Tag: kafein

  • Apakah Minum Kopi di Pagi Hari Lebih Bagus? Ketahui Waktu Terbaiknya

    Jakarta

    Kopi menjadi minuman favorit banyak orang. Seringkali, kopi dinikmati di pagi hari sebagai minuman wajib sebelum beraktivitas.

    Selain rasanya yang lezat, kopi memiliki kandungan kafein yang meningkatkan energi dan fokus. Namun, tahukah kamu bahwa waktu minum kopi bisa mempengaruhi manfaat yang didapat? Apakah menikmati kopi di pagi hari lebih baik?

    Apakah Minum Kopi di Pagi Hari Lebih Baik?

    Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal European Heart mengungkapkan bahwa minum kopi di pagi hari lebih baik dibandingkan dengan meminumnya sepanjang hari. Dibandingkan dengan partisipan yang tidak minum kopi, partisipan yang minum kopi di pagi hari memiliki kemungkinan 31% lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular. Mengutip laman European Society of Cardiology, risiko kematian karena semua sebab juga berkurang hingga 16%.


    Sementara, partisipan yang minum kopi sepanjang hari tidak mendapatkan penurunan risiko terkait hal tersebut. Manfaat ini terlihat pada peminum kopi di pagi hari, baik peminum sedang atau peminum berat. Sementara, peminum kopi ringan (sekitar satu cangkir atau kurang) kurang memperoleh manfaat.

    “Data kami menunjukkan bahwa minum kopi hanya di pagi hari bisa memperkuat manfaatnya, sementara minum kopi di malam hari bisa meminimalkan manfaatnya. Hasil kami menunjukkan bahwa minum di pagi hari sangat bermanfaat bagi peminum sedang dan berat (dua cangkir atau lebih),” kata Dr. Lu Qi , dari Universitas Tulane, New Orleans, AS, mengutip laman Medical of Today.

    Meski begitu para peneliti tidak meneliti mengapa kopi di pagi hari bisa memberikan manfaat kardiovaskular yang lebih baik daripada meminumnya di waktu lain dalam sehari. Hanya saja, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa minum kopi larut malam bisa mengganggu tidur.

    Kopi mempengaruhi tidur dan berbagai hormon terkait ritme sirkadian, seperti melatonin, kortisol, dan penanda peradangan yang relevan dengan kesehatan jantung. Pada penelitian sebelumnya juga dikatakan bahwa minum kopi memiliki manfaat pada metabolisme, termasuk yang berkaitan dengan kesehatan kardiovaskular.

    “Studi kami menunjukkan bahwa minum kopi di pagi hari bisa memperkuat manfaat tersebut,” tambahnya.

    Adakah Waktu Terbaik untuk Minum Kopi di Pagi Hari

    Menurut Ahli Diet Kesehatan di Houston Methodist, Gatlin, tidak disarankan untuk langsung minum kopi di pagi hari. Meski kopi membuat seseorang bangun dan berenergi, ada baiknya untuk menunggu sekitar satu atau dua jam setelah bangun tidur.

    “Ini memungkinkan tubuh Anda menggunakan sumber dayanya sendiri untuk energi terlebih dahulu,” katanya.

    Gatlin menyarankan untuk memulai hari dengan segelas air dan sarapan atau camilan yang seimbang. Hal ini akan membantu kembali tubuh dan mengatur penggunaan energi sepanjang hari dan mencegah rasa tidak nyaman akibat minum kopi saat perut kosong.

    Sebab, kafein cenderung meningkatkan asam lambung dan produksi empedu yang bisa memperburuk gejala refluks asam. Kafein juga bisa meningkatkan motilitas usus besar. Ini yang menyebabkan seseorang sering merasa ingin buang air besar setelah minum kopi saat perut kosong.

    Gatlin menambahkan untuk berhati-hati saat minum kopi setelah pukul 3 sore. Sebab, Hal ini akan berpotensi mempengaruhi siklus tidur dan menyebabkan sulit tidur nyenyak.

    Mengutip laman Cleveland Clinic, secangkir kopi pagi hari antara pukul 09.30 dan 11.00 bisa membantu seseorang memperoleh manfaat kopi paling banyak. Ketika itu, kadar kortisol mulai menurun dan tubuh akan memperoleh manfaat terbesar dari kafein.

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula


    Jakarta

    Minum kopi pada pagi hari memang memiliki banyak manfaat kesehatan. Apalagi jika kopi diminum tanpa tambahan pemanis atau gula. Begini efeknya untuk tubuh.

    Minuman yang kaya akan antioksidan ini disarankan banyak ahli kesehatan untuk diminum rutin setiap harinya guna mencegah berbagai penyakit seperti serangan jantung hingga kanker.

    Tentunya kopi yang memiliki manfaat ini adalah kopi yang tidak diberikan pemanis seperti gula dan bahan lainnya. Terkadang tambahan pada kopi inilah yang membuat kopi jadi tidak sehat, bahkan memiliki kalori tinggi.


    Dilansir dari berbagai sumber, ada banyak manfaat kesehatan dari kopi tanpa gula atau pemanis buatan. Berikut lima daftarnya:

    1. Tingkatkan Daya Ingat dan Kinerja Fisik

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Minum kopi dapat membantu meningkatkan kinerja fisik. Kopi bekerja dengan meningkatkan kadar epinefrin (adrenalin) dalam darah, yang mempersiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik. Ini juga memecah lemak tubuh yang tersimpan dan melepaskan sel lemak ke dalam aliran darah dalam bentuk asam lemak bebas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk aktivitas fisik yang berat.

    Selain itu, seiring bertambahnya usia dapat mengurangi daya ingat seseorang atau disebut pikun. Nah, untuk meningkatkan daya ingat bisa dilakukan dengan rutin minum kopi. Terutama kopi hitam tanpa gula dan tambahan lainnya, dipercaya bagus untuk meningkatkan daya ingat. Minum kopi hitam secara teratur akan membantu mengatasi hal ini dengan menjaga saraf tetap aktif. Sehingga mampu meningkatkan fungsi otak.

    Hal ini dijelaskan dalam sebuah penelitian tahun 2018 oleh Crystal F Haskell-Ramsay, yang mengaitkan manfaat kopi dengan suasana hati dan fungsi otak.

    2. Mengurangi Risiko Diabetes

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Minum kopi tanpa gula dapat membantu seseorang mengurangi risiko diabetes tipe dua. Selain tidak adanya kandungan gula dalam kopi membuat kopi mampu mengendalikan diabetes dengan meningkatkan produksi insulin.

    Lebih lanjut, lewat penelitian Coffee Consumption, Obesity and Type 2 Diabetes tahun 2016 oleh Roseane Maria Maia Santos, menunjukkan bahwa minum 3-4 cangkir (720-960 ml) kopi per hari bisa melindungi seseorang dari diabetes tipe 2.

    Pasalnya, ada kandungan kafein dan asam klorogenat dalam kopi yang berkaitan dengan penemuan ini.

    3. Bagus untuk Kesehatan Jantung

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Asupan kopi hitam yang teratur pada awalnya bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah, tapi efek ini akan berkurang seiring berjalannya waktu.

    Minum 1-2 cangkir kopi hitam tanpa gula setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular termasuk stroke. Kopi hitam juga mengurangi tingkat peradangan di tubuh.

    Sebelumnya ada analisis data dari tiga uji coba penyakit jantung besar dan terkenal yang diterbitkan jurnal American Heart Association Circulation: Heart Failure. Studi ini menemukan bahwa semakin banyak orang minum kopi, maka semakin rendah risiko gagal jantung. Namun, perlu dicatat bahwa manfaat tersebut tidak berlaku bagi orang yang meminum kopi tanpa kafein.

    4. Pembakar Lemak Alami

    Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa GulaBukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Foto: Ilustrasi iStock

    Tak perlu konsumsi pil diet yang dapat membakar lemak, cukup konsumsi kopi hitam di pagi secara teratur. Dilansir dari Lean Joe Bean, kopi mengandung banyak kafein yang merupakan pembakar lemak alami.

    Dalam beberapa penelitian, kafein menstimulasi lemak cokelat atau brown fat. Brown fat merupakan jenis lemak yang membantu membakar kalori, untuk membuat tubuh tetap hangat.

    Peneliti menyarankanminum kopi hitam, karena jenis kopi hitam memiliki kafein yang lebih tinggi dibandingkan kopi lainnya.

    Dalam satu cangkir kopi hitam (270 gram) tanpa gula atau susu, hanya mengandung 1 kalori dan 0,3 protein. Sehingga minuman ini cocok diminum bagi orang yang tengah diet.

    5. Mengurangi Stres

    Kerjaan yang menumpuk dapat membuat mudah stres dan depresi. Cara menenangkan pikiran adalah dengan minum kopi hitam tanpa gula, meminum kopi saat sedang stres bisa membantu mengubah mood seseorang menjadi lebih baik.

    Kopi merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi dopamin, serotonin, dan noradrenalin. Semuanya merupakan neurotransmiter penting yang meningkatkan mood. Dengan berkurangnya stres, seseorang akan terlihat lebih awet muda.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!


    Jakarta

    Kopi terbukti dapat memberikan energi ketika dikonsumsi. Namun, manfaat itu juga bisa dirasakan bahkan ketika kopi belum diminum. Ini penjelasan ilmiahnya!

    Sudah banyak penelitian yang menemukan manfaat kopi. Terlebih kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan untuk memberikan dorongan energi.

    Karenanya, kopi kerap dikonsumsi di pagi hari atau di waktu-waktu krusial, ketika tubuh mulai lelah dan kehilangan fokus. Namun, ada yang unik dari manfaat kopi tersebut.


    Pasalnya, manfaat kopi itu rupanya sudah bisa dirasakan bahkan ketika kopinya belum diminum. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Consciousness and Cognition.

    Dikutip dari Mind Body Green, berikut faktanya!

    1. Dibuktikan lewat riset

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya! Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Sebuah riset membuktikan bahwa kopi dapat memberikan energi bahkan sebelum diminum. Riset tersebut dilakukan kepada sekelompok orang.

    Mereka diminta untuk memikirkan sebuah nama merek kopi baru dan melakukan brainstorming. Ketika mereka melakukan itu, terjadi stimulus dan reaksi terhadap tubuh mereka.

    Dikutip dari Otten Coffee, ada gejala yang merangsang gairah fisiologis pada tubuh ketika mereka memikirkan kopi. Ini dapat menajamkan pikiran untuk lebih fokus bahkan ketika kopi tersebut belum diminum.

    2. Penjelasan ilmiah

    Menurut para peneliti yang melakukan riset tersebut, kejadian ini terjadi karena ada hubungannya terhadap pengaruh kopi kepada manusia di Amerika Serikat.

    Orang-orang di Amerika serikat menjadikan kopi sebagai sebuah produk yang berkaitan dengan produktivitas dan kewaspadaan. Hal ini dijelaskan oleh Sam Maglio, profesor di Universitas Toronto.

    Maglio mengatakan bahwa ada reaksi tertentu yang jika dilihat dan dinilai secara detail berdasarkan pada pemikiran mereka terhadap kopi. Namun, ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

    Manfaat aroma kopi ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat dari aroma kopi

    Lebih lanjut, beberapa penelitian juga telah membuktikan manfaat dari aroma kopi. Jadi, adalah benar jika disebutkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat kesehatan meski belum diminum.

    Aroma kopi yang dihirup dapat meningkatkan keterampilan penalaran analitis. Hal ini terbukti dari sebuah penelitian yang melakukan eksperimen terhadap mahasiswa.

    Mereka yang menghirup aroma kopi memiliki nilai aljabar lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Sebelumnya, ada juga yang melakukan penelitian serupa pada 2008.

    Penelitian yang menggunakan tikus sebagai bahan eksperimen itu menemukan bahwa tikus yang terpapar aroma kopi ternyata lebih aktif dan mampu menyingkirkan stres secara efektif akibat kelelahan.

    4. Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Dalam menikmati kopi, tidak hanya indera pengecap saja yang bisa merasakan, tetapi juga indera manusia lainnya juga bisa teroptimasi saat menikmati kopi.

    Itulah mengapa banyak kedai kopi yang juga memperhatikan pengalaman kepada kustomer. Mulai dari indera penglihatan yang terlihat dari suasana di kafe.

    Ada juga indera pendengaran ketika mendengar lantunan musik yang menyenangkan di kafe. Sementara indera peraba atau kulit juga merasakan ketika menyentuh cangkir.

    Terakhir, ada indera pengecap yang akan bermain ketika mencicipi kopi. Kelima indera tersebut diaktifkan untuk menyerap energi yang baik.

    5. Manfaat lebih banyak ketika kopi diminum

    Dari hasil penelitian tersebut ditegaskan benar adanya bahwa kopi juga bisa bermanfaat meskipun belum diminum. Itu karena aroma kopi yang juga memberikan reaksi tertentu.

    Namun, para peneliti sepakat bahwa minum kopi adalah cara terbaik untuk mendapatkan energi dan manfaat lainnya, daripada hanya menghirup aromanya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Smoothies Lebih Enak dan Sehat dengan Tambahan Kafein Ini!


    Jakarta

    Racikan smoothies terasa lebih enak dan sehat jika menambahkan bahan yang mengandung kafein satu ini. Bukan kopi, melainkan cokelat yang berkhasiat.

    Smoothies biasanya terbuat dari campuran buah atau sayuran segar. Beberapa orang kerap menambahkan oat, biji chia, susu, ataupun bubuk protein.

    Dilansir dari Tasting Table (20/8), smoothies juga bisa terbuat dari campuran bahan yang mengandung kafein. Kamu bisa menambahkan sedikit bubuk kopi kalau ingin sensasi yang berbeda.


    Selain bubuk kopi, bisa juga menambahkan bubuk kakao. Campuran bubuk kakao ini tidak sekuat kopi rasanya dan kaya nutrisi.

    Smoothies yang ditambah bubuk kakao tampilannya jadi lebih menarik. Sebaiknya tambahkan jenis cokelat hitam yang murni. Atau cokelat bubuk dengan kandungan cacao mass yang tinggi tanpa pemanis.

    Smoothies dengan campuran kafeinSmoothies dengan campuran kafein Foto: iStock

    Cokelat jenis ini kaya akan nutrisi dan mengandung kafein tinggi. Meskipun rasanya lebih pekat dan cenderung pahit.

    Smoothies dari bubuk cokelat ini juga cocok diracik menggunakan beragam bahan. Karena, pada dasarnya cokelat cocok dipadukan dengan banyak rasa dan jenis makanan apapun.

    Hal ini dikarenakan cokelat mengandung beragam molekul rasa yang terdapat pada biji kakao. Fakta ini membuat bubuk kakao menjadi bahan yang tepat untuk meracik sajian smoothies yang bisa dinikmati saat sarapan.

    Smoothies yang umum dipadukan dengan cokelat biasanya terbuat dari pisang. Kamu juga bisa memadukan bubuk kakao ini dengan smoothies buah berry atau alpukat.

    Cara membuatnya juga sangat mudah. Kamu bisa meracik smoothies dengan bahan utama pisang atau alpukat dengan susu atau yogurt, lalu tambahkan 1-2 sendok makan bubuk kakao. Proses dengan blender hingga halus dan nikmati segera.

    Untuk kandungan kafein pada bubuk kakao sekitar 230 mg per 100 gram. Sedangkan, pada kopi hanya 40 mg per 100 gram.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Manfaat Minum Kopi Hitam untuk Kesehatan, Adakah Efek Sampingnya?

    Jakarta

    Tidak hanya dijadikan sekadar minuman penyegar pagi hari bagi sebagian orang, kopi hitam juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan.

    Dengan rasa yang kuat (tanpa tambahan gula atau susu), kopi hitam mengandung antioksidan tinggi yang bisa melawan radikal bebas hingga membantu dalam mencegah risiko penyakit.

    Manfaat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula

    Berikut adalah beberapa manfaat potensial minum kopi hitam:


    1. Membantu Mencegah Kanker

    minum kopi bermanfaat dalam mengurangi risiko terkena jenis kanker tertentu. Satu tinjauan tahun 2020 oleh Long-Gang Zhao, dkk, dari 28 penelitian tentang kopi dan risiko kanker mengungkapkan bahwa semakin banyak kopi yang diminum peserta penelitian, maka semakin rendah risiko kanker hati dan kanker endometrium.

    Meskipun begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut agar sepenuhnya memahami bagaimana minum kopi bisa mempengaruhi risiko kanker.

    2. Membantu Melindungi dari Kondisi Neurodegeneratif

    Dilansir laman Healthline, kafein dalam kopi hitam dianggap sebagai nootropik, yakni zat yang meningkatkan kemampuan kognitif atau otak.

    Karena alasan tersebut, banyak peneliti berspekulasi apakah minuman kopi bisa melindungi dari penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif terkait usia.

    Penyakit neurodegeneratif sendiri merupakan penyakit yang ditandai dengan hilangnya fungsi normal dan kematian sel-sel saraf (neuron), serta jaringannya secara bertahap dan progresif.

    Jenis penyakit neurodegeneratif yang sering diderita di dunia yaitu alzheimer, parkinson, dan Amyotrophic lateral sclerosis (ALS).

    3. Membantu Mencegah Sirosis

    Kopi mungkin menawarkan perlindungan terhadap kanker hati dan sirosis hati, yakni sejenis penyakit hati kronis stadium lanjut. Penyakit tersebut ditandai dengan fibrosis (jaringan parut dan akhirnya kematian jaringan hati).

    Beberapa penelitian juga telah mencatat bagaimana asupan kopi mampu meningkatkan kesehatan hati. Contoh satu penelitian tahun 2018 oleh Jonathan A. Dranoff yang terbit dalam National Library of Medicine, pada orang dengan penyakit hati menemukan bahwa mereka yang minum 4 cangkir (960 ml) kopi per hari lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan sirosis hati, jika dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

    4. Mengurangi Risiko Diabetes

    Manfaat minum kopi hitam selanjutnya adalah membantu mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Hal ini dibuktikan dalam salah satu ulasan yang menemukan bahwa minum 3-4 cangkir (720-960 mL) kopi per hari bisa melindungi terhadap diabetes tipe 2. Hal ini mungkin karena kandungan kafein dan asam klorogenat dalam minuman tersebut.

    5. Kaya Antioksidan

    Kopi hitam menyediakan kadar antioksidan yang mirip dengan buah-buahan dan sayuran. Hal inilah yang mungkin menjelaskan banyak manfaat kesehatannya.

    Ahli diet di Preg Appetit, Ashley Shaw , RD, mengatakan bahwa kopi hitam tanpa gula bermanfaat dalam membakar lemak untuk menurunkan berat badan.

    “Kopi, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan, dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan,” ungkap Ashley Shaw dikutip dari laman Business Insider.

    Manfaat kopi hitam tersebut dibuktikan dalam salah satu studi tahun 2023 oleh Matthias Henn, dkk, dalam The American Journal of Clinical Nutrition, yang menyebut bahwa minum kopi tanpa pemanis dikaitkan dengan sedikit penurunan berat badan, sedangkan penambahan gula ke kopi dikaitkan dengan penambahan berat badan.

    7. Meningkatkan Performa Berolahraga

    Kafein dalam kopi mampu meningkatkan energi, sehingga meningkatkan performa fisik. Satu ulasan mengaitkan asupan kafein dengan daya tahan dan kekuatan otot yang lebih baik, di mana lebih banyak tenaga selama latihan beban, dan peningkatan daya tahan kardio.

    Jika disimpulkan, manfaat kopi hitam di antaranya bisa memberikan dorongan energi dan meningkatkan fungsi mental, mengurangi risiko kanker, penyakit Alzheimer, sirosis hati, hingga diabetes tipe 2.

    Apa Efek Sering Minum Kopi Hitam?

    Jika dikonsumsi secukupnya, kopi hitam mungkin tidak memiliki efek samping. Namun, jika terlalu banyak minum kafein (dari kopi atau minuman lain) hal ini bisa menyebabkan efek samping seperti:

    • Insomnia
    • Detak jantung cepat
    • Sakit perut
    • Sakit kepala
    • Mual
    • Kecemasan.

    (khq/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?


    Jakarta

    Konsumsi kopi dengan gula masih menuai kontroversi akibat efek samping dan manfaatnya. Kira-kira mana yang lebih berbahaya, kafein atau gula ya?

    Kopi yang segar memberikan rasa pahit yang tidak disukai oleh sebagian penikmat kopi. Namun berkat penambahan gula, pemanis, dan berbagai jenis sirup yang memperkaya rasanya sehingga kopi kini lebih bisa diterima berbagai kalangan.

    Sayangnya perpaduan antara kopi dan pemanis masih menuai kontroversi. Alasannya efek samping kesehatan dan manfaat yang bisa ditimbulkan dari konsumsi kopi dengan pemanis.


    Misalnya tren es kopi susu gula aren yang menjamur memiliki rasa yang menyegarkan, diakui meningkatkan penjualan kafe, tetapi apakah cukup sehat untuk dikonsumsi? Ternyata baik kafein maupun gula dalam segelas kopi tetap harus diwaspadai.

    Baca juga: Ngeunah! 5 Tempat Makan Enak di Bandung Ini Berlokasi di Perumahan

    Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?Kafein walaupun memiliki banyak manfaat tetapi juga ada efek sampingnya yang harus diperhatikan. Foto: Coffee Affection

    Melansir Coffee Affection (25/1) kafein merupakan stimulan alami yang terbentuk melalui proses pertumbuhan pohon kopi. Begitu pula asupan gula yang juga tetap dibutuhkan oleh tubuh tetapi dalam batasan dan kadar tertentu.

    Pada beberapa kondisi, kafein dapat menyebabkan beberapa dampak fisik yang cukup mengganggu. Misalnya jantung yang berdebar lebih cepat, kenaikan gula darah, sakit kepala, hingga diare dan mual yang akan dialami usai konsumsi kopi.

    Selain itu konsumsi kopi juga dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang dan suasana hati konsumennya. Walaupun dapat meningkatkan fokus otak tetapi juga dapat menyebabkan perasaan yang lebih sensitif hingga sesekali rasa kebingungan.

    WebMD juga melaporkan bahwa konsumsi kopi empat cangkir sehari dapat membantu menurunkan risiko kanker mulut. Sayangnya efek samping dari penambahan gula dalam kopi juga harus diperhatikan.

    Baca juga: 10 Tempat Makan Enak di Pasar Baru yang Legendaris hingga Kekinian

    Kafein vs Gula, Mana yang Lebih Berbahaya untuk Tubuh?Gula sebagai bahan alami tetapi juga banyak risikonya jika dikonsumsi berlebihan. Foto: Coffee Affection

    Mengutip Sugar Association, gula atau sukrosa merupakan karbohidrat sederhana yang terbentuk secara alami melalui tumbuhan. Walaupun alami, konsumsi gula tetapi harus diatur secara ketat termasuk melalui konsultasi dokter agar mendapatkan porsi yang seharusnya.

    Konsumsi gula dan makanan manis secara tak langsung dapat meningkatkan risiko obesitas. Konsumsi gula yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit jantung.

    Efek samping yang paling instan dialami oleh konsumen makanan manis yaitu tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang meningkat, hingga inflamasi pada pembuluh darah. Gejala-gejala ini yang akan meningkatkan risiko untuk berkembangnya penyakit jantung.

    Sama halnya dengan kafein, konsumsi gula juga dapat berdampak pada kesehatan mental. Suasana hati yang mudah berubah, hingga perasaan yang lebih sensitif daripada energi yang ditimbulkan dari usai mengonsumsi gula dan pemanis.

    Maka, dapat dikatakan bahwa konsumsi gula dalam kadar yang berlebihan akan jauh lebih berbahaya daripada kafein. Namun kedua komponen ini juga tetap harus diwaspadai konsumsinya berdasarkan anjuran batas harian yang ditetapkan ahli kesehatan.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Efek Samping Kebanyakan Minum Matcha, Diare hingga Kepala Pening


    Jakarta

    Minum matcha bisa mendatangkan manfaat sehat karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Namun sebaliknya, kebanyakan minum matcha bakal memunculkan efek samping, seperti diare hingga kepala pening.

    Matcha kini semakin populer sebagai alternatif minuman berkafein selain kopi. Matcha juga menawarkan manfaat sehat karena kandungan L-theanine dan antioksidan lain.

    Rutin minum matcha dalam jumlah yang tepat bisa membuat tubuh dan pikiran lebih rileks, jantung lebih sehat, sampai bermanfaat mencegah kanker. Namun, hindari mengonsumsi matcha berlebih karena justru akan menimbulkan efek samping.


    Batas konsumsi matcha yang disarankan per hari adalah sekitar2-3 cangkir per hari atau 2-5 gram bubuk matcha. Waspadai efek berikut jika terlalu banyak minum matcha:

    1. Masalah tidur

    Young Asian woman feeling sick and suffering from a headache, lying on the bed and taking a rest at homeYoung Asian woman feeling sick and suffering from a headache, lying on the bed and taking a rest at home Foto: Getty Images/AsiaVision


    Meski tidak sebanyak kopi, Anda perlu mengingat bahwa matcha mengandung kafein. Konsumsi terlalu banyak kafein apalagi berdekatan dengan jam tidur jelas membuat Anda susah tidur atau sulit mendapat tidur nyenyak.

    Selain itu, terlalu banyak konsumsi kafein bisa membuat seseorang lebih sensitif, sakit kepala atau jantung berdebar.

    2. Diare
    Perut tidak nyaman ketika sudah minum matcha sekian gelas menandakan Anda harus berhenti. Melansir dari Health Shots, konsumsi matcha terlalu banyak bisa memicu diare.

    Kandungan pada matcha bisa menghambat bakteri alami usus sehingga sensitif terhadap patogen.

    3. Gangguan pencernaan
    Selain diare, efek samping kebanyakan minum matcha juga berupa masalah pencernaan. Masalah pencernaan ini salah satunya sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS). IBS bisa terasa sangat tidak nyaman dan menyakitkan.

    4. Mual dan muntah

    Ilustrasi Mual saat PuasaIlustrasi Mual Foto: iStock

    Rasa mual bahkan sampai muntah bisa saja dirasakan sebagian orang yang kebanyakan minum matcha. Mual dan muntah ini akibat overdosis polifenol pada matcha. Polifenol merupakan salah satu jenis antioksidan. Konsumsi matcha dalam porsi moderasi sangat disarankan.

    5. Kepala pening
    Kepala terasa pening? Anda boleh curiga ini efek samping kebanyakan minum matcha. Ahli merekomendasikan untuk membatasi konsumsi matcha sebanyak dua cangkir per hari.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Hati-hati, Ini Efek Samping Kebanyakan Minum Matcha”

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopi Tidak Menyebabkan Jantung Berdebar, Ini Kata Peneliti


    Jakarta

    Kafein pada kopi bisa menyebabkan jantung berdebar atau yang disebut palpitasi. Namun, ada sebuah penelitian yang menemukan fakta sebaliknya. Ini kata peneliti!

    Kandungan kafein pada kopi dapat memberikan berbagai macam efek. Jika diminum berlebihan, maka bisa menyebabkan palpitasi atau kondisi jantung berdebar hingga menimbulkan rasa cemas.

    Itu karena kafein akan diserap ke dalam aliran darah dan mencapai jantung. Kemudian, kafein akan merangsang produksi hormon adrenalin yang berperan untuk meningkatkan detak jantung.


    Kondisi tersebut sering terjadi pada peminum kopi. Namun, sebuah penelitian menghilangkan ketakutan tersebut dengan temuannya yang membuktikan bahwa kopi tidak menyebabkan jantung berdebar.

    Dikutip dari CNBC NEWS (27/01) berikut penjelasannya:

    1. Kopi menurunkan risiko jantung berdebar

    kopi jamurIlustrasi biji kopi Foto: Getty Images/Jiggo_thekop

    Sebuah penelitian yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine telah menganalisis pada 386.000 orang lebih selama periode 3 tahun dan membandingkan dengan tingkat detak jantung.

    Spesialis Aritmia sekaligus seorang Profesor di Divisi Kardiologi di University of California San Francisco, Dr Gregory Marcus, mengatakan bahwa setiap tambahan secangkir kopi yang dikonsumsi dikaitkan dengan risiko 3% lebih rendah mengalami jantung berdebar.

    Menurut analisis genetiknya, peneliti tidak menemukan hubungan yang signifikan antara gangguan metabolisme kopi dan risiko palpitasi.

    2. Pandangan yang berbeda

    Menurut Dr Marcus, temuan bahwa kopi dapat menyebabkan jantung berdebar lahir dari penelitian yang lebih tua, termasuk penelitian yang sepenuhnya berfokus pada dokter pria.

    “Saat ini sains memiliki pandangan yang berbeda. Faktanya, tinjauan terhadap 201 meta-analisis menemukan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang kemungkinan lebih bermanfaat daripada berbahaya bagi kesehatan,” tuturnya.

    Ia mengatakan bahwa kemungkinan manfaat kesehatan dari kafein dan kopi khususnya telah muncul, seperti pengurangan kanker, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan kematian.

    Penjelasan lebih lanjut ada di halaman selanjutnya.

    3. Tidak ada kaitan kafein dan jantung berdebar

    Penelitian Terbaru Sebut Minum Kopi Bisa Melindungi Kesehatan JantungIlustrasi kopi hitam. Foto: Ilustrasi iStock

    Dengan analisis yang dilakukan Dr Marcus dapat menyimpulkan bahwa secara umum, mengonsumsi produk berkafein, seperti kopi, teh, dan cokelat tidak dikaitkan dengan peningkatan aritmia atau detak jantung.

    “Tetapi itu tidak menentukan jumlah tertentu per hari. Peminum kopi mempunyai tingkat penyakit arteri koroner yang lebih rendah,” ujar Dr Marcus lebih lanjut.

    Menurutnya, orang yang merasakan jantung berdebar atau gejala lain akibat kopi dan teh mungkin mereka justru mengurangi konsumsinya. Namun, ia juga mencatat bahwa ini adalah temuan lain yang mendukung konsumsi dalam jumlah sedang.

    4. Batasan minum kopi

    Kopi dikenal sebagai minuman yang menyehatkan. Kafein dan senyawa penting pada kopi dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, kardiovaskular, hingga kematian.

    Namun, tentunya itu dapat dirasakan jika diminum dalam porsi normal dan tidak berlebihan. Menurut Dr Marcus, batasannya sekitar 5 cangkir dalam sehari dan anak-anak tidak boleh minum terlalu banyak kafein.

    “Kafein dalam dosis tinggi bisa berakibat fatal. The Food and Drug Administration telah memperingatkan efek dari terlalu banyak mengasup kafein,” tutup Dr Marcus.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Segini Kandungan Kafein pada 1 Shot Espresso dan Anjuran Konsumsinya


    Jakarta

    Espresso yang rasanya pekat banyak disukai pria. Kandungan kafein pada espresso cukup tinggi dibandingkan racikan kopi biasa. Karenanya harus dicermati konsumsinya.

    Espresso merupakan hasil ekstraksi kopi bubuk dengan uap air panas dan tekanan tinggi. Jenis minuman ini menjadi favorit banyak pria karena rasanya pekat dan mengandung kafein tinggi.

    Kandungan kafein yang tinggi ini biasanya dimanfaatkan untuk menambah energi. Kopi secara cepat bisa memberi tambahan energi terutama di pagi hari.


    Selain diminum langsung, biasanya espresso juga menjadi bahan utama pada racikan minuman kopi lainnya. Seperti cafe latte, mocktail, hingga cappuccino. Sebenarnya berapa banyak kafein dalam 1 shot (44 ml) espresso?

    kandungan kafein pada espressokandungan kafein pada espresso Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dilansir dari Real Simple (30/9), kandungan kafein pada espresso termasuk yang tinggi. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu shot espresso mengandung 63 miligram kafein. Tetapi jumlah kafein ini bisa berbeda-beda tergantung jenis kopi.

    Misalnya, satu shot espresso di Starbucks mengandung 75 miligram kafein. Sedangkan, untuk kreasi minuman di gerai tersebut mungkin saja mengandung beberapa shot espresso yang berarti jumlah kafeinnya bisa bertambah.

    Bagaimana kandungan kafein pada secangkir kopi hitam dibandingkan 1 shot espresso? Untuk 8 ounce (236 ml) kopi hitam mengandung sekitar 95 miligram kafein. Berarti setiap 1 ounce (29 ml) kopi hitam mengandung 12 miligram kafein. Sedangkan, kafein pada seteguk espresso sebanyak 63 miligram.

    Lantas, berapa banyak asupan kafein yang dianjurkan?

    Umumnya Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) menganjurkan orang konsumsinya tidak lebih dari 400 miligram kafein per hari. Jadi, mengonsumsi 1-2 shot espresso masih dalam batas aman.

    Asupan kafein juga bisa didapatkan dari secangkir teh hijau dengan 30-50 miligram kafein, diet coke (360 ml) sebanyak 46 miligram kafein, dan cokelat memiliki 12 miligram kafein per 30 gram. Konsumsi minuman ini tetap harus memperhatikan konsidis tiap orang. Karena ada orang yang sensitif dengan kafein.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Banyak?


    Jakarta

    Kopi dan matcha sama-sama dikemas dengan kafein, yang bermanfaat untuk meningkatkan energi. Namun, di antara keduanya, mana yang lebih baik?

    Kafein adalah stimulan yang terbentuk secara alami dalam tumbuhan. Kafein dikenal sebagai senyawa alkaloid xantina yang menstimulasi otak dan sistem saraf pusat.

    Kafein dapat ditemukan pada kopi dan matcha. Matcha sendiri merupakan teh hijau bubuk yang diproduksi secara khusus dan terbuat dari daun teh muda.


    Meskipun sama-sama mengandung kafein, tetapi cara kafein pada kedua minuman tersebut berbeda-beda. Khususnya pada manfaat meningkatkan energi pada tubuh.

    Dikutip dari Instagram @matchasocietyau (29/05/25) berikut faktanya!

    1. Jumlah kandungan kafein

    Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik?Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik? Foto: iStock/Instagram @matchasocietyau

    Umumnya matcha mengandung sekitar 19-44 mg gram kafein per gram. Sementara biji kopi mengandung sekitar 10-12 gram kafein per gram.

    Namun, matcha sering disiapkan dalam porsi 2-4 gram, sehingga dalam secangkir matcha kandungan kafeinnya bisa mencapai 38-176 mg.

    Untuk secangkir kopi (240 ml) yang mengandung 10 gram kopi biasanya terdapat kandungan sekitar 100 mg kafein.

    2. Cara kerja kafein pada kopi dan matcha

    Kafein yang ditemukan baik pada kopi maupun matcha sama-sama memberikan manfaat untuk meningkatkan energi. Namun, cara kerja masing-masing berbeda.

    Pada kopi biasanya akan memberikan dorongan energi yang lebih cepat dan kuat. Namun, efeknya cenderung lebih singkat, sekitar 1-2 jam saja.

    Sementara pada matcha akan memberikan energi yang lebih stabil dan tahan lama sekitar 4-5 jam. Hal ini juga karena adanya kandungan asam amino yang disebut L-theanine.

    Efek samping yang ditimbulkan dari kafein pada kopi dan matcha ada di halaman berikutnya.

    3. Efek samping kafein pada kopi dan matcha

    Kopi vs Matcha, Mana yang Kandungan Kafeinnya Lebih Baik?Efek samping kafein pada kopi dan matcha Foto: iStock/Instagram @matchasocietyau

    Dorongan energi yang diberikan usai mengonsumsi matcha akan terasa lebih tenang dan lembut. Ini karena kandungan asam amino L-theanine.

    L-theanine berperan memperlambat pelepasan kafein, meningkatkan kewaspadaan yang tenang tanpa menimbulkan efek samping, seperti rasa gelisah dan tekanan.

    Sementara kafein pada kopi akan memberikan energi yang dahsyat dan terus-menerus memberi lonjakan energi yang cepat. Kondisi ini sering kali diikuti dengan efek samping rasa cemas dan tekanan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com