Tag: jus sayur

  • 7 Jus Ini Ampuh Hilangkan Lemak Tubuh, Cocok Banget untuk Diet

    Jakarta

    Jus bisa menjadi bagian dari diet sehat untuk menurunkan berat badan. Dengan meminum jus buah dan sayuran tertentu, nutrisi tambahan dapat masuk lebih cepat ke dalam tubuh.

    Akan tetapi, nutrisi dalam jus mungkin bisa hilang dengan kandungan gula yang tinggi, perasa buatan, maupun pengawet jika membeli jus kemasan. Karena itu, ada baiknya untuk membuat sendiri jus segar di rumah. Caranya mudah, kok.

    Mau tahu apa saja buah dan sayuran yang cocok dijadikan jus untuk menurunkan berat badan? Cari tahu pada uraian di bawah ini, ya.


    Jus untuk Diet Turunkan BB

    Berikut deretan buah dan sayuran yang dapat dijadikan sebagai jus penurun berat badan, dikutip dari Healthline. Di sisi lain, sejumlah jus ini juga bisa bantu melunturkan lemak tubuh lho sehingga cocok banget untuk diet.

    1. Jus Delima

    Jus delima memiliki kalori rendah sehingga dapat menunjang penurunan berat badan. Selain itu, buah ini dapat bantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang bisa meningkatkan rasa lapar menurut beberapa penelitian.

    Di samping itu, jus buah delima kaya akan antioksidan. Kandungan antioksidannya ini mampu mengelola kadar gula darah setelah mengkonsumsi makanan yang mungkin menyebabkan peningkatan gula darah.

    2. Jus Semangka

    Selain manis dan menyegarkan, buah semangka yang dijadikan jus rendah kalori dan gula. Kandungan airnya yang tinggi pula dapat membuat perut merasa lebih kenyang.

    Semangka juga kaya akan asam amino dan arginine. Kandungan ini diketahui bisa bantu menghilangkan lemak tubuh sehingga cocok untuk menurunkan berat badan.

    3. Jus Seledri

    Seledri atau batang seledri juga berkalori rendah dan punya kandungan air yang tinggi, nih. Studi menunjukkan bahwa makanan dan minuman dengan kalori rendah bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak.

    Seledri yang dijadikan jus juga merupakan sumber antioksidan yang bisa bantu melawan peradangan dan mengurangi stres oksidatif.

    4. Jus Jeruk

    Buah jeruk mengandung vitamin C tinggi yang bagus untuk metabolisme. Kandungan seratnya juga bisa bantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan sehingga mendorong penurunan berat badan.

    Jus jeruk cukup mudah dibuatnya. Tinggal pilih jeruk yang mengandung banyak air lalu memerasnya. Air perasan jeruk ini bisa langsung diminum.

    5. Jus Timun

    Timun cocok untuk diet lantaran kandungan kalori rendah. Di samping itu, timun juga kaya akan vitamin dan mineral penting.

    Menurut sebuah analisis, kadar air tinggi dan kalori rendah yang dikandung mentimun dikaitkan dengan penurunan berat badan signifikan.

    6. Jus Buah Bit

    Bit utuh memiliki kalori rendah dan kaya serat. Buah ini dapat bantu memperlambat pengosongan perut dan membuat kenyang lebih lama jika dikonsumsi.

    Buah bit yang dijadikan jusa tidak mengandung nutrisi setinggi dalam bentuk utuhnya. Meski begitu, jus bit dapat menjadi pilihan yang baik dan bergizi untuk menurunkan berat badan.

    7. Jus Wortel

    Wortel memiliki nutrisi yang padat. Asupan seratnya juga mampu meningkatkan rasa kenyang dan bantu mengatur nafsu makan.

    Wortel yang dibuat menjadi jus mengandung vitamin A tinggi dan senyawa karotenoid yang banyak. Penelitian menemukan bahwa orang obesitas yang mengkonsumsi minuman kaya karotenoid setiap hari selama 8 minggu mengalami penurunan lemak perut yang signifikan.

    Nah, itu tadi sederet buah dan sayuran yang dapat dijadikan jus untuk diet dan bantu menghilangkan lemak tubuh.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Jus Buah dan Sayur yang Cocok untuk Diet, Bantu Turunkan BB

    Jakarta

    Ada banyak cara untuk bisa menurunkan berat badan, salah satunya adalah dengan rutin mengkonsumsi buah dan sayur. Selain dimakan langsung atau direbus, beberapa buah dan sayuran dapat diolah menjadi jus.

    Nah, ada sejumlah jus buah dan sayur yang cocok untuk diet. Selain membuat badan lebih sehat, dengan mengkonsumsinya secara rutin dapat membantu menurunkan berat badan.

    Hanya saja, membuat jus buah dan sayur sebaiknya menggunakan sedikit gula saja. Bahkan, detikers tak perlu menambahkan susu kental manis karena dapat menghilangkan kandungan nutrisi serta memicu penyakit.


    Jika detikers sedang menjalani program diet, simak beberapa jus buah dan sayuran yang cocok untuk diet dalam artikel ini.

    Jus Buah dan Sayur untuk Diet

    Ada sejumlah jus buah dan sayur yang dapat membantu turunkan berat badan. Dilansir situs Healthline dan LifeMD, berikut jus yang cocok untuk diet:

    1. Jus Seledri

    Jus seledri disebut dapat membantu menurunkan berat badan, sehingga cocok bagi kamu yang sedang diet. Soalnya, seledri mengandung rendah kalori dan 95 persen dari sayuran ini terdiri atas air.

    Menurut studi yang dipublikasikan pada 2023, mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung rendah kalori dapat memberikan efek positif dalam menurunkan berat badan.

    2. Jus Delima

    Jus delima bisa menjadi pilihan terbaik bagi detikers yang sedang diet. Delima termasuk buah yang rendah kalori serta mengandung polifenol.

    Sebuah studi pada 2023 mengungkapkan bahwa kandungan polifenol pada jus delima dapat menekan hawa nafsu makan. Selain itu, kandungan antioksidan dalam buah ini dapat meminimalisir peradangan.

    3. Jus Buah Bit

    Bit juga termasuk salah satu buah yang kaya antioksidan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan tinggi dalam buah bit dapat menurunkan indeks massa tubuh (BMI) pada orang obesitas.

    Selain itu, antioksidan juga membantu menurunkan berat badan karena dapat mendorong pemecahan sel-sel lemak. Buah bit juga rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat memberikan efek kenyang lebih lama.

    4. Jus Wortel

    Wortel merupakan salah satu sayuran yang tinggi nutrisi dan kaya serat. Mengkonsumsi wortel secara rutin diyakini mampu menekan hawa nafsu makan sekaligus memberikan rasa kenyang.

    Wortel juga kaya akan karotenoid. Sebuah studi menunjukkan bahwa pengidap obesitas yang rutin mengkonsumsi karotenoid setiap hari dapat menurunkan lemak di perut secara signifikan.

    5. Jus Nanas

    Rekomendasi jus untuk diet berikutnya adalah nanas. Buah berwarna kuning ini ternyata mengandung enzim bromelain yang mampu meningkatkan metabolisme protein dan pembakaran lemak.

    Selain itu, bromelain juga dapat bekerja sama dengan enzim lainnya, seperti lipase yang fungsinya untuk mencerna lemak dan menekan hawa nafsu makan.

    Nanas juga merupakan buah katabolik, sehingga tubuh akan membakar lebih banyak kalori untuk mencerna buah tersebut.

    6. Jus Buah Naga

    Buah naga kaya akan serat yang dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan sekaligus mencegah sembelit. Selain itu, buah berwarna ungu ini juga rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi bagi orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan.

    7. Jus Timun

    Meski biasanya dimakan secara langsung, tapi timun juga bisa diolah menjadi jus sehat dan menyegarkan. Timun yang rendah kalori dan mengandung banyak air dapat mengurangi asupan kalori harian serta mencapai defisit kalori.

    Selain itu, timun juga kaya serat yang dapat membantu menurunkan berat badan sekaigus memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat menekan hawa nafsu makan.

    8. Jus Semangka

    Jus semangka bisa menjadi opsi menarik bagi detikers yang kesulitan menurunkan berat badan. Sebab, buah ini termasuk rendah kalori dan mengandung sejumlah nutrisi lainnya, seperti antioksidan, vitamin A, hingga vitamin C

    Semangka termasuk buah yang mengandung banyak air. Jika dikonsumsi secara rutin, buah ini dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga kamu jadi nggak mudah lapar.

    9. Jus Sayuran Hijau

    Jus sayuran hijau bisa jadi pilihan terbaik bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan. Sebab, sayuran hijau mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh, mulai dari serat, antioksidan, dan rendah gula.

    Adapun beberapa sayuran hijau yang bisa dinikmati sebagai jus sehat, seperti bayam, kale, brokoli, dan peterseli. Kamu juga bisa menambahkan apel hijau atau timun ke dalam jus agar lebih nikmat.

    10. Jus Pare

    Banyak masyarakat yang umumnya tidak suka pare karena rasanya pahit. Namun siapa sangka, pare yang bisa diolah menjadi jus dapat membantu menurunkan berat badan, lho.

    Sebagai informasi, pare dapat merangsang hati dan memproduksi asam empedu yang dibutuhkan untuk metabolisme lemak. Selain itu, pare juga termasuk sayur rendah kalori sehingga cocok bagi yang sedang diet.

    Dilansir BBC Good Food, meminum jus buah dan sayur dapat membantu tubuh lebih berenergi bahkan bisa menurunkan berat badan, tapi hanya berlaku dalam jangka pendek. Jadi, sebaiknya imbangi dengan olahraga yang cukup, menjaga pola tidur di malam hari, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

    Jika kamu ragu apakah program diet yang dilakukan berhasil atau tidak, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Cari tahu juga apakah kamu memiliki risiko terhadap kesehatan jika menerapkan diet.

    Itu dia 10 jus buah dan sayur yang cocok untuk diet. Semoga berat badan detikers dapat turun!

    (ilf/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Rekomendasi 2 Jus Terbaik untuk Orang Usia 50 Tahun ke Atas


    Jakarta

    Orang berusia 50 tahun ke atas disarankan lebih memerhatikan asupan makanannya jika ingin sehat dan berumur panjang. Coba rutin konsumsi 2 jus terbaik ini menurut para ahli.

    Menjaga kesehatan seiring pertambahan usia bukan perkara mudah, terlebih jika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan. Salah satu cara sederhananya adalah dengan mengatur pola makan, termasuk lewat konsumsi jus.

    Namun, tak semua jus layak diklaim sebagai minuman sehat. Meski terlihat segar dan menyehatkan, beberapa jenis jus justru mengandung gula tambahan yang tinggi, serta minim serat.


    Hal ini justru dapat berdampak buruk, terutama bagi kelompok usia 50 tahun ke atas yang mulai rentan terhadap berbagai gangguan metabolik.

    Menurut ahli nutrisi Blanca Garcia, jus terbaik bagi individu berusia 50 tahun ke atas adalah yang berasal dari campuran buah dan sayuran segar. Jus juga harus dibuat tanpa tambahan gula maupun bahan pengawet.

    tren minum jus 3 hari untuk detox  tubuhAda jus yang direkomendasikan untuk orang berusia 50 tahun ke atas. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dia menyarankan agar jus yang dikonsumsi lebih menitikberatkan pada sayuran ketimbang buah.

    “Tanpa serat yang bisa memperlambat proses pencernaan, gula darah bisa melonjak setelah minum jus,” ujar Blanca, seperti dikutip dari Eat This Not That.

    Sebaliknya, jus dari sayuran cenderung memiliki kadar gula lebih rendah dan serat yang lebih tinggi, sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

    Serat juga memegang peran krusial dalam menjaga sistem pencernaan, yang pada usia 50-an umumnya mulai mengalami perlambatan fungsi.

    Sebuah penelitian dalam JAMA Internal Medicine menunjukkan bahwa orang berusia antara 50-71 tahun yang rutin mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsinya.

    Serat membantu meningkatkan kesehatan usus, mengontrol kadar kolesterol, dan mendukung metabolisme tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, mengonsumsi jus yang kaya serat bisa menjadi langkah cerdas bagi Anda yang ingin tetap aktif dan sehat di usia paruh baya.

    Baca juga: Botol Coca-Cola Berusia 1 Abad Ditemukan Kolektor, ini Tampilannya

    Jus buah dan sayurKonsumsi jus sayur jauh lebih direkomendasikan daripada jus buah. Foto: Istock

    Berikut dua jenis jus yang disarankan oleh para ahli untuk usia 50 tahun ke atas:

    1. Jus kangkung

    Jus dari sayuran hijau satu ini ternyata bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Biomedical and Environmental Sciences, disebutkan bahwa konsumsi jus kangkung selama tiga bulan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

    Efek ini tentu sangat penting bagi kelompok usia 50-an yang mulai rentan terhadap penyakit kardiovaskular.

    2. Jus brokoli

    Brokoli mengandung antioksidan bernama kaempferol yang diketahui dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif akibat penuaan.

    Selain itu, kandungan antioksidan dalam brokoli juga bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit kronis.

    Mengonsumsi jus brokoli secara rutin dapat membantu menjaga fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh tetap optimal.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Rahasia Umur Panjang, Ini Jus Terbaik buat Usia 50-an Menurut Ahli”

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com