Tag: istri

  • Dear Para Istri, Ini 5 Trik yang Bikin Paksu Tahan Lama di Ranjang


    Jakarta

    Bukan rahasia lagi jika banyak pria yang lebih cepat mencapai orgasme daripada wanita. Hal itu ditambah dengan fakta bahwa ejakulasi dini menjadi gangguan kesehatan seksual yang paling umum terjadi pada pria di bawah usia 40 tahun.

    Tentunya, hal ini bisa saja mengganggu keharmonisan kehidupan pasangan suami istri.

    Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu para suami untuk lebih tahan lama di ranjang. Dikutip dari laman Healthy Women, berikut 5 cara yang bisa dilakukan:


    1. Mintalah untuk Mulai Perlahan

    Untuk membuat para suami bisa bertahan lebih lama saat bercinta, mintalah dia memulainya dengan perlahan. Beritahu pasangan untuk melakukan satu dorongan setiap beberapa detik, lalu secara bertahap (misalnya setiap dua menit) untuk meningkatkan gerakannya sedikit demi sedikit.

    Jika dia merasa akan mencapai klimaks, minta dia untuk berhenti dan menunggu beberapa detik hingga bisa mengendalikan diri dan memulainya lagi.

    2. Foreplay Lebih Lama

    Pemanasan yang intens sebelum berhubungan seks dapat memberikan manfaat yang luar biasa. Anda tidak hanya dapat mencapai orgasme, tetapi bisa membantunya lebih bertahan lama untuk mencapai ejakulasi.

    Bagi banyak pria, dibutuhkan waktu tertentu untuk ‘mengisi ulang tenaga’, yang berarti Anda harus memiliki banyak waktu untuk merasa puas.

    3. Coba Latihan Kegel

    Latihan kegel merupakan latihan yang membantu memperkuat otot dasar panggul dan meningkatkan peluang untuk mencapai orgasme. Ternyata, latihan ini juga mampu mengatasi ejakulasi dini pada pria.

    Penelitian terbaru yang dipublikasikan di Asosiasi Eropa di Stockholm, menemukan bahwa latihan dasar panggul sederhana ini membantu mengatasi ejakulasi dini pada pria setelah 12 minggu. Cobalah untuk melakukannya bersama untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

    4. Gunakan Kondom

    Beberapa pria mungkin merasa pemakaian kondom membuat seks terasa tidak nikmat. Namun, dengan kondom ini bisa membantu para suami bertahan lebih lama.

    Sensasi pada penisnya akan sedikit lebih lemah saat menggunakan kondom, yang mungkin membuat sesi seks yang lebih lama.

    5. Berganti Posisi

    Cobalah untuk memintanya berganti posisi. Beberapa posisi yang disarankan untuk membuat sesi seks lebih bertahan lama, seperti misionaris atau woman on top.

    (naf/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu, Ini 5 Posisi Seks yang Bikin Istri Lebih Puas saat Bercinta

    Jakarta

    Memberikan kesenangan saat bercinta pada istri merupakan impian bagi banyak suami. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan memilih jenis posisi seks yang tepat.

    Posisi seks yang tepat akan membuat wanita lebih mudah mendapatkan orgasme. Dikutip dari Prevention, berikut adalah 5 posisi seks yang wajib dicoba oleh para suami ketika di ranjang.

    1. Missionary with a pillow

    Posisi misionaris kerap dianggap membosankan. Namun, ada satu modifikasi yang memungkinkan suami melakukan penetrasi lebih dalam, hanya dengan tambahan bantal.


    “Dukungan dan ketinggian tambahan dapat mengintensifkan sensasi dan meningkatkan kesenangan,” jelas Aliyah Moore, PhD, terapis seks bersertifikat.

    2. Cowgirl

    Posisi seks cowgirl akan mendorong gesekan lebih intens terhadap klitoris. Gesekan pada bagian ini seringkali menjadi kunci orgasme pada wanita.

    “Saat penetrasi dalam posisi ini, Anda dapat memilih kecepatan, kedalaman, dan sudut penetrasi, yang dapat membantu Anda menemukan yang terbaik,” jelas Berkheimer, seorang seksolog.

    3. Doggy style

    Posisi seks ini memungkinkan adanya penetrasi lebih dalam dan memperbesar peluang untuk merangsang G-spot wanita. Sudut masuknya bisa menciptakan sensasi yang intens, dan tangan bebas menjelajahi klitoris atau zona sensitif seksual lainnya.

    4. Queening

    Queening merupakan salah satu variasi seks tanpa hubungan intim. Ini merupakan variasi yang cocok jika pasangan ingin mendapatkan kenikmatan oral seks.

    “Posisi ini memberikan rangsangan langsung pada klitoris dan beberapa zona sensitif seksual lainnya secara bersamaan,” kata Berkehimer.

    5. Butterfly

    Posisi seks ini cukup mirip dengan misionaris, akan tetapi ada beberapa gerakan yang lebih menyenangkan. Butterfly memungkinkan laki-laki untuk melakukan penetrasi yang lebih dalam, serta akan lebih leluasa dalam stimulasi serviks dan klitoris.

    Sudut masuk dan tekanan terhadap tulang kemaluan dapat berkontribusi pada kenikmatan yang luar biasa,” kata Moore.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ingin Miss V Kembali Kencang dan ‘Menggigit’? Begini Saran dari Dokter


    Jakarta

    Hubungan intim menjadi salah satu hal yang penting bagi pasangan suami istri. Selain bermanfaat untuk kesehatan, aktivitas ini mampu meningkatkan keharmonisan rumah tangga.

    Untuk mendapatkan hubungan seks yang berkualitas, organ intim terutama pada wanita harus selalu dalam keadaan baik. Namun, seiring bertambahnya usia, Miss V alias vagina semakin kehilangan elastisitasnya.

    Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk membuat vagina kembali kencang dan ‘menggigit’?


    Spesialis obstetri dan ginekologi, Dr dr Fransiska Mochtar, SpOG, Subsp Obginsos, M Biomed, menyebut prosedur perawatan yang dapat merawat vagina, yakni teknik laser vaginal tightening atau intimalase (LVT).

    “Ini dilakukan menggunakan laser erbium yang menghantarkan panas. Fungsinya untuk merangsang pertumbuhan kolagen pada mukosa vagina, sehingga mengencangkan otot vagina dan memperbaiki strukturnya,” terang dr Fransiska pada detikcom, Minggu (28/7/2024).

    Selain itu, prosedur LVT juga bisa untuk:

    • Mengecilkan saluran vagina
    • Mengembalikan kekencangan dan kekenyalan otot vagina
    • Mengatasi keluhan sering beser
    • Mengatasi peranakan turun

    “Itu semua dilakukan nyaris tanpa rasa sakit. Karena LVT bekerja secara non-ablative, tanpa sayatan, tanpa anestesi, sehingga pasien setelah tindakan dapat bebas beraktivitas,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Catat, Ini 9 Makanan Penyubur Sperma Biar Istri Cepat Hamil

    Jakarta

    Menjaga kesehatan sperma sangat penting untuk dilakukan, terutama bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan pria untuk menjaga kualitas dan kesehatan spermanya, salah satunya dengan rajin mengonsumsi makanan penyubur sperma.

    Kualitas sperma sangat memengaruhi peluang kehamilan istri. Hal ini juga menjadi faktor yang menentukan apakah seorang pria subur atau tidak.

    Sperma yang sehat dapat dilihat dari jumlah, bentuk, dan pergerakannya. Jika kualitas sperma baik, peluang terjadinya kehamilan tentu akan semakin besar.


    Salah satu cara meningkatkan dan menjaga kualitas sperma adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kualitas sperma. Makanan-makanan ini tidak hanya bisa membuat sperma menjadi lebih ‘tokcer’, tapi juga meningkatkan libido, mengatasi disfungsi ereksi, serta mendongkrak hormon testosteron pria.

    Apa saja makanan tersebut? Dikutip dari Fertility World, berikut daftar makanan penyubur sperma yang bisa dicoba.

    1. Telur

    Telur adalah salah satu makanan penyubur sperma yang mudah didapat. Telur mengandung vitamin E dan protein yang dapat membantu meningkatkan pergerakan atau motilitas sperma.

    Mengonsumsi telur juga melindungi sperma dari efek radikal bebas, yang berpengaruh terhadap kesuburan pria. Telur juga kaya akan zinc, nutrisi yang dipercaya dapat meningkatkan pergerakan sperma.

    2. Tiram

    Makanan penyubur sperma selanjutnya adalah tiram. Tiram mengandung vitamin B12, zinc, dan selenium. Vitamin B12 sangat penting untuk kesehatan sperma, terutama sintesis dan integritas DNA.

    Selain itu, kandungan zinc dalam tiram juga dapat meningkatkan kadar testosteron serta volume sperma.

    3. Bayam

    Bayam dipercaya sebagai salah satu makanan penyubur sperma karena memiliki kandungan asam folat tinggi. Asam folat sangat penting bagi pria karena berperan penting dalam menjaga bentuk sperma dan mencegah terjadinya kelainan.

    4. Alpukat

    Alpukat kaya akan berbagai vitamin B, terutama asam folat, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan jumlah sperma pada pria. Karenanya, mengonsumsi alpukat dapat meningkatkan kesuburan pria.

    5. Pisang

    Makanan penyubur sperma satu ini mengandung vitamin B1, C, serta magnesium yang bermanfaat untuk meningkatkan motilitas dan produksi sperma. Pisang juga mengandung bromelain yang diyakini dapat meningkatkan jumlah sperma.

    6. Walnut

    Walnut atau kacang kenari kaya akan lemak dan protein sehat yang dibutuhkan dalam produksi membran sel sperma. Walnut juga mengandung asam lemak omega-3 yang dapat menambah volume sperma dengan cara meningkatkan aliran darah ke testis.

    Walnut juga mengandung arginin, zat yang dikaitkan dengan peningkatan jumlah sperma.

    7. Biji Labu

    Biji labu mengandung fitosterol yang diketahui dapat meningkatkan produksi testosteron dalam tubuh. Zat ini juga membantu meningkatkan jumlah sperma dan kesuburan.

    Tak hanya itu, biji labu juga mengandung asam lemak omega-3 yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menambah volume air mani.

    8. Coklat Hitam

    Cokelat hitam mengandung asam amino yang disebut L-arginine hydrochloride. Asam amino ini berperan dalam meningkatkan jumlah dan volume sperma.

    Namun perlu diingat, coklat hitam mengandung sejumlah kalori dan gula. Jadi, konsumsi makanan penyubur sperma ini dalam jumlah wajar agar tidak menyebabkan kenaikan berat badan atau efek samping lainnya.

    9. Ikan

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, asam lemak omega-3 sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan sperma. Nah, salah satu makanan yang paling kaya akan zat tersebut adalah ikan.

    Adapun jenis ikan yang paling banyak mengandung asam lemak omega-3 antara lain salmon, tuna, sarden, dan herring. Asam lemak omega-3 juga dapat melancarkan sirkulasi darah ke penis, sehingga membantu meningkatkan ereksi dan performa di ranjang.

    (ath/sao)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Sering ‘Berisik’ saat Bercinta? Ternyata Ada Alasan Ilmiahnya


    Jakarta

    Beberapa pasangan suami istri yang tengah berhubungan intim mungkin mengeluarkan suara yang ‘berisik’. Ternyata itu menjadi sebuah tanda penting yang perlu diketahui.

    Dikutip dari Daily Mail, pria dan wanita sering mengeluarkan suara yang berbeda saat berhubungan seks. Itu merupakan cara mereka menunjukkan euforia hingga kebosanan yang dirasakan selama bercinta.

    Beberapa orang menggunakan suara khas untuk menunjukkan bahwa mereka menikmatinya. Sementara yang lainnya, menggunakan itu sebagai dorongan lembut untuk mencoba cara yang berbeda.


    Hanya sedikit penelitian yang menyelidiki suara seks dan mengapa manusia menciptakannya. Namun sebuah penelitian baru-baru ini menggunakan rekaman vokal orang-orang yang sedang melakukan aktivitas seksual untuk mengeksplorasi berbagai jenis suara seksual antara pria dan wanita.

    Temuan mereka menunjukkan bahwa wanita mengeluarkan suara yang lebih keras dibandingkan pria, terutama saat orgasme. Pada pria, mereka cenderung mengeluarkan suara non-vocal, seperti napas yang berat.

    Mengenai alasan di balik perbedaan tersebut, para ilmuwan percaya bahwa wanita mungkin merasakan tekanan untuk bersuara lebih banyak untuk membangun pasangannya dan ingin memandu aksi dari pasangannya.

    Sementara itu, pria mengeluarkan suara-suara, seringkali pada puncak orgasme, untuk mengekspresikan kesenangan, kekuatan, dan dampak dari aktivitas fisik.

    “Wanita bersuara untuk mengelus ego pasangannya, meningkatkan kesenangan pasangannya, dan untuk kepentingan (menyelesaikannya),” kata pakar seks Dr Jess O’Reilly.

    Untuk memahami suara-suara berisik itu, Dr Andrey Anikin yang berspesialisasi dalam komunikasi nonverbal manusia di Lund University Cognitive Science di Swedia, meneliti suara dari database relawannya. Temuan penelitiannya ini dipublikasikan di jurnal Evolution and Human Behavior.

    Dr Anikin merekrut lebih dari 100 orang untuk menganalisis suara seks yang diunduh dari database online, dan menilai seberapa otentik suara tersebut dan apakah suara tersebut berasal dari pria atau wanita.

    Dari 109 pendengar, terbagi menjadi 43 orang perempuan dan 65 orang laki-laki. Mereka mendengarkan sekitar 200 rekaman suara seks, masing-masing berdurasi antara 30 dan 90 detik.

    Dengan bantuan program komputer, mereka menggerakkan penggeser secara real-time berdasarkan apa yang mereka dengar. Setelah setiap percobaan, para pendengar ditanyai apakah orang yang mengeluarkan suara itu adalah laki-laki atau perempuan dan apakah menurut mereka kenikmatan itu asli.

    “Dengan menggabungkan semua pengamatan ini, yang muncul adalah gambaran dua perilaku vokal yang berbeda. Dengusan yang penuh semangat atau erangan terkontrol yang disebarkan secara strategis pada gairah rendah, dan ledakan vokal spontan setelah gairah melebihi ambang batas tertentu,” jelas Dr Anikin.

    “Pria kebanyakan menghela nafas dan mendengus sampai tingkat gairah menjadi sangat tinggi. Sementara itu, perempuan mempunyai ambang batas yang lebih rendah untuk bersuara (menghasilkan erangan) atau mungkin terbiasa melebih-lebihkan perilaku ekspresif mereka,” sambungnya.

    Rata-rata nada suara wanita lebih tinggi dibandingkan pria, sekitar 6,6 seminada atau perbedaan nada antara dua tuts piano yang berdekatan. Perbedaan ini meningkat menjadi sekitar 9,9 seminada saat orgasme.

    Wanita juga memiliki suara yang lebih harmonis, yang berarti suara mereka lebih bersifat musikal. Laki-laki mempunyai nada yang menurun lebih tajam.

    Meskipun pria dan wanita memiliki proporsi suara dan vokalisasi yang sama, pria cenderung mengeluarkan suara paling banyak sebelum dan selama orgasme. Sedangkan wanita, secara konsisten mengeluarkan suara selama orgasme.

    Namun, bersuara saat berhubungan seks bisa meningkatkan kenikmatan pada sebagian wanita.

    “Saya pikir ada banyak wanita yang perlu bersuara untuk membantu diri mereka sendiri mencapai orgasme. Ini membantu menggerakkan mereka dan orgasme mereka,” terang peneliti kesehatan seksual Patty Brisben.

    “Tentu saja ada fase-fasenya. Saat seorang wanita mulai terlibat, dia mungkin menjadi sangat vokal dan kemudian memasuki masa tenang karena dia berada di ambangnya,” lanjut dia.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu, Ini 5 Minuman Ajaib Biar Stamina Makin ‘Gaspol’ saat Bercinta

    Jakarta

    Stamina menjadi salah satu elemen yang penting bagi para suami ketika bercinta. Pasalnya, performa yang prima dapat membuat kehidupan seksual pasangan suami istri menjadi lebih baik.

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan stamina seksual bagi laki-laki. Salah satunya adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

    Dikutip dari For Men Health, beberapa jenis minuman diketahui dapat memberikan efek positif terkait stamina saat bercinta. Sederet minuman ini dapat membantu agar seseorang bertahan lebih lama di atas ranjang.


    Berikut adalah 5 minuman alami yang dapat membantu para pria meningkatkan performa seksual.

    1. Jus Aloe Vera

    Aloe vera diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Salah satunya dapat merangsang produksi testosteron pada pria guna meningkatkan libido dan stamina seksual.

    Jus ini penuh dengan nutrisi sehat yang mampu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan memberi energi pada tubuh. Jus aloe vera mungkin dapat meningkatkan rutinitas dengan cara yang akan bermanfaat bagi kesehatan umum dan vitalitas seksual.

    2. Jus Semangka

    Semangka kaya akan asam amino yang disebut citrulline. Ini dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke area genital.

    Aliran darah yang lebih baik dapat membantu pria mencapai dan mempertahankan ereksi, sekaligus meningkatkan kenikmatan seksual bagi kedua pasangan.

    3. Air Kelapa

    Air kelapa dikenal sebagai minuman menyegarkan dan menghidrasi yang dapat memberikan dorongan energi alami. Hal ini karena air kelapa kaya akan elektrolit seperti kalium, magnesium, dan natrium, yang membantu mengisi kembali kadar hidrasi tubuh dan menjaga fungsi otot yang tepat.

    Tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat memengaruhi performa seksual seseorang. Air kelapa sendiri dapat membantu mencegah dehidrasi, kelelahan, dan kram otot.

    4. Teh Jahe

    Jahe sendiri diketahui dapat meningkatkan libido seseorang. Pasalnya, rempah tradisional ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan panas tubuh, sehingga meningkatkan gairah dan performa seksual.

    Mengonsumsi teh jahe secara rutin dapat mendatangkan efek yang bagus terkait performa seksual. Teh jahe dapat memberikan rasa yang segar, membangkitkan gairah, dan menambah bumbu pada momen-momen yang intim.

    5. Jus Delima

    Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan yang ada dalam jus buah delima membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Sirkulasi darah yang lebih baik sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang kuat dan tahan lama.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tips Bakar Lemak dengan Bercinta, Pasutri Wajib Coba!

    Jakarta

    Bercinta merupakan salah satu aktivitas untuk menjaga keharmonisan pasangan suami istri. Selain mempererat hubungan, seks juga bisa menjadi cara untuk membakar banyak kalori atau lemak di tubuh.

    Memang berapa kalori yang terbakar lewat hubungan seks?

    Dikutip dari Business Insider, sebuah riset kecil tahun 2013 menemukan bahwa pria membakar rata-rata 4,2 kalori per menit saat berhubungan seks. Sementara pada wanita, seks ini bisa membantu membakar sekitar 3,2 kalori per menit.


    Namun, mengingat durasi rata-rata hubungan seksual hanya sekitar 5,4 menit, itu berarti tidak banyak kalori yang bisa dibakar.

    Untuk bisa membakar kalori lewat hubungan seks mungkin memerlukan beberapa cara, seperti:

    1. Bisa tambah durasi

    Dalam berhubungan seks, durasi menjadi aspek yang penting. Jika ingin mencoba membakar lebih banyak kalori, cobalah untuk menambah durasinya.

    Pasangan suami istri bisa mencoba hal-hal pelengkap sebelum masuk ke acara inti. Misalnya, memperpanjang durasi untuk ‘pemanasan’ atau foreplay.

    2. Coba posisi seks tertentu

    Salah satu cara yang bisa membantu membakar kalori saat berhubungan intim adalah posisi seks. Cobalah untuk menerapkan posisi seks yang berbeda, terutama yang menuntut kekuatan otot.

    Posisi seks yang bisa dicoba untuk membakar kalori, di antaranya wheelbarrow, standing sex, reverse cowgirl, snake, hingga butter churner.

    3. Bisa berganti posisi

    Untuk bisa membakar kalori lebih banyak, cobalah posisi yang lebih menantang yang bisa melatih bagian otot. Dikutip dari CNN, ini akan membuat kejutan untuk tubuh dan membakar kalori lebih baik.

    Jika sudah berada dalam beberapa posisi seks dan masih merasa lemas, cobalah untuk berganti posisi dengan pasangan.

    4. Lakukan sebelum sarapan

    Kebanyakan orang mungkin lebih suka berhubungan seks saat malam. Tapi, bercinta saat pagi juga boleh dicoba, terutama sebelum sarapan.

    Pada waktu ini, kadar testosteron pria mencapai puncak pada pukul 07.00-08.00 pagi. Kalau bisa meluangkan waktu saat pagi, itu seperti berolahraga.

    5. Konsumsi makanan penambah stamina

    Jika ingin membakar kalori lebih baik saat bercinta, tentu memerlukan asupan yang tepat untuk menambah stamina. Cobalah untuk menambahkan makanan penambah stamina ke dalam makanan harian, seperti seledri, pisang, hingga seledri.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Wajib Tahu! 5 Cara Ampuh Bikin Istri ‘Nikmat’ Bercinta Tanpa Rasa Nyeri

    Jakarta

    Saat pasangan suami istri berhubungan intim biasanya ada rasa kenyamanan dan kenikmatan. Namun, ternyata beberapa wanita mungkin merasakan sakit saat bercinta.

    Ada beberapa penyebab yang bisa membuat pasangan merasa kesakitan. Mulai dari nyeri otot karena posisi yang tidak cocok, iritasi atau rasa terbakar pada kulit, atau kondisi ginekologis seperti vaginismus.

    Meski begitu, kondisi seperti ini masih bisa dicegah ataupun diatasi. Dikutip dari Business Insider, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar tidak sakit saat berhubungan seks.


    1. Lakukan dengan perlahan

    Sebagian orang mungkin memerlukan banyak ‘pemanasan’ sebelum memulainya. Direktur asosiasi Pusat Promosi Kesehatan Seksual di Universitas Indiana, Debby Herbenick, PhD, mengatakan tubuh wanita membutuhkan waktu untuk membuat vagina meregang sepenuhnya.

    “Tubuh membutuhkan waktu untuk memberi ruang bagi vagina untuk mengembang. Vagina dapat meregang dari 4-7 inci (10-17 cm) saat terangsang sepenuhnya,” terang Herbenick.

    Untuk mengatasinya, Herbenick merekomendasikan foreplay selama 20 menit untuk mempersiapkan tubuh dengan baik.

    2. Pastikan menggunakan pelumas yang cukup

    Salah satu penyebab wanita merasa kesakitan saat berhubungan seks adalah vagina yang kering. Ada beberapa penyebabnya, seperti penurunan kadar estrogen, titik-titik tertentu dalam siklus menstruasi, hingga mandi air panas sebelum berhubungan seks.

    Untuk mengurangi rasa sakit, cobalah untuk menggunakan pelumas berbahan dasar silikon atau air. Menghindari pelumas yang mengandung bahan kimia atau pewangi, karena berisiko mengiritasi area kelamin dan kulit.

    3. Coba posisi yang berbeda

    Pada beberapa kasus, posisi seks lebih mungkin menyebabkan rasa sakit. Posisi yang memungkinkan dorongan dalam, seperti doggy style, seringkali menyakitkan bagi wanita.

    Bisa mencoba posisi yang memungkinkan istri lebih mudah mengendalikan kecepatan, seperti woman on top, missionary, atau spooning. Ini bisa mengurangi rasa sakit saat berhubungan seks.

    4. Gunakan alat bantu

    Jika sudah mengubah posisi dan tidak membuat seks lebih baik, cobalah menggunakan bantuan dari alat lain seperti bantal. Bantal sangat bagus untuk membantu menyelaraskan tubuh dalam posisi yang lebih nyaman.

    5. Berhenti berhubungan seks

    Rasa sakit seringkali bisa menjadi sinyal bahwa tubuh perlu istirahat. Tidak ada salahnya untuk mendengarkan tubuh dan berhenti berhubungan seks untuk sementara waktu.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Kebiasaan yang Tak Boleh Dilakukan Usai Bercinta, Bisa Bikin Gairah ‘Anjlok’

    Jakarta

    Setelah berhubungan intim, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga keharmonisan pasangan suami istri. Tindakan-tindakan tertentu mungkin nampak sepele, tapi dapat berdampak negatif pada keintiman dan kedekatan emosional.

    “Setelah bercinta, jika salah satu pihak mencoba melakukan hal lain yang tidak berhubungan dengan seks, hal itu dapat membuat pasangan merasa tidak diakui,” ucap pakar seks dan hubungan Dr Amitha Mishra dikutip dari India Times, Jumat (30/8/2024).

    Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan setelah berhubungan intim:


    1. Tertidur

    Banyak pasangan suami istri yang mengalami masalah ini. Hal ini tentu merupakan kesalahan besar yang dapat merusak intimasi dalam berhubungan intim.

    Langsung tidur membuat pasangan jadi tidak menikmati secara maksimal kualitas hubungan yang baru dilakukan, khususnya pada faktor suasana hati. Padahal itu merupakan hal paling penting untuk meningkatkan keharmonisan pasutri.

    2. Langsung ke Kamar Mandi

    Bergegas langsung ke kamar mandi setelah berhubungan intim bukanlah hal yang tepat. Mungkin di satu pihak tidak akan merasa keberatan, namun ha ini seperti melupakan bahwa pasangan mungkin masih ingin menikmati suasana setelah bercinta.

    Langsung pergi ke kamar mandi dapat menghilangkan kesenangan dan merusak momen kenikmatan tersebut. Sebaiknya tunggu dulu selama beberapa saat sebelum akhirnya pergi ke kamar mandi.

    3. Urus Pekerjaan

    Langsung mengurus pekerjaan merupakan hal yang tidak ‘menghargai’ pasangan setelah melakukan hubungan seks. Kenikmatan setelah seks harus dirasakan bersama-sama tanpa adanya intervensi dari manapun, termasuk urusan pekerjaan.

    “Kalau Anda lebih suka bekerja atau membaca buku daripada berpelukan dan bermesraan, Anda benar-benar mengundang masalah ke ‘surga’ seks Anda,” kata Mishra.

    4. Tidur Terpisah

    Beberapa pasutri mungkin memang memiliki kebiasaan tidur terpisah, tapi pada momen tertentu seperti setelah melakukan hubungan seks, sebaiknya hal ini ditinggalkan terlebih dahulu. Setelah bercinta, meninggalkan pasangan adalah ide yang buruk.

    Hal itu tidak hanya mematikan gairah pada malam tersebut, tapi juga dapat merusak intimasi dan gairah bercinta pada malam-malam berikutnya.

    5. Makan

    Mishra juga tidak menyarankan pasangan untuk mencari makanan ke dapur setelah bercinta. Kunci terpenting dalam bercinta adalah pasangan tetap bisa memaksimalkan waktu untuk bersama, bahkan setelah fase menyenangkan itu selesai.

    “Itu merusak seluruh gairah dan akan membuat pasangan merasa bahwa Anda tidak menikmati seks hanya karena lapar dan memikirkan makanan,” ujarnya.

    6. Bawa Anak ke Kamar

    Membiarkan siapapun masuk ke dalam ‘ruangan’ privasi seksual dapat mengganggu kenikmatan bersama. Banyak ibu mungkin memiliki kecenderungan membawa anak tidur bersama di ranjang yang sama.

    Jika itu dilakukan setelah berhubungan seks, menurut Mishra itu dapat memberikan dampak yang buruk pada intimasi pasangan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya pasutri melakukan perencanaan matang terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan intim agar terbebas dari gangguan apapun.

    (avk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Wajib Tahu! Tips Ampuh Biar Sesi Bercinta Tak Berakhir Hambar

    Jakarta

    Hubungan seks bisa menjadi sesi yang romantis, menyenangkan, dan menggairahkan. Namun, tak jarang pasutri kerap merasa sesi bercinta mereka terasa sedikit membosankan.

    Perasaan hambar ini mungkin lebih banyak dialami oleh pasangan suami istri yang sudah lama menikah. Hal ini bisa saja berbahaya bagi hubungan keduanya jika tidak segera diatasi.

    Lantas, bagaimana cara agar hubungan seksual tidak hambar?


    Dikutip dari laman The Gentleman Journal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat sesi bercinta pasutri kembali menggairahkan. Simak penjelasannya berikut ini.

    1. Coba kirim ‘pesan genit’ ke pasangan

    Minat dan gairah dapat berubah seiring berjalannya waktu. Maka dari itu, perlu menciptakan suasana yang menggoda dan sedikit genit kepada pasangan.

    Cobalah untuk mengirim pesan teks yang menggoda dan lebih genit. Dengan cara ini, bisa membuat pasangan lebih tertarik untuk bermesraan dan membuat hubungan semakin erat.

    2. Luangkan waktu untuk berkencan

    Cobalah meluangkan waktu untuk berkencan, baik yang sudah direncanakan ataupun dadakan. Misalnya menjemput pasangan di tempat kerja, kemudian mengajaknya untuk menghabiskan waktu yang romantis di hotel.

    Mulailah dengan sesuatu yang menyenangkan dan romantis. Setelahnya, biarkan gairah dan fantasi itu muncul dengan sendirinya.

    3. Bisa coba ‘bermain peran’

    Bagi sebagian orang, bermain peran saat akan berhubungan seks menjadi hal yang menyenangkan. Namun, harus diperhatikan apakah pasangan merasa nyaman atau tidak dengan permainan tersebut.

    Orang cenderung goyah dalam sebuah hubungan jika mereka merasa bosan. Maka dari itu, carilah inspirasi dan bertukar pikiran tentang fantasi seks pasangan.

    4. Ungkapkan fantasi seks yang ingin dicoba

    Hubungan seks akan terasa semakin menggairahkan jika diberikan ‘bumbu’ semacam fantasi yang diinginkan pasangan. Bisa dengan memulainya dengan foreplay yang berbeda atau bercinta di tempat yang baru.

    Hal ini dapat membuat pasangan bisa mengekspresikan seks seperti apa yang diinginkan. Misalnya memberikan pijatan halus sambil minum segelas anggur.

    5. Luangkan waktu untuk eksplorasi

    Eksplorasi tubuh sendiri dan pasangan bisa menjadi hal yang menyenangkan. Luangkan waktu kurang lebih 20 menit untuk memfokuskan perhatian satu sama lain.

    Untuk mendukung suasana, bisa dengan menyiapkan lilin beraroma dan musik yang tenang. Selain itu, bisa juga memvariasikan tekanan atau cara menyentuh pasangan dengan berbagai hal, seperti tangan, bibir, atau bulu buatan yang halus.

    6. Cobalah atur jadwal bercinta

    Sebagian orang mungkin lebih menyukai sesi bercinta yang dijadwalkan. Tapi, banyak juga yang lebih suka melakukannya secara spontan.

    Untuk membuat suasana lebih nyaman, cobalah untuk melakukan pendekatan dengan cara yang bervariasi dan mengirim pesan-pesan bernada genit serta intim.

    7. Jangan cuma di kamar tidur

    Untuk membuat hubungan seks tidak hambar, coba untuk lebih bervariasi dalam mencari tempat, posisi, dan teknik foreplay. Banyak pasangan yang cenderung menggunakan tiga posisi seksual atau kurang, dan foreplay yang itu-itu saja.

    Agar sesi bercinta semakin memanas, bisa coba melakukannya di kursi, depan cermin, dan atau variasi lainnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy