Tag: institusi

  • Pemerintah Ingin Tata Kelola LPDP Diperbaiki, Pratikno-Sri Mulyani Turun Tangan



    Jakarta

    Pemerintah Indonesia ingin memperbaiki tata kelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kementerian Koordinator Pengembangan Manusia dan Kebudayaan sampai Kementerian Keuangan sampai turun tangan.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan pihaknya akan mengkaji ulang penggunaan dana LPDP berbasis data dan menganalisis pengeluaran dan manfaat yang didapatkan atau cost-benefit analysis.

    “Alokasi dana (LPDP) itu memang perlu kita lihat kembali, apakah dana yang sekarang dipakai, misalnya bahwa kebanyakan dana dipakai untuk program magister itu apakah optimal atau tidak,” kata Stella dalam Antara pada Jumat (1/11/2024) lalu dikutip Selasa (12/11/2024).


    Stella menekankan asas dari suatu hal yang optimal adalah berkeadilan dan berkualitas, sehingga kedua faktor tersebut juga menjadi hal yang dipertimbangkan dalam pengkajian ulang ini.

    Kemenko PMK Pastikan LPDP Jangkau Daerah 3T

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno juga menemui Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto pada Jumat (1/11) lalu. Dalam pertemuan itu, mereka membahas upaya memaksimalkan manfaat dana pendidikan untuk lebih banyak generasi muda Indonesia.

    Pratikno mengatakan jika tantangan utama yang dibahas adalah memastikan dana LPDP dapat diakses cara luas. Terutama untuk anak-anak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    “Perlu ada talent scouting yang dilakukan LPDP untuk menjemput talenta-talenta unggul yang selama ini belum dijangkau,” jelasnya dalam unggahan Instagrami resmi Pratikno @pratikpratikno dikutip Selasa (12/11/2024).

    Kemenkeu Gandeng McKinsey Perbaiki Tata Kelola LPDP

    Tak lama berselang, Kementerian Keuangan juga turun tangan untuk memperbaiki tata kelola LPDP. Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati sampai menggandeng tim McKinsey Indonesia untuk mendiskusikan reformasi tata kelola tersebut.

    Dalam pelaksanannya, Sri Mulyani mengatakan jika LPDP adalah lembaga yang menjadi tumpuan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, ia ingin tata kelola LPDP diperbaiki.

    “Oleh karena itu, tata kelolanya harus terus diperbaiki dan saya berharap dari diskusi bersama tim McKinsey hari ini, kita bisa mendapatkan insight tentang bagaimana mengembangkan institusi LPDP agar dapat terus diandalkan untuk menciptakan pemimpin-pemimpin berkualitas Indonesia di masa depan,” ujar Sri Mulyani dalam Instagram resminya @smindrawati dikutip Selasa (12/11/2024).

    Sri Mulyani berharap berbagai upaya ini dapat menjadi langkah untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045 dan cita-cita Indonesia yang adil, maju, dan sejahtera.

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 Dibuka, Gratis Kuliah S2-S3 untuk Tenaga Kependidikan



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) buka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 hingga 26 Juli mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Dosen Kemendikbud pada tautan http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/.

    Beasiswa Tut Wuri Handayani adalah bantuan pendidikan pascasarjana jenjang magister (S2) dan doktor (S3) pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Penerimaan ini khusus diberikan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kependidikan (tendik) pada satuan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

    Mahasiswa baru ataupun on going diperkenankan mendaftar. Durasi maksimal pendanaan ditetapkan 24 bulan untuk program S2 dan 48 bulan bagi S3.


    Awardee terpilih akan mendapatkan manfaat biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah, buku, dan penelitian. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan mendapat biaya pendukung dengan komponen tiket perjalanan, visa (khusus studi luar negeri), asuransi kesehatan, biaya hidup, biaya darurat, serta tunjangan keluarga (khusus studi luar negeri).

    Siap mendaftar? Yuk pahami syarat Beasiswa Tut Wuri Handayani dikutip dari booklet resminya.

    Persyaratan Beasiswa Tut Wuri Handayani

    Persyaratan umum Beasiswa Tut Wuri Handayani yang harus dipenuhi pendaftar yakni:

    1. Tendik yang berstatus PNS pada satuan di bawah pembinaan Ditjen Diktiristek.

    2. Batas usia bagi pendaftar program adalah t-1 atau kurang 1 tahun dari ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 3 Tahun 2023. Adapun batas usianya yakni:

    Program Magister

    • Belum memasuki usia 47 tahun bagi untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, jabatan fungsional jenjang pertama dan jenjang muda.
    • Belum memasuki usia 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya.
    • Belum memasuki usia 51 tahun untuk jabatan fungsional jenjang utama.

    Program Doktor

    1. Pendaftar dengan jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional keahlian jenjang pertama dan muda belum memasuki usia:

    • 44 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 41 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 38 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 35 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 32 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    2. Pendaftar dengan jabatan fungsional keahlian jenjang marya belum memasuki usia:

    • 46 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 43 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 40 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 37 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 34 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    3. Telah menyelesaikan studi program D4/S1 untuk pendaftar jenjang S2 dan sudah menyelesaikan studi program S2 bagi pendaftar jenjang S3. Penyelesaian studi sebelumnya dilakukan pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan ketentuan:

    • Perguruan tinggi dalam negeri di bawah pembinaan Kemendikbudristek, kementerian lain atau lembaga pemerintah non-kementerian yang terdaftar di PDDikti dan memiliki akreditas minimal B atau Baik Sekali.
    • Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemendikbudristek atau Kedutaan Besar RI di negara asal kampus.

    4. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di perguruan tinggi tujuan.

    5. Belum pernah menempuh studi jenjang yang sama.

    6. Bagi pelamar on going telah menempuh semester 2 dan akan/atau sedang menempuh semester 3.

    7. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditentukan dan telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.

    8. Memiliki Personal Statement.

    9. Memiliki proposal penelitian untuk peserta pendaftar program doktor.

    10. Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

    11. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit pemerintah.

    12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

    13. Khusus untuk tujuan kampus dalam negeri, pendaftar diwajibkan mengikuti program kelas reguler bukan karyawan.

    14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding)

    Jadwal Seleksi Beasiswa Tut Wuri Handayani

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Seleksi: Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi: September 2024
    • Pencairan dana: September 2024
    • Monitoring: Juli 2025

    Informasi lebih lengkap terkait syarat khusus dan format dokumen bisa detikers lihat di sini. Yuk segera penuhi persyaratan dan selamat mendaftar detikers!

    (det/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Ada Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan-Kelautan Undip, Daftar di Sini



    Jakarta

    Universitas Diponegoro (Undip) membuka beasiswa untuk jurusan S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan. Terbatas, beasiswa hanya dibuka untuk 30 mahasiswa.

    Syarat untuk mendaftar beasiswa adalah pendaftar yang memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang. Bagi 30 peserta yang lolos ujian dan memenuhi persyaratan beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah, biaya makan dan biaya penginapan selama kuliah.

    Rektor Undip, Prof Dr Suharnomo, menyampaikan bahwa Undip adalah kampus berkualitas dan menjunjung tinggi martabat sebagai institusi yang mengayomi dan bermanfaat. Kendati demikian, Undip memastikan jika masyarakat bisa memperoleh akses pendidikan.


    “Undip terus berkompetisi dalam perangkingan nasional maupun internasional, namun demikian Undip juga memberikan kesempatan dan dukungan bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan,” ucap Prof Suharnomo dalam laman Undip dikutip Selasa (16/7/2024).

    Mahasiswa jurusan S1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan Undip akan mempelajari inovasi teknologi, manajemen industri, strategi bisnis, bioteknologi dan teknologi AIoT untuk menciptakan bisnis perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.

    Adapun pendaftaran dibuka melalui UM Terbatas Undip mulai 12 hingga 16 Juli 2024.

    Tertarik mendaftar? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    Syarat Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan dan UM Terbatas Undip 2024

    • Siswa laki-laki yang telah lulus SMA/SMK/MA atau sederajat, lulus ujian persamaan, atau setara lainnya (paket C) tahun 2022, 2023 dan siswa yang lulus tahun 2024
    • Usia saat mendaftar maksimal 22 tahun
    • Memiliki KIPK atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang

    Materi Tes UM Terbatas Undip 2024

    Potensi Skolastik: penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, dan pengetahuan kuantitatif.

    Tes Literasi: literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

    Tata Cara Pendaftaran UM Terbatas Undip 2024

    1. Membuat user pendaftaran menggunakan email
    2. Mengisi data diri
    3. Memilih jalur pilihan UM S1 Terbatas dan mengisi form isian
    4. Membayar biaya pendaftaran pada bank yang ditunjuk
    5. Mengunggah berkas administrasi dengan format pdf
    6. Mencetak kartu peserta dan mengikuti ujian sesuai jadwal

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan bisa dicek melalui pmb.undip.ac.id

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 buat Mahasiswa, Belajar Bahasa dan Budaya Jepang


    Jakarta

    Beasiswa belajar bahasa Jepang dibuka Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (MEXT). Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa S1 dan D4 jurusan sastra/pendidikan bahasa Jepang.

    Dikutip dari laman Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, beasiswa non gelar ini berdurasi 1 tahun. Penerima beasiswa akan mendalami bahasa dan kebudayaan Jepang di universitas Jepang pada September/Oktober 2025-Agustus/September 2026. Di akhir program, penerima beasiswa akan mendapat sertifikat.

    Syarat Beasiswa MEXT Belajar Bahasa Jepang 2025

    • Mahasiswa aktif S1/D4 sastra/pendidikan/budaya/bahasa Jepang, minimal semester 3.
    • Sehat jasmani dan rohani untuk menjalani perkuliahan di Jepang.
    • Menguasai bahasa Jepang, sertakan sertifikat Nihongo Noryoku Shiken atau JLPT yang terbit pada/setelah Januari 2023 jika ada.
    • Usia maksimal 29 tahun pada tanggal 1 April 2025, atau lahir antara 2 April 1995 sampai 1 April 2007.
    • Direkomendasikan oleh institusi tempat berkuliah saat ini, berdasarkan seleksi internal di institusi masing-masing.
    • Belum akan mengikuti sidang skripsi selama proses seleksi berlangsung maupun saat sudah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
    • Pendaftar wajib segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan kuliah setelah program beasiswa ini berakhir. Jika melanggar, maka wajib mengembalikan seluruh tunjangan beasiswa yang telah diterima.
    • Khusus pendaftar yang mengikuti double degree di universitas di Indonesia dan di Jepang dan akan melanjutkan studinya di Jepang, maka tidak perlu kembali ke Indonesia, tetapi tidak akan secara langsung mendapatkan visa “Student” ataupun visa “Temporary Visitor” usai program beasiswa.

    Cara Daftar

    1. Registrasi di https://daftar.beasiswamext.com.
    2. Cek email konfirmasi dan simpan nomor ujian.
    3. Jika tidak menerima email konfirmasi dalam 5 menit, hubungi beasiswa@dj.mofa.go.jp dengan menyertakan nama lengkap, program yang dipilih, dan salinan transkrip nilai sementara.
    4. Lengkapi dokumen persyaratan.
    5. Institusi perekomendasi mengirimkan berkas dengan kode di kanan atas amplop “Japanese Studies 2025” ke alamat: Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan), Kedutaan Besar Jepang, Jl MH Thamrin No 24 Jakarta, 10350.
    6. Jika mengirim dengan ojek online, serahkan ke pihak security Kedubes Jepang.
    7. Pastikan berkas sudah diterima Kedubes Jepang di Jakarta paling lambat 22 Januari 2025.

    Jadwal Seleksi Beasiswa MEXT Japanese Studies 2025

    • Pendaftaran: 24 Desember-22 Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi dokumen: 7 Februari 2025
    • Seleksi ujian tulis: Pertengahan Februari 2025
    • Pengumuman hasil ujian tulis: Akhir Februari 2025*
    • Seleksi wawancara: Akhir Februari 2025*
    • Pengumuman hasil seleksi wawancara: Awal Maret 2025*
    • Secondary screening: Maret-Juli/Pertengahan Agustus 2025*
    • Pengumuman hasil akhir dari MEXT: Juli-pertengahan Agustus 2025*
    • Berangkat ke Jepang: September/Oktober 2025*

    Informasi beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 bisa diakses lebih lanjut dengan klik di sini Informasi Beasiswa MEXT Program Japanese Studies (Non-Degree) | Embassy of Japan in Indonesia. Berminat, detikers?


    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa S1 ITB Diperpanjang Sampai 14 September, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) diperpanjang sampai 14 September 2025. Mahasiswa yang tertarik mendaftar bisa langsung menuju https://finaid.itb.ac.id.

    Jika diterima, mahasiswa akan mendapatkan uang beasiswa sebesar Rp1,5 juta per bulan selama 12 bulan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan berbagai pelatihan soft skill serta komunitas.


    Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya seperti dilansir dari laman Kemahasiswaan ITB.

    Manfaat Beasiswa S1 ITB BULPS 2025

    Uang beasiswa sebesar Rp. 1.500.000 perbulan selama 12 bulan
    Berbagai pelatihan softskill
    Capacity Building & Champion Camp
    Program Sosialisasi Komunitas
    Sharing Session

    Syarat Beasiswa S1 ITBBULPS 2025

    Kategori Beasiswa Prestasi

    Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
    Telah menempuh minimal 40 SKS
    Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
    IPK minimal 3.50
    Score TOEFL minimal 500/ setara
    Formulir Beasiswa LPS
    Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
    Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Inggris

    Kategori Beasiswa Tidak Mampu

    Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
    Telah menempuh minimal 40 SKS
    Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
    IPK minimal 3.25
    Formulir Beasiswa LPS
    Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
    Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Indonesia (Bahasa Inggris diutamakan)
    Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) minimal dari Desa/kelurahan daerah asal
    Surat penghasilan orang tua terbaru/Slip gaji orang tua terbaru

    Demikian informasi mengenai Beasiswa S1 ITB BULPS 2025. Tertarik mendaftar?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Peluang Riset di AS, Pendaftaran Program Diperpanjang!


    Jakarta

    Pendaftaran Fulbright US-ASEAN Visiting Scholar Program diperpanjang. Semula dibuka sampai 1 Desember 2025, periode pendaftaran kini berlangsung hingga 15 Desember 2025.

    Program American Indonesia Exchange Foundation (AMINEF) – Fulbright Indonesia ini membuka kesempatan bagi akademisi dan peneliti RI untuk mengembangkan atau memperbarui penelitian bersama rekan di universitas terakreditasi di Amerika Serikat. Peserta program juga bisa meneliti bersama lembaga penelitian nirlaba AS, baik negeri maupun swasta.

    Visiting scholar dalam program ini akan meneliti dan berkontribusi pada isu-isu prioritas yang berdampak pada hubungan AS-ASEAN, isu prioritas ASEAN, dan/atau yang berimplikasi jelas bagi seluruh kawasan ASEAN. Program ini memprioritaskan penelitian tentang topik-topik hubungan AS-ASEAN yang memiliki signifikansi regional, bukan yang bilateral.


    Pendaftar yang terpilih akan berangkat ke AS untuk riset selama 3-4 bulan pada paruh pertama 2027 di AS. Sebelumnya, cermati dan penuhi persyaratan berikut.

    Hibah Riset US-ASEAN Visiting Scholar

    Hibah ini meliputi:

    • Tunjangan bulanan antara USD 3.164 – USD 4.805 (Rp 52,7 juta – Rp 80,1 juta) per bulan, tergantung pada kota di AS
    • Tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang direct, serta tunjangan transit dan bagasi USD 600 (Rp 10 juta)
    • Tunjangan profesional dan pemukiman USD 2.233 (Rp 37,2 juta)
    • Biaya laboratorium atau penelitian universitas yang memenuhi syarat, pertimbangan kasus per kasus
    • Biaya laboratorium dan penelitian universitas yang memenuhi syarat hingga USD 3.000 (Rp 50 juta), jika diperlukan

    Sebagai catatan, tidak ada komponen hibah yang disediakan untuk tanggungan. Adapun jelang akhir program sekitar Maret 2027, peserta biasanya akan berkumpul di Washington, DC.

    Syarat Program Riset US-ASEAN Visiting Scholar

    • Warga negara Indonesia
    • Berdomisili di Indonesia selama pencalonan dan proses seleksi berlangsung
    • Bersedia kembali ke Indonesia usai menyelesaikan program riset di AS
    • Merupakan staf pengajar universitas, Kementerian Luar Negeri, pejabat pemerintah, profesional sektor swasta, perwakilan lembaga think tank, atau personel dari organisasi lain yang berfokus pada isu-isu AS-ASEAN
    • Memiliki rekam jejak prestasi akademis atau profesional yang signifikan
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Diutamakan yang belum memiliki pengalaman terkini dan substansial di Amerika Serikat
    • Tidak sedang mengajar, belajar, atau melakukan riset di AS
    • Belum pernah menerima hibah Fulbright dalam 5 tahun terakhir
    • Belum pernah ke AS sebagai J-1 Exchange Visitor kategori profesor atau peneliti dalam 2 tahun terakhir
    • Bukan pegawai, anggota keluarga pegawai, atau tanggungan pegawai AMINEF, Kedutaan Besar (Kedubes) AS, atau US Department of State

    Bidang Riset

    • Pendaftar dapat mengangkat topik yang mendukung inisiatif ASEAN dan tujuan AS di kawasan ASEAN, seperti dukungan terhadap:
      • Integrasi ekonomi dan pasar keuangan regional
      • Keamanan dan kebijakan AI
      • Integrasi teknologi
      • Perluasan kerja sama maritim
      • Pendidikan
      • Teknologi pangan
      • Ilmu informasi
      • Jurnalisme
      • Hukum
      • Administrasi publik
      • Kesehatan masyarakat
      • Perdagangan
      • Investasi
    • Program dan topik yang dipilih harus mencerminkan bidang prioritas Sekretariat ASEAN dan Misi AS untuk ASEAN
    • Program dan topik pilihan harus dapat mencerminkan prioritas dan relevansi bagi negara yang mengajukan nominasi
    • Diprioritaskan bagi proyek penelitian bercakupan regional, dan/atau memiliki implikasi yang jelas bagi seluruh kawasan ASEAN.

    Dokumen Persyaratan

    • Formulir pendaftaran
    • Pernyataan proyek riset sepanjang 3-5 halaman
    • Daftar pustaka, maksimal 3 halaman
    • Curriculum vitae (CV), maksimal 6 halaman
    • Surat undangan dari institusi tuan rumah di AS lebih disukai; tidak wajib saat pendaftaran, tetapi wajib disertakan sebelum seleksi akhir/keberangkatan
    • Tiga surat rekomendasi
    • Salinan transkrip akademik dan ijazah dalam bahasa asli dan terjemahannya dalam bahasa Inggris
    • Salinan dokumen identitas yang sah, yakni KTP atau paspor

    Cara Daftar

    • Buat akun di https://stu.aminef.or.id/grantee/
    • Unduh dan cermati Instruksi Pengisian Aplikasi Daring Program Beasiswa Fulbright US – ASEAN Visiting Scholar
    • Isi dan lengkapi pendaftaran, progres dapat disimpan untuk dilanjutkan kemudian
    • Selesaikan proses pendaftaran dan kirimkan lamaran.

    Informasi hibah riset US-ASEAN Visiting Scholar dari Aminef-Fulbright Indonesia ini dapat dicek lebih lanjut dengan klik di SINI dan akun Instagram @fulbrightindonesia. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Sesuai Harapan Kami sejak Awal



    Jakarta

    Biaya haji 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Jemaah haji membayar Rp 55,4 juta. Hal ini menjadi kabar baik bagi banyak pihak, termasuk Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar.

    Penetapan biaya haji 2025 ini dibacakan dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menag dan Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) serta Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala BPKH di Gedung DPR, Senayan Jakarta yang disiarkan langsung melalui YouTube DPR RI, Senin (6/1/2025). Sebelumnya, Komisi VIII telah menggelar rapat internal dengan Panja BPIH 1446 H/2025 M.

    Menag menyampaikan turunnya biaya haji ini menjadi kabar baik dan juga sesuai dengan harapan banyak pihak. “BPIH ini sesuai dengan harapan kami sejak awal. Presiden Prabowo mengobsesikan calon jemaah haji untuk bisa melaksanakan haji dengan biaya semurah mungkin,” ujar Menag Nasaruddin.


    Dalam kesempatan ini, Menag Nasaruddin juga menyebutkan BPKH mendapatkan semacam kesempatan baik. “Ini kesempatan baik karena nilai manfaat yang diberikan tidak sebesar tahun lalu, terjadi juga penghematan,” lanjut Menag.

    Menag berharap, adanya penurunan biaya haji 2025 menjadi langkah perjuangan yang dapat diterima semua pihak.

    “Atas nama pemerintah, kami bersama BPH menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tentu harapan kita menjadi harapan semua masyarakat juga. Kita sangat bermohon kepada Allah SWT agar perjuangan ini dapat diterima semua pihak, termasuk jemaah yang ingin melaksanakan ibadah haji,” lanjut Menag.

    Tanggapan BPH

    Hal senada juga diungkapkan Kepala Badan Penyelenggara Haji Moch Irfan Yusuf. Irfan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk turut serta dalam pembahasan biaya haji 2025.

    “Sebagai institusi yang baru BPH bertugas pada 2025 memberi dukungan penyelenggaraan haji, kami mengapresiasi Komisi VIII DPR RI, panja dan Menag yang memberi kesempatan kepada kami untuk ikut serta dalam pembahasan BPIH,” kata Irfan.

    Menurut Irfan, penetapan biaya haji menjadi hal yang paling ditunggu masyarakat, terutama calon jemaah haji.

    “Pembahasan dan penetapan BPIH bagian dari penyelenggaraan haji karena sangat ditunggu-tunggu bagi calon jemaah haji. Karena pertanyaan yang muncul adalah, berapa yang harus saya bayar?” lanjutnya.

    Irfan juga mengapresiasi semua pihak yang mengupayakan efisiensi biaya haji.

    “Kami melihat semangat yang sama, baik dari panja maupun dari pemerintah untuk menyediakan pelayanan yang baik namun dengan biaya yang lebih efisien. Sesuai dengan pesan Presiden Prabowo agar memberikan keamanan dan kenyamanan bagi jemaah tanpa memberatkan biaya bagi jemaah,” tutup Irfan.

    Diberitakan sebelumnya, Pemerintah dan DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M rata-rata sebesar Rp 89.410.258,79. Dari angka itu, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar jemaah rata-rata Rp 55.431.750,78 dan dana yang bersumber dari nilai manfaat Rp 33.978.508,01.

    (dvs/kri)



    Sumber : www.detik.com