa Indonesia untuk belajar di Rusia.

    Brian juga mengungkapkan Falkov akan berkunjung ke Indonesia yang direncanakan Oktober 2025. Kunjungan ini untuk penandatanganan dokumen perjanjian pengakuan bersama serta kualifikasi dan gelar akademik Indonesia-Rusia.

    “Indonesia dan Rusia sepakat menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi. Kesepakatan ini saya tandatangani bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov, di Saint Petersburg, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral berbasis pengetahuan dan riset,” tutur Brian.

    Sebelumnya ada 4 dokumen kenegaraan kerja sama yang dipertukarkan antara Indonesia-Rusia dalam lawatan Presiden Prabowo yakni:

    1. Persetujuan antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dan Kementerian Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Bidang Pendidikan Tinggi.

    2. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kementerian Perhubungan Federasi Rusia tentang Kerja Sama di Sektor Transportasi.

    3. Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Federasi Rusia tentang kerja sama di bidang pengembangan digital dan media massa.

    4. Nota Kesepahaman antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (DANANTARA) dan Joint Stock Company “Management Company of Russian Direct Investment Fund”.

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Wow! Ada Kosmonaut Rusia di Taman Mataram



    Jakarta

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini tidak hanya memberikan kesejukan dari banyaknya pepohonan, tapi memiliki pembeda dibandingkan taman lain di Jakarta. Ada sosok kosmonaut atau astronot asal Uni Soviet (Rusia).

    Patung kosmonaut itu bernama Yuri Alekseyevich Gagarin. Dia merupakan orang pertama di ruang angkasa selama 108 menit dan berhasil satu kali mengelilingi orbit bumi pada medio 1960-an.

    Nah, patung Yuri berdiri di Taman Mataram ini sebagai pengingat hubungan antara Indonesia dan Rusia. Patung itu diresmikan pada tahun 2021 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu yakni Anies Baswedan.


    “Kehadiran Patung Yuri Gagarin di Taman Mataram memaknai keeratan warga Jakarta dengan Rusia, khususnya dalam mendukung sejarah 70 tahun hubungan bilateral kedua negara serta menciptakan ruang terbuka hijau yang sejuk dan nyaman bagi publik Jakarta,” kata Anies, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri.

    Saat berkunjung ke Taman Mataram ini, Sabtu (28/9/2024), detikTravel melihat banyak pengunjung yang menikmati hari dengan berbagai aktivitas, ada yang berolahraga hingga sekadar bersantai. Suasana yang sejuk dan nyaman melekat pada taman yang luasnya kurang lebih 3 hektar itu.

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, JakselTaman Mataram di Kebayoran Baru, Jaksel (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Bunga-bunga yang mulai bermekaran di taman ini membuat pandangan sekeliling begitu dimanjakan. Traveler bisa menjumpai Patung Yuri Gagarin tepat di ujung taman mengarah ke Jalan Sisimangaraja.

    Di dekat patung itu juga banyak pengunjung yang beraktivitas, tak banyak pengunjung yang mengetahui siapa sosok dari patung tersebut. Salah satunya adalah Dandi, ia tak pernah tahu Yuri Gagarin siapa dan kontribusinya sebagai kosmonaut asal Rusia.

    “Jujur sih nggak tahu juga siapa patung itu, yang saya tahu yang ke luar angkasa cuma yang orang Amerika itu,” ujarnya kepada detikTravel kemudian tertawa.

    Taman Mataram ini sering Dandi jadikan tempat beristirahat sehabis bersepeda dengan kawan-kawannya. Baginya tempat yang strategis jadi mudah untuk mengaksesnya.

    “Iya sekalian istirahat tadi abis muter-muter di GBK jadi ke sini sekalian arah balik,” ujarnya.

    Taman Mataram di Kebayoran Baru, JakselTaman Mataram di Kebayoran Baru, Jaksel (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Di taman itu selain tersedia bangku-bangku taman, juga tersedia wahana kebugaran dan wahana permainan anak seperti ayunan. Tempatnya yang berada di area komplek membuat taman ini nyaman untuk dinikmati pagi maupun sore hari karena tidak terlalu ramai.

    Taman Mataram itu terbagi dua yang dipisah oleh Jalan Patimura, di kedua taman ini juga terdapat beberapa area bangku taman dan bayak pepohonan. Untuk operasional taman biasa dibuka mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com