Tag: kampus beasiswa

  • Menkeu Sebut Jurusan-Kampus Beasiswa LPDP Akan Ditentukan Menko PMK-Mendiktisaintek



    Jakarta

    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan jurusan dan kampus beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terutama program perguruan tinggi utama dunia (World’s Top University), nanti akan ditentukan. Fokusnya ke STEM (Science-Technology-Engineering-Math) dan mendukung industri strategis nasional.

    “Saya akan berharap lebih banyak lagi (anak Indonesia yang dapat beasiswa LPDP). Walaupun Pak Brian (Mendiktisaintek Brian Yuliarto) dan Pak Pratik (Menko PMK Pratikno), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination, dan bidang apa,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

    Hal itu disampaikannya dalam sambutan di pembukaan Konvensi Sains, Teknologi dan Industri (KSTI) Indonesia di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/8/2025).

    “Saya kira itu adalah policy dari setiap pemangku kepentingan, kami yang mengelola dananya supaya bisa sesuai dengan kepentingan dari masing-masing sektor,” jelas Sri Mulyani.

    Berdasarkan data yang dibacakan Sri Mulyani, untuk STEM, beasiswa mencapai 58.597 penerima. Sedangkan industri strategis yang akan difokuskan yakni:

    • Industri Pertahanan
    • Industri Transportasi dan Telekomunikasi
    • Industri Digital/Kreatif
    • Industri Maritim
    • Industri Pangan
    • Industri Kesehatan/Farmasi
    • Industri Energi
    • Penelitian Dasar, Terapan dan R&D

    Dilansir dari laman Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Jumat (1/8/2025) lalu, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa transformasi LPDP akan diarahkan untuk memperkuat talenta nasional di bidang STEM meningkatkan efektivitas riset, dan mengoptimalkan beasiswa strategis nasional selaras dengan Asta Cita Presiden.

    Hal itu disampaikan Menko PMK saat memimpin Rapat Dewan Penyantun LPDP di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Kamis (31/7/2025).

    “LPDP harus menjadi mesin akselerasi SDM unggul yang mampu menopang industri strategis masa depan, memperkuat daya saing teknologi, dan mendukung kebutuhan pembangunan nasional,” ujar Menko PMK.

    Transformasi kebijakan beasiswa dilakukan melalui sinergi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Agama (Kemenag).

    Menko PMK menjelaskan bahwa beasiswa akan dirancang lebih tepat sasaran melalui:

    • Perluasan program joint degree dan double degree dengan perguruan tinggi luar negeri bereputasi
    • Penentuan jurusan sejak awal sesuai kebutuhan SDM
    • Pemberian beasiswa bagi guru bimbingan konseling, guru bahasa Inggris, guru di bidang STEM, kader ulama dan pemuka agama, anak berbakat istimewa, hingga aparatur kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

    “Kita ingin beasiswa LPDP benar-benar menyasar kebutuhan nyata di lapangan. Tidak hanya akademisi atau profesional di STEM, tapi juga guru, kader ulama, pemuka agama, aparatur pemerintah, dan anak-anak berbakat istimewa. Mereka semua adalah bagian dari ekosistem talenta yang harus kita dukung,” ujar Menko PMK.

    (nwk/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Baru! Beasiswa PMDSU 2025 Juga Dibuka buat S2-S3 Seni dan Budaya


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) 2025 tengah dibuka sampai 26 Juni 2025. Terbaru, beasiswa ini dibuka pada rumpun ilmu penciptaan seni budaya serta ilmu pengkajian budaya.

    Beasiswa PMDSU adalah beasiswa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang memungkinkan peserta kuliah magister plus doktor dalam 4 tahun. Lulusannya diharapkan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baik dengan berkarier sebagai dosen, peneliti, perekayasa, maupun praktisi industri.

    Sebelumnya, beasiswa PMDSU dibuka untuk dua rumpun ilmu saja, yakni rumpun sains dan teknologi serta rumpun sosial humaniora. Mulai 2025, peminat beasiswa ini bisa memilih salah satu dari empat rumpun ilmu yang ditawarkan.


    Direktur Sumber Daya Kemdiktisaintek Sri Suning Kusumawardani menjelaskan, luaran (output) utama penerima beasiswa PMDSU Batch 9 2025 adalah minimal 2 publikasi internasional bereputasi sebagai first author. Khusus mahasiswa awardee bidang seni, luarannya sebagian dapat diganti dengan karya monumental internasional.

    Di samping rumpun baru, Beasiswa PMDSU Batch 9 2025 memiliki skema baru berupa skema joint degree.

    “Kuota (reguler) 151 karyasiswa (awardee), di-match-kan dengan 151 promotor. Untuk joint degree, 12 karyasiswa akan didampingi 6 promotor. Kita menerima 163 karyasiswa atau mahasiswa,” kata Suning di Grha Kemdiktisaintek, Senin (26/5/2025).

    Syarat Beasiswa PMDSU 2025

    Secara umum, berikut syarat beasiswa PMDSU 2025reguler:

    • Sarjana unggul lulusan 2024-2025
    • IPK minimal 3,25-3,8, tergantung akreditasi prodi atau perguruan tinggi asal
    • Usia maksimal 24 tahun bagi lulusan nonprofesi dan 27 tahun bagi lulusan program profesi
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Tidak terikat kontrak kerja

    Khusus PMDSU joint degree juga dibuka untuk mahasiswa fast track S1-S2 yang sudah semester akhir

    Di samping itu, khusus pendaftar beasiswa PMDSU joint degree dikenakan tambahan syarat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS, atau PTE.

    Kampus Beasiswa PMDSU 2025

    Berikut daftar perguruan tingggi Beasiswa PMDSU 2025 reguler dan joint degree.

    Kampus Beasiswa PMDSU Joint Degree 2025

    • ITB dengan NIMS University, Kanazawa University, Osaka University
    • ITS dengan Kumamoto University
    • UNY dengan Technische Universitas Dresden

    Kampus Beasiswa PMDSU Reguler 2025

    • IPB University
    • Institut Teknologi Bandung (ITB)
    • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    • Universitas Airlangga (Unair)
    • Universitas Andalas (Unand)
    • Universitas Brawijaya (UB)
    • Universitas Diponegoro (Undip)
    • Universitas Gadjah Mada (UGM)
    • Universitas Hasanuddin (Unhas)
    • Universitas Indonesia (UI)
    • Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
    • Universitas Negeri Malang (UM)
    • Universitas Negeri Semarang (Unnes)
    • Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    • Universitas Padjadjaran (Unpad)
    • Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
    • Universitas Sebelas Maret (UNS)
    • Universitas Sriwijaya (Unsri)
    • Universitas Sumatera Utara (USU)
    • Universitas Syiah Kuala (USK)
    • Universitas Udayana (Unud)
    • Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
    • Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
    • Universitas Jember (Unej)
    • Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
    • Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)
    • Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta.

    Jadwal Beasiswa PMDSU 2025

    • Pendaftaran: 26 Mei-26 Juni 2025
    • Seleksi, pleno, dan penetapan Beasiswa PMDSU: 31 Juli 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: Agustus-September 2025
    • Penyaluran dana beasiswa PMDSU: Oktober 2026

    Pendaftaran Beasiswa PMDSU 2025 dibuka secara daring di https://pmdsu.kemdiktisaintek.go.id/v2. Pantau informasi beasiswa ini di https://www.pmdsu.id/, akun Instagram @pmdsu, dan kanal media sosial Kemdiktisaintek.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey