Tag: jajanan tradisional

  • Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992


    Jakarta

    Terletak di dalam gang sempit yang ada di area Pasar Jatinegara, combro legendaris ini viral dan diburu banyak orang. Begini kelezatannya!

    Membicarakan kuliner legendaris di sekitar Jatinegara, tak lengkap rasanya membahas tempat makan atau jajanan yang ada di Pasar Jatinegara. Pasar tradisional tertua di Jakarta ini sudah ada dari zaman kolonial dan bertahan sampai sekarang.

    Di area pasar terdapat banyak gang sempit dan bercabang yang terdiri dari pemukiman sampai warung kecil yang menjual berbagai makanan.


    Salah satunya Combro Bu Aminah atau dikenal juga dengan nama Terminal Combro di dalam Gang Tai, Jatinegara. Warung jajanan ini sudah ada sejak tahun 1992 dan belakangan viral karena diliput banyak food vlogger hingga media ternama.

    Ada banyak kisah menarik perjalanan combro Bu Aminah dari yang dulu harganya Rp 200 per buah, sampai sekarang di angka Rp 3.500 per buah. Berikut penelusurannya:

    1. Combro Legendaris di Pasar Jatinegara

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Jauh sebelum viral dan terkenal seperti sekarang, warung combro ini sudah mengalami naik turun dari tahun 1990-an. Menurut Arminah, generasi kedua dari Terminal Combro, pertama kali usaha ini didirikan oleh mendiang sang ayah yang bernama Pak Ujang.

    Saat itu Pak Ujang masih berjualan di dalam Pasar Jatinegara di akhir tahun 1980an. Pada saat itu Pak Ujang hanya berjualan es kacang hijau saja, kemudian mulai mencoba menjual combro dengan resep sederhana yang dibuatnya sendiri.

    “Kemudian Pasar Jatinegara sempat kebakaran, lalu kita baru pindah ke Gang Tai ini dari tahun 1992. Jadi sebenarnya cikal bakalnya itu dari tahun 1980an,” ungkap Arminah, adik dari Aminah yang meneruskan usaha combro ini.

    2. Sempat Tak Laku

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Pak Ujang, pendiri Terminal Combro. Foto: detikFood

    Ketika perpindahan dari warung lama ke tempat baru, Pak Ujang sempat kesulitan mencari pelanggan baru. Apalagi saat itu warungnya berada di dalam gang yang dijadikan pembuangan oleh warga sekitar, sehingga banyak kotoran, tinja dan aromanya tak sedap.

    Akhirnya Pak Ujang mulai membersihkan gang tersebut, agar warung combronya dilewati orang. Selain itu ia juga memasarkan combronya dengan berkeliling ke area pasar agar dagangannya laku.

    “Bapak cerita ke kita, dulu orang-orang gak ada yang mau lewat gang ini, karena mereka jijik. Tapi bapak tak pernah menyerah, dia terus jualan combro di sini sampai akhirnya perlahan bapak mulai banyak pelanggan setia sampai sekarang,” tutur Arminah.

    3. Resep Combro Turun Temurun

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Jauh sebelum viral, Terminal Combro ini memang sudah terkenal di Pasar Jatinegara. Usaha Pak Ujang diteruskan oleh ketiga anaknya, salah satunya Aminah yang ahli membuat singkong.

    “Kalau ditanya ciri khasnya apa, sebenarnya kembali ke selera masing-masing ya. Tapi banyak pelanggan yang bilang kalau combro kita itu enak karena oncomnya itu kita masak sampai tanak, atau benar-benar matang. Jadi tidak ada aroma oncom, bahkan orang yang awalnya tak suka oncom, pas makan combro di sini jadi ketagihan,” ungkap Aminah.

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Kalau untuk singkong yang digunakan di Terminal Combro, tidak ada kriteria khusus karena letaknya pada isian oncomnya yang lebih berani bumbu dan berempah. Tak lupa di setiap combro diberikan cabe rawit hijau sehingga rasanya pedas menyengat.

    Kisah Selanjutnya ada di Halaman Berikutnya!

    4. Combro Viral Ramai Antrean

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    “Semenjak viral, sekarang diwajibkan untuk semua pembeli memesan H-1. Karena kalau pesan di hari yang sama itu kita takutnya kewalahan, jadi biar tidak menumpuk, pesanan untuk hari besok bisa dipesan dari sekarang,” lanjut Arminah.

    Mereka memang tidak menghitung berapa jumlah pasti dari combro yang terjual tapi pastinya jumlahnya mencapai lebih dari 2000 biji combro. Karena rata-rata pembeli paling sedikit membeli 10 combro untuk dibawa pulang.

    “Memang efeknya sejak kita diliput oleh food vlogger dan media itu, terasa sekali jadi banjir pesanan. Sampai pelanggan lama kami sempat bingung karena tidak bisa beli langsung seperti biasa. Tapi semuanya kami syukuri,” pungkas Arminah.

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Masalah rasa combronya memang tak perlu diragukan lagi. Adonan singkongnya padat dan gurih serta ukurannya besar. Bagian dalam combro penuh dengan oncom yang dominan rasa pedas gurih. Dimakan hangat-hangat, combro ini memang bikin nagih.

    Selain combro, di sini juga menjual jajanan tradisional lainnya. Seperti misro, aneka roti goreng, martabak telor, getuk cokelat, gandasturi, ketimus sampai ongol-ongol. Semua harganya dipukul rata yaitu Rp 3.500 saja.

    Setiap harinya Terminal Combro Bu Aminah buka dari jam 07.00 – 15.00. Tapi wajib untuk pesan lebih dulu jika ingin membeli combro ke nomor WhatsApp mereka di 081287635817.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Gemblong Matcha Isi Keju Lumer, Gimana Ya Rasanya?


    Jakarta

    Gemblong yang terbuat dari tepung beras ketan umumnya dilumuri gula merah yang legit. Namun ada kreasi kekinian berupa gemblong isi keju dengan lumuran matcha.

    Gemblong merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari tepung beras ketan yang digoreng lalu dilumuri gula merah atau gula aren. Tekstur gemblong kenyal dan legit dengan perpaduan rasa gurih dan manis.

    Banyak gerai yang menawarkan gemblong, salah satu yang legendaris banyak ditemui di Puncak, Jawa Barat. Di Jakarta juga ada beberapa gerai menawarkan gemblong enak.


    Salah satunya gemblong dari Jajanan Mama Nny yang berlokasi di area jajan Gandaria City, Jakarta Selatan. Gerainya kecil tapi mudah ditemui, tepatnya berada di samping penjual es tebu.

    Gemblong matcha isi keju lumer di Gandaria CityGemblong matcha isi keju lumer di Gandaria City Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Varian gemblong yang ditawarkan ada 2 jenis, yaitu gemblong original dan gemblong matcha. Dua varian gemblong tersebut juga ada yang diisi keju.

    detikFood tertarik membeli gemblong ini karena sempat viral beberapa waktu lalu di TikTok. Varian yang viral ada gemblong matcha dengan isian keju.

    Akhirnya kami membeli gemblong original, gemblong matcha, dan gemblong matcha isi keju. Harganya dibanderol mulai dari Rp 7.000 – Rp 10.000 per buah.

    Gemblong matcha isi keju lumer di Gandaria Citytampilan gemblong matcha Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Karena membeli satuan, gemblong yang kami beli dikemas dalam bungkus kertas. Meski gemblong yang kami beli sudah tak panas lagi, tapi tekstur renyah pada bagian luarnya masih terasa.

    Gemblong kekinian ini ditawarkan dengan ukuran tak begitu besar. Adonan tepung beras ketannya sangat liat dengan tekstur yang kenyal. Rasa gurihnya juga terasa karena ada tambahan kelapa parut di dalamnya.

    Gemblong matcha isi keju berbentuk bulat dengan ukuran tak begitu besar. Di luarnya dilapisi dengan gula cair dan bubuk matcha.

    Rasa matcha pada lapisan gemblong ini terasa manis dengan sentuhan agak pahit. Namun, tak begitu terasa pekat matcha-nya.

    Gemblong matcha isi keju lumer di Gandaria CityGemblong matcha isi keju lumer yang legit Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sebenarnya, sensasinya biasa saja dan tak jauh berbeda dengan gemblong original. Istimewanya ada pada isi keju lumer yang gurih dengan isian cukup melimpah.

    Sensasi gurih creamy ini membuat sajian gemblong matcha terasa lebih nikmat. Hadirnya varian matcha dengan isian keju lumer ini dapat diterima lidah dan tak begitu aneh.

    Gemblong matcha isi keju juga bisa menjadi ide jajanan baru jika sedang berkunjung ke Gandaria City. Gemblong ini juga cocok dijadikan oleh-oleh atau hantaran.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Kuliner Legendaris di Jatinegara Ini Mantap Rasanya, Ada yang Sejak 1948!


    Jakarta

    Meski jarang tersorot, kuliner legendaris di kawasan Jatinegara tidak pernah kehilangan pelanggan setianya. Dari bakery jadul sampai ayam goreng klasik bisa ditemukan di sini.

    Jatinegara dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner paling tua dan sibuk di Jakarta Timur. Di balik deretan pasar, gang sempit, dan kawasan pemukiman yang padat, di sini hadir berbagai makanan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

    Beberapa di antaranya bahkan sudah berdiri sejak era 1940-an dan 1950-an, tetap setia dengan racikan turun-temurun yang tak berubah.


    Dari jajanan pasar yang dijual di gang kecil, olahan sate kambing yang enak, hingga jajanan kaki lima yang antreannya tak pernah surut.

    Berikut 7 rekomendasi tempat makan legendaris di Jatinegara yang bertahan sejak puluhan tahun lalu:

    1. Ayam Goreng Ibu Haji

    10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiAyam Goreng Bu Haji, Kuliner Legendaris di Jatinegara. Foto: Site Culinary/Visual

    Ayam Goreng Ibu Haji menjadi salah satu kuliner paling legendaris di Jatinegara, karena restoran ini sudah berdiri sejak 1948. Meski sempat terbakar pada 1998, kedai ini tetap bertahan dan menjaga cita rasa yang sama. Menu yang ditawarkan sederhana, hanya ayam goreng bumbu kuning dan sayur asem, namun justru kesederhanaan itulah yang membuat banyak pelanggan kembali.

    Potongan ayam kampung berukuran besar dimasak dengan bumbu ungkep kuning cerah yang meresap sampai ke dalam. Rasa gurih ayam semakin nikmat saat dicocol sambal ulek merah dan disantap bersama sayur asem segar.

    Selain ayam goreng, tersedia empal goreng dengan serundeng yang tak kalah populer. Harga seporsi ayam kampung masih terjangkau, sekitar Rp 25.000.

    2. Siomay Wawa

    10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiSiomay Wawa. Foto: Site Culinary/Visual

    Siomay Wawa menjadi jajanan favorit di Jatinegara sejak era 1990-an. Berlokasi di dalam Gang Banten, Pasar Jatinegara, siomay ini kembali viral setelah banyak diulas di media sosial.

    Untuk adonan siomay ini terbuat dari campuran ayam dan udang yang bentuknya sekilas menyerupai dimsum, tapi tetap disebut siomay karena proses dan penyajiannya.

    Selain siomay di sini juga menjual ngohiong yang padat dan lembut. Karena tingginya permintaan, pembeli kini harus memesan minimal satu hari sebelumnya. Harga siomay per porsi berada di kisaran Rp 30.000 dengan jam operasional pukul 05.00-17.00.

    Aromanya yang khas dan teksturnya yang kenyal membuat Siomay Wawa tetap menjadi pilihan banyak warga sekitar yang mencari jajanan jadul yang enak.

    3. Combro Bu Aminah

    Gurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang LegendarisGurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang Legendaris Foto: detikFood

    Combro Bu Aminah atau Terminal Combro, kini menjadi buruan para pencinta jajanan tradisional di Jatinegara. Berlokasi di Gang Tai, kios ini sudah berdiri sejak 1980-an dan semakin populer setelah banyak diliput media serta food vlogger.

    Ciri khasnya ada pada adonan singkong padat yang diisi oncom berbumbu gurih pedas. Sensasi cabai rawit di dalamnya memberi kejutan yang membuat banyak pelanggan ketagihan. Meski lokasinya tersembunyi, pembeli terus berdatangan hingga kini harus memesan H-1 agar kebagian.

    Selain combro, tersedia juga misro, getuk, ongol-ongol, dan roti goreng dengan harga sekitar Rp 3.500. Rasanya yang autentik membuat jajanan sederhana ini tetap bertahan di tengah maraknya kuliner modern. Banyak warga datang karena rasa yang dianggap tidak berubah sejak dulu.

    4. Toko Roti Gelora

    Nostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 TahunNostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

    Toko Roti Gelora merupakan salah satu jejak kejayaan bakery lawas era 1980-an yang masih bertahan hingga kini. Berada di dalam gang padat pemukiman Bali Mester, letaknya memang tidak mencolok sehingga pengunjung harus jeli mencari. Namun lokasi tersembunyi ini tidak mengurangi popularitasnya, terutama setelah viral di media sosial.

    Toko yang sudah berdiri lebih dari 75 tahun ini tetap mempertahankan racikan roti khas dengan kualitas yang konsisten. Menu utamanya adalah roti tawar, disusul roti manis, roti gandum, roti sobek, dan roti pisang. Selain roti, tersedia butter cookies dengan berbagai rasa, seperti Vanilla Ring, Danish, dan Speculaas.

    Usaha ini kini dikelola oleh Pak Ridwan, generasi kedua pemilik Roti Gelora. Harga rotinya masih terjangkau mulai dari Rp 15.000.

    5. Siomay Super Pak Aceng

    5 Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba!Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba! Foto: Site Culinary

    Siomay Super Pak Aceng di Cipinang Raya menjadi salah satu jajanan yang selalu diminati pembeli. Dijual sejak 1980-an, siomay ini terkenal karena mampu menjual ribuan butir hanya dalam waktu kurang dari 2 jam. Ukuran siomaynya besar, mirip dengan siomay premium di restoran.

    Menunya lengkap, mulai dari kentang, pare, siomay tahu goreng dan putih, hingga kol gulung lembut. Setiap potongan disajikan dengan siraman bumbu kacang, perasan jeruk nipis, dan kecap manis. Harga per biji hanya Rp 4.000.

    Tekstur siomaynya kenyal, terutama siomay telur yang menjadi favorit pelanggan. Aroma bumbu kacangnya yang wangi membuat banyak orang rela antre panjang. Kelezatannya membuat jajanan kaki lima ini tetap bertahan di tengah persaingan kuliner modern.

    6. Sate Kambing H. Giyo

    Sate Kambing H. Giyo sudah menjadi ikon kuliner di kawasan Jatinegara sejak 1985. Beroperasi dengan gaya Solo, sate ini terkenal karena potongan dagingnya yang besar namun tetap empuk. Daging kambing dipanggang dengan olesan kecap dan rempah khas sehingga menghasilkan aroma sedap dan rasa manis gurih. Sensasi daging yang lembut menjadikan sate ini favorit banyak pelanggan setia.

    Selain sate, tersedia juga tongseng kambing dengan kuah kental, sop kambing, serta tengkleng yang kaya rempah. Harga satu porsi sate berkisar Rp 55.000.

    Tempat makan sate ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang untuk menikmati olahan kambing yang tidak berbau prengus. Kedai ini menjadi salah satu tempat makan wajib saat berkunjung ke Jatinegara.

    7. Soto Sapi Ni’mat

    Kelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 TahunKelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

    Soto Sapi Ni’mat Betawi yang berdiri sejak 1952 menjadi salah satu soto paling legendaris di Jatinegara. Warung sederhana ini konsisten menyajikan satu menu yaitu soto Betawi berkuah santan murni tanpa susu, menggunakan santan dari kelapa pilihan, dan racikan rempah turun-temurun.

    Daging sapi, kikil, dan tulang muda dimasak dua kali agar empuk, lalu disajikan bersama sambal rawit dan acar. Seporsi soto dihargai Rp 26.000, atau Rp 32.000 jika termasuk nasi. Meskipun tempatnya sederhana, warung ini mampu menghabiskan 15-25 kilogram daging per hari.

    Tidak tersedia di aplikasi ojek online, pengunjung harus datang langsung untuk menikmati soto legendaris ini. Aroma gurih kuah santannya membuat banyak pelanggan kembali.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Kuliner Legendaris di Jatinegara Ini Mantap Rasanya, Ada yang Sejak 1948!


    Jakarta

    Meski jarang tersorot, kuliner legendaris di kawasan Jatinegara tidak pernah kehilangan pelanggan setianya. Dari bakery jadul sampai ayam goreng klasik bisa ditemukan di sini.

    Jatinegara dikenal sebagai salah satu kawasan kuliner paling tua dan sibuk di Jakarta Timur. Di balik deretan pasar, gang sempit, dan kawasan pemukiman yang padat, di sini hadir berbagai makanan legendaris yang telah bertahan puluhan tahun.

    Beberapa di antaranya bahkan sudah berdiri sejak era 1940-an dan 1950-an, tetap setia dengan racikan turun-temurun yang tak berubah.


    Dari jajanan pasar yang dijual di gang kecil, olahan sate kambing yang enak, hingga jajanan kaki lima yang antreannya tak pernah surut.

    Berikut 7 rekomendasi tempat makan legendaris di Jatinegara yang bertahan sejak puluhan tahun lalu:

    1. Ayam Goreng Ibu Haji

    10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiAyam Goreng Bu Haji, Kuliner Legendaris di Jatinegara. Foto: Site Culinary/Visual

    Ayam Goreng Ibu Haji menjadi salah satu kuliner paling legendaris di Jatinegara, karena restoran ini sudah berdiri sejak 1948. Meski sempat terbakar pada 1998, kedai ini tetap bertahan dan menjaga cita rasa yang sama. Menu yang ditawarkan sederhana, hanya ayam goreng bumbu kuning dan sayur asem, namun justru kesederhanaan itulah yang membuat banyak pelanggan kembali.

    Potongan ayam kampung berukuran besar dimasak dengan bumbu ungkep kuning cerah yang meresap sampai ke dalam. Rasa gurih ayam semakin nikmat saat dicocol sambal ulek merah dan disantap bersama sayur asem segar.

    Selain ayam goreng, tersedia empal goreng dengan serundeng yang tak kalah populer. Harga seporsi ayam kampung masih terjangkau, sekitar Rp 25.000.

    2. Siomay Wawa

    10 Kuliner Legendaris di Jatinegara, Ada Combro hingga Soto BetawiSiomay Wawa. Foto: Site Culinary/Visual

    Siomay Wawa menjadi jajanan favorit di Jatinegara sejak era 1990-an. Berlokasi di dalam Gang Banten, Pasar Jatinegara, siomay ini kembali viral setelah banyak diulas di media sosial.

    Untuk adonan siomay ini terbuat dari campuran ayam dan udang yang bentuknya sekilas menyerupai dimsum, tapi tetap disebut siomay karena proses dan penyajiannya.

    Selain siomay di sini juga menjual ngohiong yang padat dan lembut. Karena tingginya permintaan, pembeli kini harus memesan minimal satu hari sebelumnya. Harga siomay per porsi berada di kisaran Rp 30.000 dengan jam operasional pukul 05.00-17.00.

    Aromanya yang khas dan teksturnya yang kenyal membuat Siomay Wawa tetap menjadi pilihan banyak warga sekitar yang mencari jajanan jadul yang enak.

    3. Combro Bu Aminah

    Gurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang LegendarisGurih Renyah Combro di Dalam Gang Tai Jatinegara yang Legendaris Foto: detikFood

    Combro Bu Aminah atau Terminal Combro, kini menjadi buruan para pencinta jajanan tradisional di Jatinegara. Berlokasi di Gang Tai, kios ini sudah berdiri sejak 1980-an dan semakin populer setelah banyak diliput media serta food vlogger.

    Ciri khasnya ada pada adonan singkong padat yang diisi oncom berbumbu gurih pedas. Sensasi cabai rawit di dalamnya memberi kejutan yang membuat banyak pelanggan ketagihan. Meski lokasinya tersembunyi, pembeli terus berdatangan hingga kini harus memesan H-1 agar kebagian.

    Selain combro, tersedia juga misro, getuk, ongol-ongol, dan roti goreng dengan harga sekitar Rp 3.500. Rasanya yang autentik membuat jajanan sederhana ini tetap bertahan di tengah maraknya kuliner modern. Banyak warga datang karena rasa yang dianggap tidak berubah sejak dulu.

    4. Toko Roti Gelora

    Nostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 TahunNostalgia Jajan Roti Jadul di Toko Roti Gelora yang Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

    Toko Roti Gelora merupakan salah satu jejak kejayaan bakery lawas era 1980-an yang masih bertahan hingga kini. Berada di dalam gang padat pemukiman Bali Mester, letaknya memang tidak mencolok sehingga pengunjung harus jeli mencari. Namun lokasi tersembunyi ini tidak mengurangi popularitasnya, terutama setelah viral di media sosial.

    Toko yang sudah berdiri lebih dari 75 tahun ini tetap mempertahankan racikan roti khas dengan kualitas yang konsisten. Menu utamanya adalah roti tawar, disusul roti manis, roti gandum, roti sobek, dan roti pisang. Selain roti, tersedia butter cookies dengan berbagai rasa, seperti Vanilla Ring, Danish, dan Speculaas.

    Usaha ini kini dikelola oleh Pak Ridwan, generasi kedua pemilik Roti Gelora. Harga rotinya masih terjangkau mulai dari Rp 15.000.

    5. Siomay Super Pak Aceng

    5 Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba!Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba! Foto: Site Culinary

    Siomay Super Pak Aceng di Cipinang Raya menjadi salah satu jajanan yang selalu diminati pembeli. Dijual sejak 1980-an, siomay ini terkenal karena mampu menjual ribuan butir hanya dalam waktu kurang dari 2 jam. Ukuran siomaynya besar, mirip dengan siomay premium di restoran.

    Menunya lengkap, mulai dari kentang, pare, siomay tahu goreng dan putih, hingga kol gulung lembut. Setiap potongan disajikan dengan siraman bumbu kacang, perasan jeruk nipis, dan kecap manis. Harga per biji hanya Rp 4.000.

    Tekstur siomaynya kenyal, terutama siomay telur yang menjadi favorit pelanggan. Aroma bumbu kacangnya yang wangi membuat banyak orang rela antre panjang. Kelezatannya membuat jajanan kaki lima ini tetap bertahan di tengah persaingan kuliner modern.

    6. Sate Kambing H. Giyo

    Sate Kambing H. Giyo sudah menjadi ikon kuliner di kawasan Jatinegara sejak 1985. Beroperasi dengan gaya Solo, sate ini terkenal karena potongan dagingnya yang besar namun tetap empuk. Daging kambing dipanggang dengan olesan kecap dan rempah khas sehingga menghasilkan aroma sedap dan rasa manis gurih. Sensasi daging yang lembut menjadikan sate ini favorit banyak pelanggan setia.

    Selain sate, tersedia juga tongseng kambing dengan kuah kental, sop kambing, serta tengkleng yang kaya rempah. Harga satu porsi sate berkisar Rp 55.000.

    Tempat makan sate ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang untuk menikmati olahan kambing yang tidak berbau prengus. Kedai ini menjadi salah satu tempat makan wajib saat berkunjung ke Jatinegara.

    7. Soto Sapi Ni’mat

    Kelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 TahunKelezatan Soto Betawi Legendaris di Jatinegara Berusia 73 Tahun Foto: detikFood

    Soto Sapi Ni’mat Betawi yang berdiri sejak 1952 menjadi salah satu soto paling legendaris di Jatinegara. Warung sederhana ini konsisten menyajikan satu menu yaitu soto Betawi berkuah santan murni tanpa susu, menggunakan santan dari kelapa pilihan, dan racikan rempah turun-temurun.

    Daging sapi, kikil, dan tulang muda dimasak dua kali agar empuk, lalu disajikan bersama sambal rawit dan acar. Seporsi soto dihargai Rp 26.000, atau Rp 32.000 jika termasuk nasi. Meskipun tempatnya sederhana, warung ini mampu menghabiskan 15-25 kilogram daging per hari.

    Tidak tersedia di aplikasi ojek online, pengunjung harus datang langsung untuk menikmati soto legendaris ini. Aroma gurih kuah santannya membuat banyak pelanggan kembali.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Olos Pedas Jajanan Khas Tegal

    1. Campurkan dalam wadah tapioka, terigu, kaldu bubuk, garam dan lada. 2. Setelah tercampur rata, tuang air panas secukupnya. Aduk-aduk menggunakan sendok. Jika sudah agak dingin, uleni menggunakan tangan sampai kalis. Sisihkan. 3. Tumis bawang merah dan putih halus sampai harum. Masukkan irisan cabai rawit merah. 4. Tambahkan kol, bumbui dengan garam, gula dan kaldu bubuk. Masak sampai matang. Matikan api. Sisihkan. 5. Ambil sedikit adonan olos, pipihkan beri isian sayur. Kemudian bentuk bulat bulat. Lakukan sampai adonan habis. 6. Goreng dalam minyak yang masih dingin. Kemudian nyalakan api sedang. 7. Masak sampai matang. Angkat, tiriskan, sajikan.



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Kue Singkong Kukus, Camilan Murah Meriah yang Kenyal Legit

    Jakarta

    Kue dari singkong ini kenyal legit rasanya. Bahannya murah dan gampang dibuat. Enak dinikmati sebagai camilan sore atau teman ngopi yang mantap.

    Jajanan dari singkong umumnya gampang dibuat dan enak. Biasanya ditambahkan sedikit tepung dan dipadukan dengan kelapa parut dan gula merah. Kali ini kue singkong ala Thailand yang mirip sentiling Jawa.

    Camilan singkong ala Thai ini dibuat dari singkong parut yang dicampur sedikit tepung tapioka, gula pasir dan air kelapa. Selanjutnya dikukus dalam cetakan hingga matang. Setelah dingin dipotong-potong dan dibalut kelapa parut.


    Selain bahan-bahannya mudah didapat dan murah harganya. Camilan singkong ini enak dinikmati dengan teh atau kopi hangat. Untuk cara membuatnya kamu bisa melihat petunjuk resep yang mudah berikut ini.

    Resep Kue Singkong Kukus

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 menit mudah 16
    Daerah Asal Masakan : Thailand
    Kategori Masakan : camilan

    Bahan Bahan

    • 1 kg singkong baru
    • 100 g gula pasir
    • 1 sdt garam
    • 1 sdt vanili bubuk
    • 1 sdm tepung tapioka
    • 100-200 ml air kelapa
    • pewarna makanan jika suka
    • Taburan, kukus:
    • 100 g kelapa parut
    • 1 lembar daun pandan, potong-potong
    • 1/2 sdt garam

    Cara Memasak:

    1. Kupas singkong lalu cuci bersih. Parut singkong hingga halus.
    2. Taruh singkong dalam wadah, tambahkan gula, tepung tapioka, vanili dan air kelapa secukupnya dan aduk hingga menyatu.
    3. Jika suka warna, bisa ditambahkan pewarna makanan lalu aduk rata.
    4. Tuang ke dalam loyang dan ratakan.
    5. Kukus dalam kukusan panas selama 30 menit.
    6. Angkat dan dinginkan lalu potong-potong sesuai selera.
    7. Balut tiap potongan dengan kelapa parut lalu sajikan.

    Resep Sawut SingkongSingkong baru untuk kue singkong kukus. Foto: iStock

    Tips membuat kue singkong kukus:

    1. Gunakan singkong yang baru dicabut agar tekstur kue jadi lembut gurih sedikit mengembang.
    2. Takaran air kelapa disesuaikan dengan kondisi singkong parut, berair atau kurang berair.

    Simak Video “KuTips: Resep Kue Keranjang Cheese Bread Roll, Wajib Coba!
    [Gambas:Video 20detik]
    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Resep Camilan Ketan Kukus yang Pulen Gurih Untuk Teman Ngopi

    Jakarta

    Beras ketan kukus bisa diolah jadi camilan enak. Dibalut serundeng pedas, diberi topping unti kelapa yang manis atau ditumbuk dengan kelapa hingga pulen gurih.

    Jajanan tradisional banyak memakai beras ketan. Umumnya beras ketan diolah dengan dikukus lalu dipadukan dengan beragam isian yang gurih, pedas atau kelapa parut.

    Seperti ketan kukus yang diberi topping serundeng pedas manis yang enak. Ada juga ketan kukus yang diberi topping unti kelapa yang legit. Atau ketan kukus yang ditumbuk dengan kelapa parut. Berikut ini resep-resep camilan ketan kukus selengkapnya.


    1. Resep Ketan Bumbu Serundeng Pedas Manis

    Balutan serundeng yang manis pedas membuat ketan semakin enak dikunyah.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 menit mudah 6
    Daerah Asal Masakan : Indonesia
    Kategori Masakan : Camilan

    Bahan Bahan

    • 1 kg beras ketan yang bagus
    • 500 ml- 600 ml santan segar sedang kentalnya
    • 1 sdt garam
    • 2 lembar daun pandan
    • Serundeng:
    • 300 g kelapa sedang, parut
    • 3 lembar daun jeruk purut
    • 1 lembar daun salam
    • 1 batang serai, memarkan
    • 2 sdm gula pasir
    • Bumbu Halus:
    • 5 buah cabe merah keriting
    • 5 buah cabe rawit merah
    • 5 butir bawang merah
    • 3 siung bawang putih
    • 2 cm kunyit
    • 1 cm kencur
    • 1 sdt garam

    Cara Memasak:

    1. Rendam beras ketan beberapa saat dalam air dingin. Tiriskan hingga agak kering.
    2. Kukus beras ketan dalam kukusan panas selama 30 menit. Pindahkan ke dalam wadah.
    3. Didihkan santan bersama daun pandan dan garam. Matikan api.
    4. Aduk ketan dengan santan hingga santan manyatu dengan ketan. Diamkan beberapa saat hingga hangat.
    5. Kukus ketan dalam kukusan panas selama 20 menit. Angkat.
    6. Serundeng: Tumis Bumbu Halus hingga matang lalu angkat.
    7. Sangari kelapa parut bersama daun salam, daun keruk dan serai hingga setengah kering.
    8. Masukkan tumisan bumbu halus dan gula. Aduk-aduk dengan api kecil hingga seluruhnya menyatu dan kering. Angkat.
    9. Tumbuk serundeng hingga agak halus.
    10. Penyajian: Bentuk ketan menjadi bola-bola sedang atau bulat panjang.
    11. Balut dengan serundeng sambil tekan hingga lengket.
    12. Sajikan hangat.

    2. Resep Pulut Inti

    Resep Pulut IntiResep Pulut Inti Foto: iStockphoto

    Ketan kukus yang lembut legit semakin enak diberi topping kelapa parut yang diaduk dengan gula merah.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 menit mudah 6
    Daerah Asal Masakan : Indonesia
    Kategori Masakan : camilan

    Bahan Bahan

    • 500 g beras ketan
    • 500 ml santan sedang
    • 1 lembar daun pandan, potong-potong
    • 1/2 sdt garam
    • Topping:
    • 100 g gula aren/Jawa, potong halus
    • 1/2 sdt garam
    • 1 lembar daun pandan, potong-potong
    • 100 ml air
    • 150 g kelapa kupas, parut kasar

    Cara Memasak:

    1. Topping: Masak gula bersama pandan, garam dan air hingga larut.
    2. Tambahkan kelapa parut, masak dengan api kecil hingga gula meresap, menyatu dan agak kering. Angkat dan diamkan hingga dingin.
    3. Cuci beras ketan hingga bersih lalu rendam air selama 1 jam. Tiriskan hingga agak kering.
    4. Kukus beras ketan dalam kukusan panas selama 30 menit lalu angkat.
    5. Rebus santan bersama daun pandan dan garam hingga mendidih lalu angkat.
    6. Aduk beras ketan dengan santan hangat hingga rata. Diamkan sebentar hingga meresap.
    7. Kukus aronan beras ketan hingga matang, selama 30 menit.
    8. Angkat dan aduk-aduk hingga hangat.
    9. Bentuk ketan kukus menjadi bulatan-bulatan sedang.
    10. Taruh topping unti kelapa di atasnya, sambil tekan hingga lekat.
    11. Jika suka bisa dibungkus daun pisang. Sajikan.

    3. Resep Jadah Ketan

    Resep Jadah KetanResep Jadah Ketan Foto: Getty Images

    Lembut pulen dan gurih jadah ketan ini sangat cocok dinikmati dengan kopi pahit.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 menit mudah 8
    Daerah Asal Masakan : Indonesia
    Kategori Masakan : camilan

    Bahan Bahan

    • 1 kg beras ketan yang bagus kualitasnya
    • 1.2 liter santan
    • 2 lembar daun pandan, potong-potong
    • 2 sdt garam
    • 150 g kelapa sedang, kupas, parut
    • Daun pisang

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih beras ketan lalu rendam dalam air dingin selama 1-3 jam.
    2. Kukus beras ketan dalan kukusan panas hingga setengah matang, selama 30 menit.
    3. Angkat beras ketan, taruh dalam wadah.
    4. Masak santan, garam dan daun pandan hingga mendidih lalu angkat.
    5. Tuangkan santan ke dalam beras ketan sambil aduk-aduk hingga santan meresap ke dalam beras ketan. Diamkan beberapa saat hingga hangat.
    6. Kukus ketan bersama dengan kelapa parut hingga matang. Selama kurang lebih 30-45 menit.
    7. Angkat ketan dan kelapa lalu aduk hingga tercampur rata.
    8. Dalam wadah tumbuk ketan dan kelapa hingga menyatu dan lekat.
    9. Bagi menjadi 3-4 bagian adonan ketan. Bentuk menjadi bulat pipih panjang.
    10. Bungkus masing-masing dengan daun pisang. Semat ujungnya dengan lidi dan diamkan hingga dingin.
    11. Potong-potong melintang 1.5 cm dan sajikan.

    Simak Video “SIAL InterFOOD 2025 Menjadi Wadah Inovasi dan Kolaborasi Industri Pangan Asia Tenggara
    [Gambas:Video 20detik]
    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Cilok Bumbu Kacang yang Empuk Buat Camilan

    Jakarta

    Cilok terbuat dari aci atau tepung sagu yang bertekstur kenyal. Kreasi cilok bisa ditambahkan bumbu kacang yang manis pedas. Bisa ikuti resep berikut ini!

    Salah satu jajanan aci paling populer adalah cilok atau singkatan dari aci dicolok. Bentuknya bulat kecil-kecil dan disajikan dengan saus kacang.

    Cilok yang enak harus bertekstur empuk, tapi tetap kenyal. Memang paling enak disajikan saat masih hangat. Namun pastikan kalau sudah dingin cilok juga masih empuk digigit.


    Selain beli di penjual kaki lima, cilok juga bisa dibuat sendiri di rumah. Perhatikan bahan dan cara memasaknya agar cilok untuk camilan keluarga terasa empuk dan nikmat.

    Berikut resep dan cara memasak cilok bumbu kacang:

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Sedang 5
    Daerah Asal Masakan : Jawa Barat
    Kategori Masakan :Camilan

    Cara Memasak:

    1. Taruh tepung terigu dalam panci, lalu tambahkan bawang putih, garam, dan bumbu lainnya. Aduk hingga rata.

    2. Tuangi air secara bertahap untuk membentuk adonan hingga tercampur merata.
    3. Panaskan panci di atas api sedang sambil aduk terus adonan hingga kalis.
    4. Angkat adonan dan pindahkan ke wadah cukup besar.
    5. Tambahkan tepung tapioka secara bertahap lalu aduk hingga adonan kalis.
    6. Bentuk adonan menjadi bola-bola kecil.
    7. Lumuri dengan dengan sedikit tepung tapioka kering.
    8. Jika semua adonan sudah dibentuk bola kecil, didihkan air secukupnya dan berikan 1 sdm minyak sayur.
    9. Rebus bola-bola cilok seperti bakso hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.

      Saus Kacang:

    10. Taruh semua bahan dalam panci, aduk rata.

    11. Masak hingga mendidih dan kental. Angkat dan dinginkan.
    12. Sajikan cilok dengan Saus Kacang.

    Simak Video “Lembut dan Nikmat Cilok Djoedes di Pasar Modern Tangerang Selatan
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com