Tag: jenis NFT

  • Inilah 4 Mural Artists yang Berhasil Menjual Karyanya Sebagai NFT

    Istilah ‘mural’ tidak jarang menimbulkan konotasi negatif. Padahal, mural merupakan jenis karya seni, lho, dan tidak semua berkaitan dengan vandalisme. Para mural artists juga memiliki keterampilan khusus dalam menggambar, tidak kalah dengan seniman rupa. Terbukti dengan banyak di antara mereka yang sudah mulai berkiprah di dunia NFT dan berhasil meraup banyak dari penjualan karya seninya. Penasaran siapa saja?

    Eits, sebelum itu, mari kita bahas mengenai mural secara umum terlebih dulu. Yuk, baca terus artikel ini!

    Apa Itu Mural?

    Mengutip situs Imural, mural adalah sebuah karya seni berupa gambar atau lukisan yang memanfaatkan media yang luas dan ‘terlihat’, seperti pada dinding, tembok, hingga tidak sedikit pula yang melakukannya di atas jalanan. Seniman di balik mural biasanya disebut dengan mural artists. Sudah banyak seniman mural yang terkenal di dunia, seperti Banksy, Lady Pink, dan masih banyak lagi.

    Mural sendiri masuk ke dalam golongan street art, di mana umumnya karya seni ini dibuat sesuai dengan hukum alias legal, meskipun sebenarnya peraturannya tetap bergantung pada masing-masing negara. Selain itu, mural juga lebih memungkinkan para seniman untuk mendapatkan bayaran atas karya seni miliknya tersebut. 

    Sebagai contoh, kini mural sudah berkembang tidak hanya digambar di dinding bangunan bagian luar saja, tetapi juga bagian dalam dari bangunan atau ruangan. Sudah banyak bisnis dari berbagai sektor yang menggunakan jasa mural artists untuk meramaikan ruangan miliknya. Selain itu, seniman mural juga sudah banyak yang ikut merambah ke seni digital.

    Perbedaan Mural dan Graffiti

    Perbedaan Mural dan Graffiti

    Dikarenakan menggunakan media yang sama dengan graffiti, masih banyak yang belum mengetahui bahwa mural sebenarnya berbeda dengan graffiti. Dilansir dari situs Columbia Edu, seni graffiti sudah ada sebelum munculnya street art dan mural. Namun, keduanya memang saling berkaitan karena inspirasi gaya seni mural juga tak lepas dari graffiti.

    Perbedaan lainnya adalah dalam pendekatannya. Jika mural lebih terstruktur dan mengutamakan gambar, maka graffiti lebih mengambil pendekatan teks sebagai ekspresi langsung dari masyarakat. Hal inilah yang membuat graffiti memiliki pengaruh besar dalam perkembangan budaya. Mayoritas graffiti juga digambar secara bebas dan tidak selalu memiliki makna yang jelas, bergantung pada keinginan pembuatnya.

    Partisipasi Street Art dalam NFT Melalui Mural

    Seiring perkembangan teknologi terlebih blockchain, banyak seniman yang memperluas jangkauannya, salah satunya dengan menjual karya seni miliknya lewat NFT. Tidak hanya seniman rupa hingga visual saja, tetapi juga sudah mulai banyak street artist yang ikut terjun ke NFT, lho! Hal ini menunjukkan bahwa adopsi seni terhadap NFT sebenarnya bersifat tidak terbatas.

    Baca juga: Atasi Era Digital dengan Digitalisasi Karya Seni 2 Dimensi

    Migrasi street art ke NFT ini tentunya diawali dengan banyaknya mural artists ternama yang menjual mural miliknya ke dalam NFT. Jadi, dilakukan digitalisasi karya seni untuk kemudian menerbitkannya ke dalam NFT. Umumnya, para seniman menaruh karya seni tersebut dalam sebuah lelang. Hal ini tentunya menambah daftar adopsi NFT oleh seni konvensional, dalam hal ini adalah street art.

    4 Mural Artists yang Menjual Karyanya Menjadi NFT

    Nah, berikut ini terdapat 4 seniman mural Artists yang menjual karyanya menjadi NFT:

    1. Loro Masnah (Another Flex on the Wall)

    Pada Oktober lalu, seorang seniman mural asal Kolombia bernama Loro Masnah bersama timnya menggambar mural di tembok di Williamsburg, berupa replikasi dari koleksi NFT ternama yang telah terjual sebelumnya. Proses penggambaran mural ini tentunya bisa terjadi setelah mendapatkan izin dari para pemilik gedung juga kolektor NFT.

    The wall

    “Street Cool Cat “The Beast” 2665” oleh Another Flex on the Wall

    Masnah membuka kesempatan bagi para kolektor untuk mendapatkan jatah karya seni mural di atas tembok tersebut, dengan cara membeli koleksi NFT spesialnya yang diberi nama “Another Flex on the Wall” terlebih dulu. Beberapa koleksi NFT yang berhasil di-recreate oleh Masnah, antara lain “Cool Cat “The Beast” 2665” dan “Board Ape “CryptoPainter” #768”.

    2. Pascal Boyart

    Seniman mural yang satu ini awalnya dikenal dengan muralnya yang bertajuk “Liberty Leading the People”. Tidak hanya di atas tembok saja, ia kemudian mengubah karya seni tersebut ke dalam versi digital dan di-mint menjadi NFT. 

    Nft project

    “Contemplations of the Red Jester” oleh Pascal Boyart

    Tidak sampai situ saja, Boyart juga menjual versi digital dari muralnya yang lain ke dalam bentuk NFT yang bertajuk “Contemplations of the Red Jester”. NFT tersebut berhasil terjual di harga USD 112.000 pada akhir Februari lalu. Hingga saat ini, Boyart sudah mendigitalisasi lebih dari 10 mural miliknya menjadi NFT.

    3. Jason Peterson

    Seniman yang satu ini sebenarnya merupakan seorang fotografer asal Amerika Serikat, tetapi berhasil berkolaborasi dengan seniman Tubszilla dalam menggambar sebuah mural dengan konsep potret dari Kanye West. Untuk mengapresiasi jutaan pengunjung yang telah mendatangi lokasi mural di West Loop Chicago, Peterson akhirnya memutuskan untuk menjadikan mural tersebut menjadi NFT.

    Mural NFT art street

    “41°53’07.9″N 87°39’04.9″W Mural NFT” oleh Jason Peterson

    Hal unik dari NFT ini adalah Peterson juga menyediakan QR code pada mural, yang jika di-scan maka akan muncul siapa saja para pemilik dari NFT tersebut. NFT ini berhasil dilelang pada bulan Oktober lalu dan terjual di harga 1512 AVAX atau sekitar 119.296 USD (harga fluktuatif).

    4. Austin Zucchini-Fowler

    Pada Maret lalu, seniman mural Austin Zucchini-Fowler meluncurkan NFT berupa versi digital dari mural miliknya yang sangat terkenal, bertajuk “Healthcare Hero”. Mural yang terletak di Colfax Avenue ini mengisahkan perjuangan tenaga kesehatan dalam melawan pandemi COVID-19.

    Mural digital

    “Healthcare Hero” oleh Austin Zucchini-Fowler

    Zucchini-Fowler kemudian menjadikan mural tersebut ke dalam versi digital dan melelangnya sebagai NFT. Pelelangan ini berlangsung mulai tanggal 31 Maret hingga 12 April 2021 lalu. Hingga kini, Zucchini-Fowler telah merilis banyak NFT yang merupakan versi digital dari mural miliknya.

    Ternyata, partisipasi para mural artists terhadap blockchain khususnya NFT sudah mulai meningkat. Hal ini membuktikan bahwa NFT tidak terbatas hanya untuk seniman rupa saja, tetapi seniman lain juga bisa ikut serta menjual karya seninya dalam bentuk digital. Bagi Anda yang tertarik dengan NFT, segera daftarkan diri Anda sebagai Official Partner (Kreator) dan juga Creator (Kolektor) di TokoMall!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Perbedaan Seni dan Desain!

    Apa perbedaan seni dan desain? Bagi Anda yang ingin terjun di dunia seni, pertanyaan semacam ini tentu pernah terlintas dalam pikiran. Keduanya terlihat saling berhubungan dan tak bisa dipisahkan. Nah, alangkah baiknya sebelum berkarya, simak ulasan mengenai perbedaan seni dan desain berikut ini!

    Seni vs Desain, Serupa tapi Tak Sama

    Selama ini, batas antara seni dan desain selalu menjadi perbedaan. Ada yang menganggap bahwa desain adalah sebuah seni. Namun, tidak sedikit juga yang menentang. Beberapa orang tidak memasukkan desain sebagai sebuah karya seni karena desain dinilai tidak punya “power” untuk menggugah emosi.

    Akan tetapi, jika ditelisik lebih lanjut, memang seni cenderung lahir karena pemikiran penciptanya. Sementara itu, desain umumnya lahir karena ada kehendak lain di luar pembuatnya. Maka dari itu, seni dianggap punya kemampuan untuk menggugah emosi penikmatnya, sedangkan desain tidak. Untuk memahami apa saja poin yang membedakan seni dan desain, terus simak artikel ini.

    Memahami Perbedaan Seni dan Desain

    Memahami Perbedaan Seni dan DesainJika dilihat dari sudut pandang tertentu, seni dan desain memang terlihat serupa. Beberapa elemen dari keduanya pun membuat seni dan desain bisa bersimpangan di satu titik. Untuk memudahkan Anda memahami perbedaan seni dan desain, 5 poin  di bawah ini bisa dijadikan acuan dasar.

    1. Definisi

    Dari definisi, seni dan desain sudah berbeda. Seni merupakan bentuk ekspresi diri atas ide atau gagasan kreatif maupun imajinatif yang dimiliki penciptanya. Sedangkan desain di sisi lain adalah hasil pemikiran desainer atas sebuah rencana untuk menyelesaikan sebuah problem yang ada lebih dulu.

    2. Pemicu dan Pendorong

    Definisi tersebut kemudian menjelaskan bahwa seni dan desain lahir karena penyebab yang berbeda. Seni lahir karena dipicu oleh kondisi internal penciptanya (gagasan kreatif). Sedangkan desain muncul karena adanya suatu kondisi eksternal pembuatnya (problem yang sudah ada yang berasal dari luar diri pembuatnya).

    Di sisi lain, seni lahir dengan dorongan pengalaman sang seniman. Seniman mengalami suatu kejadian yang kemudian menjadi dasar penciptaan karyanya. Sementara itu, desain lahir dari dorongan kepada desainer untuk menemukan solusi pemecah masalah. Desainer menghasilkan sebuah desain sebagai sebuah jawaban atas suatu permasalahan yang sedang terjadi.

    3. Cakupan

    Cakupan seni tidak terbatas karena seniman membuatnya atas kemauan yang datang dari dalam dirinya. Sedangkan, desain bersifat terbatas dan dapat diperbaiki. Sebab, desain pada dasarnya muncul karena adanya suatu masalah yang butuh penyelesaian. Oleh karenanya, pembuatan desain harus menyesuaikan dengan masalah tersebut agar bisa menjadi solusi.

    4. Interpretasi dan Tujuan

    Interpretasi seni sangat variatif, bergantung pada background dan pengalaman orang yang mengamatinya. Maka, tidak mengherankan lagi jika penafsiran sebuah lukisan, misalnya, bisa sangat beragam. Di sisi lain, interpretasi desain sebisa mungkin tidak menimbulkan perbedaan tafsir. Jika terdapat perbedaan tafsir, maka desain tersebut dianggap ambigu dan kurang meyakinkan sebagai solusi masalah.

    5. Atribut

    Poin terakhir perbedaan seni dan desain adalah atribut. Seni identik dengan kreativitas, inovasi, serta ekspresi. Sedangkan, desain lebih dekat dengan sifat praktis dan gagasan cerdas yang intuitif karena fungsinya sebagai pemecah masalah.

    Peluang bagi Seni dan Desain dalam NFT

    Sekarang, mari membahas hubungan seni dan desain dalam NFT. Dari keduanya, manakah yang bisa dijadikan aset digital NFT?

    Ternyata, baik seni maupun desain bisa dijadikan aset digital melalui NFT. Jadi, baik seniman maupun desainer sama-sama bisa mengambil peran di NFT. 

    Melalui NFT, seniman tidak perlu takut karyanya dijiplak tanpa ada pemenuhan hak cipta. Pasalnya, NFT memungkinkan seniman untuk memberikan ’identitas’ unik bagi tiap karya yang dibuatnya.

    Begitu pun dengan desainer. Dengan adanya NFT, desainer bisa mengamankan desain yang sudah mereka buat. Tidak perlu khawatir lagi dengan pencurian desain yang merugikan Anda sebagai perancang desain. Sebab, desain yang telah menjadi aset digital NFT dilengkapi dengan identitas khusus dan disimpan dalam blockchain.

    Contoh Seni dan Desain dalam Bentuk NFT

    Berikut ini terdapat contoh dari seni dan juga desain yang dijadikan ke dalam bentuk NFT, yaitu:

    1. Seni

    Contoh karya seni yang dijadikan NFT ini berhasil menjadi salah satu NFT art termahal sepanjang tahun 2021. Bagaimana tidak, kreator di balik NFT ini merupakan seorang digital artist kenamaan yaitu Beeple. 

    NFT yang diberi judul “Ocean Front” ini sengaja dibuat untuk menggambarkan bahaya dari perubahan iklim di dunia dan memberikan peringatan bagi manusia. NFT ini berhasil terjual di Nifty Gateway dengan harga 6 juta USD, lho!

    NFT art2. Desain

    Selain seni, ada pula NFT yang berupa sebuah desain, contohnya seperti NFT berikut ini yang menggambarkan desain dari sebuah bangunan pertokoan, dengan salah satu bagiannya merupakan sebuah cafe. NFT yang diberi judul “Downtown Cafe #1” ini merupakan hasil karya Merchant bernama Architect_NFT dan sudah di-minting di TokoMall. 

    Merchant tersebut merupakan seorang mahasiswa jurusan arsitektur yang juga terjun ke dunia NFT. NFT yang satu ini dibanderol harga Rp500.000,00 atau sekitar 21,89 TKO, serta telah tersedia untuk diperjualbelikan.

    seni NFT paling topBaca juga: Ternyata Inilah Penyebab NFT Menjadi Mahal!

    Nah, itu dia perbedaan seni dengan desain. Dilihat dari tujuan pembuatannya saja, seni dan desain sudah sangat berbeda. Satu dibuat sebagai bentuk ekspresi, sedangkan lainnya merupakan solusi atas suatu problem. Meski berbeda, keduanya secara umum tetap bisa dijadikan aset digital melalui NFT, lho. Jadi, tunggu apa lagi? Setelah membaca artikel ini, langsung ciptakan karya NFT pertama Anda melalui TokoMall!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tidak Hanya Dinikmati, Kini Kopi Barista Merambah ke Project NFT

    Apakah Anda penggemar kopi? Sudah beberapa waktu terakhir, banyak kedai kopi kekinian yang hadir dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Nggak hanya kopi, barista atau orang yang ahli dalam membuat kopi pun menjadi salah satu pekerjaan yang diminati anak muda seiring menjamurnya industri kopi.

    Kopi dan Barista, Dua Hal yang Tak Bisa Dipisahkan

    Untuk menghadirkan kopi yang nikmat, dibutuhkan dua hal, yakni jenis sajian kopi itu sendiri dan juga keterampilan barista. 

    Kopi memiliki rasa yang relatif berbeda-beda, tergantung jenis serta bahan campuran yang ditambahkan. Misalnya saja, Americano adalah salah satu jenis yang disukai para penggemar kopi tulen karena memiliki rasa pahit dan tidak semua orang menyukai taste pahit yang rich.

    Meskipun begitu, saat ini banyak bahan yang dipadupadankan ke dalam kopi untuk membuat rasa yang beda dan tetap bisa dinikmati oleh mereka yang tidak menyukai kopi sekalipun, seperti halnya menambahkan susu, caramel, jus alpukat, gula aren, dan lain-lain. Nah, akhirnya kopi pun bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

    Selain inovasi yang menjadikan kopi semakin nikmat, aspek penting selanjutnya adalah barista. Barista merupakan seseorang yang menyajikan kopi secara profesional yang membutuhkan keterampilan serta pelatihan secara khusus. Nggak hanya dituntut harus menghadirkan sajian kopi yang nikmat, barista juga perlu memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik ketika melayani konsumen.

    Dengan begitu, konsumen tidak hanya mendapatkan kenikmatan kopi, tetapi juga mendapat experience yang lebih kaya dengan sentuhan personal.

    Nah, selain banyak diminati karena kenikmatannya, kopi ternyata juga populer hingga ke dunia NFT, lho! Penasaran bagaimana ceritanya? Yuk, simak bersama!

    Crypto Barista, Project untuk Kafe NFT

    Selain hadir untuk memberikan kenikmatan bagi para penggemarnya dengan suguhan pada secangkir kopi, kopi sudah mulai merambah ke dunia NFT dengan segudang inovasinya. Salah satu project NFT yang telah diciptakan oleh sebuah industri kopi adalah Crypto Barista.

    Crypto Barista adalah hand-drawn characters yang pembeliannya dapat mendukung kehadiran kafe berdana NFT pertama di New York City. Pada musim pertama Crypto Barista, terdapat 60 karakter kopi barista lucu yang diciptakan oleh seorang ilustrator bernama Tony Bui dan Coffee Bros.

    Coffee bros

    Sumber: https://cryptobaristas.com/

    Nah, Coffee Bros sendiri merupakan perusahaan kopi pertama yang memiliki inovasi serta keberanian untuk merambah ke dunia NFT. Selain itu, Coffee Bros adalah pihak yang menginisiasi project Crypto Barista ini, lho!

    Ini Dia Tujuan Dibentuknya Crypto Barista!

    Selanjutnya, apa sih maksud dan tujuan dibentuknya Crypto Barista ini?

    Jadi, Crypto Barista hadir untuk membangun komunitas yang memiliki preferensi dan kemauan untuk melakukan apresiasi terhadap karya seni, entrepreneurship, inovasi, hingga apapun yang berhubungan dengan kopi. 

    Crypto Barista

    Sumber: https://coffeebros.com/blog/how-to-buy-nfts-a-quick-overview/

    Dan Hunnewell (4/11/21), yaitu founder dari Coffee Bros (The Regalia Roasting Collective) mengatakan jika Crypto Barista ini juga memiliki ambisi utama untuk membuka ruang terbuka di New York City, di mana karya seni dan inovasi saling bersatu.

    Baca Juga: Terus Berkembang, Masa Depan NFT Akan Hadir di Sektor Ini!

    Apa yang Didapatkan dari Crypto Barista?

    Setelah mengetahui tujuan dan maksud dibentuknya Crypto Barista, apa sih yang akan didapatkan pemilik Crypto Barista?

    Bisa dibilang, pemilik Crypto Barista akan mendapat beberapa hal menarik yang nggak pernah kita pikirkan sebelumnya, di antaranya adalah:

    1. Caffeinated Perks

    Pemilik Crypto Barista akan mendapat Caffeinated Perks, yaitu sebutan untuk menikmati fasilitas di Coffee Bros, mencicipi kopi eksklusif, hingga mendapat diskon merchandise Crypto Barista.

    2. Barista Bank

    15% dari semua dana yang terkumpul melalui project NFT dan penjualan merchandise akan disimpan dan pemilik Crypto Barista memiliki hak secara penuh dalam mengontrol dana tersebut.

    Dana tersebut akan digunakan untuk beberapa hal, seperti keperluan donasi dalam industri kopi, membuat project baru, atau sebagai dana pengembangan untuk project yang sedang berlangsung.

    3. Hak Voting Project

    Pemilik Crypto Barista memiliki hak dalam pembuatan keputusan untuk berbagai hal, yakni konsep karakter baru, arah musim kedua dan musim berikutnya, serta penggunaan 15% dana dalam Barista Bank.

    Cara Mudah Mendapatkan NFT Crypto Barista

    Sebenarnya, cara untuk membeli NFT Crypto Barista sangat mudah, kok! Kalau Anda tertarik untuk memiliki salah satu dari 60 karakter Crypto Barista yang tersedia pada musim pertama, berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:

    1. Beli ETH terlebih dahulu pada crypto exchange, salah satunya Tokocrypto
    2. Setelah itu, buat crypto wallet seperti Metamask
    3. Transfer ETH yang sudah Anda beli di Tokocrypto ke akun Metamask agar lebih mudah untuk melakukan transaksi ke sejumlah marketplace ternama
    4. Masuk ke marketplace Rarible dan sambungkan akun Metamask
    5. Cari akun “Crypto Barista”
    6. Temukan karakter Crypto Barista favorit Anda dan beli menggunakan ETH

    Selamat! Karakter kopi barista dari Crypto Barista yang lucu sudah menjadi milik Anda! Eits, tapi jangan lupa untuk memperhatikan besaran nominal gas fee, ya! Harga gas fee yang tidak menentu dapat membuat nominal NFT lebih mahal daripada sebelumnya.

    Baca Juga: Ketahui Alasan Kenapa Gas Fee Mahal dan Cara Kerjanya

    Itulah ulasan singkat mengenai kopi barista dan project NFT yang sangat menarik. Jika Anda ingin mencari NFT art lainnya, Anda bisa menemukannya di TokoMall, lho! Sebagai NFT marketplace  pertama di Indonesia, di TokoMall Anda bisa menemukan beragam karya spektakuler dari berbagai kreator! 

    Tunggu apalagi? Kunjungi Tokomall dan segera miliki NFT art favorit Anda!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NFT KPOP: Tak Mau Kalah, JYP dan SM Entertainment Ikutan Rilis NFT!

    Beberapa waktu belakangan, publik terus diramaikan oleh gencarnya perkembangan dari Non-Fungible Token atau NFT di berbagai negara. Salah satunya kabar terbaru datang dari JYP Entertainment yang akan merilis NFT  Kpop agar bisa dikoleksi oleh para penggemarnya!  

    Jauh dari hadirnya berita tersebut, NFT sejatinya memang bisa hadir dalam beberapa bentuk. Mudahnya, NFT merupakan pengaplikasian teknologi kripto yang berjalan di atas sistem blockchain, yang di mana pemiliknya memiliki sertifikat keaslian yang menyatakan bahwa aset tersebut tak bisa tergantikan atau dibuat ulang. NFT sendiri bisa berbentuk foto, digital painting, avatar atau item untuk games, lagu, gif, video, atau bahkan dalam bentuk tulisan. 

    Wah, lalu seperti apa sih NFT Kpop tersebut? Yuk, simak selengkapnya!

    Wacana JYP & SM untuk Dirikan NFT dalam Waktu Dekat

    Dilansir dari Band Wagon Asia mengumumkan jika JYP Entertainment, sebuah perusahaan label musik dan agensi asal Korea Selatan telah mengungkapkan bahwa mereka siap memasuki dunia NFT. JYP Entertainment bekerja sama untuk meluncurkan platform dengan Dunamu, sebuah exchange aset kripto di Korea Selatan yang dimana nantinya akan memproduksi dan juga mendistribusikan barang-barang digital yang akan mereka NFT-kan. 

    Sedikit informasi JYP Entertainment menaungi banyak idol terkenal seperti Twice, 2 PM, Stray Kids, Itzy, dan Day 6. Dengan begitu nantinya platform ini berguna untuk mendistribusikan konten dari idol-idol K-pop tersebut. 

    Oh iya, JYP Entertainment juga telah bekerja sama dengan SM Entertainment, lho. JYP Entertainment membeli sebagian saham SM Entertainment yang ada di platform Dear U Bubble, yakni sebuah platform yang memungkinkan Anda chat secara personal dengan idol kesayangan Anda. 

    Wah, kalau begini, tak menutup kemungkinan untuk SM Entertainment akan membuat NFT juga!

    Beberapa Karya K-pop yang Dijadikan NFT

    Brave Girls merupakan salah satu grup idol K-pop yang terdiri dari 5 anggota perempuan telah merilis NFT edisi terbatas pada bulan Juni 2021 di acara bertajuk “Irreplaceable Brave Girls, Be Mine with NFT”. Brave Girls bekerjasama dengan Upbit, sebuah platform exchange untuk meluncurkan NFT yang berbentuk ilustrasi Brave Girls berwarna, hitam putih, dan versi sketsa. Ilustrasi ini diberikan secara acak kepada penggemar dalam rangka comeback serta perilisan mini album kelima dari grup idol ini. 

    Sebulan setelahnya, penyanyi K-pop Se7en juga merilis single pertamanya setelah vakum yang bertajuk “Mona Lisa” beserta NFT dari lagu tersebut bersama NFT Mania. Lagu “Mona Lisa” merupakan lagu yang beraliran pop funky yang menghadirkan kepiawaian penyanyinya dalam memainkan gitar. Oh iya, lagu ini pun juga ditulis serta digubah langsung oleh Se7en sendiri, lho

    Bagi pecinta Idol K-pop mungkin sudah tak asing dengan mengoleksi berbagai album, merchandise seperti poster maupun photocard dari para idola mereka. Dengan pengadopsian NFT ke merchandise tersebut tentunya memberikan keuntungan bagi sang kolektor dan juga idol. 

    Lalu mari kita ambil contoh pada photocard. Dengan diubahnya photocard tersebut menjadi digital dan sudah ditokenisasi menandakan hal ini akan terjamin keaslian dari photocard versi NFT tersebut. Karena kembali ke prinsip dasar dari NFT yang dimana ia merupakan bukti kepemilikan suatu item yang memiliki keunikannya tersendiri. Oleh sebab itu, tentunya photocard yang telah di-NFT-kan ini akan terjamin keasliannya. 

    Selain itu, karena bentuknya yang sudah digital, tentunya akan meminimalisir photocard rusak atau hilang. Wah, tentunya hal tersebut akan menjengkelkan apabila Anda berniat untuk mengoleksinya. Nah, satu hal yang paling menarik dari photocard versi NFT ini adalah ia bisa menjadi ajang investasi Anda! 

    NFT K-pop mungkin hanya akan menjadi salah satu bagian dari semakin berkembangnya pengadopsian NFT di beberapa aspek kehidupan kita. So, apakah Anda tertarik untuk mengoleksi NFT atau bahkan menjadi kreatornya? Yuk, daftarkan diri Anda di www.mall.tokoscape.com sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Aplikasi NFT Art yang Mudah dan Perlu Kamu Coba

    Dari sekian banyak jenis, NFT yang paling marak diperjualbelikan adalah NFT art. Ini tidak lain disebabkan oleh cara pembuatannya yang cenderung lebih sederhana dibandingkan dengan pembuatan NFT musik, gim, meme, nama domain, dan lainnya. 

    Memangnya, apa itu NFT art?

    NFT art adalah karya seni visual yang diperjualbelikan dalam berbagai format, mulai dari video, gambar, foto, hingga GIF. Sampai saat ini, NFT art menduduki posisi tertinggi sebagai karya NFT yang paling banyak diminati sekaligus paling mahal. Dikuti dari Ruang Negeri, NFT art dari Beeple bisa terjual dengan harga 69 juta USD.

    Selain keuntungan yang menggiurkan, NFT art juga cukup mudah dibuat dengan menggunakan aplikasi pembuat NFT sebelum akhirnya diunggah ke berbagai platform jual beli  NFT. Cek deretan aplikasi pembuat NFT art di bawah ini!

    Apa itu Aplikasi NFT?

    Aplikasi NFT adalah platform yang bisa digunakan oleh para kreator untuk memuat dan menjual karya seni buatannya. Tak hanya ditujukan bagi para kreator, aplikasi NFT juga bisa digunakan oleh mereka yang ingin mengoleksi berbagai karya seni dari kreator favoritnya.

    Intinya, aplikasi NFT adalah platform yang mempertemukan keduanya, sama seperti pasar tradisional yang mempertemukan pedagang dan pembeli. Saat ini, sudah banyak sekali aplikasi NFT yang bisa Anda gunakan, salah satunya adalah TokoMall. Di sana, Anda bisa melakukan jual beli karya NFT dan berpeluang mendapatkan aset sekaligus keuntungan dari transaksi tersebut.

    Untuk bisa memuat karya ke aplikasi NFT, tentu Anda harus membuat karyanya terlebih dahulu. Tidak perlu khawatir, di era digital yang sudah semakin maju ini, ada banyak aplikasi pembuat NFT yang bisa Anda akses secara mudah untuk bisa menghasilkan berbagai karya seni visual yang unik.

    Baca juga: Mengenal Apa itu OpenSea dan Cara Mendaftarnya

    4 Aplikasi untuk Membuat NFT Art

    contoh aplikasi nft

    Reference

    Untuk mengunggah karya NFT, Anda bisa menggunakan empat aplikasi pembuat NFT art berikut. Simak detailnya berikut ini!

    SketchAR

    aplikasi sketchAr

    Source by  SketchAR

    Aplikasi pembuat NFT pertama yang bisa Anda gunakan adalah SketchAR. Aplikasi ini bisa Anda akses lewat smartphone, sehingga tidak perlu ribet jika ingin menghasilkan sebuah karya seni NFT. Keuntungan lainnya dari aplikasi ini adalah Anda bisa mendapatkan drawing tools dan digital canvas untuk membuat NFT art Anda sendiri.

    Jika Anda kesulitan dengan proses kreatif menggambar, SketchAR juga akan memberikan petunjuk cara menggambar dengan bantuan teknologi augmented reality. Anda bisa mengikuti garis pola yang telah disediakan di layar dan ikuti pola tersebut dengan membuat garisnya di layar smartphone Anda.

    PixelChain

    aplikasi pixelchain

    Source by PixelChain

    Aplikasi berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk membuat NFT art sendiri adalah PixelChain. Sesuai dengan nama aplikasinya, PixelChain hadir untuk Anda yang ingin membuat berbagai gambar pixel dan mengunggahnya ke berbagai aplikasi NFT. Tak hanya itu, Anda juga bisa melihat berbagai contoh pixel art yang telah disediakan oleh aplikasi ini.

    NFT GO

    aplikasi nft go

    Source by NFT Go

    Sama seperti beberapa aplikasi di atas, NFT GO juga bisa digunakan untuk membuat NFT art Anda sendiri. Namun, aplikasi ini tak hanya bisa digunakan untuk membuat NFT art, tapi juga bisa untuk mengunggahnya sekaligus ke berbagai aplikasi NFT terkemuka seperti OpenSea. Oh iya, aplikasi pembuat NFT ini juga bisa digunakan di smartphone Anda, lho! Tapi masih terbatas pada pengguna iOs saja, ya.

    Ibis Paint X

    aplikasi ibis paint x

    Source by Ibis Paint X

    Aplikasi berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk membuat NFT art adalah Ibis Paint X. Aplikasi ini bisa menghasilkan gambar-gambar kartun, seperti halnya karakter manga dan berbagai kartun lainnya di film Jepang. Jika Anda adalah penggemar kebudayaan Jepang, aplikasi ini cocok untuk memenuhi kebutuhan Anda dalam membuat NFT art. Setelah membuat NFT art, Anda bisa mengunggahnya di berbagai aplikasi NFT, seperti TokoMall.

    Pada akhirnya, membuat NFT tidak hanya sekedar membuatnya di aplikasi pembuat NFT lalu menjualnya pada platfrom jual-beli NFT. NFT art yang dapat menjual tentu harus bernilai dan punya unsur kelangkaan. Yuk, daftarkan diri Anda sebagai Official Partner di TokoMall, platform NFT pertama di Indonesia. Oh iya, Anda juga bisa bergabung dengan komunitas resmi TokoMall di Discord duntuk dapatkan informasi terkini mengenai dunia NFT!



    Sumber : news.tokocrypto.com