Tag: jaringan

  • OJK Terbitkan Pedoman Keamanan Siber buat Aset Kripto


    Jakarta

    Dokumen Pedoman Keamanan Siber Penyelengara Perdagangan Aset Keuangan Digital (AKD) baru saja diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aset keuangan digital misalnya kripto, NFT, blockchain, dan lain-lain.

    Dokumen ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran penyelenggara perdagangan aset keuangan digital mengenai keamanan siber dalam rangka memperkuat integritas serta ketahanan ekosistem perdagangan aset keuangan digital yang kian dinamis.

    Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK Hasan Fawzi mengatakan dokumen ini menjadi pelengkap setelah sebelumnya OJK menerbitkan pedoman serupa untuk teknologi sektor keuangan.


    “Kami memperluas pedoman tersebut untuk penyelenggara perdagangan di ekosistem aset keuangan digital nasional. Pedoman ini berangkat dari pemahaman akan urgensi memperkuat integritas dan ketahanan ekosistem perdagangan aset keuangan digital yang kian dinamis,” kata Hasan dalam keterangannya, Rabu (13/8/2025).

    Peluncuran Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan AKD dilakukan oleh bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan OJK Digination Day di Semarang, Selasa kemarin. Peluncuran tersebut turut dihadiri oleh partner penyusunan Pedoman Keamanan Siber IAKD (ITSK dan Penyelenggara Perdagangan AKD) British Embassy Jakarta, perwakilan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) serta perwakilan dari Penyelenggara Perdagangan AKD.

    Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital menekankan pentingnya keamanan siber serta membangun sistem informasi yang aman dan pelindungan yang adaptif, tangguh, dan visioner dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap sektor ini.

    Hal ini merupakan bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UUP2SK), yang menetapkan mandat bagi OJK untuk mengatur dan mengawasi sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset kripto (IAKD) mulai Januari 2025.

    Pedoman ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat pelindungan konsumen, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing industri aset keuangan digital Indonesia di kancah global. Diharapkan agar pedoman ini dapat menjadi rujukan strategis dalam membangun ekosistem perdagangan aset digital yang aman, tangguh, dan berkelanjutan bagi Indonesia.

    Dokumen Pedoman Keamanan Siber Penyelenggara Perdagangan Aset Keuangan Digital memiliki beberapa pokok substansi strategis yang menjadi perhatian utama, antara lain:

    1. Penerapan Prinsip Zero Trust, yang meniadakan kepercayaan implisit dalam jaringan dan mendorong sistem autentikasi yang berlapis, pengelolaan perangkat, serta kebijakan akses yang dinamis.

    2. Manajemen Risiko Siber, berlandaskan kerangka kerja nasional maupun internasional seperti ISO, NIST, CSMA, BSSN, dan CREST, guna mengukur tingkat kematangan sistem keamanan dari masing-masing Penyelenggara.

    3. Perlindungan Data dan Wallet, melalui penerapan penggunaan cold wallet untuk mayoritas aset konsumen, serta enkripsi end-to-end menggunakan algoritma kriptografi sesuai standar industri.

    4. Rencana Tanggap Insiden (Incident Response Plan), yang disusun dengan prinsip koordinasi efektif, pemulihan cepat, serta pelaporan yang terintegrasi dengan OJK dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

    5. Peningkatan Kompetensi Teknis, yang dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif, sertifikasi profesional (seperti CISA, CISSP, CISM, dan sebagainya), serta simulasi insiden untuk meningkatkan kesiapan operasional.

    6. Dengan diterbitkannya pedoman ini, OJK berharap dapat tercipta ekosistem yang seimbang antara inovasi, ketahanan siber, dan pelindungan konsumen, demi kemajuan sektor keuangan digital di Indonesia.

    Simak juga Video: Pakar Sebut Belajar Keamanan Siber dari Hacker Bisa Dilakukan

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Mengenal Berbagai Jenis Kabel yang Ada di Rumah



    Jakarta

    Kabel merupakan komponen penting dalam instalasi listrik dan elektronik.

    Setiap jenis kabel memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, tergantung pada kapasitas daya serta penggunaannya.

    Kabel Listrik

    Ilustrasi Colokan ListrikIlustrasi Colokan Listrik Foto: Foto: Getty Images/iStockphoto/smolaw11

    Kabel listrik adalah kabel yang digunakan untuk menyalurkan daya listrik dari sumber listrik ke peralatan elektronik, melansir wilsoncables.com, tanpa adanya kabel listrik, kita mungkin tidak bisa memanfaatkan fungsi peralatan dengan optimal.


    Kabel ini dirancang untuk menahan tegangan tinggi dan kuat dalam instalasi rumah, kantor, hingga industri.

    Contoh kabel listrik :

    Kabel NYM : Kabel ini memiliki isolasi ganda dan tahan terhadap air dan suhu, ideal untuk instalasi listrik permanen di rumah.

    Kabel NYY : Cocok untuk instalasi bawah tanah atau di luar ruangan, kabel ini memiliki pelindung ekstra agar tahan terhadap kerusakan fisik dan cuaca.

    Daya : Mulai dari 300V hingga 1000V.

    Fungsi: Menyalurkan daya listrik dari panel distribusi ke berbagai perangkat listrik seperti lampu, AC, dan mesin-mesin industri.

    Kabel Data

    cable to charge electronic gadgets and transfer data connectioncable to charge electronic gadgets and transfer data connection Foto: Thinkstock

    Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair): Kabel ini umum digunakan dalam instalasi jaringan komputer dan telekomunikasi.

    Kabel Coaxial: Digunakan untuk transmisi sinyal televisi dan internet.

    Daya: Tidak dirancang untuk menyalurkan daya tinggi, melainkan untuk sinyal atau data.

    Fungsi: Menghubungkan perangkat komunikasi atau jaringan, seperti komputer dan modem, untuk transfer data berkecepatan tinggi.

    Kabel Serat Optik (Fiber Optic Cable)

    Mendaur Ulang Sampah Kabel Serat OptikMendaur Ulang Sampah Kabel Serat Optik Foto: Ari Saputra

    Kabel serat optik adalah kabel modern yang digunakan untuk transmisi data dalam jumlah besar dan jarak jauh dengan sangat cepat. Kabel ini menggunakan cahaya untuk mengirimkan data, sehingga memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan kabel tembaga.

    Daya: Kabel ini tidak menyalurkan daya listrik, melainkan sinyal cahaya.

    Fungsi: Digunakan dalam jaringan internet berkecepatan tinggi, jaringan telekomunikasi, serta dalam instalasi jaringan backbone antar server.

    Kabel HDMI

    High-Definition Multimedia Interface (HDMI) adalah kabel yang digunakan untuk mentransmisikan audio dan video digital antara perangkat seperti TV, komputer, konsol game, dan proyektor. Kabel ini mendukung transmisi data dengan kualitas tinggi.

    Daya: HDMI biasanya tidak dirancang untuk menyalurkan daya, namun beberapa versi terbaru dapat mengirimkan daya hingga 5V untuk mengoperasikan perangkat kecil seperti dongle streaming.

    Fungsi: Menyalurkan sinyal audio dan video berkualitas tinggi dari perangkat pemutar ke layar tampilan atau speaker.

    Kabel USB (Universal Serial Bus)

    USB TYPE-CUSB TYPE-C Foto: 20Detik

    Kabel USB adalah salah satu jenis kabel paling umum yang digunakan untuk menghubungkan perangkat elektronik seperti ponsel, komputer, dan perangkat periferal lainnya.

    Daya: Biasanya sekitar 5V hingga 20V tergantung pada versi USB.

    Fungsi: Menyalurkan daya dan data antara perangkat elektronik, seperti pengisian baterai ponsel atau transfer data antara komputer dan perangkat penyimpanan eksternal.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengapa Warna Kabel Beda-beda? Ternyata Ini Alasannya



    Jakarta

    Dalam dunia kelistrikan, penggunaan kabel sangat penting untuk menghantarkan arus listrik ke berbagai perangkat dan instalasi. Namun, satu hal yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa warna kabel yang digunakan berbeda-beda?

    Berikut adalah pembahasan alasan di balik perbedaan warna kabel serta fungsinya, sehingga kamu dapat lebih memahami sistem kelistrikan di sekitar kamu.


    Identifikasi Fungsional Kabel

    Salah satu alasan utama mengapa kabel memiliki warna yang berbeda adalah untuk membantu identifikasi fungsinya, melansir cables.com, vendor kabel jaringan sering menggunakan warna untuk mempermudah identifikasi jenis dan fungsi koneksi, atau untuk membedakan kabel dan koneksi mereka dari vendor lain.

    Setiap warna kabel menunjukkan fungsi tertentu, yang memudahkan teknisi dalam melakukan instalasi maupun perbaikan, seperti berikut ;

    • Hitam atau Merah: Kabel fase yang menghantarkan arus listrik.
    • Biru: Kabel netral, berfungsi untuk mengembalikan arus listrik ke sumbernya.
    • Hijau atau Kuning-Hijau: Kabel grounding, yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik ke tanah sebagai langkah keselamatan.

    Pentingnya Keamanan

    Menggunakan kabel dengan warna yang berbeda sangat penting untuk keselamatan. Dengan kode warna yang jelas, kemungkinan terjadinya kesalahan saat pemasangan atau perbaikan kabel dapat diminimalkan, kesalahan dalam menghubungkan kabel fasa dan netral, misalnya, dapat berakibat fatal, termasuk risiko kebakaran atau kerusakan pada peralatan listrik.

    Standarisasi Kabel

    Banyak negara memiliki standar warna kabel yang diatur dalam kode listrik, standar ini memastikan bahwa semua instalasi listrik mengikuti pedoman yang sama, sehingga meningkatkan keselamatan dan konsistensi. Di Indonesia, misalnya, Kode Warna Kabel Listrik sudah diatur dalam SNI (Standar Nasional Indonesia)

    Kemudahan Perbaikan dan Pemeliharaan

    Warna kabel yang berbeda juga mempermudah teknisi dalam melakukan perbaikan dan pemeliharaan. Ketika ada masalah dalam sistem kelistrikan, teknisi dapat dengan cepat mengidentifikasi kabel yang perlu diperiksa berdasarkan warna yang terlihat, hal ini sangat menghemat waktu dan usaha dalam proses pemeliharaan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Bentuk CCTV Indoor dan Outdoor di Rumah Berbeda, Begini Anjurannya



    Jakarta

    Saat ini keberadaan CCTV sangat penting untuk keamanan di rumah. Perangkat ini dapat mengawasi kegiatan yang terjadi di rumah dan sekitarnya selama 24 jam.

    Keberadaannya yang semakin digandrungi dan dibutuhkan membuat banyak produsen berlomba membuat produk CCTV dengan berbagai macam spesifikasi dan kelebihan. Tidak hanya berupa kamera, produk saat ini juga dilengkapi dengan program untuk mendeteksi objek tertentu yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, CCTV yang bisa mendeteksi pergerakan mencurigakan, CCTV untuk mengawasi orang sakit, atau CCTV yang dapat mendeteksi kemunculan api atau panas berlebih.

    Lantas, apabila ingin memasang CCTV di rumah, spesifikasi seperti apa yang bakal cocok?


    Solution Advisor Axis Communications Prayudo mengatakan sebenarnya tidak ada aturan khusus dan mengikat untuk pemilihan jenis CCTV. Perangkat ini perlu disesuaikan dengan estetika rumah atau interior.

    Ia memberikan tips cara memilih CCTV yang akan terlihat bagus di rumah. Menurutnya terdapat 2 jenis CCTV berbeda yang dapat digunakan untuk indoor dan outdoor.

    1. CCTV Indoor

    Kamera CCTV domeKamera CCTV dome Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Yudo menyebutkan model CCTV bulat seperti ini sering menjadi pilihan untuk area indoor. CCTV ini disebut dengan dome. Modelnya seperti setengah lingkaran di mana bagian yang rata menempel pada dinding. Bagian bawahnya yang bulat dilapisi dengan penutup bening agar objek di depan kamera dapat terlihat dengan jelas. Kameranya bisa berputar 180 atau 360 derajat.

    Alasan CCTV dome lebih cocok untuk bagian dalam rumah adalah tampilannya yang tidak mencolok. Bahkan bagian badannya bisa dicat disesuaikan dengan warna ruangan.

    “Kelebihan dari dome adalah orang yang ada di sana tidak tahu kamera ini mau (menyorot) ke mana. Di sisi lain, secara bentuk akan lebih blending. Bahkan untuk Axis sendiri itu body-nya bisa di-painting, bisa dicat. Kita juga ada painting instruksinya juga,” kata Yudo dalam acara pembukaan Axis Solution Center di Jakarta, pada Kamis (14/8/2025).

    2. Kamera Outdoor

    Kamera CCTV bulletKamera CCTV bullet Foto: Sekar Aqillah Indraswari

    Sementara itu, untuk bagian luar rumah atau outdoor disarankan memakai kamera CCTV yang berbentuk lonjong seperti leher kamera telezoom. Sebutan untuk bentuk CCTV ini adalah CCTV bullet.

    Menurut Yudo, bentuk CCTV bullet cukup mengintimidasi seperti menyorot langsung pada objek sehingga cocok untuk diletakkan di luar ruangan. Selain itu, kamera harus bisa menyorot objek dengan jelas tanpa terganggu oleh cahaya matahari yang lebih terang.

    “Biasanya kalau di outdoor akan lebih berfokus bagaimana kita bisa merespon terhadap cahaya dari backlight. Karena outdoor itu kan backlightnya lumayan kenceng. Jadi bagaimana objek bisa mendapatkan detail walaupun ada backlight,” ujar Yudo.

    3. Pilih CCTV yang Tidak Mudah Hancur

    Yudo mengungkapkan CCTV harus memiliki ketahanan terhadap beban pada bagian pelindungnya. Skala standar internasional IEC 62262 internasional mengelompokkan nilai ketahanan tersebut dalam sebutan IK. Nilai ketahanan paling tinggi saat ini rata-rata IK10. Namun, Yudo mengungkapkan saat ini sudah muncul juga IK11. Namun, belum banyak produk yang mencapai level ini.

    Produk Axis Communications sendiri sudah mencapai IK10. CCTV ditekan beban 5 kg tidak mengalami kerusakan atau pun retak. Yudo mengatakan untuk CCTV dome, pelindung terluar terbuat dari bahan polycarbonate berkualitas sehingga keras dan tidak mudah dihancurkan.

    4. Konsultasi Sebelum Membeli CCTV

    Hal terpenting ketika hendak membeli CCTV adalah mengetahui lokasi, jumlah, dan harga per unit. Country Manager Axis Communications Johny Dermawan mengungkapkan konsumen dapat berkonsultasi atau membuat simulasi secara online dan gratis melalui laman axis.com. Kemudian, untuk para distributor atau reseller bisa mengunjungi Axis Solution Center di Jakarta.

    “Fasilitas ini berfungsi sebagai galeri teknologi yang menampilkan inovasi terkini untuk menjawab tantangan sistem keamanan. Solution Center ini juga menjadi pusat demonstrasi di mana mitra dan pelanggan dapat secara langsung merasakan produk-produk Axis Communications,” jelas Johny.

    Produk dari Axis saat ini bukan hanya CCTV, melainkan ada speaker, interkom jaringan, dan manajemen video.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Bagus Mana, CCTV Kabel atau Wireless? Ini Plus Minusnya



    Jakarta

    CCTV merupakan kamera pengawas yang saat ini menjadi perangkat keamanan penunjang yang fungsinya sangat penting. Sudah banyak gedung-gedung, perumahan, hingga jalanan yang memakai CCTV untuk memantau apa pun yang terjadi di lokasi tersebut.

    Jenis CCTV ada dua macam yakni CCTV kabel dan wireless (nirkabel). Perbedaannya adalah dari cara mengaktifkan perangkat tersebut. CCTV kabel merupakan kamera yang cara kerjanya harus disambungkan ke listrik melalui kabel. Sementara itu, CCTV wireless sudah bisa menggunakan jaringan jarak jauh seperti Wi-Fi tanpa perlu kabel. Lantas, di antara kedua jenis CCTV ini, mana yang lebih baik?

    Menurut Engineer CCTV Hikvision Nalendra Fahlevie, jenis CCTV yang lebih baik adalah CCTV kabel karena minim gangguan dan kualitas gambar yang dihasilkan lebih baik.


    “Pertama kalau misalkan memang dia provider kan kadang-kadang suka ada gangguan. Kadang-kadang suka nge-down. Kalau misalkan kita pakai kabel nggak usah mikirin gitu. Kedua untuk gambar dia jernih,” kata Nalendra saat ditemui di saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    CCTV kabel juga tidak menggunakan banyak daya, meskipun harus selalu terhubung ke listrik. Apabila mati lampu, pemiliknya bisa menyambungkan ke UPS (Uninterruptible Power Supply) atau Catu Daya Tak Terputus.

    “Kalau misalkan memang mau ada backup (daya ketika mati lampu), pakai UPS yang 1kVA aja yang untuk computer, cukup Itu,” ujarnya.

    Untuk kekurangannya, CCTV kabel memerlukan biaya yang cukup besar untuk pemakaiannya.

    Terpisah, dilansir Forbes Home, kelebihan dari CCTV kabel juga sama seperti penjelasan di atas, yakni video dan audionya jauh lebih jernih.

    Sementara itu, CCTV nirkabel atau wireless penggunaannya memanfaatkan Wi-Fi rumah. Setelah Wi-Fi menerima sinyal, sinyal tersebut dikirim ke server cloud, tempat rekaman dapat dilihat secara real-time atau diarsipkan untuk dilihat nanti. Beberapa kamera memiliki kartu micro SD internal yang menyimpan rekaman dalam jumlah terbatas.

    Di sinilah kekurangannya, untuk menghemat daya, kamera ini hanya merekam saat mendeteksi sinyal dan baterai sewaktu-waktu bisa habis. Tantangan yang lain adalah kamera ini mudah diretas apalagi jika berada di tempat umum atau area yang tidak semua orang bisa masuk.

    Sinyal juga bisa terhalang oleh benda-benda padat seperti dinding, lantai, dan barang sehingga bisa saja mengalami gangguan sinyal.

    Namun, kelebihannya tentu tetap ada, yakni lebih fleksibel, mudah untuk ditingkatkan dan menambahkan lebih banyak kamera. Selain itu, penyusup tidak dapat memotong kabel karena tidak ada.

    Itulah perbandingan CCTV kabel dan wireless, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Dekat Tiang Listrik Berbahaya? Begini Faktanya



    Jakarta

    Pemandangan tiang dan kabel listrik di depan rumah merupakan hal lumrah. Tidak semua daerah di Indonesia melakukan sistem jaringan bawah tanah (underground) untuk kabel listrik.

    Selain pemasangannya yang kerap mengganggu pemandangan, sebenarnya tiang listrik di dekat rumah itu aman atau nggak ya?

    Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan dalam infrastruktur ketenagalistrikan terbagi dalam beberapa macam, yaitu sambungan rumah dan jaringan tegangan rendah (JTR), jaringan tegangan menengah (JTM), saluran udara tegangan tinggi (SUTT), dan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).


    Sebagai informasi, JTR merupakan sambungan listrik yang berfungsi menyalurkan listrik bertegangan rendah, seperti 220 Volt. Jaringan ini menghubungkan listrik dari jaringan tegangan menengah sampai ke rumah-rumah. Sementara itu, JTM bertegangan 20 kiloVolt (kV). Umumnya JTM digunakan untuk menyalurkan listrik dari gardu induk ke gardu distribusi.

    Pada jaringan listrik PLN, hal yang perlu diperhatikan dalam keamanannya adalah jarak kabel, bukan tiang listrik.

    “Berdasarkan Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor: 606.K/Dir/2010 tentang Standar Konstruksi Jaringan Tegangan Menengah Tenaga Listrik, jarak aman kabel listrik tegangan menengah 20 kiloVolt (kV) yaitu 3 meter. Artinya, secara mekanis atau elektromagnetis, pada jarak tersebut tidak memberikan pengaruh membahayakan untuk sekitarnya. Jadi jarak yang perlu dijaga adalah dengan kabel, bukan tiang,” ujar Gregorius kepada detikProperti, dikutip Minggu (14/1/2024).

    Ia melanjutkan, untuk SUTT memiliki tegangan 150 kV dan SUTET memiliki tegangan 250-500 kV. Keduanya memiliki batas vertikal dam horizontal yang berbeda-beda sesuai jenis menaranya. Batasan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No 13 Tahun 2021 Tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum Jaringan Transmisi Tenaga Listrik dan Kompensasi Atas Tanah, Bangunan, dan/atau Tanaman yang Berada di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik.

    Gregorius menyampaikan bangunan atau benda yang berada terlalu dekat dengan jaringan kabel itu berbahaya. Sebab, bisa menyebabkan listrik mati.

    “Adapun pohon, bangunan, rumah, dan berbagai kegiatan yang dekat dengan jaringan kabel listrik itu sangat berbahaya karena bisa menyebabkan listrik padam dan tak jarang membuat wilayah padam makin luas. Dengan mematuhi aturan tersebut, maka aktivitas di lingkungan rumah lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

    “PLN juga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan potensi bahaya pada jaringan kelistrikan dapat menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123,” tambahnya.

    Itulah penjelasan mengenai rumah yang berada di dekat kabel listrik dapat berbahaya, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Surga Tersembunyi di Pesisir Selatan Sukabumi



    Sukabumi

    Di selatan Kabupaten Sukabumi, jauh dari jalan utama dan keramaian wisata populer, Pantai Minajaya terhampar tenang. Pasir hitamnya memanjang, bersentuhan langsung dengan laut lepas yang tak dibatasi beton atau pemecah ombak.

    Suasana di sini terasa seperti ruang jeda tak terlalu banyak pengunjung, tak banyak bangunan, hanya suara air dan angin.

    “Tempatnya bersih dan sepi. Tidak banyak hal yang dibuat-buat. Saya malah senang enggak ada warung-warung besar di tepi pantai,” kata Dira, warga Bandung.


    Dira berjalan menyusuri pasir yang sedikit lembap. Sesekali ia melihat karang-karang kecil dan jejak kaki burung. Ia memilih duduk di bawah pohon cemara laut, membentangkan tikar kecil, dan membuka bekal yang dibawanya dari penginapan. Tak ada musik, tak ada jaringan internet yang stabil dan itu justru membuatnya betah.

    Beberapa ratus meter dari tempat Dira duduk, Arman (34) seorang mahasiswa semester akhir dari salah satu universitas di Bogor terlihat sibuk menyiapkan kamera DSLR di atas tripod. Ia sudah lima kali datang ke Minajaya sejak 2022 dan hampir semuanya untuk memotret lanskap pantai.

    “Pantai ini punya karakter yang kuat. Langitnya terbuka, garis pantainya panjang, dan kadang bisa lihat perahu nelayan masuk di ujung timur. Kalau sore, pantulan cahaya di pasir basah itu luar biasa,” ujar Arman.

    Tak hanya untuk fotografer, Minajaya juga cocok bagi wisatawan yang butuh suasana tenang. Ombaknya sedang, tidak terlalu keras, dan pasirnya padat cukup nyaman untuk berjalan kaki.

    Pantai Minajaya, Sukabumi.Pantai Minajaya, Sukabumi. Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar

    Beberapa titik menawarkan latar menarik untuk berfoto, mulai dari susunan batu karang hingga pohon tunggal yang berdiri sendiri di tepi pantai.

    Saat ini, Pantai Minajaya sudah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti area parkir, toilet umum, dan beberapa gazebo yang dikelola oleh warga. Akses jalannya pun semakin baik.

    Untuk yang ingin berkunjung ke lokasi ini, waktu terbaik adalah pagi dan sore hari. Sinar matahari tidak terlalu terik dan pantulan cahaya di air terlihat lebih dramatis.

    Disarankan membawa bekal makanan, alas duduk, serta kantong sampah pribadi. Jaringan internet terbatas, namun justru itulah daya tarik tempat ini pengunjung bisa benar-benar lepas dari layar telepon seluler.

    Artikel ini sudah tayang di detikJabar, baca selengkapnya di sini.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Cek Siapa Saja yang Menggunakan WiFi dengan Mudah

    Jakarta

    Koneksi internet WiFi bisa tiba-tiba menjadi lambat karena sejumlah hal, salah satunya terlalu banyak perangkat yang terhubung. Kini, kamu dapat mengetahui siapa saja orang yang menggunakan jaringan WiFi tersebut.

    Apabila orang yang menggunakan WiFi merupakan anggota keluarga, saudara, atau teman, mungkin tidak jadi masalah. Namun, jika yang terhubung adalah perangkat milik orang lain yang tak dikenal, tentu rasanya kesal karena mereka tanpa izin memakai internet WiFi milikmu.

    Maka dari itu, penting untuk mengetahui siapa saja yang menggunakan WiFi milik detikers. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Cek Pengguna WiFi dengan Mudah

    Ada berbagai cara untuk mengecek siapa saja yang menggunakan jaringan WiFi kamu. Mengutip catatan detikInet, berikut cara-caranya:

    1. Cek Lampu Router Wireless

    Cara yang pertama adalah dengan mengecek lampu indikator pada wireless router. Lampu indikator itu berfungsi untuk menunjukkan konektivitas internet, koneksi jaringan kabel, hingga aktivitas nirkabel lainnya.

    Nah, salah satu cara mudah untuk mengetahui apakah ada orang yang menggunakan WiFi kamu adalah dengan mematikan semua perangkat nirkabel, lalu cek lampu indikator apakah masih berkedip atau tidak.

    Namun, sejumlah perangkat lain seperti Smart TV hingga konsol game juga terkadang tersambung dengan WiFi. Meski terbilang mudah, tetapi cara ini dinilai kurang efektif.

    2. Cek Daftar Perangkat Router

    Kamu bisa mengecek siapa saja pengguna WiFi dengan memasukkan alamat IP router ke jendela browser web. Sejumlah router memiliki alamat IP default yang bisa digunakan untuk mengakses panel admin.

    Jika tidak, kamu dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

    • Buka command prompt dengan cara tekan Win + R
    • Lalu ketik ‘cmd’
    • Masukkan ‘ipconfig’ di jendela, kemudian tekan Enter
    • Setelah itu, muncul angka di samping ‘Default Gateway’ atau ‘IPv4 addres’
    • Selanjutnya, ketik alamat IP tersebut di jendela browser
    • Kamu akan diminta untuk masuk ke router.

    Setiap router tentu memiliki perbedaan, tapi setelah kamu masuk ke router, cari bagian yang terkait dengan perangkat yang terhubung (Device Manager, Connected Devices, My Network, dll). Cara tersebut seharusnya dapat memberikan daftar alamat IP, alamat MAC, dan nama perangkat (jika terdeteksi) yang bisa ditemukan.

    Setelah itu, bandingkan perangkat yang terhubung dengan perangkat milik kamu. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada orang lain yang menggunakan WiFi milikmu atau tidak.

    3. Unduh Wireless Network Watcher

    Bagi pengguna Windows, kamu dapat mengunduh program gratis bernama Wireless Network Watcher. Mengutip laman PCMag, berikut cara download-nya:

    • Buka situs nirsoft.net/utils/wireless_network_watcher.html
    • Scroll ke bawah hingga menemukan kolom Feedback
    • Klik download Wireless Network Watcher dalam bentuk Zip file
    • Tunggu hingga program tersebut selesai diunduh

    Wireless Network Watcher merupakan program yang dapat menyediakan daftar setiap perangkat yang terhubung ke jaringan WiFi. Cara pakainya juga mudah, simak di bawah ini:

    • Luncurkan program Wireless Network Watcher di PC untuk memulai pemindaian perangkat
    • Kemudian akan muncul ‘Scanning…’ di layar
    • Tunggu sekitar 1-2 menit hingga proses pemindaian selesai
    • Jika sudah, nantinya akan muncul daftar lengkap nama-nama perangkat yang terhubung ke jaringan WiFi.

    Apabila bingung membaca datanya, cukup melihat pada kolom “Device Name” dan “Network Adapter Company” untuk mengetahui dari mana asal perangkat tersebut.

    Demikian tiga cara untuk mengecek siapa saja pengguna WiFi kamu dengan mudah. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • 4 Cara Cek Kuota Smartfren Lewat SMS, Telepon, Aplikasi, dan Website

    Jakarta

    Cara cek kuota Smartfren wajib diketahui semua pengguna internet yang menggunakan layanan provider ini. Pengecekan berkala memungkinkan pengguna menyediakan cukup dana untuk memenuhi kebutuhannya.

    4 Cara Cek Kuota Smartfren

    Saat ini, pengguna Smartfren bisa dengan mudah mengecek sisa kuota di HP melalui SMS, aplikasi, laman resmi Smartfren, dan lain-lain. Berikut cara cek kuota Smartfren yang dihimpun dari situs resmi dan Instagram Smartfren.

    1. Cek Kuota Smartfren via SMS ke 995

    Cara ini merupakan cara paling simpel yang umum digunakan untuk mengetahui sisa kuota Smartfren. Berikut langkah-langkah yang perlu kamu ikuti:


    • Buka aplikasi pesan atau SMS di HP kamu.
    • Ketik nomor tujuan 995.
    • Ketik kata ‘cek’ di kolom pesan lalu kirim.

    Operator Smartfren akan mengirimkan balasan SMS yang berisi informasi terkait sisa kuota dan masa berlaku paket internet kamu.

    2. Cek Kuota Smartfren via Kode Dial Up *995#

    Selain melalui SMS, kamu juga bisa coba mengecek kuota Smartfren lewat telepon dengan kode dial up *995#, berikut tata caranya:

    • Buka fitur Telepon atau Phone di ponsel.
    • Masukkan nomor *995# lalu klik tombol call.

    Rincian sisa kuota, nama paket, dan masa berlaku akan muncul di layar ponsel kamu.

    3. Cek Kuota Smartfren via Website

    Alternatif lainnya untuk memeriksa sisa kuota adalah melalui situs resmi Smartfren. Situs resmi Smartfren my.smartfren.com bisa diakses lewat browser HP maupun laptop.

    • Buka situs my.smartfren.com di lama browser.
    • Lakukan login menggunakan user ID/alamat email yang terdaftar di website.
    • Jika belum memiliki akun, klik opsi daftar untuk registrasi akun baru.
    • Untuk mengetahui sisa kuota, pilih menu detail.

    Pop-up notifikasi berisi informasi sisa kuota akan muncul di layar browser kamu.

    4. Cek Kuota Smartfren via Aplikasi

    Saat ini, Smartfren juga memiliki aplikasi khusus yaitu MySmartfren yang dapat diakses oleh pengguna untuk mengetahui informasi seputar kartu, nomor, pulsa, sisa kuota, dan masa aktif kartu yang digunakan. Ini dia cara cek kuota lewat aplikasi MySmartfren:

    • Unduh aplikasi MySmartfren melalui Google Play Store atau App Store.
    • Buka aplikasi yang sudah terunduh di HP kamu.
    • Login menggunakan nomor telepon Smartfren kamu.
    • Pilih tombol Paket saya untuk mengecek sisa kuota dan masa aktif paket.

    Itu dia 4 cara simpel dan mudah yang bisa dicoba untuk mengecek sisa kuota Smartfren kamu. Selamat mencoba ya detikers!

    (row/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • 7 Cara Mengatasi WiFi Tidak Muncul di Laptop dengan Mudah

    Jakarta

    Hadirnya WiFi telah membantu banyak orang agar bisa mengakses internet dengan mudah. Namun, dalam beberapa kasus sering terjadi WiFi tidak muncul di laptop.

    Masalah ini tentu bisa mengganggu aktivitasmu. Misalnya, detikers ingin meeting online, ketika laptop sudah dinyalakan tetapi tidak bisa terhubung ke WiFi. Alhasil, seluruh pekerjaan jadi terhambat.

    Namun tak usah khawatir, soalnya masalah WiFi tidak muncul di laptop dapat diatasi dengan mudah. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Penyebab WiFi Tidak Muncul di Laptop

    Ada sejumlah hal yang menyebabkan WiFi tidak muncul di laptop. Dilansir situs Asurion, berikut sejumlah penyebabnya:

    • Laptop dalam mode pesawat (airplane mode).
    • Router WiFi sedang rusak.
    • Memasukkan kata sandi WiFi yang salah.
    • Jarak laptop terlalu jauh dengan router WiFi.
    • Kata sandi WiFi telah diganti ke yang baru.

    Cara Mengatasi WiFi Tidak Muncul di Laptop

    Ada beberapa cara untuk mengatasi WiFi yang tidak muncul di laptop. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Pastikan WiFi Sudah Menyala

    Cara yang pertama adalah dengan memastikan apakah WiFi di laptop sudah menyala atau belum. Jika belum, tentu laptop detikers tidak bisa terhubung ke jaringan WiFi apapun.

    2. Install Ulang Driver WiFi

    Kalau WiFi masih tidak muncul di laptop, cobalah melakukan install ulang driver WiFi. Cara ini bisa dilakukan pada pengguna laptop Windows 11, 10, 8, atau 7.

    Kamu bisa melakukan install ulang melalui DVD driver bawaan. Selain itu, kamu juga dapat melakukan update dari situs resmi laptop yang kalian miliki.

    3. Install Ulang Windows

    Cara lainnya adalah dengan menginstall ulang Windows. Terkait versi Windows, kamu bisa menentukan sendiri mana yang memang cocok dengan spesifikasi laptop.

    Sebagai pengingat, sebelum install ulang Windows pastikan data-data penting di dalam data C sudah di backup. Jika semua data sudah aman, silahkan lakukan install ulang Windows.

    4. Pakai Adaptor WiFi Eksternal

    Kalau WiFi masih tidak muncul di laptop, cobalah memanfaatkan adaptor WiFi eksternal. Adaptor yang dimaksud adalah sebuah colokan berbentuk USB yang ukurannya kecil.

    Harga adaptor WiFi eksternal juga terjangkau. Kamu bisa membelinya di toko elektronik atau secara online di marketplace.

    5. Restart Modem atau Router

    Cara berikutnya adalah dengan memulai ulang (restart) modem dan router. Kamu bisa mencabut kabel daya dan tunggu selama 60 detik, setelah itu colok kembali ke stop kontak.

    Setelah melakukan restart, modem dan router butuh waktu beberapa menit untuk melakukan boot ulang. Setelah menyala, cobalah kembali terhubung ke jaringan WiFi dan cek apakah koneksi internet sudah lancar atau belum.

    6. Jangan Masuk ke Mode Disable

    Jika WiFi masih tidak muncul, cobalah cek apakah laptop kamu masuk dalam mode disable atau tidak. Soalnya, mode tersebut bisa menyebabkan laptop tidak bisa mencari jaringan WiFi.

    Untuk mengetahui laptop dalam status disable atau tidak, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Buka menu ‘Control Panel’
    • Lalu pilih opsi ‘Network and Internet’
    • Klik ‘Network and Sharing Center’
    • Selanjutnya, pilih ‘Change Adapter Setting’
    • Kemudian klik ‘Enable This Network Device’ pada opsi cek driver WiFi.

    7. Pastikan Laptop Tidak dalam Mode Pesawat

    Selain itu, cek juga apakah laptop sedang dalam mode pesawat (airplane mode) atau tidak. Apabila dalam status airplane mode, maka laptop milikmu tidak bisa terhubung secara otomatis ke jaringan WiFi.

    Sebenarnya, laptop masih bisa terhubung ke WiFi ketika dalam mode pesawat. Hanya saja, detikers harus melakukannya secara manual dengan mengklik tombol ‘ON’.

    Demikian tujuh cara mengatasi WiFi tidak muncul di laptop. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com