Tag: kartu indonesia pintar

  • Kemdiktisaintek Siapkan Portal Beasiswa Satu Pintu



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah menyiapkan portal informasi beasiswa satu pintu untuk pelajar. Portal beasiswa direncanakan beroperasi mulai 2026.

    “Kita sedang mengerjakan bersama di Kementerian itu membuat, konsepnya itu, satu pintu informasi beasiswa,” kata Wakil Menteri (Wamen) Diktisaintek Stella Christie pada detikEdu di kantornya, Grha Kemdiktisaintek, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta, Jumat (18/7/2025).

    “Sebenarnya kami sedang membuat portal agar semua informasi mengenai beasiswa bisa disampaikan. Ini sedang kami kerjakan. Mudah-mudahan bisa kita launching tahun depan,” tuturnya.


    Stella mengatakan, portal ini diharapkan membuka akses informasi dan peluang beasiswa secara efisien bagi semua pelajar.

    “Karena kadang-kadang yang menjadi penghambat itu informasi bukan kemampuan. Jadi ada banyak anak-anak kita yang mungkin berprestasi tapi bahkan tidak tahu ada peluang. Ini yang kita coba menjadikan layanan yang penting bagi publik,” ucapnya.

    Stella menjelaskan, program ini berangkat dari pelajar RI yang masih sulit mengakses banyaknya peluang beasiswa pendidikan di dalam maupun luar negeri, baik yang bersumber dari anggaran pemerintah maupun swasta. Termasuk di dalamnya yakni bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi.

    Diketahui, informasi KIP Kuliah saat ini dapat diakses di situs resminya, https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/.

    “Beasiswa (KIP Kuliah) ini kita anggarannya tahun ini Rp 14,698 triliun. Sehingga itu besar sekali.Tapi mungkin publik jarang tahu ini. Tetapi juga banyak kesempatan-kesempatan lain ya, baik dari swasta maupun dari pemerintah untuk beasiswa, tapi belum terorganisir,” ucapnya.

    Portal informasi beasiswa satu pintu ini menurutnya juga mendukung transparansi investasi pemerintah dan pihak swasta dalam mendukung pendidikan.

    “Kami sih sangat bersemangat sekali agar informasi ini publik tahu berapa jumlah uang yang sudah diinvestasikan baik oleh pemerintah maupun oleh swasta. Karena banyak sekali CSR (corporate social responsibility),” ucapnya.

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Cek Dana PIP 2025 Sudah Cair atau Belum? Ini Cara Akses pip.kemendikdasmen.go.id


    Jakarta

    Pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) termin 2 kini tengah berlangsung. Siswa atau orang tua perlu memastikan kembali apakah dana tersebut sudah cair atau belum.

    Ada banyak kasus pencairan dana PIP gagal karena berbagai sebab. kegagalan pencairan bantuan PIP oleh karena beberapa sebab. Maka dari itu, pastikan betul apakah dana PIP kalian sudah cair atau belum. Simak caranya!

    Cara Akses pip.kemendikdasmen.go.id untuk Cek PIP

    Pengecekan pencairan PIP dapat dilakukan melalui laman https://pip.kemdikbud.go.id/. Begini caranya cek melalui link tersebut:


    • Akses https://pip.kemdikbud.go.id/
    • Pilih kolom “Cari Penerima PIP”
    • Jika kolom sudah muncul, masukkan nomor induk siswa nasional (NISN)
    • Masukkan nomor induk kependudukan (NIK)
    • Isi kode captcha yang tertera pada layar
    • Klik “Cek Penerima PIP”

    Apabila siswa tercatat sebagai penerima PIP, maka nama siswa yang bersangkutan akan muncul. Sebaliknya jika nama tidak muncul, artinya siswa tersebut belum berstatus sebagai penerima PIP.

    Penyebab PIP Kemdikbud Belum Cair

    Beberapa penyebab dana PIP belum cair, seperti dijelaskan dalam laman Indonesia.go.id adalah:

    1. Sekolah Tidak Mengusulkan

    Dana PIP hanya bisa cair jika siswa mendapat usulan dari sekolah, bahkan meskipun yang bersangkutan sudah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).

    Siswa harus berasal dari keluarga miskin/rentan miskin. Hal ini dibuktikan melalui surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

    3. NIK Tidak Valid

    Pencairan PIP bisa gagal jika data kependudukan siswa tidak terverifikasi oleh Dukcapil.

    4. Belum mempunyai KIP atau NISN yang Valid

    Siswa atau orang tua perlu memastikan KIP dan nomor induk siswa nasional (NISN) terdaftar dan benar.

    5. Dokumen Tidak Lengkap

    Jika syarat dokumen belum lengkap, maka bisa menyebabkan dana PIP tidak cair.

    6. Rekening Belum Aktif atau Tidak Diambil

    Dana PIP akan kembali ke negara jika tidak diambil hingga batas waktunya.

    Demikian cara cek pencairan PIP di https://pip.kemdikbud.go.id/ dan beberapa penyebab dana tidak cair.

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Cara Cek PIP Kemdikbud Ada 2, Begini Langkah-langkahnya!


    Jakarta

    Dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahap kedua sudah dimulai sejak awal Juni 2025. Penyaluran dana dilakukan bertahap melalui bank penyalur.

    PIP Kemdikbud dicairkan dalam tiga termin. Saat ini, prosesnya sedang berlangsung pada termin 2.

    Untuk memastikan apakan dana PIP kalian sudah cair atau belum, bisa melakukan langkah berikut ini:


    Cara Cek PIP Kemdikbud

    1. Melalui Situs Resmi PIP:

    • Akses https://pip.kemdikbud.go.id/
    • Pilih kolom “Cari Penerima PIP”.
    • Setelah kolom muncul, masukkan nomor induk siswa nasional (NISN)
    • Masukkan nomor induk kependudukan (NIK)
    • Masukkan kode captcha yang muncul pada layar
    • Klik “Cek Penerima PIP”
    • Apabila siswa tercatat sebagai penerima PIP, maka nama akan keluar. Namun, jika tidak muncul, artinya siswa belum berstatus sebagai penerima PIP.

    2. Melalui Aplikasi PIP:

    Siswa juga dapat cek status penerima di aplikasi PIP. Aplikasinya dapat diunduh di Google Play Store. Berikut ini caranya:

    • Unduh (download) aplikasi PIP Kemdikbud di Google Play Store
    • Setelah aplikasi ter-install, klik “Masuk”
    • Masuk ke aplikasi menggunakan NISN dan data diri yang diminta
    • Jika penerima, maka akan ditampilkan akun dan informasi saldo. Apabila tidak ditampilkan, maka bukan penerima PIP Kemdikbud.

    Jadwal Pencairan PIP Kemdikbud

    Jadwal pencairan PIP Kemdikbud diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Berdasarkan peraturan ini, penyaluran dana PIP dibagi ke dalam tiga termin, yaitu:

    Termin 1 dikhususkan untuk siswa yang juga penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

    Penerima PIP pada termin 2 diambil berdasarkan usulan Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan. Penerimanya juga merupakan anak yang sudah mengaktivasi SK Nominasi.

    Anak yang masuk dalam SK Nominasi merupakan anak yang dinilai berhak menerima PIP.

    • Termin 3: Oktober-Desember

    Penerima PIP pada termin 3 merupakan anak-anak yang masuk kategori termin 1 dan 2.

    Itulah cara cek PIP Kemdikbud. Semoga berjalan lancar!

    (nah/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • KIP Kuliah 2025 PTN dan PTS Jalur Mandiri: Jadwal, Cara, dan Besarannya


    Jakarta

    Masa pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah masih dibuka bagi yang ingin ikut jalur mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Pendaftar jalur mandiri PTN bisa mendaftar KIP Kuliah paling lambat 30 September, sementara pendaftar jalur mandiri PTS hingga 31 Oktober 2025.

    KIP Kuliah adalah bantuan sosial bidang pendidikan bagi mahasiswa berupa biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup. Tujuannya untuk memperluas akses dan kesempatan perguruan tinggi bagi mahasiswa tidak mampu secara ekonomi serta meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi.

    Besar KIP Kuliah 2025

    Berikut komponen KIP Kuliah dan besarannya berdasarkan materi sosialisasi KIP Kuliah 2025 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) I-XVII, Kebijakan KIP Kuliah Tahun 2025:


    • Biaya kuliah atau biaya pendidikan, baik bernama uang kuliah tunggal (UKT) atau sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi, dengan besar pada kelompok UKT 1-3, yakni antara Rp2 juta-Rp5 juta sesuai akreditasi dan bidang ilmu
    • Bantuan biaya hidup, ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal tiap wilayah perguruan tinggi dalam 5klaster besaran sebagai berikut:
      • Rp800.000 per bulan
      • Rp950.000 per bulan
      • Rp1.100.000 per bulan
      • Rp1.250.000 per bulan
      • Rp1.400.000 per bulan.

    Bantuan biaya hidup diberikan satu kali per enam bulan/1 semester, diberikan langsung ke rekening penerima KIP Kuliah.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    Informasi KIP Kuliah 2025 jalur mandiri PTN dan PTS dapat diakses di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/ dan situs resmi penerimaan mahasiswa baru kampus tujuan masing-masing. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Ini Tahapan Daftar KIP Kuliah 2024 Jalur Mandiri, Jangan Ada yang Terlewat!



    Jakarta

    Bagi calon mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan biaya kuliah, mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah bisa jadi solusi. Saat ini, pendaftaran KIP Kuliah bagi mahasiswa jalur seleksi mandiri masih buka.

    Syarat utama agar bisa menjadi penerima KIP Kuliah adalah lulusan SMA/SMK/sederajat dan memiliki keterbatasan ekonomi. Status ekonomi mahasiswa dapat dibuktikan lewat KIP Pendidikan Menengah, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan lainnya.

    “Kalau tidak memiliki KIP saat di SMA, juga tidak terdaftar di DTKS atau PPKE, serta bukan peserta PKH dan bukan pemilik KKS, masih berpeluang mendapatkan KIP Kuliah dengan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan kelurahan atau kantor desa,” kata Penanggung Jawab Program KIP Kuliah Puslapdik, Muni Ika dikutip dari laman Puslapdik, Kamis (4/7/2024).


    Tahun ini, kuota KIP Kuliah bertambah yakni sebanyak 200 ribu orang. Sedangkan pada tahun 2023, kuota KIP Kuliah adalah 161 ribu orang.

    Hingga 31 Oktober 2024, pendaftaran KIP Kuliah masih buka bagi mahasiswa jalur seleksi mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Namun, pendaftarannya baru bisa dilakukan mulai 29 Juli 2024.

    Penundaan pendaftaran dilakukan akibat imbas dari peretasan data Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) yang sempat terjadi. Selagi menunggu, detikers bisa menyimak syarat dan tahapan daftar KIP Kuliah berikut agar menghindari kesalahan saat registrasi nanti.

    Persyaratan Penerima KIP Kuliah 2024

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat pada tahun 2024/2023/2022.
    • Sudah dinyatakan lulus lewat semua jalur masuk PTN/PTS/perguruan tinggi vokasi yang terakreditasi dan di prodi yang juga sudah terakreditasi pada sistem akreditasi nasional.
    • Mempunyai potensi akademik tetapi terbatas secara ekonomi atau berasal dari keluarga miskin, dibuktikan dengan:
      – Pemegang atau pemilik KIP pendidikan menengah
      – Tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau penerima program bantuan sosial yang ditetapkan kementerian yang berurusan dengan bidang sosial misalnya mahasiswa adalah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) atau pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
      – Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
      – Mahasiswa berasal dari panti asuhan/panti sosial.
    • Jika tidak memenuhi kelayakan salah satu syarat kelayakan di atas, maka mahasiswa bisa tetap mendaftar jika syarat ekonomi berikut terpenuhi:
      – Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
      – Bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan

    Tahapan Daftar KIP Kuliah 2024

    1. Membuat akun KIP Kuliah di laman https://kip-kuliah.kemidkbud.go.id
    2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dengan benar, serta alamat email yang valid dan aktif
    3. Jika nomor-nomor tersebut valid, maka sistem KIP Kuliah akan mengirimkan password akun KIP Kuliah ke email yang didaftarkan (khusus pendaftar lulusan tahun 2024)
    4. Bagi pendaftar lulusan tahun 2022 atau 2023 yang sudah mempunyai akun KIP Kuliah bisa melakukan pembaruan akun
    5. Masuk ke laman KIP Kuliah kembali menggunakan akun yang dibuat
    6. Unggah dokumen-dokumen yang diperlukan
    7. Setelah berkas lengkap, pilih jalur seleksi mandiri atau seleksi PTS
    8. Bagi pendaftar yang tercatat di DTKS atau PPKE desil 1-3 hanya perlu mengisi biodata, data keluarga, prestasi, dan rencana saat kuliah
    9. Sedangkan pendaftar yang tidak terdata, maka harus mengisi tiga formulir tambahan yakni informasi ekonomi, rumah, dan aset
    10. Pendaftar menunggu hasil seleksi masuk perguruan tinggi
    11. Jika pendaftar lolos di perguruan tinggi tujuan, tahap berikutnya adalah lakukan verifikasi dan validasi oleh perguruan tinggi
    12. Nantinya mahasiswa akan ditetapkan apakah layak atau tidak menerima KIP Kuliah oleh perguruan tinggi, kemudian diusulkan kepada Puslapdik
    13. Bagi pendaftar yang tak lolos, maka bisa mencoba kembali di seleksi masuk tahun berikutnya

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2024

    • Pendaftaran akun siswa KIP Kuliah: 12 Februari – 31 Oktober 2024
    • SNBP: 13 – 27 Februari 2024
    • UTBK SNBT: 21 Maret – 4 April 2024
    • Seleksi mandiri PTN: 7 Juni – 31 Oktober 2024
    • Seleksi mandiri PTS: 11 Juni – 31 Oktober 2024

    Itulah tahapan daftar KIP Kuliah 2024 untuk jalur seleksi mandiri di PTN maupun di PTS. Semoga bermanfaat ya.

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Bantuan KIP Kuliah 2024 Menanggung Biaya Kebutuhan Ini, Kecuali..



    Jakarta

    Salah satu beasiswa dari pemerintah yang ditujukan bagi mahasiswa kurang mampu adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Apa saja biaya pendidikan yang ditanggung KIP Kuliah?

    Pada dasarnya, bantuan KIP Kuliah ini akan menanggung uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa per semester. Pada tahun sebelumnya, KIP Kuliah menerapkan dua skema yakni bantuan biaya pendidikan saja dan bantuan biaya pendidikan serta biaya hidup.

    Untuk tahun ini, KIP Kuliah hanya mempunyai satu skema yakni semua penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan sekaligus biaya hidup. Hal tersebut disampaikan oleh Tim Teknis KIP Kuliah 2024, Yon Sugiarto.


    “Jadi pada 2023 lalu kita punya dua skema, tapi tahun 2024 kita hanya mengeluarkan satu skema KIP Kuliah yang memberikan biaya pendidikan dan biaya hidup kepada penerima,” ujar Yon dalam Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024 yang disiarkan lewat Youtube Kemdikbud RI, dikutip Selasa (20/2/2024).

    Besaran Bantuan KIP Kuliah 2024

    1. Biaya Pendidikan

    Penerima KIP Kuliah 2024 akan mendapatkan biaya kuliah gratis atau Rp 0 dikarenakan pembiayaan sepenuhnya difasilitasi pemerintah. Namun, keuntungan tersebut berlaku jika mahasiswa berasal dari:

    • Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau Internasional maksimal Rp8.000.000 dan khusus prodi kedokteran maksimal Rp12.000.000
    • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp4.000.000
    • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp2.400.000

    2. Biaya Hidup

    Biaya hidup dari KIP Kuliah 2024 bisa digunakan untuk kebutuhan mahasiswa terkait kuliahnya. Besaran biaya hidup ini dibagi menjadi lima klaster sesuai asal wilayah yakni:

    • Klaster 1: Rp800.000
    • Klaster 2: Rp950.000
    • Klaster 3: Rp1.100.000
    • Klaster 4: Rp1.250.000
    • Klaster 5: Rp1.400.000

    Penggunaan Bantuan KIP Kuliah

    Dalam laman Puslapdik, Sub Koordinator Pokja KIP Kuliah Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Muni Ika menyebutkan beberapa kegunaan KIP Kuliah bagi mahasiswa.

    Ia menyampaikan pengelolaan dana KIP Kuliah ini telah diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen) Kemendikbudristek Nomor 10 Tahun 2022. Muni mengatakan dana KIP Kuliah berupa bantuan biaya hidup akan disalurkan kepada setiap mahasiswa penerima.

    “Tidak ada alasan apapun, termasuk untuk pembiayaan pendidikan sebab untuk perguruan tinggi sendiri sudah ada bantuan biaya operasional pendidikan untuk masing-masing mahasiswa penerima KIP Kuliah dalam bentuk bantuan uang kuliah tunggal (UKT) dan bantuan biaya pengelolaan,” ujar Muni, dikutip pada Selasa (20/2/2024).

    Penyaluran biaya pendidikan akan disalurkan langsung kepada perguruan tinggi. Sementara biaya bantuan hidup, disalurkan langsung ke rekening mahasiswa.

    Penggunaan bantuan KIP Kuliah ini disesuaikan kembali dengan kebutuhan pendidikan tiap mahasiswa. Adapun beberapa keperluan yang tidak difasilitasi oleh dana KIP Kuliah adalah sebagai berikut:

    1. Biaya pendukung pelaksanaan kuliah kerja nyata/magang/praktik kerja lapangan
    2. Biaya asrama
    3. Biaya kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan secara mandiri
    4. Biaya wisuda
    5. Biaya jas almamater/baju praktikum
    6. Biaya personal/pribadi yang tidak terkait langsung dengan proses pembelajaran

    (cyu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Catat! 3 Nomor Ini Wajib Ada untuk Daftar KIP Kuliah 2024



    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah 2024 masih berlangsung hingga 31 Oktober 2024. Untuk bisa daftar dan lolos sebagai penerima baru, siswa harus memperhatikan beberapa syarat penting calon penerima.

    Cakupan beasiswa KIP Kuliah 2024 ini terdiri atas biaya pendidikan dan tunjangan bulanan mahasiswa. Besarannya berbeda-beda karena didasarkan pada wilayah dan biaya pendidikan di setiap perguruan tinggi.

    Untuk biaya pendidikan, mahasiswa akan menerima bantuan Rp 8 – 12 juta untuk prodi terakreditasi unggul. Sedangkan mahasiswa prodi terakreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta dan prodi terakreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.


    Adapun bantuan tunjangan bulanan yang akan diterima mahasiswa dikelompokkan menjadi lima klaster yakni Rp 800 ribu, Rp 950 ribu, Rp1,1 juta, Rp1,25 juta, dan
    Rp 1,4 juta.

    Tertarik daftar KIP Kuliah 2024 setelah melihat besaran bantuannya? Cek dulu ya syarat dan data penting yang wajib ada saat mendaftar, termasuk tiga nomor ini!

    Nomor Wajib pada Pendaftaran KIP Kuliah 2024

    Agar bisa membuat akun dan mendaftar KIP Kuliah 2024, siswa harus memasukkan data valid berikut ini di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbudristek:

    1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    2. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
    3. Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)

    Perlu diperhatikan juga, selain ketiga nomor tersebut, siswa harus mempunyai email aktif untuk dapat menerima nomor pendaftaran dan kode akses ke sistem KIP Kuliah 2024.

    Persyaratan Daftar KIP Kuliah 2024

    • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada tahun berjalan/maksimal 2 tahun sebelumnya.
    • Diterima di PTN/PTS dan prodi terakreditasi.
    • Memiliki potensi akademik dan berprestasi tetapi terkendala masalah finansial dan berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dinyatakan lewat bukti-bukti yang valid.
    • Mahasiswa pemegang atau pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pendidikan Menengah.
    • Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang sosial seperti:
      – Mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
      – Mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH).
      – Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 (tiga) Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
      – Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.

    Tata Cara Daftar KIP Kuliah 2024

    1. Setelah siswa memastikan validitas dari NIK, NISN, dan NPSN, selanjutnya lakukan pendaftaran KIP Kuliah 2024 dengan cara sebagai berikut:
    2. Buka laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
    3. Saat mendaftar, masukkan NIK, NISN, NPSN, dan email yang aktif
    4. Sistem KIP Kuliah kemudian akan melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN
    5. Jika proses validasi berhasil, sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat email
    6. Setelah menerima nomor pendaftaran dan kode akses, siswa masuk kembali ke laman KIP Kuliah
    7. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah dengan memilih jalur seleksi yang dikehendaki (SNBP/SNBT/Mandiri)
    8. Calon penerima yang dinyatakan diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi kepada perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Puslapdik sebagai penerima KIP Kuliah

    Nah, itulah tiga nomor yang wajib dimiliki dan diketahui siswa agar bisa daftar KIP Kuliah 2024. Yuk segera persiapkan syarat-syarat pendaftaran KIP Kuliah 2024!

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Tak Punya Kartu Indonesia Pintar Bisa Daftar KIP Kuliah 2024? Ini Penjelasannya



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2024 sudah dibuka pada 12 Februari 2024. Batas waktu pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan ditutup pada 31 Oktober 2024 mendatang.

    KIP Kuliah adalah bentuk bantuan yang disediakan oleh Kemendikbudristek bagi lulusan SMA/SMK/MA/sederajat yang mempunyai keterbatasan ekonomi tetapi memiliki peluang untuk berkembang dan berprestasi di perguruan tinggi.

    Dengan begitu, penerima KIP Kuliah harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Salah satunya merupakan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Namun, bagaimana jika siswa merupakan penerima PIP tetapi tak memegang Kartu Indonesia Pintar?


    Dalam sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024, Penanggung Jawab Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Muni Ika menjelaskan siswa yang tak punya Kartu Indonesia Pintar tetapi masih tergolong miskin punya kesempatan untuk memperolehnya.

    “Masih punya kesempatan untuk mendaftar KIP Kuliah 2024 kalau batul-betul masuk ke dalam kategori miskin,” kata Muni dalam siaran YouTube Kemdikbud RI, dikutip pada Selasa (13/2/2024).

    Muni mengatakan, ada beberapa kategori lain yang menjadi syarat penerima prioritas KIP Kuliah 2024. Selagi siswa berasal dari keluarga tidak mampu dan dibuktikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), maka bisa mendaftar KIP Kuliah.

    “Di PIP itu ada dua tipikal penerima di sana. Yang pertama penerima PIP tapi dia tidak punya kartunya. Kedua, ada yang menerima PIP dan dia dapat kartunya,” tuturnya.

    Penerima Prioritas KIP Kuliah 2024

    1. Pemegang atau pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pendidikan Menengah.
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang sosial seperti mahasiswa dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan mahasiswa dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
    3. Berasal dari keluarga yang masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 (tiga) Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
    4. Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.

    Tata Cara Daftar KIP Kuliah 2024

    1. Melakukan pendaftaran secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
    2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
    3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
    4. Jika proses validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
    5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
    6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
    7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

    Itulah penjelasan tentang kriteria penerima KIP Kuliah 2024. Semoga informasinya bermanfaat ya.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar KIP Kuliah atau SNBP 2024 Dulu? Ini Tahapan yang Benar



    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sudah bisa dilakukan mulai hari ini, Selasa, 13 Februari 2024. Beriringan dengan itu, pendaftaran Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) pun mulai dibuka pada 14 Februari 2024.

    Mana yang lebih dulu, apakah daftar KIP Kuliah atau SNBP? Pertanyaan tersebut banyak dilontarkan oleh siswa yang hendak mendaftar SNBP juga seleksi nasional lainnya seperti SNBT dan Mandiri.

    Menjawab hal tersebut, Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud, Sony Hartono Wijaya menjelaskan bahwa pendaftaran KIP Kuliah terlebih dahulu lebih baik dilakukan. Setelah itu, siswa baru mendaftar SNBP 2024.


    “Sebaiknya adik-adik daftar seleksi KIP Kuliah pada periode pendaftaran ditentukan. Jadi, lebih baik daftar sekarang. Kenapa? Karena kalau adik-adik daftar sekarang perguruan tinggi saat nanti melakukan seleksi SNBP, perguruan tinggi sudah dapat informasi,” jelasnya dalam webinar Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka 2024 yang disiarkan YouTube Kemdikbud RI, dikutip pada Selasa (13/2/2024).

    Ia mengimbau siswa untuk melakukan pendaftaran KIP Kuliah paling lambat satu hari sebelum melakukan pendaftaran SNBP, SNBT atau Mandiri. Hal tersebut dapat memudahkan perguruan tinggi dalam melakukan sinkronisasi data penerima KIP Kuliah dan pendaftar SNBP.

    “Disarankan ikut seleksinya sama seperti ikut seleksi nasional. Jadi tolong diisi, dipilih, selambatnya h-1 jadwal seleksi nasional karena pada hari-hari lain itu sistem untuk SNBP itu akan dilakukan proses sinkronisasi,” jelas Sony.

    “Jika dibandingkan dengan daftar KIP setelah pengumuman SNBP baru saya bilang, saya ikut KIP Kuliah. Nah itu, enggak ada jaminan ya kalau mekanisme yang seperti itu, karena perguruan tinggi tidak punya pertimbangan,” tambahnya.

    Alur Pendaftaran KIP Kuliah 2024

    1. Mendaftar secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
    2. Memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
    3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
    4. Setelah validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
    5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
    6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
    7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

    Alur Pendaftaran SNBP 2024

    1. Pengumuman kuota yang telah disesuaikan dengan akreditasi dan jumlah siswa di sekolah
    2. Registrasi akun SNPMB sekolah
    3. Registrasi akun SNPMB siswa
    4. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa oleh Sekolah (PDDS)
    5. Pendaftaran SNBP oleh siswa
    6. Memilih program studi
    7. Mengunggah portofolio
    8. Pelaksanaan seleksi jalur SNBP
    9. Pengumuman SNBP
    10. Daftar ulang di PTN (jika lolos)

    Jadwal Seleksi KIP Kuliah dan SNBP 2024

    • Pengumuman kuota sekolah: 28 Desember 2023
    • Masa sanggah kuota sekolah: 28 Desember – 17 Januari 2024
    • Pengisian PDSS: 9 Januari – 9 Februari 2024
    • Pendaftaran: 12 Februari – 31 Oktober 2024
    • Pendaftaran SNBP: 14 – 28 Februari 2024
    • Pengumuman hasil SNBP: 26 Maret 2024
    • Seleksi KIP Kuliah di kampus: 1 Juli – 31 Oktober 2024
    • Penetapan penerima baru: 1 juli – 31 Oktober 2024

    Itulah informasi pendaftaran KIP Kuliah 2024 dan SNBP 2024. Yuk segera persiapkan berkas, jangan sampai ada yang luput saat pendaftaran!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Kuliah Gratis di Universitas Terbuka? Coba Daftar 4 Beasiwa Ini



    Jakarta

    Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) masih dibuka hingga 7 Agustus 2024. Selain punya banyak cabang kampus, UT juga memiliki beragam beasiswa bagi mahasiswa baru.

    UT mempunyai jenis beasiswa baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Pada beberapa tahun sebelumnya, alumni UT juga turut memberikan beasiswa bagi adik-adik mahasiswa.

    Tahun 2022, UT telah menyalurkan beragam beasiswa kepada 11.473 mahasiswa. Jumlah tersebut meningkat 16% karena pada 2021 jumlah penerima beasiswa hanya 9.825 orang.


    Mengutip laman UT, berikut adalah beberapa jenis beasiswa yang disediakan UT bagi mahasiswa baru:

    Jenis Beasiswa di UT bagi Mahasiswa Baru

    1. KIP Kuliah

    Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. KIP Kuliah tersedia di beberapa PTN juga PTS termasuk UT.

    Dulu, nama lain dari bantuan ini adalah Bidikmisi. Dana yang diperoleh mahasiswa lewat beasiswa ini berupa pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya hidup per bulan.

    Pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur mandiri PTS masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Bagi yang ingin mendapatkan KIP Kuliah di UT, maka bisa mendaftarkan diri pada saat registrasi kampus.

    2. Beasiswa CSR

    Beasiswa CSR atau Corporate Social Responsibility adalah bantuan yang berasal dari perusahaan bank mitra dari UT. Adapun beberapa bank mitra UT antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

    Penerima beasiswa ini akan memperoleh pembebasan UKT dan dana untuk bahan ajar atau modul. Untuk biaya hidup, beasiswa ini tidak meng-covernya.

    Syarat bagi calon mahasiswa UT yang ingin dapat beasiswa CSR yakni masuk 10 besar kelas saat SMA/sederajat, mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan surat keterangan tidak mampu ekonomi dari pemerintah kelurahan/desa.

    3. Beasiswa PPA

    Jenis beasiswa lain di UT adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Bantuan ini ditujukan kepada mahasiswa D3, D4, dan S1 yang disediakan oleh Kemendikbudristek.

    Besaran beasiswa PPA ini Rp 400 ribu per bulan. Pemberian dana dilakukan per semester atau enam bulan sekali.

    Sama seperti dua beasiswa sebelumnya, beasiswa PPA mensyaratkan mahasiswa penerima berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini bisa dicoba bagi mahasiswa dengan kondisi demikian, tetapi memiliki IPK yang cukup bagus.

    4. Bantuan UKT

    Jika detikers punya prestasi nonakademik di bidang olahraga atau seni, bisa mencoba bantuan UKT ini. Mahasiswa yang baru menorehkan prestasi bidang tersebut di kancah nasional, bisa mengajukan bantuan UKT.

    Bagi peraih juara 1 tingkat nasional, akan diberikan pembebasan UKT selama tiga semester. Kemudian untuk juara 2 selama dua semester, dan juara 1 selama satu semester.

    Cara Daftar Beasiswa di Universitas Terbuka

    1. Cari tahu syarat lengkap beasiswa yang ingin dicoba pada laman https://www.ut.ac.id/ atau lewat postingan media sosial UT
    2. Siapkan berkas-berkas persyaratan yang diperlukan
    3. Bagi pendaftar KIP Kuliah, pendaftaran bisa dilakukan setelah mendaftarkan diri di jalur mandiri UT
    4. Ketentuan daftar beasiswa setiap cabang UT berbeda sehingga informasi lengkapnya harus ditanyakan langsung ke bagian kemahasiswaan UT daerah masing-masing
    5. Pendaftar KIP Kuliah akan diverifikasi oleh UT pusat, lalu akan disampaikan kepada UT daerah

    Demikian informasi seputar beasiswa yang disediakan Universitas Terbuka bagi mahasiswa baru. Coba yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com