Tag: jurusannya

  • Beasiswa Kuliah Gratis di Thailand, Dapat Uang Saku 10 Ribu Baht per Bulan!


    Jakarta

    Kabar gembira buat detikers yang bercita-cita kuliah ke luar negeri! Sirindhorn International Institute of Technology, (SIIT), Thammasat University, Thailand, membuka program beasiswa kuliah penuh untuk pelajar internasional termasuk Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 September 2025 mendatang.

    Beasiswa yang dibuka SIIT yaitu program pascasarjana untuk S2 (2 tahun) dan S3 (3 tahun). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa asing berprestasi atau Excellent Foreign Students/EFS (Tipe B).

    Dikutip dari laman resmi SIIT, jumlah kuotanya mencapai 10 orang (beasiswa berkelanjutan) untuk periode perkuliahan semester 2/2025 (mulai Januari 2026).


    Apa Saja Jurusannya?

    Bidang studi yang ditawarkan cukup luas, mulai dari teknik hingga manajemen. Berikut daftarnya.

    Teknik Biokimia / Biokimia
    Teknik Kimia / Kimia
    Teknik Sipil
    Teknik Komputer / Sains
    Teknik Elektro
    Teknik Mesin
    Teknik Material / Sains / Teknologi
    Teknik Industri dan Sistem Logistik
    Teknik Lingkungan / Sains / Teknologi / Manajemen
    Teknik Digital
    Teknik Logistik dan Sistem Rantai Pasok
    Manajemen Teknik
    Teknologi Energi / Manajemen
    Teknologi Manajemen
    Fasilitas Beasiswa

    Cakupan Beasiswa SIIT S2-S3

    Penerima beasiswa akan mendapat berbagai dukungan penuh, di antaranya:

    – Bebas biaya kuliah & dukungan tesis penuh.
    – Uang saku bulanan 10.000 Baht atau setara lima juta rupiah.
    – Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi (maksimal 20.000 Baht).
    – Biaya tambahan seperti visa & tes bahasa Inggris (maksimal 10.000 Baht).
    – Asuransi kesehatan & kecelakaan.
    – Wajib tinggal di asrama SIIT minimal 12 bulan.

    Syarat untuk Mendaftar Beasiswa

    Nah, biar bisa lolos seleksi, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi:

    1. Bukan warga negara Thailand.
    2. Punya prestasi akademik sangat baik (lebih diutamakan jika masuk 20% teratas di kelas).
    3. Menyertakan 2 surat rekomendasi dari dosen/penasehat akademik (pakai email resmi institusi, bukan email pribadi).
    4. Sehat jasmani dan berperilaku baik.
    5. Tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Untuk proses pendaftaran secara online, harap menyiapkan dan melampirkan dokumen persyaratan dalam bentuk berkas elektronik (format Jpeg., Jpg., PDF.) sebagai berikut:

    1. Pernyataan tujuan (Setidaknya satu halaman pernyataan tujuan)
    2. Curriculum Vitae (CV) atau resume
    3. Transkrip resmi atau transkrip terkini:
    a. Untuk aplikasi gelar Master
    – Transkrip gelar sarjana dengan IPK minimal 2,75

    b. Untuk aplikasi gelar Doktor
    – Transkrip gelar Sarjana, dan transkrip gelar Magister dengan IPK. 3,50
    4. Sertifikat tes kemampuan bahasa Inggris sebagai berikut (jika ada):
    SIIT-EPT 65+ atau
    TOEFL (IBT 32+) atau IBT (Home Edition 32+) atau (ITP 433+) atau
    TOEFL Institusional 433+ atau
    IELTS 4.5+ atau
    TU-GET (PBT 400+, atau CBT 32+) atau
    TOEIC 600+

    5. Kartu Tanda Penduduk atau Paspor
    6. Karya tulis penelitian, publikasi atau sertifikat (jika ada)
    7. Foto terbaru (ukuran 1 x 1,5 inci sebagai jpeg saja)

    Penerima beasiswa juga harus mempertahankan IPK minimal 3,25, menunjukkan kemajuan riset setiap semester, dan ikut membantu kegiatan kampus selama 30 jam per semester.

    Kabar baiknya, kamu bisa daftar program ini tanpa perlu langsung melampirkan nilai tes kemampuan bahasa Inggris. Tapi, kalau sudah resmi diterima di SIIT, Universitas Thammasat, kamu wajib menyerahkan hasil tes bahasa Inggris di semester pertama. Apabila syarat ini nggak dipenuhi tepat waktu, status mahasiswa kamu bisa langsung dibatalkan.

    Jadwal Seleksi Beasiswa SIIT

    Pendaftaran: 1 – 30 September 2025
    Pengumuman hasil seleksi: 31 Oktober 2025

    Cara Pendaftaran Online

    1. Daftar di laman resmi SIIT
    2. Klik untuk aplikasi online program minat anda
    3. Login untuk memeriksa aplikasi online
    4. Kamu akan mendapatkan kata sandi untuk login pertama lewat email saat proses masuk.
    5. Pastikan cek emailmu dan pastikan alamatnya sama dengan yang dipakai saat registrasi.

    Untuk panduan cara daftar secara lebih lengkap bisa cek DI SINI.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa SIIT bisa cek di laman https://graduateadmission.siit.tu.ac.th/. Semoga bermanfaat detikers!

    *Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Perpustakaan Erasmus Huis Senyaman Itu…, Seestetik Itu…



    Jakarta

    Di kawasan Jakarta Selatan terdapat perpustakaan yang menarik untuk dikunjungi, bukan hanya tentang koleksi bukunya saja. Tetapi, juga suasana perpustakaan yang bikin nyaman.

    Perpustakaan itu ada di dalam Kantor Kedutaan Besar Belanda di Kuningan, Jaksel. Yakni, perpustakaan Erasmus Huis.

    Perpustakaan itu bisa diakses oleh masyarakat umum. Jika ingin mengunjungi perpustakaan ini masyarakat tinggal bertanya kepada petugas penjaga yang mengarahkan ke area perpustakaan.


    Suasana yang nyaman dan tentunya bersih membuat pengunjung betah untuk berlama-lama. Memang Perpustakaan Erasmus Huis itu didominasi oleh buku-buku Bahasa Belanda dan Inggris, namun ada pula koleksi buku dengan Bahasa Indonesia.

    “Ada paling cuma 5% dari keseluruhan koleksi yang ada,” ujar petugas perpustakaan kepada detikTravel, Jumat (19/72024).

    Koleksi buku-buku di Perpustakaan Erasmus Huis itu mencapai 6.000 buku. Seluruh buku terpajang rapi di setiap raknya, ada di rak lantai satu dan rak lantai dua.

    Variasi buku di sini pun beragam seperti buku anak, biografi, sejarah hingga buku kebudayaan Indonesia Pencak Silat yang berbahasa Belanda.

    Erasmus Huis di Kedutaan Belanda di Kuningan, Jakarta SelatanErasmus Huis di Kedutaan Belanda di Kuningan, Jakarta Selatan (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Salah satu pengunjung saat itu adalah Ni Eko. Dia memang ada kepentingan di Kantor Kedutaan Belanda makanya sekaligus ke perpustakaan untuk mencari buku yang diincar.

    “Tujuannya itu untuk ambil visa kan udah appointment sebelumnya terus hari ini jadi terus hari ini diambil. Sekalian aja mau cari buku tentang lingkungan gitu kan, kebetulan saya dulu jurusannya Biologi tapi spesialisasinya lingkungan jadi pengen cari-cari buku tentang lingkungan,” kata dia.

    Bagi Ni Eko, Perpustakaan Erasmus Huis itu nyaman untuk dikunjungi dan juga ia menyebut Perpustakaan Erasmus Huis ini menyimpan koleksi buku sulit dicari di pasaran. Dia pun kagum ketika berada di perpustakaan itu.

    “Saya sukanya tuh ternyata banyak buku yang nggak disebarluaskan secara komersial gitu, banyak sih buku menarik cuma nggak sesuai dengan bidang saya. Tadi tuh banyak buku tentang kebudayaan Indonesia gitu kan, terus tentang bagaimana kondisi lanskap Indonesia di zaman kolonialisme nah itu tuh bagus soalnya belum pernah nemu,” kata Ni Eko.

    Selain Ni Eko, pengunjung yang menikmati Perpustakaan Erasmus Huis ini adalah Salwa. Dia datang bersama beberapa temannya untuk mencari pengetahuan baru yang ada di dalam koleksi buku-buku.

    Salwa mengetahui keberadaan Perpustakaan Erasmus Huis dari media dan teman-temannya.

    “Ke sini ingin lebih tahu tentang wawasan ilmu-ilmu yang sebelumnya belum aku tahu di sini gitu, maksudnya masih banyak hal-hal yang belum aku ketahui juga. Kalau aku tahu (perpustakaan) ini dari media sosial sama rekomendasi dari teman-teman di kampus,” kataSalwa.

    Tak hanya membaca buku, ia pun menjelaskan kedatangannya ke perpustakaan ini untuk kebutuhan konten. Alasannya karena tempat dan suasana di Perpustakaan Erasmus Huis bisa jadi magnet untuk para content creator membuat konten.

    Di ruang samping perpustakaan juga tengah ada pameran foto dari fotografer bernama Kadir van Lohuizen yang menceritakan tentang dampak naiknya permukaan laut bagi manusia akibat dampak perubahan iklim. Terdapat sekitar 35 foto yang dipamerkan dari delapan negara dan salah satunya ada Indonesia.

    Pameran foto tersebut telah dihelat dari tanggal 22 Mei hingga 3 Agustus 2024.

    Jadi, buat pengunjung yang datang ke Perpustakaan Erasmus Huis Perpustakaan Erasmus Huis yang berada di komplek Kedutaan Besar Belanda di Jalan Rasuna Said Kav S3, Jakarta Selatan ini bisa sekaligus melihat pameran foto tersebut, untuk akses masuk ke perpustakaan tidak mengeluarkan biaya alias gratis.

    “Ini perpustakaan buka dari hari Selasa sampai Sabtu, dari jam 10.00 sampai jam 16.00 WIB. Pameran juga mengikuti waktu buka perpustakaan, kecuali kalau lagi ada event,” kata petugas keamanan, Siti.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com