Tag: kampus

  • KIP Kuliah 2025 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Jadwal, hingga Cara Daftarnya


    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro resmi membuka KIP Kuliah 2025 pada Selasa (4/2/2025). Pada kesempatan ini ia mengungkap kebijakan ini akan berganti nama baru.

    Pergantian nama tersebut dikarenakan penyesuaian terhadap kabinet yang tengah berjalan.

    “Untuk yang sekarang sedang kita diskusikan dengan Pak Presiden, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita punya nama yang akan kita gunakan di sini. Tentu dengan semangat yang sama, yaitu memberikan beasiswa untuk anak-anak Indonesia yang berpotensi pintar untuk dapat berkuliah di perguruan tinggi di Indonesia,” kata Satryo.


    Bagi detikers yang hendak mendaftar KIP Kuliah, cek apa saja syarat hingga cara mendaftar KIP Kuliah 2025!

    Syarat KIP Kuliah 2025

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023.
    • Lulus seleksi mahasiswa baru melalui semua jalur masuk, baik PTN atau PTS pada program studi (prodi) yang sudah terakreditasi resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

    Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

    • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
    • Berasal dari keluarga yang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bansos Kementerian Sosial, yang lulus SNBP/SNBT/jalur mandiri PTN.
    • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTS.
    • Termasuk kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTN.
    • Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus seleksi mandiri PTS.
    • Berasal dari panti sosial/asuhan yang lulus melalui jalur seleksi mana pun di PTN maupun PTS.
    • Lulus seleksi melalui jalur masuk mana pun di PTN dan PTS dan memenuhi syarat miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, yang dibuktikan dengan:

    – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

    – Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan dengan disertai bukti dukung dan akan diverifikasi perguruan tinggi.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri atau didaftarkan oleh perguruan tinggi penerima. Artinya, kampus mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan registrasi ulang.

    Jika mendaftar secara mandiri, berikut ini tahap-tahapannya:

    1. Mendaftar

    Siswa mendaftar di kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan memasukkan NISN, NPSN, NIK, dan alamat email.

    2. Validasi

    Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN ke Dapodik.

    3. Pengiriman Nomor Pendaftaran

    Apabila validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat email yang didaftarkan.

    4. Finalisasi

    Siswa melengkapi berkas pendaftaran dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri).

    5. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

    Siswa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi (SNBP/SNBT/Mandiri).

    6. Verifikasi Perguruan Tinggi

    Calon penerima KIP Kuliah yang lulus masuk perguruan tinggi akan diverifikasi lebih lanjut oleh kampus sebelum diusulkan sebagai calon penerima.

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025

    Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Demikian informasi KIP Kuliah 2025 dari syarat hingga cara mendaftar. Semoga beruntung!

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Mahasiswa Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025, Kamu Termasuk?


    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 tengah dibuka bagi calon mahasiswa yang hendak kuliah tahun ini. Ada kelompok mahasiswa yang diprioritaskan menjadi penerima KIP Kuliah 2025.

    Ketua Tim Kerja Beasiswa Pendidikan Tinggi, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Septien Prima Diassari menjelaskan, prioritas mahasiswa penerima KIP Kuliah yakni berdasarkan persyaratan ekonomi. Datanya antara lain diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

    “Jadi kita masih menggunakan data DTKS dan P3KE ya Bapak-Ibu untuk 2025 ini,” terang Septien dalam Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025, disiarkan di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Selasa (4/2/2024).


    Sebelum masuk jadi penerima prioritas, calon mahasiswa perlu memenuhi syarat umum KIP Kuliah dulu. Simak daftar syarat dan prioritas KIP Kuliah 2025 di bawah ini:

    Syarat Penerima KIP Kuliah

    Secara umum, berikut syarat penerima KIP Kuliah yang perlu dipenuhi semua pelamar:

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus pada 2025, 2024, atau 2023.
    • Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk apapun di perguruan tinggi negeri (PTN) ataupun perguruan tinggi swasta (PTS) pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Syarat Ekonomi Penerima KIP Kuliah 2025

    Berikut syarat ekonomi penerima KIP Kuliah 2025 seperti dipaparkan Sony Hartono Wijaya dari Tim Teknis KIP Kuliah pada siaran pembukaan pendaftaran:

    • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk DTKS
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data P3KE maksimal pada desil 3
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
    • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu.

    Mahasiswa Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

    Lebih lanjut, berikut mahasiswa yang akan diprioritaskan menjadi penerima KIP Kuliah 2025 berdasarkan persyaratan ekonomi:

    1. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN
    3. Pemegang KIP SMA yang luus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS
    4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS
    5. Termasuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lulus seleksi mandiri di PTS
    6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS
    7. Pelamar yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalurseleksidiPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
      • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
      • – Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Komponen Bantuan KIP Kuliah

    1. Gratis Pendaftaran SNBT

    Kebijakan ini berlaku jika calon mahasiswa mendaftar ke perguruan tinggi di bawah Kemendiktisaintek, sehingga pelamar kampus di bawah Kementerian Agama (Kemenag) seperti universitas Islam negeri (UIN) tetap perlu membayar biaya pendaftaran. Pelamar KIP Kuliah bisa mendapat gratis biaya pendaftaran SNBT 2025 termasuk:

    • – Siswa pemegang atau pemilih KIP SMA, SMK, atau yang sederajat
    • – Siswa dari keluarga yang terdata dalam DTKS atau penerima bansos yang ditetapkan Kemensos seperti peserta Program Keluarga Harapan (PKH) atau pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
    • – Masuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal pada desil 3 P3KE yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    2. Gratis Uang Kuliah

    Semua penerima KIP Kuliah akan mendapat gratis biaya pendidikan atau biaya kuliah (uang kuliah tunggal atau UKT/sumbangan pembinaan pendidikan atau SPP). Biaya UKT/SPP akan dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi mahasiswa bersangkutan.

    3. Bantuan Biaya Hidup

    Bantuan biaya hidup diberikan satu kali per enam bulan (per semester) secara langsung via rekening penerima KIP Kuliah masing-masing. Besarnya berbeda- beda berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi bersangkutan, yakni:

    • Klaster 1: Rp 800.000 per bulan
    • Klaster 2: Rp 950.000 per bulan
    • Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan
    • Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan
    • Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    • Registrasi/pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Alur Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    Berikut alur pendaftaran KIP Kuliah 2025:

    1. Siapkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat email
    2. Mendaftar/registrasi akun KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
    3. Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN calon pelamar ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikdasmen
    4. Jika validasi berhasil, cek email berisi nomor pendaftaran dan kode akses akun pada email yang didaftarkan
    5. Lengkapi berkas pendaftaran
    6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)
    7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur amndiri)
    8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.
    9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

    Semoga berhasil kuliah dengan KIP Kuliah 2025, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Catatan Penting Sebelum Daftar KIP Kuliah 2025 Menurut Panitia, Perhatikan!


    Jakarta

    Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 resmi membuka pendaftaran sejak, Selasa (4/2/2025) lalu. Pendaftaran akan dibuka sepanjang Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025.

    Baik dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ataupun seleksi mandiri. Seperti yang diketahui KIP Kuliah terbuka luas bagi seluruh lulusan SMA tahun 2025, 2024, 2023 yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

    Kriteria utama dalam program ini adalah calon mahasiswa harus memiliki potensi akademik yang baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Jika detikers masuk dalam kriteria tersebut, maka tak ada salahnya untuk mendaftar KIP Kuliah.


    Namun sebelum mendaftar, Tim Teknis KIP Kuliah 2025 Sony Hartono Wijaya berikan 6 catatan penting yang perlu diperhatikan siswa. Apa saja? Berikut informasinya dikutip dari tayangan YouTube Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025, Rabu (5/2/2025).

    6 Catatan Penting Sebelum Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Validasi data

    Sony panggilan akrabnya mengingatkan masalah validitas data yang digunakan untuk mendaftar KIP Kuliah. Terutama Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    2. Data pribadi

    Peserta juga diharuskan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pribadinya bukan orang tua. NIK akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk membuat rekening untuk menerima bantuan jika dinyatakan lolos.

    “Nanti kalau misalnya adik-adik lulus diterima sebagai penerima program KIP Kuliah itu ada bantuan biaya hidup. Nah, kami biasanya akan buatkan rekening,” jelas Sony.

    “Kalau NIK-nya enggak valid, rekeningnya ngga bisa dibuat,” tambahnya.

    3. Email

    Email menjadi syarat pendaftaran yang krusial dan perlu sangat diperhatikan siswa. Pastikan mendaftar KIP Kuliah dengan alamat email pribadi yang aktif.

    4. Perbaikan data bagi lulusan 2025

    Untuk siswa kelas XII atau lulusan 2025/2026 perlu memperhatikan data yang dimilikinya. Jika ditemukan ketidaksesuaian data dengan Dapodik, siswa tidak akan bisa mendaftar.

    Dengan demikian, segera lakukan koordinasi dengan pihak sekolah terlebih dahulu untuk melakukan perbaikan data yang ada di Dapodik. Jika sudah barulah siswa tersebut bisa melanjutkan pendaftaran.

    5. Perbaikan data bagi lulusan 2024 dan 2023

    Bagi siswa yang sudah lulus bisa melakukan verifikasi dan validasi (verval) secara mandiri dengan menyertakan bukti yang valid. Proses verval mandiri bisa dilakukan pada laman https://pd.data.kemdikbud.go.id/vervalLulusan.

    “Nanti mohon ya dalam melakukan perbaikan data itu disertakan dokumen pendukung yang valid. Jadi kalau misalnya ada kesalahan di NISN bisa disertakan ijazahnya. Kalau ada kesalahan dengan NIK bisa disertakan foto KTP ataupun KK,” jelas Sony.

    Untuk proses perbaikan data di Dapodik akan memerlukan waktu 3 hari kerja. Jadi perhatikan hal ini dengan waktu pendaftaran ya detikers!

    6. Akreditasi perguruan tinggi dan prodi

    Terakhir peserta harus memastikan perguruan tinggi dan program studi (prodi) yang akan jadi tujuan studi. Untuk diingat KIP hanya memperbolehkan siswa memilih kampus dan prodi yang terakreditasi dan dibawah Kemendiktisaintek.

    Tidak berlaku untuk perguruan tinggi yang ada di bawah Kementerian Agama (Kemenag). Seperti Universitas Islam Negeri (UIN) dan lainnya.

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Link dan Cara Daftar KIP Kuliah 2025 Online, Daftar Dulu-Ikut Seleksi Kampus Kemudian


    Jakarta

    Saat ini, detikers sudah bisa mendaftar KIP Kuliah. Bagi kalian yang akan mendaftarkan diri, perlu diketahui bahwa ada dua cara untuk daftar KIP Kuliah, yakni secara mandiri atau didaftarkan oleh perguruan tinggi penerima mahasiswa yang bersangkutan.

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023. Sehingga siswa gap year juga bisa ikut mendaftar.

    Berdasarkan informasi yang dibagikan dalam acara Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025 melalui YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), pendaftaran KIP Kuliah dimulai pada 3 Februari 2025. Nah, lantas bagaimana cara mendaftar KIP Kuliah secara mandiri?


    Pendaftaran KIP Kuliah untuk semua jalur masuk, baik itu SNBP; SNBT; atau Mandiri dilakukan secara online. Link pendaftarannya adalah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id.

    Penerima KIP Kuliah akan ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemendiktisaintek berdasarkan usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa registrasi dan resmi diterima sebagai mahasiswa aktif.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025 Online

    Pendaftaran KIP Kuliah secara online mandiri terdiri dari 6 tahapan. Berikut ini penjelasan setiap tahapannya:

    1. Mendaftar

    Siswa melakukan pendaftaran di kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan memasukkan:

    2. Validasi

    Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN ke Dapodik.

    3. Menerima Nomor Pendaftaran

    Apabila proses validasi berhasil, calon penerima KIP Kuliah akan mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses melalui alamat email yang didaftarkan.

    4. Finalisasi

    Siswa melengkapi berkas pendaftaran dan memilih jenis seleksi perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri).

    5. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

    Siswa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi (SNBP/SNBT/Mandiri).

    6. Verifikasi Perguruan Tinggi

    Calon penerima KIP Kuliah yang sudah lulus masuk perguruan tinggi akan diverifikasi lebih lanjut oleh kampus bersangkutan sebelum diusulkan sebagai calon penerima.

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    • Pendaftaran: 3 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Itulah link dan cara daftar KIP Kuliah 2025 online. Semoga beruntung!

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Telkom University 2025, Ada Gratis Kuliah 4 Tahun


    Jakarta

    Sejumlah beasiswa tengah dibuka di Telkom University bagi calon mahasiswa 2025. Di samping Telkom University Bandung, calon mahasiswa kampus Telkom University Purwokerto, Jakarta, dan Surabaya berkesempatan memperoleh beasiswa.

    Dirangkum dari laman resminya, simak daftar beasiswa Telkom University yang sedang dibuka di bawah ini.

    Beasiswa Telkom University IDCloudHost

    Beasiswa IDCloudHost meliputi biaya kuliah selama 4 tahun, kesempatan magang industri teknologi, dan berjejaring profesional lewat seminar, workshop, dan program komunitas.


    Calon peserta seleksi beasiswa IDCloudHost tidak dikenakan biaya pendaftaran. Peserta seleksi bebas memilih prodi yang dibuka di kampus Telkom University Bandung, Telkom University Jakarta, dan Telkom University Surabaya.

    Setelah lulus, tidak ada ikatan kerja dengan IDCloudHost. Namun, penerima beasiswa dilarang bekerja di perusahaan industri sejenis IDCloudHost dalam kurun 5 tahun setelah lulus.

    Alur Beasiswa

    • Mendaftar beasiswa di https://idcloudhost.com/beasiswa/
    • Menjalani seleksi awal berdasarkan nilai rapor sekolah yang diunggah
    • Menjalani tes online
    • Peserta yang lolos tes online akan menjalani tes wawancara

    Jadwal Beasiswa IDCloudHost

    • Pendaftaran: 3 Februari-4 Juni 2025
    • Test online 1: 5-13 Juni 2025
    • Test online 2: 18-20 Juni 2025
    • Test wawancara: 25-27 Juni 2025
    • Pengumuman hasil: 1 Juli 2025

    Jalur Beasiswa Telkom University

    Jalur beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan MA se-Indonesia. Jalur ini juga menerapkan tes online bagi peserta seleksi.

    Sedangkan skema beasiswanya terbagi atas:

    • Beasiswa Unggulan: Bebas biaya pendidikan sampai lulus sesuai syarat dan ketentuan
    • Beasiswa Pintar: Potongan biaya pendidikan pada tahun pertama senilai Rp 8 juta-Rp 15 juta

    Syarat Beasiswa

    • Siswa SMA, SMK, atau MA semua jurusan
    • Usia paling tinggi 25 tahun
    • Mendaftar di https://smb.telkomuniversity.ac.id
    • Membeli PIN Pendaftaran dengan harga Rp 200 ribu untuk maksimal 5 prodi
    • Mengikuti tes online, akses tertera pada kartu peserta seleksi masing-masing

    Syarat Khusus Prodi

    Berikut daftar prodi yang memberlakukan syarat khusus tidak buta warna bagi pendaftarnya:

    • D3 Teknologi Telekomunikasi
    • S1 Teknik Elektro
    • S1 Teknik Telekomunikasi
    • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
    • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
    • S1 Desain Interior
    • S1 Product Innovation and Management atau S1 Desain Produk
    • S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa
    • S1 Film dan Animasi

    Syarat Khusus Portofolio

    Berikut prodi yang memberlakukan syarat khusus portofolio:

    • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
    • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
    • S1 Desain Interior
    • S1 Product Innovation and Management atau S1 Desain Produk
    • S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa
    • S1 Film dan Animasi

    Jadwal Beasiswa

    • Pendaftaran: 7 Februari-11 April 2025
    • Tes online: 13 April 2025
    • Pengumuman kelulusan: Diberitahukan kemudian, dapat diakses di aplikasi SITU Admission menu Laporan Kelulusan

    Materi Tes

    • Penalaran Umum
    • Pengetahuan Kuantitatif
    • Pengetahuan dan Pemahaman Umum
    • Memahami Bacaan dan Menulis
    • Literasi dalam Bahasa Indonesia
    • Literasi dalam Bahasa Inggris
    • Penalaran Matematika

    Berminat mendaftar, detikers? Informasi lebih lanjut dapat diakses di https://smb.telkomuniversity.ac.id/. Semoga bermanfaat!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Cetak Talenta Digital RI, Beasiswa Laskar AI Siap Latih Mahasiswa-Dosen



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia (RI) menargetkan bisa mencetak 9 juta talenta digital pada tahun 2030. Selaras dengan target pemerintah tersebut, beasiswa Laskar AI dibuka oleh Lintasarta pada tahun ini.

    Beasiswa ini menyasar mahasiswa, dosen dan profesional yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperdalam skill dalam artificial intelligence (AI). Program ini juga turut didukung oleh Dicoding Indonesia.

    “Laskar AI menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun masa depan bangsa dengan melahirkan talenta digital terbaik siap AI dalam rangka meningkatkan potensi digital serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena di Menara Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (13/2/2025).


    Laskar AI merupakan bagian dari AI Merdeka. Program tersebut adalah kolaborasi dari Indosat, Lintasarta, dan ecosystem partners yang bertujuan memberikan dampak berkelanjutan terhadap pengembangan ekosistem digital Indonesia.

    Latih Mahasiswa & Dosen Machine Learning-Data Science

    Tahun ini, ada 547 peserta dari kalangan mahasiswa yang menerima beasiswa ini. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair) dan lainnya.

    Selain mahasiswa, dosen juga turut menjadi awardee beasiswa AI Merdeka. Sebanyak 110 dosen dari Telkom University hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerimanya.

    Dalam beasiswa Merdeka AI ini, mahasiswa dan dosen akan diberi pelatihan intensif dalam machine learning dan data science. Dua komponen tersebut merupakan dasar dari pengembangan AI.

    “Program ini diinisiasi oleh Lintasarta sebagai penyedia layanan digital dan teknologi terdepan di Indonesia, dengan infrastruktur termutakhir, khususnya GPU Merdeka. Lebih lanjut, kolaborasi bersama partner terbaik dalam teknologi AI memastikan kurikulum program ini relevan dan selaras dengan perkembangan industri,” kata Founder & CEO Dicoding Indonesia, Narendra Wicaksono.

    Mahasiswa Dapat Konversi Pelatihan Jadi 20 SKS

    Laskar AI memberikan pelatihan dalam bentuk hard skill dan soft skill. Khusus bagi peserta yang merupakan mahasiswa, kelas atau pelatihan Laskar AI dapat dikonversi menjadi 20 SKS sesuai dengan kebijakan kampus.

    Beberapa materi yang dapat diakses mahasiswa dan dosen lewat beasiswa Laskar AI ini antara lain belajar dasar AI, dasar visualisasi data, program dengan python, analisis data dengan python, machine learning untuk pemula hingga penerapan data science.

    Program beasiswa Laskar AI ini tak berbayar alias gratis. Mahasiswa dan dosen cukup bermodalkan koneksi internet 4G dan perangkat komputer atau laptop pribadi dengan spesifikasi memadai.

    Pendaftaran untuk beasiswa Laskar AI tahun ini telah ditutup pada 15 Januari 2025 lalu. Namun tak usah khawatir, beasiswa ini akan kembali dibuka tahun depan.

    Jadi, tunggu terus informasi pembukaan beasiswa lewat laman https://laskarai.id/ ya, detikers.

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Karya Salemba Empat 2025 Akan Dibuka, Segini Uang yang Didapat


    Jakarta

    Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) membuka rangkaian pendaftaran beasiswa KSE mulai 24 Februari 2025. Mahasiswa dari berbagai kampus di bawah ini bisa mendaftar.

    Beasiswa Reguler Karya Salemba Empat merupakan beasiswa kuliah untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa yang membutuhkan. Para penerima beasiswa diharapkan menjadi lulusan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, cinta pada Tanah Air, nusa, dan bangsa.

    Penerima Beasiswa Reguler KSE yang telah menerima minimal 1 tahun berkesempatan mendapat Beasiswa Unggul KSE. Beasiswa lanjutan ini diperuntukkan bagi penerima beasiswa dengan perkembangan prestasi yang sangat baik dan aktif pada berbagai kegiatan sosial.


    Penerima Beasiswa Unggul KSE diharapkan terbantu untuk mengembangkan kompetensi profesional dan interpersonal.

    Beasiswa Karya Salemba Empat 2025

    Berikut komponen beasiswa KSE per jenis beasiswa seperti dikutip dari laman resminya:

    Beasiswa Reguler

    – Tunjangan beasiswa Rp750 ribu per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang

    – Program pembinaan tatap muka, kepemimpinan, seminar, workshop, coaching, dan lain-lain.

    Beasiswa Unggul

    – Tunjangan beasiswa Rp750 ribu per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang

    – Tunjangan SPP/BOP Rp1,5 juta per semester selama 1 tahun akademik

    – Bantuan biaya skripsi atau tugas akhir, besar sesuai kebutuhan

    – Prioritas dalam mengikuti program pembinaan.

    Tahap Seleksi

    Berikut tahap seleksi beasiswa Karya Salemba Empat:

    1. Pemeriksaan kelengkapan dokumen
    2. Pemberian rekomendasi oleh Pengurus Paguyuban
    3. Pengurus Paguyuban memintakan rekomendasi lebih lanjut pada tingkat rektorat dan/atau dekanat kampus asal
    4. Wawancara bersama alumni penerima beasiswa, donatur, maupun pengurus KSE
    5. Pengumuman peserta lolos seleksi
    6. Registrasi ulang dan pencantuman rekening penerima tunjangan.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa KSE

    Berikut jadwal pendaftaran beasiswa Karya Salemba Empat berdasarkan kampus asal mahasiswa pelamar:

    24 Februari-5 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 1 dibuka untuk sembilan kampus mitra berikut:

    1. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
    2. Universitas Pattimura (Unpatti)
    3. Universitas Tadulako (Untad)
    4. Universitas Mulawarman (Unmul)
    5. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU)
    6. Universitas Sam Ratulangi (Unstrat)
    7. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    8. Universitas Lampung (Unila)
    9. Politeknik Negeri Lampung (Polinela)

    6-15 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 2 dibuka untuk mahasiswa dari kampus:
    1. Universitas Indonesia (UI)
    2. Universitas Airlangga (Unair)
    3. Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    4. IPB University
    5. Universitas Nusa Cendana (Undana)
    6. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    7. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    8. Universitas Jambi (Unja)

    16-25 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 3 dibuka untuk mahasiswa dari perguruan tinggi:

    1. Universitas Sumatera Utara (USU)
    2. Universitas Palangka Raya (UPR)
    3. Universitas Udayana (Unud)
    4. Universitas Brawijaya (UB)
    5. Universitas Riau (UR)
    6. Universitas Cendrawasih (Uncen)
    7. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    9. Universitas Negeri Medan (Unimed)

    26 Maret-4 April 2025

    Registrasi Online Tahap 4 dibuka untuk mahasiswa dari kampus:

    1. Universitas Andalas (Unand)
    2. Universitas Sriwijaya (Unsri)
    3. Universitas Syiah Kuala (USK)
    4. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    5. Universitas Tirtayasa (Untirta)
    6. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
    7. Universitas Diponegoro (Undip)
    8. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    9. Politeknik Sriwijaya

    Informasi pendaftaran beasiswa KSE lebih lanjut bisa diakses di beasiswa.or.id, kse.or.id, dan akun Instagram @beasiswa_KSE. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Kuliah di Jerman? Nih, Ada Beasiswa Khusus Muslim Plus Review Tinggal di Sana


    Jakarta

    Detikers tertarik kuliah di Jerman? Sekarang ini tengah dibuka Beasiswa Avicenna Studienwerk khusus untuk muslim.

    Beasiswa ini dibuka untuk jenjang magister dan doktoral. Selain itu, penerima beasiswa diperbolehkan membawa keluarga.

    Salah satu diaspora Indonesia di Jerman, Boy Tri Rizky mengatakan saat ini memang sangat banyak beasiswa untuk S2 dan S3. Ia mengatakan Avicenna Studienwerk sendiri merupakan lembaga beasiswa termuda yang diakui Kementerian Pendidikan dan Penelitian Federal Jerman (BMBF).


    “Di Jerman saat ini banyak banget beasiswa untuk S-2 dan S-3, dan ini sangat terbuka untuk semua agama, nggak cuma muslim, tetapi untuk semua agama,” kata laki-laki yang disapa Mas Boy itu kepada detikEdu (20/2/2025), dikutip Jumat (21/2/2025).

    “Tetapi ada beasiswa juga dari organisasi muslim, namanya Avicenna Studienwerk, ini adalah lembaga beasiswa di Jerman yang bertujuan untuk mendukung mahasiswa dan kandidat doktor Muslim yang berprestasi dan aktif secara sosial di semua bidang studi,” lanjutnya.

    Nah, bagi kalian yang mungkin tertarik dengan beasiswa ini, yuk simak apa kata Mas Boy soal menjadi muslim dan studi kajian Islam di sana!

    Budaya Kampus di Bulan Puasa

    Mas Boy menyebut sayangnya puasa Ramadan dan Lebaran belum diakui di Jerman. Sehingga tidak ada fasilitas khusus untuk mahasiswa muslim selama bulan Ramadan.

    “Jadi nggak ada apa-apa, mahasiswa juga harus ikut kuliah dan nggak ada istirahat atau pulang lebih cepat. Ya intinya nggak ada keistimewaan. Bahkan waktu itu pernah pas Lebaran juga masih ada kuliah,” jelasnya.

    Meski begitu, ia mengatakan ada banyak komunitas muslim di Jerman. Sehingga kalau ingin buka bersama atau ikut kegiatan keagamaan, bisa bersama komunitas-komunitas tersebut.

    Menariknya Jadi Muslim di Jerman

    Pengajar bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di KBRI Berlin ini mengatakan, menariknya jadi muslim di Jerman adalah merasakan menjadi minoritas. Berbeda dari di Indonesia yang serba mudah sebagai muslim.

    “Di Jerman agak sulit, terutama kalau mau sholat. Jarang banget gedung yang menyediakan musala, jadi kalau mau sholat ya harus di tangga darurat,” ujarnya.

    Menurut Mas Boy, di Jerman sebenarnya banyak makanan halal. Namun, jika memang ingin ke restoran yang tidak memiliki sertifikat halal, bisa pesan menu vegetarian saja.

    Meski menjadi minoritas di Jerman, alumnus LPDP ini mengaku tidak pernah memperoleh diskriminasi. Ia merasa aman dan dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

    “Sistemnya di Jerman sih selama kita tidak mengganggu orang, orang tidak akan mengganggu kita,” terangnya.

    Kampus yang Membuka Peminatan Budaya/Keilmuan Islam

    Mas Boy mengatakan kampus-kampus ternama di Jerman memiliki kajian Islam. Meski tidak tahu pasti jumlahnya, ia memperkirakan ada lebih dari 10 universitas yang membuka studi-studi berkaitan dengan Islam.

    “Muslim itu sudah menjadi bagian dari Jerman, banyak pendatang dari Turki, Suriah, dan negara-negara muslim di sini,” katanya.

    Sekilas soal Avicenna Studienwerk

    Komponen Beasiswa

    Dikutip dari situs resmi, beasiswa Avicenna Studienwerk mencakup dukungan finansial yang terdiri dari hibah bulanan dan sejumlah biaya tetap untuk biaya studi atau penelitian. Dukungan finansial tersebut juga dapat mencakup semester di luar negeri, konferensi, magang, dan kursus bahasa di luar negeri.

    Bagi mahasiswa magister, ini komponen beasiswa yang didapatkan:

    • Dana beasiswa per bulan sebesar 844 Euro (sekitar Rp 14,4 juta)
    • Asuransi kesehatan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
    • Dana perjalanan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)

    Sementara, bagi mahasiswa doktoral, ini komponen beasiswanya:

    • Dana beasiswa per bulan sebesar 1.190 Euro (sekitar Rp 20,3 juta)
    • Asuransi kesehatan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
    • Dana perjalanan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)

    Selain itu, beberapa tambahan fasilitas berikut dapat diberikan dalam kondisi tertentu dan dalam batas ketersediaan dana:

    • Dana dukungan untuk keluarga per bulan sebesar 276 Euro (sekitar Rp 4,7 juta)
    • Bantuan awal satu kali/tunjangan buku sebesar 100 atau 50 Euro (sekitar Rp 1,7 juta atau Rp 853,6 ribu)
    • Dana mencetak (print) dokumen untuk doktoral sebesar 2.050 Euro (sekitar Rp 35 juta)

    Syarat Beasiswa

    Beasiswa ini memperbolehkan pendaftar untuk melamar program studi apa pun. Seperti ini syaratnya:

    • Potensi prestasi akademik/penelitian di atas rata-rata
    • Keterlibatan sosial, budaya atau politik;
    • Pendaftaran (atau setidaknya diterima) untuk gelar master atau doktor di universitas di Jerman di bidang studi apa pun.
    • Dokumen syarat yang harus diserahkan (hanya dalam bahasa Jerman atau Inggris):

    – Surat motivasi informal maksimal 2 halaman

    – CV dalam bentuk tabel maksimal 2 halaman

    – Sertifikat kualifikasi masuk pendidikan tinggi (Abitur, A-Level, dll.)

    – Sertifikat universitas dan jika ada referensi pekerjaan

    – Sertifikat pendaftaran terkini

    – Bukti keterlibatan sosial

    – Dua surat rekomendasi akademik

    – Salinan paspor

    – Transkrip nilai terkini.

    • Selain itu untuk kandidat doktor ada syarat lain yakni:

    – Sinopsis singkat proyek disertasi makimal 3 halaman dengan informasi tentang topik proyek, pembimbing, pertanyaan penelitian, status terkini, hasil yang diharapkan.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com