Tag: karya seni nft

  • Cara Membuat NFT Art Untuk Pemula

    Tidak bisa dipungkiri, ketertarikan masyarakat terhadap NFT semakin meningkat, khususnya di Indonesia. Bisa dikatakan, peristiwa ini masih menjadi awal dari euforia NFT yang masih panjang, sehingga akan terus berdatangan orang yang ingin mengetahui bagaimana cara terjun ke dunia NFT. Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan dalam memulai cara membuat NFT Art? Ternyata, hanya ada 4 langkah saja, lho, alias sangat mudah dan sederhana!

    Penasaran? Yuk, baca terus artikel ini untuk mengenal NFT art beserta cara membuat dan menjualnya!

    Kenalan Lebih Dekat dengan NFT

    NFT (Non-Fungible Token) adalah suatu aset digital yang berkembang dari aset kripto, di mana tiap asetnya memiliki kode unik yang membuat hanya ada satu di dunia, sehingga seseorang yang memilikinya berarti punya kuasa penuh atas NFT tersebut. 

    Sederhananya, NFT merupakan sebuah item berbasis digital yang dipatenkan di jaringan blockchain. Seperti yang kita ketahui, NFT bisa sangat beragam bentuknya, mulai dari karya seni visual hingga sebuah item collectible yang bisa didapatkan dalam sebuah game

    Karena sifatnya mirip dengan karya seni yang ada di pasar konvensional, nilai yang dimiliki suatu NFT tidak bisa diseragamkan. Tetapi, bergantung pada preferensi kolektornya dan dilihat juga melalui track record seniman di belakangnya. 

    Satu yang menjadi pembedanya adalah tiap NFT yang ada di pasar punya nilai kepemilikannya masing-masing. Jadi, saat seseorang membeli NFT, itu berarti mereka memiliki karya seni tersebut seutuhnya. Meskipun orang lain masih bisa mengunduh dan menyimpan gambar yang sama, tetapi pemilik utamanya tetaplah sang kolektor NFT dan kepemilikan ini bisa diverifikasi.

    Dari sekian banyak bentuknya, NFT yang paling diminati dan populer saat ini adalah NFT art. Selain karena pembuatannya cenderung paling sederhana, permulaan NFT yang muncul ke permukaan adalah NFT art. 

    Awal Mula Kepopuleran NFT Art 

    Jika membahas mengenai asal muasal kemunculan NFT art di blockchain, maka NFT yang diberi nama “Quantum” adalah jawabannya. Melansir Hyperallergic, NFT ini merupakan NFT pertama yang di-minting di blockchain oleh Kevin McCoy pada 2 Mei 2014. Meski sudah ada sejak 8 tahun lalu, “Quantum” baru berhasil terjual pada tahun 2021 melalui rumah lelang ternama Sotheby’s dan meraup harga yang fantastis, yaitu 1.4 juta USD!

    contoh nft art sotheby's

    Source: Sotheby’s

    Meski “Quantum” merupakan NFT pertama yang ada di blockchain, hal itu tidak menjadikan NFT tersebut sebagai pionir dari awal mula maraknya penjualan NFT. Sebab, NFT yang pertama kali terjual dan meraup harga yang amat tinggi adalah “Everydays: The First 5000 Days” karya Beeple pada Maret 2021. Tak main-main, karya seni kolase ini terjual di angka 69.3 juta USD di rumah lelang Christie’s, lho

    Walaupun bukan merupakan NFT yang pertama kali di-minting dalam blockchain, NFT ini justru tercatat sebagai NFT art yang pertama kali berhasil terjual lewat pelelangan sepanjang sejarah. Keberhasilan ini juga lah yang membuka pintu gerbang NFT hingga popularitasnya mendunia sampai sekarang, termasuk mendorong penjualan NFT yang pertama ada di blockchain yaitu “Quantum” setelah 7 tahun lamanya berada di blockchain tetapi tidak berhasil menemukan kolektornya. 

    contoh nft art beeple

    Source: Christie’s

    Kesuksesan NFT hasil karya Beeple inilah yang menarik perhatian masyarakat terhadap NFT. Mengutip CNN, sejak pelelangan NFT tersebut, banyak sekali yang mulai ikut serta membuat dan menjual NFT. Mulai dari karya seni digital, GIF, hingga sebuah tangkapan layar berupa tweet pertama oleh mantan CEO Twitter, Jack Dorsey, yang terjual seharga 2.9 juta USD.

    Source: Twitter Jack Dorsey

    Dari sana, semakin banyak seniman juga orang biasa yang mulai minting NFT terbaiknya. Harganya pun beragam, mulai dari yang terjangkau hingga yang tidak masuk akal. Hingga artikel ini ditulis, NFT yang memiliki harga termahal masih dipegang oleh “Merge”, hasil karya seorang desainer dan developer bernama Pak. NFT ini berhasil terjual di harga yang amat tinggi, yaitu 91.8 USD pada Desember 2021. Selain “Merge”, masih banyak koleksi Pak lainnya yang juga tinggi harganya, membuat ia menjadi salah satu NFT artist termahal yang pernah ada.

    tampilan nifty gateway

    Source: Nifty Gateway

    Baca juga: Yuk, Cari Tahu Siapa Saja NFT Artist yang Memiliki Karya Termahal

    4 Hal yang Harus Dipersiapkan dalam Cara Membuat NFT Art

    Setelah mengetahui lebih dalam mengenai sepak terjang NFT art, saatnya mengetahui hal apa saja yang harus dipersiapkan dalam cara membuat NFT art. Berikut di antaranya:

    Pilih seni digital terbaik 

    Hal pertama yang harus dipersiapkan dalam membuat NFT adalah memilih seni digital terbaik yang Anda miliki. Istilah ‘seni digital’ ini tidak hanya mengacu pada karya seni saja, bisa juga fotografi hingga memorabilia seperti tiket atau setlist konser. Namun, pastikan sudah dibuat dalam bentuk digital dan original, ya.

    Tentukan blockchain yang akan digunakan

    Selanjutnya adalah memilih blockchain mana yang akan dijadikan ‘tempat’ untuk minting NFT pertama Anda. Sebab, tiap blockchain memiliki karakteristik yang berbeda-beda pula. Jika Anda masih bingung, Anda bisa memilih blockchain yang banyak digunakan yaitu Ethereum. Selain itu, ada juga Tezos, Solana, dan juga Polkadot.

    Buat wallet NFT

    Setelah memilih seni digital dan blockchain, saatnya Anda membuat wallet NFT. Pasalnya, Anda akan dikenakan biaya awal alias gas fee pada saat minting, dan pembayarannya hanya bisa dilakukan dengan aset kripto. Umumnya, wallet yang digunakan adalah MetaMask.

    Jika Anda belum punya wallet Metamask, bisa buat terlebih dahulu dengan mengikuti panduan berikut:

    Setelah membuat wallet, jangan lupa untuk depositkan dana dengan membeli sejumlah aset kripto, ya.

    Baca juga: Serba-Serbi Metamask Wallet, dari Biaya hingga Keunggulan

    Jual NFT di marketplace terpercaya

    Jika semua hal sudah Anda lengkapi, berarti Anda sudah siap untuk menjual NFT di marketplace. Banyak marketplace NFT yang tersedia dengan keunikannya masing-masing. Namun, yang terpenting, selain menyesuaikan dengan pasar, Anda juga harus memilih marketplace yang resmi dan terpercaya seperti TokoMall, ya.

    Cara Menjual NFT di TokoMall

    tampilan halaman utama tokomall

    Source: TokoMall

    Sebagai salah satu pionir marketplace NFT di Indonesia, TokoMall menawarkan kemudahan bagi Anda yang ingin langsung menjual NFT perdana Anda, lho! Berikut langkah-langkahnya:

    1. Registrasi akun

    Pertama, tentu saja Anda harus memiliki akun terlebih dahulu. Anda bisa mendaftar sebagai Kreator/Kolektor atau Mitra Resmi. Bedanya, proses registrasi Mitra Resmi lebih panjang karena membutuhkan verifikasi. Setelah itu, Anda juga wajib menyambungkan akun dengan wallet MetaMask Anda, ya.

    https://www.youtube.com/watch?v=t1QjxlaLXBc

    1. Klik menu ‘NFT’ lalu pilih  ‘Upload
    2. Upload karya seni yang Anda akan jual

    Saat akan meng-upload NFT art milik Anda, pastikan bahwa karya seni tersebut telah memenuhi syarat upload. Mulai dari format hingga ukuran file.

    1. Lengkapi deskripsi NFT
    2. NFT akan di-upload ke dalam sistem dan blockchain

    Sebelum menekan tombol ‘Upload’, pastikan Anda sudah memiliki sejumlah aset kripto di wallet Anda untuk pembayaran gas fee.

    1. Minting berhasil 

    Jika proses upload NFT alias minting sudah selesai baik ke dalam sistem maupun blockchain, Anda bisa melihat pada menu ‘Creation’.

    Baca juga: Lakukan Strategi Berikut Sebelum Mulai Minting NFT!

    Setelah mengetahui cara membuat NFT, apakah Anda tertarik untuk ikut meramaikan dunia NFT ini? Sebelum itu, pastikan Anda selalu melakukan riset mengenai cara kerja NFT dan bergabung dengan Komunitas NFT TokoMall di Telegram dan Discord agar tidak salah informasi, ya. Yuk, segera registrasi dan minting NFT pertama Anda di TokoMall!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Yuk Ketahui 4 Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT!

    Istilah “NFT” semakin dekat dengan kehidupan masyarakat terutama di Indonesia. Hal ini banyak dipicu oleh fenomena “Ghozali Everyday” yang sangat harum beberapa waktu ke belakang, di mana seseorang bernama Ghozali berhasil meraup banyak keuntungan dengan menjual hasil selfie atau swafoto dirinya menjadi NFT. Sebenarnya, apakah dengan NFT kita sudah pasti mendapatkan cuan? Dan bagaimana cara menghasilkan uang lewat NFT?

    Eits, sebelum itu, perlu diingat bahwa cuan dari NFT tidak selalu bisa diperoleh dalam waktu yang amat singkat, ya, karena hanya segelintir orang yang mengalaminya. Selain dengan nilai keunikan yang terdapat pada  NFT, hal tersebut juga didorong dengan aspek keberuntungan. Jadi, amat keliru apabila Anda terjun ke NFT hanya untuk mencari keuntungan belaka.

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, banyak sekali aspek yang memengaruhi suatu proyek NFT diminati bahkan dicari oleh banyak kolektor. Ambil saja contoh “Ghozali Everyday”, di mana pada saat booming masih sedikit kreator yang mengangkat tema selfie sebagai NFT miliknya. Hal inilah yang membuat NFT tersebut semakin unik dan mendorong banyak orang untuk ikut mengoleksi. Oleh karena itu, sebelum terjun ke NFT, diperlukan pemahaman dan strategi yang matang agar Anda bisa menghasilkan uang lewat NFT yang Anda terbitkan.

    Yuk, baca terus artikel ini untuk penjelasan lebih lengkapnya!

    3 Karakteristik NFT

    Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT

    Ilustrasi NFT.

    Sebelum membahas mengenai karakteristik NFT, alangkah baiknya untuk memahami apa sebenarnya NFT. 

    NFT adalah kependekan dari Non-Fungible Token, yang berarti token yang bisa dimiliki oleh seseorang dan bisa merepresentasikan kepemilikan seseorang atas hal tertentu. Hal yang dimaksud ini beragam jenisnya, mulai dari yang paling umum yaitu NFT Art, NFT Game, hingga NFT Music.

    Jika ingin penjelasan lebih mendalam tentang NFT, smart contract, sejarah NFT hingga teknologinya, silahkan tonton sebentar video di bawah ini:

    https://www.youtube.com/watch?v=175ukKELF08

    Baca juga: Apa Itu NFT Art? Yuk Kenali Istilah dan Manfaatnya

    Sekilas, NFT terlihat tidak istimewa. Padahal, NFT jauh berbeda, lho, tidak seperti gambar berformat .jpg yang bisa diunduh dan dimiliki tiap orang, misalnya. Untuk lebih jelasnya, kenali 3 karakteristik NFT berikut ini yuk!

    1. Unik dan langka

    Pertama, karakteristik NFT yang paling menjadi ciri khas adalah unik dan langka. Bagaimana tidak, sebab masing-masing NFT yang terdaftar di blockchain memiliki kode khusus yang bisa menunjukkan informasi mengenai siapa kreator, kapan pertama kali di-minting, hingga siapa pemiliknya saat ini. Karakteristik inilah yang membuat NFT istimewa, dikarenakan hanya akan terdapat satu item di dunia dan tidak bisa dihapus maupun diduplikasi.

    Baca juga: Lakukan Strategi Berikut Sebelum Mulai Minting NFT!

    2. Satu kesatuan

    Karakteristik NFT selanjutnya adalah satu kesatuan yang masih berhubungan dengan karakteristik pertama. Hal ini merujuk kepada item NFT yang sifatnya tidak bisa dipecah ke dalam beberapa bagian, sehingga tiap orang yang memiliki NFT pasti memilikinya secara utuh alias sepenuhnya. Dengan karakteristik ini juga, NFT tidak bisa dijual ataupun dibeli sebagian.

    3. Tidak bisa ditukar langsung dengan uang

    Karakteristik yang terakhir adalah NFT tidak bisa ditukar langsung dengan uang. Jadi, Anda tidak bisa menukar NFT baik dengan dengan mata uang fiat maupun aset kripto di platform yang sama. Aset kripto hanya bisa digunakan sebagai alat tukar NFT, sehingga apabila seorang kreator menjual koleksi NFT miliknya, Anda sebagai kolektor bisa membelinya dengan sejumlah aset kripto.

    Meski tidak bisa ditukar secara langsung dengan uang, sebenarnya kreator bisa memaksimalkan nilai NFT yang diciptakan, di mana menjadi salah satu cara menghasilkan uang lewat NFT. Alhasil, kreator berkesempatan memperoleh pendapatan yang berlebih. 

    Namun, bagaimana cara memaksimalkan NFT agar bisa menghasilkan lebih banyak cuan? Para kreator, wajib simak caranya berikut ini!

    Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT dengan Memaksimalkan Karya

    Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT

    Ilustrasi cuan dari NFT.

    1. Buat karya yang original dan berbeda

    Cara pertama adalah dengan membuat karya yang original dan memiliki visual yang berbeda dengan NFT kebanyakan. Cara ini terbukti bisa membawa banyak keuntungan, seperti yang terjadi pada visual artist FEWOCIOUS yang berhasil menjual doodle berciri khas ke dalam bentuk NFT dan menjadikan dirinya sebagai salah satu kreator dengan pendapatan terbesar dari NFT saat ini.

    Cara ini tidak hanya bisa diaplikasikan pada NFT Art, tetapi juga pada NFT Music dan NFT Game, nih. Misalnya pada NFT Music, Anda bisa menggunakan beat buatan Anda sendiri dan untuk NFT Game, Anda bisa mencari ide baru dan unik yang bisa dituangkan ke dalam game play. Memiliki karya yang asli dan unik sangat bisa meningkatkan nilai tambah NFT Anda.

    2. Sambungkan dengan royalti NFT

    Apakah Anda sudah tahu bahwa NFT dapat disambungkan dengan royalti, sehingga Anda sebagai kreator bisa terus memperoleh sejumlah pendapatan setiap kali NFT milik Anda terjual di pasar? Nah, cara ini bisa dijadikan alternatif untuk menghasilkan uang lewat NFT. Pasalnya, biaya royalti ini juga lah yang membedakan karya seni konvensional yang masih menggunakan sistem “beli-putus”.

    Royalti ini bisa Anda sambungkan pada saat proses minting berlangsung dengan jumlah persentase hingga 10% dari harga NFT Anda di pasar. Setelah itu, Anda hanya perlu menunggu hingga NFT Anda terjual dan nantinya royalti secara otomatis akan dikirim ke wallet Anda, sesuai dengan jumlah persentase yang Anda pilih.

    Baca juga: Yuk, Pahami Konsep dan Cara Kerja Biaya Royalti pada NFT!

    3. Minting di platform besar

    Ilustrasi TokoMall.

    Ilustrasi TokoMall.

    Jika sebelumnya berfokus pada karya, cara yang satu ini sifatnya lebih teknis, nih, yaitu dengan melakukan minting di platform yang besar. Selain karena platform besar memiliki reputasi yang baik dan terjamin keamanannya, Anda juga berkesempatan untuk membuat karya NFT Anda menjadi lebih dikenal khalayak luas, seperti yang dimiliki TokoMall.

    Kok bisa?

    Sebab, rata-rata platform atau marketplace NFT besar memiliki fitur yang lebih unggul jika dibandingkan dengan marketplace yang kecil dan kurang jelas asal usulnya. Selain itu, NFT Anda juga cenderung akan lebih mudah ditemukan karena akan ada banyak sekali kolektor NFT yang ‘berburu’ koleksi di marketplace besar. 

    Beberapa marketplace besar juga memungkinkan Anda untuk menyambungkan akun Anda dengan media sosial lho, sehingga jangkauan NFT Anda tidak terbatas pada marketplace saja. Jadi, lebih besar pula kemungkinan NFT Anda terjual dan menghasilkan uang.

    4. Lakukan promosi

    Cara terakhir adalah cara yang wajib dilakukan selepas minting, yaitu melakukan promosi atau shilling. Dalam pasar konvensional, promosi sudah terbukti banyak membantu meningkatkan penjualan. Hal yang sama juga dapat terjadi di dunia NFT. Promosi yang dilakukan terhadap NFT milik Anda akan membuat NFT Anda dikenal oleh masyarakat yang lebih luas. Bahkan, bisa jadi Anda menemukan kolektor yang sedang secara spesifik mencari karya seni dengan aliran yang Anda gunakan.

    Nah, shilling ini tidak hanya bisa dilakukan di media sosial saja, lho. Tetapi Anda juga bisa melakukan shilling di komunitas NFT, baik yang global maupun nasional. Lewat komunitas, Anda juga bisa menjalin koneksi dengan banyak kreator juga kolektor. Jika beruntung, bisa saja kolektor tersebut tertarik dengan NFT yang Anda tawarkan dan berujung menghasilkan uang.

    Memang, cara menghasilkan uang lewat NFT tidak bisa dilakukan secara instan dan perlu waktu. Namun, selama Anda melakukannya dengan telaten, perlahan NFT karya Anda akan menemukan kolektornya dan menghasilkan sejumlah uang ke wallet Anda, sang kreator. 

    Yuk, mulai minting NFT pertamamu di TokoMall dan jangan lupa untuk gabung dengan komunitas NFT TokoMall di Discord dan Telegram!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Modus Penipuan NFT dan Tips Menghindarinya

    Animo masyarakat terhadap NFT sudah tak terbendung lagi, terbukti dengan NFT yang dianggap telah menghasilkan penjualan dengan nominal lebih dari 4 miliar USD pada awal tahun 2022 melansir Rolling Stone. Meski begitu, transaksi NFT pada kenyataannya masih berada di kondisi yang belum stabil karena masing-masing NFT belum memiliki nilai yang jelas. Akhirnya, modus penipuan NFT pun merajalela.

    Hal yang sama juga menimpa para pegiat NFT di Indonesia, yang mana peningkatan tren sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2021, tetapi di awal tahun 2022 trennya kembali melonjak berkat fenomena “Ghozali Everyday”. Di sisi lain, nyatanya hal ini juga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mendorong banyak terjadinya modus penipuan NFT atau scam. 

    Lalu, apa saja, sih, modus penipuan yang sering terjadi di dunia NFT dan bagaimana cara menghindarinya? Baca terus artikel ini untuk tahu lebih lengkapnya, ya!

    3 Modus Penipuan yang Umum Terjadi di Dunia NFT

    1. Identitas dan website palsu 

    Salah satu modus penipuan NFT yang umum terjadi adalah identitas dan website palsu. Cara kerjanya adalah para oknum impersonate atau berpura-pura menjadi aktor besar yang terkenal di dunia NFT. Misalnya, ada individu yang membuat akun mengatasnamakan MetaMask, wallet yang populer di kalangan pegiat NFT, untuk menipu dan memancing pengguna agar memberikan private key mereka.Selain itu, tidak sedikit pula dari mereka yang berlindung di balik akun yang berpura-pura sebagai influencer NFT sembari memberikan tawaran palsu pada pengguna. Alhasil, tidak jarang pengguna khususnya pemula yang terkena perangkap dan kehilangan asetnya dalam jumlah besar.

    2. Skema rug pull & pump and dump

    skema penipuan rug and pull

    Modus penipuan selanjutnya adalah skema rug pull & pump and dump, di mana seringkali menciptakan banyak korban dengan mengalami kerugian besar-besaran. Skema ini mengacu pada situasi di mana suatu proyek NFT mengalami kenaikan harga besar-besaran dalam waktu yang singkat. 

    Usut punya usut, ternyata kenaikan tersebut disebabkan oleh sekelompok orang yang dengan sengaja membelinya untuk mendorong penjualan. 

    Sesaat sudah banyak orang yang ikut membeli dan harganya mencapai puncak, para pihak di belakangnya termasuk sejumlah orang yang sengaja membelinya di awal mencairkan pendapatannya lalu pergi begitu saja, membuat proyek NFT tersebut tidak lagi bernilai.

    Baca juga: Ketahui Teknik Pump and Dump Crypto dan Cara Menghindarinya

    3. Karya seni yang tidak original

    Scam yang terakhir terjadi pada NFT art, di mana tidak sedikit koleksi NFT yang tersedia di marketplace ternyata merupakan hasil ‘curian’ dari seniman aslinya. Bagaimana bisa? Hal ini terjadi saat banyak oknum yang dengan sengaja minting atau upload karya seni kreator tersebut ke marketplace

    Selain itu, tidak sedikit pula oknum yang mengambil sebagian suatu karya seni untuk kemudian digabungkan menjadi satu karya seni yang baru. Sekilas, karya seni tersebut memang baru. Padahal, hal tersebut bisa digolongkan plagiarisme karena mengambil karya seni yang sudah ada tanpa izin dari kreator aslinya. Jadi, Anda harus selalu berhati-hati dan pintar memilih NFT sebelum membelinya, ya!

    Baca juga: Mari Cari Tau tentang Hak Cipta Karya Seni di Indonesia

    5 Tips agar Terhindar dari Modus Penipuan NFT bagi Pemula

    illustrasi nft

    Melihat banyaknya modus penipuan atau scam NFT yang bertebaran di dunia maya, tidak bisa dipastikan kapan scam tersebut akan sepenuhnya menghilang. Akan tetapi, sebagai pengguna Anda bisa, kok, menghindarinya, terutama bagi pengguna yang baru terjun ke dunia NFT alias pemula. 

    Bagaimana caranya? Berikut ini 5 tips dalam menghindari scam NFT!

    1. Gunakan platform resmi dan ternama

    Kini, platform NFT seperti marketplace dan wallet sudah sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan pengguna. Namun, penting bagi Anda untuk selalu memilih platform yang resmi dan ternama. 

    Kok, gitu

    Sebab, Anda dapat lebih mudah melacak histori dan track record-nya. Selain itu, umumnya platform ternama sudah dilengkapi dengan sistem keamanan yang mumpuni sehingga terjamin lebih aman untuk bertransaksi.

    2. Selalu simpan private keys untuk sendiri

    Tips selanjutnya sangat berguna dalam menghindari modus penipuan NFT yang berlindung di balik identitas palsu. Pastikan Anda selalu melindungi private key yang Anda miliki dan tidak mengirimkannya pada siapapun. 

    Hal ini dikarenakan oknum dapat langsung mengakses wallet yang Anda miliki. Dari sejumlah aset kripto hingga koleksi NFT yang Anda miliki bisa lenyap seketika sesaat oknum tersebut mendapatkan private key

    3. Perhatikan sumber link dan tidak asal klik

    Dalam menghindari scam NFT, tips lainnya adalah untuk selalu memperhatikan sumber link yang Anda terima dan tidak asal klik. Dalam perjalanan Anda di dunia NFT, sangat mungkin bagi Anda untuk menerima kiriman pesan berisi link dari orang asing. 

    Sebelum klik, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu asal muasal link tersebut. Apabila terlihat mencurigakan, alangkah baiknya untuk langsung mengabaikan pesan tersebut.

    4. Lakukan verifikasi terhadap proyek NFT

    Masih berhubungan dengan tips sebelumnya, Anda juga harus selalu melakukan verifikasi terhadap suatu proyek NFT yang Anda temui. Misalnya, Anda melihat ada proyek NFT baru yang terlihat menjanjikan karena banyak orang yang membelinya. 

    Di situasi tersebut, Anda disarankan untuk tidak langsung ikut membeli, melainkan untuk melakukan riset yang mendalam mengenai proyek tersebut lebih dulu. Seperti siapa pihak di belakangnya, tujuan proyek tersebut, dan hal penting lainnya.

    5. Tetap berhati-hati

    Tips terakhir yang harus selalu Anda lakukan adalah tetap berhati-hati dan terus mempertanyakan tiap kali Anda menemui hal baru dalam dunia NFT. Dengan berhati-hati dalam bertindak, semakin besar kemungkinan Anda terhindar dari modus penipuan NFT. Jadi, pastikan selalu waspada dan jangan mudah ikut-ikutan alias FOMO, ya!

    Baca juga: Lakukan Strategi Berikut Sebelum Mulai Minting NFT!

    Tidak bisa dipungkiri, modus penipuan NFT sedang marak seiring adopsinya yang kian meningkat. Namun, Anda sebagai pemula bisa kok menghindarinya selama selalu mengikuti tips yang telah disebutkan di atas. Selain itu, penting juga untuk gabung ke komunitas NFT agar Anda bisa mengetahui informasi terkini mengenai dunia NFT, termasuk kabar penipuan yang sepertinya masih akan terus bergulir.

    Maka dari itu, segera gabung dengan komunitas NFT Tokocrypto di Discord dan Telegram serta daftarkan diri Anda di marketplace NFT TokoMall!



    Sumber : news.tokocrypto.com