Tag: jahe

  • 5 Khasiat Minum Air Jahe Setelah Makan, Banyak Manfaatnya!


    Jakarta

    Selain menghangatkan tubuh, konsumsi air jahe setelah makan ternyata memiliki khasiat lain. Dapat atasi asam lambung hingga meningkatkan metabolisme tubuh.

    Jahe termasuk dalam puluhan tanaman obat keluarga yang berkhasiat banyak. Jahe mudah untuk ditanam sendiri di rumah apalagi jika memiliki halaman yang cukup luas.

    Sekilas jahe hanya populer sebagai rempah untuk menyehatkan tubuh maupun membantu menghilangkan bau amis pada bahan makanan. Faktanya jahe yang dikonsumsi setelah makan memiliki khasiat yang luar biasa baik untuk pencernaan maupun seluruh tubuh.


    Caranya sederhana, cukup rebus jahe dengan segelas air hangat untuk mengaktifkan kandungan gingerol dan shogaolnya. Efeknya akan ada stimulasi produksi enzim yang dapat memberikan banyak manfaat untuk pencernaan.

    Baca juga: Ryan Reynolds Bintang Deadpool Tergila-gila dengan Restoran Ini

    Berikut ini 5 khasiat konsumsi air jahe setelah makan melansir Times of India:

    5 Khasiat Minum Air Jahe Setelah Makan, Banyak Manfaatnya!Kandungan gingerol dalam jahe dapat mengatasi gejala produksi asam lambung yang berlebihan. Foto: Times of India

    1. Mengatasi Asam Lambung

    Bagi beberapa orang yang memiliki lambung sensitif seringkali merasa tak nyaman usai makan. Hal ini disebabkan produksi asam lambung yang berlebihan ketika makanan yang dicerna mulai memasuki lambung.

    Gejalanya seperti rasa panas pada ulu hati, kembung, atau perut yang terasa bega. Konsumsi air jahe setelah makan dapat membantu mengurangi produksi asam lambung dan menenangkan otot pada esofagus agar tak terjadi ketegangan.

    Setelah produksi asam lambung ditekan, ada juga sensasi hangat yang akan memberikan rasa nyaman pada perut. Sehingga tak perlu takut untuk merasa tak nyaman setelah makan.

    2. Meningkatkan Metabolisme

    Rasa hangat yang ditimbulkan oleh jahe berasal dari komponen thermogenic yang terbentuk secara alami. Ketika suhu tubuh meningkatkan hasilnya metabolisme akan ikut terpicu melakukan fungsinya lebih baik lagi.

    Dengan meningkatkan metabolisme tubuh maka pembakaran kalori akan semakin banyak walaupun tepat setelah makan. Cara ini menjadi trik yang paling sehat dan alami untuk mengendalikan berat badan.

    Banyak ahli yang menyarankan konsumsi air jahe untuk mempercepat konversi makanan menjadi energi, mencegah pembentukan lemak endapan, ataupun menambahkan berat badan terlalu cepat. Sehingga konsumsi air jahe setelah makan cocok untuk para pelaku diet.

    Jahe dapat kuatkan imut hingga kendalikan gula darah.

    3. Menguatkan Fungsi Imun

    Sebagai tanaman rempah yang berkhasiat, jahe memiliki kandungan antioksidan yang tak perlu diragukan. Sebagaimana diketahui bahwa kandungan antioksidan dibutuhkan oleh tubuh guna melindungi serangan bakteri, virus, hingga radikal bebas.

    Komponen antiinflamasi di dalam jahe juga dapat meningkatkan kekebalan imunitas. Ditambah dengan adanya vitamin dan mineral seperti vitamin C, zinc, yang berkhasiat untuk mencegah infeksi dan penyakit.

    Konsumsi air jahe juga disarankan untuk dilakukan sejak muda. Tujuannya agar anak-anak tidak mudah terserang flu dan demam.

    4. Detoksifikasi Tubuh

    5 Khasiat Minum Air Jahe Setelah Makan, Banyak Manfaatnya!Minum air jahe dapat memudahkan mengeluarkan toksin dari dalam tubuh melalui air seni. Foto: Times of India

    Asupan makanan yang terus masuk ke dalam tubuh tentu akan meninggalkan endapan yang harus dibersihkan secara rutin. Detoksifikasi atau proses pengeluaran racun dari dalam tubuh juga diperlukan untuk membersihkan endapan makanan.

    Air jahe dapat membantu mengeliminasi racun-racun atau toksin dari dalam tubuh agar lebih cepat keluar. Hal ini lantaran jahe juga memiliki khasiat sebagai diuretik alami yang akan membawa toksin keluar dari tubuh melalui air seni.

    Setelah toksin dikeluarkan kemudian akan bekerja komponen antioksidannya. Sehingga peluang untuk perkembangan racun dengan cepat dapat ditahan oleh antioksidan tersebut.

    5. Menyeimbangkan Gula Darah

    Penting untuk orang dewasa! Asupan makanan yang salah seringkali memicu lonjakan gula darah dengan cepat. Apalagi jika tidak memerhatikan jenis makanan dan kadar indeks glikemik yang dikonsumsi.

    Bagi orang dewasa lonjakan gula darah yang tidak stabil akan berpengaruh besar ada insulin. Ketika tak diatasi secara cepat hasilnya akan terjadi peningkatan risiko diabetes tipe 2 yang berbahaya.

    Jika masih merasa sulit memilah makanan dengan indeks glikemik yang rendah, upayakan untuk rutin minum air jahe setelah makan. Jahe dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga cepat dalam menangani lonjakan gula darah.

    Baca juga: Tak Terima Ditegur Saat Makan, Netizen Ribut dengan Restoran

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Bumbu Dapur yang Efektif Bantu Penurunan Berat Badan


    Jakarta

    Bumbu dapur dipakai sebagai pelezat masakan. Selain mudah didapat bumbu dapur bisa membantu diet terutama proses penuruan berat badan.

    Meskioun kini banyak bumbu masak instan tang praktis tetapi dianjurkan untuk mengonsumsi bumbu dapur segar alami. Sedangkan bumbu yang boleh untuk diet disarankan murni berasal dari rempah-rempah yang diolah sendiri tanpa campuran pengawet lainnya.

    Mengutip Healthline, berikut rempah alami yang bisa dijadikan bumbu masakan sekaligus bermanfaat untuk membantu penurunan berat badan.


    1. Cabai Rawit

    Ilustrasi cabai rawit merahCabai rawit sebenarnya punya manfaat kesehatan, terutama untuk menurunkan berat badan. Foto: Pexels/Lum3n

    Varietas cabai seperti rawit paling populer digunakan sebagai perisa ke dalam makanan supaya menciptakan sensasi pedas.

    Rasa pedas itu berasal dari senyawa capsaicin, yang ternyata mempunyai banyak manfaat kesehatan, terutama menurunkan berat badan karena bisa memaksimalkan metabolisme.

    Akan tetapi, penggunaan cabai rawit ini perlu diperhatikan. Khususnya bagi penderita nyeri lambung, sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsinya. Untuk pengganti rasa pedas, bisa menggunakan lada hitam atau jahe.

    2. Jahe

    5 Khasiat Minum Air Jahe Setelah Makan, Banyak Manfaatnya!Jahe juga baik untuk meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran kalori. Foto: Times of India

    Jahe seringkali diolah menjadi bahan utama minuman tradisional, seperti wedang jahe, teh serai jahe, atau bajigur.

    Tidak hanya minuman, jahe juga dapat dijadikan bumbu yang boleh untuk diet. Sebab gingerol dalam jahe mampu meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran kalori.

    Memasukkan jahe untuk campuran bumbu masak bermanfaat mengontrol kadar gula darah supaya tetap stabil.

    3. Oregano

    Ilustrasi oreganoSelain menjadi pelengkap hidangan, oregano juga bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/marrakeshh

    Oregano adalah rempah daun yang masih satu keluarga dengan mint, basil, thyme, rosemary, dan sage.

    Senyawa kuat carvacrol pada oregano ini diklaim bisa membantu turunkan berat badan karena mampu mengontrol sintesis lemak dalam tubuh.

    Selain dijadikan serbuk bumbu masak, oregano juga ada yang dijadikan suplemen diet dengan khasiat sama untuk menurunkan berat badan.

    4. Ginseng

    GinsengGinseng merupakan tanaman herbal yang ampuh menurunkan berat badan. Foto: Shutterstock/

    Ginseng merupakan tanaman herbal yang banyak dipercaya dalam pengobatan tradisional di Tiongkok.

    Bahkan banyak hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman ginseng cukup ampuh membantu menurunkan berat badan.

    Hal ini dikarenakan ginseng mengandung jaringan adiposa cokelat atau BAT. Jaringan tersebut dapat mengubah lemak menjadi energi dengan cepat.

    5. Kunyit

    Kunyit AsamKunyit juga dapat menekan jaringan lemak dan mengontrol kadar gula darah. Foto: iStock

    Kunyit cukup populer dalam pengobatan herbal karena bersifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi peradangan.

    Tak hanya itu, kunyit mampu menekan pertumbuhan jaringan lemak serta mengontrol kadar gula darah berkat komponen utamanya yaitu kurkumin.

    Hasil studi pada orang obesitas menunjukkan bahwa menambahkan kunyit ke dalam bumbu masakan cukup efektif dalam mengurangi lemak perut sekitar 5 persen.

    6. Lada hitam

    Lada hitam adalah bumbu dapur yang berasal dari buah kering piper nigrum berbunga asli India.

    Biji buah tersebut mengandung senyawa kuat yaitu piperine, yang menciptakan rasa pedas dan memberi efek dalam proses penurunan berat badan.

    Sebuah studi menyatakan bahwa piperine pada lada hitam ini cukup efektif bekerja menghambat pembentukan sel lemak dalam tubuh.

    7. Kayu manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis pun merupakan rempah yang bisa membantu penurunan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Milan Krasula

    Kayu manis atau bubuk kayu manis merupakan rempah aromatik terbuat dari kulit bagian dalam pohon kayu manis.

    Sifat dari kayu manis ini antimikroba sehingga efektif untuk diet. Senyawa tersebut mampu memberi respons negatif pada tubuh ketika menerima asupan berlemak tinggi.

    Menambahkan bubuk kayu manis ke dalam masakan atau kue, cukup efektif menstabilkan gula darah dan membantu mengurangi nafsu makan berlebih.

    Untuk menghindari efek samping, penggunaan bumbu-bumbu yang boleh untuk diet ini disarankan tidak lebih dari satu sendok makan per hari.

    Selain itu, imbangi juga dengan pola hidup lebih sehat seperti makan-makanan bergizi, olahraga rutin, serta istirahat cukup.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Manfaat Sehat Minum Teh Lemon Jahe yang Menyegarkan


    Jakarta

    Racikan teh lemon jahe dikenal bermanfaat untuk kesehatan, sepeti melancarkan pencernaan. Namun, waspadai juga efek samping dari konsumsi minuman herbal ini.

    Teh tidak hanya berasal dari seduhan daun Camellia sinensis, tapi juga diracik menggunakan bahan herbal. Salah satu racikan populernya berbahan campuran lemon dan jahe.

    Racikan ini digemari banyak orang karena dianggap sebagai obat ampuh dalam menenangkan diri sebelum tidur hingga melancarkan pencernaan.


    Namun, sebenarnya konsumsi teh lemon jahe juga bisa menimbulkan efek samping yang mungkin belum banyak diketahui.

    Untuk mengetahui manfaat serta efek sampingnya lebih lanjut, simak penjelasannya seperti dilansir dari prevention.com (30/12/2024) berikut.

    1. Racikan teh lemon jahe

    racikan teh hijau campur jahe, lemon, dan maduRacikan teh lemon jahe bisa dibuat dengan bahan-bahan sederhana. Foto: iStock

    Tidak ada resep pasti untuk membuat racikan teh lemon jahe. Namun, biasanya minuman ini dibuat dengan cara merebus air dengan tambahan perasan air lemon segar atau irisan lemon, lalu ditambah jahe. Jahenya pun bisa berbentuk irisan jahe segar atau bubuk.

    Air rebusan tersebut bisa langsung diminum atau ditambah dengan pemanis alami, seperti madu atau tambahan kayu manis.

    Kalau tidak mau meraciknya sendiri di rumah, kini sudah tersedia teh lemon jahe celup yang bisa langsung diseduh dengan air panas dan dinikmati.

    2. Manfaat teh lemon jahe

    racikan teh hijau yang menyehatkan, bisa ditambahkan jahe, lemon, madu, hingga daun mint.Banyak manfaat yang bisa didapat dari minum teh lemon jahe. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Beberapa manfaat bisa dirasakan dengan minum racikan teh lemon jahe ini.

    Melancarkan pencernaan

    Salah satunya yaitu membantu melancarkan pencernaan.

    Menurut Scott Keatley, RD, salah satu pemilik Keatley Medical Nutrition Therapy, “Minum teh lemon jahe dapat meningkatkan pencernaan sehat dengan menggabungkan manfaat jahe dan lemon dalam minuman yang menenangkan.”

    Menurutnya, jahe mengandung senyawa berupa gingerol yang merangsang produksi enzim pencernaan, meningkatkan motilitas usus, dan membantu memecah makanan lebih efektif.

    Sedangkan lemon mengandung kadar asam lebih rendah dibandingkan asam klorida, sehingga secara alami baik untuk lambung.

    Meredakan mual

    Menurut ahli Keatley, gingerol dan shogaol merupakan senyawa aktif dalam jahe yang berinteraksi dengan reseptor serotonin di usus, sehingga mampu mengurangi sinyal mual ke otak.

    Aroma lemon yang kuat juga bisa membantu menenangkan sistem saraf pusat, dengan membantu tubuh rileks saat merasa mual.

    Melancarkan buang air besar

    Jessica Cording, RD, penulis ‘The Little Book of Game-Changers’ juga mengungkap bahwa ada senyawa di dalam lemon yang disebut limonene. Senyawa tersebut bantu melancarkan pencernaan.

    Sedangkan jahe, bisa mempercepat pengosongan lambung yang juga membantu buang air besar secara teratur.

    Meredakan peradangan

    Tidak hanya berhubungan dengan pencernaan, konsumsi teh lemon jahe juga bisa mengatasi peradangan.

    Cording mengungkap, “Lemon memiliki sifat antioksidan dan vitamin C yang terbukti melindungi terhadap kerusakan sel akibat peradangan.”

    Jahe di dalam minuman ini juga mengandung senyawa bioaktif, seperti gingerol, shogaol, dan parasol. Senyawa ini menghambat jalur proinflamasi dengan mengalahkan enzim tertentu.

    Potensi dan efek samping minum teh lemon jahe bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Potensi efek samping minum teh lemon jahe

    lemon tea on wooden tableHati-hati, teh lemon jahe bisa berpotensi buruk jika dikonsumsi berlebihan. Foto: iStock

    Meskipun banyak manfaat didapat dari minuman ini, tetapi bagi sebagian orang, minuman ini bisa menimbulkan efek samping.

    Menurut Keatley, kandungan asam dalam lemon bisa mengiritasi orang yang memiliki refluks asam atau perut sensitif.

    Jahe juga memiliki sifat pengencer darah, sehingga ahli Keatley tidak menyarankan orang yang mengonsumsi obat antikoagulan, seperti warfarin mengonsumsi teh lemon jahe secara berlebihan. Lemon juga menurutnya mengandung oksalat dalam jumlah tinggi. Bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal pada individu yang rentan.

    Kuncinya yaitu mengonsumsi teh lemon jahe sesuai batasan. Umumnya disarankan satu sampai 3 gelas saja per hari.

    Namun, jika memiliki kondisi masalah tertentu, lebih baik berkonsultasi dulu kepada ahli.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Manfaat Minum Air Jahe Secara Rutin, Bisa Turunkan Kolesterol

    Jakarta

    Jahe merupakan salah satu rempah yang umum digunakan sebagai bumbu dapur. Selain dipakai untuk memasak, jahe juga sering diolah menjadi minuman herbal yang menyehatkan.

    Sebab, jahe memiliki aroma kuat dan rasa sedikit pedas yang dapat memberikan efek hangat. Maka dari itu, rempah ini sering diolah menjadi air jahe untuk menghangatkan tubuh.

    Selain itu, ada sejumlah manfaat lain dari air jahe jika dikonsumsi secara rutin. Lalu apa saja manfaatnya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Manfaat Minum Air Jahe Secara Rutin

    Mengkonsumsi air jahe secara rutin ternyata dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Simak sejumlah manfaat dari air yang yang dilansir situs Healthline dan Medical News Today:

    1. Mengurangi Rasa Nyeri

    Manfaat yang pertama adalah dapat mengurangi rasa nyeri. Sebuah studi pada 60 orang dewasa penderita migrain menunjukkan bahwa jahe sebagai pengobatan tambahan diklaim lebih baik ketimbang mengkonsumsi obat pereda nyeri saja.

    Jahe ternyata dapat membantu menurunkan kadar kolesterol “jahat” atau LDL di dalam tubuh. Sedikit informasi, kadar kolesterol jahat yang tinggi berisiko menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti stroke dan serangan jantung.

    Salah satu cara untuk menurunkan kadar LDL adalah dengan minum air jahe secara rutin. Dalam penelitian yang diterbitkan Saudi Medical Journal, orang yang mengkonsumsi jahe setiap hari membantu menurunkan kadar trigliserida dan LDL yang dapat meningkatkan risiko stroke.

    3. Meringankan Mual dan Muntah

    Sedang mengalami gejala mual dan muntah? Jika iya, kamu bisa meredakannya dengan minum air jahe hangat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air jahe dapat mengatasi mual di pagi hari (morning sickness), pasca operasi, dan usai menjalani kemoterapi.

    4. Mengontrol Gula Darah

    Manfaat air jahe berikutnya adalah dapat mengontrol kadar gula darah. Sebuah studi terhadap penderita diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa kelompok yang rutin minum suplemen bubuk jahe merah setiap hari mengalami penurunan gula darah yang signifikan daripada kelompok yang hanya mendapat obat plasebo.

    5. Mengatasi Masalah Pencernaan

    Masalah pencernaan seperti sembelit dapat diatasi dengan minum air jahe secara rutin. Selain itu, rempah yang satu ini juga bisa meminimalisir terjadinya refluks asam lambung dan perut bergas.

    Selain melancarkan pencernaan, minum air jahe juga dapat menurunkan berat badan. Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang minum air jahe panas setelah sarapan dapat memberikan efek kenyang, sehingga tidak mudah merasa lapar.

    7. Menjaga Kesehatan Kulit

    Air jahe juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Hal ini berkat kandungan antioksidan gingerol yang mampu melawan radikal bebas. Alhasil, kulit akan lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

    Selain itu, jahe juga dapat mencegah penuaan pada kulit seperti kulit keriput. Sebab, sifat antiinflamasi dalam jahe dapat melawan segala infeksi, sehingga membuat kulit tetap sehat.

    8. Mengandung Antioksidan Tinggi

    Jahe mengandung antioksidan tinggi yang dapat membantu melawan stres oksidatif, yakni ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan yang menyebabkan kerusakan sel. Stres oksidatif dapat mengurangi enzim antioksidan dan menyebabkan peradangan di dalam tubuh, yang juga turut menyebabkan penuaan sel.

    Perubahan sel dapat menyebabkan penyakit yang berkaitan dengan usia, terutama yang dipicu oleh peradangan kronis, seperti Alzheimer, kanker, hingga diabetes. Nah, antioksidan di dalam jahe dapat membantu mengatasi radikal bebas di dalam tubuh.

    Apakah Aman Minum Air Jahe Secara Rutin?

    Mengutip MedicineNet, minum air jahe secara rutin diklaim aman bagi kebanyakan orang karena mengandung banyak manfaat. Namun, pastikan takaran jahe yang digunakan tidak berlebihan karena dikhawatirkan bisa menyebabkan efek samping.

    Sejumlah orang mungkin mengalami efek samping karena minum teh jahe, seperti kembung atau nyeri ulu hati. Apalagi jika seseorang sedang menjalani pengobatan terhadap penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

    Cara Membuat Air Jahe

    Untuk membuat air jahe, disarankan menggunakan takaran sekitar 3-4 gram jahe per harinya. Takaran ini berlaku untuk jahe dalam bentuk apa pun.

    Setelah menyesuaikan dengan takarannya, jahe bisa diiris terlebih dahulu, kemudian direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Setelah disaring, kamu bisa meminum air jahe selagi hangat.

    Jahe yang berbentuk suplemen bubuk juga dapat digunakan. Cukup seduh 2 gram (1 sdt) bubuk jahe dengan air hangat, lalu aduk hingga merata dan diminum langsung selagi hangat.

    Air jahe dapat dikonsumsi kapan saja sepanjang hari. Biasanya, air jahe lebih cocok sebagai minuman penambah energi di pagi hari agar lebih semangat dan bertenaga dalam menjalani aktivitas.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Sehat Minum Teh Jahe di Pagi Hari, Bisa Bantu Diet!


    Jakarta

    Jahe merupakan rempah kaya khasiat yang sudah digunakan selama berabad-abad. Olahannya berupa teh jahe punya beragam manfaat sehat jika rutin diminum setiap pagi.

    Jahe adalah salah satu rempah paling populer di dunia, digunakan sebagai bumbu masak, bahan minuman, hingga dianggap sebagai tanaman medis. Jahe punya peran penting untuk mengatasi batuk dan flu.

    Mengonsumsi jahe paling umum adalah dengan membuat teh jahe. Caranya mudah, tinggal merebus 4-6 irisan tipis jahe bersama sekitar 500 ml air. Tambahkan perasan air lemon atau air jeruk nipis jika suka. Boleh juga tambah madu sebagai pemanis alami.


    Teh jahe dapat dinikmati sehari-hari, tapi jangan berlebihan. Dikutip dari Healthline pada Jumat, 4 Juli 2025, sebuah penelitian mengungkap batas amannya adalah 1.000 mg jahe segar setiap hari. Jika dikomparasi, sekitar 1 sendok teh (5 ml) ekstrak jahe parut segar.

    Lantas, apa saja manfaat sehat teh jahe? Berikut informasinya:

    1. Menyehatkan jantung

    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe dalam dosis harian 2-6 gram dapat membantu melindungi seseorang dari serangan penyakit jantung. Jahe bersifat menurunkan tekanan darah, mencegah pembekuan darah, menurunkan kolesterol, dan memperbaiki sirkulasi darah.

    2. Bersifat antikanker

    Di balik rasa pedas berempahnya, minum teh jahe juga punya khasiat mencegah kanker. Hal ini utamanya karena kandungan gingerol dan shogaol.

    Studi tabung reaksi menunjukkan bahwa gingerol dan shogaol melawan kanker dengan cara mematikan sel kanker dan mencegah pertumbuhannya. Studi tabung reaksi lainnya menunjukkan bahwa konsumsi jahe dapat memengaruhi beberapa jenis sel kanker, termasuk kanker pankreas, usus besar, kolorektal, ovarium, prostat, dan paru-paru. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian tentang efek jahe dan teh jahe terhadap kanker pada manusia.

    3. Cegah Alzheimer

    Khasiat minum teh jahe selanjutnya adalah melindungi otak dari penyakit degeneratif, seperti Alzheimer. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa gingerol dan shogaol dapat memberikan perlindungan terhadap penurunan fungsi otak yang berkaitan dengan usia karena sifat antioksidannya.

    Penelitian tabung reaksi juga menunjukkan bahwa ekstrak jahe dapat meningkatkan kelangsungan hidup sel terhadap beta-amiloid, protein yang terkait erat dengan penyakit Alzheimer yang dapat menyebabkan toksisitas pada sel otak.

    4. Bantu kelola berat badan dan kadar gula darah

    Kabar baik bagi yang sedang diet menurunkan berat badan, minum teh jahe punya manfaat. Sebab jahe membantu membakar lemak, meningkatkan pemecahan lemak untuk energi, sekaligus menghambat penyimpanan dan penyerapan lemak.

    Tak hanya itu, minum teh jahe bermanfaat dalam mengendalikan nafsu makan dan meningkatkan kontrol gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2 dan obesitas. Minum teh jahe pada pagi hari pun bisa jadi solusi ideal untuk menekan nafsu makan pada siang harinya.

    5. Meredakan mual

    Bagi yang suka mual pada pagi hari, maka minum teh jahe adalah solusi tepat. Sejak lama teh jahe dikonsumsi untuk membantu meredakan gejala mabuk, seperti pusing, muntah, dan keringat dingin.

    Meskipun para peneliti tidak memahami secara pasti cara kerja jahe, beberapa orang berpendapat bahwa senyawa tertentu dalam jahe memblokir reseptor otak yang diyakini berperan penting sebagai pusat muntah di otak.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Alasan Minum Teh Jahe Bagus Buat Atasi Sakit Tenggorokan


    Jakarta

    Jahe sejak lama dipercaya akan khasiat sehatnya. Selain dijadikan bumbu masak, jahe juga bisa diracik jadi minuman pereda sakit tenggorokan. Ternyata karena jahe mengandung senyawa bermanfaat ini.

    Jahe dikenal dengan aroma dan rasa pedas berempahnya yang khas. Biasanya dipakai dalam sejumlah masakan atau dijadikan racikan minuman herbal.

    Menilik sejarahnya, rempah rimpang ini sudah lama diakui memiliki sejuta khasiat, salah satunya mengatasi sakit tenggorokan. Pertama, hal ini karena jahe mengandung senyawa bioaktif yang menguntungkan bagi kesehatan.


    Senyawa bioaktif yang paling menonjol dalam jahe adalah gingerol dan shogaol, seperti dikutip dari Healthline (11/7/2025). Penelitian menunjukkan asupan senyawa ini memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan gejala sakit tenggorokan.

    Kedua, jahe juga diyakini memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu melawan infeksi bakteri atau virus, termasuk yang menyebabkan sakit tenggorokan.

    Dalam sebuah studi in vitro (tabung reaksi), larutan dengan 10 persen ekstrak jahe ditemukan dapat menghambat Streptococcus mutans, Candida albicans, dan Enterococcus faecalis. Ketiga mikroorganisme ini umumnya ditemukan sebagai penyebab infeksi mulut.

    Ketiga, jahe memiliki sifat antioksidan. Antioksidan dapat memberikan manfaat perlindungan dan penyembuhan terhadap penyakit. Dalam sebuah penelitian, jahe segar ditemukan memberikan lebih banyak manfaat antioksidan daripada jahe kering.

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBKonsumsi teh jahe bermanfaat atasi sakit tenggorokan. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Minum racikan jahe saat sakit tenggorokan juga mempercepat penyembuhannya. Sebab jahe meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Untuk diketahui, sebagian besar sakit tenggorokan disebabkan oleh virus. Konsumsi obat flu bisa jadi tidak dapat membunuh virus tersebut, tapi jahe mungkin melakukannya.

    Sebuah studi laboratorium menunjukkan jahe merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membunuh virus. Hasil ini menunjukkan bahwa jahe berpotensi mengurangi frekuensi sakit tenggorokan, meredakan gejalanya lebih cepat, dan mempercepat waktu pemulihan.

    Sebagai pilihan terbaik, coba konsumsi jahe bersama madu. Kamu bisa membuatnya dari air rebusan jahe panas yang ditambahkan 1 sendok makan (5 ml) madu. Selain manfaat sehat yang bertambah, madu juga membuat rasa air jahe lebih enak.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Jahe Setiap Hari, Adakah Efek Negatifnya bagi Kesehatan?


    Jakarta

    Beberapa orang minum teh jahe setiap hari untuk menjaga kesehatan. Lantas, apakah praktik ini aman? Adakah efek negatif dari konsumsi teh jahe setiap hari?

    Sejak ribuan tahun lalu, jahe dimanfaatkan untuk mengobati berbagai keluhan kesehatan. Olahan paling umumnya adalah teh jahe dimana irisan jahe segar direbus bersama air. Biasanya juga ditambahkan madu sebagai pemanis alami.

    Minum teh jahe memang terbukti memiliki banyak manfaat sehat. Beberapa yang utama adalah meredakan sakit tenggorokan, mual, hingga mengurangi peradangan.


    Selain itu, konsumsi jahe telah terbukti menekan pertumbuhan tumor di laboratorium berkat kandungan gingerol-nya. Banyak orang juga mengklaim minum teh jahe meredakan nyeri artritis dan nyeri otot.

    Namun, apakah aman minum teh jahe setiap hari? Dikutip dari Healthline (25/8/2025), secara umum jawabannya adalah aman.

    Sebab butuh jumlah yang sangat banyak untuk sebuah minuman teh jahe menyebabkan efek negatif untuk kesehatan seseorang. Secara umum, jumlah yang disarankan adalah tak lebih dari 4 gram jahe setiap hari.

    Jika pun ada efeknya, biasanya hanya berupa efek samping ringan. Misalnya rasa panas di dada atau sakit perut, mirip seperti efek ketika kamu makan cabai atau makanan pedas lainnya.

    Ilustrasi Teh JaheMinum teh jahe setiap hari secara umum relatif aman untuk kesehatan. Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Pastikan memantau sendiri efek konsumsi teh jahe untuk tubuh. Jika muncul ruam atau rasa tidak nyaman di mulut atau perut setelah minum teh jahe, bisa jadi kamu mengalami alergi jahe.

    Selain itu, jahe bersifat menurunkan tekanan darah. Jadi bagi kamu yang awalnya sudah punya masalah tekanan darah rendah, maka bisa jadi mengalami efek samping pusing.

    Jahe juga mengandung salisilat, zat kimia dalam aspirin yang berfungsi sebagai pengencer darah. Hal ini dapat menyebabkan masalah bagi penderita gangguan perdarahan.

    Namun sekali lagi, kamu harus mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe yang direkomendasikan per hari untuk merasakan efek tersebut.

    Jadi, pada intinya konsumsi teh jahe setiap hari relatif aman untuk kesehatan, asalkan jumlah yang diminum tak berlebihan. Jika ragu atau merasakan hal yang tidak diinginkan, lebih baik mencari saran medis dengan bertanya ke pakar kesehatan.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Khasiat Jahe untuk Dongkrak Performa Seks Pasutri di Ranjang

    Jakarta

    Jahe adalah salah satu tanaman yang dikenal punya segudang manfaat untuk kesehatan. Bahkan, rimpang ini juga dipercaya berkhasiat dalam meningkatkan kemampuan seksual. Benar nggak sih?

    Jika berbicara soal manfaat jahe, mungkin yang paling dikenal banyak orang adalah untuk melancarkan pencernaan atau mengobati batuk pilek. Namun, mengonsumsi jahe ternyata juga bisa membantu meningkatkan gairah seks dan fungsi organ seksual.

    Lantas, bagaimana cara jahe mendongkrak performa saat bercinta? Dikutip dari Healthshots dan Healthline, berikut lima khasiat jahe untuk mendukung aktivitas di ranjang.


    1. Melancarkan Aliran Darah

    Jahe dapat meningkatkan aliran darah, salah satu faktor penting yang memengaruhi rangsangan dan respons seksual. Spesialis obstetri dan ginekologi dr Chetna Jain mengungkapkan senyawa aktif di dalam jahe, seperti gingerol dapat mengendurkan pembuluh darah, sehingga darah bisa mengalir lebih lanjar menuju organ reproduksi.

    Tak hanya itu, penelitian menunjukkan suplementasi jahe dapat meningkatkan libido atau gairah seksual.

    2. Melawan Peradangan

    Peradangan kronis memberikan banyak dampak bagi tubuh, termasuk dalam hal fungsi seksual. Peradangan juga bisa mengganggu aliran darah ke alat vital, sehingga memengaruhi respons terhadap rangsangan seksual. Antioksidan yang terkandung dalam jahe dapat membantu mengatasi peradangan ini.

    3. Menyeimbangkan Hormon

    Ketidakseimbangan hormon dapat memengaruhi gairah seksual. Misalnya pada wanita, penurunan kadar hormon estrogen bisa menghilangkan gairah seks dan membuat vagina menjadi kering. Akibatnya, seks menjadi tidak menyenangkan dan bahkan bisa menimbulkan nyeri.

    Dalam pengobatan Ayurveda, jahe adalah salah satu tanaman yang digunakan untuk mengembalikan keseimbangan hormon, yang mana penting untuk menjaga libido dan siklus menstruasi tetap teratur.

    4. Melawan Efek Radikal Bebas

    Antioksidan dalam jahe juga dapat melawan radikal bebas, yakni molekul berbahaya yang bisa merusak sel, memicu penuaan, dan meningkatkan risiko penyakit. Karenanya, mengonsumsi jahe dapat mencegah kerusakan sel dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi seksual.

    5. Mendukung Pencernaan

    Sistem pencernaan yang sehat sangat penting untuk penyerapan nutrisi, yang berhubungan erat dengan tingkat energi dan kesehatan hormon. Jika tubuh kekurangan energi atau hormon, kehidupan seks akan terganggu.

    Enzim yang terkandung dalam jahe dapat meningkatkan pencernaan dan memecah gas yang terbentuk selama proses pencernaan. Hal ini dapat mencegah terjadinya ketidaknyamanan di perut yang bisa mengganggu saat sedang bercinta.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Perlu Viagra, Bumbu Dapur Satu Ini Terbukti Bisa Bikin Seks Makin Panas

    Jakarta

    Siapa sangka, salah satu bumbu dapur yang umum digunakan dalam masakan dapat meningkatkan kehidupan seks seseorang, lho. Bahkan, para ahli mengungkapkan bahwa bahan masakan ini memiliki karakteristik yang mirip dengan viagra.

    Lantas, bumbu dapur apa sih yang bisa bikin berhubungan seks semakin ‘jos’?

    Jahe adalah jawabannya.


    Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak akar-akaran ini memiliki libido yang lebih tinggi. Para ahli menyatakan bahwa jahe meningkatkan kadar testosteron dan meningkatkan aliran darah, seperti viagra.

    Tanaman ini juga dapat mengurangi hormon serotonin sehingga membuat orang merasa tidak terlalu canggung atau malu.

    Para peneliti bertanya kepada 500 orang di China perihal berapa hari dalam seminggu mereka makan jahe, serta seperti apa gairah bercinta yang mereka rasakan dalam periode waktu tersebut.

    Jahe sendiri merupakan makanan pokok di China. Namun, jahe dapat dikonsumsi atau diolah menjadi biskuit, kue, minuman jus, atau rempah-rempah dalam masakan.

    “Fakta menunjukkan bahwa jahe dapat meningkatkan fungsi seksual pada pria dan wanita. Hal ini mungkin memiliki potensi sebagai pengobatan yang murah namun efektif untuk meningkatkan perilaku seksual,” terang Prof Pekka Santtila, dari New York University Shanghai, dikutip dari The Sun, Senin (20/11/2023).

    Kaitannya juga bisa terjadi karena orang yang mengonsumsi lebih banyak jahe memiliki kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan.

    Manfaat Jahe untuk Kehidupan Seks

    Jahe juga memiliki berbagai manfaat lainnya. Dikutip dari Healthline, berikut adalah 3 alasan bagaimana jahe dapat meningkatkan kehidupan seks seseorang.

    1. Meningkatkan aliran darah

    Jahe dapat membantu mengurangi tingkat tekanan darah dan mengalirkan aliran darah. Hal ini dapat meningkatkan gairah dan fungsi seksual pada pria dan wanita.

    2. Mengurangi stres oksidatif

    Stres oksidatif adalah suatu kondisi yang ditandai dengan ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh, yang menyebabkan peradangan dan kerusakan sel.

    Jahe dapat mengurangi stres oksidatif dan peradangan, yang dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan dan fungsi seksual.

    3. Dapat meningkatkan kesuburan

    Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa jahe dapat mendukung kesuburan pria dan wanita dengan mengurangi stres oksidatif, meningkatkan kualitas sperma, dan menyeimbangkan kadar hormon.

    (Syifaa F Izzati/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tak Perlu Viagra, Ini 5 Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Makin Gaspol Nggak Ada Remnya


    Jakarta

    Ejakulasi dini dan disfungsi ereksi (DE) menjadi beberapa masalah seksual yang umum dialami pria. Ejakulasi terjadi saat pria mengeluarkan sperma atau mencapai orgasme kurang dari satu menit.

    Sementara disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan penis untuk ereksi atau mempertahankan ereksi dalam waktu lebih lama. Gangguan ereksi yang terjadi sesekali terbilang cukup wajar. Namun, bila berlangsung beberapa kali dalam seminggu, hal itu merupakan tanda-tanda dari disfungsi ereksi. Selain itu, jika tak segera ditangani, dua hal itu dapat berdampak buruk pada kehidupan seksual dan hubungan bersama pasangan.

    Karena hal tersebut, para pria mencari berbagai cara untuk mengatasinya, seperti mengonsumsi obat kuat. Berikut beberapa obat kuat alami yang bekerja dengan cara memperlancar aliran darah dari jantung menuju penis sehingga mempertahankan fungsi ereksi.


    1. Semangka

    Semangka kaya akan citrulline. Citrulline adalah asam amino yang dapat membuat penis lebih kuat dan tahan lama.

    Citrulline memiliki fungsi yang sama dengan obat kuat viagra, yakni meningkatkan aliran darah ke penis sehingga membuat pria lebih mudah ereksi.

    2. Jahe

    Sirkulasi darah yang buruk ke penis akan menghambat ereksi. Jahe diklaim dapat mengatasi masalah tersebut.

    Senyawa gingerol fitonutrien dalam jahe akan membantu melebarkan pembuluh darah agar sirkulasi darah ke penis lancar.

    Manfaat lain dari jahe adalah meningkatkan gairah seksual, menjaga jumlah sperma, mengatasi ejakulasi dini, hingga mencegah kanker prostat.

    3. Beri-berian

    Studi pada 2016 yang dilakukan pada 25.096 pria paruh baya menunjukan hasil penurunan disfungsi ereksi 9-11 persen jika mereka mengonsumsi buah beri secara rutin. Sebab, buah ini mempunyai senyawa flavonoid tinggi yang berguna membersihkan dan memperlancar aliran darah. Kadar flavonoid paling tinggi umumnya juga terdapat pada jeruk, apel, pir, dan sitrus.

    4. Kacang-kacang

    Ketika kolesterol jahat yang menumpuk di arteri akan menghalangi aliran darah ke penis. Oleh karenanya, kenari dan almond hadir untuk meminimalisir hal tersebut karena tinggi High Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik yang berguna menyerap kolesterol jahat.

    5. Sayuran Hijau

    Sayuran hijau seperti bayam mengandung oksida nitrat untuk mencegah penyumbatan arteri dan peradangan. Selain bayam, sayuran lain yang tinggi senyawa nitrat adalah selada dan lobak.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy