Tag: kalimantan barat

  • Di Pasar Puri Indah Ada Kedai Kopi Uncle Cun Autentik Kalimantan Barat


    Jakarta

    Kedai kopitiam di Pasar Puri Indah ini tawarkan cita rasa khas Kalimantan Barat. Dari kopi robusta hingga bakmi kepiting, menu autentik yang disajikan di sini layak dicoba.

    Di tengah hiruk pikuk Pasar Puri Indah, ada satu kedai yang mencuri perhatian. Namanya Kedai Kopi Uncle Cun, tempat nongkrong sederhana dengan aroma kopi khas Kalimantan Barat yang menggugah selera.

    Buat pencinta kuliner yang suka eksplorasi rasa autentik, kedai ini bisa jadi destinasi menarik. Menu tradisionalnya membawa nuansa nostalgia dari Bumi Borneo.


    Tak hanya kopi, pengunjung juga bisa mencicipi bakmi kepiting dan kwetiau goreng seafood. Semua disajikan hangat, dengan cita rasa khas rumahan yang bikin betah.

    Detail Informasi Kedai Uncle Cun
    Nama Tempat Makan Kedai Uncle Cun
    Alamat Pasar Puri Indah K14, Jl. Puri Indah Raya No.1, RT.1/RW.6, South Kembangan, Kembangan, West Jakarta City, Jakarta 11610
    No Telp 0851-0612-1993
    Jam Operasional 06.00
    14.00
    Estimasi Harga Mulai Rp 17.000
    Tipe Kuliner Kopitiam dan makanan khas Kalimantan Barat
    Fasilitas

    1. Cita Rasa Kalimantan Barat yang Berawal di Solo

    Kedai Kopi Uncle Cun.Kedai Kopi Uncle Cun. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kedai Kopi Uncle Cun berdiri sejak 2013 di Solo. Sejak awal, kedai ini sudah dikenal dengan suasana hangat dan menu khas Kalimantan Barat.

    “Awal ke Jakarta memang langsung buka di sini (Pasar Puri Indah),” ujar Hendrik, sang pemilik. Ia membangun kedai ini dari nol, dengan semangat membawa cita rasa kampung halaman ke kota perantauan.

    Selama lebih dari satu dekade, kedai ini menjadi tempat singgah bagi pencinta kuliner Pontianak autentik. Hendrik pun bangga karena banyak pelanggan yang datang kembali untuk menikmati rasa khasnya.

    2. Dari Dunia Perhotelan ke Dunia Kuliner

    Kedai Kopi Uncle Cun.Kedai Kopi Uncle Cun memiliki area dine in. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Hendrik bukan sosok baru dalam dunia pelayanan. Sebelum membuka kedai, ia sempat menempuh pendidikan di jurusan perhotelan.

    “Dulunya memang saya pernah kuliah perhotelan, jadi ada ilmu masak yang saya pelajari,” jelasnya. Pengalaman itu menjadi bekal berharga dalam mengelola usaha makanan dan minuman.

    Ia tidak hanya memikirkan rasa, tapi juga kenyamanan pengunjung. Setiap detail di kedainya dibuat rapi, dari dapur hingga penyajian.

    3. Sajian Khas Kalimantan Barat

    Kedai Kopi Uncle Cun.Kedai Kopi Uncle Cun menawarkan kwetiau seafood. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Menu di Kedai Kopi Uncle Cun menggoda siapa pun yang datang. Ada bakmi kepiting, kwetiau goreng seafood, dan tentu saja kopi robusta Kalimantan Barat.

    “Kopinya 100% robusta dari Kalimantan Barat, kita beli langsung dari sana,” kata Hendrik. Tak heran aroma kopinya begitu kuat dan khas.

    Selain itu, semua menu disesuaikan agar halal tanpa mengurangi cita rasa aslinya. “Biasanya ada yang tidak halal, tapi di sini semuanya sudah disesuaikan,” tambahnya.

    4. Mulurnya Bakmi Kepiting hingga Roti Kaya

    Kedai Kopi Uncle Cun.Kedai Kopi Uncle Cun menawarkan roti panggang. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Seporsi Bakmi Kepiting di sini dibanderol Rp 40.000. Porsinya banyak, mienya menggunakan mie kecil keriting. Kemudian, disajikan dengan daging kepiting, ayam, bakso ikan, dan kerupuk pangsit.

    Mienya dimasak dengan tingkat kematangan yang pas. Teksturnya kenyal dan terasa mulur. Rasanya gurih, dengan aroma seafood yang khas. Makin enak ketika diguyur kuah kaldu yang ringan dan gurih.

    Kwetiau Seafood seharga Rp 40.000 pun bisa jadi pilihan yang tak kalah lezat. Teksturnya kenyal, rasanya dominan manis, dan ada aroma smokey yang khas dari wok.

    Kondimennya lengkap disajikan dengan udang, telur orak-arik, tauge, bakso ikan, dan sawi. Untuk camilannya bisa pilih Roti Panggang Kaya seharga Rp 16.000 yang renyah dan manis. Minumannya tersedia es Milo seharga Rp 17.000.

    5. Menjaga Kualitas dengan Peralatan Dapur Food Grade

    Kedai Uncle Cundapur di Kedai Uncle Cun Foto: detikcom

    Tak hanya rasa, Hendrik juga memprioritaskan kebersihan. Semua peralatan di dapurnya berbahan stainless steel yang sudah food grade. Ia mengganti perlengkapan dapur tersebut secara bertahap.

    “Itu diganti pelan-pelan, supaya lebih bersih dan enak dibersihin aja,” ujarnya. Langkah kecil ini mencerminkan komitmennya menjaga kualitas.

    Baginya, usaha kuliner bukan hanya soal keuntungan. “Yang penting pengunjung puas dan bisa ngerasain rasa asli Kalimantan Barat,” tutup Hendrik dengan senyum.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Asyik Juga Keliling Taman Mini Naik Shuttle



    Jakarta

    Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bisa menjadi destinasi tujuan akhir pekan. Cek yuk akses ke sana.

    Setelah revitalisasi dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 September 2023, kini TMII tampil dengan wajah baru. Selain menyuguhkan kebaruan, TMII membuat kebijakan untuk mendorong pengunjung memanfaatkan moda transportasi umum sebagai pilihan utama.

    Kendaraan pribadi tidak bisa lalu lalang di dalam area TMII. Untuk berkeliling di dalam TMII, pengunjung bisa berjalan kaki, menggunakan kendaraan listrik, atau dengan fasilitas shuttle bus.


    Langkah itu tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung dalam menjelajahi berbagai wahana dan budaya yang ada di kawasan tersebut.

    Pada kunjungan detikTravel pada Selasa (5/11/2024), shuttle bus tidak sulit didapatkan. Merujuk liputan terdahulu, jumlah shuttle bus tidak sebanding dengan pengunjung harus rebutan. detikTravel menuju TMII dengan LRT.

    Traveler yang ingin berkunjung ke TMII, dengan memulai perjalanan dari Stasiun Jakarta Kota, bisa memilih KRL jurusan jurusan Bogor, kemudian turun di Stasiun Cawang. Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan LRT Cibubur Line (Harjamukti), lalu traveler turun di Stasiun LRT Taman Mini.

    Setelah turun dan menggunakan eskalator, traveler akan sampai di lobi, lalu traveler dapat belok kiri dan bertemu dengan staf TMII baju berwarna kuning yang menawarkan layanan shuttle bus gratis menuju TMII.

    Dengan membayar tiket masuk TMII sebesar Rp25.000 beroperasi setiap hari dari jam 07.00 hingga 19.00 WIB depan Travoy Hub LRT – TIC TMII, traveler dapat menaiki shuttle bus gratis berwarna kuning dengan tulisan “TMII,” yang akan mengantarkan traveler ke pintu utama Taman Mini Indonesia Indah dan mengantarkan kembali ke stasiun LRT Taman Mini, memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam menjelajahi destinasi wisata ikonik tersebut.

    “Kakak duduk sini aja membayar tiket 25.000 per orang nanti saya bantu scan untuk pembayarannya. Kakak duduk saja nanti tunggu sekitar kurang lebih 10 sampai 15 menit mobil akan menuju ke sini, untuk akses shuttle bus ini berangkat dan pulang ya ka tiketnya jangan dibuang, ketika sudah mau pulang kaka bisa tunggu di tempat shuttle bus kaka turun tadi,” kata salah satu staff TMII saat ditemui oleh detikTravel.

    Tidak hanya mengantarkan traveller dari stasiun ke pintu utama saja, shuttle bus gratis di TMII juga siap membawa traveler berkeliling untuk menikmati berbagai wisata menarik. Dengan shuttle bus udara terbuka (Angkling/Angkutan keliling) traveler akan disuguhkan pemandangan dan segarnya udara Taman Mini tanpa asap kendaraan, termasuk mengunjungi anjungan dari setiap rumah adat provinsi di Indonesia serta berbagai museum yang tersebar di dalam kawasan TMII.

    Dengan adanya fasilitas shuttle bus gratis ini, traveller dapat dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya tanpa harus khawatir mengenai transportasi, sehingga memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi kekayaan budaya, sejarah, dan keunikan setiap provinsi dengan nyaman dan praktis dalam suasana wisata yang lebih berkesan.

    Namun, traveller tidak perlu khawatir jika ingin berhenti di lokasi tertentu tapi tidak menemukan nama museum atau anjungan yang tertera di halte. Petugas yang ramah dan siap membantu selalu ada untuk memberikan informasi dan panduan, memastikan setiap pengunjung dapat mencapai tujuan mereka dengan mudah dan nyaman.

    Berikut Rute dan Halte Shuttle Bus Angkling yang tersedia di TMII:

    Di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), berbagai halte shuttle bus gratis tersebar di seluruh area untuk memudahkan traveller menjelajahi fasilitas dan anjungan budaya yang ada. Beberapa halte utama dengan fasilitas menarik di antaranya:

    Rute Utara:

    1. Halte Museum Penerangan: Menyediakan akses ke Gedung Parkir, Museum Penerangan, serta informasi wisata. Dari sini, pengunjung juga bisa mengunjungi Anjungan Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Riau. Terdapat pula food and beverage.
    2. Halte Sky World: Menawarkan fasilitas seperti Ganara Art, Among Putro Skyworld, dan Museum Pemadam Kebakaran, dengan akses ke Anjungan Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.
    3. Halte Anjungan Terpadu: Akses ke Taman Konservasi Burung, Taman Burung Jagat Satwa, dan Istana Anak-Anak Indonesia, dengan Anjungan Papua, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Kepulauan Riau, Gorontalo, Maluku Utara, Banten, dan Bangka Belitung.
    4. Halte Taman Burung : terdapat fasilitas Community centre, Taman Burung Jagat Satwa, Indonesian Science Centre, Monumen Persahabatan, Negara-negara non blok, dengan Anjungan Bangka Belitung.
    5. Halte Utara: Fasilitas meliputi Museum Indonesia, Museum Contemporary, Art Gallery, Teater Tanah Airku, Tower Saujana, Taman Prasasti APEC, Sasono Adiguno, dan Gedung Pengelola, serta akses ke Anjungan Bengkulu, Sulawesi dan Jambi.
    6. Halte Anjungan Aceh: Fasilitas meliputi Plaza Malaka, Among Putro Skyworld dan Ganara Art, untuk Anjungannya yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh dan Kalimantan Barat.
    7. Halte Anjungan Kalimantan Barat: Memiliki fasilitas yaitu Plaza Arsipelago, Ganara Art, Museum Pemadam Kebakaran dan Taman Melati, untuk Anjungan yaitu Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
    8. Halte Community Centre: Fasilitasnya mencakup Community Center, Istana Anak-Anak Indonesia, untuk akses ke Anjungan yaitu Kalimantan Tengah, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Sulawesi Barat

    Rute Selatan:

    1. Gerbang TIC dan melewati berbagai halte dan tempat wisata menarik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dimulai dari halte Anjungan Jawa Timur, perjalanan berlanjut ke Halte Anjungan Sulawesi Tenggara, dan kemudian menuju Taman Burung.
    2. Selanjutnya, traveler akan melewati Halte PP IPTEK dan Museum Migas, tiba di Halte Museum Perangko, Halte Museum Transportasi, dan Halte Fresh Water Aquarium. Rute perjalanan ini berakhir di Taman Legenda Keong Emas.
    3. Beberapa wahana yang dilewati dalam perjalanan ini termasuk Kereta Gantung yang berhenti di Stasiun A, Istana Anak-Anak Indonesia, Fresh Water Aquarium, dan Museum Serangga. Selama perjalanan, pengunjung juga akan melewati berbagai museum dan taman, seperti Borobudur Mini, Museum Komodo, Museum Transportasi, Museum Keprajuritan, dan Museum Pusaka.
    4. Selain itu, perjalanan ini juga melintasi beberapa anjungan budaya yang mewakili berbagai provinsi Indonesia, di antaranya DKI Jakarta, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Tak ketinggalan, berbagai rumah ibadah juga dapat ditemukan di sepanjang rute, seperti Klenteng Kong Miao, Masjid Diponegoro, Gereja Santa Katrina, Gereja Haleluya, Pura Hindu Dharma, dan Wihara Budha dan Arya Sasana Adi Roso.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com