Tag: Instagram

  • Beasiswa Smart Scholarship 2025 YBM BRILiaN, Ada Tunjangan & Persiapan PTN



    Jakarta

    Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN membuka pendaftaran beasiswa Smart Scholarship 2025 sampai 6 Maret 2025. Ada tunjangan dan bimbingan persiapan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) bagi siswa terpilih.

    YBM BRILiaN semula didirikan Board of Director (BOD) BRI H Rudjito, H Ahmad Askandar, H Akhmad Amien Mastur, Hendrawan Tranggana, Krisna Wijaya, Hj Gayanti Rawit Angreni, Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) BRI, dan pemimpin wilayah (Pinwil) BRI sebagai Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia pada 2001. Yayasan ini bergerak sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.

    Beasiswa Smart Scholarship 2025

    Komponen beasiswa Smart Scholarship 2025 terdiri dari:


    • Tunjangan prestasi
    • Pembinaan masuk PTN
    • Motivasi dan pembinaan kapasitas diri

    Syarat Beasiswa

    • Warga Negara Indonesia
    • Siswa aktif SMA/sederajat kelas 11
    • Mempunyai potensi akademik baik dan keinginan kuat untuk berprestasi tinggi
    • Menghadapi keterbatasan finansial
    • Mempunyai komitmen melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
    • Berkomitmen untuk mengikuti pembinaan
    • Lolos verifikasi kemustahikan (penerima zakat)

    Syarat Dokumen

    • Hasil scan (pindai) atau foto Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan tentang susunan keluarga
    • Hasil pindai rapor terakhir
    • Foto rumah tampak depan dan ruang tengah
    • Screenshot atau tangkapan layar hasil tes potensi diri
    • Hasil pindai sertifikat atau penghargaan, jika ada
    • Hasilpindai atau foto salah satu di antara dokumen berikut:
      • -Surat keterangan penghasilan orangtua/wali Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
      • -Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKΗ)
      • -Kartu Peserta Program Indonesia Pintar (KIP)
      • -Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/instansi tempat orangtua bekerja/tokoh masyarakat dan dapat dibuktikan kebenarannya.

    Alur Pendaftaran

    • Registrasi akun atau sign up di https://brilian.in/smartscholarship
    • Lengkapi data diri
    • Simpan akun yang didapatkan
    • Unggah berkas
    • Cek kembali berkas dan pastikan sudah sesuai ketentuan
    • Submit lamaran beasiswa.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa Smart Scholarship 2025 YBM BRILiaN bisa diakses di akun Instagram @ybmbrilian dan Call Center 0811 9167 444 (Sahiq). Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Maudy Ayunda Cohort 3 Dibuka, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Maudy Ayunda melalui Maudy Ayunda Foundation membuka program Mentorship & Scholarship Program Cohort 3 hingga 14 Maret 2025 mendatang. Mahasiswa aktif S1 dapat mendaftar.

    Program ini terbagi atas Mentorship dan Scholarship. Mentorship adalah sesi bimbingan dari Maudy Ayunda serta belajar pengembangan pribadi dan profesional dari pembicara.

    Sedangkan Scholarship merupakan pemberian dukungan keuangan berupa beasiswa. Program ini terdiri atas dua pilihan pendanaan, yakni pembiayaan akademik di kampus/akademik dan pendanaan proyek yang berdampak untuk masyarakat.


    Peserta dapat mendaftar ke program Mentorship saja tanpa ikut program Scholarship. Berminat mendaftar? Simak infonya di bawah ini.

    Beasiswa Maudy Ayunda

    Peserta Mentorship & Scholarship Program by Maudy Ayunda akan mendapatkan:

    • – Mentorship langsung dari Maudy Ayunda
    • – Belajar dari tamu pembicara inspiratif
    • – Menjadi bagian dari komunitas yang semangat dalam menciptakan dampak

    Sesi program akan digelar secara online dan hybrid. Sesi hybrid dilakukan agar peserta yang tidak dapat hadir secara offline dapat ikut sesi secara daring.

    Peserta Mentorship & Scholarship Maudy Ayunda kemudian dapat memilih untuk ikut seleksi program beasiswa ataupun tidak. Setelah lolos seleksi, penerima beasiswa akan mendapatkan:

    • – Beasiswa untuk mendukung biaya universitas atau akademik dalam Tuition Scholarship
    • – Beasiswa untuk mendukung upaya berdampak yang membawa perubahan positif dalam masyarakat dalam Project Scholarship

    Project Scholarship adalah beasiswa untuk pendanaan inisiatif atau personal project mahasiswa di luar penugasan kampus. Proyek atau inisiatif bersangkutan memiliki dampak positif bagi masyarakat atau lingkungan sekitar.

    Syarat Beasiswa dan Mentorship

    Program mentorship dan beasiswa ini diperuntukkan bagi peserta yang memenuhi syarat berikut:

    • Lulusan SMA atau sederajat
    • Usia 18-22 tahun
    • Sedang menjalani pendidikan S1 di universitas nasional atau internasonal
    • Indeks prestasi kumulatif (IPK) terakhir di atas 3 atau setara
    • Memiliki pengalaman berorganisasi atau kegiatan ekstrakurikuler

    Pendaftaran beasiswa Maudy Ayunda dan mentorship cohort ke-3 dibuka di laman https://bit.ly/MAMentorship-3. Info lebih lanjut dapat dipantau di akun Instagram @maudyayundafoundation dan @maudyayunda. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025 Dibuka, Mahasiswa Ayo Daftar!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025 telah dibuka. Periode pendaftaran berlangsung selama 4 Februari hingga 4 Maret 2025.

    Beasiswa Pertamina Sobat Bumi adalah bentuk dukungan agenda Asta Cita dalam pengembangan sumber daya manusia untuk Indonesia Emas 2045. Beasiswa ini juga sebagai dukungan terhadap target Net Zero Emission.

    Beasiswa terdiri dari tiga jenis yakni beasiswa reguler (untuk S1/sederajat), beasiswa afirmasi (mahasiswa S1/sederajat di wilayah atau daerah operasi PT Pertamina) dan beasiswa vokasi (untuk mahasiswa vokasi).


    Bagaimana cara menjadi penerima beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025? Mengutip Instagram @pertamina.foundation ini persyaratan daftar hingga daftar kampus mitranya:

    Benefit Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    • Bantuan biaya pendidikan SPP/UKT
    • Bantuan biaya hidup
    • Capacity building
    • Green initiative berupa program desa energi berdikari Sobat Bumi, aksi Sobat Bumi dan sekolah energi berdikari

    Syarat Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    • Mahasiswa aktif di perguruan tinggi mitra
    • Mahasiswa semester 2-6 dengan indeks prestasi (IP) terakhir minimal 3,00
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun (periode Januari 2025- Desember 2025)
    • Aktif dalam kepanitiaan atau organisasi sosial dan lingkungan
    • Membuat karya tulis dengan tema “Langkah Kecil, Dampak Besar: Invasiku Menuju Green Environment”
    • Ketentuan Esai untuk Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025
    • Karya tulis harus orisinal dan disusun secara individu
    • Karya tulis menggunakan bahasa Indonesia
    • Karya tulis wajib melampirkan dokumentasi berupa foto milik pribadi minimal tiga (bukan hasil browsing di internet)
    • Judul karya tulis maksimal 10 kata
    • Karya tulis minimal tiga halaman dan maksimal 10 halaman, tidak termasuk cover/judul dan daftar pustaka

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    Beasiswa S1 Reguler

    1. Universitas Sumatera Utara (USU)
    2. Universitas Sriwijaya (Unsri)
    3. Universitas Syiah Kuala (USK)
    4. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    5. Universitas Pattimura (Unpatti)
    6. Institut Teknologi Sumatera (Itera)
    7. Universitas Udayana (Unud)
    8. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    9. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    10. Universitas Indonesia (UI)
    11. Universitas Diponegoro (Undip)
    12. Universitas Brawijaya (UB)
    13. Universitas Airlangga (Unair)
    14. Universitas Pertamina
    15. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    16. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta)
    17. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    18. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    19. Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsiska)
    20. Universitas Cenderawasih (Uncen)
    21. Universitas Papua (Unipa)
    22. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    23. Universitas Ivet (Unisvet)
    24. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)

    Beasiswa Afirmasi

    1. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai
    2. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Susha Siak
    3. Sekolah Tinggi Teknologi Merauke (STTM)
    4. Universitas Mulawarman (Unmul)
    5. Universitas Islam Riau (UIR)
    6. Universitas Pasir Pengaraian (UPP)
    7. Institut Teknologi Kalimantan (ITK)
    8. Universitas Borneo Tarakan
    9. Universitas Riau (Unri)
    10. Universitas Sunan Bonang (USB)
    11. Universitas Ronggolawe (Unirow)
    12. Universitas Wiralodra (Unwir)
    13. Universitas Lelemuku Saumlaki (Unlesa)

    Beasiswa Vokasi

    1. Politeknik Negeri Kupang (PNK)
    2. Politeknik Negeri Fakfak
    3. Politeknik KP Sorong
    4. Politeknik Negeri Cilacap
    5. Institut Teknologi Petroleum Balongan

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025. Jika detikers tertarik bisa langsung melakukan pendaftaran di bit.ly/InfoSobi2025. Selamat mencoba ya!

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Sinar Mas 2025, Gratis Kuliah D3 dan Peluang Magang


    Jakarta

    Beasiswa Sinar Mas Agribusiness and Food 2025 dibuka untuk calon mahasiswa tahun ini. Penerima beasiswa berkesempatan terpilih sebagai peserta magang dan bekerja di perusahaan ini.

    Dikutip dari laman SMART Tbk, beasiswa kuliah D3 ini diperuntukkan bagi pelajar bermotivasi tinggi yang berminat tinggi di bidang agribisinis. Simak cakupan beasiswa dan persyaratannya di bawah ini.

    Beasiswa Sinar Mas 2025 Kuliah D3

    Beasiswa kuliah ini meliputi:


    • Seluruh biaya pendidikan selama masa studi
    • Pelatihan kerja, mulai dari pengelolaan perkebunan sampai pelaksanaan peran supervisi di pabrik rafinasi sektor hilir perusahaan
    • Kesempatan untuk mendapatkan bantuan biaya hidup bagi 10 mahasiswa dengan IPK terbaik pada setiap semester.
    • Kesempatan magang pada penerima beasiswa terbaik di lokasi perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food.
    • Kesempatan kerja di Sinar Mas Agribusiness and Food bagi peserta magang terpilih setelah lulus.

    Syarat Beasiswa

    Beasiswa ini ditawarkan untuk kuliah program D3 Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit dengan peminatan Kebun dan peminatan Pabrik di Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB) Cikarang, Jawa Barat. Berikut syaratnya.

    Syarat Beasiswa Agronomi (Peminatan Kebun)

    Lulusan program peminatan kebun dipersiapkan untuk menjadi Asisten Agronomi andal dengan tugas utama mengelola dan mengatur perkebunan kelapa sawit di Sinar Mas Agribusiness and Food. Pengelolaan ini meliputi proses pembibitan, penanaman, pemupukan, hingga panen.

    Berikut syarat beasiswa di peminatan ini:

    • Lulusan SMA/MAN IPA atau SMK Pertanian/SPP/SPMA.
    • Tinggi badan minimal 165 cm dengan berat badan proporsional.
    • Tidak buta warna total maupun parsial.
    • Lulus seluruh proses seleksi yang diadakan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food dan ITSB.
    • Lulus tes kesehatan.

    Syarat Beasiswa Mill (Peminatan Pabrik)

    Lulusan peminatan disiapkan untuk menjadi Asisten Mill andal dengan tugas utama mengelola dan mengatur operasional pabrik kelapa sawit di Sinar Mas Agribusiness and Food. Operasi ini mencakup proses produksi, pemeliharaan (maintenance), elektrikal, hingga pengelolaan laboratorium.

    Berikut syarat pendaftarannya:

    • Lulusan SMA/MAN IPA atau SMK Mekanikal/Elektrikal
    • Tinggi badan minimal 165 cm dengan berat badan proporsional.
    • Tidak buta warna total maupun parsial.
    • Lulus seluruh proses seleksi yang diadakan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food dan ITSB.
    • Lulus tes kesehatan.

    Cara Mendaftar

    • Buka https://www.smart-tbk.com/bekerja-bersama-kami/beasiswa/
    • Klik tombol “Klik di Sini untuk Mendaftar”
    • Calon pendaftar akan dibantu oleh SIERA (Sinar Mas Agribusiness and Food Recruitment Assistant) untuk melanjutkan tahap pendaftaran
    • Persiapkan diri untuk langsung lanjut ke tahap psikotes dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 2 jam.

    Peserta yang lolos seleksi akan menerima informasi lebih lanjut melaluiemail dan WhatsApp. Bagi detikers yang berminat mendaftar, pantau informasi beasiswa ini di https://www.smart-tbk.com/bekerja-bersama-kami/beasiswa/ dan akun Instagram @goldenagri_sinarmas.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • KJP Plus Tahap II Tahun 2024 Bulan Januari Cair, Begini Cara Ceknya!


    Jakarta

    Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta memberikan kabar baik di awal tahun bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Karena dana KJP Plus tahap II tahun 2024 bulan Januari mulai dicairkan secara bertahap sejak Senin (6/1/2025).

    Diketahui jumlah penerima KJP Plus Tahap II tahun 2024 yakni 523.622 peserta. Jumlah ini tersebar di jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, SMK, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

    Berapa besaran dan cara ceknya? Berikut informasinya dikutip dari postingan Instagram Disdik DKI Jakarta dan arsip detikEdu, Selasa (7/1/2025).


    Besaran Dana KJP Plus Tahap II Tahun 2024

    1. SD/MI

    • Jumlah penerima: 242.919 siswa
    • Biaya Rutin: Rp 135 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: Rp 250 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SD/MI Swasta: Rp 130 ribu/bulan

    2. SMP/MTs

    • Jumlah penerima: 147.341 siswa
    • Biaya Rutin: Rp 185 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: Rp 300 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SMP/MTs Swasta: Rp 170 ribu/bulan

    3. SMA/MA

    • Jumlah penerima: 48.876 siswa
    • Biaya Rutin: Rp 235 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 185 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: Rp 420 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SMA/MA Swasta: Rp 290 ribu/bulan

    4. SMK

    • Jumlah penerima: 83.403 siswa
    • Biaya Rutin: Rp 235 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 215 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: Rp 450 ribu/bulan
    • Tambahan SPP untuk SMK Swasta: Rp 240 ribu/bulan

    5. PKBM

    • Jumlah penerima: 1.083 siswa
    • Biaya Rutin: 185 ribu/bulan
    • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
    • Total Besaran Dana: RP 300 ribu/bulan

    Cara Cek Pencairan Dana KJP Plus Tahap II

    Pencairan dana KJP Plus tahap II tahun 2024 dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing siswa. Cara pertama yang bisa dilakukan adalah datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank.

    Ungkap keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus Tahap II. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu.

    Pengecekkan juga bisa dilakukan melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan siswa bantuan digunakan secara non-tunai.

    Bagi penerima KJP baru, dana bisa cair jika telah menyelesaikan proses pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM.

    Adapun tahapannya yakni:

    • Datang ke Bank DKI terdekat
    • Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
    • Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai
    • Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Penggunaan Dana KJP Plus Tahap II

    Setiap bulannya, siswa mendapatkan dana biaya rutin dan biaya berkala dari KJP Plus. Tetapi, siswa hanya bisa mengambil uang tunai maksimal sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya.

    Sisa biaya dapat digunakan secara non tunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik. Berbagai kebutuhan ini termasuk:

    • Buku tulis
    • Buku gambar
    • Buku pelajaran
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    • Alat dan atau bahan praktik
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah
    • Tas sekolah
    • Pakaian olahraga sekolah
    • Buku pelajaran penunjang
    • Kudapan bergizi
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    • Alat bantu pendengaran
    • Kalkulator scientific
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    • Komputer/Laptop

    KJP Plus yang Dicabut Bisa Diaktifkan Kembali

    Mengutip arsip detikEdu, diketahui terdapat 105.225 peserta KJP Plus yang dicabut saat verifikasi tahap II tahun 2024. Menanggapi hal ini, DPRD DKI Jakarta menjelaskan bila Disdik telah berjanji akan mencairkan dana yang tertunda pada Januari 2025.

    Untuk mengaktifkan dana yang sudah dicabut, peserta didik harus melalui proses pemulihan status. Caranya dengan melakukan klarifikasi ke kelurahan atau Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

    Pada proses itu akan dilakukan verifikasi lanjutan. Setelah dinyatakan lolos verifikasi, siswa akan kembali menerima dana KJP Plus dan tercatat sebagai penerima penyaluran KJP Plus Tahap 1 2025.

    (det/nwy)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Berapa Lama PIP Cair Setelah Aktivasi? Simak Jadwalnya di Sini


    Jakarta

    Siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) tidak langsung menerima pencairan dana. Setelah melakukan aktivasi rekening, penerima PIP masih harus menunggu hingga dana sudah ditransfer dan bisa dicairkan.

    Karena itu, jumlah saldo di rekening penerima PIP masih Rp 0 tepat setelah aktivasi. Dalam akun Instagram PIP @sobatpip dijelaskan, dana baru akan disalurkan setelah Surat Keputusan (SK) pemberian PIP diterbitkan pemerintah.

    Berapa Lama PIP Cair Setelah Aktivasi?

    Dana PIP baru bisa cair dalam waktu sekitar satu bulan setelah aktivasi rekening. Hal ini diketahui di salah satu video yang diunggah di akun @sobatpip. Penerima PIP bisa menunggu dan mengecek sendiri pencairan dana di rekeningnya.


    Pencairan dana PIP sebetulnya sudah ditentukan pemerintah. Namun jadwal hanya menyertakan bulan pencairan, tanpa tanggal atau info detail. Artinya, waktu pencairan bisa berbeda pada tiap penerima meski masih di bulan yang sama.

    Jadwal Pencairan PIP

    Informasi pencairan dana pendidikan ini telah diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Pencairannya dibagi menjadi 3 termin.

    Termin 1 (Februari-April)

    Termin 1 ini dikhususkan untuk siswa pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau yang juga masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    Termin 2 (Mei-September)

    Termin 2 diberikan kepada siswa yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan. Para penerima merupakan siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima program berdasarkan SK Nominasi.

    Termin 3 (Oktober-Desember)

    Termin 3 adalah pencairan dana untuk penerima bantuan PIP yang masuk kategori termin 1 dan 2.

    Alur Pencairan Dana PIP

    Dana PIP bisa ditransfer hingga dicairkan penerima setelah melalui alur berikut:

    1. Info SK Nominasi

    Pertama-tama, pemerintah akan menyampaikan informasi tentang SK nominasi penerima PIP pada tahun tersebut. Pengumuman bisa diperoleh dari masing-masing sekolah maupun dari situs PIP Kemdikbud.

    2. Aktivasi Rekening

    Bagi siswa yang namanya tercantum dalam SK Nominasi, maka diwajibkan melakukan aktivasi rekening di bank yang ditunjuk, yaitu BRI (untuk SD dan SMP), BNI (SMA dan SMK), dan BSI (khusus Provinsi Aceh). Saldo di rekening masih Rp 0 setelah aktivasi.

    3. Penerbitan SK Pemberian PIP

    Setelah proses aktivasi selesai, maka detikers harus menunggu penerbitan SK Pemberian PIP dari Puslapdik. Siswa atau orang tua siswa bisa mengecek secara berkala di situs PIP atau SiPintar.

    4. Pencairan Dana PIP

    Setelah SK Pemberian PIP diterbitkan, siswa bisa datang ke bank penyalur untuk melakukan pencairan dana PIP. Beberapa syarat yang harus dibawa yaitu buku tabungan yang diperoleh setelah aktivasi, dan tanda pengenal (jika penarikan dilakukan melalui teller) atau membawa kartu debit instan (jika penarikan dilakukan melalui ATM).

    Alur ini wajib diketahui penerima PIP sehingga bisa sedikit menjawab pertanyaan terkait penyebab dana PIP tak kunjung cair. Dana PIP pada akhirnya akan tetap diterima siswa yang namanya tercantum dalam SK penerima bantuan.

    Nominal Bantuan PIP

    Mulai 2024, terdapat penambahan nominal bantuan PIP untuk tingkat SMA sederajat sebesar Rp 800 ribu, sehingga menjadi Rp 1,8 juta. Berikut rinciannya:

    • PIP tingkat SD/SDLB/Paket A: Rp 450 ribu per tahun. Khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp 225 ribu.
    • PIP tingkat SMP/SMPLB/Paket B: Rp 750 ribu per tahun. Khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp 375 ribu.
    • PIP tingkat SMA/SMK/SMALB/Paket C: Rp 1,8 juta per tahun. Khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp 900 ribu.

    Bantuan PIP untuk Apa Saja?

    Perlu diingat, tidak ada potongan bantuan PIP. Adapun dana tersebut wajib digunakan untuk kebutuhan pendidikan siswa, antara lain sebagai berikut:

    • Membeli pakaian seragam sekolah/praktik
    • Membeli buku dan alat tulis
    • Membeli perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya)
    • Uang saku siswa
    • Membiayai transportasi siswa ke sekolah
    • Biaya kursus/les tambahan bagi peserta didik pendidikan formal
    • Biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja.

    Bagi penerima PIP, harap sabar menunggu dan jangan lupa update informasi transfer dana di rekening. Jika dana PIP sudah bisa dicairkan, penerima wajib menggunakannya untuk biaya pendidikan bukan sekadar konsumsi.

    (bai/row)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024 Buka Pendaftaran, Ada Uang Saku dan Seragam


    Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas Al-Azhar dan Timur Tengah 2024. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif tingkat 1-4 di negara Timur Tengah, diutamakan pada jenjang S1 dan terbuka untuk jenjang S2

    Dikutip dari laman Baznas, negara tempat studi pelamar meliputi Libya, Maroko, Mesir, Suriah, Tunisia, Turki dan Yordania. Penerima beasiswa akan memperoleh uang saku untuk biaya hidup sebesar Rp 1 juta per bulan selama masa studi maksimal 2 tahun, seragam pakaian dinas harian (PDH), dan mentoring bulanan dari Baznas dan mitra.

    Syarat Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024

    • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga
    • Muslim atau muslimah
    • Mahasiswa aktif tingkat 1-4 dibuktikan dengan melampirkan isbat qayyid (surat keterangan aktif) dari kampus atau Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku
    • Diutamakan jenjang S1 dan terbuka untuk jenjang S2
    • Tidak sedang menerima beasiswa
    • Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapat beasiswa
    • Berprestasi baik di bidang akademik dan nonakademik
    • Memiliki hafalan Al-qur’an
    • Melampirkan ijazah SMA
    • Melampirkan transkrip nilai terakhir
    • Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat sesuai format Baznas
    • Surat pernyataan sesuai format Baznas

    Syarat Esai

    • Ditulis dengan font Arial 12, spasi 1,15
    • Panjang tulisan minimal 1 halaman maksimal 3 halaman A4
    • Ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
    • Isi tulisan memuat:
    • Deskripsi mengapa memilih kuliah di Timur Tengah
    • Deskripsikan “Yang akan aku lakukan selama kuliah”
    • Deskripsi kontribusi pascalulus kuliah

    Syarat Dokumen

    • Formulir pendaftaran
    • Foto KTP
    • Foto Kartu Keluarga
    • Surat Keterangan Aktif/Kartu Tanda Mahasiswa
    • Transkrip Nilai Mumtaz/Jayyid Jiddan, bagi mahasiswa tingkat 1 bisa menggunakan Tadarruj Dirosi
    • Ijazah SMA
    • Surat Rekomendasi dari Tokoh Masyarakat
    • Surat Pernyataan
    • Esai yang berjudul “Kuliah di Al-Azhar atau Timur Tengah dan Kontribusi Pascalulus
    • Foto bukti prestasi berupa piala atau sertifikat (jika ada)

    Cara Daftar Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024

    Jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2024

    • Pendaftaran online: 6-16 November 2024
    • Seleksi berkas: 17-24 November 2024
    • Pengumuman seleksi berkas: 29 November 2024
    • Seleksi wawancara: 3-5 Desember 2024
    • Pengumuman kelulusan final: 16 Desember 2024

    Perlu diketahui, jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2024 dapat berubah sewaktu-waktu. Pantau info beasiswa Baznas di akun Instagram resmi @beasiswabaznasri, ya!

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pemprov Riau 2024 untuk D4-S3 Dibuka, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi Riau kembali menawarkan beasiswa bagi masyarakat setempat yang tengah mengenyam pendidikan D4, S1, S2, S3, dan Profesi. Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli 2024 – 30 Agustus 2024.

    “Jadi bantuan beasiswa yang dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Riau bagi putra-putri Riau bertujuan untuk terciptanya potensi Sumber Daya Manusia di Provinsi Riau yang berdaya saing dan berintegritas sebagai usaha dalam pembangunan daerah,” kata Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Imron Rosyadi dalam laman Media Center Riau, dilansir Senin (1/7/2024).

    Beasiswa ini ditujukan kepada masyarakat Riau kurang mampu yang kemudian disebut beasiswa Bidikmisi Bhakti Negeri. Selain itu, beasiswa juga disalurkan kepada mahasiswa berprestasi.


    Ada berbagai jenis beasiswa Pemprov Riau yang dibuka tahun ini. Berikut penjelasan selengkapnya:

    Persyaratan Daftar Beasiswa Pemprov Riau 2024

    1. Beasiswa Bidikmisi D4-S1

    • Mahasiswa baru angkatan 2024
    • Mahasiswa D4 atau S1 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau. Kemudian, Universitas Lancang Kuning, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Abdurrab, Politeknik Caltex Riau, Politeknik Bengkalis, atau Universitas Pahlawan
    • Berasal dari keluarga kurang mampu di Provinsi Riau dibuktikan surat keterangan
    • Pendapatan kedua orang tua maksimal Rp 4 juta (pendapatan kotor gabungan kedua orang tua)

    2. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau S2

    • Tengah menempuh pendidikan S2 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau, atau Universitas Lancang Kuning
    • Mempunyai transkrip nilai dengan IPK S1 minimal 3.25
    • Memiliki sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor minimal 500/IBT 61 atau sertifikat IELTS dengan skor minimal 5.5

    3. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau S3

    • Tengah menempuh pendidikan S3 di Universitas Riau,Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, atau Universitas Islam Riau
    • Mempunyai transkrip nilai S2 dengan IPK minimal 3.30
    • Memiliki sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor minimal 500/IBT 61 atau sertifikat IELTS dengan skor minimal 5.5

    4. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau Jalur Tahfidz D4-S1

    • Menempuh pendidikan D4 atau S1 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Lancang Kuning, atau Universitas Muhammadiyah
    • Mempunyai hafalan minimal 3 juz dan tidak boleh tidak berurutan dibuktikan dengan piagam/sertifikat/syahadah/surat keterangan dari lembaga kompeten
    • Bersedia menambah hafalan 2 juz per tahun
    • Persyaratan lainnya ditentukan oleh perguruan tinggi tempat pelamar berkuliah

    5. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi Riau D4-S1

    • Menempuh pendidikan D4 atau S1 di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Tangerang, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Diponegoro (Undip).
    • Mempunyai IPK semester genap minimal 3.10 bagi yang mengambil prodi ilmu sosial dan minimal 3.00 bagi yang mengambil prodi ilmu eksakta

    6. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi S2 dan S3

    • Menempuh pendidikan S2 atau S3 di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Diponegoro (Undip).
    • Mahasiswa semester 1 angkatan 2024
    • Mempunyai IPK S1 minimal 3.25 untuk pelamar S2
    • Mempunyai IPK S2 minimal 3.30 untuk pelamar S3
    • Mempunyai sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor 500/IBT 61 atau IELTS minimal skor 5.5

    7. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi untuk Profesi

    • Menempuh pendidikan Profesi di Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada
    • Mahasiswa program profesi S1 lanjutan bidang dokter spesialis, perawat, atau apoteker

    Cara Daftar Beasiswa Pemprov Riau 2024

    Untuk bisa lolos sebagai penerima Beasiswa Pemprov Riau 2024, tentunya pelamar harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ada. Setelah memenuhi syarat, calon penerima beasiswa di luar daerah bisa langsung mendaftarkan diri lewat laman https://bit.ly/BeasiswaRiauCerdas2024.

    Sementara bagi calon penerima beasiswa dalam Provinsi Riau, bisa mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau.

    Jika detikers tertarik mencoba beasiswa ini, pantau terus informasi lebih lanjutnya pada laman http://birokesra.riau.go.id/ atau Instagram @birokesra_provriau. Semoga berhasil ya!

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Baru! Batas Usia Pelamar Beasiswa LPDP Khusus Dosen yang Punya NIDN Berubah



    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan masih membuka pendaftaran untuk tahap II tahun 2024 hingga 18 Juli mendatang. Berbeda dengan seleksi tahap sebelumnya, ada dua ketentuan baru yang ditetapkan.

    Ketentuan pertama berkaitan dengan tak wajibnya sertifikat bahasa Inggris pada pendaftar LPDP jalur afirmasi kampus dalam negeri. Sedangkan aturan kedua berkaitan dengan relaksasi pada batasan usia khusus bagi pelamar berprofesi dosen yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

    Untuk diingat, ketentuan ini hanya berlaku bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen ya detikers. Berikut informasi lebih lengkap terkait ketentuan terbaru LPDP dikutip dari postingan Instagram resminya @lpdp_ri, Selasa (2/7/2024).


    Alasan Batas Usia Ditentukan Pada Beasiswa LPDP

    Sebelumnya, panduan beasiswa LPDP menjelaskan bila pendaftar S2 pada program reguler harus berusia paling tinggi 35 tahun pada 31 Desember 2024. Sehingga jika peserta berulang tahun ke-36 sepanjang tahun 2023 maka ia tidak bisa mendaftar bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia ini.

    “Sistem pendaftaran akan secara otomatis menolak bila usia LPDPrens tidak sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan,” kata Endowmin (tim LPDP RI) dalam keterangan tertulis.

    Pada dasarnya, beasiswa LPDP memiliki sumber pendanaan yang terbatas lantaran berasal dari pajak masyarakat dengan nilai nominal pembiayaan studi yang tidak sedikit. Untuk itulah, proses seleksi yang berlangsung sangat ketat dan berhati-hati termasuk dalam hal batasan usia.

    Batasan usia yang ditetapkan dalam buku panduan resmi dipilih setelah proses pertimbangan dan rasionalisasi. Khususnya dengan usia produktif. Sehingga nantinya sosok-sosok terpilih ini bisa kembali produktif dalam membangun masyarakat dan bangsa.

    Terkait kelonggaran batasan usia ini dilakukan untuk program afirmasi dan targeted. Hal ini merupakan wujud aksi afirmatif dan keberpihakan kepada kelompok yang memerlukan.

    Daftar Batas Usia Pelamar LPDP Tahap 2 2024

    Adapun daftar batas usia pelamar LPDP, yakni:

    1. Beasiswa Umum Program Reguler, Parsial dan Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

    • S2: 35 tahun
    • S2 untuk profesi dosen ber-NIDN: 42 tahun
    • S3: 40 tahun
    • S3 untuk profesi dosen ber-NIDN: 47 tahun

    2. Beasiswa Afirmasi

    Program Daerah Afirmasi dan Putra-putri Papua

    Program Penyandang Disabilitas

    Program Prasejahtera

    3. Beasiswa Targeted

    Program Kewirausahaan

    Program Pendidikan Kader Ulama

    Program Dokter Spesialis

    • Belum punya LoA: 35 tahun
    • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

    Program Dokter Subspesialis

    • Belum punya LoA: 45 tahun
    • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

    Program PNS/TNI/Polri

    • S2 untuk PNS: 37 tahun
    • S3 untuk PNS: 42 tahun
    • S2 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
    • S3 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
    • S2 untuk prajurit TNI/Polri: 40 tahun
    • S3 untuk prajurit TNI/Polri: 45 tahun

    4. Beasiswa Targeted-Prioritas

    Prioritas LPDP dengan NTU, UNSW, dan University of Dundee program Doktor

    • Masyarakat umum: 40 tahun
    • PNS: 42 tahun
    • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
    • TNI/Polri: 45 tahun

    Prioritas LPDP dengan NUS Business School program Master

    • Masyarakat umum: 35 tahun
    • PNS: 37 tahun
    • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
    • TNI/Polri: 40 tahun

    5. Beasiswa Kerjasama

    Program Doktor untuk Talenta RIset dan Inovasi Nasional BRIN

    • S3 jalur fast track: 25 tahun
    • S3 jalur non-fast track: 27 tahun

    Kerja Sama bidang ekonomi dan perdagangan internasional bidang transportasi CSU & bidang metallurgical engineering USTB

    • S2 Masyarakat umum: 35 tahun
    • S2 CPNS/PNS: 37 tahun
    • S2 PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Dana KJP Plus Tahap I Bulan Juli 2024 Cair, Diterima 460 Ribu Siswa


    Jakarta

    Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2024 bulan Juli Gelombang I sudah mulai dicairkan ke rekening siswa penerima sejak Kamis, 4 Juli kemarin. Berbeda dengan dua bulan sebelumnya, pencairan KJP kali ini tepat waktu tanpa halangan.

    Jumlah penerima pada pencairan bulan Juli 2024 ini sebanyak 460.143 peserta didik yang tersebar di jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

    Masih sama, komponen biaya yang didapat siswa termasuk biaya rutin per bulan, biaya berkala per bulan dan tambahan uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk siswa yang bersekolah di swasta.


    Untuk mengetahui rinciannya, berikut besaran dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 bulan Juli yang sudah mulai cair ke rekening siswa dikutip dari postingan Instagram UPT Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jumat (5/7/2024).

    Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2024 Bulan Juli

    1. Jenjang SD/MI

    • Besaran Dana Per Bulan: Rp 135.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
    • Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 130.000
    • Jumlah Penerima: 207.286 peserta didik

    2. Jenjang SMP/MTs

    • Besaran Dana Per Bulan: Rp 185.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
    • Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 170.000
    • Jumlah Penerima: 131.054 peserta didik

    3. Jenjang SMA/MA

    • Besaran Dana Per Bulan: Rp 235.000 (biaya rutin) dan Rp 185.000 (biaya berkala)
    • Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 290.000
    • Jumlah Penerima: 44.301 peserta didik

    4. Jenjang SMK

    • Besaran Dana Per Bulan: Rp 235.000 (biaya rutin) dan Rp 215.000 (biaya berkala)
    • Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 240.000
    • Jumlah Penerima: 76.603 peserta didik

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    • Besaran Dana Per Bulan: Rp 185.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
    • Jumlah Penerima: 899 peserta didik

    Sebagai catatan, penggunaan biaya rutin yang bisa digunakan orang tua siswa secara tunai maksimal sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisanya, penggunaan KJP hanya bisa dilakukan secara non-tunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

    Ketentuan Pemakaian Dana KJP Plus

    1. Penggunaan Biaya Rutin maksimal dapat digunakan secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya.

    2. Sisa Biaya Rutin dan Biaya Berkala dapat digunakan secara non-tunai setiap bulan untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

    3. Pembayaran nontunai dengan cara tapping ATM KJP Plus pada mesin EDC Bank DKI atau menggunakan Digital Payment JakOne Mobile.

    4. Siswa penerima KJP Plus belanja di toko resmi KJP Plus atau merchant yang sudah melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan Bank DKI yang daftarnya bisa dilihat pada tautan http://tiny.cc/DataMerchantKJPPlus.

    5. Daftar barang perlengkapan sekolah yang dibeli siswa KJP Plus akan terekam di tiap merchant. Daftar kebutuhan siswa seperti:

    • Buku tulis.
    • Buku gambar.
    • Buku pelajaran.
    • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan.
    • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka.
    • Alat dan atau bahan praktik.
    • Seragam sekolah dan kelengkapannya.
    • Sepatu dan kaos kaki sekolah.
    • Tas sekolah.
    • Pakaian olahraga sekolah.
    • Buku pelajaran penunjang.
    • Kudapan bergizi.
    • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan.
    • Alat bantu pendengaran.
    • Kalkulator scientific.
    • USB flashdisk sebagai alat simpan data.
    • Seragam pramuka dan kelengkapannya.
    • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah.
    • Komputer/laptop

    6. Membelanjakan Bantuan Sosial Biaya Pendidikan di luar penggunaan yang telah diatur dalam Pergub DKI Jakarta No 110 Tahun 2021. Jika ditemukan pelanggaran makan siswa bisa mendapat sanksi berupa pencabutan data dari penerima manfaat KJP Plus.

    (det/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden