Tag: jakpus

  • Taman Situlembang, Destinasi Sejuk dan Asri di Jakpus



    Jakarta

    Taman kota bisa menjadi pilihan traveler untuk menghabiskan waktu bersama orang tercinta atau menyendiri untuk mengusir penat. Taman Situlembang di Jakarta Selatan memberikan momen tersebut.

    Tak perlu mengeluarkan kocek besar, cukup dengan membeli makanan dan minuman di pinggir taman atau bahkan membawa perbekalan dari rumah, traveler sudah bisa menikmati sejuknya udara Jakarta. detikTravel pun berkunjung tepat saat sore tiba, Jumat (19/7/2024).

    Saat tiba di taman, atraksi air mancur pun langsung menyambut, beruntung karena air mancur di tengah danau itu tak selalu beroperasi. Menurut petugas yang berjaga air mancur akan beroperasi dua jam sekali.


    Benar saja tak lama berselang, air mancur pun terhenti. Sedikit mencari keringat dengan berkeliling beberapa kali mengitari taman yang kurang lebih 14.700 meter persegi ini cukup membuat nafas terengah-engah, selagi berjalan banyak masyarakat yang duduk santai di setiap area taman.

    Duduk di pinggir danau pun menjadi spot yang menyenangkan bagi masyarakat, belum lagi terdapat kawanan bebek yang tengah berenang. Tapi hati-hati juga karena terdapat dua soang yang kerap ‘iseng’ mengejar pengunjung.

    Pengunjung yang menjadi sasaran angsa itu adalah Liora dan Sheila. Sempat ketakutan mereka pun akhirnya tenang setelah soang-soang itu pergi. Kedua sahabat tersebut datang dari Depok ke Taman Situlembang memang untuk menikmati sore.

    Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Waktu itu sih ngeliat di Instagram ada postingan taman ini viral terus kan saya sendiri juga suak taman jadi pengen lihat ke sini. Kita di sini dari jam setengah empat sih, suasananya enak nyaman karena di dalam perumahan juga sih,” katanya.

    Selain cocok untuk duduk-duduk santai menghadap danau, suasana sejuk nan rimbun juga tercipta karena banyaknya pepohonan yang ada di Taman Situlembang. Berbagai pohon ada di taman ini seperti mahoni, buni, beringin, tabebuya, angsa hingga tanjung dan bunga-bunga indah yang ditanam di sisi danau.

    Terlihat keluarga yang membawa anak-anak untuk bermain di area taman, ada yang bermain dengan bebek hingga bermain di wahana anak seperti perosotan dan ayunan. Novian salah satu yang mengajak keluarganya untuk berkunjung ke Taman Situlembang.

    Baginya berkunjung ke sini jika sore maupun pagi adalah waktu yang tepat untuk menikmati hari, belum lagi momen bersama keluarga bisa lebih seru ketika berkunjung ke taman.

    “Kalau main di sini nyaman sih sejuk apalagi kalau pagi dan sore itu suasananya dapet sih untuk kita duduk-duduk santai bareng keluarga. Saya dari Matraman sengaja untuk datang ke sini karena untuk main-main sama keluarga atau kumpul-kumpul bareng kan enak di sini,” kata Novian sambil menggendong anaknya.

    Momen nyaman pun dirasakan oleh Ahmad, duduk-duduk santai di sore hari dengan minuman dingin yang ia pesan adalah kenikmatan yang tak bisa dibeli. Bersama kedua temannya ia datang dari Kwitang untuk sekadar nongkrong menikmati matahari terbenam.

    Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Datang ke sini udah sering sih buat nongkrong, di sini tuh udaranya seger, adem, terus banyak pohon. Biasanya di sini dari jam empat sampe sebelum Maghrib, ya gini aja nongkrong sambil ngopi,” katanya.

    Taman Situ Lembaga ini menjadi tempat yang murah meriah juga mudah dicapai oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana asri tanpa harus mengeluarkan kocek tinggi. Setiap harinya banyak masyarakat yang datang ke Taman Situlembang ini terutama di pagi dan sore hari, masyarakat juga bisa datang ke sini setiap harinya mulai dari jam 06.00 hingga 17.00 WIB.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Viral Pria di Jakpus Sukses Turunkan BB 30 Kg, 6 Bulan Nggak Makan Nasi


    Jakarta

    Wangsit Firmantika (33), seorang pria asal Jakarta Pusat membagikan kisah inspiratifnya terkait prosesnya untuk menurunkan berat badan. Dia sukses memangkas berat badannya sebanyak 30 kg dalam waktu enam bulan.

    Wang, begitulah dia biasa disapa mengaku perjalanan dietnya dimulai karena dirinya merasa badannya tampak besar. Bahkan, Wang sendiri merasa tidak percaya diri ketika melihat dirinya melalui cermin.

    “Awalnya ngeliat (diri sendiri) di kaca kayak gila nih udah gede banget, lebar banget. Aku kan udah 113 kg kan waktu itu,” ujar Wang saat dihubungi detikcom, Jumat (6/9/2024).


    Wang mengakui bahwa obesitas yang dialaminya dulu berhubungan dengan pekerjaannya sebagai seorang food content creator. Hal ini membuat Wang kesulitan untuk mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.

    “Aku kan ngonten makanan juga. Kayak makan bakmi, makan gorengan, makan nasi. Lama-lama (badan) jadi besar banget lah. Aku juga nggak ngerti soal nutrisi,” katanya.

    Semenjak itulah, Wang mulai membulatkan tekad untuk diet demi mendapatkan berat badan yang ideal. Setidaknya, selama 6 bulan ke belakang, dirinya sudah tidak mengonsumsi sama sekali lima makanan yang sebelumnya rutin ia makan.

    “Pertama adalah nasi putih, gue udah enam bulan nggak makan nasi putih sebutir pun. Kedua adalah mi instan, gue udah nggak makan mi instan sama sekali, kalau dibilang pingin, ya pingin,” kata Wang.

    Wang menambahkan, dirinya juga menghindari jeroan. Padahal, paru-paru goreng merupakan salah satu makanan favoritnya. Lalu dirinya juga memutuskan untuk tidak lagi mengonsumsi minuman manis dalam kemasan. Menurutnya, gula menjadi penyebab dirinya obesitas.

    “Kelima adalah junk food. Restoran junk food yang biasa gue makan tiap malam udah nggak pernah gue makan sama sekali,” katanya.

    Wang mengakui, pada awal-awal diet dirinya mendapatkan hambatan ketika pertama kali memutuskan untuk tidak lagi mengonsumsi makanan dan minuman tersebut, terutama nasi putih.

    “Jadi sebulan pertama tuh emang battle melawan nggak makan nasi itu emang susah banget. Aku sampai menggigil gitu. Tapi itu emang harus dilakukan,” lanjut Wang.

    “Sampek gemeter gitu loh tanganku. Tapi aku tahan-tahan,” sambungnya.

    Dibarengi dengan Olahraga

    Wang mengatakan untuk mengoptimalkan dietnya, dirinya juga melakukan olahraga. Menurut Wang, hal ini menjadi faktor pendukung bagi dirinya bisa sukses melaksanakan diet.

    “Di hari aku mulai nggak makan nasi, aku juga mulai daftar gym. Kalau soal makanan aku pelan-pelan, tapi kalau olahraga aku langsung,” kata Wang.

    “Awal-awal (olahraga) angkat beban sih. Fokusnya ke tangan dan dada,” sambungnya.

    Selain itu, dirinya juga rutin untuk berjalan kaki setiap hari. Menurut Wang, target hariannya adalah minimal 10.000 langkah. Target ini biasanya dirinya bagi menjadi beberapa waktu.

    “Targetnya 10.000. Bisa dibagi, 3.000 langkah itu bisa dicapai dalam 30 menit di pagi hari. Lalu makan siang kita ke warteg atau mal, nggak kerasa udah jalan 20 menit, artinya bisa 2.000 langkah,” kata Wang.

    “Sisanya, bisa sore pulang kerja atau setelah makan malam kita bisa jalan dulu sebelum tidur. Akhirnya, kesampaian deh 10.000 langkah,” sambungnya.

    NEXT: Makanan yang biasa dikonsumsi

    Wang mengatakan, efek dari rutin berolahraga membuat tubuhnya memiliki lebih banyak energi, sehingga untuk nutrisi dirinya mengganti makanan kaya karbohidrat dengan yang kaya protein.

    “Dari ayam, aku pilihnya dada ayam sama paha ayam. Terus ikan salmon, jamur, sama sayur-sayuran sih,” kata Wang.

    “pagi itu aku makan ayam cincang sama jamur, aku gadoin. Siang aku makan ayam bakar sama sayur labu, aku snacking dikit lah buah strawberry satu genggam. Terus jam lima sore aku udah berhenti makan, aku juga menerapkan intermittent fasting,” tutupnya.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing