Tag: jurusan

  • Pendaftaran Beasiswa ADik 2025 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi atau ADik tahun 2025. Periode pendaftaran telah dibuka mulai 2 Mei hingga 31 Mei 2025.

    Beasiswa ADik ditujukan bagi calon mahasiswa yang berasal dari wilayah Papua, daerah khusus yang tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta bagi anak Pekerja Migran Indonesia di luar negeri. Beasiswa ini menanggung penuh pembiayaan kuliah D3 hingga S1.

    Melansir Pedoman Pendaftaran Beasiswa ADik 2025, berikut ketentuan, syarat hingga cara mendapatkan beasiswa ini:


    Sasaran Penerima Beasiswa ADik 2025

    1. Mahasiswa yang berasal dari orang asli Papua atau penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) wilayah Papua
    2. Mahasiswa dari daerah khusus atau penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) wilayah daerah khusus
    3. Anak pekerja migran Indonesia
    4. Penyandang disabilitas.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa ADik 2025

    1. Pembebasan biaya kuliah/pendidikan
    2. Bantuan biaya hidup
    3. Bantuan biaya transportasi keberangkatan
    4. Bantuan biaya kedatangan.

    Durasi Pembiayaan Beasiswa ADik 2025

    Program Reguler

    – Sarjana: Maksimal 8 semester
    – Diploma empat (D4): Maksimal 8 semester
    – Diploma tiga (D3): Maksimal 6 semester.

    Program Profesi

    – Dokter: Maksimal 4 semester
    – Dokter gigi: Maksimal 4 semester
    – Dokter hewan: Maksimal 4 semester
    – Psikolog: Maksimal 2 semester
    – Kebidanan: Maksimal 2 semester
    – Apoteker: Maksimal 2 semester
    – Guru: Maksimal 2 semester.

    Syarat Penerima Beasiswa ADik 2025

    Syarat Umum

    • Terdaftar pada sistem beasiswa ADik di https://adik.kemdiktisaintek.go.id
    • Melengkapi data nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN) dan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
    • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa bagi pada perguruan tinggi yang ditetapkan Kemendiktisaintek lewat jalur SNBP, SNBT atau Seleksi Mandiri
    • Menyertakan deskripsi diri yang ditulis tangan sendiri oleh siswa pendaftar dan diupload di sistem beasiswa ADik
    • Menyertakan surat persetujuan orang tua/wali dan bersedia melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi
    • Bukan penerima beasiswa yang didanai juga oleh APBN
    • Bersedia menandatangani surat perjanjian kinerja penerima bantuan beasiswa
    • Nilai rata-rata rapor setiap semester untuk seluruh mata pelajaran minimal 75
    • Nilai rata-rata rapor 6 pelajaran yang sesuai dengan jurusan minimal 75
    • Mata pelajaran pendaftar jurusan IPA yang akan dipertimbangkan untuk seleksi KIP Kuliah didasarkan atas nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, kimia, fisika, dan biologi
    • Mata pelajaran pendaftar jurusan IPS yang akan dipertimbangkan untuk seleksi KIP Kuliah didasarkan atas nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sosiologi, ekonomi, dan geografi
    • Mata pelajaran pendaftar jurusan Bahasa yang akan dipertimbangkan untuk seleksi KIP Kuliah didasarkan atas nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sastra Indonesia, antropologi, dan salah satu bahasa asing
    • Mata pelajaran pendaftar jurusan SMK yang akan dipertimbangkan untuk seleksi KIP Kuliah didasarkan atas nilai matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan kompetensi keahlian
    • Siswa dapat memilih maksimal dua perguruan tinggi dan dua prodi.
    • Pilihan perguruan tinggi dan prodi menyatakan prioritas pilihan.

    Syarat Khusus Skema Siswa dari Wilayah Papua

    • Warga negara Indonesia
    • Siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun 2025 atau lulusan tahun sebelumnya
    • Berasal dari orang asli Papua atau penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) wilayah Papua dan menempuh sekolah menengah di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah
    • Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, atau Bali.

    Syarat Khusus Skema Siswa dari Wilayah Khusus 3T

    • Warga negara Indonesia
    • Siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun 2025 atau lulusan tahun sebelumnya.
    • Berasal dari daerah khusus atau penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan menempuh sekolah menengah di Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

    Syarat Khusus Skema Siswa dari Anak Pekerja Migran (Repatriasi)

    • Warga negara Indonesia
    • Siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun 2025 atau lulusan tahun sebelumnya.
    • Anak pekerja migran Indonesia yang lulus dari sekolah Indonesia atau lembaga pendidikan nonformal di luar negeri.
    • Penerima Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan menempuh sekolah menengah di Bali, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.

    Jalur Seleksi Pendaftaran Beasiswa ADik 2025

    • Jalur seleksi afirmasi pendidikan tinggi yang dilaksanakan PPAPT bersama PT penyelenggara beasiswa ADik
    • Jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB)
    • Bagi peserta lulus SNBP atau UTBK-SNBT
    • Jalur Seleksi Mandiri PT Penyelenggara Beasiswa ADik.

    Cara Daftar Beasiswa ADik 2025

    1. Melakukan pendaftaran di https://adik.kemdiktisaintek.go.id/
    2. Pengajuan sebagai calon pelamar beasiswa dapat dilakukan ke dinas pendidikan daerah setempat (berlaku juga bagi yang lulus SNPMB 2025).
    3. Bagi peserta beasiswa ADEM dapat mendaftarkan diri ke koordinator ADEM setempat.
    4. Siswa mengisi berkas pendaftaran dengan dibantu sekolah atau pihak yang mendaftarkan.
    5. Pihak pemerintah atau yang mendaftarkan siswa melakukan pendaftaran calon penerima juga.
    6. Tim pengelola beasiswa pusat akan melakukan verifikasi dan validasi.
    7. Penentuan penetapan penerima beasiswa dilakukan oleh pemimpin perguruan tinggi.

    Jadwal Seleksi Beasiswa ADik 2025

    • Sosialisasi: 24 April-7 Mei 2025
    • Pendaftaran 2-31 Mei 2025
    • Verifikasi: 1-10 Juni 2025
    • Seleksi: 11-15 Juni 2025
    • Penetapan: 25 Juni 2025
    • Registrasi perguruan tinggi: Juli-Agustus 2025.

    Demikian informasi pendaftaran Beasiswa ADik 2025. Selamat mencoba detikers!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Lho Jalur Non-Akademik yang Bisa Dapat Bantuan Pendidikan



    Jakarta

    Bantuan pendidikan atau beasiswa biasanya menyasar pelajar berprestasi secara akademik atau kurang mampu ekonominya. Namun detikers harus tahu, ternyata prestasi non-akademik pun bisa digunakan untuk memperoleh beasiswa.

    Ada berbagai macam prestasi non-akademik yang bisa diajukan untuk mendapatkan bantuan pendidikan. Sumber bantuannya dapat berasal dari kampus, sekolah, pemerintah atau swasta.

    Penasaran apa saja prestasi non-akademik yang bisa digunakan untuk apply beasiswa? Berikut detikEdu telah merangkumnya:


    1. Ekstrakurikuler

    Mengikuti ekstrakulikuler bukan sekadar untuk mengisi waktu kosong lho. Jika detikers aktif hingga memegang posisi ketua atau wakil ketua, bisa dijadikan modal untuk dapat bantuan.

    Contoh bantuan pendidikan untuk pegiat ekstrakurikuler adalah Beasiswa Amartha Cendekia. Dilansir laman resminya, beasiswa ini akan membantu siswa kelas 12 selama satu tahun penuh.

    Bahkan, prestasi ekstrakurikuler bisa digunakan untuk masuk perguruan tinggi. Beberapa kampus menyediakan jalur Ketua OSIS atau Pramuka misalnya IPB dan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

    2. Prestasi Olahraga

    Prestasi sebagai atlet saat ini tidak bisa disepelekan. Meski bukan berupa bidang akademik, tetapi prestasi di kejuaraan olahraga sangat dihargai oleh pemerintah maupun satuan pendidikan.

    Detikers bisa memperoleh bantuan pendidikan jika punya prestasi di bidang ini. Salah satu beasiswa yang bisa contohnya yang disediakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

    Bekerja sama dengan LPDP, Kemenpora menyediakan beasiswa atlet bahkan untuk mantan atlet. Selain itu, beberapa universitas juga akan mengapresiasi mahasiswanya yang berprestasi di bidang ini.

    Misalnya di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Budi Luhur, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Surabaya dan masih banyak lagi.

    3. Prestasi Kesenian

    Jalur selanjutnya untuk meraih bantuan pendidikan adalah berprestasi dalam bidang kesenian. Jika detikers pernah memenangkan kejuaraan menyanyi, menari, melukis bisa menggunakannya untuk apply beasiswa.

    Saat ini sudah banyak instansi yang menawarkan beasiswa bagi mahasiswa dengan prestasi seni. Contohnya Universitas Kristen Maranatha, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, STEAM Fellowship Amartha, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dari pemerintah, dan lainnya.

    Prestasi seni juga bisa dimanfaatkan pelajar saat ingin masuk jurusan kuliah seni dan budaya. Peluang diterima di kampus impian akan lebih besar jika punya pernah memenangkan lomba kesenian.

    4. Penghafal Kitab Suci

    Kitab suci adalah petunjuk hidup yang sangat sakral bagi umat beragama. Sehingga penghafalnya kerap dimuliakan.

    Mereka seringkali diapresiasi juga lewat bantuan pendidikan. Di Surabaya, pemerintah setempat menyediakan Beasiswa Penghafal Kitab Suci untuk pelajar SD-SMP.

    Badan/lembaga yang bergerak di bidang keagamaan juga punya budget untuk memberikan beasiswa ini. Contohnya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Agama (Kemenag), dan lainnya.

    Itulah jenis-jenis bidang non-akademik yang bisa menjadi syarat meraih bantuan pendidikan bagi pelajar. Detikers aktif di bidang apa?

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Rekomendasi Beasiswa dalam Negeri yang Jarang Diketahui



    Jakarta

    Beasiswa adalah bantuan dana pendidikan yang tentunya jadi incaran banyak mahasiswa. Dengan beasiswa, beban biaya kuliah bisa lebih ringan sehingga mahasiswa dapat lebih fokus belajar.

    Jenis beasiswa yang punya peminat tinggi biasanya berasal dari dalam negeri. Contohnya beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Bangkit, Beasiswa Pendidikan Indonesia, Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia hingga beasiswa sekolah kedinasan.

    Beasiswa-beasiswa tersebut disediakan langsung oleh pemerintah dan dikelola oleh kementerian ataupun lembaga. Tak heran, peminatnya akan tinggi karena seleksi ketat.


    Namun, detikers tak perlu khawatir tidak lolos seleksi beasiswa-beasiswa tersebut. Sebenarnya masih banyak beasiswa kuliah dari dalam negeri yang jarang diketahui, sehingga peminatnya tak sebanyak beasiswa dari pemerintah.

    Ada apa saja? Ini daftar beasiswa dalam negeri yang jarang diketahui.

    1. Beasiswa Cendekia Muda Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) ternyata punya ragam jenis beasiswa pendidikan untuk siswa hingga mahasiswa, contohnya Beasiswa Cendekia Muda Baznas.

    Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa D4 atau S1 yang menempuh kuliah di perguruan tinggi dalam negeri. Besaran beasiswa ini bisa mencakup total UKT atau subsidi.

    Ada beberapa kategori yang bisa dipilih dalam Beasiswa Cendekia Muda Baznas, mulai dari beasiswa dengan kategori jurusan prioritas; prestasi; aktivis; wirausaha; dan lainnya.

    2. Beasiswa Djitu

    Beasiswa Djitu atau singkatan dari Disiplin, Jujur, Inovatif, Tanggung Jawab, Unggul adalah bantuan pendidikan untuk mahasiswa D3-S1 yang disediakan oleh Yayasan Knouw Kalbe.

    Beasiswa ini khusus menarget perempuan yang sedang menghadapi tantangan sosial-ekonomi. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa dengan jurusan di bidang agrikultur, bisnis, ekonomi, kesehatan, dan STEM.

    Penerima Beasiswa Djitu bisa mendapatkan bantuan hingga Rp 10 juta hingga lulus. Selain itu, ada dana penunjang sebesar Rp 1,2 juta per semester.

    3. Beasiswa Teladan

    Beasiswa Teladan diinisiasi oleh Tanoto Foundation untuk siswa hingga mahasiswa. Bentuk beasiswa Teladan berupa pendanaan kuliah secara fully funded dan biaya hidup bulanan.

    Tak cuma itu, program pengembangan diri dan eksperimen dapat dirasakan penerima Beasiswa Teladan. Sebagaimana tujuannya, beasiswa ini diberikan kepada calon-calon pemimpin muda.

    Ada banyak jaringan universitas penerima Beasiswa Teladan yakni IPB University, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan lainnya.

    4. Beasiswa Bright Scholarship

    Bright Scholarship bisa dicoba bagi mahasiswa on going yang sedang mengalami kesulitan membiayai kuliah. Didanai oleh YBM BRI, beasiswa ini akan menopang UKT dan biaya hidup bulanan awardee.

    Selain itu, Beasiswa Bright Scholarship menyediakan fasilitas asrama bagi mahasiswa. Jika mahasiswa menginginkan jaringan atau pertemanan yang kuat antarawardee, maka beasiswa ini bisa menjadi solusi.

    Hingga saat ini, ada banyak kampus besar yang menjadi mitra YBM antara lain Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan 32 kampus lainnya.

    5. Beasiswa Aperti BUMN

    Apakah detikers berkuliah di kampus naungan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)? Jika demikian, maka bisa mencoba beasiswa satu ini.

    Beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi BUMN (Aperti) menyediakan pembiayaan kuliah dan fasilitas akademik. Selain itu, penerima bisa berkesempatan magang dan bekerja di perusahaan BUMN seperti PLN, Pertamina, Pos Indonesia dan lainnya.

    Adapun kampus yang menyediakan beasiswa Aperti BUMN yakni:

    • Telkom University (Tel-U)
    • Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)
    • Institut Teknologi PLN (ITPLN)
    • Universitas Pertamina (Uper)
    • Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)
    • Politeknik Semen Indonesia (Polteksi)

    Demikian informasi beasiswa dalam negeri yang jarang diketahui tetapi punya pendanaan yang lumayan. Semoga bermanfaat bagi detikers ya.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas 2025 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Beasiswa Cendekia Baznas Kerja Sama Perguruan Tinggi Dalam Negeri 2025 resmi dibuka. Kali ini, pendaftaran beasiswa dibuka di Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

    Sebagai informasi, Beasiswa CendekiaBaznas adalah bantuan dana pendidikan demi terjaminnya keberlangsungan program Pendidikan sebagai pertanggungjawaban antar generasi dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kedalaman ilmu pengetahuan, akhlak yang luhur, unggul dan berdaya saing.

    Jadwal pendaftaran beasiswa ini akan berbeda pada tiap universitas. Oleh karena itu, penting untuk mengecek secara berkala informasi beasiswa di perguruan tinggimu.

    Apa saja komponen beasiswa yang diberikan? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari Pengumuman Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Nomor : 3773/Un.22/WR.3/07/2025.

    Komponen Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    Subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp4 juta per semester

    Beasiswa diberikan selama 4 semester, dari semester 5 sampai dengan semester 8 atau hingga mahasiswa sampai lulus jika lulus sebelum semester 8.

    Pengembangan diri bersama mentor beasiswa Baznas

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    Warga Negara Indonesia (WNI)

    Mahasiswa S1/D4 semester 5 program reguler di kampus mitra Baznas ditunjukkan dengan Kartu Rencana Studi (KRS) Semester 5 atau Kartu Hasil Studi Semester 4 (KHS)

    Diutamakan jurusan prioritas bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering and
    Mathematics)

    Memenuhi salah satu dari kategori beasiswa berikut:
    a. Kategori Prestasi: Memiliki prestasi nasional dan/atau internasional (lebih direkomendasikan yang telah tercatat pada database Manajemen Talenta
    Nasional (MTN), Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikti selama 2 tahun terakhir)
    b. Kategori Aktivis: Aktif menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/ Masyarakat selama 2 tahun
    terakhir
    c. Kategori Khusus Disabilitas : Ditujukan untuk mahasiswa penyandang disabilitas Fisik, Intelektual, Mental, Sensorik, Ganda atau Multi. Ditunjukkan dengan surat keterangan dokter.

    IPK minimal 3,00 (skala 4,00)

    Melengkapi berkas
    a. Pas foto terbaru/berwarna
    b. KTP dan Kartu Keluarga
    c. Transkrip nilai IPK terakhir
    d. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau Surat rekomendasi dari Baznas Kabupaten/Kota (pilih salah satu saja)
    e. Surat pernyataan
    f. Melengkapi Akad Penerima Beasiswa Cendekia Baznas
    g. Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”
    Ketentuan esai adalah sebagai berikut:
    -Diketik dengan font Calibri 12, spasi 1,15.
    -Panjang tulisan minimal 1 halaman maksimal 2 halaman A4 spasi 1,15
    -Isi tulisan memuat kekuatan diri, rencana pasca lulus, dan kontribusi untuk zakat dan Indonesia

    Pendaftar dapatmengunduh (download) Surat rekomendasi dan surat pernyataan di: https://bazn.as/panduanbcbdn25

    Alur Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    Pendaftar mengunggah seluruh berkas pendaftaran ke link https://sister.uinkhas.ac.id/ pilih role SIM AKADEMIK

    Klik menu Portal lalu pilih Beasiswa

    Klik tombol Tambah lalu pilih Periode Beasiswa “BEASISWA CENDEKIA BAZNAS (BCB) TAHUN 2025” kemudian simpan

    Setelah itu, masuk ke pilihan Lampiran Beasiswa lalu klik Edit dan pilih file yang akan diunggah

    Semua berkas persyaratan dijadikan dalam satu file .pdf maksimal ukuran 2MB

    Klik Simpan kemudian Finalisasi

    Pendaftar juga wajib mengirimkan berkas fisik pendaftaran ke Bagian Akademik Rektorat UIN KHAS Jember. Seluruh berkas pendaftaran dimasukkan ke dalam amplop coklat dan diberi identitas. pendaftar (Nama, NIM, Prodi, dan Fakultas) di print dengan judul “Berkas Pendaftaran Beasiswa CENDEKIA BAZNAS 2025” di bagian depan map.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    Pendaftaran dilakukan di masing-masing kampus: 4 – 12 Agustus 2025
    Seleksi administrasi kampus: 18 – 22 Agustus 2025
    Pengumuman Lulus Administrasi: 25 Agustus 2025
    Seleksi Wawancara: 25 – 29 Agustus 2025
    Masa sanggah: 1 – 14 September 2025
    Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Demikian informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025 di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2025 Dibuka, Cek Pilihan Kampusnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri tahun 2025. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa D4/S1.

    Tahun ini ada sebanyak 133 kampus mitra beasiswa. Mulai dari perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, vokasi hingga perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN)

    Beasiswa Cendekia Baznas ini memberikan pembiayaan berupa bantuan uang kuliah tunggal (UKT) per semester, bantuan biaya riset, bantuan biaya prestasi, dan bimbingan diri bersama mentor atau tokoh nasional.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ini? Mengutip buku panduannya, berikut ketentuan dan pilihan kampus mitranya.

    Syarat Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 yang terdaftar di 125 kampus mitra.
    • Mahasiswa dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM) diutamakan.
    • IPK minimal 3,00
    • Pendaftar kategori prestasi harus memiliki prestasi yang terdaftar dalam database MTN Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
    • Pendaftar kategori aktivis harus pernah menjadi pengurus aktif organisasi di organisasi minimal tingkat jurusan selama dua tahun terakhir.
    • Pendaftar kategori disabilitas harus memiliki bukti dari dokter (surat keterangan).

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Formulir pendaftaran
    • Pasfoto
    • KTP dan kartu keluarga
    • Transkrip nilai IPK terakhir (KHS/KRS)
    • Surat/piagam/sertifikat kategori khusus prestasi, aktivis dan disabilitas
    • Surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota
    • Surat pernyataan
    • Akad peserta Beasiswa Cendekia Baznas
    • Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”.

    Cara Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Mengunduh formulir pendaftaran pada laman https://bazn.as/panduanbcbd
    2. Melakukan pendaftaran diri langsung di kampus masing-masing
    3. Pendaftar menyerahkan berkas persyaratan dengan lengkap.
    4. Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025
    5. Pendaftaran: 4-17 Agustus 2025
    6. Seleksi administrasi: 18-22 Agustus 2025
    7. Pengumuman lulus administrasi: 25 Agustus 2025
    8. Wawancara oleh tim kampus: 25-29 Agustus 2025
    9. Masa sanggah: 1-14 September 2025
    10. Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Institut Pertanian Bogor
    2. Institut Teknologi Bandung
    3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    4. Universitas Airlangga
    5. Universitas Andalas
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Hasanuddin
    8. Universitas Indonesia
    9. IAI Al-Qodiri Jember
    10. IAIN Metro Lampung
    11. IAIN Palopo
    12. IAIN Ponorogo
    13. IAIN Pontianak
    14. IAIN Sultan Amai Gorontalo
    15. Institut Agama islam Tazkia
    16. Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali
    17. Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al
    18. Hikam Depok
    19. STAI Al Hikmah Jakarta
    20. STEI SEBI
    21. UIN Alauddin Makassar
    22. UIN Antasari Banjarmasin
    23. UIN Ar-Raniry
    24. UIN Datokarama Palu
    25. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
    26. UIN Imam Bonjol Padang
    27. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
    28. UIN Mataram
    29. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    30. UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
    31. UIN Raden Fatah Palembang

    Daftar pilihan kampus lainnya bisa dilihat di SINI ya. https://drive.google.com/drive/folders/1JxgF_2-t_jUt3EtGbaeD5AwSGTsZ8Wsc

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2025 Dibuka, Cek Pilihan Kampusnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri tahun 2025. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa D4/S1.

    Tahun ini ada sebanyak 133 kampus mitra beasiswa. Mulai dari perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, vokasi hingga perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN)

    Beasiswa Cendekia Baznas ini memberikan pembiayaan berupa bantuan uang kuliah tunggal (UKT) per semester, bantuan biaya riset, bantuan biaya prestasi, dan bimbingan diri bersama mentor atau tokoh nasional.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ini? Mengutip buku panduannya, berikut ketentuan dan pilihan kampus mitranya.

    Syarat Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 yang terdaftar di 125 kampus mitra.
    • Mahasiswa dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM) diutamakan.
    • IPK minimal 3,00
    • Pendaftar kategori prestasi harus memiliki prestasi yang terdaftar dalam database MTN Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
    • Pendaftar kategori aktivis harus pernah menjadi pengurus aktif organisasi di organisasi minimal tingkat jurusan selama dua tahun terakhir.
    • Pendaftar kategori disabilitas harus memiliki bukti dari dokter (surat keterangan).

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Formulir pendaftaran
    • Pasfoto
    • KTP dan kartu keluarga
    • Transkrip nilai IPK terakhir (KHS/KRS)
    • Surat/piagam/sertifikat kategori khusus prestasi, aktivis dan disabilitas
    • Surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota
    • Surat pernyataan
    • Akad peserta Beasiswa Cendekia Baznas
    • Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”.

    Cara Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Mengunduh formulir pendaftaran pada laman https://bazn.as/panduanbcbd
    2. Melakukan pendaftaran diri langsung di kampus masing-masing
    3. Pendaftar menyerahkan berkas persyaratan dengan lengkap.
    4. Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025
    5. Pendaftaran: 4-17 Agustus 2025
    6. Seleksi administrasi: 18-22 Agustus 2025
    7. Pengumuman lulus administrasi: 25 Agustus 2025
    8. Wawancara oleh tim kampus: 25-29 Agustus 2025
    9. Masa sanggah: 1-14 September 2025
    10. Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Institut Pertanian Bogor
    2. Institut Teknologi Bandung
    3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    4. Universitas Airlangga
    5. Universitas Andalas
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Hasanuddin
    8. Universitas Indonesia
    9. IAI Al-Qodiri Jember
    10. IAIN Metro Lampung
    11. IAIN Palopo
    12. IAIN Ponorogo
    13. IAIN Pontianak
    14. IAIN Sultan Amai Gorontalo
    15. Institut Agama islam Tazkia
    16. Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali
    17. Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al
    18. Hikam Depok
    19. STAI Al Hikmah Jakarta
    20. STEI SEBI
    21. UIN Alauddin Makassar
    22. UIN Antasari Banjarmasin
    23. UIN Ar-Raniry
    24. UIN Datokarama Palu
    25. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
    26. UIN Imam Bonjol Padang
    27. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
    28. UIN Mataram
    29. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    30. UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
    31. UIN Raden Fatah Palembang

    Daftar pilihan kampus lainnya bisa dilihat di SINI ya. https://drive.google.com/drive/folders/1JxgF_2-t_jUt3EtGbaeD5AwSGTsZ8Wsc

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa 2026 Fokus di Bidang STEM & Prodi Tertentu



    Jakarta

    Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Mohammad Lukmanul membocorkan tentang skema pendanaan beasiswa 2026. Ia mengatakan beasiswa LPDP akan difokuskan untuk bidang tertentu.

    Hal ini juga termasuk penyediaan kuota dan penentuan perguruan tinggi. Daya tampung akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi.

    Lukmanul mengatakan pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.


    “Jika Kemdiktisaintek melihat program beasiswa LPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kata Lukmanul saat ditemui di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

    Menurutnya, skema tersebut belum bisa direalisasikan tahun ini. Pasalnya, seleksi LPDP 2025 sudah berlangsung.

    “Tentu ini baru informasi yang kami dapat, mudah-mudahan ini akan bisa berjalan di tahun depan. Tidak di tahun ini, karena di tahun ini memang sudah berjalan seleksinya,” katanya.

    Pendaftar Bidang STEM Diprioritaskan

    Selain itu, ia juga mengatakan bidang yang difokuskan negara yakni science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Meski demikian, pendaftar masih bisa bebas mendaftar tujuan perguruan tingginya.

    “Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi ada formula, orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” kata Lukmanul.

    “Pendaftar akan diarahkan untuk memilih bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan negara,” tambahnya.

    Adapun bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

    Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK

    “Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

    Lukmanul menjamin pengguliran dana LPDP untuk beasiswa akan terus berjalan. Sekalipun ada efisiensi, LPDP tetap membuka beasiswa karena adanya dana abadi.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP 2026 Lebih Fokus pada Prodi STEM, Kerja Sama dengan BRIN?



    Jakarta

    Pemilihan bidang studi beasiswa LPDP 2026 akan berfokus pada science, technology, engineering and mathematics (STEM). Hal itu disampaikan Plt. Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto usai menghadiri Apresiasi Talenta Unggul Indonesia Innovator Award dan Indonesia Innovator Lecture 2025 di Gedung BRIN, Jakarta, Senin (11/8).

    “Jadi intinya bahwa kita nanti akan fokus kepada STEM dan non-STEM. Karena pada saat ini memang fokus pembangunan kita kan lebih ke arah sana,” ujarSudarto.

    Mengenai teknis dan skema ke depan, Sudarto mengatakan pihaknya masih akan membahas lebih lanjut. Namun, tidak menutup kemungkinan ada kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    “Tapi nanti detail dan sebagainya, setelah kami kerjakan bersama dengan Pak Handoko (Kepala BRIN) dan juga dengan tim desain teknis dan kementerian/lembaga terkait,” tuturnya.

    Sebelumnya, kabar skema beasiswa LPDP 2026 yang berfokus pada STEM muncul dari Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul. Ia mengatakan beasiswa LPDP akan difokuskan untuk bidang tertentu.

    Daya tampung penerima beasiswa juga akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi. Pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.

    “JikaKemdiktisaintek melihat program beasiswaLPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kataLukmanul saat ditemui di GedungSasana BudayaGanesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

    Selain itu, ia juga mengatakan bidang yang difokuskan negara yakni science, technology, engineering and mathematics (STEM). Meski demikian, pendaftar masih bisa bebas mendaftar perguruan tinggi tujuannya.

    “Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi, ada formula orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” kata Lukmanul.

    “Pendaftar akan diarahkan untuk memilih bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan negara,” tambahnya.

    Bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

    Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK.

    “Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Beasiswa S1 Dalam Negeri 2025 Ini Masih Buka Pendaftaran, Cek!



    Jakarta

    Apakah detikers sedang mengincar beasiswa? Meskipun sudah mulai semester baru, ternyata beberapa beasiswa masih ada yang buka pendaftaran selama Agustus 2025 ini.

    Terutama untuk beasiswa S1 dengan sasaran kampus dalam negeri. Beberapa beasiswa ada yang berasal dari pemerintah maupun lembaga atau perusahaan swasta.

    Dengan beasiswa, detikers bisa berkuliah lebih santai tanpa harus memikirkan biaya. Saat ini juga sudah banyak penyedia beasiswa dengan bantuan fully funded. Ada beasiswa apa saja? Simak di sini!


    Daftar Beasiswa S1 Dalam Negeri 2025 yang Masih Buka

    1. Beasiswa Cendekia Baznas

    Pada 4 Agustus 2025 lalu, Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) kategori dalam negeri sudah dibuka. Sasaran penerima BCB ini adalah mahasiswa S1 atau D4.

    Penerima beasiswa akan memperoleh pendanaan berupa uang kuliah tunggal (UKT) per semester, biaya riset hingga pembekalan mentoring dari orang-orang hebat. Pada kloter tahun 2025, ada sebanyak 133 kampus mitra BCB.

    Mulai dari Institut Pertanian Bogor. Institut Teknologi Bandung. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, dan masih banyak lagi. Apa saja syarat mendapat beasiswa?

    Syarat utama mendaftar BCB 2025, mahasiswa diutamakan dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM), punya IPK minimal 3.00, aktif dalam organisasi, dan memiliki prestasi.

    Pendaftaran BCB 2025 akan ditutup pada 17 Agustus 2025. Informasi selengkapnya bisa dilihat di laman ini ya https://bazn.as/panduanbcbd.

    2. Paragon Scholarship

    Tahun ini Paragon menyediakan beasiswa untuk mahasiswa D3/S1. Pendaftaran masih dibuka dan ditutup pada 31 Agustus 2025.

    Ada dua jenis beasiswa Paragon Scholarship yakni Beasiswa PSP Excellence dan Beasiswa PSP Ellevate. Manfaat beasiswa ini bisa membantu membiayai UKT hingga biaya hidup.

    Syarat utama mendaftar Paragon Scholarship adalah memiliki skor UTBK SNBT yang sesuai dengan batas kategori beasiswa. Jika masih penasaran dengan beasiswa ini, detikers bisa berkunjung ke http://bit.ly/GuidebookPSP2025.

    3. Beasiswa Pemprov Jambi

    Pemerintah Provinsi Jambi menyediakan beasiswa bagi mahasiswa S1 yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kuota penerima beasiswa ini sebanyak 210 mahasiswa.

    Pendaftarannya telah dibuka sejak 6 Agustus hingga 20 Agustus 2025. Nantinya, penerima akan memperoleh dana Rp 12 juta per orang.

    Mahasiswa S1 yang bisa menerima manfaatnya minimal sedang duduk di semester 3. Selain itu, mahasiswa harus terbukti sebagai mahasiswa dengan kondisi ekonomi kurang mampu lewat beberapa dokumen seperti surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau sejenisnya.

    Bagi detikers yang berminat mencoba beasiswa Pemprob Jambi bisa meninjau panduan lengkapnya di https://beasiswa.jambiprov.go.id/uploads/juknis_juklak_s1.pdf

    4. . Beasiswa CIMB Niaga

    Bank CIMB Niaga menggelontorkan dana untuk membantu mahasiswa S1 dalam membayar UKT hingga merampungkan skripsi. Penerima juga akan memperoleh fasilitas pendidikan lain selama empat semester.

    Syarat mengajukan Beasiswa CIMB Niaga 2025 adalah minimal semester 5, minimal IPK 3,25, aktif berorganisasi, mahir dalam bahasa Inggris, dan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

    Batas pendaftaran Beasiswa CIMB Niaga 2025 adalah pada 20 Agustus 2025. Jika tertarik, detikers bisa mendaftar pada laman https://www.cimbniaga.co.id/id/kejar-mimpi/beasiswa-cimb-niaga.

    Semoga informasi beasiswa S1 dalam negeri di atas bermanfaat ya. Selamat mencoba.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka pada September 2025, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Apakah detikers sedang cari beasiswa kuliah? Pada bulan Agustus ini, beberapa beasiswa memang sudah tutup. Namun, tak perlu khawatir karena pada September masih ada beasiswa yang bisa dicoba.

    Beasiswa-beasiswa ini berlaku untuk jenjang S1, S2, S3 hingga untuk riset. Ada beasiswa apa saja? Merangkum laman masing-masing website beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa yang Masih Buka pada September 2025

    1. Beasiswa Riset Baznas

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum hingga 1 September 2025. Program ini ditujukan bagi mahasiswa S1, S2, S3 serta tim riset dari lembaga resmi yang terdaftar di Kemenkumham atau instansi terkait.

    Komponen pembiayaan beasiswa berupa dana riset:

    – S1/D4: Rp4.000.000
    – S2: Rp7.000.000
    – S3: Rp10.000.000
    – Tim/Lembaga: Rp30.000.000

    Selain dana, tersedia fasilitas pelatihan kepenulisan, publikasi riset, dan jejaring alumni. Kuota penerima beasiswa tahun ini sebanyak 204 mahasiswa (S1: 64, S2: 70, S3: 70) dan 15 kelompok riset.

    Adapun syarat bagi pelamar mahasiswa harus WNI, minimal semester akhir, IPK ≥ 3.35, kampus/jurusan terakreditasi A, serta mengunggah dokumen seperti proposal riset, surat rekomendasi, hasil tes plagiarisme, dan lainnya.

    Sementara untuk tim riset harus terdaftar di BRIN/Kemenkumham, maksimal 5 orang, menyertakan dokumen seperti proposal, RAB, dan surat pengesahan.

    2. Beasiswa Daesang

    Yayasan Daesang Peduli Indonesia membuka pendaftaran Daesang Scholarship Program 2025 sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari PT Daesang Group Indonesia (dulunya PT Miwon dan anak perusahaannya). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa baru S1.

    Syarat melamar bisa ini meliputi WNI, nilai rapor kelas XII minimal 8,5 pada matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Kemudian, mahasiswa juga harus memiliki prestasi non-akademik.

    Pendaftar juga diminta tidak mengajukan atau sedang menerima beasiswa lain, aktif di kegiatan kampus, dan bersedia mengikuti program dari yayasan, termasuk kemungkinan ikatan dinas.

    Fasilitas beasiswa meliputi pembiayaan UKT at coast maksimal Rp 16,5 juta per semester, peluang karier di Daesang Group (Indonesia atau Korea Selatan), serta kesempatan membangun jejaring dengan ekosistem Daesang.

    Pendaftaran dilakukan melalui SIAM mahasiswa. Batas akhirnya adalah 4 September 2025. Jangan ketinggalan ya!

    3. Beasiswa Utama LPS-ITB

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) kembali dibuka bagi mahasiswa S1 dari berbagai jurusan di ITB. Program ini memberikan dukungan finansial sebesar Rp 1.500.000 per bulan selama 12 bulan.

    Selain itu, penerima beasiswa bisa mendapatkan berbagai pelatihan pengembangan diri seperti soft skills training, capacity building, champion camp, hingga sesi berbagi pengalaman dan kegiatan sosial.

    Beasiswa terbagi menjadi dua kategori yakni Prestasi dan Tidak Mampu. Keduanya ditujukan untuk mahasiswa semester 3-5.

    Syarat mengajukan beasiswa antara lain telah menempuh minimal 40 SKS, usia maksimal 24 tahun, tidak sedang menerima beasiswa lain, IPK minimal untuk kategori prestasi adalah 3.50 dengan TOEFL minimal 500 sedangkan untuk kategori tidak mampu minimal 3.25 disertai SKTM dan slip gaji orang tua.

    Syarat tambahan termasuk formulir pendaftaran, surat rekomendasi, dan motivation letter. Pendaftaran dan unggah dokumen dilakukan secara online melalui https://finaid.itb.ac.id/ paling lambat 7 September 2025.

    4. Beasiswa Lanjutan Pemprov Riau

    Pemerintah Provinsi Riau kembali membuka Beasiswa Tahap Lanjutan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Riau Prestasi dan Bidikmisi Bhakti Negeri (Riau Harapan) tahun 2024 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Program ini berlaku bagi mahasiswa aktif S1, D4, Profesi/Spesialis, S2, dan S3.

    Syarat utama pelamar beasiswa antara lain WNI, penerima beasiswa tahun sebelumnya, memenuhi batas IPK sesuai program studi, dan tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Berkas yang wajib diunggah antara lain formulir online, surat permohonan, surat pernyataan tidak menerima beasiswa lain, surat aktif kuliah, transkrip nilai terakhir, KTP, KK, dan surat rekomendasi fakultas.

    Seluruh berkas wajib dikumpulkan ke pihak kampus masing-masing paling lambat 22 September 2025. Pendaftaran dan pengunggahan dokumen dilakukan melalui link resmi kampus contohnya UGM di http://ugm.id/formulirbeasiswa.

    5. Tanoto Foundation

    Tanoto Foundation membuka Beasiswa Teladan Tanoto 2025 untuk mahasiswa baru semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra. Pendaftaran dibuka 17 Agustus-1 Oktober 2024.

    Program berlangsung selama 3,5 tahun (semester 2-8). Beasiswa ini mencakup dukungan biaya kuliah, tunjangan hidup, serta berbagai program pengembangan kepemimpinan, magang, pelatihan riset (TSRAkegiatan sosial (Pay It Forward), exchange program, dan summer course.

    Apa saja syarat mendaftar beasiswa ini?

    • WNI
    • Mahasiswa S1 reguler semester 1 di kampus mitra
    • Rata-rata nilai rapor kelas XII ≥ 8 (skala 10)
    • Aktif berorganisasi, berjiwa kepemimpinan
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program kepemimpinan

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi Tanoto Foundation ya.

    Itulah daftar beasiswa yang masih buka pada September mendatang. Ayo daftar dari sekarang, detikers!

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com