Tag: iritasi

  • Jangan Injak Laba-laba di Rumah! Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Keberadaan laba-laba bisa saja membuat penghuni rumah merasa terganggu dan ingin segera membasminya. Namun jangan pernah coba untuk membasmi laba-laba dengan cara menginjaknya ya.

    Menginjak atau menghancurkan laba-laba bisa membuat masalah baru di rumah seperti memicu alergi atau masalah kesehatan penghuni rumah. Hal ini diungkapkan oleh Ed Dolshun dari Catchmaster.

    “Menekan laba-laba di permukaan dinding atau di lantai akan meninggalkan genangan cairan tubuh dan, tergantung dari apa yang dimakan oleh laba-laba, bakteri dari makanan terakhirnya,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Rabu (29/10/2025).


    Ed menambahkan, dalam beberapa kasus, jika seseorang sensitif atau memiliki alergi dan kontak langsung dengan cairan laba-laba atau bagian tubuh lainnya, bisa menyebabkan badan iritasi.

    Sementara itu, ahli pengendali hama dan pendiri The Pied Piper Pest Control, Tony King, juga menyarankan untuk tidak menginjak laba-laba.

    “Salah satu efek yang paling tak terduga dan tidak menyenangkan dari membunuh seekor laba-laba, terutama seperti wolf spider, adalah bisa ada puluhan bayi laba-laba di punggung seekor laba-laba betina. Ketika Anda menghancurkan mereka, bayi-bayi laba-laba akan berhamburan ke segala arah,” tuturnya.

    Menurut entomolog tersertifikasi di Hawx Pest Control, Daniel Baldwin, laba-laba memiliki manfaatnya tersendiri dan bisa menjadi pengendali hama alami untuk tumbuhan. Hal itu karena laba-laba memakan serangga kecil jadi mereka bisa membantu mengurangi hama yang bisa merusak rumah.

    “Laba-laba juga sangat bermanfaat di kebun, dengan senang hati memakan kutu daun, ulat, dan serangga lain yang diketahui merusak dedaunan dan bunga,” ujar Daniel Baldwin.

    Cara Mengatasi Laba-laba di Rumah

    Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi adanya laba-laba di rumah adalah dengan mengelap permukaan benda dan membuang benda-benda yang tak digunakan.

    Dilansir dari Mirror, penghuni rumah juga bisa memakai bahan dapur seperti cuka putih. Laba-laba bisa sangat sensitif karena kandungan asam asetat yang tinggi pada cuka.

    Metode ini bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan setengah air dan setengah cuka ke tempat laba-laba yang menyelinap masuk. Selain itu, cuka tidak memiliki efek yang berbahaya dan beracun sehingga aman untuk digunakan ketika penghuni rumah dalam posisi dekat hewan peliharaan.

    Dilansir dari The Spruce, entomolog di Mosquito Squad Plus, Emma Grace Crumbley mengatakan untuk mencegah keberadaan laba-laba di rumah, khususnya pada beranda, sebaiknya buat area tersebut yang tidak mudah diakses untuk laba-laba. Contohnya seperti membatasi sumber makanan dan lainnya.

    Selain itu masih ada beberapa cara lainnya. Berikut ini informasinya.

    Hilangkan Jalur Masuk Laba-laba

    Untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah, Crumbley menyarankan untuk pastikan tidak ada lubang di bawah pintu, jendela, atau di antara struktur rumah.

    Matikan Lampu Depan

    Menyalakan lampu di depan rumah kerap dilakukan untuk mengindikasikan bahwa ada penghuni di dalamnya. Tapi hal ini justru bisa menarik beberapa serangga yang bisa jadi mangsa laba-laba.

    “Matikan lampu depan kalau kamu tidak memerlukannya untuk mencegah menarik sumber makanan laba-laba” ujar ahli pest control dan co-owner dari Green Pest Management Matt Smith, dikutip dari The Spruce.

    Kurangi Sumber Makanan Laba-laba

    Cara lainnya adalah dengan mengurangi sumber makanan laba-laba. Hal itu berarti menutup tempat sampah dan menjaganya agar tetap bersih supaya lalat nggak berkeliaran, matikan lampu depan, bersihkan got, dan cek area yang tergenang air yang bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk.

    Basmi Sarang Laba-laba

    Crumbley menjelaskan, untuk membangun sarang laba-laba dibutuhkan waktu dan energi. Menghilangkan sarang mereka, tentunya membuat laba-laba enggan membuat sarang di sana lagi.

    Menghancurkan sarang laba-laba memberikan pesan bahwa area tersebut tidak cocok untuk mereka huni.

    Itulah alasan jangan menginjak laba-laba dan cara mengatasinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Rumah Lembap Jadi ‘Surga’ Kutu Busuk, Begini Penjelasan Ahlinya



    Jakarta

    Kelembapan yang terlalu tinggi di dalam ruangan kerap menjadi pemicu berbagai masalah, termasuk meningkatnya potensi serangan hama. Potensi hama yang muncul di ruangan lembap salah satunya adalah kutu busuk. Hal itu dikarenakan udara lembap menyediakan kondisi yang ideal bagi mereka untuk bertahan dan berkembang.

    Kutu busuk sebenarnya tidak membutuhkan banyak hal untuk hidup, tetapi mereka sangat peka terhadap kondisi sekitar, terutama kelembapan. Saat udara menjadi lebih lembap, tubuh mereka bisa bertahan lebih lama tanpa makan dan tetap aktif bergerak untuk mencari inang. Inilah sebabnya mengapa rumah yang terasa lembap sering kali menjadi lokasi ideal bagi pertumbuhan kutu busuk.

    Dilansir dari situs E&G Exterminators, Kamis (20/11/2025), berikut penjelasan mengenai kelembapan bisa memengaruhi kehidupan dan penyebaran kutu busuk.


    Kelembapan Membantu Kutu Busuk Bertahan

    Menurut E&G Exterminators, kutu busuk tidak minum air secara langsung, melainkan menyerap kelembapan dari udara. Karena itulah kelembapan relatif di atas 50 persen dapat membantu mereka mencegah dehidrasi, memperpanjang masa hidup, dan tetap aktif.

    Telur kutu busuk cenderung menetas lebih baik dalam kondisi lembap, sehingga siklus hidup mereka berjalan lebih efisien. Selain itu, kelembapan tinggi mendorong aktivitas mereka berlangsung lebih lama. Pada kondisi kering, kutu busuk bisa pasif atau lebih jarang mencari inang, namun pada lingkungan lembap perilaku mereka menjadi lebih agresif karena tubuh mereka aman dari risiko kekurangan air.

    Tanda Kemunculan Kutu Busuk di Ruangan Lembap

    Ruangan yang lembap biasanya membuat tanda-tanda keberadaan kutu busuk lebih mudah terlihat. Beberapa gejala yang sering muncul adalah bercak kecokelatan di seprai, bau manis yang agak apek dari feromon (zat kimia) kutu busuk, serta ditemukannya telur atau kulit kutu busuk yang rontok di lipatan kasur.

    Kelembapan dan suhu hangat juga membuat mereka lebih aktif bergerak.Mereka bisa berpindah ke furnitur berlapis kain, celah dinding, sofa, karpet, dan furnitur lainnya.

    Selain mempercepat penyebaran, kondisi lembap juga bisa meningkatkan risiko reaksi alergi pada sebagian orang. Kombinasi kutu busuk dan kelembapan dapat memperparah iritasi atau sensitivitas kulit akibat gigitan.

    Cara Mengendalikan Kutu Busuk di Lingkungan Lembap

    E&G Exterminators menegaskan bahwa mengatasi kutu busuk di ruangan lembap membutuhkan beberapa cara. Namun, banyak metode mandiri tidak mampu menjangkau telur atau kutu busuk yang bersembunyi di celah-celah furnitur, apalagi jika kelembapan masih tinggi dan terus mendukung perkembangan mereka.

    Ahli pengendalian hama biasanya menggunakan strategi terpadu. Cara-cara tersebut dilakukan mulai dari inspeksi mendalam, perlakuan yang bertahap, hingga mengurangi sumber kelembapan dalam rumah.

    Penurunan kelembapan melalui perbaikan ventilasi, menutup kebocoran, atau penggunaan dehumidifier dapat membantu memperlambat siklus hidup kutu busuk. Namun keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kombinasi antara pengendalian lingkungan dan penanganan untuk benar-benar memutus siklus hidup kutu busuk di rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Kerja Airbag Mobil dan Pemicunya Mengembang



    Jakarta

    Mobil-mobil terkini sudah dilengkapi perangkat keselamatan berupa kantung udara atau airbag. Airbag berfungsi mereduksi benturan antara pengendara dengan kendaraannya ketika terjadi kecelakaan. Dengan adanya airbag, diharapkan pengendara maupun penumpang tidak mengalami cedera serius saat kecelakaan.

    Rata-rata mobil baru di Indonesia kini sudah dilengkapi airbag, minimal dual airbag untuk sopir dan penumpang depan. Bahkan ada yang lebih lengkap lagi sampai 7 buah airbag yang meliputi airbag untuk sopir, penumpang depan, airbag tirai, sampai jendela samping.

    “Fitur ini membantu melindungi pengemudi dan penumpang dari benturan dengan kabin mobil saat kecelakaan,” kata Yagimin, Chief Marketing Auto2000 dikutip dari keterangan tertulisnya.


    Airbag akan bekerja jika ECU airbag mengirimkan perintah yang dipicu oleh sensor yang diletakkan di beberapa titik terutama di bagian depan mobil. Sensor yang menerima gaya dalam jumlah besaran tertentu akan memberitahukan ECU bahwa mobil menerima tabrakan besar.

    Perintah dikirimkan ke Initiator yang akan membakar Propellant Gain & Enhancer sehingga menghasilkan gas yang akan mengembangkan airbag untuk melindungi penghuni kabin mobil. Proses dari benturan hingga airbag mengembang terjadi sangat cepat, tidak lebih dari 0,2 detik.

    Airbag tidak mengembang begitu saja. Airbag akan mengembang jika tingkat benturan di atas ambang yang ditentukan, biasanya pada kecepatan kendaraan sekitar 20-30 km/jam ketika menabrak frontal penghalang diam yang tidak bergerak seperti tembok.

    Airbag juga bisa mengembang saat mobil membentur sebuah obyek atau penghalang yang dapat bergerak jika tertabrak, seperti menabrak bagian belakang mobil lain di kecepatan 30 km/jam lebih.Termasuk benturan keras pada bagian samping dan bawah mobil, tergantung jenis airbag dan sensor yang dipasang.

    Mengingat kecepatan ledakan yang sangat tinggi, kontak penumpang dengan airbag dapat menyebabkan memar. Saat mengembang, airbag juga akan mengeluarkan asap putih. Tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan sedikit iritasi pada mata atau kulit. Keadaan ini tetap lebih baik ketimbang tanpa airbag.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Basreng Asal RI Kesandung Asam Benzoat di Taiwan


    Jakarta

    Produk basreng atau bakso goreng asal Indonesia tengah menjadi sorotan. Hal ini terjadi setelah pihak Taiwan Food and Drug Administration (TFDA) menahan sejumlah kiriman basreng karena ditemukan kandungan asam benzoat yang dinilai tidak sesuai dengan aturan keamanan pangan di sana. Temuan tersebut membuat produk dilarang beredar di pasar Taiwan dan menimbulkan perhatian dan kekhawatiran dari konsumen di Indonesia.

    Asam Benzoat dan Fungsinya pada Makanan

    Asam benzoat adalah senyawa yang berfungsi sebagai pengawet dalam makanan. Bahan ini bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti jamur dan bakteri, sehingga makanan tidak mudah rusak dan dapat bertahan lebih lama.

    Asam Benzoat sebenarnya diizinkan untuk digunakan di Indonesia sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) sesuai dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan No.11 tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan. Penetapan batas konsumsi harian aman asam benzoat dari makanan oleh BPOM juga sesuai dengan yang ditetapkan World Health Organization (WHO).


    WHO melalui Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA) menetapkan batas konsumsi harian aman sebesar 0-5 mg/kg berat badan. Jadi jika berat seseorang 65 kg, maka batas aman konsumsi asam benzoat sebanyak 3,5 gram atau 350 mg. Selama berada dibawah batas tersebut, tubuh umumnya mampu memproses asam benzoat dan membuangnya melalui metabolisme tubuh.

    Kandungan Asam Benzoat yang Ditemukan

    Laporan dari TFDA menyebutkan bahwa sejumlah produk basreng asal Indonesia mengandung asam benzoat dengan kadar yang bervariasi. Basreng yang ditemukan pekan sebelumnya (21/10/2025) tercatat memiliki kadar sekitar 0,93 gram per kilogram. Sementara dua sampel lain diumumkan pada selasa (28/10/2025) menunjukkan kadar yang lebih rendah, yaitu sekitar 0,05 gram per kilogram dan 0,02 gram per kilogram.

    Kadar tersebut mungkin tampak tidak terlalu besar, namun produk basreng di Taiwan termasuk kategori pangan yang tidak diperbolehkan menggunakan asam benzoat sebagai pengawet. Jadi persoalannya bukan hanya pada tinggi atau rendah kadar yang ditemukan, melainkan pada ketidaksesuaian penggunaan bahan pengawet tersebut dalam makanan. Atas dasar itu, TFDA mengambil tindakan untuk menahan dan tidak memberikan izin edar bagi produk basreng asal Indonesia.

    Bahaya Asam Benzoat

    Asam benzoat sebenarnya masih aman dikonsumsi selama berada dalam batas yang dianjurkan. Tubuh mampu memecahnya di hati lalu membuangnya melalui urine. Namun ketika konsumsi terjadi berulang setiap hari dan melampaui dosis aman, tubuh dapat mengalami peningkatan beban metabolik.

    Beberapa penelitian menunjukkan risiko kesehatan yang bisa muncul pada paparan berlebih. Penelitian yang diterbitkan pada jurnal Nutrients tahun 2022 menjelaskan bahwa asam benzoat dan sodium benzoate dalam jumlah yang berlebihan dapat memicu peningkatan stres oksidatif di dalam tubuh. Kondisi ini terkait dengan gangguan keseimbangan sel dan dapat berdampak pada kesehatan jaringan hati, ginjal, serta sistem imun. Studi yang sama juga menyebut kemungkinan munculnya reaksi alergi pada individu tertentu, terutama yang memiliki riwayat asma atau urtikaria.

    Bukti lain ditunjukkan dalam Asian Food and Science Journal tahun 2021, bahwa dalam minuman yang mengandung asam benzoat dan vitamin C dapat terbentuk senyawa benzena (senyawa karsinogen) dan berdampak pada gangguan hati dan ginjal.

    Kesimpulan

    Perbedaan regulasi menjadi faktor utama dalam kasus basreng yang tidak diperbolehkan beredar di Taiwan. Asam benzoat tidak diperbolehkan digunakan pada produk jenis ini di Taiwan, sehingga melanggar Undang-Undang tentang Keamanan dan Sanitasi Pangan. Sementara di Indonesia, asam benzoat diizinkan sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) selama penggunaannya mengikuti batas yang ditetapkan dan sesuai dengan kategori produk.

    Asam benzoat sendiri bisa bantu menjaga mutu dan daya simpan makanan. Namun, konsumsi yang berlebihan dan terjadi setiap hari dapat menambah beban metabolik tubuh, memicu iritasi pada individu sensitif, hingga memunculkan kondisi stres oksidatif dalam jangka panjang. Risiko meningkat bila seseorang mengonsumsi banyak produk kemasan yang sama-sama mengandung pengawet ini.

    Meski begitu, konsumsi asam benzoat dalam batas yang dianjurkan terbukti aman. Tubuh mampu memetabolisme dan membuangnya melalui mekanisme alami.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Waspada Sinar UV Tinggi di Tengah Cuaca Panas, Ini Wanti-wanti BMKG


    Jakarta

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewanti-wanti paparan sinar ultraviolet (UV) pada kategori tinggi hingga sangat tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di tengah kondisi cuaca panas.

    Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, mengatakan hasil pengamatan menunjukkan indeks sinar ultraviolet di sejumlah wilayah Indonesia berada pada level yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan apabila masyarakat terpapar langsung dalam waktu lama.

    “Paparan sinar matahari langsung pada indeks UV tinggi dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata dalam hitungan menit. Karena itu, masyarakat perlu melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan,” kata Andri, dikutip Antara.


    Ia menyarankan masyarakat untuk menghindari paparan langsung sinar matahari terutama pada pagi menjelang siang hari, serta menggunakan pelindung diri seperti topi, jaket, payung, kacamata hitam, dan tabir surya ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

    Selain itu, BMKG mengingatkan agar masyarakat memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, serta menghindari aktivitas fisik berat di bawah terik matahari yang dapat meningkatkan risiko heatstroke atau kelelahan akibat panas.

    Berdasarkan hasil pengamatan BMKG dalam beberapa hari terakhir, potensi cuaca cerah dan terik umumnya terjadi pada pagi siang hari, suhu maksimum udara tercatat mencapai hingga 38 derajat celcius di beberapa lokasi.

    Daerah yang mengalami suhu panas antara lain Karanganyar, Jawa Tengah (38,2 derajat celcius) Majalengka, Jawa Barat (37,6 derajat celcius), Boven Digoel, Papua (37,3 derajat celcius), dan Surabaya, Jawa Timur (37,0 derajat celcius).

    Sementara di wilayah Jabodetabek pada dua hari belakangan, suhu maksimum di wilayah Jabodetabek mencapai 35 derajat celcius dengan rincian Banten, 35,2 derajat celcius, Kemayoran: 33,4 – 35,2 derajat celcius, Halim: 34,0 – 34,9 derajat celcius, Curug: 33,5 – 34,6 derajat celcius, Tanjung Priok: 32,8 – 34,4 derajat celcius dan Jawa Barat (sekitar Jabodetabek): 33,6 – 34,0 derajat celcius.

    Andri menambahkan, situasi cuaca panas ini juga bertepatan dengan masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang ditandai oleh suhu udara tinggi pada siang hari dan potensi hujan disertai petir serta angin kencang pada sore hingga malam hari.

    (suc/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Pelumas Alami yang Aman untuk Bercinta, Tak Bikin Alat Vital Iritasi

    Jakarta

    Pelumas atau lubricant adalah salah satu alat bantu seks yang cukup umum digunakan. Biasanya, pelumas seks digunakan untuk melancarkan pergerakan penis saat penetrasi, sehingga tidak menimbulkan iritasi.

    Pelumas seks umumnya berbentuk gel atau cairan. Pelumas seks terbagi menjadi tiga kategoru berdasarkan bahan dasarnya, yaitu:

    Pelumas berbahan dasar air


    Jenis pelumas ini paling tidak menimbulkan iritasi, tetapi cenderung cepat kering.

    Pelumas berbahan dasar silikon

    Lebih tahan lama dibandingkan pelumas berbahan dasar air dan bisa digunakan dengan hampir semua jenis kondom.

    Pelumas berbahan dasar minyak

    Jenis pelumas ini paling tahan lama, tetapi bisa merusak lateks kondom dan membuatnya rusak/bocor.

    Ada banyak jenis pelumas seks yang tersedia di pasaran. Kendati demikian, ada pasangan yang mungkin lebih suka menggunakan bahan alami, atau sesuatu yang ada di rumah.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut bahan-bahan alami yang bisa digunakan sebagai alternatif pelumas seks.

    1. Minyak kelapa virgin

    Dikutip dari Medical News Today, minyak kelapa virgin memiliki efek antiperadangan dan melembapkan. Minyak kelapa juga memiliki rasa dan aroma yang nikmat, sehingga kerap digunakan sebagai pelumas saat seks oral.

    Karena berbahan dasar minyak, minyak kelapa virgin sebaiknya tidak digunakan bersama kondom karena bisa merusak lateks kondom dan membuatnya bocor.

    2. Aloe vera

    Aloe vera atau lidah buaya berbahan dasar air dan dapat menghidrasi kulit serta mengurangi iritasi. Kekentalannya juga membuat lidah buaya cocok dijadikan sebagai alternatif pelumas seks yang lebih alami.

    Namun bagi pasangan yang menggunakan produk aloe vera, sebaiknya periksa komposisinya terlebih dahulu. Pastikan produk tersebut tidak mengandung bahan-bahan yang bisa mengiritasi alat vital, seperti alkohol.

    3. Minyak zaitun

    Selain minyak kelapa, minyak zaitun juga dapat digunakan sebagai pelumas seks alami.

    Perlu diketahui, kulit tidak bisa dengan mudah menyerap minyak zaitun. Akibatnya, minyak bisa menyumbat pori-pori dan berujung infeksi. Jika menggunakan minyak zaitu sebagai pelumas seks alami, jangan lupa mencuci kulit dan alat vital hingga bersih setelah berhubungan intim.

    4. Minyak sayur

    Seperti halnya minyak zaitun, minyak sayur juga bisa dijadikan alternatif pelumas seks. Dikutip dari Oprah Daily, seksolog klinis dari Royal Intimacy, Caitlin V, MPH mengatakan minyak sayur sebaiknya digunakan sebagai pelumas eksternal untuk vagina.

    Sama seperti produk berbahan dasar minyak lain, minyak sayur dapat merusak lateks pada kondom. Jadi sebaiknya hindari penggunaan keduanya secara bersamaan.

    Bahan Alami yang Harus Dihindari

    Memilih bahan alami sebagai pengganti pelumas seks tidak boleh sembarangan. Sebab, ada beberapa bahan yang justru bisa memicu iritasi dan infeksi.

    Dikutip dari Cleveland Clinic, berikut bahan-bahan yang sebaiknya tidak digunakan sebagai pelumas untuk bercinta:

    • Bahan yang berasal dari hewan, seperti yogurt, minyak ikan, dan putih telur
    • Krim atau lotion
    • Minyak bayi
    • Petroleum jelly
    • Air liur
    • Bahan yang mengandung gula

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Wajib Tahu! 5 Cara Ampuh Bikin Istri ‘Nikmat’ Bercinta Tanpa Rasa Nyeri

    Jakarta

    Saat pasangan suami istri berhubungan intim biasanya ada rasa kenyamanan dan kenikmatan. Namun, ternyata beberapa wanita mungkin merasakan sakit saat bercinta.

    Ada beberapa penyebab yang bisa membuat pasangan merasa kesakitan. Mulai dari nyeri otot karena posisi yang tidak cocok, iritasi atau rasa terbakar pada kulit, atau kondisi ginekologis seperti vaginismus.

    Meski begitu, kondisi seperti ini masih bisa dicegah ataupun diatasi. Dikutip dari Business Insider, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar tidak sakit saat berhubungan seks.


    1. Lakukan dengan perlahan

    Sebagian orang mungkin memerlukan banyak ‘pemanasan’ sebelum memulainya. Direktur asosiasi Pusat Promosi Kesehatan Seksual di Universitas Indiana, Debby Herbenick, PhD, mengatakan tubuh wanita membutuhkan waktu untuk membuat vagina meregang sepenuhnya.

    “Tubuh membutuhkan waktu untuk memberi ruang bagi vagina untuk mengembang. Vagina dapat meregang dari 4-7 inci (10-17 cm) saat terangsang sepenuhnya,” terang Herbenick.

    Untuk mengatasinya, Herbenick merekomendasikan foreplay selama 20 menit untuk mempersiapkan tubuh dengan baik.

    2. Pastikan menggunakan pelumas yang cukup

    Salah satu penyebab wanita merasa kesakitan saat berhubungan seks adalah vagina yang kering. Ada beberapa penyebabnya, seperti penurunan kadar estrogen, titik-titik tertentu dalam siklus menstruasi, hingga mandi air panas sebelum berhubungan seks.

    Untuk mengurangi rasa sakit, cobalah untuk menggunakan pelumas berbahan dasar silikon atau air. Menghindari pelumas yang mengandung bahan kimia atau pewangi, karena berisiko mengiritasi area kelamin dan kulit.

    3. Coba posisi yang berbeda

    Pada beberapa kasus, posisi seks lebih mungkin menyebabkan rasa sakit. Posisi yang memungkinkan dorongan dalam, seperti doggy style, seringkali menyakitkan bagi wanita.

    Bisa mencoba posisi yang memungkinkan istri lebih mudah mengendalikan kecepatan, seperti woman on top, missionary, atau spooning. Ini bisa mengurangi rasa sakit saat berhubungan seks.

    4. Gunakan alat bantu

    Jika sudah mengubah posisi dan tidak membuat seks lebih baik, cobalah menggunakan bantuan dari alat lain seperti bantal. Bantal sangat bagus untuk membantu menyelaraskan tubuh dalam posisi yang lebih nyaman.

    5. Berhenti berhubungan seks

    Rasa sakit seringkali bisa menjadi sinyal bahwa tubuh perlu istirahat. Tidak ada salahnya untuk mendengarkan tubuh dan berhenti berhubungan seks untuk sementara waktu.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy