Tag: Investasi Bitcoin

  • Amankan Masa Depan Anda dengan Investasi Bitcoin

    Kemajuan industri dan teknologi, investasi saat ini semakin mudah untuk dilakukan. Berbagai kalangan sudah memulai investasi dan menentukan jenis investasinya sedari dini untuk kehidupan masa depan. Salah satu investasi yang saat ini menjadi banyak diperbincangkan adalah aset kripto. Masa depan bitcoin diprediksikan akan menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dicari.

    Masa Depan Anda dengan Investasi Bitcoin

    Ada beberapa hal yang mendorong aset kripto sebagai instrumen investasi yang menjanjikan, Diantaranya:

    1. Return on Investment yang Besar

    Return on Investment atau ROI merupakan laba atas investasi yang dihitung berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan yang dihasilkan dengan besaran modal yang ditanam.

    2. Sifatnya yang Terdesentralisasi

    Aset kripto  menggunakan teknologi yang mendasarinya yaitu Blockchain, teknologi tersebut yang memungkinkan dilakukannya desentralisasi dan memberikan kesempatan bagi semua user untuk menjadi bagian dari validator atau nodes untuk memproses transaksi. Sehingga transaksi dapat di proses secara cepat

    3. Jumlahnya yang Terukur

    Seperti diketahui, Satoshi Nakamoto si pencipta Bitcoin, membatasi kepingan bitcoin hanya akan ada 21 juta Bitcoin di dunia dan saat ini mencapai 80% atau sekitar 16,8 juta BTC. Hal tersebut menjadikan harga bitcoin akan terus naik ke depannya. 

    Sejalan dengan aset kripto yang paling dahulu muncul yakni bitcoin, aset-aset kripto lainya pun punya batasan kepingan tertentu untuk membatasi peredaran aset kripto tersebut.

    4. Legal sebagai Komoditi di Indonesia

    Aset kripto seperti bitcoin dan altcoin lainya, sudah legal di Indonesia sebagai komoditi berjangka yang aturanya tercakup pada Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 5 Tahun 2019.

    Melalui landasan hukum tersebut, pemilik platform exchange bursa berjangka bisa menambahkan aset kripto ke deretan instrumen keuangan yang bisa diperjual-belikan dengan rupiah di Indonesia.

    Selain alasan-alasan diatas yang mendorong aset kripto sebagai salah satu instrumen investasi yang paling baik. Seperti halnya aset investasi lain, Anda perlu untuk menciptakan portofolio yang sejalan dengan toleransi risiko dan tujuan finansial.

    Maka dari i itu, Anda dapat memulai dengan memeriksa kriteria yang mendukung portofolio kripto; seperti manajemen risiko. Lalu manfaatkan untuk mengembangkan perencanaan dengan berbagai tipe aset kripto dalam bermacam-macam kategori. Setelah itu, Anda harus selalu mengingat untuk memanajemen portofolio Anda. Sehingga investasi jangka panjang berjalan dengan lancar.

    Setelah Anda mengetahui alasan kenapa bitcoin menjadi aset investasi masa depan dan menciptakan portofolio untuk investasi jangka panjang. Selanjutnya adalah menentukan tujuan finansial apa yang Anda akan targetkan. Dari berbagai cerita yang pernah diungkapkan oleh media, masa depan bitcoin atau aset kripto dapat mengabulkan impian untuk membeli suatu barang yang  diinginkan.

    Manfaat Investasi Bitcoin di Masa Depan

    Pada berbagai media banyak cerita tentang kisah seseorang yang berhasil mewujudkan impiannya dengan berinvestasi pada aset kripto. Salah satunya terjadi di Texas, Amerika Seriikat, dikutip dari tempo.co seorang ibu rumah tangga yang mampu membeli rumah real estate dengan menggunakan hasil dari investasi bitcoin. Lalu, apa saja sebenarnya manfaat atau hal yang bisa anda wujudkan dengan investasi kripto?

    Dana Cadangan

    Kemudahan untuk menukarkan aset investasi kripto dengan uang fiat ini bisa Anda gunakan di masa depan untuk kebutuhan-kebutuhan yang mendesak. Dengan waktu kurang dari 24 jam anda sudah bisa mencairkan aset kripto anda, sehingga anda tidak perlu khawatir dengan cara yang lama untuk menukarkan aset anda.

    Rumah/ Properti

    Banyak orang beranggapan membeli rumah dari hasil investasi adalah hal yang mustahil. Namun, dari cerita dari seorang ibu rumah tangga di Texas, Amerika Serikat tersebut membuat anggapan banyak orang terbukti salah. Dengan management investasi yang tepat bukan tidak mungkin Anda juga dapat membeli rumah menggunakan hasil investasi kripto.

    Pendidikan 

    Biaya pendidikan yang dari tahun ketahun semakin naik ini bisa anda siapkan dengan investasi di set kripto. Dengan aset kripto yang terus naik  biaya pendidikan anak anda, merupakan hal yang perlu disiapkan sedini mungkin.

    Selain ketiga pilihan tujuan investasi dari aset kripto di atas, Anda juga bisa menggunakannya untuk kegiatan sehari-hari. Ada banyak platform di dunia yang sudah menerima pembayaran menggunakan bitcoin atau kripto. Seperti menggunakan purse.io untuk berbelanja di marketplace Amazon, atau membeli tiket penerbangan dan pemesanan hotel dengan Bitcoin, melalui Expedia, Cheap Air dan Surf Air

    Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan dari hasil investasi di aset kripto. Dengan masa depan bitcoin yang diprediksi akan terus meningkat. Tidak ada salahnya untuk memulai investasi dari sekarang. 

    Anda bisa memulai berinvestasi aset kripto dengan mendaftarkannya di Tokocyrpto. Sebagai platform exchange aset kripto yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Tokocyrpto akan selalu mengedepankan keamanan yang kenyamanan para penggunanya. Kunjungi media sosial kami @Tokocrypto atau website kami untuk lebih mengenal Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Keuntungan Investasi Bitcoin daripada Uang Fiat

    Zaman dahulu, manusia menggunakan sistem barter untuk melakukan transaksi jual beli. Sistem barter ini cocok sebagai pertukaran antara dua orang. Namun akan menjadi rumit apabila banyak orang yang terlibat.

    Berawal dari situlah, uang diciptakan agar transaksi menjadi lebih mudah. Seiring berkembangnya teknologi, mata uang digital pun diciptakan seperti cryptocurrency Sebagai instrumen investasi, Anda bisa mendapatkan keuntungan investasi bitcoin dari segi keamanan dan teknologi blockchain-nya.

    Lantas, apa persamaan dan perbedaan antara aset kripto dengan uang konvensional? Kenapa keuntungan investasi bitcoin terletak pada sistem keamanannya? Mari kita bahas satu persatu.

    Mengenal Fiat Money

    Fiat money atau fiat currency merupakan alat pembayaran yang Anda pakai saat ini, yaitu uang kertas. Fiat money memiliki nilai mata uang yang ditentukan oleh regulasi atau hukum pemerintah. Selain itu, pemerintah juga menetapkan legalitas mata uang sebagai alat transaksi.

    Sebagian besar negara di seluruh belahan dunia memakai fiat money untuk pembelian barang dan jasa, menabung, membayar pajak, dan berinvestasi. Bentuk fiat money tidak hanya berupa uang kertas, namun juga berupa elektronik seperti kartu kredit dan debit.

    Persamaan Cryptocurrency dan Fiat Money

    Baik cryptocurrency dan fiat money, keduanya memiliki fungsi mata uang yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran, alat tukar yang digunakan untuk menyimpan dan mentransfer nilai, dan nilai pada keduanya dipengaruhi oleh sistem disekitarnya.

    Cryptocurrency dan fiat money sama sama membutuhkan kepercayaan dari orang yang menggunakannya. Sebagai contoh, masyarakat percaya dengan fiat money karena dikeluarkan oleh bank sentral. Sedangkan bitcoin mendapatkan kepercayaan karena teknologi yang mendasarinya, yaitu teknologi blockchain.

    Perbedaan Cryptocurrency dan Fiat Money

    Seperti yang kita ketahui, cryptocurrency adalah mata uang yang terbuat dari sistem komputasi dan terdesentralisasi (tidak ada seseorang atau pihak yang mengontrol bitcoin). Sedangkan fiat money adalah mata uang yang disahkan oleh pemerintah suatu negara.

    • Perantara yang Dibutuhkan

    Bitcoin tidak memerlukan pihak perantara untuk melakukan transaksi. Lain halnya dengan fiat money yang membutuhkan perantara seperti bank atau payment provider untuk melakukan transaksi.

    Transaksi bitcoin yang telah dikonfirmasi tidak dapat diubah ataupun dibatalkan, karena sudah tercatat secara permanen. Sedangkan pembatalan pada transaksi fiat money masih memungkinkan untuk Anda lakukan.

    Keuntungan Investasi Bitcoin daripada Fiat Money

    Jika Anda menggunakan bitcoin untuk investasi, berikut keuntungan yang akan Anda dapatkan:

    Bitcoin adalah salah satu aset kripto yang menggunakan teknologi blockchain. Blockchain merupakan teknologi yang terdiri dari blok dan berfungsi menampung transaksi. Masing-masing blok ini saling terkait melalui kriptografi dan membentuk jaringan yang bersifat immutable (tidak dapat diubah dan dihapus). 

    Desentralisasi juga merupakan salah satu cara kerja blockchain. Dimana informasi akan disimpan di banyak tempat dan tidak membutuhkan pihak ketiga. Kemudian, privasi Anda akan terjamin karena identitas pengguna akan disamarkan melalui kriptografi yang kompleks. Meski begitu, Anda tetap bisa melihat transaksi yang dilakukan secara transparan.

    Ditemukan oleh suatu pihak yang memiliki nama samaran Satoshi Nakamoto, jumlah bitcoin yang beredar pada jaringan hanya terdapat 21 juta koin dan diprediksi akan habis suatu saat nanti. 

    Anda dapat melakukan transaksi bitcoin di belahan dunia manapun dan kapanpun tanpa adanya hari libur. Hal ini dikarenakan bitcoin tidak memiliki pihak perantara dan memiliki sistem peer to peer, sehingga pengguna dapat mengontrol penuh atas transaksinya.

    Siapapun yang menggunakan bitcoin akan mendapatkan hak otonomi. Artinya, pengguna dapat mengontrol dan membelanjakan bitcoin tanpa harus berurusan dengan pihak ketiga seperti pemerintah dan bank.

    Dikarenakan transaksi bitcoin tidak memiliki pihak perantara atau pemerintah, maka biaya transaksi yang dikenakan akan sangat minim. 

    Ternyata keuntungan investasi bitcoin sangat menggiurkan ya! Untuk memulai investasi bitcoin dan aset kripto lainnya, kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Transaksi Bitcoin Meningkat di Kalangan Investor Jangka Panjang

    Transaksi pada Bitcoin sedang meningkat di kalangan investor jangka panjang sejak beberapa hari terakhir. Data terbaru mengungkapkan peningkatan tajam dalam volume transaksi yang dikirim oleh pemegang Bitcoin jangka panjang yang menguntungkan tahun ini, menandai kenaikan hampir 2.000%.

    Jumlah yang ditransfer oleh investor Bitcoin tersebut yang saat ini berada dalam posisi menguntungkan telah meningkat secara dramatis dari US$ 25 juta pada awal tahun menjadi US$ 489 juta saat ini . Terlepas dari kenaikan besar-besaran ini, volume transfer yang menguntungkan masih turun sebesar 71,4% dari nilai puncaknya sebesar US$ 1,74 miliar.

    Rekor volume transfer ini diamati selama fase pasar bullish yang dialami Bitcoin pada tahun 2021. Namun, penting untuk dicatat bahwa volume transaksi saat ini, meskipun lebih rendah dari puncak tahun lalu, masih merupakan kenaikan yang signifikan sejak awal tahun 2023.

    Aktif Transaksi

    Volume transfer yang dikirim oleh pemegang jangka panjang Bitcoin mencatat kenaikan yang signifikan. Sumber: Glassnode.
    Volume transfer yang dikirim oleh pemegang jangka panjang Bitcoin mencatat kenaikan yang signifikan. Sumber: Glassnode.

    Baca juga: Mengapa Pasar Kripto dan Bitcoin Naik Hari Ini (29/5)?

    Pengamatan yang lebih dekat pada data menunjukkan pola yang menarik saat memecah pengeluaran pemegang saham jangka panjang berdasarkan kelompok usia. Kelompok investor yang memegang Bitcoin untuk jangka waktu antara 6 bulan hingga 12 bulan tampaknya menjadi yang paling aktif dalam hal pembelanjaan. Volume transaksi mereka tiga kali lipat dari semua kelompok pemegang jangka panjang lainnya, mereka yang telah memegang Bitcoin selama satu tahun atau lebih.

    Menggali lebih dalam pola transaksi grup pemegang 6 bulan hingga 12 bulan, kami menemukan bahwa 92% hari akuisisi potensial mereka saat ini menguntungkan dibandingkan dengan harga spot Bitcoin saat ini. Profitabilitas yang signifikan ini dapat menjelaskan dengan baik mengapa kohort ini mengalami volume transaksi tertinggi tahun ini.

    Selain itu, profitabilitas ini juga sejalan dengan lonjakan volume transfer yang menguntungkan secara keseluruhan baru-baru ini, serta volume pengeluaran tahunan yang tinggi yang diamati di antara pemegang Bitcoin yang berusia antara 6 hingga 12 bulan. Tren ini berpotensi mempengaruhi dinamika pasar dan perilaku investor dalam beberapa bulan mendatang.

    Aktivitas Alamat Wallet Melonjak

    Alamat wallet aktif Bitcoin telah melonjak ke level tertinggi tiga minggu, menunjukkan peningkatan utilitas yang signifikan. Sumber: Santiment.
    Alamat wallet aktif Bitcoin telah melonjak ke level tertinggi tiga minggu, menunjukkan peningkatan utilitas yang signifikan. Sumber: Santiment.

    Baca juga: Bitcoin Bangkit: Investasi di 4 Altcoin Ini Jadi Pilihan Menarik

    Alamat wallet aktif Bitcoin telah melonjak ke level tertinggi tiga minggu, menunjukkan peningkatan utilitas yang signifikan, menurut Santiment . Untuk pertama kalinya sejak 3 Mei, jumlah wallet aktif BTC telah mencapai 960.000.

    Kebangkitan dalam aktivitas alamat wallet Bitcoin ini merupakan tanda positif setelah penurunan yang mengkhawatirkan yang diamati pada bulan Mei. Utilitas yang meningkat sangat penting untuk pertumbuhan kripto yang berkelanjutan, dan akan menarik untuk mengamati apakah BTC dapat melampaui 1 juta alamat aktif harian saat kita memasuki bulan Juni.

    Lonjakan aktivitas dicerminkan oleh pergeseran positif yang mencolok dalam harga BTC. aset kripto telah mengalami pertumbuhan hampir 4%, tingkat reklamasi di atas US$ 27.000. Lintasan ke atas dalam harga ini sangat menggembirakan karena membuka jalan bagi kemungkinan melampaui level terendah April di US$ 26.942, dengan pasar memiliki setidaknya empat hari lagi untuk menutup di atas ambang penting ini. Perkembangan seperti itu membawa implikasi signifikan bagi pergerakan harga Bitcoin.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Investor Diminta Tetap Tenang di Tengah Penurunan Harga Bitcoin

    Seiring harga Bitcoin (BTC) turun 10% dalam seminggu terakhir, para investor kripto diimbau agar tetap tenang dan rasional. BTC sempat mengalami kenaikan harga hingga US$ 31.000, namun beberapa hari kemudian terkoreksi hingga di bawah US$ 30.000.

    Sebelumnya, aset kripto terkemuka ini mengalami penurunan nilai dari US$ 63.000 menjadi US$ 56.000 dalam rentang waktu tujuh hari, mencatat penurunan yang cukup signifikan pada 2022 lalu. Meski demikian, para investor berpengalaman meminta pendatang baru untuk tidak panik, dengan menekankan potensi jangka panjang aset digital Bitcoin ini.

    Penurunan harga Bitcoin baru-baru ini sebagian disebabkan oleh berbagai faktor eksternal, termasuk kekhawatiran peraturan dan berita negatif mengenai bursa kripto. Faktor-faktor tersebut sebelumnya telah memicu reaksi pasar yang serupa, tetapi investor berpengalaman dengan cepat mengingatkan bahwa Bitcoin memiliki sejarah panjang untuk bisa bangkit kembali.

    Faktor Penting

    koin bitcoin
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Harga ETH Naik di Atas US$ 2K, Setelah Upgrade Ethereum Shanghai

    Ada beberapa faktor yang bisa menjadi pegangan untuk investor Bitcoin tetap tenang. Salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan adalah arus masuk investor institusional, yang keterlibatannya di pasar telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

    Tren ini menunjukkan penerimaan yang lebih luas terhadap Bitcoin sebagai kendaraan investasi dan bisa mengarah pada ketahanan yang lebih baik di hadapan fluktuasi pasar.

    Selain itu, pasar telah menyaksikan peningkatan konsisten dalam jumlah pengguna aktif harian, yang menunjukkan bahwa jaringan Bitcoin terus berkembang. Ini, pada gilirannya, mengisyaratkan adopsi yang semakin besar terhadap mata uang digital dan potensi mereka untuk mengguncang sistem keuangan tradisional.

    Prospek Jangka Panjang

    Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Pemerintah Indonesia Dukung Pelestarian Budaya Melalui NFT

    Mempertimbangkan banyak faktor yang berkontribusi pada prospek jangka panjang Bitcoin, para peserta pasar yang berpengalaman menyarankan investor untuk fokus pada gambaran yang lebih besar, alih-alih terjebak dalam pergerakan harga jangka pendek.

    Investor Bitcoin seharusnya menyoroti pentingnya pendekatan investasi yang seimbang yang mempertimbangkan risiko dan imbalan yang terkait dengan aset digital.

    Kesimpulannya, meskipun penurunan harga Bitcoin 10% baru-baru ini patut dicatat, investor berpengalaman mengajak untuk tetap tenang dan bijaksana dalam pengambilan keputusan. Dengan fokus pada potensi jangka panjang pasar mata uang kripto, investor dapat lebih baik mengarungi pasang surut yang datang dengan kelas aset yang sedang muncul ini.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Perbedaan Soft Fork vs Hard Fork Pada Bitcoin

    Perkembangan teknologi berbagai bidang, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan pembaruan. Tidak terkecuali pada teknologi yang digunakan oleh cryptocurrency, beberapa koin menggunakan teknologi terbaru yang muncul untuk menyempurnakan programnya.

    Apa itu Fork?

    Dalam istilah programing pada aset kripto Fork merupakan proses pembaruan teknologi, sebuah proses modifikasi kode pemrograman open-source. Kode-kode yang di-fork ini biasanya sama dengan kode aslinya atau kode sebelumnya, namun dengan beberapa modifikasi penting yang dilakukan, sehingga mengubah beberapa fitur.

    Beberapa proses fork tersebut juga digunakan untuk menguji sebuah proses pada pemrograman, namun pada aset kripto, fork digunakan untuk mengimplementasikan perubahan fundamental atau untuk membuat aset baru dengan karakteristik yang hampir serupa namun ada perbedaan di beberapa sisi untuk meningkatkan fitur atau performa.

    Nah fork-fork tersebutlah yang menghasilkan model kripto yang baru. Seperti pada Bitcoin, ada  Bitcoin Core, Bitcoin ABC, Bitcoin Gold, Bitcoin Diamond dan masih banyak lagi.

    Secara umum Fork dibagi menjadi dua hard fork dan soft fork.

    Pengertian Hard Fork dan Soft Fork

    Keduanya sama sama akan melakukan perubahan yang fundamental, namun masing-masing tipe fork ini memiliki perbedaan ketika diimplementasikan. Jadi apa sebenarnya hard fork dan soft fork? Lalu apa perbedaan keduanya? Langsung saja kita bahas di bawah hard fork vs soft fork!

    Penjelasan perbedaan hard fork dan soft fork di menit 3:30

    Pengertian Hard Fork

    Hard fork adalah perubahan protocol yang akan menyebabkan versi lama menjadi tidak valid. Jika kita mengambil contoh pada bitcoin, sebuah hard fork dibutuhkan untuk mengubah protocol pada parameter seperti ukuran block, tingkat kesulitan puzzle kriptografi yang harus dipecahkan saat penambangan, batasan informasi  yang dapat ditambahkan dan yang lainya. 

    Perubahan protocol parameter ini akan membuat block dapat diterima oleh protocol baru namun ditolak oleh protocol lama dan dapat menjadi masalah yang cukup serius atau yang lebih parahnya kehilangan sejumlah aset kripto pada sistem.

    Contoh sederhananya, jika batas ukuran block di upgrade dari 2MB menjadi 5MB, sebuah block dengan ukurannya 3MB akan diterima oleh node yang beroperasi di versi baru namun ditolak oleh node yang beroperasi di versi lama.

    Pengertian Soft Fork

    Soft fork adalah update program yg tetap compatible dengan versi lamanya. Berbeda dengan hard fork, sebuah soft fork masih dapat beroperasi dalam versi yang lama. Misalkan, jika sebuah protokol diubah dengan cara peraturannya yang diperketat, menjalankan sebuah perubahan atau menambahkan fungsi yang tidak mempengaruhi konstruksi apapun, sehingga kemudian block versi terbaru akan dapat diterima dengan node versi lama.

    Sederhananya, jika para komunitas memutuskan untuk mengurangi ukuran blok menjadi 1MB dari batas yang sekarang 2MB. Node versi terbaru akan menolak blok yang berukuran 2MB, dan akan membangun di blok yang sebelumnya (dengan versi kode yang sudah diperbaharui), dan hal ini akan menyebabkan fork sementara.

    Hal tersebutlah yang dinamai dengan soft fork dan beberapa kali sering terjadi. Pada awalnya bitcoin yang tidak memiliki batas ukuran blok, diketahui oleh proses soft fork bitcoin memiliki batas ukuran blok 1MB. Soft fork tidak terlalu memiliki resiko sebesar hard fork, karena merchant (platform exchange) dan pengguna yang beroperasi pada node lama akan membaca kedua versi dari blok tersebut. 

    Pay-to-script-hash, atau menambahkan kode tanpa merubah strukturnya, dapat dengan mudah ditambahkan melalui proses soft fork. Penambahan tipe ini umumnya hanya membutuhkan banyak miner untuk melakukan upgrade, di mana hal ini mudah dilakukan dan tidak terlalu menggangu jaringan.

    Perbedaan Soft Fork dan Hard Fork

    Soft Fork Hard Fork
    Aturan Semakin ketat (Contoh 2MB => 1Mb) Aturan Semakin Longgar (Contoh 2MB => 3Mb)
    Protokol baru masih kompatibel dengan protokol lama Protokol baru tidak kompatibel dengan protokol lama
    Node lama menerima blok baru Node lama tidak menerima blok baru

    Baik melalui soft fork ataupun hard fork, Tokocypto akan selalu menjadi keamanan dan kenyamanan pengguna untuk dapat bertransaksi pada aset kripto yang disediakan oleh Tokocypto. Untuk lebih mengenal kami lebih dalam, kunjungi Tokocrypto melalui sosial media dengan username @Tokocypto atau mengunjungi website kami di www.Tokocrypto.com



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pahami Perbedaan investasi Antara Saham dan Bitcoin

    Perbedaan investasi saham dan Bitcoin dapat kita lihat dengan jelas dari tingkat kesulitan, jangka waktu, pergerakan harga, pihak yang mengeluarkan instrumen dan satuannya. Untuk lebih mudah memahami perbedaan investasi saham dan Bitcoin, mari kita lihat terlebih dahulu apa itu investasi  dan bagaimana investasi di Indonesia.

    Secara umum investasi diartikan sebagai kegiatan menanam modal baik berupa uang atau aset berharga kepada suatu pihak atau benda dengan harapan investor mendapat keuntungan dalam kurun waktu tertentu. Terdapat beragam pilihan instrumen untuk melakukan investasi, seperti reksa dana, logam mulia, saham, dan bitcoin.

    Jumlah Investor yang Meningkat di Indonesia

    Per Januari 2023 terdapat peningkatan investor pasar modal yang tercatat di PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang telah menembus angka 10,48 juta investor. Angka ini menunjukan peningkatan sejumlah 33,28% dari bulan Januari 2022 dan meliputi investor saham, reksa dana, serta obligasi.  

    Instrumen Investasi yang Bisa Menjadi Pilihan di Indonesia

    Berikut instrumen investasi yang dapat disesuaikan dengan tujuan dan keadaan Anda:

    1. Reksa Dana

    Reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi yang mudah dilakukan, karena bisa dimulai dengan modal yang kecil. 

    Mengacu pada Undang-Undang Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 Pasal 1 Ayat (27), reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi atau pihak yang dipercaya untuk mengelola dana terkumpul.

    2. Logam Mulia 

    Instrumen yang satu ini sangat populer di kalangan masyarakat, karena harga logam mulia relatif meningkat dan tidak terpengaruh dari inflasi. Selain itu emas mudah dijual kapan saja apabila seseorang membutuhkan dana.

    3. Saham

    chart saham

    Saham merupakan bukti yang menunjukan seseorang memiliki bagian modal atas suatu perusahaan. 

    Sekarang banyak orang bermain saham, terlebih saham cocok digunakan sebagai investasi jangka panjang. Untuk mendapatkan keuntungan, pemegang saham akan mendapatkannya dari capital gain (kenaikan harga) dan dividen (pembagian keuntungan perusahaan).

    4. Bitcoin

    koin bitcoin

    Seiring perkembangan dunia digital, aset kripto yang satu ini menjadi instrumen investasi yang digemari oleh generasi milenial. Berdasarkan survei yang diadakan  Harris Poll pada 2019, 30% milenial lebih memilih investasi melalui bitcoin dari pada obligasi.

    Perbedaan Saham dengan Bitcoin

    Belakangan ini saham dan bitcoin menjadi instrumen investasi yang populer. Untuk melihat perbedaan saham dan bitcoin, mari kita bahas satu persatu:

    1. Tingkat Kesulitan untuk Memulainya

    Tingkat kesulitan untuk memulai investasi pada saham terbilang cukup rumit. Anda harus mendaftarkan diri kepada perusahaan sekuritas, menyiapkan dokumen pendukung untuk membuka rekening, dan Anda baru bisa memasukan modal ke dalam Rekening Dana Nasabah (RDN) serta mengunduh aplikasi untuk bisa memulai transaksi saham.

    Jika berbicara pada bitcoin, tingkat kesulitan untuk memulai investasinya terbilang mudah. Anda hanya perlu mendaftarkan diri pada platform exchange aset kripto yang saat ini sedang mengadakan free deposit serta free maker dan transfer fee dan Anda langsung bisa melakukan aktivitas investasi atau jual beli bitcoin.

    2. Jangka Waktu yang Berbeda

    Perlu diingat bahwa transaksi saham tidak bisa dilakukan sepanjang waktu. Bursa Efek Indonesia memberlakukan beberapa sesi untuk melakukan transaksi, seperti untuk perdagangan pasar reguler, Anda bisa melakukan transaksi pada hari Senin-Jumat pukul 09.00-11.30 (Sesi I) dan 13.30-14.49 (Sesi 2). 

    Hal ini tidak berlaku pada bitcoin. Anda bisa melakukan investasi bitcoin sepanjang waktu, yaitu 24 jam seminggu. Jadi, Anda tetap bisa berinvestasi bitcoin pada malam hari sekalipun selepas pulang kerja.

    3. Pergerakan Harga

    Meskipun pergerakan harga saham dan bitcoin dipengaruhi oleh beberapa faktor yang sama, seperti isu yang berkembang atau kinerja perusahaan itu sendiri, tetapi saham dan bitcoin memiliki perbedaan kecepatan. Pergerakan harga saham dinilai lebih lambat dibandingkan bitcoin yang pergerakan harganya cenderung fluktuatif.

    4. Pihak yang Mengeluarkan

    Saham dikeluarkan oleh sebuah perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Sedangkan bitcoin diciptakan oleh suatu sistem yang disebut blockchain, atas dasar kesepakatan supply (penawaran) dan demand (permintaan).

    5. Satuan yang Digunakan

    Dalam saham, satuan pembelian yang digunakan adalah lot. 1 lot sama dengan 100 lembar saham. Lain halnya bitcoin yang menggunakan satuan BTC dan Satoshi untuk satuan terkecilnya.

    Setelah mengetahui perbedaan saham dan bitcoin, Anda tetap harus mengedukasi diri dengan pengetahuan seputar instrumen yang akan dipilih, seperti cara kerja, resiko, dan keuntungannya.

    Selain itu, Anda juga harus memilih instrumen yang cocok dengan tujuan awal Anda, baik untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang. 

    Untuk memulai investasi bitcoin, Anda bisa memulainya di Tokocrypto karena telah terdaftar secara resmi di Indonesia! Segera kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah Bitcoin Legal di Indonesia? Ini yang Kamu Perlu Tahu.

    Peraturan cryptocurrency di Indonesia adalah topik yang sangat penting sebelum seseorang membeli Bitcoin. Untuk legalitas Bitcoin sendiri, pada tahun 2019 Bappebti sudah mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang aset digital kripto.

    Peraturan Bappebti No. 5/2019 pasal 1 ayat (7) : 

    Komoditi tidak berwujud yang berbentuk digital aset, menggunakan kriptografi, jaringan peer-to-peer, dan buku besar yang terdistribusi, untuk mengatur penciptaan unit baru, memberifikasi transaksi, dan mengamankan transaksi tanpa campur tangan pihak lain.

    Tonton juga peraturan tentang aset kripto di Indonesia lainnya melalui video di bawah ini.

    https://www.youtube.com/watch?v=AecWmYbfxMY

    Baca juga : Mendag: Sebagian Tugas Bappebti Soal Kripto Dialihkan ke OJK

    Bursa Kripto yang Legal untuk Membeli Bitcoin

    Seperti yang telah diketahui, salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bursa Bitcoin di Indonesia adalah terdaftar di BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Jika Anda melakukan trading di bursa bitcoin legal ini, maka keamanan Anda saat trading bitcoin lebih terjamin dikarenakan aturan yang telah ditetapkan.

    Jika Anda bergabung dengan bursa yang belum terdaftar secara legal di Indonesia, akun dan dompet Anda tidak akan terjaga dengan aman. Data Anda akan lebih mudah tersebar dan bahkan Anda akan mengalami peretasan dengan sangat mudah. Itulah kenapa Anda perlu mendaftar ke bursa bitcoin yang legal.

    Bursa-bursa yang telah terdaftar di BAPPEBTI ini sudah terverifikasi sesuai dengan aturan yang berlaku. Perusahaan ini tidak hanya teruji dari segi keamanannya, melainkan juga dari latar belakang perusahaan, modal, dan sebagainya. Sehingga Anda sebagai pemula tidak perlu khawatir ketika melakukan trading di bursa yang legal ini.

    Cara Sistem Keamanan Bursa Aset Kripto Bekerja

    Pernahkah Anda penasaran tentang bagaimana cara sistem keamanan pada bursa aset kripto bekerja? Nah, setiap kali Anda melakukan login ke bursa Anda, Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi dalam bentuk kode atau e-mail.

    Hal itu dilakukan untuk memastikan kalau Anda lah yang mengakses akun tersebut. Makanya jika Anda mengalami percobaan login dari yang tidak dikenal, Anda dapat langsung melaporkan hal tersebut ke bursa Anda untuk mengamankan akun Anda.

    Selain itu, Anda juga akan melewati tahap KYC (Know Your Customer) untuk memastikan tidak adanya transaksi ilegal yang terjadi di akun Anda.

    Binance adalah salah satu bursa terbesar di dunia, penyimpanannya di binance cloud. Jika bursa pilihan Anda menggunakan binance cloud, maka bursa tersebut memiliki likuiditas keamanan dan volume yang sama dengan binance. Jadi aset kripto Anda tidak akan mengalami masalah.

    Syarat Penting Bursa Aset Kripto di Indonesia

    Setelah mengetahui tentang cara kerja sistem keamanan sebuah bursa aset kripto, Anda juga perlu mengetahui syarat penting untuk menjadi bursa aset kripto yang legal. Berikut syarat-syaratnya:

    1. Memiliki ISO 27001

    ISO merupakan Information Security Management System atau biasa dikenal dengan ISMS, sebuah sistem kerangka kerja, kebijakan, dan prosedur yang terlibat dalam proses manajemen risiko informasi organisasi.

    ISO dapat membantu bursa bitcoin menghilangkan atau meminimalisir pelanggaran keamanan yang dapat mengakibatkan dalam bidang hukum bisnis. Jika sebuah bursa bitcoin memiliki ISO 270001, artinya bursa tersebut memiliki sistem informasi yang terlindungi.

    Maka Anda tak lagi perlu khawatir, karena data Anda akan lebih aman. Informasi yang terdapat di bursa tersebut dapat dipastikan akurat dan terpercaya, karena hanya pihak yang berwenang saja yang dapat menggantinya.

    Contohnya, Anda mendepositokan uang sejumlah Rp.500.000 dan uang tersebut tidak akan berubah jumlahnya menjadi Rp. 100.000 secara tiba-tiba. Sedangkan jika Anda tidak terdaftar di bursa yang legal, perubahan jumlah ini dapat terjadi lho!

    2. Terverifikasi Sesuai Standar

    Salah satu syarat lainnya adalah bursa tersebut sudah harus terverifikasi melalui penilaian secara independen dengan standar internasional berdasarkan praktik terbaik di industri aset kripto.

    3. Coin Listing

    Sebelum melakukan coin listing, biasanya perusahaan-perusahaan bursa aset kripto ini melakukan due diligence untuk menentukan koin-koin mana yang akan tersedia di bursa mereka.

    Adapun hal-hal yang diperhatikan dalam proses due-diligence ini adalah white paper, roadmap, blockchain, dan team project. Namun, ada pula bursa yang menerapkan coin voting, sehingga Anda dapat turut serta memilih koin-koin apa saja yang akan tersedia di bursa tersebut.

    Tokocrypto adalah bursa bitcoin legal pertama di Indonesia. Selain itu, Tokocrypto menggunakan binance cloud sebagai tempat penyimpanannya. Jadi, apalagi yang Anda tunggu? Mari bergabung dengan Tokocrypto! Salam to the moon!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Data Harga Bitcoin yang Naik dari Tahun Pertama Pembuatan

    Sejak kemunculannya pada Januari 2009, harga Bitcoin terus mengalami perubahan di tiap tahunnya. Di awal kemunculannya, Bitcoin masihlah belum berharga sama sekali. Namun, seiring berjalannya waktu harga Bitcoin mengalami peningkatan. Nah, seperti apa sih harga Bitcoin dari tahun ke tahun? Yuk, simak ulasannya.

    Investasi Kripto Khususnya Bitcoin yang Makin Diminati Investor

    Akhir tahun 2020 menjadi sejarah penting bagi perjalanan aset kripto di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bagaimana tidak? Nilai mata uang kripto khususnya Bitcoin sempat meroket hingga ke angka $19.891 atau sekitar Rp 281 juta per kepingnya dan menjadikannya sebagai harga tertinggi sepanjang masa.  

    Melompatnya harga Bitcoin yang hampir menyentuh angka tertinggi ini disebabkan karena  tingginya permintaan. Apalagi saat ini, masyarakat sudah paham bahwa Bitcoin menjadi aset investasi pelindung terkhusus di tengah pandemi seperti sekarang ini. Dilihat dari harga Bitcoin pada 2020, ia tetap memiliki performa dengan baik dibandingkan dengan aset investasi lainnya seperti deposito, saham, maupun logam mulia dan hal ini menjadikan Bitcoin sebagai investasi yang makin diminati oleh investor.

    Harga Kenaikan Bitcoin dari Tahun ke Tahun

    Harga Bitcoin yang sudah terlihat baik pada tahun 2020 membuatnya menarik untuk melihat perjalanan harganya dari awal kemunculannya. Inilah perjalanan harga bitcoin dari tahun ke tahun.

    Bitcoin ditemukan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2008 yang kemudian dirilis secara umum pada awal tahun 2009. Transaksi pertama yang dilakukan antara Nakamoto dengan pengguna awal Bitcoin terjadi pada bulan Januari 2009. Di tahun 2010 untuk pertama kalinya Bitcoin memiliki harga berdasarkan mata uang USD dan memiliki harga sekitar $0,0008 yang kemudian berubah menjadi $0,08 untuk satu koinnya di Juli 2010.  

    Di awal 2011, Bitcoin memiliki harga $1 untuk satu koinnya yang lalu harga tersebut memiliki perubahan harga yang naik menjadi $10 per koinnya. Sedangkan untuk di tahun 2012 harga Bitcoin masih cenderung tetap dan memiliki angka yang cukup kecil.

    Di tahun 2013 harga Bitcoin benar-benar menunjukkan peningkatannya. Dimulai dengan harga sekitar $13,50 per Bitcoin-nya. Harga rally pada awal April  2013 pun sempat mencapai $220 sebelum akhirnya turun kembali di kisaran harga $70 pada pertengahan April. Di bulan Oktober dan November 2013 harga Bitcoin mulai rally yang dihargai sekitar $100 pada awal Oktober hingga mencapai puncaknya sekitar $195 di akhir bulannya dan harga berubah kembali dari $200 menjadi lebih dari $1.075 di bulan November.    

    Di Januari 2014 harga Bitcoin berada di rentang $750-$1.000, sempat melonjak menjadi $1.000 sebentar lalu turun kembali dan menetap di kisaran $800. Bulan berikutnya harga Bitcoin kembali jatuh ke angka $600-$700 yang kemudian harga Bitcoin stabil berada di rentang $500-$800 hingga sampai musim panas tahun 2015.

    Pada tahun 2015 terdapat lonjakan besar tepatnya di awal November harga Bitcoin berubah dari sekitar $75 pada 23 Oktober menjadi sekitar $460 pada 4 November. Sedangkan selama tahun 2016 Bitcoin terus mengalami peningkatan harga dan mampu menembus harga $1.000 di awal tahun 2017. 

    Tahun 2017 merupakan tahun fenomenal bagi Bitcoin karena merupakan puncak kejayaan bagi Bitcoin itu sendiri. Pada bulan Oktober 2017, harga Bitcoin menembus $5.000 dan terus berlipat hingga pada bulan November menjadi $10.000. Tak hanya sampai situ, pada 17 Desember, harga satu Bitcoin mencapai $19.783.

    Setelah mengalami harga tertingginya di tahun 2017, harga Bitcoin di tahun 2018 mengalami penurunan yang sangat cepat, yakni jatuh di bawah $7.000 pada April 2018 dan di bawah $3.500 pada November 2018. Di tahun ini, harga Bitcoin pun kembali mengalami turun naik, bahkan tidak menyentuh harga dua digit. 

    Di tahun 2019, Bitcoin mengalami kebangkitan baru, baik dari harga dan volume. Ia mampu naik secara tiba-tiba menjadi $10.000 pada bulan Juni. Tetapi, harga Bitcoin menjadi turun kembali menjadi sekitar $7.000 pada akhir tahun.

    Untuk tahun 2020 walaupun sempat mengalami penurunan di bulan Maret ke kisaran $4.000, harga Bitcoin berhasil naik kembali. Dari $6000, $10.000, $12.000, $16.000 hingga di 31 November, Bitcoin berhasil meraih harga $19.891.

    Apakah Anda menjadi tertarik dengan investasi Bitcoin setelah melihat ulasan perjalan harga Bitcoin dari tahun ke tahun ini? Namun pastikan Anda melakukannya di platform exchange terpercaya, yaitu Tokocrypto. Kunjungi www.tokocrypto.com untuk melihat harga Bitcoin dan kemudahan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Investasi Bitcoin Yang Aman Untuk Pemula

    Berkembangnya kesadaran untuk berinvestasi sedini mungkin perlahan mulai dirasakan oleh masyarakat Indonesia khususnya generasi milenial. Pertumbuhan laju ekonomi yang semakin baik membuat investasi menjadi salah satu hal yang dapat menguntungkan. Salah satu investasi yang diminati kaum milenial adalah investasi bitcoin karena aman dan menguntungkan. Lalu bagaimana cara investasi bitcoin yang aman buat kamu yang

    Investasi sendiri dijelaskan oleh Haming dan Basalamah pada bukunya tentang Studi Kelayakan Investasi Proyek dan Bisnis tahun 2003, bahwa investasi  merupakan aktivitas untuk mengalokasikan sejumlah uang pada waktu tertentu dengan tujuan penggunaan sejumlah uang tersebut dapat menghasilkan keuntungan atau meningkatkan nilai. Selanjutnya pilihan investasi disebut instrumen investasi.

    Investasi pun dalam bentuk umumnya dibagi menjadi dua; yang pertama adalah investasi aktiva riil. Investasi ini dilakukan dalam bentuk yang kasat mata seperti emas, properti, tanah dan lain-lain. Yang kedua adalah investasi pada aktiva finansial. Investasi ini dilakukan dalam bentuk surat-surat berharga seperti saham, deposito, dan sejenisnya.

    Nah setelah mengetahui pentingnya investasi dan apa itu investasi. Selanjutnya adalah apa saja jenis investasi yang aman sekaligus menguntungkan dan juga menjadi tren di indonesia. Ghafur Fadilah salah satu Jurnalis Ekonomi Beritasatu, menjelaskan bahwa ada beberapa investasi yang aman sekaligus menguntungkan khususnya saat pandemi Covid-19, diantaranya adalah:

    Contoh Investasi Yang Aman

    1. Reksa Dana Pasar Uang

    Investasi yang pertama yang saat ini aman dan memiliki kenaikan di tengah kondisi pandi seperti saat ini adalah Reksa Dana Pasar Uang. Jenis ini menginvestasikan 100 persen uang pada instrumen pasar uang. Instrumen pasar uang sendiri adalah surat berharga yang jatuh temponya di bawah satu tahun. Contohnya seperti sertifikat Bank Indonesia (SBI), Obligasi dan Deposito berjangka.

    2. Surat Utang Negara

    Yang kedua adalah Surat Utang Negara. Investasi ini adalah surat berharga yang berupa pengakuan utang dalam mata uang yang disepakati (Rupiah maupun valuta asing) dan dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh negara Republik Indonesia, pada waktu yang telah ditentukan.

    3. Logam Mulia (Emas)

    logam mulia atau emas merupakan salah jenis investasi yang paling aman dan menguntungkan selanjutnya. Hal ini karena harga emas cenderung naik pada tiap tahunnya. Di samping itu harga emas relatif stabil, emas cocok dijadikan untuk anda berinvestasi jangka panjang.

    4. Bitcoin

    Bitcoin menjadi salah satu investasi yang paling menguntungkan pada beberapa tahun terakhir. Apalagi sejak Bitcoin sudah memiliki izin untuk diperjual belikan oleh pemerintah di Indonesia. Bitcoin yang merupakan mata uang kripto ini memiliki return yang besar dan cocok untuk kamu yang menyukai tantangan. Perkembangan digital membuat pertumbuhan bitcoin melesat begitu cepat.

    Cara Aman Investasi Bitcoin

    Mungkin dari keempat pilihan diatas banyak yang bertanya-tanya apakah investasi bitcoin benar benar aman? Jawabanya adalah Iya sangat aman. Bitcoin yang sudah berumur 12 tahun sejak ditemukan oleh Satoshi Nakamoto belum pernah mengalami gangguan yang besar. 

    Selain itu alasan lainya adalah, menggunakan sistem blockchain Keamanan dari bitcoin sendiri terlindungi karena semua mata uang kripto saat ini telah menggunakan blockchain. Blockchain merupakan teknologi sistem database yang memiliki karakter data identik unik yang disimpan di banyak ditempat dan bersifat immutable (tidak bisa diubah dan dihapus). Blockchain hanya bisa menambahkan kode untuk yang terekam pada penyimpanan data base.

    Untuk Anda yang masih pemula dan ingin mencoba investasi bitcoin di Indonesia, Sebaiknya menggunakan exchange bitcoin (marketplace) yang sudah diberikan izin oleh pemerintah Indonesia. Dengan sudah terverifikasi maka anda akan mempunyai keamanan yang lebih maksimal untuk berinvestasi bitcoin.

    Salah satu exchange mata uang kripto yang terpercaya dan sudah terverifikasi adalah Tokocyrpto, Keamanan dalam bertransaksi Asset kripto tentu saja menjadi hal yang paling utama di platform Tokocrypto tersebut, salah satu sistem keamanan yang dilakukan adalah KYC atau Know yOUR Customer. 

    Setiap user yang mendaftar di Tokocrypto harus melalui proses Know Your Customer (KYC) yang sudah menjadi persyaratan utama, Selain itu pengguna yang mendaftar juga akan diminta untuk double password, dimana setiap pengguna akan dimintai kode yang dikirim ke email ketika login, atau memasukan kode dari google authenticator. Untuk memulai berinvestasi kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @rafleinT

      



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Negara yang Punya Bitcoin Terbanyak di Dunia


    Jakarta

    Bitcoin bukan hanya dimiliki oleh investor dari kalangan pebisnis ataupun instansi perusahaan dalam menyimpan asetnya. Tapi beberapa negara melalui pemerintahnya juga mengivestasikannya di bitcoin.

    Melansir coingecko, pemerintah Amerika Serikat (AS) adalah pemegang bitcoin terbanyak di dunia dengan asset lebih dari 213.297 BTC. Sebagian besar aset ini berasal dari penyitaan dari kasus kriminal di negaranya.

    Hingga Juli 2024, pemerintah berbagai negara di seluruh dunia memiliki kepemilikan 2,2% total aset bitcoin senilai US$ 32,7 miliar atau setara dengan Rp 515,4 triliun (kurs Rp 15.760). Kepemilikan bukan hanya dari harta sitaan kasus kriminal saja, tapi juga membelinya secara aktif dan berkala.


    Hal ini menunjukkan tren positif dengan pentingnya bitcoin sebagai salah satu referensi penyimpanan aset dan pengakuan aset digital dalam sistem keuangan global. Lantas negara mana saja dengan kepemilikan aset bitcoin terbanyak?

    5 negara dengan kepemilikan bitcoin terbanyak

    1. Amerika Serikat

    Amerika Serikat merupakan negara pemilik Bitcoin terbesar, dimana pemerintahnya memiliki 213.297 BTC yang diperoleh melalui penyitaan mata uang kripto. Saat ini, nilai Bitcoin yang dimiliki AS sekitar Rp 233,6 triliun. Sebagian besar BTC ini berasal dari penutupan Silk Road, ketika pemerintah AS menutup Silk Road, mereka berhasil menyita sekitar 69.000 BTC.

    2. Cina

    Saat ini, pemerintah Cina memiliki sekitar 190.000 BTC, yang bernilai sekitar Rp 208 triliun. Sebagian besar Bitcoin ini disita dari PlusToken, sebuah skema Ponzi besar yang menjanjikan keuntungan hingga 30% kepada para investornya. Negara ini memiliki cadangan Bitcoin yang signifikan hasil penyitaan, menjadikannya pemegang Bitcoin terbesar kedua di kalangan pemerintah.

    3. Inggris

    Inggris telah menyita sekitar 61.000 BTC, yang bernilai sekitar Rp 66,8 triliun, dalam rangka operasi pemberantasan pencucian uang. Penyitaan ini menunjukkan komitmen Inggris dalam memerangi kejahatan keuangan yang melibatkan aset digital, menjadikannya negara ketiga dengan kepemilikan kripto terbesar di antara pemerintah.

    4. El Salvador

    El Salvador menjadi negara pertama yang menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Negara ini juga aktif membeli Bitcoin, berbeda dengan kebanyakan pemerintah lain yang memperoleh mata uang kripto terutama melalui penyitaan. Saat ini, El Salvador memiliki 5.800 BTC, yang bernilai sekitar Rp 6,3 triliun.

    5. Ukraina

    Sebaliknya, Ukraina telah menerima sebagian besar Bitcoin melalui donasi untuk mendukung upaya perangnya melawan Rusia. Donasi yang diterima mencapai 685,1 BTC sekitar Rp 749,9 miliar. Sisa aset yang tersisa saat ini adalah Rp 203 miliar karena dana tersebut digunakan secara aktif untuk biaya perang.

    Simak juga Video ‘Sebelum Trading Kripto Pahami Bisnis Modelnya Dulu’:

    [Gambas:Video 20detik]

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com