Tag: kartu debit

  • Wow! Kartu Debit Ini Bisa Simpan Bitcoin

    Kartu debit rupiah itu sudah biasa. Tapi, kartu debit buatan Binance dan Visa ini bisa menyimpan Bitcoin (BTC) dan Binance Coin (BNB). Diluncurkan perdana di Asia Tenggara, tak lama lagi Anda bisa mencicipinya.

    “Bursa aset kripto Binance hari ini memperkenalkan Binnce Card untuk menjembatani kesenjangan antara aset kripto dengan barang dan jasa. Binance Card adalah bagian dari upaya Binance untuk memperluas adopsi aset kripto secara global,” Josh Goodbody, nmedia.id/wow-kartu-debit-ini-bisa-simpan-bitcoin/card.binance.comDirektur Growth Binance kepada Blockchainmedia.id.

    Didukung oleh Visa, Binance Card memungkinkan semua pengguna Binance yang memenuhi syarat untuk melakukan beragam pembelian dan pembayaran dengan Bitcoin dan Binance Coin, baik secara online ataupun offline.

    “Binance Card akan diluncurkan perdana di wilayah Asia Tenggara dalam beberapa pekan mendatang dan dilanjutkan di negara-negara lain. Kartu ini sudah bisa mulai dipesan sekarang. Selayaknya kartu debit biasa, Anda tidak akan dibebankan biaya rutin. Cukup pembayaran satu kali sebesar US$15 untuk setiap pemesan kartu baru,” jelas Josh. [red]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tren Corporate Card di Indonesia, Perusahaan Wajib Pakai!

    Mengelola pengeluaran bisnis adalah tantangan besar bagi banyak perusahaan, terutama seiring dengan bertambahnya skala bisnis. Semakin banyak karyawan dan kebutuhan operasional, semakin kompleks pula pengeluaran yang harus dikelola.

    Jika tidak dikelola dengan baik, pengeluaran ini bisa menjadi tidak teratur dan sulit dipantau, yang pada akhirnya dapat memengaruhi stabilitas keuangan perusahaan.

    Salah satu solusi untuk menjawab tantangan tersebut adalah dengan menggunakan corporate card. Di Indonesia, penggunaan kartu kredit terus mengalami peningkatan yang signifikan, lho.

    Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, jumlah kartu kredit yang beredar di Indonesia mencapai lebih dari 17 juta pada tahun 2023. Angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang dan perusahaan yang menyadari manfaat kartu kredit, termasuk untuk mempermudah pengelolaan pengeluaran bisnis.

    Dengan tren ini, penggunaan corporate card diperkirakan akan terus meningkat di masa mendatang. Perusahaan tidak hanya bisa mengontrol pengeluaran dengan lebih transparan, tetapi juga mengoptimalkan efisiensi keuangan secara keseluruhan. 

    Lantas, bagaimana perkembangan dan tren corporate card di tahun-tahun mendatang? Yuk, cari tahu lebih lanjut!

    Pertumbuhan Penggunaan Corporate Card di Dunia Bisnis

    Corporate card kini menjadi salah satu pilihan utama bagi perusahaan dalam mengelola pengeluaran secara lebih efisien. 

    Berdasarkan data Bank Indonesia, penggunaan kartu kredit oleh sektor korporasi telah meningkat lebih dari 25% dalam lima tahun terakhir. Kenaikan ini berkat berbagai manfaat yang diberikan oleh kartu korporat, seperti kemudahan dalam melacak pengeluaran, pengurangan risiko penipuan, serta peningkatan efisiensi operasional. 

    McKinsey memperkirakan bahwa penggunaan corporate card di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, akan tumbuh sebesar 25% per tahun hingga 2025, seiring dengan meningkatnya kesadaran perusahaan tentang pentingnya efisiensi dan pengelolaan keuangan yang lebih terkontrol.

    Fitur-fitur seperti pembatasan pengeluaran berdasarkan kategori dan laporan pengeluaran secara real-time membuat tim keuangan dapat memantau pengeluaran dengan lebih terstruktur.

    Manfaat Menggunakan Corporate Card bagi Perusahaan

    Corporate card menawarkan sejumlah manfaat bagi perusahaan, di antaranya:

    1. Efisiensi dalam pengelolaan pengeluaran

    Kartu kredit korporat secara otomatis mencatat pengeluaran operasional, seperti pembayaran tagihan dan pembelian bahan baku. Data yang tercatat ini mempermudah penyusunan anggaran dan pengambilan keputusan finansial.

    2. Kontrol pengeluaran yang lebih fleksibel

    Batas pengeluaran pada kartu dapat disesuaikan dengan kebutuhan karyawan atau departemen. Menurut studi Ramp (2023), 77% perusahaan melaporkan peningkatan kepatuhan terhadap kebijakan pengeluaran setelah menggunakan corporate card.

    3. Integrasi dengan sistem akuntansi

    Transaksi yang dilakukan secara otomatis tercatat dalam sistem akuntansi, sehingga mengurangi risiko kesalahan pencatatan yang sering terjadi pada metode manual.

    4. Kemudahan pengelolaan melalui smartphone

    Aplikasi dari penyedia kartu kredit korporat memudahkan pemantauan transaksi dan pengunggahan bukti pembayaran, membuat laporan menjadi lebih praktis.

    Proyeksi Penggunaan Corporate Card ke Depan

    Melihat tren yang ada, penggunaan corporate card diperkirakan akan terus berkembang, khususnya di kalangan perusahaan yang semakin mengutamakan efisiensi dan pengelolaan keuangan yang lebih baik. 

    Perkembangan teknologi juga akan mempercepat adopsi kartu korporat. Integrasi antara corporate card dan platform manajemen keuangan serta akuntansi akan memberikan wawasan yang lebih dalam tentang pengeluaran perusahaan, memudahkan proses pengambilan keputusan yang lebih tepat. 

    Perbedaan Paper Horizon Card dengan Corporate Card Lainnya (Sumber: Paper.id).

    Paper Horizon menawarkan fitur itu semua. Terlebih lagi, dengan biaya transaksi hanya 1,1% dengan supplier mana pun, kartu kredit korporat dari Paper.id ini menawarkan keuntungan tambahan, seperti tempo hingga 60 hari. Kartu ini juga dilengkapi dengan fitur pengelolaan pengeluaran yang memungkinkan perusahaan memantau pengeluaran dari setiap kartu. 

    Keamanan kartu terjamin, karena pemegang kartu dapat memblokirnya secara langsung tanpa perlu ke bank. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Paper Horizon Card, klik di sini!

    *Artikel ini hasil kerja sama antara Paper.id dan Tokocrypto



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Cek Bantuan PIP Lewat HP, Mudah dan Cepat



    Jakarta

    Pengecekan bantuan PIP Kemendikdasmen kini bisa dicek melalui layar ponselmu. Mudah dan cepat, bagaimana cara cek bantuan PIP lewat HP?

    Seperti diketahui, Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan uang tunai yang diberikan pemerintah untuk memperluas akses dan kesempatan belajar. Program ini dirancang untuk membantu siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk membiayai pendidikannya.

    Setiap tahunnya, PIP dicairkan dalam tiga termin ke rekening masing-masing siswa. Untuk mengetahui dana ini sudah cair atau belum, siswa perlu memastikan apakah dirinya merupakan penerima atau bukan.


    Pengecekan bisa dilakukan secara mudah melalui ponsel atau handphone (HP) peserta. Bagaimana caranya? Berikut informasinya.

    Cara Cek PIP Lewat HP

    Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah menyatakan jika pencairan PIP bisa dicek melalui laman SIPINTAR dengan alamat https://pip.kemdikbud.go.id/home_v1. Melalui SIPINTAR, masyarakat dapat mendapat informasi penyaluran PIP.

    Adapun langkah-langkahnya yakni:

    Buka browser atau peramban di HP masing-masing
    Buka https://pip.kemdikbud.go.id/home_v1
    Gulir ke bawah sampai bertemu fitur “Cari Penerima PIP”
    Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan NIK siswa
    Jumlahkan hasil perhitungan sebagai kode keamanan
    Klik tombol Cek Penerima PIP
    Laman akan memunculkan nama siswa yang terdata sebagai penerima PIP beserta status dananya.

    Cara Aktivasi Rekening dan Pengambilan Dana PIP

    Dana PIP bisa diambil jika peserta sudah mengaktifkan rekening PIP. Cara mengaktifkannya adalah:

    Siapkan kartu identitas diri seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP
    Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BNI, BSI, dan BRI
    Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Bila dana sudah masuk, peserta bisa menarik dana bantuan PIP dengan cara:

    Kunjungi teller bank penyalur BNI, BSI, dan BRI untuk penarikan dana
    Berikan buku tabungan atau kartu bank debit kepada teller
    Tunggu proses pengambilan dana
    Dana juga bisa diambil melalui mesin ATM terdekat tempat tinggal peserta didik
    Cukup masukkan kartu debit ke mesin ATM dan ikuti petunjuk yang ada di layar.

    Besaran Dana PIP 2025

    Besaran dana PIP berbeda di setiap jenjang pendidikan, berikut rinciannya:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    Kelas 1 pada semester ganjil: Rp 225 ribu
    Kelas 2-6 pada semester ganjil: Rp 450 ribu
    Kelas 1-5 pada semester genap: Rp 450 ribu
    Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    Kelas 7 pada semester ganjil: Rp 375 ribu
    Kelas 8-9 pada semester ganjil: Rp 750 ribu
    Kelas 7-8 pada semester genap: Rp 750 ribu
    Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    Kelas 10 pada semester ganjil: Rp 900 ribu
    Kelas 11-12 pada semester ganjil: Rp 1,8 juta
    Kelas 10-11 pada semester genap: Rp 1,8 juta
    Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana PIP Kemendikdasmen bisa digunakan untuk:

    Membeli seragam sekolah.
    Membeli buku dan alat tulis.
    Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya.
    Uang ongkos ke sekolah.
    Uang saku siswa.
    Kursus atau les siswa.
    Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Jadwal Pencairan Dana PIP

    Termin 1: Februari-April tahun berjalan
    Termin 2: Mei-September tahun berjalan
    Termin 3: Oktober-Desember tahun berjalan

    Demikian cara mengecek dana PIP melalui HP. Mudah bukan?

    (nir/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Cara Beli Koin TikTok di Google, Harganya Lebih Murah!

    Jakarta

    Koin di TikTok bisa disebut sebagai alat transaksi di platform tersebut. Detikers dapat menggunakannya untuk “nyawer” pengguna TikTok lain yang sedang melakukan live atau siaran langsung.

    Untuk nyawer, kamu perlu menukar koin TikTok menjadi stiker atau gift. Barulah gift dapat diberikan ke konten kreator yang tengah live sebagai bentuk dukungan dan apresiasi. Dengan sering mengirimkan koin, level pengguna TikTok bisa naik.

    Koin TikTok diperoleh dengan melakukan top up atau pembelian menggunakan uang asli. Selain melalui aplikasinya, beli koin TikTok dapat dilakukan lewat situs resminya di Google. Simak cara beli dan nominal harganya di bawah ini.


    Harga Koin TikTok di Google

    Sebelum membelinya, penting mengetahui harga koin TikTok terlebih dahulu. Sebagai informasi, harga koin TikTok di situs resminya lebih murah sekitar 25 persen dibanding membelinya melalui aplikasi.

    Berdasarkan laman resminya, berikut nominal dan harga koin TikTok di Google:

    • 70 koin: Rp 12.900
    • 90 koin: Rp 16.600
    • 150 koin: Rp 27.700
    • 200 koin: Rp 36.900
    • 250 koin: Rp 46.100
    • 350 koin: Rp 64.500
    • 450 koin: Rp 82.900
    • 700 koin: Rp 129.000
    • 1.400 koin: Rp 258.000
    • 3.500 koin: Rp 645.000
    • 7.000 koin: Rp 1.290.000
    • 17.500 koin: Rp 3.225.000

    Pembelian koin TikTok lewat situs resminya juga bisa menentukan nominal khusus yang detikers inginkan. Nominal khususnya minimal beli 30 koin dan maksimal 2,5 juta koin.

    Cara Beli Koin TikTok di Google

    Untuk membeli koin TikTok di situs resminya melalui browser Google, ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Buka situs resmi TikTok di browser Google.
    2. Login ke akun TikTok.
    3. Ketuk menu Profil pada ujung kanan atas layar lalu klik “Beli Koin”.
    4. Pilih nominal koin yang tertera atau kustomisasi jumlah yang ingin dibeli.
    5. Klik “Isi Ulang”.
    6. Cek detail ringkasan pesanan.
    7. Pilih metode pembayaran dan klik “Bayar Sekarang”.
    8. Lakukan pembayaran sesuai instruksi.
    9. Apabila pembayaran berhasil, cek apakah koin TikTok sudah bertambah ke akun atau belum.

    Metode pembayaran beli koin TikTok lewat situs resminya di Google bisa menggunakan e-wallet meliputi DANA, ShopeePay, GoPay, OVO, Link Aja, transfer bank, kartu debit atau kredit, maupun melalui merchant Indomaret dan Alfamart.

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Kenali Modus Penipuan Kartu Fisik DANA, Cegah dengan 3 Langkah Ini


    Jakarta

    Seiring berkembangnya teknologi, metode pembayaran digital semakin populer di kalangan masyarakat. Sayangnya, kemajuan teknologi kerap memicu munculnya berbagai modus penipuan yang dapat merugikan penggunanya.

    Sepanjang 2017-2024, Kementerian Komunikasi dan Digital RI (dahulu Kementerian Komunikasi dan Informatika) menerima 572 ribu aduan terkait penipuan online. Pelaku kejahatan siber biasanya menggunakan modus keamanan digital yang biasa disebut dengan social engineering (soceng).

    Soceng merupakan tindakan mengelabui dengan mengarang atau merekayasa suatu kondisi yang dapat mempengaruhi sisi psikologi korban. Salah satu penerapan soceng yaitu phising.


    Adapun salah satu modus yang beredar di media sosial adalah penipuan terkait kartu fisik DANA. Padahal Komdigi sendiri telah memastikan informasi mengenai kartu fisik DANA adalah hoax.

    Modus Kartu Fisik DANA Palsu

    Kartu fisik biasanya memungkinkan pengguna untuk bertransaksi secara offline, mirip dengan kartu debit atau kredit konvensional. Banyak berita palsu yang menginfokan DANA mengeluarkan kartu ATM fisik.

    Namun melalui situs resmi dan Instagram-nya, DANA menjelaskan tidak pernah mengeluarkan kartu fisik untuk bertransaksi. Masyarakat juga diimbau untuk selalu bersikap waspada terhadap setiap akun media sosial yang tidak terverifikasi dan mengatasnamakan DANA.

    Oleh karenanya, DANA menghadirkan kampanye #AwasJebakanBadman untuk menghindari modus ini. Berikut tiga langkah yang bisa dilakukan agar terhindar dari modus penipuan kartu fisik DANA:

    1. Monitor

    Sadari dan deteksi jika menemukan aktivitas mencurigakan yang menghubungi kamu. Kalau ada seseorang yang menginfokan DANA memiliki kartu fisik, jangan tergiur apalagi sampai mengklik tautan yang diberikan orang tersebut! Karena bisa dipastikan, DANA tidak memiliki kartu fisik.

    2. Konfirmasi

    Konfirmasi nomor/akun/link yang menghubungi di DANA Protection untuk mengetahui apakah benar dari DANA. Caranya dengan membuka DANA Protection di aplikasi DANA, lalu masukkan nomor, sosial media, atau link tersebut untuk kemudian dicek keasliannya.

    3. Lapor

    Jika terbukti modus penipuan, segera melapor melalui DANA Protection. Nantinya, pengguna DANA akan langsung terhubung ke layanan dari Komdigi. Dengan melakukannya kamu telah membantu mencegah agar penipuan berkedok kartu fisik DANA tidak memakan korban lagi.

    Ketiga hal tersebut yang bisa dilakukan oleh para pengguna DANA agar terhindar dari modus penipuan kartu fisik DANA. Untuk menjamin keamanan, pastikan hanya mengunduh DANA di penyedia aplikasi resmi.

    Hindari juga untuk install dari link yang dibagikan di grup pesan instan, seperti WhatsApp, Telegram dan lainnya. Pengguna juga diminta untuk selalu menjaga kerahasiaan PIN dan kode OTP. Jangan pernah dibagikan ke siapa pun termasuk DANA.

    Biar transaksi makin aman dan nyaman, pastikan mengakses informasi hanya melalui platform resmi DANA Indonesia. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download dan gunakan dompet digital DANA sekarang!

    (ega/ega)



    Sumber : inet.detik.com