Tag: kampus

  • Siap-siap! Beasiswa Chevening Bakal Dibuka Besok



    Jakarta

    Beasiswa Chevening 2025/2026 akan dibuka mulai besok Selasa, 6 Agustus 2024. Pendaftaran beasiswa terbuka untuk semua usia.

    Beasiswa Chevening merupakan beasiswa dari pemerintah Inggris Raya untuk calon mahasiswa internasional, termasuk Indonesia. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya pendidikan S2 selama 1 tahun, tunjangan bulanan, hingga dukungan biaya transportasi pergi-pulang ke UK.

    Pendaftaran Beasiswa Chevening dibuka hingga 5 November. Tertarik mendaftar? Berikut syarat Beasiswa Chevening seperti dilansir dari laman resminya.


    Syarat Beasiswa Chevening 2025/2026

    1. Warga negara yang eligible mendaftar, termasuk Indonesia.
    2. Berkomitmen untuk kembali ke Indonesia minimal selama 2 tahun setelah beasiswa berakhir.
    3. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun (2.800 jam).
    4. Pengalaman kerja dapat berbentuk:
      – Pekerjaan penuh waktu
      – Pekerjaan paruh waktu
      – Kerja sukarela
      – Magang berbayar atau tidak berbayar
    5. Pengalaman kerja yang diperoleh selama masa kerja wajib untuk memperoleh gelar jenjang sebelumnya tidak dihitung.
    6. Pelamar boleh menggabungkan hingga 15 periode kerja yang berbeda untuk memenuhi persyaratan.
    7. Dapat melamar sambil bekerja, tidak perlu mengundurkan diri dari pekerjaan, tetapi sebaiknya mendiskusikan lamaran dengan atasan dan memperlihatkan laman resmi Chevening.
    8. Memiliki gelar sarjana yang memenuhi syarat prodi di Inggris.
    9. Memenuhi syarat dan mendaftar ke 3 prodi di universitas-universitas Inggris.
    10. Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, minimal dari 1 prodi pilihan sebelum batas waktu pengiriman referensi dan dokumen pendidikannya.
    11. Tidak memiliki kewarganegaraan Inggris atau kewarganegaraan ganda Inggris.
    12. Tidak berstatus sebagai pengungsi di negara yang tidak memenuhi syarat untuk Beasiswa Chevening.
    13. Bukan karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari karyawan pemerintah Inggris, Kedutaan Besar/Komisi Tinggi Inggris, British Council, Asosiasi Universitas Persemakmuran, atau universitas sponsor Inggris.
    14. Karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari karyawan organisasi Mitra Chevening berhak untuk melamar.
    15. Tidak pernah belajar di Inggris dengan beasiswa yang didanai Pemerintah Inggris.
    16. Pemilik gelar master boleh mendaftar jenjang master kedua di Inggris dengan Beasiswa Chevening, asalkan bisa menjelaskan bagaimana gelar tersebut selaras dengan tujuan karier dan akan bantu mendorong perubahan positif di Indonesia.

    Syarat Prodi Beasiswa Chevening 2025/2026

    Prodi yang dipilih wajib memenuhi syarat berikut:

    1. Kuliah penuh waktu.
    2. Dimulai pada semester musim gugur, biasanya September atau Oktober.
    3. Program master, bukan master riset (research focused/MRes).
    4. Lulusan meraih gelar Master.
    5. Berlokasi di Inggris Raya.
    6. Bukan paruh waktu dan bukan pendidikan jarak jauh.
    7. Tidak berdurasi kurang dari 9 bulan dan lebih dari 12 bulan.
    8. Bukan program gelar PhD atau DPhil.
    9. Tidak diajarkan lebih dari 1 bulan di luar Inggris Raya.

    Jadwal Beasiswa Chevening 2025/2026

    Pendaftaran: 6 Agustus 2024 12.00 BST (18.00 WIB) – 5 November 2024 11.59 UTC (18.59 WIB)
    Asesmen lamaran oleh Reading Committee: Tengah November 2024 – Januari 2025
    Shortlist pelamar untuk tahap wawancara: Tengah Februari 2025
    Pengiriman dua orang referensi dan dokumen pendidikannya: 19 Februari 2025
    Wawancara: 25 Februari – 25 April 2025
    Pengumuman hasil seleksi: Mulai Juni 2025
    Batas waktu pengiriman Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang diterbitkan kampus UK: 11 Juli 2025 pukul 17.00 BST (23.00 WIB)
    Mulai kuliah di UK: September/Oktober 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Chevening 2025/2026 dapat dicek melalui https://chevening.org dan https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Monash University Indonesia Bakal Buka Beasiswa S2-S3, Bisa Belajar sampai Aussie!



    Jakarta

    Monash University akan membuka beasiswa kemitraan jenjang S2 dan S3. Tidak terbuka untuk semua, beasiswa tersebut hanya ditujukan untuk sembilan kampus ini.

    Monash University merupakan salah satu kampus terbaik di Australia. Termasuk dalam top 100 universitas terbaik dunia menurut QS World Ranking, Monash juga merupakan salah satu member dari Group of Eight, kumpulan universitas riset terkemuka di Australia.

    Pada 2021, Monash University membuka cabangnya di Indonesia. Setelah meluluskan dua angkatan, Monash akan menjajaki kerja sama dengan sembilan kampus Indonesia untuk bermitra dan memberikan kesempatan berkuliah di Monash University Australia.


    “Visi kami yang diimplementasikan dengan sembis mitra universitas akan menciptakan akses prioritas ke universitas kelas dunia,” ujar Matthew Nicholson selaku President Monash University Indonesia dalam acara Monash University, Indonesia and Alliances: Pathways to the Future di Pullman Hotel, Jalan MH Thamrin No 59 Gondangdia, Jakarta, Rabu (14/8/2024).

    Program ini dibuka untuk jenjang magister/S2 bagi mahasiswa di kampus mitra dan jenjang doktor/S3 bagi anggota fakultas. Adapun program berupa studi di Monash University Indonesia selama 1 tahun kemudian studi di Monash University Australia selama 6 bulan.

    “Ini termasuk akses penerimaan prioritas ke program ini serta belajar 1 tahun di Indonesia dan 6 bulan di Australia,” jelasnya.

    9 Kampus Mitra Beasiswa Kemitraan Monash University

    Untuk saat ini, program beasiswa masih dibuka pada sembilan kampus mitra di Indonesia. Adapun kampus-kampus tersebut termasuk:

    1. Universitas Bunda Mulia
    2. Universitas Ciputra Surabaya
    3. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
    4. Universitas Kristen Maranatha
    5. Universitas Kristen Petra
    6. Universitas Pelita Harapan
    7. Universitas Multimedia Nusantara
    8. Universitas Pembangunan Jaya
    9. Universitas Pradita.

    Baik mahasiswa aktif maupun mahasiswa yang sudah lulus dari kampus mitra dapat mendaftarkan diri pada program tersebut. Lalu, kapan beasiswa kemitraan Monash University ini akan dibuka?

    Kapan Beasiswa Kemitraan S2 dan S3 Monash University Dibuka?

    Tantia Dian Permata Indah selaku Chief Operations Officer Monash University Indonesia mengatakan program ini akan segera dibuka. Setelah penandatanganan memorandum of understanding (MOU), kampus mitra akan meluncurkan program ini secara resmi.

    “Kapan program ini dimulai, secepatnya. Kita dengan penandatanganan MoU kemudian peluncuran secara official sehingga berlaku bagi semua mahasiswa yang berkuliah di masing-masing [universitas mitra],” papar Tantia dalam kesempatan yang sama.

    Untuk saat ini, beasiswa yang disebut sebagai “special scholarship” hanya dibuka untuk universitas mitra. Namun, menurut Tantia, tidak menutup kemungkinan jika cakupan beasiswa akan diluaskan ke universitas lain.

    “Apakah terbuka untuk PTN di kemudian hari? Kami berharap bahwa semangat yang kami jalankan seperti yang tadi kita lihat tidak hanya untuk PTS tapi tentunya ini adalah sebuah effort berkelanjutan,” ujarnya.

    Informasi lebih lanjut mengenai Monash University Indonesia dapat detikers akses melalui monash.edu/indonesia atau kontak +6281359949890

    (nah/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Baru! Batas Usia Pelamar Beasiswa LPDP Khusus Dosen yang Punya NIDN Berubah



    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan masih membuka pendaftaran untuk tahap II tahun 2024 hingga 18 Juli mendatang. Berbeda dengan seleksi tahap sebelumnya, ada dua ketentuan baru yang ditetapkan.

    Ketentuan pertama berkaitan dengan tak wajibnya sertifikat bahasa Inggris pada pendaftar LPDP jalur afirmasi kampus dalam negeri. Sedangkan aturan kedua berkaitan dengan relaksasi pada batasan usia khusus bagi pelamar berprofesi dosen yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

    Untuk diingat, ketentuan ini hanya berlaku bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen ya detikers. Berikut informasi lebih lengkap terkait ketentuan terbaru LPDP dikutip dari postingan Instagram resminya @lpdp_ri, Selasa (2/7/2024).


    Alasan Batas Usia Ditentukan Pada Beasiswa LPDP

    Sebelumnya, panduan beasiswa LPDP menjelaskan bila pendaftar S2 pada program reguler harus berusia paling tinggi 35 tahun pada 31 Desember 2024. Sehingga jika peserta berulang tahun ke-36 sepanjang tahun 2023 maka ia tidak bisa mendaftar bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia ini.

    “Sistem pendaftaran akan secara otomatis menolak bila usia LPDPrens tidak sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan,” kata Endowmin (tim LPDP RI) dalam keterangan tertulis.

    Pada dasarnya, beasiswa LPDP memiliki sumber pendanaan yang terbatas lantaran berasal dari pajak masyarakat dengan nilai nominal pembiayaan studi yang tidak sedikit. Untuk itulah, proses seleksi yang berlangsung sangat ketat dan berhati-hati termasuk dalam hal batasan usia.

    Batasan usia yang ditetapkan dalam buku panduan resmi dipilih setelah proses pertimbangan dan rasionalisasi. Khususnya dengan usia produktif. Sehingga nantinya sosok-sosok terpilih ini bisa kembali produktif dalam membangun masyarakat dan bangsa.

    Terkait kelonggaran batasan usia ini dilakukan untuk program afirmasi dan targeted. Hal ini merupakan wujud aksi afirmatif dan keberpihakan kepada kelompok yang memerlukan.

    Daftar Batas Usia Pelamar LPDP Tahap 2 2024

    Adapun daftar batas usia pelamar LPDP, yakni:

    1. Beasiswa Umum Program Reguler, Parsial dan Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

    • S2: 35 tahun
    • S2 untuk profesi dosen ber-NIDN: 42 tahun
    • S3: 40 tahun
    • S3 untuk profesi dosen ber-NIDN: 47 tahun

    2. Beasiswa Afirmasi

    Program Daerah Afirmasi dan Putra-putri Papua

    Program Penyandang Disabilitas

    Program Prasejahtera

    3. Beasiswa Targeted

    Program Kewirausahaan

    Program Pendidikan Kader Ulama

    Program Dokter Spesialis

    • Belum punya LoA: 35 tahun
    • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

    Program Dokter Subspesialis

    • Belum punya LoA: 45 tahun
    • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

    Program PNS/TNI/Polri

    • S2 untuk PNS: 37 tahun
    • S3 untuk PNS: 42 tahun
    • S2 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
    • S3 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
    • S2 untuk prajurit TNI/Polri: 40 tahun
    • S3 untuk prajurit TNI/Polri: 45 tahun

    4. Beasiswa Targeted-Prioritas

    Prioritas LPDP dengan NTU, UNSW, dan University of Dundee program Doktor

    • Masyarakat umum: 40 tahun
    • PNS: 42 tahun
    • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
    • TNI/Polri: 45 tahun

    Prioritas LPDP dengan NUS Business School program Master

    • Masyarakat umum: 35 tahun
    • PNS: 37 tahun
    • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
    • TNI/Polri: 40 tahun

    5. Beasiswa Kerjasama

    Program Doktor untuk Talenta RIset dan Inovasi Nasional BRIN

    • S3 jalur fast track: 25 tahun
    • S3 jalur non-fast track: 27 tahun

    Kerja Sama bidang ekonomi dan perdagangan internasional bidang transportasi CSU & bidang metallurgical engineering USTB

    • S2 Masyarakat umum: 35 tahun
    • S2 CPNS/PNS: 37 tahun
    • S2 PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • 7 Jenis Beasiswa JFLS Untuk Lulusan SMA, Kuliah Gratis Sampai Lulus Euy!



    Jakarta

    Beasiswa Jabar Future Leader Scholarship (JFLS) 2024 kembali dibuka hingga 20 Juli mendatang. Beasiswa ini membuka tujuh jenis beasiswa untuk lulusan SMA. Apa saja?

    JFLS merupakan beasiswa yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagi warga Jawa Barat. Penerima beasiswa akan mendapat bantuan biaya pendidikan serta tunjangan hidup.

    Beasiswa ini membuka kesempatan bagi jenjang D4, S1, S2, hingga S3. JFLS juga menyediakan beasiswa percepatan pendidikan tinggi atau fastrack D3/D4/S1 hanya dalam waktu 1 tahun.


    Lulusan SMA bisa mendaftarkan diri pada tujuh jenis beasiswa. Sebelum itu, yuk simak syarat umumnya.

    Syarat Umum Beasiswa JFLS 2024

    Melansir dari laman resminya, Beasiswa JFLS 2024 hanya mensyaratkan dua syarat umum, yakni:

    1. Warga Jawa Barat dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    2. Berusia maksimal 25 tahun bagi pendaftar jenjang D3 dan D4/S1

    Selain syarat di atas, setiap jenis beasiswa juga mewajibkan prasyarat khusus. Penasaran? Simak di bawah ini.

    7 Jenis Beasiswa JFLS untuk Lulusan SMA

    1. Beasiswa Pendidikan D4/S1 Penuh (4 Tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat.
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 13 Perguruan Tinggi Akreditasi A di Jawa Barat dan 4 Perguruan Tinggi Akreditasi A luar Jawa Barat.
    • Memiliki nilai rata-rata minimal Ujian Sekolah 80 skala 100 atau 8.0 skala 10.0.
    • Tidak berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pegawai Negeri Sipil Kabupaten/Kota dan sejenisnya diperbolehkan).

    2. Beasiswa Pendidikan D4/S1 (4 Tahun) Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat.
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di Perguruan Tinggi PSDKU yang dituju (khusus untuk IPB Sukabumi, ITB Cirebon dan UNPAD Pangandaran) dibuktikan dengan surat keterangan diterima dari Perguruan Tinggi tersebut.
    • Memiliki nilai rata-rata minimal Ujian Sekolah 80 skala 100 atau 8.0 skala 10.0.
    • Tidak berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pegawai Negeri Sipil Kabupaten/Kota dan sejenisnya diperbolehkan).

    3. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Keagamaan (1 tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata-rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0.
    • Memiliki nilai IPK minimal 3.0 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.
    • Memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz (Bagi yang beragama Islam).

    4. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Olahraga (1 tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata – rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0.
    • Memiliki nilai IPK minimal 2.5 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.
    • Memiliki prestasi di bidang olahraga minimal setingkat nasional dalam tiga tahun terakhir.

    5. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Seni dan Budaya (1 Tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata – rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0.
    • Memiliki nilai IPK minimal 2.5 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.
    • Memiliki prestasi di bidang seni dan budaya minimal setingkat nasional dalam tiga tahun terakhir.

    6. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Aktivis (1 tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata – rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0.
    • Memiliki nilai IPK minimal 2.75 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.
    • Aktif di bidang keorganisasian baik di tingkat sekolah maupun luar sekolah (organisasi kemasyarakatan) dalam tiga tahun terakhir.

    7. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Percepatan Akses Pendidikan Tinggi (1 tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata – rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0 bagi mahasiswa baru.
    • Memiliki nilai IPK minimal 3.0 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.

    Demikian tujuh jenis Beasiswa JFLS untuk lulusan SMA. Buruan daftar di https://beasiswa-jfl.jabarprov.go.id/

    (nir/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Paragon 2024 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Rp 6 Juta Sampai Lulus!



    Jakarta

    Beasiswa Paragon 2024 telah dibuka mulai 28 Juni lalu. Beasiswa dari Paragon Corp ini menyediakan bantuan hingga Rp 6,25 juta per semester.

    Program Beasiswa Paragon merupakan program dukungan kepada mahasiswa di 15 kampus terpilih berupa bantuan dana pendidikan serta pelatihan dasar kepemimpinan, kontribusi sosial, dan dorongan untuk berinovasi. Program ini diluncurkan sejak 2016 dan telah memberikan bantuan kepada ribuan mahasiswa.

    Hanya mahasiswa dari 15 kampus mitra yang dapat mengikuti Beasiswa Paragon 2024. Melansir dari Guideline Paragon Scholarship Program 2024, berikut informasi lengkapnya.


    15 Kampus Mitra Beasiswa Paragon 2024

    Pendaftar Beasiswa Paragon 2024 wajib berasal dari universitas berikut:

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    2. Universitas Indonesia (UI)
    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    4. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    5. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    6. Politeknik Negeri Bandung (Polban)
    7. Universitas Sumatera Utara (USU)
    8. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    10. Telkom University
    11. Universitas Diponegoro (Undip)
    12. Universitas Airlangga (Unair)
    13. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    14. Universitas Andalas
    15. Universitas Brawijaya (UB)

    Cakupan Beasiswa Paragon 2024

    Penerima beasiswa akan mendapat bantuan sebagai berikut:

    1. Bantuan UKT hingga tahun ke-4 sebesar Rp 6,25 juta per semester
    2. Development Program
    3. Leadership Class
    4. Social Project Challenge
    5. Paragon Factory Visit (Grantee Prestasi)*
    6. Scholarship Camp (Grantee Prestasi)*
    7. Community Project Fund maksimal Rp 50 juta per kampus
    8. Paragon Close Recruitment

    Syarat Beasiswa Paragon 2024

    1. Mahasiswa semester 3 bagi jenjang D3 atau mahasiswa semester 5 bagi D4/S1 per Agustus 2024
    2. IPK > 3,30, menunjukkan kepemimpinan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kampus
    3. Tidak sedang dan berkomitmen untuk tidak menerima beasiswa lain
    4. Bersedia mewakili sebagai Duta Paragon untuk kampusnya
    5. Berkomitmen untuk berpartisipasi dalam program pengembangan (termasuk Novo Club & ekosistem Paragon Educational lainnya)

    Dokumen Beasiswa Paragon 2024

    1. Curriculum Vitae (Format ATS)
    2. Transkrip nilai semester 1-4
    3. Salinan KTP
    4. Salinan Kartu Tanda Mahasiswa
    5. Salinan Kartu Keluarga
    6. Salinan Rekening Bank atau Mobile Banking
    7. Letter of Recommendation/Confirmation of Non-Recipient Scholarships (Surat Keterangan Tidak Menerima Beasiswa)
    8. Sertifikat prestasi akademik dan non akademik

    Jadwal Beasiswa Paragon 2024

    Pendaftaran: 28 Juni-29 Juli 2024
    Seleksi: Juli-September 2024
    Pengumuman: September 2024
    Program Beasiswa September 2024-April 2026

    Pendaftaran Beasiswa Paragon 2024 dilakukan gratis secara online DI SINI. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • 10 PTN dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak, Ada Kampusmu?



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan merupakan salah satu beasiswa yang banyak jadi incaran mahasiswa karena bermitra dengan banyak kampus negeri maupun swasta. Tahun ini, ada sebanyak 104 perguruan tinggi tujuan beasiswa ini.

    Selama empat tahun terakhir ini (2020-2023), Beasiswa Unggulan telah melayani penerima sebanyak 6.384 orang. Adapun jumlah mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan di akhir semester tahun akademik 2023-2024 terhitung sebanyak 4.259 orang.

    Rinciannya antara lain 2.275 penerima jenjang S1/D4, 1.715 penerima jenjang S2, dan 269 penerima jenjang S3, demikian dijelaskan dalam Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024.


    Jumlah tersebut terdiri dari 3.946 penerima masyarakat berprestasi, 77 penerima beasiswa pegawai Kemendikbudristek, dan 3 penerima beasiswa penyandang disabilitas.

    Mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan saat ini tersebar di 260 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang terdiri dari 96 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 166 perguruan tinggi swasta (PTS).

    Adapun kampus dengan penerima aktif Beasiswa Unggulan terbanyak di tahun ajaran 2023/2024 adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni berjumlah 352 mahasiswa. Sementara dalam rentang 2020-2023, kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak dipegang oleh Universitas Indonesia (UI) yakni berjumlah 503 mahasiswa.

    Jumlah tersebut bisa dijadikan referensi bagi pendaftar tahun ini untuk menimbang peluang kelolosan ataupun lainnya. Kampus mana lagi yang mahasiswanya banyak menerima Beasiswa Unggulan? Berikut daftarnya:

    Kampus dengan Mahasiswa Penerima BU Terbanyak (2020-2023)

    1. Universitas Indonesia (UI): 503 orang
    2. Universitas Gadjah Mada (UGM): 499 orang
    3. Universitas Hasanuddin (Unhas): 289 orang
    4. Institut Teknologi Bandung (ITB): 278 orang
    5. Universitas Negeri Makassar (UNM): 238 orang
    6. Universitas Brawijaya (UB): 195 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 153 orang
    8. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): 141 orang
    9. Institut Pertanian Bogor (IPB): 137 orang
    10. Universitas Negeri Jakarta (UNJ): 131 orang

    Kampus dengan Jumlah Mahasiswa Aktif Penerima BU Terbanyak (2023/2024)

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM): 352 orang
    2. Universitas Indonesia (UI): 306 orang
    3. Universitas Hasanuddin (Unhas): 225 orang
    4. Universitas Brawijaya (UB): 169 orang
    5. Institut Teknologi Bandung (ITB): 166 orang
    6. Universitas Negeri Makassar (UNM): 163 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 162 orang
    8. Institut Pertanian Bogor (IPB): 147 orang
    9. Universitas Diponegoro (Undip): 139 orang
    10. Universitas Airlangga (Unair): 123 orang

    Provinsi Terbanyak Mahasiswanya Menerima BU

    1. Jawa Barat: 1.031 orang
    2. Jawa Timur: 671 orang
    3. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): 601 orang
    4. Sulawesi Selatan: 446 orang
    5. Jawa Tengah: 386 orang
    6. DKI Jakarta: 385 orang
    7. Sumatera Utara: 106 orang
    8. Sumatera Barat: 92 orang
    9. Bali: 73 orang
    10. Sumatera Selatan: 67 orang

    Demikian informasi kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak. Semoga bermanfaat ya

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Telkom University 2024 yang Masih Dibuka, Kuliah Gratis Sampai Lulus



    Jakarta

    Telkom University membuka kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk kuliah gratis hingga akhir masa studi. Melansir dari laman resminya, ada dua Beasiswa Telkom University 2024 yang masih dibuka.

    Meski merupakan kampus swasta, kamu tidak perlu merogoh kocek lebih. Sebab Telkom University membuka beragam beasiswa setiap tahunnya.

    Menurut laman resminya, masih ada dua beasiswa yang dibuka oleh Telkom University. Apa saja? Simak berikut ini.


    Beasiswa Telkom University 2024 yang Masih Dibuka

    1. KIP Kuliah

    KIP Kuliah merupakan beasiswa yang dibuka untuk mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu dan berprestasi. Selain di PTN, KIP Kuliah juga tersedia di Telkom University hingga 8 Juli 2024.

    Beasiswa KIP Kuliah di Telkom University terbuka untuk lulusan SMA/ SMK/ MA. Adapun skema beasiswa yang ditawarkan pada Jalur Beasiswa KIP ini adalah Beasiswa Unggulan, di mana penerima beasiswa akan dibebaskan dari biaya pendidikan hingga akhir masa studi jenjang sarjana.

    Syarat

    • Lulusan 2 tahun terakhir (2024, 2023)
    • Kartu Peserta dan Formulir KIP Kuliah
    • Memiliki berkas Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)/Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)/Surat Keterangan Tidak
    • Mampu (SKTM)/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua
    • Akta Kelahiran
    • Ijazah atau SKL
    • Rapor semester 1 – 5
    • Berkas foto rumah tampak depan, belakang, samping, dan dalam
    • Kartu Keluarga
    • Rekening Listrik 3 bulan terakhir
    • Sertifikat (Opsional)

    2. Program Beasiswa Magister Berbasis Riset

    Telkom University juga membuka beasiswa khusus magister riset. Beasiswa bernama Master By Research ini menitikberatkan pada research skills, dengan penelitian mencakup 2/3 dari kurikulum total.

    Beasiswa MBR bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dan menghasilkan publikasi jurnal. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan menghasilkan final research project atau tesis dan diwajibkan menulis dan mempublikasikan hasil risetnya pada minimal 2 paper.

    Lama waktu perkuliahan MBR adalah 4 semester. Mahasiswa master-by-research berkewajiban residen di laboratorium atau research center selama 15-20 jam per-minggu untuk mengerjakan risetnya.

    Mahasiswa akan mendapatkan beasiswa fully funded dengan syarat IPK >= 3,76. Untuk saat ini, Beasiswa Master-by-Research menyediakan beasiswa hanya untuk Magister Teknik Elektro dan Magister Teknik Industri saja.

    Syarat Magister Teknik Elektro

    • Lulusan dari prodi berikut:
      S1 Teknik Telekomunikasi
      S1 Teknik Elektro
      S1 Teknik Fisika
      S1 Teknik Komputer
      S1 Informatika
      S1 Teknologi Informasi
      S1 Rekayasa Perangkat Lunak
      S1 Fisika
      S1 Matematika
    • Ijazah / Surat Keterangan Lulus (SKL)
    • IPK S1 > 3.26
    • Skor TPA > 450*
    • Daftar TPA
    • Sertifikat TOEFL/EPRT (Skor > 450)
    • Daftar TOEFL/EPRT
    • Tes Potensi Keahlian*
    • Kisi-kisi TPK
    • Wawancara
    • Proposal rencana tesis
    • Rekomendasi online (min. 2 rekomendasi; dari Research Center / Calon Pembimbing S2, dan Akademisi / Perusahaan)

    Syarat Magister Rekayasa Industri

    • Alumni Fakultas Rekayasa Industri Telkom University
    • Lulus maksimal 1 tahun terakhir (Fast Track & Direct Track)
    • IPK S1 minimal 3.5
    • 2 Rekomendasi online (Akademisi / Perusahaan)
    • Proposal Rencana Tesis maksimal 1.000 kata
    • Berkomitmen
    • Tidak sedang bekerja full time
    • Lulus tahap wawancara

    Jadwal

    Pendaftaran: 25 April-31 Juli 2024
    Tes TPA dan TOEFL: 18 Mei, 15 Juni, 13 Juli 2024
    Interview dan Tes TPK Online: 5-10 Agustus 2024

    Itu dia dua Beasiswa Telkom University 2024 yang masih dibuka. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Kemendikbudristek Minta Pendaftar KIP Kuliah Pilih Program Studi Unggulan



    Jakarta

    Staf Ahli Mendikbudristek bidang manajemen talenta, Tatang Mutaqien meminta perguruan tinggi lebih memperhatikan pilihan program studi (prodi) terakreditasi unggul (A) dalam seleksi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

    Hal ini disampaikan karena pemilihan prodi terakreditasi unggul (A) mengalami penurunan. Diketahui pada seleksi KIP-K tahun 2023 jumlah penerima yang memilih prodi terakreditasi unggul (A) sebesar 21%, angka ini turun dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 23 persen.

    “Diharapkan pilihan pendaftar KIP Kuliah pada prodi unggulan menjadi perhatian dan pertimbangan pada seleksi mahasiswa penerima KIP Kuliah yang dilakukan perguruan tinggi,” ujarnya dikutip dari rilis di laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Selasa (2/4/2024).


    Lebih lanjut Tatang juga minta penerima KIP Kuliah diprioritaskan bagi pendaftar yang sebelumnya memiliki KIP Dikdasmen saat SMA/SMK. Di tahun 2023 lalu, penerima KIP Kuliah yang berasal dari penerima PIP Dikdasmen saat SMA baru mencapai 18%.

    “PIP Dikdasmen dan KIP Kuliah merupakan program prioritas nasional dalam payung Program Indonesia Pintar (PIP). Keberlanjutan siswa penerima PIP Dikdasmen ke perguruan tinggi melalui KIP Kuliah menunjukkan keberhasilan PIP secara nasional”, kata Tatang.

    Temuan KIP Kuliah 2023

    Selaras dengan Tatang, Plt Kepala Puslapdik Kemendikbduristek, Abdul Kahar meminta calon mahasiswa berani mengambil prodi unggulan. Terlebih bantuan biaya hidup telah meningkat yang awalnya sebesar Rp 700 ribu sama rata, di KIP Kuliah Merdeka biaya hidup disesuaikan dengan indeks daerah mulai dari Rp 800 ribu-Rp 1,4 juta.

    “Peningkatan uang biaya hidup diharapkan mendorong mobilitas mahasiswa untuk mencari prodi terbaik di seluruh Indonesia, mahasiswa dari daerah berani kuliah di kota pada prodi unggulan,” kata Abdul Kahar.

    Pemilihan prodi unggulan juga penting agar mahasiswa penerima KIP Kuliah bisa cepat memperoleh pekerjaan yang layak sehingga mampu keluar dari lingkaran kemiskinan.

    Abdul Kahar juga menyampaikan berbagai temuan yang didapatkan dari pelaksanaan KIP Kuliah 2023, seperti:

    1. Ada perguruan tinggi yang menjadikan KIP Kuliah sebagai upaya menarik minat agar daftar ke prodi yang kekurangan mahasiswa atau hampir ditutup.

    2. Daya serap KIP Kuliah 2023 mencapai 98,99 persen dari sasaran sebanyak 893.005 mahasiswa. Alasan mengapa penyerahannya tidak 100%, yaitu:

    • Mahasiswa penerima KIP Kuliah ada yang drop out atau berhenti dan tidak teregistrasi di semester berikutnya.
    • Ada beberapa perguruan tinggi yang ditutup atau merger dan mahasiswanya dialihkan atau digabung.

    3. Persentase penerima KIP Kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) lebih rendah dari perguruan tinggi swasta (PTS) yakni sebesar 44 persen. Terkait hal ini, Abdul Kahar berharap agar presentasi mahasiswa penerima KIP Kuliah di PTN ditingkatkan.

    Cara Cek Akreditas Program Studi

    Jika aturan yang berkaitan akreditas program studi ditetapkan, pendaftar KIP Kuliah perlu berhati-hati dalam menentukan jurusannya. Caranya dengan mengecek apakah akreditasi prodi tujuan sudah unggul (A), berikut langkah-langkahnya.

    1. Masuk ke situs resmi BAN-PT: www.banpt.or.id/

    2. Pilih menu Data Akreditasi > Pencarian Data Akreditasi (histori).

    3. Apabila detikers ingin mencari akreditasi universitas incaranmu, cukup tulislah nama perguruan tinggi di kolom Perguruan Tinggi. Namun, jika detikers ingin mencari akreditasi program studi, tulislah nama program studi di kolom Program Studi.

    4. Bila sudah detikers akan melihat status akreditasi dari Universitas dan Program Studi yang ingin diketahui.

    Sebagai informasi, peringkat akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi terdiri atas terakreditasi baik, baik sekali, dan unggul (A).

    Makna peringkat terakreditasi baik adalah memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi, terakreditasi baik sekali dan terakreditasi unggul adalah melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

    Untuk mencapai peringkat terakreditasi baik sekali, sebuah Program Studi atau Perguruan Tinggi harus memiliki pencapaian yang daya saingnya di tingkat nasional. Sedangkan untuk mendapat akreditasi unggul, Program Studi atau Perguruan Tinggi pada pencapaian daya saing di tingkat internasional.

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 Resmi Dibuka, Cek Syarat-Jadwal Pendaftaran di Sini



    Jakarta

    Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) 2024 resmi dibuka pada Selasa (23/7). Beasiswa ini merupakan beasiswa di bawah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mahasiswa aktif.

    Beasiswa Cendekia BAZNAS adalah program BAZNAS yang diberikan kepada mahasiswa S1 mulai semester 5. Program Beasiswa Cendekia menyediakan pembiayaan pendidikan dan pembinaan yang diberikan selama 4 semester (2 tahun).

    Adapun mahasiswa akan menerima subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp 3 juta per semester serta pengembangan diri bersama mentor beasiswa BAZNAS. Program beasiswa ditujukan bagi mahasiswa tingkat D4 dan S1 yang sedang menempuh studi di kampus mitra.


    Adapun pendaftaran dilakukan oleh kampus masing-masing. Jadi, mahasiswa wajib menghubungi pihak kampus untuk mendaftar dan mengikuti tahapan pendaftaran.

    Tertarik mengikuti Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024? Simak berikut ini.

    Syarat Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024

    Melansir dari Buku Panduan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024, berikut syarat beasiswa yang wajib dipenuhi:

    • Mahasiswa S1/D4 semester 5 program reguler di kampus mitra BAZNAS
    • Memenuhi salah satu dari kategori beasiswa berikut:
    • a. Kategori jurusan prioritas STEM: Jurusan komputer, profesi (kedokteran, psikologi, keperawatan, farmasi), teknik, akuntansi, statistika, dan komunikasi.
      b. Jurusan prioritas bidang ke-syariahan: Diutamakan jurusan ekonomi syariah dan hukum syariah
      c. Kategori prestasi: memiliki prestasi nasional dan/atau internasional
      d. Kategori wirausaha: Memiliki usaha pribadi yang sudah berjalan minimal 6 bulan
      e. Kategori aktivis: Aktif menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat
    • IPK minimal 3,00
    • Melengkapi berkas:
      a. Pas foto terbaru/berwarna
      b. KTP dan Kartu Keluarga
      c. Transkrip nilai IPK terakhir
      d. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari BAZNAS kabupaten/kota
      e. Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Cendekia BAZNAS
      f. Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi Zakat”

    Jadwal Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024

    Pendaftaran melalui kampus masing-masing: 23 Juli-4 Agustus 2024
    Seleksi administrasi kampus: 5-11 Agustus 2024
    Pengumuman lulus administrasi: 12 Agustus 2024
    Wawancara: 12-18 Agustus 2024
    Masa sanggah: 19-31 Agustus 2024
    Pengumuman akhir: 1 September 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 dapat dicek melalui Instagram beasiswabaznasri atau LAMAN INI.

    (nir/nir)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 Ditutup Besok, Cek Cara Daftarnya di Sini!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 akan ditutup besok, 18 Juli 2024. Bagi detikers yang masih belum melakukan registrasi bisa segera menyelesaikannya hari ini.

    Beasiswa LPDP ini sayang apabila dilewatkan karena mempunyai banyak program pilihan serta kampus tujuan dari dalam juga luar negeri. Beasiswa ini sendiri disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    Dengan begitu, bagi calon mahasiswa yang kini ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang master atau doktor bisa mencoba beasiswa LPDP. Pendaftar yang lolos beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 ini akan menerima bantuan mulai Januari 2025.


    Bagaimana, tidak mau ketinggalan bukan? Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, berikut informasi lengkapnya seputar pendaftaran beasiswa:

    Jenis Beasiswa LPDP 2024

    1. Program Umum

    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    • Beasiswa Parsial

    2. Program Afirmasi

    • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    • Beasiswa Putra-putri Papua
    • Beasiswa Daerah Afirmasi
    • Beasiswa Prasejahtera

    3. Program Targeted

    • Beasiswa PNS, TNI, POLRI
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis

    4. Program Prioritas

    • Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program Doktor
    • Beasiswa Prioritas LPDP – UNSW Program Doktor
    • Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Program Master Bidang Kewirausahaan
    • Beasiswa Prioritas LPDP – University of Dundee Program Doktor

    5. Program Kerja Sama

    • Beasiswa Kerja Sama – BRIN
    • Beasiswa Kerja Sama – USTB
    • Beasiswa Kerja Sama – Bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional dan Bidang Transportasi

    6. Program Double Degree/Joint Degree

    Syarat Daftar Beasiswa LPDP 2024

    • WNI
    • Lulus D4/S1 dan ingin mengambil beasiswa master, S2 untuk doktor, atau D4/S1 langsung doktor
    • Pendaftar D4/S1 langsung doktor wajib mempunyai LoA unconditional dari kampus tujuan
    • Pendaftar yang lulus S2 tidak diizinkan mendaftar beasiswa S2, demikian juga pada pendaftar lulusan S3
    • Pendaftar beasiswa doktor yang lulusan dokter spesialis/subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai sebagai syarat bukti IPK
    • Lulusan luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah, hasil konversi IPK, tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK dan/atau konversi IPK untuk pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
    • Menyetujui surat pernyataan yang sudah disediakan
    • Menulis profil diri
    • Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    • Menulis proposal penelitian untuk pendaftar program doktor
    • Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non-kejuaraan, pengalaman organisasi, maka perlu dituliskan saat daftar
    • Pendaftar yang pernah menempuh studi, tetapi tidak menyelesaikannya, bisa mendaftar di jenjang studi yang sama.
    • Melampirkan surat rekomendasi sesuai syarat program yang diterbitkan maksimal 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran
    • Pendaftar yang sedang menempuh studi bisa mendaftar dengan ketentuan yaitu mendaftar di prodi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda, membuat, dan menandatangani surat pengunduran diri yang diajukan ke kampus atas prodi yang sedang ditempuh dan menyampaikan ke LPDP maksimal 2 pekan setelah pengumuman kelulusan seleksi substansi, wajib menyerahkan surat pemberhentian resmi dari prodi/kampus, pendaftar yang mendapat gelar sebelum seleksi substansi, maka LPDP bisa membatalkan statusnya sebagai penerima beasiswa
    • Pendaftar PNS dan CPNS wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM di kementerian/lembaga/pemda.
    • Pendaftar TNI wajib melampirkan surat usulan/rekomendasi minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU
    • Pendaftar berstatus Polri wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes Polri
    • Memilih kampus dan prodi tujuan sesuai ketentuan LPDP
    • Beasiswa tidak ditujukan untuk kelas eksekutif, kelas khusus, karyawan, jarak jauh, yang diselenggarakan bukan di kampus induk, kelas internasional untuk pendaftar tujuan studi dalam negeri, kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi, kelas lain yang tidak memenuhi ketentuan LPDP

    Cara Daftar Beasiswa LPDP 2024

    1. Mendaftar secara online pada situs https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
    3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
    4. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan atau yang sejenis masih dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP

    Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2

    • Pendaftaran: 19 Juni – 18 Juli 2024
    • Seleksi administrasi: 22 Juli – 7 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
    • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 – 11 Agustus 2024
    • Proses sanggah hasil seleksi administrasi: 12 – 16 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
    • Seleksi bakat skolastik: 27 – 31 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    • Seleksi substansi: 10 September – 25 Oktober 2024
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Itulah informasi seputar pendaftaran beasiswa LPDP 2024 tahap 2. Ayo buruan daftar sebelum ketinggalan!

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey