Tag: kafe

  • Tidak Hanya Dinikmati, Kini Kopi Barista Merambah ke Project NFT

    Apakah Anda penggemar kopi? Sudah beberapa waktu terakhir, banyak kedai kopi kekinian yang hadir dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Nggak hanya kopi, barista atau orang yang ahli dalam membuat kopi pun menjadi salah satu pekerjaan yang diminati anak muda seiring menjamurnya industri kopi.

    Kopi dan Barista, Dua Hal yang Tak Bisa Dipisahkan

    Untuk menghadirkan kopi yang nikmat, dibutuhkan dua hal, yakni jenis sajian kopi itu sendiri dan juga keterampilan barista. 

    Kopi memiliki rasa yang relatif berbeda-beda, tergantung jenis serta bahan campuran yang ditambahkan. Misalnya saja, Americano adalah salah satu jenis yang disukai para penggemar kopi tulen karena memiliki rasa pahit dan tidak semua orang menyukai taste pahit yang rich.

    Meskipun begitu, saat ini banyak bahan yang dipadupadankan ke dalam kopi untuk membuat rasa yang beda dan tetap bisa dinikmati oleh mereka yang tidak menyukai kopi sekalipun, seperti halnya menambahkan susu, caramel, jus alpukat, gula aren, dan lain-lain. Nah, akhirnya kopi pun bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

    Selain inovasi yang menjadikan kopi semakin nikmat, aspek penting selanjutnya adalah barista. Barista merupakan seseorang yang menyajikan kopi secara profesional yang membutuhkan keterampilan serta pelatihan secara khusus. Nggak hanya dituntut harus menghadirkan sajian kopi yang nikmat, barista juga perlu memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik ketika melayani konsumen.

    Dengan begitu, konsumen tidak hanya mendapatkan kenikmatan kopi, tetapi juga mendapat experience yang lebih kaya dengan sentuhan personal.

    Nah, selain banyak diminati karena kenikmatannya, kopi ternyata juga populer hingga ke dunia NFT, lho! Penasaran bagaimana ceritanya? Yuk, simak bersama!

    Crypto Barista, Project untuk Kafe NFT

    Selain hadir untuk memberikan kenikmatan bagi para penggemarnya dengan suguhan pada secangkir kopi, kopi sudah mulai merambah ke dunia NFT dengan segudang inovasinya. Salah satu project NFT yang telah diciptakan oleh sebuah industri kopi adalah Crypto Barista.

    Crypto Barista adalah hand-drawn characters yang pembeliannya dapat mendukung kehadiran kafe berdana NFT pertama di New York City. Pada musim pertama Crypto Barista, terdapat 60 karakter kopi barista lucu yang diciptakan oleh seorang ilustrator bernama Tony Bui dan Coffee Bros.

    Coffee bros

    Sumber: https://cryptobaristas.com/

    Nah, Coffee Bros sendiri merupakan perusahaan kopi pertama yang memiliki inovasi serta keberanian untuk merambah ke dunia NFT. Selain itu, Coffee Bros adalah pihak yang menginisiasi project Crypto Barista ini, lho!

    Ini Dia Tujuan Dibentuknya Crypto Barista!

    Selanjutnya, apa sih maksud dan tujuan dibentuknya Crypto Barista ini?

    Jadi, Crypto Barista hadir untuk membangun komunitas yang memiliki preferensi dan kemauan untuk melakukan apresiasi terhadap karya seni, entrepreneurship, inovasi, hingga apapun yang berhubungan dengan kopi. 

    Crypto Barista

    Sumber: https://coffeebros.com/blog/how-to-buy-nfts-a-quick-overview/

    Dan Hunnewell (4/11/21), yaitu founder dari Coffee Bros (The Regalia Roasting Collective) mengatakan jika Crypto Barista ini juga memiliki ambisi utama untuk membuka ruang terbuka di New York City, di mana karya seni dan inovasi saling bersatu.

    Baca Juga: Terus Berkembang, Masa Depan NFT Akan Hadir di Sektor Ini!

    Apa yang Didapatkan dari Crypto Barista?

    Setelah mengetahui tujuan dan maksud dibentuknya Crypto Barista, apa sih yang akan didapatkan pemilik Crypto Barista?

    Bisa dibilang, pemilik Crypto Barista akan mendapat beberapa hal menarik yang nggak pernah kita pikirkan sebelumnya, di antaranya adalah:

    1. Caffeinated Perks

    Pemilik Crypto Barista akan mendapat Caffeinated Perks, yaitu sebutan untuk menikmati fasilitas di Coffee Bros, mencicipi kopi eksklusif, hingga mendapat diskon merchandise Crypto Barista.

    2. Barista Bank

    15% dari semua dana yang terkumpul melalui project NFT dan penjualan merchandise akan disimpan dan pemilik Crypto Barista memiliki hak secara penuh dalam mengontrol dana tersebut.

    Dana tersebut akan digunakan untuk beberapa hal, seperti keperluan donasi dalam industri kopi, membuat project baru, atau sebagai dana pengembangan untuk project yang sedang berlangsung.

    3. Hak Voting Project

    Pemilik Crypto Barista memiliki hak dalam pembuatan keputusan untuk berbagai hal, yakni konsep karakter baru, arah musim kedua dan musim berikutnya, serta penggunaan 15% dana dalam Barista Bank.

    Cara Mudah Mendapatkan NFT Crypto Barista

    Sebenarnya, cara untuk membeli NFT Crypto Barista sangat mudah, kok! Kalau Anda tertarik untuk memiliki salah satu dari 60 karakter Crypto Barista yang tersedia pada musim pertama, berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:

    1. Beli ETH terlebih dahulu pada crypto exchange, salah satunya Tokocrypto
    2. Setelah itu, buat crypto wallet seperti Metamask
    3. Transfer ETH yang sudah Anda beli di Tokocrypto ke akun Metamask agar lebih mudah untuk melakukan transaksi ke sejumlah marketplace ternama
    4. Masuk ke marketplace Rarible dan sambungkan akun Metamask
    5. Cari akun “Crypto Barista”
    6. Temukan karakter Crypto Barista favorit Anda dan beli menggunakan ETH

    Selamat! Karakter kopi barista dari Crypto Barista yang lucu sudah menjadi milik Anda! Eits, tapi jangan lupa untuk memperhatikan besaran nominal gas fee, ya! Harga gas fee yang tidak menentu dapat membuat nominal NFT lebih mahal daripada sebelumnya.

    Baca Juga: Ketahui Alasan Kenapa Gas Fee Mahal dan Cara Kerjanya

    Itulah ulasan singkat mengenai kopi barista dan project NFT yang sangat menarik. Jika Anda ingin mencari NFT art lainnya, Anda bisa menemukannya di TokoMall, lho! Sebagai NFT marketplace  pertama di Indonesia, di TokoMall Anda bisa menemukan beragam karya spektakuler dari berbagai kreator! 

    Tunggu apalagi? Kunjungi Tokomall dan segera miliki NFT art favorit Anda!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Nikmat! Kopi Timur Tengah hingga Donat Ubi Ungu di Pecinan


    Jakarta

    Ada kafe dengan konsep yang berbeda di tengah pecinan ini. Seduhan kopinya menggunakan metode ala Timur Tengah hingga camilan yang nikmat dan legit.

    Pecinan identik dengan kawasan tengah kota yang banyak dihuni keturunan China. Mulai dari pernak-pernik, penjual buah-buahan, hingga kedai-kedai yang menjajakan makanan non halal bergaya China.

    Tetapi di kawasan pecinan Glodok ada satu kafe yang memiliki tema berbeda dengan suasana di lingkungan sekitarnya. Walaupun berada di tengah pecinan, menggunakan nama yang identik dengan China tetapi sajian kopinya justru unik.


    Ketika memasuki bagian depan kafenya saja kami sudah disambut dengan kuali berisi pasir panas untuk menyeduh kopi andalan mereka. Ditambah dengan camilan dan makanan pendamping yang nikmat legit, tempat ini hadir dengan ciamik di tengah gang sempit.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Djauw Coffee
    Alamat Jalan Kemenagan Raya No.58B, Glodok, Jakarta Barat
    No Telp 0813-1160-4958
    Jam Operasional Setiap hari, 07.00 – 18.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 16.000 – Rp 30.000
    Tipe Kuliner Tradisional, Klasik
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa pulang
    • Toilet bersih
    Djauw CoffeeDi dalam kafe bernuansan China ini ada kopi ala Timur Tengah dan berbagai hidangan tradisional Indonesia. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Perpaduan Budaya Dalam Satu Kafe

    Memiliki konsep yang berbeda dengan suasana dan toko di sekitarnya, Djauw Coffee tampil menarik di Glodok. Jika biasanya Glodok identik dengan berbagai panganan dan sentuhan China, Djauw Coffee menggabungkan banyak budaya dalam satu tempat.

    Ketika mendatangi kafe ini, kami tak heran saat melihat berbagai ornamen berwarna merah bekas perayaan Imlek. Tetapi ada pemandangan yang istimewa saat melihat kuali berisi pasar panas yang dekat dengan pintu masuk.

    Ternyata salah satu menu khas di Djauw Coffee ini justru sajian kopi pasir ala Turki atau Timur Tengah. Hebatnya, hanya dengan menggunakan metode penyeduhan kopi ala Turki ini tetapi Djauw coffee punya banyak racikan kopi yang segar dan nikmat.

    Sementara setiap sudut kafenya benar-benar mempertahankan ruko ala pecinan yang konon sempat kosong hingga tahun 2021. Sampai akhirnya ruko ini kembali diberi ‘nyawa’ oleh kafe bernama Djauw Coffee.

    Roti Kukus dan Tape Gabin Klasik

    Djauw CoffeeRoti serai srikayanya disajikan dengan bahan roti jadul dan selai homemade. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Menu yang disajikan didominasi oleh camilan dan racikan minuman tradisional. Jika membaca menunya, para pelanggan pasti akan familiar dengan seluruh menu yang disajikan di sini.

    Pekerja di bagian kasir merekomendasikan kami menu camilan yang paling banyak dipesan oleh pelanggan. Yaitu roti kukus dengan selai srikaya dan tape gabin. Ia menyebut semuanya masih diproduksi secara homemade dan menggunakan resep klasik.

    Setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya makanan pesanan kami datang juga. Roti kukusnya begitu menarik perhatian. Aromanya semerbak harum roti dan pandan.

    Roti jadul berwarna hijau yang datang dari esens pandan seolah mengingatkan pada menu sarapan yang disajikan nenek saat pagi hari. Isian selai srikayanya memiliki rasa manis legit yang sederhana. Terbukti hidangan seharga Rp 22.000 ini memang dibuat sendiri.

    Untuk tape gabinnya Djauw Coffee membanderol deharga Rp 24.000 dengan isian 3 buah. Ukurannya besar dengan isian tape di bagian tengahnya yang tebal. Rasanya benar-benar seperti gabin klasik yang hanya dijual oleh penjaja makanan jadul.

    Ada kopi pasir hingga donat ubi ungu di halaman berikutnya.

    Djauw CoffeeSeduhan kopinya menggunakan metode ala kopi Timur Tengah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Kopi Pasir Ala Turki di Pecinan

    “Waspada. Permukaan Panas, Jangan Disentuh” begitu stiker yang ditempel pada kuali besar yang menarik perhatian kami. Hampir setiap pelanggan yang baru masuk ke kedai ini pasti melirik ke arah kuali berisi pasir panas tersebut.

    Pekerja yang bertugas di bagian kopi menjelaskan bahwa di dalamnya berisi kompor besar bersuhu tinggi. Kuali tersebut memang sengaja dihadirkan untuk menyeduh kopi dengan metode yang ada di Turki.

    Camgkir-cangkir khusus berukuran kecil sebanyak tiga buah dijajarkan untuk menyeduh kopi. Dengan lihai pekerja di sana memutar-mutarkan cangkir tersebut hingga kopinya mendidih berbuih yang menandakan sudah siap dituang ke dalam gelas.

    Ada tiga jenis kopi yang kami pesan. Butter Coffee, Es Kopi Pantjoran, dan Es Kopi Susu Aren yang harga Rp 24.000 – Rp 25.000 per gelas.

    Butter coffeenya disajikan selagi panas hingga ketika menteganya dimasukkan ke dalam gelas, tak butuh waktu lama untuk langsung meleleh. Racikan kopinya menggunakan biji kopi asli Indonesia. Rasa pekat kopinya berpadu dengan gurih mentega.

    Untuk Es Kopi Pantjorannya mereka memiliki racikan sendiri. Kopi hitam yang ditambahkan berbagai rempah serta disajikan dengan kayu manis batang 3 cm. Aromanya begitu harum semerbak dengan rasa rempah lembut yang menyapa lidah ketika disesap.

    Sementara untuk es kopi arennya cenderung lebih creamy dan lembut. Kopinya tak terlalu pekat. Menu ini cocok untuk mereka yang ingin minum kopi tetapi tak ingin kopi yang terlalu kuat.

    Djauw CoffeeDonat ubi ungu rumahannya juga tak kalah enak untuk dinikmati bersama secangkir kopi yang segar. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Donat Ubi Ungu yang Empuk

    Djauw Coffee memang terkenal dengan racikan kopi dan sajian makanannya yang klasik. Tetapi ada satu menu yang tak boleh lupa dipesan ketika datang ke sini.

    Donat kampung dengan inovasi bahan ubi ungu membuat rasanya lebih unik. Adonannya terasa empuk, padat, tetapi tidak seret ketika dinikmati.

    Warnanya ungu padam agak kecokelatan. Konon bahan utamanya memang menggunakan ubi ungu yang dihaluskan bukan dengan penambahan pewarna makanan ungu semata-mata untuk menghadirkan warna yang cantik saja.

    Seporsi Donat Ubi Ungunya dibanderol Rp 20.000 dengan isian dua buah donat dalam satu piring. Sentuhan klasiknya semakin terasa karena toppingnya sederhana, hanya menggunakan taburan gula halus di bagian atasnya.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikcom? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Racikan Teh Nusantara yang Harum Semerbak


    Jakarta

    Kawasan Cipete, Jakarta Selatan identik dengan kafe dan tempat makan kekinian. Ternyata ada kedai teh dengan racikan unik yang menarik untuk dicoba.

    Kawasan Jakarta Selatan seolah memanjakan para penduduk dan pengunjungnya dengan tempat-tempat kekinian untuk hangout. Misalnya di kawasan Cipete yang kini dipenuhi oleh kafe hingga restoran populer.

    Ternyata masih di kawasan yang sama, ada sebuah kedai teh dengan gaya yang berbeda dari kafe-kafe lainnya. Jika kafe lebih banyak menawarkan racikan es kopi susu atau dessert, di sini kamu bisa menikmati racikan teh Nusantara yang hangat dan menyegarkan.


    Uniknya lagi, teh yang dihadirkan tak hanya jenis teh single origin saja. Ada infused teh hingga teh artisan yang berasal dari perpaduan bahan-bahan lokal terbaik.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Tanagaia
    Alamat Jalan Asem Dua, Cipete Selatan, Cipete, Jaarta Selatan
    Instagram
    tanagaia.id
    Jam Operasional Setiap hari, 10.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 30.000 – Rp 65.000
    Tipe Kuliner Kedai teh
    Fasilitas
    • Minum di Tempat
    • Musholla
    • Toilet
    • Parkir Luas
    • Bawa Pulang
    • dll

    Konsep Tea Bar yang Nyaman

    Berbeda dengan kedai teh lainnya, Tanagaia menempati salah satu sisi dari sebuah restoran bergaya Aceh di kawasan Cipete. Namun ruang yang tak terlalu besar itu berhasil disulap menjadi tea bar yang nyaman juga menenangkan.

    Jika memilih duduk di meja bar, terdapat 6 kursi tinggi di mana pemandangan yang disuguhkan adalah deretan kemasan-kemasan teh yang warna-warni. Tanagaia sendiri mengenalkan produknya sebagai heritage tea spesialis yang artinya memiliki menu-menu teh pusaka sebagai andalannya.

    Dengan duduk di bagian barnya para pengunjung tak hanya dapat melihat langsung proses penyeduhan. Ada tea brewer yang siap diajak berbincang hingga menjawab semua pertanyaan atas rasa penasaran terhadap teh yang disajikan.

    Saat ini ada 10 jenis teh yang dapat dipesan para pengunjung Tanagaia. Agar tak salah pilih, para pengunjung juga boleh mengendus atau sniffing aroma teh untuk mengenali rasa yang akan dinikmati.

    TanagaiaTanagaia menggunakan teknik penyeduhan cangkir bukan dengan teko teh biasa. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Metode Penyeduhan yang Efektif

    Tanagaia memiliki metode penyeduhan yang berbeda dari cara menyeduh teh di kedai-kedai teh lainnya. Tanagaia tidak menggunakan teko yang merendam daun teh bersamaan dengan air seduhannya.

    Setelah pengunjung menentukan jenis teh yang diinginkan, tea brewer akan mengambil 3 gram teh untuk dimasukkan ke dalam cangkir transparan. Kemudian air panas dengan suhu yang sudah disesuaikan oleh jenis tehnya dituangkan sebanyak 250 mililiter.

    Ternyata penggunaan cangkir seduh daripada teko seduh dimaksudkan untuk mengekstrak teh lebih efektif. Cangkir seduh memiliki ruang yang lebih besar untuk teh mengembang sehingga rasa dan aroma yang dikeluarkan akan lebih maksimal, dibandingkan dengan teko seduh.

    Setelah diseduh selama 4-10 menit teh kemudian akan disaring ke dalam teko saji. Untuk menikmati aromanya terlebih dahulu, pengunjung bisa menutup bagian atas teh dengan cangkir kecil untuk mengumpulkan uapnya. Dari uap tersebut aroma asli teh setelah diseduh dapat dinikmati dengan maksimal.

    TanagaiaVarian teh yang dihadirkan semuanya murni dari petani dan produsen teh lokal. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Teh Murni dari Produsen Lokal

    Tanagaia tampaknya menyadari kekayaan alam Indonesia terutama dari para penghasil eh dan rempah-rempah. Semua menu yang tertulis pada buku menunya dijelaskan asal daerah bahan-bahan yang digunakan.

    Mayoritas teh yang digunakan berasal dari Jawa Barat. Selain daun teh, ada juga beberapa rempah yang digunakan untuk meracik teh yang diambil dari daerah asli rempah-rempah tersebut.

    Misalnya pada menu teh artisan Bandapala, ada penambahan kembang pala di dalam tehnya. Mengingat kembang pala terbaik tumbuh di Pulau Banda, Maluku, maka sumber dari kembang pala yang digunakan pun sengaja didatangkan langsung dari Maluku.

    Ada infused tea hingga teh artisan yang unik di halaman selanjutnya.

    TanagaiaAda teh putih yang pekat dan berkualitas premium untuk diseruput di sini. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Teh Putih yang Pekat Rasanya

    Untuk mencicipi kualitas teh murni yang disajikan, kami memesan teh putih bernama Pucuk Perak Tanah Jawa yang didatangkan dari Jawa Barat. Segelas teh putih atau white tea yang kami pesan harga Rp 65.000 dan dapat diisi ulang sebanyak 2 kali dengan seduhan 250 mililiter air panas setiap seduhannya.

    Teh putih yang juga dikenal sebagai silver needle punya karakteristik yang unik ketika diseduh sebagai penanda kualitas tehnya. Ciri teh putih dengan kualitas yang baik adalah daun tehnya akan berdiri tegak seperti jarum ketika diseduh.

    Biasanya rasa teh putih cenderung lebih ringan. Tetapi kami mencicipi teh putih yang lebih kuat rasanya, dengan sentuhan manis mirip buah leci, dan selintas aroma melati saat disesap pertama kali. Perpaduan aroma dan rasanya cocok untuk diminum saat sore hari untuk menenangkan pikiran.

    Infused Tea dengan Bunga Cempaka

    TanagaiaTeh yang diinfusi dengan bunga cempaka memiliki sentuhan rasa manis alami yang unik. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Selain tehnya yang murni tanpa campuran, Tanagaia juga menawarkan menu teh yang telah diinfusi bahan-bahan tertentu. Menu bernama Champaca menarik perhatian karena menggunakan teh hitam asal Cianjur dan memasukkan aroma serta rasa bunga cempaka ke dalam racikannya.

    Segelas teh Champaca ini dibanderol dengan harga Rp 38.000. Sesaat setelah diseduh dan disajikan oleh tea brewer aroma perpaduan teh hitam dengan bunga cempaka yang lembut akan masuk ke hidung.

    Ketika disesap pertama kali ada rasa manis alami yang datang dari nektar bunga cempaka. Karena dipadukan dengan teh hitam sehingga rasa tehnya akan lebih pekat dan tidak kalah dengan sentuhan aroma dan rasa bunga cempaka yang ditambahkan.

    Racikan Teh Artisan Berempah yang Unik

    TanagaiaPerpaduan teh hitam dan andaliman yang unik juga bisa diseruput untuk menyegarkan tubuh. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Salah satu menu teh yang paling unik yang dimiliki oleh Tanagaian bernama Tobaliman. Jika biasa andaliman dari Sumatera Utara lebih awam digunakan sebagai racikan makanan berupa sambal, di sini andaliman diseduh bersamaan dengan teh.

    Tobaliman sendiri dibanderol seharga Rp 45.000 per gelasnya. Bahan dasarnya menggunakan teh hitam dari Sumatera Utara dan andaliman yang didatangkan dari Toba.

    Pada teh artisan ini bahan yang digunakan juga lebih banyak sehingga hasil rasa dan aromanya lebih kaya. Ada andaliman, kecombrang, jeruk shantang, cengkeh, hingga bunga lawang. Ketika diendus kamu akan mendapatkan aroma hangat berempah dari teh ini.

    Saat menyesap andaliman pertama-tama lidah akan dibuat kebingungan terlebih dahulu. Setelah tehnya menyebar ke seluruh rongga mulut baru terasa sentuhan kecombrang, cengkeh, hingga andalimannya.

    Sensasi hangat yang didatangkan dari andaliman berbeda jauh dengan ketika minum jahe. Hangatnya lebih lembut dan tidak meninggalkan kesan pahit pada pangkal tenggorokan.

    Teh ini cocok untuk dinikmati saat pagi atau sore hari. Agar lebih komplet ada juga camilan yang dapat dipesan untuk menemani waktu minum teh.

    Kami mencoba memesan pisang goreng kaya seharga Rp 25.000. Pisang kepok yang manis dan matang sempurna memberikan tekstur yang manis lembut di dalam tetapi renyah di luar. Menu ini salah satu yang cocok untuk memberikan rasa manis alami saat menikmati teh artisan yang disajikan tanpa gula.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Seru! Selain Ngopi Bisa Belajar Merajut dan ‘Tufting’ di Kafe Ini


    Jakarta

    Aktivitas seru banyak ditawarkan oleh beberapa kafe. Salah satunya kafe di BSD Serpong yang menawarkan kelas merajut dan tufting. Cocok buat keluarga nih!

    Kini kafe tak hanya sekadar menjadi tempat berkumpul sambil menikmati makanan dan minuman. Karena, mulai banyak bermunculan kafe dengan aktivitas yang seru.

    Aktivitas seru di kafe ini ada yang ditawarkan secara musiman maupun setiap hari. Crochet Cafe & Tufting salah satu yang menawarkan aktivitas seru di kafe setiap harinya.


    Baru Buka 2 Bulan

    DetikFood berkunjung ke Crochet Cafe & Tufting yang baru buka di BSD Serpong (11/7). Kafe ini menawarkan aktivitas seru berupa merajut dan ‘tufting’. Aktivitas tersebut ditawarkan secara reguler setiap harinya.

    Fitria, selaku owner dari Crochet Cafe & Tufting menjelaskan bahwa kafenya baru buka akhir Mei lalu. “Kita baru buka di akhir Mei, Alhamdulillah ini responnya positif jadi kita makin semangat ya,” jelasnya.

    Crochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrongCrochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrong Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kafe ini juga Fitria hadirkan karena didasari dari kecintaannya terhadap ‘tufting’. Ia menceritakan tentang hobinya itu.

    “Awalnya itu memang saya lebih condongnya ke tufting dulu, saya suka kayak kreasi dengan wol kemudian kalo misalkan tufting doang kayaknya sayang aja wolnya. Karena ternyata wol itu banyak banget kegunaannya kemudian kita merambat ke crochet. Nah pada saat di crochet ternyata itu komunitasnya banyak banget apalagi crochet itu kan banyak,” cerita Fitria.

    “Kemudian kita sendiri fokusnya lebih ke amigurumi itu crochet yang berbentuk doll atau boneka,” lanjutnya.

    Tersedia Paket Merajut dan Tufting

    Sebagai kafe merajut dan ‘tufting’ tentu saja mereka menyediakan beberapa paket yang dapat dipilih para pelanggan. Harga paket tersebut sudah termasuk pengajar untuk mengetahui dasar merajut dan tufting.

    Crochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrongCrochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrong Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    “Untuk crochet sendiri itu harganya mulai dari Rp 150.000 itu udah free dengan pengajar. Kemudian tuftingnya sendiri itu harganya dimulai Rp 300.000 itu juga sudah free pengajar atau pendamping,” ungkap Fitria.

    Paket merajut dan tufting ini juga ramah untuk pemula. “Jadi buat pemula itu datang aja kesini nanti kita bisa belajar bareng dengan pengajar ataupun dengan pendamping,” tutur Fitria.

    Fitria juga mengungkapkan kalau pelanggannya kebanyakan keluarga. Seperti yang detikFood lihat beberapa waktu lalu, ada beberapa pasang keluarga yang mengajak anaknya untuk belajar merajut di sini.

    “Ini cocok banget buat keluarga, apalagi di musim liburan belakangan ini. Jadi, banyak ibu-ibu yang anterin anaknya karena ini kan kegiatan positif ya. Jadi, bisa jadi alternatif lain selain main hp aja,” kata Fitria.

    Tawarkan Menu Nusantara

    Selain kelas merajut dan ‘tufting’, kafe ini juga memiliki sajian makanan dan minuman yang dapat dinikmati. Kamu bisa menikmatinya selama merajut dan ‘tufting’.

    Pilihan menu yang ditawarkan adalah makanan khas Nusantara. “Variasi kita cafe kopi jadi kita menyajikan kopi, ada non kopi, juga Indonesian food,” kata Fitria.

    “Untuk makanan dan minuman harganya kita mulai dari Rp 20.000, kemudian paling mahalnya harga Rp 40.000,” lanjutnya.

    Crochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrongCrochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrong Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Untuk camilan, ada pisang goreng cokelat keju dan platter kentang goreng dan sosis bakar. Camilan ini cocok dinikmati bersama segelas segar Es Kopi Susu Aren dan Matcha Latte.

    Nasi Goreng juga menjadi menu yang andalan di sini, khususnya untuk anak kecil. Karena, sajian nasi gorengnya tak pedas. Rasanya juga ala rumahan dengan isian telur dan sosis.

    Crochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrongCrochet Cafe & Tufting yang punya aktivitas merajut seru sambil nongkrong Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami sangat menyukai Sate Bebek yang ditawarkan di sini. Daging yang digunakan tebal, empuk dan tak amis. Bumbunya juga sedap terasa gurih dan agak pedas.

    Sate bebek ini cocok sekali dipadukan dengan nasi daun jeruk. Nasi daun jeruk yang gurih dan beraroma wangi ini menambah kenikmatan sate bebeknya.

    Crochet Cafe & Tufting

    Ruko Ice Business Park Blok E.09,
    BSD Serpong, Tangerang
    Jam operasional: 09.00 – 20.00 WIB
    No. Telp: 0852-1383-5972

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • KAI Launching KAIfetaria by Loko Cafe, Lebih Nyaman dengan Menu Beragam


    Jakarta

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) meresmikan KAIfetaria by Loko Café yang berlokasi di Kantor Pusat KAI Jalan Perintis Kemerdekaan No. 1 Bandung. KAIfetaria yang memiliki luas bangunan kurang lebih 258 m2 tersebut secara langsung diresmikan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

    “KAIfetaria by Loko Café merupakan kafe yang dikelola KAI Services yang memiliki konsep Great Food, Great Ambiance, serta Great Place yang menyajikan makanan-makanan tradisional dan makanan rumahan. Menu yang dijual dapat mengingatkan Anda pada cita rasa makanan saat berada di rumah,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/8/2024).

    “Ada juga fasilitas tambahan yang disediakan KAIfetaria seperti coworking space, ruang rapat, collaboration space, area makan indoor dan outdoor dengan kapasitas total keseluruhan 189 orang,” sambungnya.


    Anne mengatakan saat ini KAIfetaria juga sudah terbuka untuk pengunjung umum yang ingin menikmati suasana kantin dengan masakan rumah yang enak dengan tempat yang nyaman di sekitaran Kota Bandung. Ia menambahkan KAIfetaria buka dari Senin-Jumat mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB dan Sabtu pukul 10.00 hingga 20.00 WIB.

    “Meriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, KAI melalui KAI Services juga berkolaborasi dengan BNI memberikan diskon khusus untuk pengguna QRIS Wondr di KAIfetaria yang membeli makanan dan minuman di KAIfetaria selama bulan Agustus 2024 ini. Ada Promo Tebus Murah yang berlaku hanya di tanggal 15 Agustus 2024 dimana para pelanggan KAIfetaria dapat melakukan tebus murah makanan dan minuman menggunakan Qris Wondr by BNI,” ungkap Anne.

    Ia menambahkan untuk minuman, pelanggan KAIfetaria yang melakukan maksimal transaksi sebesar Rp 15.000 maka akan mendapatkan harga spesial sebesar Rp 79. Sementara untuk makanan, pelanggan KAIfetaria yang melakukan transaksi sebesar Rp 25.000 maka akan mendapatkan harga spesial Rp 7.900.

    “Promo Tebus Murah berlaku untuk 150 transaksi pertama dan tidak berlaku kelipatan,” jelas Anne.

    Selain itu Anne mengatakan di KAIfetaria juga ada promo diskon Rp 7.900 yang berlaku mulai tanggal 16 Agustus hingga tanggal 23 Agustus 2024 dengan pembayaran menggunakan QRIS Wondr by BNI. Para pelanggan KAIfetaria bisa mendapatkan promo ini dengan melakukan transaksi minimal Rp 50.000 maka akan mendapatkan diskon Rp 7.900. Promo diskon Rp 7.900 hanya berlaku untuk 100 orang pertama saja.

    “Pengunjung KAIfetaria dapat menikmati promo dari BNI selama bulan Agustus ini. Mulai dari Tebus Murah di tanggal 15 Agustus 2024 hingga promo diskon Rp 7.900 yang berlaku mulai tanggal 16 Agustus hingga 23 Agustus 2024,” ujar Anne.

    “Jangan lewatkan promonya, untuk masyarakat yang sedang liburan di Kota Bandung atau bertamu ke Kantor Pusat KAI silahkan berkunjung ke KAIfetaria,” pungkasnya.

    (akn/ega)



    Sumber : food.detik.com

  • Ada Roasted Chicken dan Banana Bread Enak di Kafe Galeri Batu


    Jakarta

    Kafe estetik dengan suasana ala Bali bisa dijumpai di kawasan Gandaria. Selain suasana nyaman, kafe ini juga punya menu roasted chicken hingga banana bread lezat.

    Kawasan Gandaria, Jakarta Selatan dipenuhi berbagai macam penjaja kuliner. Skalanya mulai dari kuliner kaki lima, restoran, hingga kafe.

    Jika tujuanmu mencari kafe dengan suasana nyaman untuk santai atau WFC (work from cafe), coba mampir ke Mewatu Coffee and Gallery.


    Dari luar, bangunannya sudah menarik perhatian. Kafe ini mengusung konsep minimalis dan estetik yang memberikan kenyamanan kepada pelanggan.

    Uniknya, mereka juga punya area galeri tempat sejumlah karya dipajang. Pelanggan bisa melihatnya secara gratis, bahkan membeli, dan mengabadikan momen di galeri tersebut.

    Tidak sekadar menjual tempat, Mewatu Coffee and Gallery juga punya menu makanan dan minuman yang patut dicoba. Mulai dari hidangan utama, dessert, sampai kopi.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Mewatu Coffee & Gallery
    Alamat l. KH. Ahmad Dahlan No.11, RT.1/RW.1, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12130
    No Telp 0852-1943-9411
    Jam Operasional Setiap hari pukul 08.00 – 22.00 wib
    Estimasi Harga Rp 38.000
    Tipe Kuliner indonesian-western
    Fasilitas
    • tempat parkir
    • area indoor
    • area outdoor
    • musholla
    • toilet

    1. Konsep kafe yang unik

    Mewatu Coffee and GalleryMewatu Coffee and Gallery punya konsep unik karena memadukan kafe dengan gallery. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Mewatu Coffee and Gallery punya bangunan yang didominasi warna putih tulang. Aksen hitam, cokelat, dan abu-abu terang membuat setiap ruangannya terlihat semakin cantik.

    Konsep bangunannya juga cukup unik karena memiliki tiga area berbeda. Pelanggan yang baru pertama kali datang bisa masuk ke area kiri terlebih dahulu. Di area tersebut, ada meja pemesanan sekaligus beberapa meja dan kursi yang bisa ditempati.

    Jika ingin merokok atau menikmati udara di luar, bisa ke area outdoor yang dikelilingi dengan pohon rindang.

    Mewatu Coffee and GalleryMewatu Coffee and Gallery punya area meja dan kursi makan yang nyaman. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Spot paling menarik di kafe ini ada di bagian kanan yang merupakan galeri. Mewatu berarti ‘menjadi batu’ mencerminkan kehadiran galeri seni batu yang menjadi ciri khas kafe ini. Karya seni berupa batu permata, batu pyrite, batu kristal, hingga batu fosil itu telah disusun rapi, cantik, dan memukau.

    Di lantai dua atas galeri juga ada meja dan kursi dengan area cukup luas untuk ditempati pengunjung.

    Setiap sudut kafe menurut kami sangat cocok jadi background foto estetik. Selain itu, kafe ini juga cocok jadi tempat bersantai, ngobrol bersama teman, hingga work from cafe (WFC).

    2. Beragam menu menarik

    Banyak pilihan menu makanan dan minuman yang bisa dicoba di kafe ini. Mulai dari camilan, makanan utama, sampai dessert juga ada. Jenisnya juga beragam, ada makanan Indonesia, seperti Sop Iga hingga makanan barat, seperti pasta.

    Kalau ingin sekadar santai sembari bekerja bisa pesan minuman, mulai dari kopi sampai non kopi. Makanan dan minuman di kafe ini dibanderol mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 80.000.

    3. Roasted Chicken and Mashed hingga Mix platter

    Mewatu Coffee and GalleryRoasted Chicken dengan Mash Potato menjadi salah satu menu yang menarik dicoba. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Terdapat beberapa pilihan menu utama, mulai dari masakan Indonesia sampai barat. detikFood tertarik mencoba hidangan ala Barat Roasted Chicken and Mashed (Rp 70.000). Seporsinya terdiri dari ayam panggang atau roasted chicken, mashed potato, salad dan mushroom sauce.

    Ayam panggang yang disajikan berupa potongan dada dan sayap dengan ukuran cukup besar. Aroma smokey khas ayam panggang tidak begitu tercium. Namun saat dicoba, tercecap rasa gurih herbal, seperti oregano dan lada yang mendominasi.

    Meskipun potongan dada, tekstur ayam panggangnya tidak begitu kering, tetapi memang tetap berserat. Semakin lezat dipadukan dengan mashed potato lembut, creamy, dan saus jamur yang gurih dengan jejak rasa jamur khas.

    Mewatu Coffee and GalleryAda mix platter unik yang terdiri dari salad, jamur goreng tepung, hingga chicken pop. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau yang ringan, bisa pesan mix platter. Nama menunya 3 Combination (Rp 65.000). Sajiannya terdiri dari salad hijau berupa selada dan mentimun dilengkapi dengan topping jamur goreng tepung dan ayam pop bumbu madu.

    Sayuran segar berpadu sempurna dengan saus kuning semacam mustard yang sedikit asam. Makan salad ini pun terasa tidak membosankan karena ada tambahan jamur goreng tepung yang renyah gurih. Potongan ayam gorengnya pun menambah cita rasa manis seimbang.

    Kenikmatan hidangan di Mewatu Coffee bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Banana bread with Ice Cream sebagai penutup

    Mewatu Coffee and GallerySebagai dessert ada banana bread dengan ice cream yang sayang dilewatkan. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Selain makanan gurih, di kafe ini juga tersedia sejumlah makanan manis, seperti dessert hingga pastry. Kami mencicipi dessert Banana Bread with Ice Cream (Rp 45.000) yang dari tampilannya sudah menggugah selera.

    Banana bread atau bolu pisangnya punya warna yang lebih cokelat gelap dibandingkan bolu pisang pada umumnya. Sepertinya mereka menggunakan tambahan brown sugar yang umumnya memberi sentuhan warna lebih gelap dan cita rasa manis khas.

    Adonan banana breadnya tidak begitu moist atau lembut, tetapi perpaduan rasa manis dari pisang dan gulanya pas.

    Sensasi makannya lebih nikmat jika dipadukan dengan es krim. Meskipun warnanya putih, tetapi rasa es krimnya ternyata bukan vanilla melainkan kelapa. Memberi cita rasa yang baru dan segar di mulut.

    5. Kopi Susu hingga Tropical Sunset yang segar

    Mewatu Coffee and GalleryKopi susu dan minuman segar seperti ini juga tidak boleh dilewatkan. Foto: detikcom / Atiqa Rana

    Pencinta kopi susu bisa pesan menu Es Kopi Susu Ahmad Dahlan mereka (Rp 40.000). Racikannya terdiri dari espresso, liquid creamer, gula aren, dan fresh milk.

    Mereka pakai biji kopi Mewatu Blend perpaduan antara Robusta dan Arabika dari Sumatera, Brazil, dan Kintamani. Rasa kopinya cenderung pahit dan sedikit asam. Teksturnya menjadi creamy dari creamer dan susu serta rasa manis dari gula arennya juga pas.

    Menu Tropical Sunset juga bisa dipesan. Minuman segar ini memadukan ekstrak jeruk, teh bunga telang, simple sirup, hingga air soda. Awal disesap, rasa asam dari ekstrak jeruknya cukup kuat. Namun lama kelamaan muncul rasa manis yang mengimbangi.

    Mewatu Coffee and Gallery bisa menjadi tujuan yang pas jika ingin nongkrong santai tetapi mau suasana lebih istimewa.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Nikmatnya Poffertjes dan Kapsalon di Kafe Belanda yang Viral di Pasar Baru


    Jakarta

    Tidak hanya kuliner tradisional, di Pasar Baru juga ada kafe kekinian yang bisa disambangi. Salah satunya kafe ini yang menawarkan kuliner Belanda.

    Pasar Baru memang terkenal sebagai pusat belanja barang hingga kuliner. Sehabis mengelilingi toko di Pasar Baru mungkin kamu mau menyempatkan waktu untuk mencicipi berbagai kuliner legendaris yang sudah terkenal di sana.

    Namun, sebenarnya Pasar Baru juga dikelilingi dengan beberapa kafe kekinian. Cocok menjadi tempat bersantai atau bahkan WFC (Work from cafe).


    Salah satu kafe terkenal di sekitar Pasar Baru adalah AMS&DAM. Lokasinya strategis dan mudah dicari, berada di Jl. Pintu Air V No. 49, Pasar Baru.

    Dari luar, bangunannya mirip seperti bangunan rumah, tetapi disulap menjadi lebih apik. Bagian terasnya diberi meja dan kursi untuk pengunjung yang ingin menikmati suasana outdoor. Adapun beberapa tanaman hijau yang membuat suasana kafe ini menjadi lebih asri.

    Ams and DamKafe Ams and Dam bisa ditemui di jalan pintu air, Pasar Baru. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Saat masuk, kamu bisa langsung melihat beberapa meja dan kursi, termasuk area bar. Kafenya didominasi dengan warna netral, seperti putih, abu-abu, dan krem dengan sentuhan kayu pada furniturnya.

    Ketika kami datang, suasana kafenya sangat tenang dan homey. Kami pun langsung pergi ke kasir untuk memesan menu makanan dan minuman andalan mereka.

    Keunikan kafe ini yaitu menu-menu yang ditawarkan merujuk pada menu khas Belanda. Meskipun memang ada beberapa yang sudah dicampur dengan sentuhan makanan Indonesia.

    Disebut-sebut pemilik sekaligus chef kafe ini memang memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun bekerja di Amsterdam. Chef Travis banyak berlatih di restoran bergengsi di Amsterdam, yang telah mengantongi bintang Michelin.

    Ams and DamBegini tampilan bagian dalam kafe Ams&Dam. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pada tahun 2022, ia memutuskan untuk membuka AMS&DAM dan berbagi pengalamannya selama bekerja di sana dengan menghadirkan kafe Belanda di Jakarta. Tidak heran jika kreasi makanan yang ia buat sebagian besar makanan khas Belanda.

    Pilihan menunya lengkap, mulai dari camilan, menu sarapan, makanan utama, dessert, serta berbagai macam minuman. Jenis-jenisnya ada yang memang khas Belanda, seperti poffertjes dan kapsalon, ada juga yang fusion, seperti omelet dabu-dabu hingga pasta rica-rica.

    Setiap menunya pun sudah lengkap dengan deskripsi bahan-bahan yang dipakai. Namun, jika masih bingung, kamu bisa bertanya langsung ke pelayan atau barista yang menurut kami sangat informatif.

    Ams and DamMenu poffertjes di sini tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kami juga sempat meminta rekomendasi menu dari para barista. Akhirnya, kami memilih untuk memesan Poffertjes (Rp 40.000), Kapsalon (Rp 60.000), dan Bitterballen (Rp 44.000).

    Untuk minumannya, kami memilih dua racikan kopi berbeda yaitu Zeezout (Rp 32.000) dan Dutch Latte (Rp 34.000).

    Kurang lebih kami menunggu 15 sampai 20 menit sampai pesanan makanan dan minuman kami datang. Poffertjes dan bitterbalennya punya tampilan yang menggiurkan.

    Untuk poffertjesnya disajikan dengan lelehan butter terpisah dan ada hiasan bendera Belanda yang bisa dijadikan tusukan untuk mengambil poffertjes.

    Sepiringnya terdiri dari 8 keping poffertjes yang ukurannya agak besar. Teksturnya fluffy dengan rasa yang cukup hambar.

    Namun, karena ada taburan gula halusnya, rasanya menjadi manis. Jangan lupa dicocol butter untuk memberi sentuhan rasa gurih yang makin nikmat.

    Bitterbalennya juga punya rasa yang cukup memuaskan lidah kami. Satu piringnya terdiri dari 4 buah bitterballen. Tekstur luarnya renyah dan isiannya padat.

    Dalamnya diisi cincangan daging smoked beef yang dicampur kentang dan keju. Rasanya pun mirip seperti kroket dengan sentuhan rasa gurih dari keju yang cukup kuat.

    Jika tidak mau terlalu asin, bisa dicocol ke saus mustardnya yang akan menambah rasa asam sedikit manis.

    Untuk menu utama, kami memilih Kapsalon yang sepiringnya terdiri dari butter rice, salad tomat, potongan dada ayam, dan keju cheddar.

    Ams and DamKapsalonnya juga lezat, terdiri dari nasi butter yang gurih. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dari segi tampilan, hidangan ini lebih mirip seperti salad karena ditutupi dengan banyak selada hijau dan tomat. Padahal, di dalamnya ada nasi gurih dan potongan daging ayam.

    Nasinya gurih dengan sentuhan aroma bawang goreng yang cukup kuat. Kami kira tidak akan cocok dipadukan dengan sayuran dan ayam kejunya, tetapi ternyata rasanya nikmat.

    Keju dan saladnya menambah sentuhan rasa gurih asam pada hidangan nasi ini. Ditambah ada saus mayonaise manis yang membuat rasanya semakin komplet. Porsinya juga besar dan mengenyangkan.

    Kalau mau minum-minum santai, bisa pesan aneka menu kopinya. Kami memesan menu signature seperti Zeezot yang terdiri dari espresso, salted caramel, sea salt, dan whip cream.

    Ams and DamIni minuman kopi yang bisa dipesan di kafe satu ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Rasa kopi espressonya dominan pahit tetapi kopinya tidak terlalu kuat. Cenderung lebih manis karena ada tambahan sirup salted caramel dan whip cream. Tekstur creamy juga hadir dari whip cream tersebut. Bagi yang suka kopi manis tampaknya akan cocok dengan racikan ini.

    Sedangkan Dutch Latte punya rasa kopi yang lebih pekat dan unik, Dari seruputan pertama kami sudah bisa merasakan aroma kayu manisnya. Racikannya yang ditambah dengan cokelat juga membuat minuman ini punya sentuhan rasa pahit.

    Itu dia beberapa menu makanan yang kami coba di AMS&DAM. Jika mencari kafe atau tempat minum kopi di daerah Pasar Baru, bisa mampir ke AMS&DAM yang berlokasi di Jalan Pintu Air V No. 49, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jakarta, Indonesia 10710.

    Buka Senin-Jumat pukul 10.00 sampai 21.00 WIB. Sabtu-Minggu pukul 9.00-21.00 WIB. Untuk informasi lebih lanjut bisa melihat instagram @amsendam.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Yeppeo! 5 Kafe Korea di Jakarta Barat yang Estetik dan Punya Dessert Enak


    Jakarta

    Semakin banyak kafe berkonsep estetik minimalis ala Korea di Jakarta. Selain konsep menarik, kafe-kafe ini juga punya pilihan roti hingga dessert yang sayang dilewatkan.

    Kafe di Jakarta kini punya konsep yang semakin beragam. Beberapa bahkan punya konsep minimalis dan estetik ala kafe-kafe di Korea Selatan.

    Kafe bergaya Korea biasanya didominasi warna lembut (soft), seperti putih, cream, beige, atau warna pastel lainnya yang memberi kesan hangat dan menenangkan. Penggunaan furnitur sederhana berbahan kayu alami membuat suasananya juga lebih santai dan tenang.


    Selain konsep, kafe ala Korea juga digemari karena menawarkan roti dan dessert dengan pilihan menarik. Mulai dari salt bread, pie, aneka cake, sampai tiramisu bisa ditemukan di kafe Korea ini.

    Di Jakarta, khususnya bagian Barat, banyak kafe ala Korea yang bisa disambangi. Berikut rekomendasinya!

    1. Chulos Bakehouse

    Chulos BakehouseChulos Bakehouse menawarkan pastry dan kue ala Korea yang autentik. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bakery Korea ini dimiliki oleh orang Korea asli yang sudah tinggal di Indonesia selama 34 tahun. Lokasinya memang nyempil, karena terletak di pojok jalanan.

    Mereka menawarkan berbagai produk patisserie, mulai dari salt bread, financier, Korean Cake, Macaroon, sampai cream pudding.

    Salah satu yang jadi andalan yaitu salt breadnya. Variannya beragam, ada plain, coffee butter, garlic, sampai coconut. Salt bread dibuat dengan teknik khusus sehingga menciptakan tekstur roti yang renyah di luar tetapi lembut dan kenyal di dalam.

    Harga roti dan cakenya dibanderol mulai dari Rp 17.000. Sayangnya saat ini mereka hanya menerima pembelian untuk dibawa pulang.

    Lokasinya bisa ditemukan di kawasan Jelambar, Jakarta Barat.

    2. Westloop Coffee and Kitchen

    Kafe ala Korea di Jakarta BaratWestloop menawarkan pastry dan aneka makanan yang menarik dicoba. Foto: instagram @westloop.id

    Korean cafe ini juga sedang viral karena punya konsep estetik dengan ornamen batu bata berwarna terakota. Cocok menjadi tempat untuk foto-foto.

    Kafe ini menawarkan menu variatif yang menggugah selera. Kalau mau sarapan di sini bisa pesan Kaya Toast atau French Toastnya yang juara. Tersedia juga pilihan menu gurih, seperti Bihun Bebek, Nasi Lemak, hingga Mie Ayam.

    Namun kalau hanya mau nongkrong santai, bisa pesan kue mereka. Pilihannya mulai dari Matcha Berry cake, Tiramisu, sampai Brownies.

    Menu minumannya juga beragam, ada kopi dan non-kopi. Harga menu-menunya dibanderol mulai dari Rp 20 ribuan.

    Kafe ini bisa ditemukan di Jl. Pesanggrahan no 18, Jakarta Barat.

    3. Apron Signature

    Kafe ala Korea di Jakarta BaratApron Siganture punya nuansa minimalis ala Korea dengan pilihan dessert menarik. Foto: instagram @apron.signature

    Kalau sedang berada di Green Lake, Jakarta Barat, coba mampir ke kafe Korea ini. Namanya Apron Signature.

    Kafenya punya konsep modern minimalis ala Korea dengan nuansa berwarna putih yang hangat dan nyaman.

    Berbagai macam dessert bisa dicoba di sini, mulai dari Tiramisu Cake, Strawberry Mango Cake, Peach Ricotta Tart, sampai Cookie and Cream Scone.

    Selain menjadi tempat nongkrong, kafe ini juga sering mengadakan workshop pembuatan cake lucu yang bisa diikuti oleh umum.

    Lokasinya bisa ditemukan di Ruko Great Wall, Blok C No. 1, Green Lake City, Jl. Green Lake City Boulevard, Cengkareng, Jakarta Barat.

    4. Coffee Dia

    Kafe ala Korea di Jakarta BaratDi kafe ala Korea ini bisa menikmati dessert pie segar manis. Foto: instagram @coffee.dia

    Kafe ini punya konsep yang cukup unik karena kamu bisa merasakan sensasi piknik seru di halaman.

    Sebagai teman piknik, kamu bisa sambil mencicipi aneka cake dan pastry andalan mereka. Pilihannya beragam, tetapi Sliced Tart menjadi salah satu yang banyak dipesan. Sliced Tartnya tersedia dalam berbagai variasi rasa, ada mangga, krim coklat, matcha berry, sampai tiramisu.

    Kafe ini juga punya menu bento cake dengan pilihan rasa strawberry, sampai earl grey.

    Harga menunya dibanderol mulai dari Rp 20.000 an. Coffee Dia bisa ditemukan di Jalan Tanjung Duren Utara V Nomor 246, Jakarta Barat.

    5. Layers Bakehouse

    Di daerah Tomang juga ada kafe bergaya Korea yang lucu dan estetik. Nuansa-nya homey, menjadi tempat yang pas untuk nongkrong sambil ngobrol dengan teman atau jadi tempat WFC (work from cafe).

    Kalau ke sini, kamu bisa mencoba berbagai pilihan pastry dan cake. Mulai dari Einspanner Salted Caramel Chocolate, Tom and Jerry Cheesecake, sampai Smoke Beef & Cheese Croissant.

    Tiramisu di sini juga menjadi andalan. Harganya Rp 41.000 disajikan dengan krim bercita rasa kopi yang khas.

    Lokasi Layer Bakehouse bisa ditemukan di Jl. Gelong Baru No.11 F, RT.10/RW.1, Tomang, Kec. Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat, Jakarta, Indonesia 11440.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Asri! 5 Kafe Suasana Alam di Bogor yang Cocok buat Healing


    Jakarta

    Kafe-kafe di Bogor bisa menjadi tujuan pas untuk hangout seru di akhir pekan. Beberapa kafe menawarkan suasana alam yang asri dengan menu minuman dan makanan yang tak kalah menarik.

    Kalau belum punya rencana apapun di akhir pekan, kamu bisa mampir ke Bogor. Di kota hujan ini banyak kafe-kafe yang menarik untuk dikunjungi, terlebih beberapa kafe menawarkan suasana alam yang cocok untuk healing dan santai sejenak bersama keluarga atau teman.

    Kamu bisa menikmati sejuknya udara Bogor dengan pemandangan asri dari pegunungan hingga sawah. Makanan yang ditawarkan oleh kafe-kafe ini juga tidak kalah menarik untuk dicoba.


    Berikut rekomendasi 5 kafe suasana alam di Bogor yang bisa disambangi!

    1. Kedai Kopi Rumasa

    Kafe suasana alam di BogorKedai Kopi Rumasa tawarkan suasana alam dengan pemandangan sawah. Foto: Instagram @rumasa_bogor

    Kedai Kopi Rumasa bisa menjadi salah satu tujuan karena menawarkan suasana tenang dengan pemandangan sawah hijau yang menyejukkan mata. Area duduknya luas, bisa pilih di outdoor maupun indoor.

    Selain suasana nyaman, kedai kopi ini juga menawarkan minuman dan makanan yang menarik dicoba.

    Untuk minuman kopi, ada menu andalan Kopi Susu Rumasa. Mereka juga punya menu kopi lainnya, seperti Espresso, Kopi Tubruk, hingga Espresso Lychee Fusion. Bagi yang tidak ingin minum kopi bisa pesan Matcha Latte, Choco Speciality, hingga Es Kelapa Rumasa.

    Sebagai pelengkap bisa pesan makanan ringan, seperti Kaya Toasted atau Pisang Goreng Pontianak. Makanan berat, seperti Nasi Goreng Rumasa, Chicken Garlic Matah, hingga Dori Asam Manis juga tersedia di sini.

    Harga menunya dibanderol mulai dari Rp 25.000. Lokasinya bisa ditemukan di Cibalung, Cijeruk, Bogor Regency, West Java. Buka setiap hari pukul 08.00 – 21.00 WIB.

    2. Kafe Alam Bogor

    Kafe suasana alam di BogorSelain suasana alam yang asri, di kafe ini bisa sekaligus menikmati seduhan kopi Luwak bakar. Foto: Instagram @kafealam_

    Sesuai namanya, kafe ini memang dikelilingi oleh hutan pinus dengan pemandangan alam yang asri. Kafenya juga buka 24 jam, sehingga cocok jadi tempat sarapan, makan siang, santai sore, atau bahkan makan malam.

    Salah satu menu yang unik di sini adalah Kopi Bakar Luwak yang dimasak dalam teko dibakar pakai tungku tanah liat. Harganya Rp 40.000 per cangkir.

    Selain itu, di sini juga ada beberapa menu makanan pendamping, seperti surabi yang bisa disajikan asin atau manis.

    Jika tertarik, bisa mampir ke Kafe Alam Resto & Penginapan di Jalan Kp.Cipare,Rt 03/12, Pancawati, Kec. Caringin, Kabupaten Bogor. Buka setiap hari, 24 jam.

    3. KM Zero Sentul

    Tempat hangout satu ini bergaya restoran tradisional Nusantara yang pemandangannya langsung ke arah gunung. Area makannya luas, asri, dan sejuk. Cocok menjadi tempat kumpul bareng keluarga.

    Menu makanan dan minumannya beragam. Kalau untuk makanan beratnya bergaya masakan Sunda, seperti pepes ayam, ikan goreng, ayam goreng, dan lain sebagainya. Tetapi mereka juga puya camilan, seperti surabi dan ketan aneka rasa.

    MInumannya juga variatif, mulai dari beberapa macam racikan kopi Indonesia, seperti Kopi Hambalang, Kopi Klepon, Kopi Aren, aneka kopi seduhan manual, hingga kopi soda segar.

    Harga menu minuman dan makannya dibanderol mulai dari Rp 25.000 saja.

    Jika tertarik bisa mampir ke lokasi Curug Jl. Air Terjun, Sentul Bidadari, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor Regency, West Java 16810. Weekday buka setiap pukul 09.00-19.00 WIB dan Weekend pukul 09.00-21.00 WIB.

    4. Kopi Tepian

    Kafe suasana alam di BogorKopi Tepian juga menawarkan pemandangan asri langsung ke sungai dan hamparan sawah hijau. Foto: Instagram @kopitepian.sentul

    Di kawasan Sentul, Bogor ada kafe suasana alam yang bisa jadi tujuan. Kafe ini punya pemandangan langsung ke sungai dan hamparan sawah hijau yang akan memanjakan mata.

    Untuk menunya mereka punya hidangan tradisional, seperti nasi goreng, sop iga, sampai iga penyet.

    Kalau mau santai menikmati kopi di sini juga bisa. Ada menu Le Moco, yaitu kopi dengan lemon dan cinnamon yang pahit asam, segar. Kalau mau yang agak manis, di sini juga tersedia kopi susu pandan.

    Lokasi tepatnya ada di Kampung Babakan Ngantay RT 02/RW 08 Karang Tengah, Sentul, Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Buka setiap hari pukul 08.00 -18.00 WIB.

    5. Kopi Tubing

    Suasananya terjaga alami. Sawah, bukit, gemericik sungai, hijau daun, angin dan sejuknya udara di ketinggian 600 mdpl. Super lengkap sambari pesan kopi hangat dan kriyuk barbeque chiken wings.Kafe sejuk yang tawarkan makanan da minuman enak, seperti kopi hangat dan kriyuk barbeque chiken wings. Foto: Ari Saputra

    Kafe dan restoran ini sangat hits di Bogor karena lokasinya di kaki Gunung Salak.

    Kafe ini cocok jadi tempat hangout atau healing sejenak karena menawarkan pemandangan gunung Salak serta hamparan sawah hijau. Suasananya tentu asri, sehingga sangat nyaman untuk nongkrong lama di sini.

    Menu makanannya juga sangat variatif, mulai dari aneka salad, sup, camilan, pizza, makanan utama, sampai dessert.

    Menu minumannya juga tak kalah beragam. Ada Es Kopi Susu Tubing, Hazelnut Latte, Cube Coffee, hingga Affogato. Minuman non kopinya juga lengkap, seperti Strawberry Tea hingga Mojito Mint Tea.

    Harga menunya dibanderol sekitar Rp 20.000 sampai Rp 50.000an.

    Lokasinya di Jl. Gn. Menir, Ciasihan, Kec. Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810. Buka setiap hari pukul 09.00-20.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Dari Jauh Seperti Vihara, tapi Ternyata Kuliner Legendaris Rumah Merah



    Jakarta

    Sebuah bangunan di Tanah Abang menyita perhatian. Dari jauh sekilas seperti vihara, tapi ternyata itu adalah wisata kuliner legendaris si Rumah Merah.

    Terletak tepat di samping kompleks Pasar Tanah Abang Blok A, traveler akan menemukan sebuah bangunan bergaya Tionghoa yang menyerupai vihara, padahal bukan.

    Dikenal dengan sebutan Rumah Merah, bangunan ini ternyata adalah sebuah kafe dan restoran bernama Kapitan Lim. Bangunan kafe itu memang terlihat dari luar memiliki kombinasi warna merah dan putih yang mencolok.


    Dengan pagar pintu berwarna merah yang menyerupai ciri khas vihara, kafe ini lengkap dengan hiasan lampion-lampion yang menggantung di sekelilingnya, menciptakan suasana yang memikat dan kental dengan nuansa Tionghoa.

    Penamaan kafe ‘Kapitan Lim’ diambil dari nama Kapitan Tionghoa di Batavia, seorang tokoh berpengaruh dalam sejarah Batavia yang tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai seorang pengusaha gula sukses di wilayah Batavia pada masanya. Berdasarkan arsip sejarah ada dua kapitan bermarga Lim, yaitu Lim Lak Tjo dan Lim Kin Kwa.

    “Kalau yang saya tahu, dari kapitan Lim, Kapitan Lim ini bukan owner, tapi nama sejarah orang Tionghoa,” kata Ria penanggung jawab resto tersebut kepada detikTravel.

    Kafe Kapitan Lim di Tanah AbangKafe Kapitan Lim di Tanah Abang Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Kapitan Lim kafe dan resto menawarkan pengalaman yang berbeda dengan interior dan bangunan yang unik. Suasananya membawa pengunjung seakan tertransportasi ke zaman dahulu.

    Saat berada di dalam kafe, traveler akan merasakan suasana yang dihadirkan selaras dengan ciri khas Tionghoa, dari bangunan maupun ornamen penghiasnya.

    Tidak seperti kafe-kafe di Jakarta yang mengusung konsep gaya minimalis, di Kapitan Lim tetap dijaga tradisi dan keaslian konsep arsitektur Tionghoa yang kental, sehingga menciptakan kombinasi yang harmonis antara modernitas dan warisan budaya yang kaya.

    “Karena keunikannya terus konsepnya lebih mengarah ke zaman dahulu jadi membuat orang tuh berada di tahun sekarang” ujar Ria.

    Rata-rata pengunjung kafe dan resto Kapitan Lim ini terdiri dari berbagai kalangan. Banyak dari mereka adalah orang-orang yang datang setelah berbelanja di Tanah Abang, serta pengunjung yang mengadakan meeting atau event-event keluarga.

    “Kebanyakan sih kita event-event keluarga, meeting, dan orang-orang setelah habis berbelanja,” Ria menjelaskan.

    Kafe Kapitan Lim di Tanah AbangKafe Kapitan Lim di Tanah Abang Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

    Bangunan Kapitan Lim terbilang sangat luas dan terdiri dari dua lantai. Lantai pertama dapat menampung hingga 70 pengunjung dengan suasana yang hangat dan nyaman, dihiasi oleh lampu-lampu dari rotan memberikan pencahayaan lembut. Sementara bangku-bangku kayu menambahkan kesan vintage yang menawan, diimbangi dengan piring dan guci keramik yang dipajang indah dan poster pop art yang menghiasi dinding.

    Sedangkan lantai kedua tidak kalah memanjakan mata pengunjung dengan kapasitas yang mampu menampung lebih dari seratus orang, terdapat smoking area, memberikan pengalaman yang lebih luas dan menyenangkan bagi siapa saja yang ingin bersantai dan menikmati hidangan di kafe ini.

    Menu yang ditawarkan di Kapitan Lim cukup beragam, mencakup berbagi hidangan Chinese food hingga masakan peranakan. Salah satunya Lontong Tjap Gomeh hingga Kapitan Chicken Rice.

    Kapitan Chicken Rice disajikan dengan kuah kaldu gurih dalam wadah yang terpisah. Isianya terdiri dari nasi hainan yang kaya rempah, dipadukan dengan ayam yang empuk dan gurih, serta disertai dengan pakcoy rebus dan selada, menciptakan perpaduan rasa yang sempurna dan memanjakan lidah setiap pengunjung yang mencobanya.

    Salah satu menu lain yang jadi favorit di Kapitan Lim adalah racikan kopi Kapitan seharga Rp 22.000. Traveler dapat memesan varian kopi itu dalam bentuk dingin atau hangat. Uniknya, kopi Kapitan disajikan dalam cangkir berwarna putih yang bergambar ayam jago, memberikan sentuhan estetika yang menarik.

    Sementara aroma kopinya yang sangat harum dan rasanya yang seimbang menciptakan perpaduan yang pas, menjadikan pengalaman ngopi Anda di sini tak terlupakan.

    Soal kehalalan jangan khawatir, di sini traveler dapat menikmati berbagai hidangan yang dijamin halal, sehingga kalian bisa makan dengan tenang dan aman tanpa perlu meragukan kehalalan makanan yang disajikan.

    Kafe dan Resto Kapitan Lim beralamat di Jl H. Fachrudin No 82A, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapitan Lim buka setiap hari mulai jam 09.00 hingga jam 16.00 WIB.

    (wsw/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker