Tag: jurusan

  • Djarum Beasiswa Plus 2025 Buka Pendaftaran, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus 2025 tengah dibuka mulai 6 Mei-11 Juli 2025. Mahasiswa semester 4 dari berbagai kampus mitra dapat mendaftar.

    Djarum Beasiswa Plus adalah beasiswa prestasi bagi mahasiswa S1 dan D4 perguruan tinggi negeri dan swasta mitra. Beasiswa ini meliputi dana beasiswa; pelatihan soft skills pembangunan bangsa, karakter, dan kepemimpinan; kompetisi; dan pengalaman internasional.

    Lebih lanjut pada program Community Empowerment, penerima beasiswa atau beswan Djarum akan merespons masalah sosial di lingkungan masing-masing. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa akan menerapkan ilmu yang telah dipelajari lewat berbagai pelatihan.


    Syarat Djarum Beasiswa Plus 2025

    • Mahasiswa S1/D4 semua jurusan
    • Sedang kuliah semester 4
    • IPK minimal 3.00 pada semester 3
    • Dapat mempertahankan IPK minimal 3.00 hingga akhir semester 4
    • Aktif mengikuti kegiatan organisasi di dalam maupun luar kampus
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
    • Kuliah di mitra perguruan tinggi beasiswa, cek dengan klik DI SINI.

    Tahap Seleksi

    • Seleksi administrasi
    • Tes tulis (daring)
    • Wawancara

    Jadwal Beasiswa Djarum 2025

    • Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus: 6 Mei-11 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 12 Juli-15 Juli 2025
    • Tes tulis online: 16 Juli-29 Juli 2025
    • Tes dan wawancara: 30 Juli-5 Oktober 2025
    • Pengumuman Beswan Djarum 2025/2026: 10 Oktober 2025

    Informasi Djarum Beasiswa Plus lebih lanjut dapat diakses di laman www.djarumbeasiswaplus.org dan akun Instagram @djarumbeasiswaplus. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa BCA Finance Peduli 2025 buat Mahasiswa, Dana Rp 3,5 Juta per Semester


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa BCA Finance Peduli 2025 dibuka mulai 2 Mei-13 Juni 2025. Mahasiswa aktif program sarjana (S1) dan sarjana terapan (D4) minimal semester 4 bisa mendaftar beasiswa ini.

    Beasiswa dari PT BCA Finance ini berupa bantuan dana pendidikan Rp 3,5 juta per semester mulai semester 5-8 serta pelatihan dan pembekalan dunia kerja. Sasarannya adalah mahasiswa berprestasi yang terkendala ekonomi dan belum terfasilitasi oleh beasiswa manapun, seperti dikutip dari laman resminya.


    Syarat BCA Finance Peduli 2025

    Bagi mahasiswa yang berminat mendaftar, simak dan penuhi persyaratan berikut:

    • Merupakan mahasiswa di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) semua jurusan
    • Sedang menempuh kuliah program sarjana (S1) atau sarjana terapan (D4)
    • Sedang kuliah minimal semester 4
    • IPK dan IPS terakhir minimal:

    – Mahasiswa PTN: IPK minimal 3.20,IPS 3.00

    – Mahasiswa PTS: IPK minimal 3.40, IPS 3.20

    • Softcopy surat keterangan tidak mampu (SKTM) terbaru dari kelurahan sesuai dengan daerah asal pada KTP
    • Softcopy tagihan rekening listrik 2 bulan terakhir yang sesuai dengan alamat asal pada KTP, atau bukti pembelian token listrik 2 bulan terakhir
    • Softcopy surat keterangan dari fakultas yang menyatakan mahasiswa bersangkutan tidak sedang menerima beasiswa dari tempat lain
    • Aktif berorganisasi kemahasiswaan, karang taruna, atau organisasi nonpolitik lainnya (jika tidak aktif tetapi berprestasi di bidang akademik, maka dipersilakan mendaftar)
    • Tidak pernah terlibat dalam tindak kasus pidana atau kasus perdata
    • Tidak terlibat penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza)
    • Lampiran dikirimkan jika lolos seleksi beasiswa tahap 1

    Cara Daftar

    • Buka https://bit.ly/PendaftaranBeasiswaBCAF2025
    • Ikuti alur pendaftaran di laman formulir pendaftaran
    • Pendaftar memperoleh ID peserta dan link psikotes via email
    • Ikuti psikotes dengan ID peserta, oastikan sinyal baik karena hanya dapat dilakukan 1 kali dalam batas waktu 10 menit
    • Simpan ID peserta untuk proses selanjutnya.

    Informasi lebih lanjut mengenai BCA Finance Peduli 2025 dapat diakses di laman https://bcafinance.co.id/faq atau klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa vivo NexGen Scholars 2025 Dibuka, Mahasiswa Bakal Bebas UKT Selama 4 Tahun!



    Jakarta

    Perusahaan teknologi vivo resmi membuka program Beasiswa Vivo NexGen Scholars 2025. Siapa saja yang boleh mendaftar? Simak di bawah ini.

    Beasiswa ini telah diluncurkan pada 14 April dan pendaftarannya akan ditutup pada 22 Juni 2025 mendatang. Pada pendaftaran tahun ini,vivo memberikan 60 kuota beasiswa penuh bagi calon mahasiswa terpilih dari jalurSNBP danSNBT untuk menempuh pendidikan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) selama 4 tahun.

    Adapun pemilihan PENS sebagai kampus mitra didasarkan pada reputasinya sebagai salah satu politeknik terbaik di Indonesia. Menurut pemeringkatan Webometrics 2024, PENS menempati peringkat pertama di antara seluruh politeknik di Indonesia.


    “Kami percaya bahwa investasi di bidang pendidikan adalah langkah strategis untuk membangun masa depan bangsa. Melalui vivo NexGen Scholars, kami membuka lebih banyak akses pendidikan di bidang sains dan teknologi agar generasi muda Indonesia siap bersaing dan menjawab tantangan industri global,” ujar Alexa Tiara, Public Relations Manager vivo Indonesia dalam keterangan resminya dikutip Rabu (16/4/2025).

    Ada Pengembangan Kapasitas dan Mentoring

    vivo juga bekerja sama dengan Hoshizora Foundation dalam memberikan bantuan finansial dan menyediakan pengembangan kapasitas serta mentoring bagi para penerima beasiswa.

    “Kami juga bekerja sama dengan Hoshizora Foundation untuk memastikan pendampingan yang berkelanjutan bagi para penerima beasiswa. Harapannya, program ini tidak hanya mendorong peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga turut memperkuat ekosistem tenaga kerja Indonesia agar lebih terampil, adaptif, dan kompetitif di masa depan,” imbuh Alexa.

    Syarat Beasiswa vivo NexGen Scholars 2025

    Siswa yang tertarik mendaftar Beasiswa vivo NexGen Scholars 2025 wajib memenuhi syarat berikut:

    1. Mahasiswa/i dengan status mahasiswa/i baru atau semester 1 pada tahun 2025 yang terdaftar di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) jenjang pendidikan Diploma IV (D4) dengan jurusan Teknik Elektronika, Teknik Elektro Industri, Teknik Informatika, Teknik Telekomunikasi, Teknologi Game, dan Sains Data Terapan.
    2. Warga Negara Indonesia (WNI) dan berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.
    3. Memiliki nilai akademik yang baik saat berada di jenjang SMA/sederajat, dibuktikan dengan nilai rata-rata rapor minimal 85.
    4. Memiliki prestasi akademik dan nonakademik selama SMA/sederajat, dibuktikan dengan fotokopi atau scan piagam prestasi lomba.
    5. Berkomitmen untuk menyelesaikan studi di PENS dengan jurusan yang telah ditentukan.

    Tahapan Seleksi Beasiswa vivo NexGen Scholars 2025

    1. Seleksi Dokumen dan Esai
    Pada tahap pertama, pendaftar wajib mengunggah dokumen dan esai yang diminta melalui platform pendaftaran. Dari seluruh pendaftar, akan disaring 100 siswa untuk masuk ke tahap wawancara.

    2. Wawancara
    Peserta yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya akan mengikuti sesi wawancara secara daring. Dari proses ini, 80 peserta akan dipilih untuk lanjut ke tahap akhir.

    3. Pemeriksaan Latar Belakang
    Terakhir, akan dilakukan wawancara daring dengan orang tua/wali serta verifikasi kondisi tempat tinggal. Dari tahap ini, 60 siswa terbaik akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

    Informasi lebih lengkap mengenai pendaftaran Beasiswa vivo NexGen Scholars 2025 dapat dicek melalui https://hoshizora.org/vivo-nexgen-scholars/. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Tanoto Foundation Buka Fellowship Program 2025, Siap Cetak Pemimpin Muda



    Jakarta

    Baru lulus kuliah dan punya mimpi besar untuk memajukan pendidikan Indonesia? Ingin belajar langsung dari para pakar pendidikan dan sambil terjun langsung membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik? Ini saatnya bergabung dalam Tanoto Foundation Fellowship Program Cohort 2025!

    “Tanoto Foundation Fellowship Program adalah kesempatan bagi generasi muda yang ingin belajar langsung dari para ahli pendidikan dan terjun langsung ke lapangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Tahun ini adalah angkatan kedua setelah program ini kami luncurkan pertama kali di tahun 2024 lalu,” ujar Head of Leadership Development & Scholarship Michael Susanto, dalam keterangan tertulis, Selasa (8/4/2025).

    Program yang diluncurkan pada tahun 2024 oleh Tanoto Foundation, organisasi filantropi independen di bidang pendidikan yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada tahun 1981 ini, dirancang khusus untuk membentuk aktor-aktor pembangunan yang akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.


    “Program ini dirancang untuk generasi muda yang ingin membangun karir dan berkontribusi di bidang sosial. Kami harap dari program ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berdampak untuk pendidikan dan pembangunan Indonesia,” kata Michael.

    Selama satu tahun penuh, para peserta terpilih atau disebut Tanoto Fellows akan ditempatkan di salah satu kantor regional Tanoto Foundation-yakni di Riau, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur-untuk belajar sambil berkarya langsung di lapangan.

    Dalam program ini, Tanoto Fellows tidak hanya akan mendapat pengalaman transformatif, namun juga manfaat lain yang terdiri dari:

    1. Dukungan pengembangan kepemimpinan berbasis proyek

    2. Dukungan pengalaman belajar, coaching, dan mentoring dari pakar

    3. Dukungan uang saku bulanan yang kompetitif selama program berjalan dan dana pengembangan inisiatif sosial di akhir program

    4. Akses menjadi bagian dari Tanoto Fellows Network yaitu komunitas alumni yang berorientasi pada pembelajaran seumur hidup dan kolaborasi berkelanjutan dalam sektor pendidikan

    5. serta menjadi mitra kolaborasi Tanoto Foundation dalam memberikan dampak secara luas dan berkelanjutan

    Adapun syarat pendaftaran Tanoto Fellowship Program 2025 adalah sebagai berikut:

    • Warga Negara Indonesia

    • Usia maksimal 26 tahun

    • Lulusan S1 atau S2 dari berbagai jurusan

    • Memiliki aspirasi untuk berkontribusi memperkuat pendidikan Indonesia

    • Bersedia mengikuti program secara penuh selama satu tahun

    Berikut tahapan seleksi yang akan dilalui oleh kandidat:

    1. Pendaftaran online melalui website resmi Tanoto Foundation di bit.ly/TFfellowship2025

    2. Asesmen potensi kepemimpinan yang dilakukan secara daring, bertujuan untuk memetakan potensi kepemimpinan serta profil kandidat.

    3. Studi kasus dan wawancara akhir yang juga dilakukan secara daring, guna menilai keselarasan aspirasi dan nilai-nilai yang dimiliki kandidat peserta program.

    Catat jadwal penting pendaftaran Tanoto Foundation Fellowship Program Cohort 2025 yang dibuka hingga 25 Mei 2025.

    Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi pemimpin masa depan dan agen perubahan untuk pendidikan Indonesia.

    Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, kunjungi link ini atau ikuti updatenya di media sosial Tanoto Foundation di Instagram @tanotoeducation.

    (anl/ega)



    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Toeti Heraty S1-S3 Dibuka, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Pendaftaran Toeti Heraty Scholarship dibuka mulai 18 Maret- 18 April 2025. Mahasiswa S1 hingga S3 yang memenuhi syarat dapat mendaftar.

    Dilansir dari laman Jurnal Perempuan, Beasiswa Toeti Heraty adalah beasiswa untuk perempuan dan kelompok minoritas gender yang menempuh pendidikan tinggi bidang kajian gender dan ilmu filsafat jenjang S1-S3. Beasiswa ini diharapkan mendorong pemberdayaan perempuan Indonesia agar tercipta perubahan sosial dan masyarakat yang berkeadilan gender melalui pendidikan.

    Lebih lanjut, beasiswa ini diharapkan mendukung pendidikan di bidang kajian gender dan ilmu filsafat yang notabene tidak prominen di Indonesia.


    Toeti Heraty (1933-2021) merupakan penulis, filsuf, salah satu pendiri Jurusan Filsafat Universitas Indonesia (UI), dan pendiri Yayasan Jurnal Perempuan (YJP), lembaga nirlaba yang bergerak di di bidang penelitian, pendidikan, dan penerbitan Jurnal Perempuan. Jurnal feminis ini terbit pertama kali pada 1996.

    Semasa hidup, Toeti aktif mengagas inisiatif gerakan perempuan dan seni budaya. Ia percaya pengetahuan dan penelitian tentang gender dan filsafat di Indonesia sangat penting dan perlu senantiasa didukung.

    Beasiswa Toeti Heraty S1-S3

    Program utama Toeti Heraty Scholarship meliputi:

    • Dana beasiswa Rp 15 juta per semester selama 1 tahun bagi mahasiswa S3
    • Dana beasiswa Rp 10 juta per semester selama 1 tahun bagi mahasiswa S2
    • Dana beasiswa Rp 5 juta per semester selama 1 tahun bagi mahasiswa S1
    • Menjadi bagian komunitas Sahabat Jurnal Perempuan
    • Pengembangan wacana feminis dan filsafat melalui ragam program Jurnal Perempuan

    Tahapan Seleksi

    • Seleksi administrasi
    • Seleksi wawancara bagi yang lolos seleksi administrasi

    Pengumuman penerima beasiswa akan disampaikan pada 13 Juni 2025

    Jalur Seleksi

    • Jalur umum
    • Jalur khusus mahasiswi di NTT, Maluku, dan Papua

    Syarat Umum

    • Mahasiswi yang terdaftar di perguruan tinggi di Indonesia dengan program studi kajian gender atau ilmu filsafat, bukan peminatan gender atau tugas akhir dengan tema gender
    • Mahasiswa semua identifikasi gender yang terdaftar di perguruan tinggi di Indonesia dengan program studi kajian gender atau ilmu filsafat, diutamakan bagi sekutu dan aktivis feminis
    • Minimal semester 4 bagi mahasiswa S1, semester 2 bagi S2 dan S3
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain
    • IPK minimal 3.0
    • Memiliki peminatan atau pernah mengikuti kegiatan magang, volunteer di sekolah, kampus, tingkat komunitas, atau organisasi untuk pemberdayaan perempuan
    • Berperspektif gender, memiliki tekad belajar dan aktivisme yang kuat
    • Bersedia magang di Yayasan Jurnal Perempuan selama 3 bulan secara daring

    Syarat Khusus Jalur Mahasiswi NTT, Maluku, Papua

    • Mahasiswi terdaftar di perguruan tinggi di Indonesia
    • Mahasiswi berasal dari NTT, Maluku, Papua dengan program studi sosial humaniora dengan peminatan perkuliahan dan tugas akhir tema gender
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain
    • IPK minimal 3.0
    • Memiliki peminatan atau pernah mengikuti kegiatan magang, volunteer di sekolah, kampus, tingkat komunitas, atau organisasi untuk pemberdayaan perempuan
    • Berperspektif gender
    • Memiliki tekad belajar dan aktivisme yang kuat
    • Bersedia magang di Yayasan Jurnal Perempuan selama 3 bulan secara daring

    Syarat Dokumen

    • CV
    • Hasil pindai (scan) KTP
    • Hasil scan KTM yang masih aktif
    • Surat rekomendasi ketua jurusan/departemen atau dosen
    • Surat rekomendasi komunitas atau organisasi yang pernah diikuti
    • Contoh tulisan yang pernah dipublikasi (khusus mahasiswa S2 dan S3)
    • Esai 1.000 kata dengan salah satu tema berikut:
      – ⁠Pentingnya Pendidikan Tinggi bagi Perempuan
      – ⁠Pentingnya Perspektif Gender dan Filsafat dalam Menjamin Keadilan
      – Pengalaman dan/atau Partisipasi dalam Mendorong Transformasi Sosial yang Sensitif Gender dan Inklusif

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa kuliah S1-S3 ini bisa diakses di bit.ly/BeasiswaToetiHeraty atau klik DI SINI.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa BCA 2025 PPTI Dibuka, Kuliah Gratis Plus Penawaran Kerja


    Jakarta

    Bank Central Asia (BCA) kembali membuka pendaftaran beasiswa BCA 2025 untuk kuliah di Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) BCA. Siswa SMA dan SMK kelas 12 maupun yang sudah lulus bisa mendaftar mulai 26 November 2024 dan paling lambat 31 Januari 2025.

    Beasiswa BCA Tahun Ajaran 2025 Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) merupakan program kuliah gratis 2,4 tahun di bidang teknik informatika. Lulusan program ini akan mendapat penawaran kerja di bidang information technology atau IT di BCA.

    Berminat mendaftar? Simak komponen beasiswa, syarat, dan cara daftar Beasiswa BCA 2025 PPTI di bawah ini.


    Komponen Beasiswa BCA 2025 PPTI

    • Pendidikan gratis 2,5 tahun.
    • Asrama (dormitory).
    • Uang saku per bulan.
    • Laptop.
    • Penawaran kerja di bidang IT BCA.

    Syarat Beasiswa BCA 2025 PPTI

    • Warga negara Indonesia.
    • Siswa kelas 12 atau yang telah lulus dari SMA jurusan IPA dan SMK pada kompetensi keahlian terkait teknik informatika.
    • Usia maksimal 19 tahun saat mendaftar.
    • Memiliki keinginan belajar dan berprestasi.
    • Rata-rata nilai rapor kelas 10, 11, dan 12 minimal 7,50.
    • Rata-rata nilai matematika kelas 10, 11, dan 12 bagi siswa/lulusan SMA IPA SMA minimal 7,50.
    • Rata-rata nilai produktif kelas 10, 11, dan 12 bagi siswa/lulusan SMK minimal 7,50.
    • Jika nilai rapor belum keluar, isikan 0.00 pada kolom di laman pendaftaran.
    • Tidak pernah tinggal kelas dari SD sampai SMA/SMK.
    • Tidak pernah terlibat dengan narkoba dan pelanggaran hukum lainnya.
    • Lolos tahapan seleksi.

    Cara Daftar Beasiswa BCA 2025 PPTI

    1. Buka browser.
    2. Buka https://form.jotform.com/243251211929048 atau klik di sini.
    3. Klik Next.
    4. Klik tombol drop down di kanan (bulat berisi segitiga) pada bagian Posisi Melamar.
    5. Klik kolom pilihan Posisi, lalu pilih Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI).
    6. Klik kolom pilihan Lokasi Tes, lalu pilih kota domisili atau kota terdekat dari domisili.
    7. Klik kolom Sumber Informasi Lowongan, lalu pilih Social Media atau lainnya.
    8. Klik tombol drop down Informasi Personal.
    9. Isikan identitas diri termasuk nomor KTP dan alamat domisili.
    10. Klik tombol drop down Kerabat yang Bisa Dihubungi.
    11. Isikan kontak kerabat yang bisa dihubungi.
    12. Klik tombol drop down Informasi Sekolah, isikan data pendidikan beserta nilai rata-rata.
    13. Pada kotak pilihan Bersedia Dipindahkan ke Posisi Lain, pilih Bersedia atau Tidak Bersedia.
    14. Unggah foto diri, ukuran maksimal 300 KB.
    15. Klik tombol drop down Pengalaman Organisasi (terakhir), isikan data pengalaman organisasi terakhir yang diikuti dengan posisi terbaik.
    16. Klik tombol drop down Privacy Notice, baca saksama ketentuan pendaftaran terkait perlindungan data pribadi.
    17. Centang atau klik kotak pernyataan bahwa data yang diisikan adalah data yang benar.
    18. Centang atau klik kota pernyataan bahwa sudah memahami dan menyetujui Privacy Notice pelamar beasiswa.
    19. Jika sudah yakin semua data terisi benar, klik Submit.
    20. Jika belum, klik baca kembali dan koreksi yang salah, lalu klik Submit.

    Berminat mendaftar, detikers? Simak informasi lebih lanjut tentang pendaftaran Beasiswa BCA 2025 PPTI, klik https://bca.id/daftarpptibca.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Soal Lahan Kerja Alumni Beasiswa LPDP Kurang, Begini Saran Pakar UNY



    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan alasan penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air juga karena kurangnya lahan kerja yang cocok di Indonesia. Ia mengakui saat ini pemerintah juga masih kekurangan dana untuk mengatasi masalah ini.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Evaluasi Bidang Ilmu di Beasiswa LPDP

    Soal pengkajian ulang tersebut, pakar kebijakan pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr Arif Rohman MSi menilai beasiswa LPDP pada dasarnya positif untuk mendorong penciptaan sumber daya manusia yang memang bermanfaat untuk Indonesia.


    Namun, merespons kondisi kurangnya lahan pekerjaan yang cocok untuk lulusan LPDP, ia menyarankan agar bidang ilmu yang dapat dilamar pada beasiswa LPDP dievaluasi kembali agar sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

    “Perlu ada semacam evaluasi, selama ini keilmuan mana yang dibutuhkan, apakah selama ini sudah match atau mismatch. Kan tidak semua ilmu yang dibutuhkan, ada kajian atau keilmuan yang oversupply lulusannya, ada yang undersupply,” kata Arif dalam detikSore: Saat Negara Menuntut Return dari Alumni LPDP, Kamis (7/11/2024).

    Arif mengatakan kuota beasiswa LPDP pada cabang keilmuan yang sangat membutuhkan talenta baru bisa ditambahkan. Sedangkan kuota pada cabang keilmuan yang sudah jenuh atau oversupply tidak perlu diberi terlalu banyak.

    Adapun pada bidang ilmu yang tidak dibutuhkan dan tidak relevan menurutnya tidak perlu dibuka dengan kuota tinggi.

    “Disesuaikan dengan kebutuhan agar tingkat relevansinya pas dengan kebutuhan. Ini perlu dilakukan, mumpung ada pemerintahan baru, pejabat kementerian baru, saya kira tepat untuk melakukan reevaluasi untuk kebijakan LPDP,” ucapnya.

    Ia menggarisbawahi, peninjauan ulang bidang keilmuan yang dibuka untuk pelamar beasiswa LPDP ke depannya diharapkan tidak mengurangi kuota penerimaan, tetapi justru meningkatkan dan mengembangkannya.

    Memilah Jurusan yang Dibuka di Beasiswa LPDP

    Arif menilai pengelola beasiswa LPDP ke depannya juga perlu mempertimbangkan orientasi beasiswa LPDP. Ia menyarankan perlu ada jalan tengah antara pilihan elitis dan populis.

    Ia menjelaskan, pada orientasi elitis, cabang keilmuan yang dapat diambil pelamar beasiswa LPDP akan harus benar-benar dibutuhkan. Pelamarnya juga hanya yang benar-benar berkompetensi. Mereka didorong dan difasilitasi untuk dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas kendati berbiaya tinggi.

    “Jadi terseleksi dari segi keilmuan dan pendaftar yang akan mengambil. Pada akhirnya, pemanfaatan alumninya sekaligus disusun, dirancang untuk pengembangan pembangunan ke depan,” jelas Arif.

    Sedangkan jika beasiswa LPDP akan diorientasikan populis, maka tujuannya untuk mencetak sebanyak mungkin ilmuwan, termasuk pada ilmu yang sudah oversupply. Pada orientasi populis, kuota yang diterima pada cabang ilmu yang sudah oversupply tetap dibuka dengan jumlah besar.

    “Atau tengah-tengah, tidak terlalu populis dan tidak terlalu populis. Ini menjadi kuasi. Sebab kalau elitis, banyak pihak kecewa. Jadi peminat yang melimpah ruah (tapi tidak lolos beasiswa),” ucapnya.

    Prioritas Beasiswa LPDP

    Sementara itu, Mendiktisaintek Satryo mengatakan penerimaan beasiswa LPDP ke depan akan fokus mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yaitu dalam swasembada pangan, swasembada energi, persediaan air, dan hilirisasi.

    Ia mengatakan prioritas di atas tidak menutup kemungkinan bagi peminat beasiswa LPDP di bidang ilmu lain. Penerima beasiswa LPDP ke depan menurutnya juga diharapkan juga akan terus naik.

    “Yang bidang lain, kalau memang ada yang menonjol dan patut didanai, kita danai,” ucapnya.

    “Kalau jumlah penerimanya kita inginkan tiap tahun naik terus, berarti hanya fokusnya saja (yang ke program pemerintah),” sambung Satryo.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu, klik di sini!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Pendaftaran Patriot Energi 2024 Ibeka x Kementerian ESDM Dibuka, Cek Ya!


    Jakarta

    Inisiatif Bisnis Ekonomi Kerakyatan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka pendaftaran Patriot Energi Angkatan 4. Lulusan pendidikan tinggi minimal D3 bisa mendaftar paling lambat 20 November 2024.

    Patriot Energi adalah program pemberdayaan di bawah Kementerian ESDM bagi sarjana muda untuk menjalani pelatihan selama 45 hari dan penugasan 1 tahun. Pelatihan digelar di Jakarta dan Subang, Jawa Barat. Sedangkan penugasan digelar di daerah 4T, yaitu terdepan, terluar, tertinggal dan wilayah transmigrasi se-Indonesia, terutama yang belum memiliki akses listrik andal dan memadai.

    Dikutip dari situs resminya, Patriot Energi diharapkan mendukung optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam (SDA) dan peningkatan rasio elektrifikasi desa. Caranya dengan penyediaan akses listrik berbasis energi terbarukan.


    Tugas Patriot Energi

    Patriot Energi akan akan tinggal bersama masyarakat daerah penugasannya. Di sana, ia bertugas untuk:

    • Mengedukasi warga.
    • Mempersiapkan organisasi pengelola pembangkit energi terbarukan yang akan dibangun untuk meningkatkan kapasitas masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pembangkit energi terbarukan secara berkelanjutan.
    • Menjadi surveyor potensi energi terbarukan.
    • Menjadi asesor pembangkit energi terbarukan eksisting yang telah dibangun oleh Kementerian ESDM maupun PLN.

    Syarat Patriot Energi

    Patriot Energi harus siap ditempatkan di desa-desa yang berlokasi di daerah 4T dan tinggal bersama warga desa selama satu 1 tahun. Untuk itu, Patriot Energi tidak dapat memiliki aktivitas atau pekerjaan di luar program selama masa penugasan agar dapat seutuhnya mengabdi untuk peningkatan kesejahteraan warga. Berikut syaratnya:

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia.
    • Usia maksimal 35 tahun.
    • Lulusan minimal D3 yang berpengalaman minimal 2 tahun, atau lulusan S1/setara semua jurusan, lulusan jurusan teknik lebih diutamakan.
    • Berjiwa sosial, aktif, cerdas, bersemangat, dan memiliki motivasi untuk
      mengabdi bersama masyarakat.
    • Memiliki pengalaman organisasi, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan sosial/kerelawanan minimal 1 tahun lebih diutamakan.
    • Belum menikah dan bersedia tidak menikah hingga selesai masa penugasan.
    • Sehat jasmani dan rohani, serta mampu beraktivitas fisik secara normal.
    • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian proses rekrutmen, pelatihan selama 50 hari aktif, penugasan selama 9 bulan di daerah 4T atau wilayah kerja Panas Bumi, reorientasi, dan gelar karya.
    • Bersedia menjaga etika profesionalitas.
    • Tidak terikat hubungan kerja dengan instansi/lembaga/pihak lain (double job).
    • Tidak berstatus sebagai kader/pengurus/anggota partai politik.
    • Tidak berstatus sebagai calon aparatur sipil negara (CASN).

    Syarat Dokumen

    Dokumen persyaratan harus merupakan hasil scan (pindai) dokumen asli, bukan fotokopi atau fotokopi legalisir. Berikut dokumen persyaratan yang perlu disiapkan:

    • Curriculum Vitae terbaru (maksimal 2 MB dengan format PDF)
    • Pas foto berwarna terbaru (maksimal 1 MB dengan format JPG)
    • Kartu Tanda Penduduk (KTP) (maksimal 1 MB dengan format PDF)
    • Ijazah D3, S1, atau S2, dan seterusnya atau Surat Keterangan Lulus dari universitas bagi yang telah lulus namun belum menerima ijazah (maksimal 1 MB dengan format PDF)
    • Surat pernyataan izin orang tua/wali (maksimal 1 MB dengan format dapat diunduh di https://bit.ly/SuratPernyataanIzinPEIV
    • Surat keterangan bekerja minimal 2 tahun khusus untuk lulusan D3 (maksimal 1 MB dengan format PDF sesuai dengan format dari setiap
      instansi/perusahaan)
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan BPJS Kesehatan (ukuran maksimal masing-masing 1 MB dengan format PDF) *bersifat opsional jika belum ada dan akan diwajibkan mengurus ketika diterima sebagai peserta program

    File dokumen dinamai dengan format Nama Lengkap_Jenis Dokumen (contoh Roy Kimi Jayanto_KTP). Hasil scan dokumen harus dapat terlihat dan terbaca dengan jelas.

    Cara Mendaftar Patriot Energi 2024

    • Mendaftar di https://patriotenergi.or.id/
    • Lengkapi data pribadi yang meliputi identitas diri, latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi dan kerelawanan, pengalaman kerja, prestasi akademik maupun nonakademik, pelatihan dan sertifikasi yang pernah diikuti, motivasi dan komitmen mengikuti program, serta riwayat kesehatan.
    • Unggah dokumen.
    • Cek kembali dan pastikan semua data dan dokumen yang diisikan sudah benar.
    • Klik Submit.

    Informasi rekrutmen Patriot Energi bisa dicek di https://patriotenergi.or.id/ dan akun Instagram @patriotenergi. Pertanyaan dapat disampaikan melalui Call Center WhatsApp +62 822 4945 4656 dan email patriotenergi@ibeka.or.id.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 11 Hal yang Ditanyakan Saat Wawancara Beasiswa dan Tipsnya


    Jakarta

    Untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi, salah satu tahap yang harus dilewati adalah wawancara. Wawancara beasiswa ini mirip dengan wawancara kerja, tetapi ada hal-hal yang sedikit berbeda.

    Di bawah ini kita ulas 11 hal yang ditanyakan saat wawancara beasiswa dan cara menjawabnya, lengkap dengan tips agar wawancara bisa berlangsung dengan lancar.

    11 Pertanyaan Wawancara Beasiswa

    Berikut 11 pertanyaan yang sering ditanyakan saat wawancara beasiswa, dikutip dari situs Universitas Multimedia Nusantara dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara:


    1. Ceritakan Tentang Diri Kamu

    Hal paling umum saat wawancara adalah perkenalan diri. Detikers pasti akan diminta menceritakan tentang diri kamu.

    Jangan membuang waktu untuk menjelaskan hal-hal yang sudah ada di CV. Jelaskan keunikan kamu yang tidak disebutkan di dalam CV.

    2. Motivasi Mengikuti Program Beasiswa

    Selanjutnya, pewawancara ingin menguji motivasi kamu mengikuti program beasiswa ini. Ceritakan tentang pengalaman, mimpi, atau cita-cita yang mendorong kamu mengambil kesempatan ini.

    3. Alasan Memilih Universitas

    Kamu juga akan ditanya alasan memilih perguruan tinggi tersebut. Kamu bisa menjawab, misalnya karena berkaitan dengan bidang yang ingin kamu tekuni.

    4. Gambaran Rencana Penelitian

    Jika beasiswa ditujukan untuk jenjang magister atau doktor, biasanya pewawancara akan menanyakan gambaran rencana penelitian yang akan dilakukan nanti. Pertanyaan ini penting untuk mengetahui kesiapan calon mahasiswa. Pastikan jawaban kamu rasional dan beralasan.

    5. Tantangan Terbesar yang Pernah Dihadapi

    Selanjutnya, detikers juga mungkin ditanya mengenai tantangan terbesar dalam hidup dan cara menanganinya. Ini adalah kesempatan kamu menunjukkan ketangguhan dan kemampuan kamu dalam menghadapi tantangan atau kegagalan.

    6. Pengalaman Kepemimpinan atau Pengabdian Masyarakat

    Sampaikan mengenai peran kamu dalam organisasi, proyek, atau kegiatan di masyarakat. Akan semakin baik jika peran kamu menunjukkan kemampuan kepemimpinan. Sampaikan contoh konkret yang menunjukkan dampak positif bagi masyarakat.

    7. Orang yang Menjadi Inspirasi

    Pewawancara juga mungkin menanyakan siapa orang yang inspiratif dalam hidupmu. Jawabannya bisa siapa pun, misalnya ayah, ibu, keluarga, atau idola kamu. Yang terpenting, sampaikan hal apa saja yang bisa dicontoh.

    8. Pencapaian Terbesar dalam Hidup

    Sampaikan pencapaian terbesar dalam hidupmu yang relevan dengan bidang studi atau tujuan kamu. Sampaikan cara kamu mencapainya, hambatan, dan dampaknya.

    9. Rencana Setelah Lulus

    Ceritakan rencana kamu selanjutnya setelah menyelesaikan pendidikan kamu di universitas tersebut. Sampaikan visi dan ambisi yang bermanfaat untuk berkembang lebih jauh.

    10. Apa yang Membuat kamu Layak?

    Pertanyaan yang pasti ditanyakan adalah apa yang membuat kamu layak menerima beasiswa. Jawab dengan cara menyoroti pencapaian, keterampilan, atau kontribusi yang relevan dengan bidang studi, dan berikan contoh konkret.

    11. Adakah yang Ingin Ditanyakan?

    Terakhir, biasanya kandidat ditanyai apakah ingin menanyakan sesuatu. Hal ini untuk mengetes apakah kandidat benar-benar antusias atau tidak. Jadi kamu harus menanyakan, seperti tentang program atau fasilitas di sana.

    Tips Wawancara Beasiswa

    Dikutip dari situs Kemdikbud, berikut ini sejumlah tips wawancara beasiswa agar prosesnya berjalan lancar.

    1. Simulasi Wawancara

    Tips pertama adalah detikers bisa mencoba simulasi wawancara dengan teman atau keluargamu. Hal ini bisa memberi gambaran kira-kira respons apa yang akan diberikan pewawancara, sehingga kita bisa memperkirakan respons balik yang akan kita berikan.

    2. Riset tentang Beasiswa

    Kalian harus riset terlebih dahulu tentang beasiswa yang ingin dilamar, mulai dari visi, misi, tujuan, lembaga pemberi beasiswa, dan sebagainya.

    3. Riset tentang Jurusan dan Kampus

    Riset juga mengenai program studi dan kampus yang kamu tuju. Riset juga mengenai budaya negara lain jika kamu memilih kampus luar negeri.

    4. Mengenali Diri Sendiri

    Kenali dirimu sendiri secara mendalam. Hal ini bisa berkaitan tentang pencapaian, masalah terbesar, dan pengalaman lain. Jangan mengarang jawaban, karena kamu akan kesulitan jika pewawancara terus mengejar jawaban kamu.

    5. Berpakaian Rapi

    Penting untuk berpakaian rapi saat wawancara beasiswa. Penampilan memberi kesan di awal pertemuan. Terkadang pakaian ini sudah diatur warna atau jenisnya, sehingga harus dipersiapkan.

    6. Datang Tepat Waktu

    Datang tepat waktu adalah hal penting yang wajib dilakukan kandidat. Sebab jika kalian datang terlambat, hal ini akan memberikan kesan buruk bagi pewawancara.

    7. Usahakan Berjabat Tangan

    Usahakan untuk berjabat tangan dengan pewawancara. Ini menunjukkan kepercayaan diri kalian. Jangan bersalaman terlalu longgar maupun terlalu kuat.

    8. Gestur Tubuh

    Gestur tubuh juga harus diperhatikan selama wawancara. Duduklah dengan tegak tetapi tidak terlalu kaku. Jangan bertopang dagu dan hindari meletakkan tangan di meja. Lakukan kontak mata dengan pewawancara agar terkesan antusias.

    9. Siapkan Pertanyaan

    Siapkan pertanyaan yang kira-kira penting ditanyakan untuk menunjukkan bahwa kamu antusias.

    10. Siapkan Dokumen Pendukung

    Jangan lupa untuk membawa dokumen-dokumen penting yang barang kali dibutuhkan saat wawancara, misalnya CV, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan portofolio yang relevan.

    Nah, itulah tadi 11 hal yang sering ditanyakan saat wawancara beasiswa, lengkap dengan tips agar wawancara berlangsung lebih lancar.

    (bai/row)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Sawit 2024 Kementan Dibuka, Kuliah Gratis Plus Magang untuk 3 Ribu Orang



    Jakarta

    Kementerian Pertanian segera membuka Beasiswa Sawit 2024 pada 5 April mendatang. Beasiswa ini ditujukan untuk 3.000 orang dan tidak memungut biaya pendaftaran apapun.

    Program ini merupakan beasiswa kuliah di jenjang D1, D2, D3, D4, dan S1. Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan berupa biaya kuliah, magang, hingga biaya wisuda.

    Bagi peminat, bisa mendaftarkan diri melalui https://www.beasiswasdmsawit.id/ mulai 5 April hingga 24 Mei 2024. Adapun sasaran penerima beasiswa adalah:


    1. Pekebun Kelapa Sawit
    2. Keluarga (anak/suami/istri) dari pekebun kelapa sawit
    3. Karyawan/Pekerja pada usaha budi daya dan/atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit
    4. Keluarga (anak/suami/istri) dari karyawan/pekerja pada usaha budi daya dan/atau pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit
    5. Pengurus, anggota koperasi atau lembaga yang bergerak di bidang usaha, budidaya, pengolahan, dan/atau jasa perkebunan kelapa sawit
    6. ASN yang bertugas pada bidang perkebunan kelapa sawit

    Komponen Beasiswa Sawit 2024

    Melansir dari Surat Pemberitahuan Beasiswa, komponen beasiswa yang akan didapat mencakup:

    • Biaya Pendidikan (Penuh)
    • Uang Saku dan Uang Buku
    • Sertifikat Kompetensi
    • Transport PP Rumah ke Kampus
    • Magang di Perkebunan Besar
    • Biaya Wisuda

    Sebelum mendaftar, detikers perlu memperhatikan daftar universitas dan jurusan yang menyediakan beasiswa ini. Berikut daftar universitas dan jurusan yang menyediakan Beasiswa Sawit 2024.

    Daftar Universitas dan Jurusan Beasiswa Sawit 2024

    1. Politeknik Aceh Selatan
    D3 Teknik Industri (Teknologi Pengolahan Hasil Kelapa Sawit)

    2. Politeknik Aceh
    D3 Mekatronika
    D3 Teknologi Elektronika

    3. Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY)
    D1 Pembibitan Kelapa Sawit
    D1 Pemeliharaan Kelapa Sawit

    4. Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI)
    D4 Budidaya Perkebunan
    D4 Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan
    S1 Agribisnis
    S1 Proteksi Tanaman
    S1 Sistem dan Teknologi Informasi
    S1 Teknik Kimia

    5. Politeknik Ati Padang
    D3 Teknik Kimia Bahan Nabati
    D3 Manajemen Logistik Industri Agro
    D3 Analisis Kimia
    D4 Teknologi Rekayasa Bioproses Energi Terbarukan
    D3 Teknik Industri Agro

    6. Politeknik ATI Makassar
    D3 Otomasi Sistem Permesinan

    7. Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB)
    D3 Teknologi Pengolahan Sawit

    8. Politeknik Jambi
    D3 Teknik Mesin

    9. Politeknik Pembangunan Pertanian Medan
    D4 Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan

    10. Politeknik Citra Widya Edukasi (CWE)
    D3 Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit
    D3 Teknologi Hasil Perkebunan Kelapa Sawit
    D3 Manajemen Logistik
    D4 Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
    D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak

    11. Politeknik LPP Yogyakarta
    D2 Perawatan Mesin Pengolah Hasil Perkebunan
    D3 Budidaya Tanaman Perkebunan
    D3 Akuntansi
    D4 Pengelolaan Perkebunan
    D4 Teknologi Rekayasa Kimia Industri
    D4 Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan

    12. Ikopin University
    S1 Agribisnis

    13. Politeknik Kampar
    D2 Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit
    D3 Teknologi Pengolahan Sawit
    D3 Perawatan dan Perbaikan Mesin
    D3 Teknik Informatika
    D4 Pengelolaan Perkebunan

    14. Universitas Islam Sumatera Utara
    S1 Agroteknologi
    S1 Agribisnis

    15. Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia
    S1 Agroteknologi
    S1 Teknologi Pascapanen

    16. Universitas Prima Indonesia
    S1 Agroteknologi

    17. Politeknik Teknologi Kimia Industri
    D3 Teknik Kimia
    D3 Teknik Mekanika
    D3 Agribisnis Kelapa Sawit

    18. Politeknik Caltex Riau
    D4 Akuntansi Perpajakan
    D4 Teknik Informatika

    19. Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
    D4 Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan

    20. Politeknik Indonesia Venezuela
    D3 Pengelolaan Perkebunan

    21. Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro
    D4 Rekayasa Perancangan Mekanik
    D4 Teknologi Rekayasa Kimia Industri

    22. Universitas Pasir Pengaraian
    S1 Agroteknologi

    23. Instiper
    S1 Agroteknologi
    S1 Agribisnis
    S1 Teknik Pertanian
    S1 Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Sawit 2024

    Pendaftaran: 5 April-24 Mei 2024
    Tes Seleksi: 3 Juni-4 Juli 2024
    Pengumuman: 16 Agustus 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Sawit 2024 dapat kamu cek di https://www.beasiswasdmsawit.id/. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey