Tag: jakarta

  • Pelajaran dari Kecelakaan Maut Bus di Cipularang, Ingat Rumus Durasi Nyetir Ini!



    Jakarta

    Kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata kembali terjadi di Tol Cipularang. Diduga sopir bus mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk.

    Dikutip detikJabar, insiden mengerikan itu terjadi di Tol Cipularang KM 80 Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (26/12) dini hari. Kepala Induk PJR Tol Cipularang Kompol Joko mengatakan bus rombongan wisata religi bernopol B-7363-NGA ini awalnya melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Namun setiba di TKP Km 80, bus menabrak bagian belakang truk yang melaju di depannya.

    Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Agni Mayvinna mengatakan, kecelakaan tersebut disebabkan karena pengemudi bus mengantuk sehingga tidak melihat jika terdapat truk di depannya.


    “Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, diduga pengemudi bus dalam kondisi mengantuk sehingga kurang antisipasi kendaraan di depannya dan menyebabkan terjadinya tabrak belakang,” ujar Agni dalam keterangannya.

    Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Dadang Supriadi mengatakan, dalam kejadian ini di dalam bus ada 64 orang. Dua orang tewas, 12 luka berat dan sisanya luka ringan.

    “Untuk keseluruhan ada 64 orang (penumpang), dua orang tewas, 12 orang alami luka berat dan sisanya 50 orang alami luka ringan,” ujar Dadang.

    Belajar dari kecelakaan maut ini, pengemudi jangan sekali-sekali menyepelekan waktu berkendara. Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah mengatur durasi maksimal mengemudi.

    “Sesuai amanah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pengemudi kendaraan bermotor umum wajib istirahat setelah berkendara selama empat jam berturut-turut. Pengemudi jangan sampai memaksakan berkendara apabila dalam kondisi lelah atau mengantuk karena hal itu bisa membahayakan,” kata Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Ahmad Yani, dalam keterangannya.

    Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menegaskan, waktu kerja dan waktu istirahat sopir harus diatur. Sopir juga harus memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan.

    “Lama/durasi tidur bagi orang dewasa yang normal adalah 6-8 jam per hari di malam hari. Tidur yang dianggap berkualitas adalah tidur yang memenuhi 4-5 kali siklus tidur, di mana setiap siklusnya membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam. Satu siklus tidur terdiri dari fase tidur NREM (Non Rapid Eye Movement) dan fase tidur REM (Rapid Eye Movement) karena pada fase-fase inilah tubuh berusaha untuk mengembalikan kemampuan organ-organ yang mengalami kelelahan agar menjadi bugar seperti semula,” kata Djoko belum lama ini.

    Pasal 90 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebutkan setiap perusahaan angkutan umum wajib mematuhi dan memberlakukan ketentuan mengenai waktu kerja, waktu istirahat, dan pergantian pengemudi kendaraan bermotor umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    Waktu kerja bagi pengemudi kendaraan bermotor umum paling lama 8 jam sehari. Setelah mengemudikan kendaraan selama 4 jam berturut-turut, wajib beristirahat paling singkat setengah jam.

    (rgr/lth)



    Sumber : oto.detik.com

  • 12 Curug Terdekat dari Jakarta, Cocok Buat Healing Sejenak


    Jakarta

    Air terjun atau curug menjadi salah satu objek wisata yang paling favorit untuk menyegarkan pikiran. Apalagi buat detikers yang bekerja di Jakarta, pasti sangat menyenangkan jika seminggu sekali healing ke curug.

    Nah, di bawah ini ada rekomendasi 12 curug terdekat dari Jakarta yang bisa detikers kunjungi di akhir pekan. Simak lokasi, harga tiket masuk, dan jam bukanya.

    Rekomendasi Curug Terdekat dari Jakarta

    Berikut ini rekomendasi 12 curug terdekat dari Jakarta yang dilansir dari sejumlah artikel detikTravel:


    1. Curug Cibulao

    Curug Cibulao di Kawasan Gunung Paseban, BogorCurug Cibulao di Kawasan Gunung Paseban, Bogor. (Muhammad Idris/d’Traveler)
    • Lokasi: Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
    • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
    • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

    Dilansir dari situs Desa Megamendung, nama Curug Cibulao berasal dari warna airnya yang kebiruan. Warna biru tersebut menyerupai blau yang berwarna biru. Sementara ci berarti air, maka disebut Cibulao.

    Nama asli dari air terjun ini adalah Curug Hulu karena lokasinya berada di hulu atau paling atas dibandingkan air terjun lain di aliran sungai Cirangrang.

    Curug ini memiliki dua leuwi atau kolam. Leuwi pertama sedalam 8 meter, dan yang kedua 5 meter. Jika ingin seru-seruan meloncat dari tebing, traveler bisa mencobanya di kolam pertama yang lebih dalam.

    2. Curug Ciburial

    Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya.Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya. (Rachman_punyaFOTO)
    • Lokasi: Jl. Gunung Wangun Kampung Cibereum, Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu.
    • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

    Curug Ciburial cukup hits di Bogor. Ada tiga curug di kawasan ini, yaitu Curug Ciburial, Curug Hordeng, dan Curug Kembar Cibeureum. Sekali bayar tiket, traveler bisa menikmati ketiga curug itu.

    Di sana, traveler akan menyusuri aliran sungai dan tracking melewati bebatuan besar. Selama perjalanan, tampak pemandangan pepohonan rindang. Sesampainya di air terjun, rasa capek akan ditukar dengan kesegaran air terjun ini.

    3. Curug Rahong

    Curug Rahong di BogorCurug Rahong di Bogor. (Bekti Yustiarti/d’Traveler)
    • Lokasi: Rengasjajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
    • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

    Curug Rahong adalah air terjun yang tersembunyi di kawasan tambang pasir. Selama perjalanan, traveler akan melihat tambang pasir yang gersang. Tak jarang kalian menemui truk-truk pasir.

    Dari parkiran, traveler harus berjalan sekitar 1,5 km melewati perkampungan, sawah, jembatan, dan jalan setapak. Tapi jika membawa sepeda, kalian bisa membawanya mendekat ke air terjun.

    4. Curug Bidadari

    air terjunCurug Bidadari. (Bekti/d’Traveler)
    • Lokasi: Jalan Sentul Paradise Park, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    • Harga tiket masuk: Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 40 ribu (weekend).
    • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

    Curug Bidadari merupakan tempat wisata hits yang menyenangkan. Selain karena tingginya air terjun yang mencapai 50 meter, aliran airnya menyenangkan untuk tempat bermain.

    Terdapat kolam yang berkedalaman 30 cm untuk anak-anak dan kolam dewasa dengan kedalaman 1,5 cm. Traveler bisa menyewa ban untuk bermain-main di air.

    5. Curug Cikaracak

    Curug Cikaracak di BogorCurug Cikaracak di Bogor Foto: Muhammad Idris/d’Traveler
    • Lokasi: Jalan Cinagara, Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu (termasuk parkir).
    • Jam buka: 06.00-16.00 WIB.

    Curug Cikaracak berada di bawah Gunung Gede. Air terjun ini menarik karena diapit dua tebing curam yang membuat pemandangannya menakjubkan. Ketinggiannya mencapai 40 meter dengan debit air yang besar, sehingga pengunjung tidak boleh berada di bawahnya.

    6. Leuwi Hejo

    Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi Hejo. (Luthfi hafidz/detikcom)
    • Lokasi: Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
    • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

    Nama Curug Leuwi Hejo berasal dari kata leuwi yang berarti relungan atau kolam, dan hejo yang berarti hijau. Sesuai namanya, air terjun ini memiliki warna jernih kehijauan.

    Jika datang ke sini, traveler bisa mengunjungi 5 curug sekaligus. Yaitu Leuwi Hejo, Leuwi Liek, Leuwi Ciung, Leuwi Cepet, serta Baliung.

    7. Curug Lembah Tepus

    Curug Lembah Tepus yang Eksotis di BogorCurug Lembah Tepus yang Eksotis di Bogor. (Resa Noor Fauziah/d’Traveler)
    • Lokasi: Pasir Reungit, Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
    • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

    Lokasi Curug Lembah Tepus cukup mudah ditemukan, karena berada di kawasan wisata Gunung Halimun Salak. Infrastruktur jalannya pun sudah cukup baik. Traveler cukup berjalan sekitar 300 meter dengan kondisi jalan yang sudah baik, dari loket pembayaran tiket.

    8. Curug Cigamea

    Curug di Gunung SalakCurug Cigamea. (Teguh Tofik Hidayat/d’Traveler)
    • Lokasi: Jalan Curug Cigamea, Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
    • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
    • Jam buka: 07.00-17.30 WIB.

    Curug Cigamea juga termasuk tempat wisata di kawasan Halimun Salak. Air terjun ini dilengkapi dengan kolam yang cukup luas untuk berendam atau bermain air. Untuk menuju ke air terjun, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 30 menit. Sampai di lokasi, traveler akan menyaksikan air terjun dengan ketinggian sekitar 50 meter.

    9. Curug Love

    Lokasi curug berada di tengah perkebunanCurug Love. (detik)
    • Lokasi: Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
    • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

    Curug Love memiliki keunikan tersendiri. Meski debit airnya kecil, terdapat spot foto yang sangat menarik, yakni seperti Grand Canyon tapi versi mini. Pengunjung bisa berjalan di air di antara dinding tebing yang tinggi.

    10. Curug Mariuk

    Kalau mau sepi datangnya harus lebih pagi yaCurug Mariuk. (detik)
    • Lokasi: Sukamakmur, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
    • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
    • Jam buka: 07.00-16.00 WIB.

    Curug Mariuk memiliki air terjun yang jernih dan memanjakan mata traveler. Tapi wisatawan harus berjalan sekitar 1 jam melewati bukit dengan pepohonan dan jalanan batu. Debit air curug ini tidak besar, namun memiliki leuwi yang bisa dipakai untuk terjun dari atas bebatuan.

    11. Curug Lontar

    Curug LontarCurug Lontar. (Cah Jetak/d’travelers)
    • Lokasi: kawasan Geopark Pongkor, Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
    • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
    • Jam buka: 08.00-16.00 WIB.

    Curug Lontar memiliki air tenang, tetapi cukup dalam. Aliran sungai di sekitarnya juga bisa digunakan untuk bermain-main. Aksesnya cukup mudah dan bisa dilewati mobil. Dari tempat penitipan kendaraan, pengunjung hanya berjalan sebentar untuk sampai di curug.

    12. Curug Putri Kencana

    Curug Putri Kencana di BogorCurug Putri Kencana di Bogor. (idris_aje/d’Traveler)
    • Lokasi: Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Bogor.
    • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
    • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

    Terakhir adalah Curug Putri Kencana yang sudah tertata, namun masih terasa alami. Wisatawan dapat menikmati keindahan Taman Gunung Pancar yang asri. Dari Taman Gunung Pancar, masih harus berjalan kaki.

    Bagi detikers yang ingin berkunjung ke 12 curug terdekat dari Jakarta, jangan lupa update harga tiket dan ketersediaan layanan lebih dulu. Hal ini untuk memastikan liburan kamu berlangsung lancar dan menyenangkan.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Pelajaran dari Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Batu Jatim



    Jakarta

    Lagi dan lagi, kecelakaan maut yang melibatkan bus pariwisata kembali terjadi. Bus pariwisata Sakhindra Trans dengan nopol DK 7942 GB diduga mengalami rem blong menabrak 10 sepeda motor dan 6 mobil di Kota Batu, Jawa Timur. Kecelakaan ini menewaskan empat orang.

    Dikutip detikJatim, kecelakaan yang melibatkan belasan kendaraan ini terjadi pada Rabu (8/1/2025) sekitar pukul 19.15 WIB. Peristiwa itu bermula saat bus pariwisata melaju dari arah Jalan Sultan Agung menuju arah Jalan Imam Bonjol.

    “Rombongan ini baru keluar dari Museum Angkut. Rupanya kendaraan ada kesalahan teknis, di Jalan Sultan Agung pengemudi mencoba membuang ke trotoar berharap ada fungsi pengereman tapi tidak berhasil. Kemudian terjadi laka di Jalan Imam Bonjol sampai Jalan Pattimura (bus berhenti menabrak pohon),” Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata.


    Bus pariwisata tersebut mengangkut rombongan sebanyak 46 orang. Dengan rincian 39 pelajar, tiga guru pendamping, satu sopir utama, satu sopir cadangan dan dua kernet.

    “Untuk rombongan sehat semua dan memang beberapa masih ada yang syok. Rombongan ini sudah kita pindahkan ke shelter,” ujar Andi.

    Erreza Hardian, Road Safety Commission Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga sebagai Wakil Bidang Pendidikan & Pelatihan Perkumpulan Keamanan dan Keselamatan Indonesia (KAMSELINDO), mengatakan ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari kejadian ini.

    “Bahaya di jalan memang tidak akan pernah bisa dihilangkan. Semua program keselamatan faktanya memang akhirnya untuk menurunkan risiko ketika berada di jalan. Karena kondisi lingkungan jalan begitu dinamis dan muncul banyak persoalan baru ke permukaan seperti fenomena gunung es,” kata Reza kepada detikOto, Kamis (9/1/2025).

    Diketahui, izin bus dengan nomor polisi DK 7942 GB itu sudah kedaluwarsa. Saat detikOto mengecek di aplikasi Mitra Darat dari Kementerian Perhubungan, izin bus tersebut sudah lama mati. Berdasarkan aplikasi Mitra Darat, pelat nomor DK 7942 GB terdaftar atas nama PT Purnayasa Transwisata.

    Izin angkutan bus tersebut habis di tanggal 26 April 2020. Uji berkala pun sudah kedaluwarsa. Bus ini tercatat melakukan pengujian terakhir di Pulogadung, Jakarta, dan status uji berkalanya kedaluwarsa di tanggal 15 Desember 2023.

    “Kenapa masih ada temuan (pelanggaran) uji berkala? Mungkin karena biayanya sangat mahal. Kalau punya armada sedikit aman, tapi kalau sudah banyak tanpa sistem maka bisa saja terlupa atau kelewat. Beli sistem juga mahal lho. Mungkin lebih baik untuk perawatan dulu atau gaji karyawan misalnya daripada nggak makan. Saya yakin banyak pertimbangan,” ujar Reza.

    Pengguna jalan yang berada di sekitar bus juga harus lebih waspada. Apalagi faktanya, korban di kecelakaan maut di Batu itu justru bukan penumpang, melainkan pengguna jalan lain.

    “Masyarakat misalnya apa ketika melihat bus memberikan prioritas? Semakin banyak memotong jalan bus, maka pengemudi akan melakukan service brake, makin sering brake makin berat kerja kompresor angin dan sistem pengereman. Juga penyewa apakah sudah memberikan fasilitas cukup kepada awak bus dan makan yang bergizi selama sewa. Tentunya ini harusnya di luar budget sewa. Distraksi pengemudi termasuk mind wondering akan sangat mempengaruhi kinerja pengemudi bekerja,” ujar Reza.

    Untuk korban tewas pun, kata Reza, perlu didalami lagi apakah kematian karena kecelakaan atau kesalahan dalam penanganan.

    “Jadi nanti para pemangku kepentingan bisa membuat prosedur penanganan yang lebih baik misalnya. Kemudian juga untuk korban luka apakah penanganan juga baik. Ini cara praktis menurunkan risiko seperti saya sampaikan di atas,” ujarnya.

    “Memutuskan berada di jalan sangat berbahaya, kendalikan risiko dengan mengenali bahaya. Kalau mau wisata mungkin minimalkan transportasi darat banyak moda transportasi bisa kita gunakan. Panitia juga harus mulai mengerti apa itu keselamatan dan rencana perjalanan. Ilmu keselamatan itu gratis dan universal kok,” pungkasnya.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • Saksi Bisu Banjir Besar di Kampung Halaman Jokowi Tahun 1966



    Solo

    Solo, kampung halaman mantan presiden Jokowi ternyata pernah dilanda banjir besar pada tahun 1966. Saksi bisu peristiwa itu ada di sebuah bangunan gereja.

    Berdiri sejak 1832, Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Penabur Solo menjadi saksi bisu terjadinya banjir besar di Kota Solo 1966.

    Bangunan yang masih berdiri kokoh itu baru saja ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.


    Sekretaris Panitia Pembangunan Perbaikan Atap Gereja, Neftali Saekoko, mengatakan GPIB dulunya dibangun era Belanda. Di mana saat itu, lantaran tentara Belanda yang biasanya beribadah di Benteng Vastenburg.

    “Kenapa gereja ini dibangun, ketika itu tentara Belanda yang sebelumnya gereja di dalam Benteng Vastenburg merasa sudah aman dengan kondisi sekitar, sehingga buatlah gereja ini,” katanya ditemui awak media di GPIB, Jalan Jendral Sudirman, Solo, Jumat (6/12).

    Dirinya menyebut, dulunya GPIB mempunyai nama De Protestansche Kerk in Nederlandsch Indie atau Gereja Protestan di Indonesia. Gereja tersebut dulunya hanya diperuntukkan bagi tentara Belanda dan keluarga. Namun seiring berjalannya waktu, GPIB dibuka untuk masyarakat umum.

    “Untuk yang ditujukan di sini adalah tentara Belanda kolonial dan keluarga yang bertempat tinggal di Benteng Vastenburg, mereka dipersiapkan bergereja di sini. Tahun berjalan, masyarakat sekitar ikut bergereja di sini,” jelasnya.

    Menurutnya, selain jemaat GPIB, jemaat yang di Gereja Purbayan yang merupakan Gereja Katolik menggunakan tempat di GPIB. Ia menyebut, Gereja Purbayan baru berdiri sekira tahun 1910

    “Jemaat dari Gereja Purbayan juga pernah beribadah di sini, mereka pinjam gereja untuk ibadah. Kenapa dibangun, karena tentara Belanda sudah merasa aman di luar. Maka dibuat gereja ini untuk beribadah,” bebernya.

    Ia mengatakan, GPIB mengalami perubahan bentuk karena terkena banjir besar pada 1966 di Kota Solo. Sehingga merusak bagian besar bagian yang ada di depan.

    “Dulu tidak seperti ini, kenapa ini berubah karena terjadi banjir besar pada tahun 1966 di Kota Solo, itu yang merusakkan besar bagian depan gereja ini,” ungkapnya.

    Bahkan, kata Neftali, kursi-kursi besar yang ada di gereja tersebut ikut hanyut hingga ke Pasar Gede. Sedangkan jarak gereja dengan Pasar Gede 300 meter.

    “Bahkan kursi besar hanyut sampai tugu jam pasar Gede. Sehingga yang depan Gereja tidak asli lagi, yang asli hanya bagian belakang serta ubinnya masih asli,” bebernya.

    “Dari mimbar ke belakang itu masih asli, restorasi sudah kita lakukan 1902 dan 1904. Terakhir 1978 yang dilakukan sendiri,” lanjutnya.

    Dirinya mengaku tidak tahu apakah ada barang yang hanyut saat banjir besar tahun 1966 itu.

    “Kalau itu belum tahu ada yang terbawa atau tidak. Yang jelas kursi itu hanyut sampai tugu jam Pasar Gede,” terangnya.

    Selain itu yang masih menjadi saksi banjir besar di Kota Solo yakni lonceng di GPIB. Menurutnya, lonceng tersebut sebelumnya berada di depan Gereja.

    “Lonceng itu menurut sejarah dibuat dua unit. Satu ada di sini dan satu ada di Jakarta atau di mana. Sejak awal berdiri, dulu berada di samping, tapi dirubah lonceng berada di menara gereja,” ucapnya.

    “Lonceng itu dibunyikan setiap mau ibadah, sebagai bentuk panggilan untuk beribadah, jam 8 pagi setiap hari Minggu,” lanjutnya.

    Menjadi gereja tertua di Solo, ia mengaku jemaat yang bergabung kebanyakan juga sudah berusia senja alias sudah sepuh-sepuh.

    “Jemaat dari mana saja dipersilakan, tapi kalau yang sudah di sini 125 hingga 150 kepala keluarga. Karena gereja tua, jemaat juga sudah sepuh-sepuh, biasanya satu kepala keluarga satu orang, misal tinggal bapaknya saja, tinggal ibunya saja,” pungkasnya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • 8 Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus dan Cocok untuk Liburan


    Jakarta

    Pantai masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan. Selama di pantai, kamu bisa refreshing sekaligus menikmati aneka hidangan laut yang lezat di pinggir pantai.

    Sebenarnya, ada banyak sekali pantai yang indah dan populer di berbagai daerah, mulai dari Lombok hingga Bali. Namun jika kamu punya budget liburan terbatas, masih ada sejumlah pantai bagus di sekitar Jakarta, lho.

    Lantas, apa saja pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan? Simak rekomendasinya dalam artikel ini.


    Pantai Terdekat Jakarta yang Bagus untuk Liburan

    Ingin menghabiskan waktu liburan bersama teman, keluarga, atau pasangan di pantai? Simak rekomendasi pantai terdekat Jakarta yang telah dirangkum detikTravel:

    1. Pantai Ancol

    Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Memasuki musim libur anak sekolah seperti yang terjadi pada saat ini, kawasan Pantai Ancol diserbu pengunjung.Pantai Ancol (Grandyos Zafna/detikcom)

    Rekomendasi yang pertama adalah Pantai Ancol. Bagi warga Jakarta, tentu sudah tak asing dengan pantai yang satu ini karena termasuk dalam kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.

    Pantai Ancol selalu menjadi pilihan banyak masyarakat yang ingin liburan ke pantai. Dalam musim liburan tertentu, seperti libur Lebaran atau libur akhir tahun, pantai ini sudah pasti dipadati oleh pengunjung.

    Ada banyak aktivitas seru selama liburan di Pantai Ancol, mulai dari bermain pasir, foto-foto, menikmati berbagai makanan dan jajanan di sekitar pantai, hingga jalan-jalan ke love bridge atau jembatan cinta.

    • Lokasi: Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.
    • HTM: Rp 35.000/orang.
    • Tiket masuk kendaraan: Rp 35.000 (mobil) dan Rp 25.000 (sepeda motor).

    2. Pantai Pulau Macan

    Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan GundulPantai Pulau Macan (Putu Intan/detikcom)

    Kepulauan Seribu menawarkan banyak pantai yang indah dan eksotis, salah satunya adalah Pantai Pulau Macan.

    Sebagai informasi, terdapat Pulau Macan Besar dan Pulau Macan Kecil (disebut juga Pulau Macan Gundul). Jarak kedua pulau cukup berdekatan dan bisa dijangkau dengan perahu motor atau kayak.

    Kedua pulau tersebut menawarkan pemandangan alam yang indah, padahal jaraknya cukup dekat dari Jakarta. Selama berlibur di sana, kamu dapat menikmati suasana yang tenang, pasir pantainya yang putih, dan air laut yang biru.

    Adapun sejumlah tempat penginapan di Pulau Macan Besar yang terdiri dari 12 villa dengan fasilitas ala resor tropis. Villa tersebut juga dikelola dengan mengedepankan eco tourism.

    • Lokasi: Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

    3. Pantai Pulau Tidung

    Masih di kawasan Kepulauan Seribu, ada salah satu pulau yang juga ramai dikunjungi wisatawan, yaitu Pulau Tidung. Pulau ini menawarkan pasir pantai yang putih dan bersih, sehingga cocok untuk kamu yang ingin healing sejenak.

    Selain itu, ada berbagai aktivitas seru lainnya selama di Pulau Tidung, mulai dari snorkeling, bersepeda, hingga menikmati hidangan seafood yang segar dan lezat. Kamu juga bisa berkeliling Pulau Tidung sambil melihat aktivitas para warga setempat.

    • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

    4. Pantai Pulau Pari

    Rekomendasi selanjutnya adalah pantai di Pulau Pari. Saat berkunjung ke sini, travelers akan dibuat terpukau oleh pasir pantainya yang bersih dan putih. Seolah tak menyangka kalau pemandangan seperti ini bisa kamu lihat dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam saja dari Jakarta.

    Selama berlibur di Pulau Pari, kamu bisa menikmati berbagai aktivitas seru lainnya seperti snorkeling atau bersepeda mengelilingi pulau. Agar lebih asyik, disarankan untuk menginap di Pulau Pari selama semalam.

    • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

    5. Pantai Sunrise

    Pantai yang satu ini lokasinya juga ada di Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Panggang. Bagi travelers yang membutuhkan ketenangan sambil melihat pemandangan alam yang menakjubkan, tempat ini wajib dikunjungi.

    Disebut Pantai Sunrise karena menjadi salah satu spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Agar tidak ketinggalan momen tersebut, maka sebaiknya kamu menginap semalam di Pulau Panggang.

    Setelah menyaksikan sunrise dan berfoto-foto di pinggir pantai, detikers bisa mencoba berbagai wahana permainan seru, mulai dari banana boat, kano, atau berkeliling pulau dengan sepeda listrik.

    • Lokasi: Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Kecamatan Kepulauan Seribu, Jakarta.

    6. Pantai Tanjung Lesung

    Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (19/11/2023). Wisata KEK Tanjung Lesung terus bangkit pasca bencana Tsunami 2018 dan COVID19, serta telah siap menjelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Spt.Pantai Tanjung Lesung (Muhammad Iqbal/Antara)

    Selain di Kepulauan Seribu, ada juga sejumlah pantai bagus di wilayah Banten, salah satunya Pantai Tanjung Lesung. Setibanya di pantai ini, travelers langsung disuguhkan oleh pemandangan pasir pantainya yang putih dan bersih.

    Selain bermain di pinggir pantai, ada berbagai aktivitas seru lainnya yang wajib dicoba, mulai dari bermain voli pantai, banana boat, diving, hingga snorkeling. Kalau perut sudah lapar, di sekitar Pantai Tanjung Lesung banyak rumah makan yang menyajikan hidangan lezat dan harga terjangkau.

    • Lokasi: Tanjungjaya, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

    7. Pantai Sawarna

    Pantai yang satu ini juga tak kalah ramai dikunjungi wisatawan saat memasuki musim liburan. Soalnya, Pantai Sawarna menawarkan pemandangan alam yang indah dan memukau.

    Berbeda dari pantai-pantai sebelumnya yang berada di utara Pulau Jawa, Pantai Sawarna sendiri lokasinya berada di selatan Pulau Jawa. Untuk bisa sampai ke pantai ini, butuh waktu perjalanan sekitar 4 jam dengan mengendarai mobil.

    Namun, setibanya di pantai ini dijamin rasa lelah travelers langsung terbayarkan secara instan. Selain cocok untuk healing, Pantai Sawarna juga menawarkan berbagai aktivitas seru lainnya, seperti surfing hingga snorkeling.

    • Lokasi: Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

    8. Pantai Florida

    Rekomendasi pantai dekat Jakarta yang terakhir adalah Pantai Florida. Eits, pantai ini tidak terletak di Amerika Serikat ya, tetapi berada di Banten.

    Pantai ini juga ramai dikunjungi para wisatawan, terutama saat memasuki musim liburan. Selain menawarkan pasir pantai yang bersih dan halus, fasilitas di Pantai Florida juga lengkap.

    Bagi kamu yang liburan bersama keluarga, tersedia gazebo untuk bersantai dan meletakkan barang-barang. Ada juga kamar mandi untuk bilas, rumah makan, warung, dan tempat penyewaan ban bagi kamu yang ingin berenang.

    • Lokasi: Sindanglaya, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten.

    Itu dia delapan pantai terdekat Jakarta yang bagus dan cocok untuk liburan. So, pilih liburan ke pantai yang mana nih, travelers?

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Harga Terkini Curug Leuwi Hejo Jonggol, Daya Tarik, dan Lokasinya


    Jakarta

    Kabupaten Bogor masih menjadi daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Jawa Barat. Bogor masih menjadi daerah sejuta pesona alam, salah satunya dengan keberadaan curug atau air terjun yang menawarkan keindahan dan kesejukan khas pegunungan.

    Salah satu destinasi wisata alam yang populer ialah Curug Leuwi Hejo Jonggol. Airnya jernih berwarna kehijauan dan suasana yang masih asri. Curug Leuwi Hejo menjadi tempat sempurna untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

    Terletak tidak jauh dari pusat kota Bogor, Curug Leuwi Hejo menawarkan pemandangan eksotis yang memanjakan mata. Di sekitarnya juga terdapat beberapa air terjun cantik lainnya yang dapat dikunjungi, yaitu Curug Cibaliung, Curug Leuwi Lieuk, Curug Leuwi Ciung, dan Curug Leuwi Cepet. Lokasi antar curugnya pun tidak terlalu jauh.


    Harga Terkini Curug Leuwi Hejo Jonggol

    Curug Leuwi Hejo yang ada di Bogor ini memang banyak menyita perhatian. Air terjun dengan kolam air yang jernih membuat para pengunjung dapat bermain air sambil mandi di sekitar lokasi curug.

    Leuwi dalam bahasa Sunda berarti relungan atau kolam, sedangkan hejo berarti hijau. Dengan tebing batu pegunungan, curug ini terlihat sangat indah.

    Dari beragam informasi yang dihimpun, biaya masuk ke Curug Leuwi Hejo per akhir tahun 2024 sebesar Rp 25 ribu per orang. Sementara harga curug lain di sekitar Leuwi Hejo bervariasi sekitar Rp 10-30 ribu. Jam Operasional curug ini pukul 08.00-17.00 WIB.

    Harga lainnya yakni parkir motor sebesar Rp 10 ribu dan parkir mobil Rp 25 ribu. Harga toilet Rp 3 ribu, dan ada pula warga yang menyediakan penyewaan motor jika tak mau berjalan kaki dengan harga Rp 50 ribu.

    Daya Tarik Curug Leuwi Hejo Jonggol

    Air Curug Leuwi Hejo Jonggol yang dikenal bening dan dingin, mengalir deras dari tebing-tebing batu yang kokoh. Aliran itu menciptakan kolam alami yang sering dijadikan tempat bermain air oleh para pengunjung.

    Tak hanya menawarkan keindahan, akses menuju Curug Leuwi Hejo relatif mudah meskipun tetap memerlukan sedikit usaha untuk trekking. Perjalanan menuju lokasi dipenuhi dengan pemandangan perbukitan dan udara segar khas pegunungan, menambah pengalaman wisata yang menyenangkan.

    Air terjunnya tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 1,5 meter. Aliran dari curug ini berasal dari mata air di Gunung Kencana, kemudian aliran Curug ini mengalir menuju beberapa sungai seperti Sungai Cikeas, Sungai Cileungsi, dan Sungai Sunter. Curug ini berjarak sekitar 50 km di selatan Jakarta dan 30 km di sebelah timur Kota Bogor.

    Lokasi Curug Leuwi Hejo Jonggol

    Curug Leuwi Hejo Jonggol berbatasan dengan kecamatan Sukamakmur, Jonggol, Bogor dengan Babakan Madang, Bogor yang dibatasi oleh aliran Sungai Cileungsi. Curug ini ada di Jl Cibadak Sukamakmur, Cibadak, Kec Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tapi juga bisa diakses dari Kampung Wangan Cileungsi, Karang Tengah, Babakan Madang, Sentul, Bogor.

    Jika kamu ke sini dengan menggunakan kendaraan roda empat bisa langsung keluar di pintu Tol Sentul, lalu ambil ke arah kawasan Jungleland, dan jarak ditempuh sekitar 4 jam perjalanan dari Jakarta.

    Rute dari Jakarta yakni melewati Tol Jagorawi menuju Sentul Selatan. Setelah keluar dari pintu tol, menuju arah jalan ke Sentul City, Rainbow Hills Golft, lalu Polsek Babakan Madang.

    Dari situ, ikuti beberapa petunjuk jalan menuju Curug Leuwi Hejo. Sesampai di pintu masuk curug, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 15-20 menit untuk tiba di Curug Leuwi Hejo. Pengunjung perlu melalui jalan setapak berbatu, sehingga lebih baik untuk menggunakan sepatu yang aman dan anti licin.

    Nah itulah tadi informasi seputar Curug Leuwi Hejo Jonggol. Berminat untuk berlibur ke sini?

    (aau/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Promo Akhir Tahun! Main di Skorz Dapat Extra 1 Jam Gratis



    Jakarta

    Menjelang akhir tahun, waktu yang tepat untuk menghabiskan momen seru-seruan bersama teman atau keluarga di tempat yang seru dan penuh aktivitas.

    Untuk kamu yang mencari pengalaman bermain yang seru di tengah hiruk pikuk kota Jakarta, Skorz FX Sudirman hadir dengan promo spesial liburan yang sayang untuk dilewatkan!

    Skorz, yang berlokasi di FX Sudirman Level 3, menjadi destinasi hiburan interaktif dengan area seluas lebih dari 2000 meter persegi. Di sini, kamu bisa menikmati 15 arena permainan olahraga yang dirancang untuk semua kalangan, seperti:


    • Basketball & Futsal: Cocok untuk kamu yang ingin adu kekompakan dalam tim.
    • Pickleball: Tantangan unik yang menggabungkan olahraga tenis dan bulutangkis.
    • Mini Golf: Seru untuk dimainkan bersama keluarga.
    • Laser Tag: Rasakan adrenalin bermain laser tag dalam arena penuh aksi.
    • Wall Climbing: Uji keberanianmu dengan memanjat dinding yang menantang.
    • Billiards: Santai sejenak sambil menunjukkan skill.

    Bukan hanya itu, fasilitas tambahan seperti ruang ganti, charging spot, kafe, hingga karaoke room menjadikan Skorz FX Sudirman tempat yang nyaman untuk bersantai setelah bermain.

    Kabar baiknya, mulai 16 hingga 31 Desember 2024, kamu bisa menikmati tambahan 1 jam bermain di setiap sesi! Dari yang sebelumnya kamu harus membayar untuk bermain hanya selama 2 jam, kini kamu dapat bermain selama 3 jam penuh!

    Promo ini berlaku untuk semua sesi setiap hari, pada jam-jam berikut:

    Sesi 1: 10.00 – 13.00
    Sesi 2: 13.15 – 16.15
    Sesi 3: 16.30 – 19.30
    Sesi 4: 19.45 – 22.00

    Skorz FX Sudirman cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari family day, acara gathering kantor, hingga hangout bersama teman. Dengan promo tambahan 1 jam bermain, momen seru bersama orang terdekat kamu akan makin fun!

    Jangan sampai ketinggalan, promo ini hanya berlaku hingga 31 Desember 2024. Yuk, segera pesan tiket kamu di detikevent dan nikmati pengalaman bermain yang pastinya bakal lebih seru dan berkesan di Skorz FX Sudirman!

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Penampakan Air Terjun Keramat dari Samosir



    Samosir

    Liburan akhir tahun ke Samosir tak lengkap jika tidak mengunjungi Sampuran Na Pitu, air terjun yang dianggap keramat oleh warga setempat.

    Air Terjun Sampuran Na Pitu ini dianggap sebagai objek wisata spiritual yang juga dijadikan sebagai tempat ritual oleh warga Samosir.

    Dilansir dari website Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, air terjun merupakan bagian dari magma yang terangkat ketika Samosir masih sejajar Danau Toba pada proses letusan super volcano.


    Namun lambat laun, tebing mulai terbentuk dan jadilah air terjun Sampuran Na Pitu. Sesuai dengan namanya, air terjun Sampuran Na Pitu artinya air yang memiliki tujuh tingkatan.

    Dalam setiap tingkatan, air turun bak air hujan. Masyarakat setempat percaya, air terjun ini dipercaya keramat. Air terjun ini dipercaya milik Siboru Langgatan.

    “Peziarah yang sering meramaikan tempat ini, biasanya meminta berkah atau ingin menyembuhkan penyakit yang disebabkan dari nonmedis,” tulis akun website BDODT.

    Tim detikSumut pun mendatangi langsung Air Terjun Sampuran Na Pitu di Kabupaten Samosir, Minggu (16/12) lalu. Percikan air terjun yang deras memang membuat suasana menjadi sejuk.

    Di bawah air terjun Sampuran Na Pitu, ada bak keramik dengan gayung dan terdapat beberapa mangkuk keramik yang sudah disemen.

    Sementara itu, tak jauh titik air terjun terdapat pondok dengan arsitektur berbentuk singgasana kerajaan berwarna emas.

    Panorama Air Terjun Na Pitu ternyata memiliki magnet menarik para pengunjung untuk dapat menikmati suasana di sekitar air terjun.

    “Sejuk tempatnya ya, kita bisa lihat air terjun tapi di pinggir jalan. Terus tempatnya juga sepertinya religius ya kayak ada tempat ritualnya,” ungkap pengunjung asal Jakarta bernama Dinda.

    Air Terjun Sampuran Na Pitu di Samosir ini dapat ditempuh dengan jarak sekitar 111 km atau selama 5 jam perjalanan dari Kota Medan.

    ——

    Artikel ini telah naik di detikSumut.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Nikmati Liburan Akhir Tahun di Trans Studio Cibubur, Tiket Hanya Rp 195 Ribu!



    Depok

    Akhir tahun selalu menjadi momen yang dinanti untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Tahun ini, Trans Studio Cibubur menghadirkan berbagai pengalaman seru yang wajib masuk dalam agenda liburan Natal dan Tahun Baru 2025 kamu!

    Dengan harga tiket spesial, nikmati wahana mendebarkan dan pertunjukan spektakuler yang siap memanjakan kamu dan keluarga

    Kisah Memukau “Briana The Ice Princess”

    Mulai 21 Desember 2024, Trans Studio Cibubur menghadirkan pertunjukan “Briana The Ice Princess” di Amphitheater. Cerita tentang Briana, pewaris Kerajaan Glacia yang penuh keberanian dan kebaikan hati, akan membawa penonton dalam perjalanan emosional yang menginspirasi. Dengan aksi panggung dan visual memukau, pertunjukan ini menjadi pilihan sempurna untuk menikmati momen kebersamaan di akhir tahun.


    Atraksi yang Bikin Berdebar

    Trans Studio Cibubur juga menyuguhkan pertunjukan “S.W.A.T Raid,” aksi mendebarkan dengan efek spesial seperti ledakan, semburan air, hingga jatuhnya helikopter. Tak hanya itu, parade “The World of Imagination” akan menghibur pengunjung dengan karakter kerajaan, tarian khas Meksiko, dan penampilan dinosaurus yang menyapa langsung para penonton.

    Semua atraksi ini dirancang untuk memberikan pengalaman hiburan yang tak terlupakan.

    Wahana untuk Semua Usia

    Bagi pecinta wahana, Trans Studio Cibubur memiliki banyak pilihan. Rasakan sensasi mendebarkan di Pacific Rim, hadapi monster Kaiju, atau nikmati pengalaman indoor skydiving pertama di Jakarta dengan i-Fly Jakarta.

    Ada juga Snow Playground untuk bermain salju dan Science Center yang cocok bagi si kecil untuk belajar sambil bermain. Wahana Alien Taxi menawarkan petualangan unik di kegelapan dengan pemandangan bintang-bintang yang menakjubkan.

    Jam operasional Trans Studio Cibubur mulai dari pukul 11.00 hingga 18.00 WIB setiap hari.

    Jadikan akhir tahun ini lebih istimewa dengan berkunjung ke Trans Studio Cibubur. Waktunya menciptakan kenangan manis bersama orang-orang terdekat!

    Promo Liburan Akhir Tahun dengan Tiket Hanya Rp195 Ribu

    Semua keseruan ini bisa dinikmati dengan harga tiket spesial Rp 195.000 untuk periode 20 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Tiket tersedia secara online melalui www.transentertainment.com. Pastikan untuk mendapatkan tiketmu sebelum kehabisan!

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menyantap Ragusa Ice Cream hingga Bakmi Gang Kelinci



    Jakarta

    Pasar Baru salah satu kawasan legendaris di Jakarta Pusat bisa menjadi jujugan saat libur tahun baru. Belanja, kuliner, berwisata sejarah. bisa dilakukan.

    Pasar Baru mudah dijangkau dengan transportasi umum, dekat dengan Stasiun Juanda dan Halte TransJakarta Juanda dan halte TransJakarta Pasar Baru.

    Di sinilah perpaduan nuansa Jakarta tempo dulu dengan pesona modern ibu kota. Traveler bisa berfoto dengan nuansa jadul atau pun kekinian.


    Berikut adalah rekomendasi jalan-jalan sehari di Pasar Baru:

    1. Memulai Hari dengan Es Krim Legendaris Ragusa

    ice cream Ragusa di Jakarta PusatIce cream Ragusa di Jakarta Pusat (Rifkianto Nugroho/detikTravel)

    Perjalanan dimulai di Ragusa Italian Ice Cream, yang berlokasi tidak jauh dari Stasiun Juanda maupun Halte TransJakarta Juanda. Setelah turun di Stasiun Juanda, traveler dapat mengikuti petunjuk keluar menuju Masjid Istiqlal dengan berjalan melalui skybridge. Ikuti jalur skybridge hingga melewati pintu masuk halte TransJakarta.

    Setelah keluar dari skybridge, belok kiri dan lanjutkan perjalanan lurus hingga tiba di Ragusa Italian Ice Cream yang berada di seberang Masjid Istiqlal. Es krim yang telah berdiri sejak 1932 ini terkenal karena menggunakan resep tradisional tanpa pengawet.

    Menu andalannya, seperti Spaghetti Ice Cream menjadi favorit pengunjung dari berbagai generasi. Suasana nostalgia semakin terasa dengan interior sederhana dan bangunan bergaya kolonial. Sembari menikmati es krim, traveler juga dapat melihat di atas lalu lalang KRL melintas dan pengamen jalanan yang sering tampil di depan Ragusa, menambah pengalaman otentik khas Jakarta tempo dulu.

    2. Menyusuri Kemegahan Masjid Istiqlal

    Hari ketiga Ramadan, umat muslim dari Jakarta dan sekitarnya menghadiri buka puasa bersama di Masjid Istiqlal, Kamis (14/3/2024). Begini suasananya.Masjid Istiqlal (Rifkianto Nugroho/detikTravel)

    Hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki dari Ragusa Italian Ice Cream, Masjid Istiqlal menjadi destinasi wajib selanjutnya. Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara yang mampu menampung hingga 120.000 jemaah, Istiqlal memancarkan keindahan arsitektur modern dengan sentuhan tradisional yang memancarkan nuansa religius yang menenangkan.

    Kubahnya yang megah berbentuk seperti payung melambangkan persatuan umat Islam di Indonesia, menjadikan masjid ini tidak hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kebangsaan.

    Traveler dapat menjelajahi interiornya di dalam masjid Istiqlal, termasuk tepat sholat yang megah dan area wudhunya yang luas. Bagi para fotografer, halaman luar masjid juga menjadi spot menarik untuk mengabadikan perpaduan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang berada di seberangnya.

    3. Menikmati Seni dan Kreativitas di Pos Bloc

    Pos Bloc Gedung Filateli Jakarta di Pasar Baru, Jakarta PusatPos Bloc Gedung Filateli Jakarta di Pasar Baru, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Dari Masjid Istiqlal, perjalanan berlanjut ke Pos Bloc, pusat kreatif baru yang berada di Gedung Filateli Jakarta. Gedung ini dulunya adalah kantor pos dan kini diubah menjadi ruang multifungsi yang dipenuhi dengan kafe, toko kerajinan lokal, dan spot nongkrong dan bengong.

    Di sini, traveler bisa menikmati kopi, nyemil-nyemil cantik, photobox, atau sekadar bersantai di sudut-sudut estetik gedung Pos Bloc ini. Suasananya sangat Instagramable, cocok untuk traveler yang ingin berbagi momen di media sosial traveler.

    4. Berburu Barang Unik di Pasar Baru

    Setelah menikmati suasana santai di Pos Bloc, saatnya melanjutkan perjalanan ke destinasi utama yaitu berburu barang unik di Pasar Baru. Kawasan yang telah berdiri sejak 1820 merupakan surga belanja dengan berbagai toko legendaris yang menawarkan sepatu berkualitas dengan harga terjangkau.

    Selain itu, Pasar Baru juga dikenal dengan gerai bahan pakaian yang menyediakan koleksi menarik dan unik, menjadikannya tempat yang sempurna untuk memenuhi kebutuhan belanja sekaligus merasakan nuansa nostalgia Jakarta tempo dulu.

    5. Menutup Hari dengan Bakmi Gang Kelinci

    Pasar Baru di JakartaBakmi Gang Kelinci di Pasar Baru, Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

    Setelah lelah berbelanja, akhiri perjalanan dengan mencicipi kuliner legendaris di Bakmi Gang Kelinci. Berdiri sejak 1957, restoran ini terkenal dengan sajian bakminya yang lembut dan kuahnya yang gurih. Menu andalan seperti Bakmi Ayam isian jamur, Bakso, dan Pangsit Goreng selalu menjadi pilihan favorit pengunjung.

    Restorannya terletak di kawasan Pasar Baru tepat di belakang pasar baru, sehingga mudah dijangkau setelah seharian menjelajahi dan berbelanja di Pasar Baru. Sambil menikmati makanan, traveler bisa mengenang kembali perjalanan yang penuh kenangan di kawasan bersejarah ini.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com